cover
Contact Name
Mutia Azizah Nuriana
Contact Email
mutia.azizah08@gmail.com
Phone
+6281329515000
Journal Mail Official
albasirahstaimas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka VI Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri, Jawa Tengah , Kab. Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Al Basirah
ISSN : 27764702     EISSN : 27985946     DOI : https://doi.org/10.58326/jab
Jurnal Al Basirah adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAIMAS Wonogiri. Jurnal Al Basirah bertujuan untuk menerbitkan artikel di pengabdian masyarakat, tidak terbatas pada hasil penelitian, tetapi studi ilmiah dan kasus-kasus lapangan. Jurnal Al Basirah diterbitkan dua kali setahun untuk volume yang sama. Ini memiliki tujuan untuk menyediakan media bagi akademisi, peneliti, pakar dan pengamat untuk berkomunikasi dalam kerangka pengembangan ilmiah di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal Al Basirah mengembangkan isu baru yang berhubungan dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
PANDUAN PARENTING CERDAS KELUARGA HARMONIS PADA ERA DIGITAL Alfian Eko Rochmawan; Muhammad Jafar Nashir; Ngatmin Abbas; Nur Hidayah; Lailla Hidayatul Amin
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.232

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan panduan kepada orang tua dalam mengasuh anak secara cerdas di era digital, sehingga tercipta keluarga yang harmonis. Di tengah kemajuan teknologi, banyak orang tua menghadapi tantangan dalam membimbing anak menggunakan perangkat digital secara bijak. Metode service-learning digunakan untuk mengintegrasikan teori dan praktik melalui penyuluhan, pelatihan interaktif, dan simulasi situasi nyata dalam pengasuhan digital. Kegiatan ini melibatkan ceramah, diskusi kelompok, dan latihan praktis dengan peserta. Materi meliputi penggunaan media sosial, dampak teknologi terhadap perkembangan anak, serta strategi komunikasi efektif dalam keluarga. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua tentang penggunaan teknologi secara positif, pengawasan bijak terhadap anak, dan pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan interaksi keluarga yang berkualitas.
KOMUNIKASI PERSUASIF KEPALA DESA DALAM PENDAMPINGAN KEGIATAN LITERASI MEDIA DIGITAL DAN PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KREATIF DI DESA BANJARWANGI Khumaedi, Teddy; Azizah Abdulloh; Fifi Sulistiawati Dewi
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui pola komunikasi kepala desa Banjarwangi dalam upaya pendampingan masyarakat desa Banjarwangi dalam kegiatan Literasi Media Digital di Desa Banjarwangi Kecamatan Ciawi-Bogor. Dari pendampingan tersebut digunakan strategi komunikasi persuasif kepala Desa Banjarwangi dalam kegiatan pendampingan tersebut dan menghasilkan analisis dasar yang menyimpulkan terdapat dua golongan masyarakat desa banjarwangi yang terlibat dalam kegiatan itu. Yang pertama masyarakat golongan remaja yang menjadi sasaran utama kegiatan tersebut karena cenderung mudah di persuasif kegiatan pendampingan Literasi Media Digital. Dan yang kedua adalah masyarakat golongan dewasa yang menjadi sasaran berikutnya, keberhasilan kegiatan Literasi Media Digital tersebut bisa menjadi tolok ukur dalam pendampingan kegiatan sejenis ditempat lain. Alasan kuat ini bisa dilakukan karena disebabkan adanya faktor perbedaan umur, lingkungan; pola pikir, dan tentunya interaksi di dunia maya, pola berpikir tentang orientasi kesuksesan dan kesejahteraan hidup dan beban hidup yang di tanggung. Adapun orientasi komunikasi persuasif dalam pendampingan kegiatan literasi media digital oleh kepala desa berorientasi untuk mensosialisasikan literasi digital dikalangan masyarakat desa dan membuka desa melek digital, masyarakat cerdas bermedia sosial, serta bahaya informasi hoaks bagi masyarakat desa.  Sehingga harapan besar dari hasil komunikasi persuasif yang di lakukan oleh kepala desa dalam kegiatan pendampingan tersebut yang mencapai sasaran pembinaan bukan hanya untuk golongan masyarakat dewasa saja akan tetapi difokuskan pada golongan masyarakat remaja. Sehingga dapat disimpulkan dengan menggunakan strategi komunikasi persuasif aparat desa berhasil melakukan pendampingan masyarakat dalam kegiatan literasi media digital di desa Banjarwangi.
PENDAMPINGAN KEWIRAUSAHAAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM MENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI DESA GAMBIRMANIS KECAMATAN PRACIMANTORO Adela Devia; Mirza Azkia Muhammad Adiba; Ruslina Dwi Wahyuni; Sugiyanto; Achmad Zaky Faiz
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui peran kewirausahaan makanan tradisional dalam meningkatkan ekonomi Desa Gambirmanis Kecamatan Pracimantoro. Metode yang digunakan adalah PAR. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2023. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain: 1) Kegiatan kewirausahaan cukup membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat Desa Gambirmanis; 2) Ibu Rumah Tangga memiliki peran penting dalam perkembangan kewirausahaan di desa tersebut, karena jenis usaha yang dikembangkan kebanyakan berhubungan dengan kuliner; 3) Pemerintah Desa Gambirmanis mendukung penuh kegiatan kewirausahaan karena juga berperan dalam meningkatkan ekonomi desa; 4) Masyarakat memanfaatkan potensi yang ada dalam pengembangan kewirausahaan yaitu sumber daya alam sebagai sumber utama dalam pengelolaan makanan tradisional.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH TERPADU BERBASIS KOMUNITAS DI LINGKUNGAN UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA Rosida Nur Syamsiyati; Ainun Yudhistira
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.238

