cover
Contact Name
Chici Riansih
Contact Email
chichi.riansih@permataindonesia.ac.id
Phone
+6285345908685
Journal Mail Official
lppm@permataindonesia.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Utara No. 22 C, Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Permata Indonesia
ISSN : 20869185     EISSN : 2985976X     DOI : https://doi.org/10.59737/jpi
Core Subject : Health,
Jurnal Permata Indonesia : Jurnal Ilmiah kesehatan merupakan open access and peer-reviewed journal yang memuat artikel penelitian di bidang kesehatan (Kebidanan, Farmasi, Administrasi Rumah Sakit, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dan Teknologi Kesehatan). Jurnal Permata Indonesia : Jurnal Ilmiah Kesehatan diterbitkan oleh Poltekkes Permata Indonesia Yogyakarta dengan Frekuensi terbit dua kali dalam setahun (Mei dan November)
Articles 173 Documents
PERBANDINGAN EFFEKTIVITAS DAYA ANALGETIKA ANTARA CELECOXIB DAN ANTALGIN (Metampiron) PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) DENGAN METODE WITKIN Joko Santoso; Jarot Yogi; Estika Sonia
Jurnal Permata Indonesia Volume 9, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.983 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v9i1.99

Abstract

Obat antiinflamasi utama adalah non steroid antiinflammatory drugs (NSAID) merupakan obat antiinflamasi yang paling banyak digunakan. Obat NSAID mempunyai tiga tipe efek farmakologi yaitu antiinflamasi, analgesik dan anti piretik. Obat ini beraksi dengan menghambat enzim siklooksigenase. Celecoxib adalah obat dengan fungsi untuk mengobati arthritis, nyeri akut, dan rasa tidak nyaman serta nyeri saat menstruasi. Termasuk kedalam kelas obat yang disebut nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID) khususnya COX-2 inhibitor, yang mengurangi rasa sakit dan bengkak (inflamasi). Antalgin ( metampiron) menurunkan sintesis prostaglandin D dan E menghasilkan efek analgesik ( mengurangi rasa sakit) antipiretik (menurunkan demam) dan antiinflamasi ( mengurangi peradangan). Antalgin ( metampiron) mempengaruhi hipotalamus dalam menurunkan sensifitas reseptor rasa sakit dan thermostat yang mengatur suhu tubuh. Tujuan : Untuk membandingkan seberapa besar daya analgetik celecoxib dengan antalgin pada mencit jantan dengan metode Witkin. Metode : Rancangan penelitian dengan post only control grup design dengan cara penelitian langsung di laboratorium. Menggunakan 3 kelompok perlakuan. Kelompok I ( Celecoxib) kelompok II (Antalgin) kelompok III kontrol ( Aquades) Tiap kelompok menggunakan 5 ekor mencit. Hasil : Dari hasil perhitungan persen daya analgetik didapat hasil 36,29 % untuk kelompok I celecoxib 0,52 mg dan 53,66 % untuk kelompok II antalgin 1,3 mg. Pada uji anova antara kelompok I celecoxib dan kelompok II antalgin memberikan nilai F hitung sebesar 5.220 dengan probabilitas 0,015 adalah < 0,05, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara setiap Variable. Hasil uji Anova diatas dapat pula disimpulkan bahwa antalgin dan celecoxib memiliki daya analgetik yang berbeda. Kesimpulan : Kelompok II ( Antalgin 500 mg) yang diberikan secara peroral lebih efektif mengurangi rasa nyeri dibanding Kelompok I (Celecoxib 200 mg) yang diberikan secara peroral.
PEMBUATAN KAPSUL EKSTRAK BAWANG HITAM (Allium Sativum Linn.) SEBAGAI OBAT HIPERTENSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE GRANULASI BASAH ( Wet granul ) Joko Santoso; Ratih Purwanti; Yosef Yana
Jurnal Permata Indonesia Volume 9, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.825 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v9i1.100

