cover
Contact Name
Mutia Azizah Nuriana
Contact Email
mutia.azizah08@gmail.com
Phone
+6281329515000
Journal Mail Official
albasirahstaimas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka VI Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri, Jawa Tengah , Kab. Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Al Basirah
ISSN : 27764702     EISSN : 27985946     DOI : https://doi.org/10.58326/jab
Jurnal Al Basirah adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAIMAS Wonogiri. Jurnal Al Basirah bertujuan untuk menerbitkan artikel di pengabdian masyarakat, tidak terbatas pada hasil penelitian, tetapi studi ilmiah dan kasus-kasus lapangan. Jurnal Al Basirah diterbitkan dua kali setahun untuk volume yang sama. Ini memiliki tujuan untuk menyediakan media bagi akademisi, peneliti, pakar dan pengamat untuk berkomunikasi dalam kerangka pengembangan ilmiah di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal Al Basirah mengembangkan isu baru yang berhubungan dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
PENDAMPINGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI MIN 4 BOYOLALI Praptiningsih; Eko Rochmawan, Alfian; Wardani Marsyanda, Anita; Alya Rahma, Natasya
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 1 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i1.336

Abstract

Pendampingan gerakan literasi sekolah (GLS) ini bertujuan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan minat baca serta menumbuhkan budaya literasi di kalangan peserta didik MIN 4 Boyolali. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pendampingan literasi dengan penyediaan bahan bacaan yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Metode pelaksanaan mencakup: (1) observasi awal, (2) pembentukan Tim Literasi Sekolah (TLS), (3) pendampingan program literasi, (4) monitoring, dan (5) evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) peserta didik menunjukkan antusiasme dan semangat tinggi dalam mengikuti program literasi, dan (2) peserta didik mampu memahami isi bacaan, yang tercermin dari ringkasan tulisan dan presentasi lisan yang mereka hasilkan. Program pendampingan ini diharapkan dapat mendorong sekolah untuk mengembangkan program literasi secara mandiri dan berkelanjutan, sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kata Kunci: Dampingan, Literasi, MIN 4 Boyolali.  
SOSIALISASI PERAN HUKUM BISNIS DALAM MENDORONG UMKM DESA TRANGSAN Rashed, Azhar; Rifzal Alief Ramadhan, Muhammad; Putri Kurniliawati, Rizka
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 1 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i1.351

Abstract

Desa Trangsan di Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo dikenal sebagai pusat industri kerajinan rotan, memiliki potensi ekonomi yang besar melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Terdapat beberapa tantangan terkait legalitas usaha, pemahaman mengenai hukum bisnis, dan perlindungan hak pelaku usaha yang menjadi kendala utama bagi pengembangan UMKM di desa Trangsan. Untuk mengatasi tantangan ini, kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM tentang bagaimana hukum bisnis mendukung keberlangsungan usaha mereka. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, diskusi interaktif, dan pendampingan teknis mengenai aspek legalitas, seperti pendaftaran usaha lewat OSS, kontrak bisnis yang adil, perlindungan merek, dan akses pembiayaan formal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya hukum dalam bisnis, yang mendorong banyak pelaku UMKM untuk segera melengkapi dokumen legalitas, menyusun strategi pemasaran produk, dan memisahkan keuangan bisnis dari keuangan pribadi. Selain itu, pelaku UKM berharap adanya pendampingan dan pelatihan lebih lanjut mengenai pemasaran online. UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pembinaan, Perlindungan, dan Penguatan Koperasi Kecil dan Usaha dijadikan dasar. Konsep mekanisme perlindungan hukum yang adil diperlukan untuk mengatasi ketimpangan dalam sistem ekonomi pasar bebas, yang menciptakan kesenjangan antara pengusaha besar dengan UMKM. Indonesia memiliki kontribusi sebesar 60% dari UMKM, sehingga sektor ini memainkan peran penting dalam ekonomi nasional dan meningkatkan devisa negara. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian tentang perkembangan UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia serta perlindungan UMKM dengan pendekatan keadilan ekonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya kepatuhan hukum bisnis demi menciptakan ekosistem usaha yang lebih kompetitif, berkelanjutan, dan terlindungi dari risiko hukum. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan bagi desa-desa lain yang memiliki potensi UMKM yang serupa. Kata Kunci: Hukum Bisnis, UMKM, Legalitas Usaha, Pengabdian Masyarakat.
MENGALIRKAN NADI KEHIDUPAN: OPTIMALISASI MESIN POMPA SUMUR BOR UNTUK AIR BERSIH BERKELANJUTAN DI PRACIMANTORO Ruslina Dwi Wahyuni; Arta Mina, Dina; Azkia Muhammad Adiba, Mirza; Fatmah Rangkuti
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 1 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i1.352

