cover
Contact Name
Kun Hisnan Hajron
Contact Email
kun.hisnan@ummgl.ac.id
Phone
+6281917043791
Journal Mail Official
kun.hisnan@ummgl.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan Universitas Muhammadiyah Magelang Jl. Tidar No. 21 Kota Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Borobudur Educational Review
ISSN : -     EISSN : 27970302     DOI : https://doi.org/10.31603/bedr
Core Subject : Education, Social,
Aims BEDR is a peer-reviewed Journal of educational Studies published by Universitas Muhammadiyah Magelang. This journal published biannually and provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and case study on the scope. This journal is issued twice a year and it is a tool for researchers, academics, and practitioners who wished to channel their thoughts and findings in the field of educational Studies. Scope Elementary School Learning Development, Thematic Learning, Elementary School Curriculum, Multiple Intelligences, Learning Strategy.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
Analisis keterampilan guru dalam mengadakan variasi media pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Amananda, Novalia; Fatmaryanti, Siska Desy; Anjarini, Titi
Borobudur Educational Review Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.13312

Abstract

Variasi media pembelajaran merupakan keterampilan mengajar yang penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penggunaan beragam media pembelajaran dapat membantu murid memahami konsep secara konkret dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan mengajar guru dalam mengadakan variasi media pembelajaran IPA di sekolah dasar serta menganalisis kendala yang dialami guru dalam menngadakan variasi media pembelajaran IPA di sekolah dasar. Peneitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru mengadakan variasi media pembelajaran dalam kategori cukup baik, namun hanya sebagaian guru yang menerapkannya. Guru masih cenderung menggunakan satu jenis media, meskipun variasi yang ditetapkan telah meningkatkan keterlibatan murid. Namun, masih terdapat kendala dalam penggunaan media berbasis teknologi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru dan penyediaan fasilitas pendukung menjadi faktor penting dalam optimalisasi variasi media pembelajaran di sekolah dasar.
Pengembangan media Monopoli berbasis HOTS dan Profil Pelajar Pancasila pada materi ekosistem di Sekolah Dasar Ningsih, Anissa Fitri; Fatmaryanti, Siska Desy; Ngazizah, Nur
Borobudur Educational Review Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.13316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk. mengembangkan. media pembelajaran berbasis HOTS dan profil pelajar pancasila serta mengetahui kelayakan. media. yang dikembangkan. Metode yang dipakai yaitu R&D dengan. model ADDIE, dengan langkah-langkah analisis, desain, pengembangan, penerapan, evaluasi. Subjek penelitian yaitu murid kelas V SD N Kunir berjumlah 12 murid. Analisis data yang digunakan analisis validitas, kepraktisan dan keefektifan. Hasil penelitian didapat data validitas produk 3,6 “Sangat Valid”, hasil kepraktisan 3,6 “Sangat Praktis”, hasil keefektifan 0,62 “Efektif”. Berdasarkan nilai yang diperoleh dapat disimpulkan. Media Pembelajaran Monopoli. Berbasis. HOTS dan Profil Pelajar Pancasila Pada Materi Ekosistem “layak” untuk diaplikasikan sebagai. media pembelajaran. pada jenjang sekolah dasar.
Analisis Miskonsepsi melalui tes Diagnostik two-tier pada materi tumbuhan kelas IV SD Putri, Amanda Destyana; Kurniawati, Wahyu
Borobudur Educational Review Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.13318

Abstract

This research aims to determine the misconceptions or misunderstandings that occur in class IV students in understanding plant material through the application of a two-tier diagnostic test. The research used descriptive quantitative with a case study approach, involving fourth grade students at Kasongan Elementary School as research subjects. Data collection was carried out through diagnostic tests, observations and interviews. The research results revealed that the concept of photosynthesis experienced the highest misconception with a percentage of 60%, followed by plant parts at 54.55% and plant reproduction at 50.91%. The main factors causing misconceptions are the use of less varied teaching materials and a lack of innovation in learning. These findings emphasize the importance of routinely using diagnostic evaluation tools to detect students' conceptual misunderstandings.
Tes Dianostik Two Tier untuk mengidentifikasi Miskonsepsi pada pelajaran IPAS materi Tumbuhan di SDN Sonosewu Prastyani, Oktina Dwi; Kurniawati, Wahyu
Borobudur Educational Review Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.13319

Abstract

Science learning in elementary school means that students can understand concepts. However, some students find it difficult to understand the concept of science learning. One of the causes of students' inability to understand concepts is when students experience misconceptions. The presentation of misconceptions on the topic "Parts of plants" in class IV A was 57.7% of 26 students and in Class IV B 55.6% of 18 students. The results from both classes are included in the percentage in the "Medium" category. Then in the Topic "Photosynthesis" IV A 61.5% of 26 students and Class IV B 61.1% of 18 students. The percentage results show that both classes are in the "High" category. Then on the topic "Plant reproduction" 53.8% of 26 students were in the "Medium" category and Class IV B 66.7% of 18 students were in the "High" category. And the following are the misconception factors among class IV students at Sonosewu Elementary School, namely 1). Preconceptions at the beginning of learning, 2). Differences between students in receiving the material that the teacher has conveyed, 3). Lack of direct practice during learning.
Pengembangan bahan ajar flipbook berbantuan Heyzine materi teks narasi kelas IV SD Jannah, Latifah Roudhotul; Adikara, Fahmi Surya; Maharani, Siti Dewi
Borobudur Educational Review Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.13361