Abstract

Hipertensi menurut World Health Organization (WHO) adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah memiliki tekanan darah tinggi (tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg) yang menetap. Angka kejadian hipertensi begitu meningkat, dari sekitar 600 juta jiwa pada tahun 1980 menjadi 1 milyar jiwa pada tahun 2008. Bawang hitam memiliki aktivitas antioksidan yang luar biasa karena kaya akan senyawa bioaktif seperti ajoene, S-allyl-L-sistein dan polifenol yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan : Mengetahui formulasi yang baik dalam pembuatan kapsul ekstrak bawang hitam ( A. Sativum ) sebagai obat hipertensi dengan menggunakan metode granulasi basah ( wet granul ). Metode : Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental dengan menggunakan rancangan/design One Shot Case Study/Postest Only Design. Subyek penelitian ini adalah bawang hitam yang dibuat ekstraksi dengan menggunakan metode maserasi. Variabel bebas adalah formulasi ekstrak bawang hitam dengan variasi bahan pengikat mucilago amili. Variabel terikat adalah waktu alir granul dan keseragaman bobot kapsul. Hasil : Formula yang tepat dalam pembuatan kapsul ekstrak bawang hitam berdasarkan hasil uji waktu alir dengan rata-rata 12, 11 dan 9,20 detik adalah formula I, II, dan III sedangkan berdasarkan hasil keseragaman bobot kapsul adalah formula I dan II dilihat dari prosesntase per kapsul yang tidak melebihi standar yang ditetapkan ( > 10 detik/ 100gram).Kesimpulan : Terdapat perbedaan hasil pada uji waktu alir granul dan uji keseragaman bobot kapsul dengan formula I dan formula II adalah formula yang paling tepat digunakan dalam proses pembuatan kapsul ekstrak bawang hitam dengan penggunaan bahan pengikat mucilago amili sebesar 5% dan 8%.
EVALUASI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DALAM PEMBUATAN LAPORAN EKSTERNAL MORBIDITAS PASIEN RAWAT INAP DI RS PKU MUHAMMADIYAH UNIT II YOGYAKARTA R. Haryo Nugroho; Dwi Hartati
Jurnal Permata Indonesia Volume 9, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.178 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v9i1.101

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu semakin pentingnya Sistem Informasi di rumah sakit yang digunakan untuk mengolah data menjadi informasi, sehingga berguna bagi berbagai pihak di rumah sakit khususnya pihak manajemen rumah sakit. Berdasarkan studi pendahuluan, diketahui bahwa System Informasi Manajemen rumah sakit (SIMRS) di unit rekam medis RS PKU Muhammadiyah Unit II Yogyakarta belum bisa digunakan dalam pembuatan laporan eksternal morbiditas pasien rawat inap.Tujuan penelitian secara khusus adalah untuk mengevaluasi pemanfaatan SIMRS dalam pembuatan laporan eksternal morbiditas pasien rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Unit II Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, menggunakan rancangan penelitian cross sectional.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemanfaatan SIMRS itu sudah sesuai harapan, namun terdapat kendala dalam pembuatan laporan eksternal morbiditas pasien rawat inap untuk pihak eksternal, terkait format laporan yang berbeda dengan SIRS dari Dinkes Propinsi.Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam pembuatan laporan internal morbiditas pasien rawat inap di RS PKU Unit II Yogyakarta sudah bisa dimanfaatkan sesuai dengan harapan. Namun untuk pembuatan laporan eksternal morbiditas rawat inap ke dinkes propinsi, SIMRS belum bisa dimanfaatkan. Dan faktor penyebabnya adalah format SIMRS yang ada di rumah sakit berbeda dengan format SIRS dari dinkes Propinsi. Sehingga dalam pelaksanaan pembuatan laporan morbiditas pasien rawat inap petugas harus mengentri ulang data dari SIMRS ke SIRS.
KESIAPSIAGAAN PENANGULANGAN BENCANA BERDASARKAN HOSPITAL DISASTER PLAN DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Harinto Nur Seha; Joko Santoso; Hesty Susanti
Jurnal Permata Indonesia Volume 9, Nomor 1, Mei 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.328 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v9i1.102