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Desa Gambirmanis Kecamatan Pracimantoro. Air merupakan salah satu elemen terpenting dalam keberlangsungan hidup manusia. Karena air merupakan hal pokok dalam pemenuhan kebutuhan setiap hari. Dalam persoalan penyediaan air bersih, masih banyak terjadi kelangkaan air bersih dibeberapa wilayah di Indonesia khususnya di daerah pedesaan yang sulit terjangkau infrastruktur sehingga kurang meratanya program pengaliran air bersih di daerah-daerah tersebut. Salah satunya yang terjadi di Desa Gambirmanis, kecamatan Pracimantoro yang merupakan salah satu daerah yang memiliki khasus kelangkaan air terbesar yang terjadi di Kabupaten Wonogiri yang mayoritas memiliki jenis tanah karst .Metode pengabdian menggunakan Pengabdian  masyarakat  ini dilakukan menggunakan metode Participatory Action  Research (PAR). Pada pengabdian ini mencoba mencarikan solusi atas keterbatasan air bersih dengan cara berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Hasil dari pengabdian ini adalah tersolusinya kebutuhan air bersih dengan memanfaatkan teknologi, yaitu dengan mengoptimalkan sumur bor yang pernah ada namun terbengkalai sehingga bisa berfungsi dan bermanfaat kembali dalam pemenuhan kebutuhan air bersih pada daerah tersebut. Kata kunci: Optimalisasi, Air Bersih, Kolaborasi, Sumur Bor
PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH GUNA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI DESA JIRAPAN Qotimatun Puji Rahayu, Fadilah; Wahyu Primadi, Novan; Ibnu Prastomo; Siti Nur Hanifah
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 1 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i1.353

Abstract

Pembuangan limbah sembarangan sangat berbahaya bagi lingkungan di sekitarnya, terutama ekosistem perairan. Ketika limbah dibuang secara sembarangan ke dalam sungai, danau, atau laut, zat-zat berbahaya di dalam limbah tersebut dapat mencemari air dan merusak kehidupan makhluk hidup di dalamnya, seperti ikan dan tumbuhan air. penting bagi kita untuk membuang limbah dengan benar, seperti menggunakan tempat sampah yang sesuai dan mendaur ulang sampah jika memungkinkan. Berdasarkan data Potensi minyak jelantah di lima kota besar Jawa dan Bali dari sektor RT sebesar 2.847,07 kiloliter/bulan atau 34.164,84 kiloliter/tahun, sedangkan potensi minyak jelantah dari sektor usaha mikro sebesar 1.509,64 kiloliter/bulan atau 18.115,68 kiloliter/tahun. Minyak goreng ini sudah tidak bisa digunakan lagi, jangan dibuang begitu saja karena bisa menjadi limbah berbahaya. Jika minyak goreng dibuang secara sembarangan, misalnya dituangkan ke saluran pembuangan atau dibuang ke sungai, maka bisa mencemari lingkungan. Minyak goreng ini bisa menyumbat saluran air dan mengganggu ekosistem sungai. Selain itu, minyak goreng yang terbuang bisa menjadi sarang bakteri dan menciptakan bau tidak sedap. Sebagai gantinya, minyak goreng bekas sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan dibawa ke tempat penampungan limbah minyak. Di sana, minyak goreng bekas akan diolah ulang atau didaur ulang menjadi produk yang berguna, seperti biodiesel atau produk lainnya.. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan perekonomian desa melalui limbah yang tak berharga sebelumnya. Metode Pengabdian yang digunakan Participatory Action Research (PAR). Metode ini merupakan istilah yang digunakan dalam konteks pengabdian yang berbasis tindakan. Pendekatan berdasarkan aksi partisipasi memfokuskan penelitian pada konteks pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilakukan pengabdian masyarakat di Dusun Bangun Harjo, Kecamatan Jirapan, kita bisa mendapatkan beberapa kesimpulan penting bahwa minyak jelantah bisa dijadikan lilin yang ramah lingkungan. Kata kunci: pengolahan, minyak, pencemaran, lilin.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN DENGAN MODEL TADABBUR ALAM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DI TPQ TARBIYATUL ATHFAL DUSUN BADUT, DESA SEMAGAR, KECAMATAN GIRIMARTO, KABUPATEN WONOGIRI Wanda, Wanda Sawitri; Nadhiroh; Abdul Rochmaan
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.237