Abstract

Research on the Development of Flipbook Teaching Materials Assisted by Heyzine Narrative Text Material for Grade IV SD adopts the ADDIE development model which is modified into four stages, namely Analyze, Design, Development, and Implementation. Data collection was carried out through three methods: interviews, expert evaluations, and response surveys. The research findings revealed a very high level of validity from various aspects: the material validity reached 93.75%, the media validity was 87%, and the assessment from the practicing teacher obtained a perfect score of 100%. Overall, this product has an average validity of 93% which falls into the highly valid category. Meanwhile, the practicality aspect of the product also showed very satisfying results: the individual trial achieved a perfect score of 100%, the small group trial obtained 89.2%, and the large group trial got 98.3%. The average value of product practicality reached 95.5% which is classified as very practical. Based on these results, it can be concluded that the flipbook teaching materials developed have very good quality and are feasible to be implemented in the learning process at school.
Pengembangan media pembelajaran Boneka Tangan pada materi menceritakan kembali isi dongeng kelas II Pramudita, Bintang Kejora; Adikara, Fahmi Surya; Maharani, Siti Dewi
Borobudur Educational Review Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.13362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media boneka tangan pada materi menceritakan kembali isi dongeng kelas II SD Negeri 11 Indralaya serta mengukur kevalidan dan kepraktisan produk tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D). Hasil validasi oleh ahli materi memperoleh nilai 88,88%, hasil validasi oleh ahli media memperoleh nilai 92%, dan hasil validasi oleh praktisi pembelajaran memperoleh nilai 96,84%. Hasil akhir dari validiasi oleh ketiga ahli tersebut diperoleh presentase sebesar 93,68% sehingga dapat disimpulkan media boneka tangan termasuk dalam kartegori sangat valid. Berdasarkan hasil uji coba siswa pada kelompok kecil memperoleh nilai 98,33% dan hasil uji coba siswa pada kelompok besar memperoleh nilai 95%. Hasil akhir dari kedua uji coba tersebut diperoleh presentase sebesar 96,11% sehingga media boneka tangan termasuk dalam kartegori sangat praktis. Disimpulkan media boneka tangan ini siap dan layak untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
Pengembangan media pembelajaran berbantuan Google Sites untuk meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran IPAS Sekolah Dasar Jumadi, Riduan Suma; Susiloningsih, Esti; Raharjo, Makmum
Borobudur Educational Review Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.13363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbantuan Google Sites pada materi bagian tubuh tumbuhan untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, lembar validasi, angket, tes, dan dokumentasi. Validasi dari ahli media memperoleh hasil presentase 91,66% termasuk dalam kategori sangat valid. Validasi ahli materi memperoleh hasil presentase 95,45% termasuk dalam kategori sangat valid. Respon guru terhadap media pembelajaran menunjukkan persentase 96,87% termasuk dalam kategori sangat valid. Angket respon siswa dalam uji coba individu memperoleh skor 91,66% dikategorikan sangat praktis sedangkan angket respon siswa kelompok kecil sebesar 88% pada kategori sangat praktis. Skor N-Gain yang diperoleh sebesar 0,742 menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbantuan Google Sites pada mata pelajaran IPAS untuk kelas IV sekolah dasar layak digunakan kegiatan pembelajaran.
Dinamika pengambilan keputusan kepala sekolah dalam manajemen pesantren Salafiyah Kota Pekanbaru Akhyar, Yundri
Borobudur Educational Review Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.13365

Abstract

Effective decision-making is a key element in educational management, especially in Salafiyah pesantren, which are characterized by traditional and collective leadership. The headmaster plays a crucial role in establishing policies that influence various operational aspects of the pesantren. This study aims to analyze the decision-making patterns of headmasters, the factors influencing their decisions, and the impact on pesantren management effectiveness. This research employs a descriptive quantitative method using a questionnaire as the primary instrument. The respondents consist of 19 headmasters from Salafiyah pesantren in Pekanbaru, selected using total sampling. The results indicate that decision-making in pesantren follows a hierarchical and collective approach, involving teacher participation, deliberation (musyawarah), and consideration of pesantren traditions. The primary factors influencing decisions include pesantren values and traditions, government policies, and input from caretakers and ustaz. The headmaster's decisions significantly impact the effectiveness of pesantren management, particularly in improving learning quality, financial transparency, and student discipline.
Analisis kebutuhan pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi Canva pada materi perubahan kenampakan alam kelas V Sekolah Dasar warda, warda; Susanti, Rahmi; Susanti, L.R. Retno
Borobudur Educational Review Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.13410

Abstract

Penelitian ini bertujuan pada analisis kebutuhan dalam pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbantuan Aplikasi Canva pada materi Perubahan Kenampakan Alam kelas V SD Negeri 8 Sekayu. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan angket untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta didik dan guru. Hasil analisis kebutuhan dari 25 guru kelas V dan 30 siswa kelas V di SD Negeri 8 Sekayu menunjukkan bahwa (92%) menganggap penting penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran dan (84%) menilai multimedia interaktif sangat efektif dalam mengajar. Hasil analisis pada siswa menunjukkan tidak jauh dari hasil analisis pada guru, 93,3% siswa tertarik dengan penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran, Sebanyak 93,3% siswa tertarik dengan metode pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan serta 90% siswa berharap adanya fitur kuis atau tes interaktif dalam multimedia pembelajaran IPA dan Sebanyak 86,6% siswa menyukai penggunaan perangkat digital untuk belajar. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan pengembangan multimedia pembelajaran berbantuan aplikasi seperti Canva dapat menjadi solusi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif guna meningkatkan hasil belajar peserta didik di Sekolah Dasar.