Abstract

Tingginya kerawanan bencana yang ada di Yogyakarta dan dengan adanya Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang rumah sakit yang mewajibkan memiliki sistem penanggulangan bencana serta untuk memenuhi akreditasi rumah sakit sesuai Permenkes Nomor 12 Tahun 2012. Tujuan : Mengetahui Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Bencana Berdasarkan Hospital Disater Plan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil : Regulasi yang berbentuk kebijakan pedoman serta SPO di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah. Pengorganisasian di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah sudah dibentuk. Persediaan logistik di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah berupa obat-obatan, akomondasi, tiage, APAR. Tata Kerja Operasional di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah yang berupa tahap kesiagaan, tahap awal, tahap operasional.Kesimpulan : Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta sudah siap menjalankan penanggulangan bencana berdasarkan hospital disaster plan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE DI KLINIK PRATAMA WIDURI Amalina Tri susilan; Klara Baba; Harpeni Siswatibudi
Jurnal Permata Indonesia Volume 8, Nomor 2, November 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.395 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i2.103

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil dikatakan mengalami anemia jika kadar hemoglobin atau darahmerahnya kurang dari 10 gram%. Permasalahan pada ibu hamil yang berkaitan dengan anemiadan ketidakpatuhan ibu dalam mengkonsumsi tablet Fe salah satunya disebabkan karenakurangnya pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan manfaat mengkonsumsi tablet Fe,sedangkan data yang didapatkan di Klinik Pratama Widuri 3 dari 4 ibu hamil yangberpengetahuan kurang dan tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe.Tujuan : Mengetahuihubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan ibu hamil dalammengkonsumsi tablet Fe.Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif denganmetode Observasonal Analitik dengan menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional.Subyek dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan diri di Klinik PratamaWiduri yang berjumlah 235 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposivesampling, yaitu ibu hamil TM III yang berjumlah 34 orang. Variabel bebas adalah tingkatpengetahuan tentang anemia, sedangkan variabel terikat adalah kepatuhan mengkonsumsi Fe.Data didapat dengan menggunakan koesioner.Hasil : Hasil penelitian mengenai HubunganTingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam MengkonsumsiTablet Fe dari 34 responden Adalah yang berpengetahuan baik dan tidak patuh mengkonsumsitablet Fe adalah sebanyak 1 orang (2,94%) dan yang patuh sebanyak 13 orang (38,23%). Yangberpengetahuan cukup dan tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 1 orag ( 2,94%) danyang patuh sebanyak 13 orang (38,23%), sedangkan yang berpengetahuan kurang dan tidakpatuh mengkonsumsi tablet Fe seabanyak 6 orang (17,64%) dan yang patuh 0 orang ( 0%) (pVallue 0,000) Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengankepatuhan ibu hamil dalammengkonsumsi tablet Fe
UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN TAHONGAI (Kleinhovia hospita L.) MENGGUNAKAN METODE RAT PAW EDEMA Indah Solihah; Herlina; Oktia Charmila
Jurnal Permata Indonesia Volume 8, Nomor 2, November 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.176 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i2.104

Abstract

Tahongai (Kleinhovia hospita L.) telah banyak digunakan dalam pengobatan tradisional diIndonesia oleh suku Komering, Sumatera Selatan untuk mengobati penyakit yang berhubungandengan inflamasi, seperti tumor, polip, jerawat, dan nyeri haid. Senyawa aktif yang berhasildiisolasi dari daun tahongai yaitu astragalin, eleutherol, skopoletin, (Arung et al, 2012),kuersetin, rutin, dan kaemferol (Ramesh & Subramanian, 1984). Senyawa flavonoid telah ditelitimemiliki aktivitas antiinflamasi (Middleton,2000). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiaktivitas antiinflamasi dari ekstrak etanol daun tahongai secara in vivo. Pengujian antiiinflamasidilakukan menggunakan metode rat paw edema pada 25 ekor tikus putih jantan galur Wistaryang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol negatif diberikan Na CMC 1%,kelompok II diberikan Na diklofenak sebagai kontrol positif, kelompok III, IV dan V diberikanekstrak 250, 500, dan 750 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstraketanol daun tahongai pada dosis 500 dan 750 mg/kgBB secara oral memiliki aktivitasantiinflamasi yang tidak berbeda signifikan (p >0,05) terhadap kontrol positif. Dosis efektif(ED50) dihitung berdasarkan persen inhibisi rata-rata edema tikus, didapatkan nilai ED50 ekstraketanol daun tahongai sebesar 605,04 mg/kgBB.
PELAKSANAAN KERAHASIAAN BERKAS REKAM MEDIS DI TINJAU DARI RUANG PENYIMPANAN RUMAH SAKIT UMUM BETHESDA LEMPUYANGWANGI YOGYAKARTA R. Haryo Nugroho
Jurnal Permata Indonesia Volume 8, Nomor 2, November 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.983 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i2.105