Abstract

Pembelajaran Al-Qur'an di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) merupakan salah satu upaya penting dalam mendidik generasi muda untuk memahami dan mengamalkan ajaran Islam. TPQ Tarbiyatul Athfal merupakan salah satu TPQ di Desa Semagar. Jumlah peserta didik di TPQ Tarbiyatul athfal sekitar 18 anak dengan karakter dan keunikannya masing-masing. Materi yang diajarkan di TPQ tersebut yaitu baca tulis Al Qur’an, hafalan surat-surat pendek dan materi agama seperti fiqih, akidah akhlak, dll. Dalam pengabdian di TPQ Tarbiyatul Athfal penulis menggunakan pendekatan PAR atau Participatory Action Research. Pengabdian ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta menikmati keindahan alam yang terletak di Dusun Badut Desa Semagar. Objek dari pengabdian masyarakat ini penulis fokuskan kepada anak-anak TPQ Tarbiyatul Athfal. Hasil dari pengabdian ini yaitu peserta didik yang sebelumnya sering bermain sendiri dan berlari-larian selama pembelajaran kini menjadi lebih tenang dan menikmati proses belajar dengan penuh perhatian. Mereka tidak hanya fokus tetapi juga lebih asyik mengikuti setiap sesi pembelajaran. Selain itu, metode tadabbur alam ini juga berhasil meningkatkan motivasi belajar mereka. Anak-anak yang dulunya pasif kini lebih aktif berpartisipasi, sering mengajukan pertanyaan ketika tidak memahami materi. Sarannya kepada guru pengajar TPQ Tarbiyatul Athfal agar menggunakan model pembelajaran yang lebih bervariasi dalam belajar mengajar untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik sehingga dapat fokus saat pembelajaran.
EDU-WASTE MOVEMENT IN MOJOMULYO VILLAGE: DARI SEKOLAH MENUJU LIMO ASAH (LINGKUNGAN MOJOMULYO BEBAS SAMPAH) Pangestu, Aji; Ainiyah, Qurotul; Hasanah, Uswatun
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi sampah menjadi isu sentral karena imbasnya yang multidimensi seperti krisis iklim dan lingkungan, penyebaran penyakit, juga banjir. Karenanya pengabdian ini spesifik bertujuan untuk melakukan pendampingan di Desa Mojomulyo menuju Lingkungan Mojomulyo Bebas Sampah (Limo Asah) sebagai pijakan awal recovery of global waste issues. Pendekatan yang digunakan memakai Asset Based Community Development (ABCD) dengan lima tahapan berupa Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Hasil pengabdian yaitu mendapati dua program: (1) Penyuluhan Lingkungan Bersih Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kab. Pati. Kegiatan terlaksana diikuti oleh warga desa Mojomulyo, dan (2) Pendampingan dan Penerapan Penggunaan Food Container, Tumbler, dan olah guna barang di komunitas pendidikan (MI darul Muqoddas dan SDN Mojomulyo) sebagai bentuk Edu-waste menuju Limo Asah.
PENINGKATKAN PEMAHAMAN FIKIH PEREMPUAN MELALUI KAJIAN KITAB I’ANATUN NISA’ PADA WARGA DESA BANGSRI Adi, Syamsul Hadi
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.244

Abstract

Pembahasan tentang darah haid, istihadah, dan nifas sudah sangat sering. Bahkan dikategorikam pembahasan yang sulit di dalam ilmu fikih. Haid, istihadah, dan nifas merupakan kodrati kaum hawa, sehingga pembahasan ini dibutuhkan oleh perempuan. setiap perempuan wajib mengetahui darah yang keluar apakah darah haid, istihadah, atau nifas, sebab demikian itu menyangkut boleh atau tidaknya ibadah dilaksanakan terkait suci dari najis dan hadas. Oleh karena itu, kajian fikih perempuan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan sekaligus pemahaman akan materi fikih perempuan, baik terkait haid, istihadah, nifas, serta ketentuan dan hukum penerapannya dalam ibadah. Kajian ini dilaksanakan setiap seminggu sekali pada tanggal 15 Juli sampai dengan 27 Agustus dengan sasaran kelompok Jama’ah Yasin Tahlil dan Muslimat dan Fatayat NU yang berada di dusun Nglorog dan Ndulang desa Bangsri kecamatan Jepon kabupaten Blora. Kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahapan, tahap pertama penyampaian materi tentang kajian fikih perempuan, kedua sesi tanya-jawab, dan yang terakhir praktik penghitungan masa haid dan istihadah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme warga dengan diadakannya kajian fikih perempuan, pemahaman warga tentang fikih perempuan semakin meningkat, serta untuk memudahkan warga dalam memahami persoalan fikih perempuan, tim pengabdian bersama mitra menghasilkan ringkasan materi selama kajian yang berupa buku ikhtisar fikih perempuan.
MANAJEMEN KONFLIK DALAM PONDOK PESANTREN: PENDEKATAN ISLAMI UNTUK PENYELESAIAN MASALAH widodo, wahyudi
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.332