Abstract

Latar belakang dilakukannya kegiatan ini adanya permasalahan sampah yang menjadi masalah bagi masyarakat khususnya di sekitar lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta, sehingga kemudian ada beberapa bank sampah yang berdiri untuk mengelolanya. Namun demikian, pelaksanaan pengelolaan di bank sampah ini kurang efektif karena informasi yang masih terbatas dan belum adanya panduan yang bisa digunakan oleh anggota komunitas bank sampah. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan pelatihan sampah serta menyediakan/membuat buku pedoman dan videografi tentang pengleolan sampah yang nantinya digunakan komunitas bank sampah di sekitar UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan pengabdian berbasis komunitas ini menggunakan pendekatan metode PAR (Participatory Action Research). Peserta pengabdian ini adalah perwakilan dari 14 komunitas bank sampah, perwakilan mahasiswa, cleaning service, dan pedagang kakai lima di sekitar kampus UIN Raden Mas Said Surakarta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang pengelolaan sampah dengan bantuan buku panduan serta videografi yang telah disusun dan kemudian akan digunakan untuk sosialisasi lebih luas di komunitas masing-masing. Selain itu, setelah adanya kegiatan pendampingan, terbentuk 2 komunitas bank sampah baru.
INISIASI MUSEUM PERS DIGITAL HARIAN KEDAULATAN RAKYAT SEBAGAI WARISAN BUDAYA DI YOGYAKARTA Masduki; Saptoto, Anang; Anshori, Adam
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.239

Abstract

Artikel ini menguraikan tentang program pengabdian masyarakat pada Harian Kedaulatan Rakyat (KR) koran tertua di Indonesia, yang lahir 27 September 1945. Harian ini menjadi saksi sekaligus merekam dengan baik perubahan sistem politik dari era kolonial Jepang hingga pasca reformasi 1998 dan menjadi ciri khas Yogyakarta, kota perjuangan dan pendidikan terkemuka di Indonesia. KR juga mempelopori model jurnalisme migunani tumraping liyan yang membuktikannya tetap eksis secara bisnis hingga sekarang. Pengabdian masyarakat ini bentuk inisiatif berbasis masyarakat dalam bentuk prakarsa museum digital bukan hanya proteksi koleksi pemberitaan KR. Melalui format museum, benda artefak dan berita KR menjadi menu pengetahuan populer bagi generasi millennial, wisata alternatif berbasis pengetahuan. Metode pengabdian adalah studi lapangan ke redaksi dan pengumpulan artefak berita KR, focus group discussion untuk desain museum pers digital dan pameran artefak museum di lobi perpustakaan pusat UII.  Luaran pengabdian adalah artefak KR (kliping koran, peralatan liputan jurnalis, karya seni lukis yang menggambarkan sejarah pemberitaan KR, dll) sebagai koleksi museum digital yang dipamerkan kepada publik di kampus UII Yogyakarta selama dua pekan sebagai model mobile museum. Implikasi program ini adalah kesadaran manajemen KR dan publik di Yogyakarta akan pentingnya merekam sejarah politik media lokal sebagai artefak nasional sekaligus upaya merawat jurnalisme berkualitas yang mengalami krisis pasca disrupsi digital.
RAMADHAN BERKAH DAN BERKUALITAS: PENINGKATAN SPIRITUALITAS DAN KEPEDULIAN SOSIAL DI MASJID AINUL YAQIN SIDOMOYO, GODEAN, SLEMAN Muhaini, Akhmad Muhaini
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.242