Abstract

Latar Belakang : Kerahasiaan berkas rekam medis perlu dijaga oleh sarana pelayanankesehatan sebagai pemilik dari berkas rekam medis meskipun isi dari berkas tersebut milik daripasien. Cara untuk menjaga kerahasiaan berkas rekam medis tersebut adalah rumah sakit bisamenetapkan kebijakan-kebijakan yang terkait dengan kerahasiaan berkas rekam medis.Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Rumah Sakit Umum BethesdaLempuyangwangi Yogyakarta telah memiliki kebijakan terkait pelaksanaan kerahasiaandokumen rekam medis di ruang penyimpanan. Namun pada pelaksanaanya terdapat ketidaksesuaian dengan kebijakan yang ada. Mengingat pentingnya menjaga kerahasiaan berkas rekammedis, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Pelaksanaan KerahasiaanBerkas Rekam Medis Ditinjau Dari Ruang Penyimpanan di Rumah Sakit Umum BethesdaLempuyangwangi Yogyakarta”. Tujuan : mengetahui pelaksanaan kerahasiaan berkas rekam ditinjau dari ruang penyimpanan di Rumah Sakit Umum Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta.Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif denganpendekatan kualitatif, sedangkan rancangan penelitiannya case study. Hasil : Rumah SakitUmum Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta sudah memiliki kebijakan terkait kerahasiaanberkas rekam medis diruang penyimpanan. Namun dalam pelaksanaannya masih ada yangbelum sesuai dengan Kebijakan Rekam Medik. Kondisi sarana prasarana diruang penyimpanansudah sesuai dengan teori Rustiyanto (2011). Hambatan-hambatan dalam penerapan kebijakanadalah ruang penyimpanan masih terbuka, tidak adanya sekat pemisah antar ruangan,kurangnya informasi selain petugas untuk tidak memasuki ruang penyimpanan, SDM, tidakadanya evaluasi terhadap pelanggaran yang terkait kerahasiaan berkas rekam medis diruangpenyimpanan. Kesimpulan : Pelaksanaan kerahasiaan berkas rekam medis ditinjau dari ruangpenyimpanan masih belum maksimal, serta hambatan dalam penerapan kebijakan dilihat dariaspek machine, aspek method, aspek material, aspek man power, aspek measurement dan aspekmilieu/mother nature.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENETAPAN KANDUNGAN FENOLIK TOTAL FRAKSI AIR EKSTRAK METANOL KULIT BATANG FALOAK Rollando; Eva Monica
Jurnal Permata Indonesia Volume 8, Nomor 2, November 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.505 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i2.106

Abstract

Pengujian aktivitas antioksidan fraksi air ekstrak metanolik kulit batang faloakdilakukan secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan senyawa radikal 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH). Prinsip metode DPPH adalah penurunan intensitas absorbansi larutanDPPH yang berbanding lurus dengan kenaikan konsentrasi senyawa antioksidan yangdinyatakan dengan Inhibition Concentration 50 (IC50). Penentuan kandungan fenolik totaldilakukan dengan pereaksi Folin-Ciocalteu dengan menggunakan standar baku asam galat.Prinsip metode Folin-Ciocalteu adalah senyawa fenolik teroksidasi oleh reagen Folin-Ciocalteusehingga larutan uji berwarna biru yang dapat diukur dengan spektrofotometer visibel padapanjang gelombang 750 nm. Kandungan fenolik total dinyatakan dengan massa ekivalen asamgalat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi air ekstrak metanolik kulit batang faloaksecara kualitiatif mempunyai senyawa antioksidan dan secara kuantitatif mempunyai nilai IC50sebesar 45,628 ± 1,474 μg/mL yang tergolong dalam antioksidan sangat kuat. Fraksi air ekstrakmetanolik kulit batang faloak memiliki kandungan fenolik total sebesar 6,971 ± 0,167 mgekivalen asam galat per gram fraksi air ekstrak metanol kulit batang faloak.
GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA 45-59 TAHUN TENTANG POSYANDU LANSIA DI DESA CANGKIRAN SEMARANG TAHUN 2018 Ajeng Novita Sari; Nawang Swastika Raras
Jurnal Permata Indonesia Volume 8, Nomor 2, November 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.264 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i2.107