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan akhlak santri. Namun, keberagaman latar belakang sosial, budaya, dan tingkat pemahaman agama di pesantren sering kali menjadi pemicu konflik. Konflik dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti perbedaan pendapat antar-santri, ketegangan antara santri dan pengasuh, serta perbedaan kepentingan dalam pengelolaan pesantren. Jika tidak dikelola dengan baik, konflik ini dapat mengganggu harmoni kehidupan pesantren dan menurunkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan Islami dalam manajemen konflik di lingkungan pesantren, dengan menyoroti konsep musyawarah (syura), ishlah (rekonsiliasi), ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam), serta keadilan (‘adl) dalam penyelesaian perselisihan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, melalui observasi langsung serta analisis dokumen terkait kebijakan pengelolaan konflik di pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen konflik berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi solusi efektif dalam menjaga stabilitas dan harmoni pesantren. Pendekatan ini meliputi strategi preventif dengan menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini, strategi kuratif melalui mediasi oleh kyai atau ustaz, serta strategi rekonstruktif yang berfokus pada rehabilitasi hubungan dan evaluasi kebijakan pesantren. Dengan menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam penyelesaian konflik, pesantren dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif, harmonis, dan sesuai dengan tujuan pembinaan karakter santri
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid melalui Pelatihan Peternakan Modern di Desa Carangrejo Kabupaten Ponorogo : Mosque-Based Community Empowerment through Modern Animal Husbandry Training in Carangrejo Village, Ponorogo Regency fauzi, ihsan
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.354

Abstract

Pemberdayaan masyarakat terhadap jamaah masjid memiliki dampak sosial yang besar bagi kesejahteraan. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah tetapi juga memiliki fungsi sosial dalam pembinaan umat. Hal ini penting dilakukan agar kegiatan dan simbol-simbol kegamaan tidak hanya fokus pada hubungan manusia dengan Tuhannya, tetapi juga harus memperhatikan pada hubungan sesama manusia, khususnya kesejahteraan jamaah itu sendiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan jamaah masjid melalui pelatihan peternakan modern agar masyarakat dapat meningkatkan produktifitas dan efektifitas dalam berternak kambing. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memperluas fungsi sosial masjid di Desa Carangrejo. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, dialog, dan praktik lapangan terkait peternakan modern. Jamaah diberi pemahaman terkait perencanaan dan perawatan ternak, pembuatan pakan ternak, sampai bagaimana memasarkan hewan ternak secara modern. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa jamaah masjid di Desa Carangrejo pada dasarnya memiliki potensi peternakan yang dapat dikembangkan secara modern. Sehingga dengan adanya pelatihan ini jamaah mampu menerapkan pengetahuan dalam usaha peternakan yang dikelola secara modern yang akan berdampak pada peningkatan kualitas dan kuantitas hasil peternakan dibandingkan dengan pengelolaan ternak secara tradisional. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa masjid dapat menjadi motor penggerak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan serta menjadikan jamaah menjadi lebih mandiri dan Sejahtera.
Kultivasi Limbah Organik Menjadi Maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Desa Kori Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Fatmawati, Indah; Jhohari, Nur Alfian; Aprilia, Novita
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community empowerment through organic waste management can be one of the solutions in improving the local economy. One of the innovative approaches in organic waste treatment is the cultivation of Black Soldier Fly Maggot (BSF) which has great potential in producing animal feed and other products and has economic value. Seeing the potential that exists in Puhcacing Hamlet, Kori Village, Sawoo District, Ponorogo Regency, as the location for the implementation of the Real Work Lecture (KNN), students and Field Supervisors (DPL) of the Riyadlotul Mujahidin Islamic Institute of KKN conducted Community Service (PKM) in the form of community empowerment through BSF Maggot cultivation as a solution to organic waste management which also aims to increase community income. The method of implementing PKM is carried out by providing training to the community on how to cultivate BSF Maggot using household and agricultural organic waste as a breeding medium. The results of this PKM are expected to improve community welfare through waste reduction, the creation of business opportunities, and the development of derivative products from Maggot BSF that can be used in the livestock and organic fertilizer industries. This program is also expected to introduce sustainable environmentally friendly technology for the local community.

Page 9 of 10 | Total Record : 100