Abstract

Masjid Ainul Yaqin Sidomoyo Godean memiliki peran sentral dalam pembinaan umat Islam di Sleman, Yogyakarta, terutama selama bulan Ramadhan. Dengan tema Ramadhan Berkah dan Berkualitas, masjid ini menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan ratusan jemaah. Program-program tersebut meliputi ibadah seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur'an, dan i'tikaf, serta kegiatan pendidikan berupa ceramah dan kajian keislaman setiap hari. Selain itu, kegiatan sosial seperti pembagian takjil dan santunan kepada fakir miskin juga rutin dilakukan. Metode pengabdian yang digunakan dalam program ini adalah metode partisipatoris dan kolaboratif. Partisipasi aktif melibatkan jemaah dalam pelaksanaan program, sementara pendekatan kolaboratif melibatkan pengurus masjid, tokoh masyarakat, dan donatur dalam merancang dan mendukung kegiatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis dampak program dilakukan dengan teknik deskriptif-kualitatif berdasarkan masukan dari jemaah dan pengurus. Hasil analisis menunjukkan bahwa program Ramadhan di Masjid Ainul Yaqin berhasil menciptakan suasana ibadah yang khusyuk dan mendalam, meningkatkan pengetahuan agama jemaah, serta mempererat hubungan antarjemaah. Namun, tantangan tetap ada, seperti pengelolaan jumlah jemaah yang besar dan penyediaan fasilitas yang memadai. Dokumentasi ini diharapkan menjadi referensi bagi pengelola masjid untuk meningkatkan kualitas program di masa mendatang.
PENGUATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN BERBASIS ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) UNTUK PENINGKATAN KEMANDIRIAN PESANTREN DI NGANJUK JAWA TIMUR Amal Taufiq; Siti Azizah; Dwi Setianingsih; Marcerino Restu Putro Lianto; M. I Thomas Alfianasah; Fitri Ninda
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.264

Abstract

Pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang telah menjadi bagian sejarah negara selama ratusan tahun. lembaga ini juga memiliki keunikan dan karakteristik yang berbeda dengan lembaga pendidikan lain. Pesantren juga memiliki sifat kemandirian dalam pengelolaan lembaganya.  Untuk peningkatan kemandirian pesantrendilakukan kegiatan berupa Capacity Building atau pegembangan kapasitas kelembagaan. Kegiatan PKM ini merupakan kolaborasi dosen dan mahasiswa di Pondok Modern Al-Islam Kapas Sukomoro Nganjuk Jawa Timur, dengan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang merupakan cara pandang baru lebih kreatif dan holistik dalam memandang sebuah realitas, yaitu dengan memfokuskan pada aset yang ada pada masyarakat atau komunitas. Hasil PKM menunjukkan keberhasilan  pada dua aspek pertama keberhsilan pada proses pelaksanaan kegiatan, hal ini ditunjukkan dengan semangat dan antusias yang tinggi peserta dalam mengikuti kegiatan dengan seksama sampai akhir kegiatan, sedangkan keberhasilan kedua pasca kegiatan, yaitu bisa dilihat dari adanya peningkatan pengetahuan tentang makna aset yang mereka fahami selama ini yang berorientasi pada benda fisik saja, pada hal banyak sekali aset non fisik yang tidak kalah penting untuk dikembangkan, peserta juga mengalami perubahan mindset atau cara pandang mereka bahwa untuk mengembangkan masyarakat atau institusi tidak harus mencari dan mengumpulkan masalah, tetapi mencari sisi positif dari kondisi itu dengan menggerakkan dan menghubungkan antara satu aset dengan aset lainnya.
SOSIALISASI WAWASAN KEBANGSAAN SEBAGAI UPAYA PENGUATAN NILAI-NILAI EMPAT KONSENSUS NASIONAL BERSAMA ANGGOTA DPRD PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Mubarok, Ramdanil; Munfiatik, Siti; Widyanti, Eka; Hasanah, Siti Nur
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.265

Abstract

Sosialisasi wawasan kebangsaan sebagai upaya penguatan nilai-nilai Empat Konsensus Nasional bersama anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur sangat relevan dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di tengah keberagaman yang ada di Kalimantan Timur dan Indonesia. Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dilaksanakan pada hari Minggu, 17 November 2024, di Agra Rasa (Eks. Mesfa Mulia), Jln. Yos Sudarso 3, RT.2, Teluk Lingga, Sangatta, Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya empat konsesnsus kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini menghadirkan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, tokoh masyarakat, serta akademisi yang memberikan materi terkait wawasan kebangsaan, serta tantangan dan solusi dalam implementasinya di kehidupan sehari-hari. Diskusi tanya jawab menjadi ajang bagi peserta untuk mengungkapkan pertanyaan dan pandangan mengenai kendala yang dihadapi dalam penerapan nilai-nilai kebangsaan. Dengan tujuan memperkuat rasa nasionalisme, acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan, keberagaman, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga tercipta masyarakat yang lebih harmonis, sejahtera, dan berwawasan kebangsaan yang tinggi.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN BUDIDAYA CACING GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PKK DESA NAMBAK Rusli, Lathiefa; Etica, Use; Maulana, Hartomi; Roihan, Muhammad
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.278