Abstract

Latar Belakang : Posyandu lansia sangat penting bagi masyarakat khususnya bagi lansia karenamerupakan suatu upaya untuk menyejahterakan lansia dengan cara deteksi dini penyakit agartetap sehat di usia tua serta terhindar dari resiko penyakit yang menyerang pada usia lanjut.Kurangnya pengetahuan wanita usia 45-59 tahun tentang posyandu lansia menyebabkankurangnya kepedulian terhadap kesehatannya, sehingga apabila terjadi permasalahan pada usialanjut mereka hanya menganggap bahwa itu adalah wajar karena sudah umum terjadi pada usialanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan wanita usia 45-59tahun tentang posyandu lansia di Desa Cangkiran Semarang. Metodelogi penelitian yangdigunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita usia45-59 di Desa Cangkiran Semarang sebanyak 54 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 34responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data yangdigunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitiandidapatkan responden berpengetahuan baik sebanyak 12 responden (35,3%), Cukup sebanyak16 responden (47,1%) dan kurang sebanyak 6 responden(17,6%). Karakteristik responden diDesa Cangkiran Semarang berdasarkan umur mayoritas berumur 51-55 tahun sebanyak 25orang (73,5%), berdasarkan pendidikan mayoritas berpendidikan SMP sebanyak 17 orang(50,0%) dan berdasarkan pekerjaan mayoritas bekerja sebanyak 23 orang (67,6%).Kesimpulan pengetahuan wanita usia 45-59 tahun tentang posyandu lansia di Desa CangkiranSemarang mayoritas memiliki pengetahuan cukup yaitu sebanyak 16 responden (47,1%).
POTENSI ANTIOKSIDAN DAN KADAR FENOLIK TOTAL FRAKSI AIR DAN FRAKSI ETIL ASETAT DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamk.) Susilowati; Suharyanto
Jurnal Permata Indonesia Volume 8, Nomor 2, November 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.339 KB) | DOI: 10.59737/jpi.v8i2.108

Abstract

Daun kelor memiliki kandungan fenolik yang merupakan senyawa dengan kemampuanuntuk merubah atau mereduksi radikal bebas yang dikenal dengan antioksidan. Penelitiansebelumnya menunjukkan fraksi etil asetat dan fraksi air memiliki kemampuan dalam meredamradikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi aktivitas antioksidan dan kadarfenolik total dari fraksi air dan fraksi etil asetat ekstrak mmetanoldaun kelor (Moringa oleiferaLamk.). Penelitian ini diawali dengan ekstraksi daun kelor dengan metanol dan difraksinasidengn n-heksana, etil asetat dan air secara berurutan. Setelah itu fraksi air dan etil asetatditetapkan kadar fenolik totalnya dalam GAE (Gallic Acid Equivalent) dengan metodeSpektrofotometer UV-Vis. Fraksi tersebut selanjutnya diuji aktivitas antioksidanya denganmetode DPPH. Data hasil kadar fenolik dihitung terhadap asam galat dan potensi antioksidandiperoleh dari nilai IC50. Hasil penelitian menunujukkan kadar senyawa fenolik total dalam GAEdan potensi antioksidan dalam fraksi air sebesar 62,21 ppm dan IC50 30,86ppm, sedangkan padafraksi etil asetat sebesar 153,50ppm dan IC50 25,27ppm. Fraksi etil asetat daun kelor memilikipotensi antioksidan yang lebih baik dibandingkan dengan fraksi air dan keduanya menunjukkanaktivitas antioksidan yang sangat kuat. Hasil perbandingan potensi antioksidan dari kedua fraksitersebut searah dengan kandungan senyawa fenolik di dalamnya dimana fraksi etil asetatmemiliki kandungan fenolik yang lebih besar dari fraksi air. Hal tersebut menunjukkan bahwasenyawa fenolik berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan dari daun kelor.

Page 7 of 18 | Total Record : 173