Abstract

Sampah merupakan masalah lingkungan yang mendesak akibat adanya peningkatan jumlah penduduk serta aktifitas ekonomi yang pesat, sehingga berbanding lurus dengan peningkatan volume sampah yang dihasilkan, tidak terkecuali Desa Nambak. Desa Nambak banyak menghasilkan sampah dengan perbandingan sampah organic lebih besar daripada sampah non organic. Hal ini dikarenakan Desa Nambak dikelilingi oleh area persawahan dan lahan hutan yang mengakibatkan tingginya sampah organic. Keterbatasan lahan pembuangan dan pengelolaan sampah, serta rendahnya literasi dan regulasi tentang pengelolaan sampah membuat sampah organic, khususnya sampah rumah tangga tidak dapat termanfaatkan secara optimal. Program kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat ini menggunakan pendekatan Assets Based Community Development (ABCD) dimana pendekatan tersebut lebih menitikberatkan pada keunggulan sumber daya yang dimiliki dalam mengembangkan desa, adapun tahapan yang dilakukan diantaranya observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, monitoring serta evaluasi. Hasil dari kegiatan PKM didapatkan bahwa terdapat peningkatan literasi dan edukasi kepada seluruh anggota PKK Desa Nambak dalam hal pemanfaatan sampah rumah tangga, pemanfaatan bank sampah, serta pembudidaya cacing agar dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian anggota. Berdasarkan dari hasil evaluasi, pihak mitra menyampaikan perlunya ada peningkatan kegiatan tindak lanjut dan pendampingan terkait budidaya cacing dan pemanfaatan sampah rumah tangga ini, sehingga budidaya dapat berjalan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat tim penggerak PKK Desa Nambak
PENULISAN CERITA KREATIF BAGI GURU TK ABA 3 JEMBER DENGAN TEMA KETAHANAN PANGAN JENJANG USIA 4-5 TAHUN Merdeka Citraningrum, Dina; Nuraini, Kristi
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.280

Abstract

Guru TK ABA 3 di Jember menghadapi kendala dalam mengembangkan keterampilan menulis cerita kreatif dengan tema ketahanan pangan untuk anakusia 4-5 tahun. Pemahaman guru terhadap konsep  ketahanan pangan belum optimal, serta metode pembelajaran yang kurang kreatif dapat menghambat kemampuan pemahaman anak terhadap tema tersebut. Solusi yang ditawarkan dalam pelatihan ini adalah tim akan melakukan pelatihan intensif bagi guru TK ABA 3 Jember dengan fokus pada pengembangan keterampilan menulis cerita kreatif yang terkait dengan konsep ketahanan pangan. Sosialisasi ini menggunakan metode interaktif dan materi yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia 4-5 tahun, sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Target luaran dalam kegiatan pelatihan ini yaitu: (a) meningkatkan keterampilan guru dalam menulis cerita kreatif yang mengintegrasikan konsep ketahanan pangan, (b) meningkatkan pemahaman anak usia 4-5 tahun tentang konsep ketahanan pangan melalui cerita kreatif yang disampaikan oleh guru, (c) menciptakan atmosfer pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik, dengan melibatkan anak dalam aktivitas menulis cerita yang relevan dengan tema ketahanan pangan,dan (d) mendorong partisipasi orang tua dalam mendukung perkembangan kreativitas anak di rumah, membentuk lingkaran pendidikan yang holistik. Selama pretes guru menunjukkan nilai rata-rata tingkat pemahaman sebesar 40%. Setelah kegiatan pengabdian ini guru-guru telah menunjukkan pemahaman nilai rata-rata yang lebih baik tentang menulis cerita sebesar 80%. Dari hasil pelaksanaan kegiatan, beberapa poin penting yang dapat disimpulkan adalah: (a) peningkatan keterampilan menulis, (b) pemahaman tentang ketahanan pangan, (c) antusiasme dan partisipasi aktif, dan (d) produksi cerita bertema ketahanan pangan untuk peserta didik di TK ABA 3.

Page 7 of 10 | Total Record : 100