Al Basirah
Jurnal Al Basirah adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAIMAS Wonogiri. Jurnal Al Basirah bertujuan untuk menerbitkan artikel di pengabdian masyarakat, tidak terbatas pada hasil penelitian, tetapi studi ilmiah dan kasus-kasus lapangan. Jurnal Al Basirah diterbitkan dua kali setahun untuk volume yang sama. Ini memiliki tujuan untuk menyediakan media bagi akademisi, peneliti, pakar dan pengamat untuk berkomunikasi dalam kerangka pengembangan ilmiah di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal Al Basirah mengembangkan isu baru yang berhubungan dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Articles
100 Documents
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN TAHSIN AL-QURAN BAGI PELAKU UMKM DI MASJID LU’LUAH DUSUN KLEMUT
Rahmadieni, Risky Yuniar;
Dhendi Bagus Prasetyo;
Ruslina Dwi Wahyuni
Jurnal Al Basirah Vol. 3 No. 2 (2023): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58326/jab.v3i2.63
Al-Quran merupakan sumber pedoman hidup bagi umat muslim sebagai petunjuk ajaran agama Islam. Membaca Al-Quran sendiri harus didasari lafadz yang benar sesuai kaidah hukum tajwid. Pembelajaran tahsin disertai tartil sangat penting untuk membenarkan dan memperindah sebuah bacaan dalam Al-Quran. Dusun Klemut adalah salah satu dusun yang ada di Desa Bulusulur yang notabenya masyarakat sebagai pelaku UMKM. Kesulitan dihadapi mereka, banyak yang belum dapat membaca AL-Quran dengan baik sesuai kaidah tajwid. Diharapkan, selain berkegiatan berdagang, peserta UMKM bisa mengisi waktu luang untuk mendapatkan pembelajaran tahsin Al-Qur’an. Kegiatan ini bertujuan pelaku UMKM bukan hanya sekedar berdagang saja tetapi dapat menghiasi kehidupan dengan mengingat Allah SWT dan tentunya bisa berdampak baik bagi perdagangan mereka menjadi berkah. Metode ini menggunakan pendekatan PAR (Partisipatory Action Research) diawali survey dan pelaksanaannya diikuti oleh 10 peserta di Masjid Lu’luah. Materi yang disampaikan dari berbagai metode bacaan hukum tajwid, makhorijul huruf, dan tartil. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah para pelaku UMKM belum sepenuhnya maksimal terhadap materi pembelajaran tahsin. Diantaranya belum paham tentang perbedaan hukum bacaan Idhgom, Mim Sukun, dan Mad. Sedangkan yang sudah banyak dipahami hukum bacaan Nun Sukun, Qolqolah, Nun Tasydid dan Mim Tasydid.
PENINGKATAN KAPASITAS PENGURUS KELOMPOK PENERIMA MANFAAT/DEBITUR UPK - PDB DAPM KECAMATAN KALIJAMBE KABUPATEN SRAGEN
Nurdyastuti, Tri;
Suroto;
Denny Mahendra;
Indriyana Widyastuti;
Jarot Santosa;
Rina Ani Sapariyah
Jurnal Al Basirah Vol. 3 No. 2 (2023): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58326/jab.v3i2.64
Unit Pengelola Kegiatan Pinjaman Dana Bergulir Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK - PDB DAPM) salah satu kegiatannya adalah memberikan pinjaman bagi kelompok SPP dan UEP. Dana yang digulirkan akan terus digunakan sebagai pembiayaan kegiatan ekonomi produktif bagi masyarakat pelaku UMKM diwilayah Kalijambe. Dalam menjaga keberlanjutan kegiatan perguliran ini tidak lepas dari peran serta pengurus kelompok peminjam selaku pengelola dalam kegitan perguliran ini, maka di perlukan kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan dari pengurus kelompok. Tim pengabdian kepada masyarakat telah melaksanakan kegiatan pengabdian dengan judul “Workshop Peningkatan Kapasitas Pengurus Kelompok Penerima Manfaat / Debitur UPK - PDB DAPM Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen”. Kegiatan pengabdian ini berupa workshop tentang pentingnya organisasi dan akuntansi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan peserta/pengurus kelompok tentang pemahaman tentang organisasi dan akuntansi sehingga peserta/pengurus kelompok lebih terampil dalam mengelola organisasi kelompoknya. Sudah terbentuk pola pikir peserta/pengurus kelompok tentang pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi pengurus kelompok sehingga dapat mencegah tumpang tindih tugas. Sudah terbentuk pola pikir peserta/pengurus kelompok tentang pentingnya transparasi dalam pembukuan sehingga anggota dapat mendorong pengurus untuk melakukan pembukuan secara tertib.
PERAN PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM ANGGOTA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DESA KALISAT KECAMATAN BUNGKAL KABUPATEN PONOROGO PERSPEKTIF KESETARAAN GENDER
Rosyid Ridho, Muhammad;
Amelia Safitri Istiningtyas
Jurnal Al Basirah Vol. 3 No. 2 (2023): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58326/jab.v3i2.67
Posisi perempuan dalam ranah publik masih kurang menguntungkan, perempuan cenderung memiliki akses terbatas untuk mendapatkan jabatan dan posisi strategis lainnya. Perempuan yang bekerja dalam ranah publik juga masih diberi tanggungjawab atas urusan rumah tangga, hal tersebut berbeda dengan sebagian laki-laki yang tidak turut serta bertanggungjawab dalam hal urusan rumah tangga. Termasuk partisipasi perempuan dalam pembangunan desa, terutama dalam proses pembuatan kebijakan dan artisipasi dala pemberdayaan perempuan masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan yang pertama untuk mengetahui peran serta partisipasi perempuan sebagai keterwakilan perempuan dalam BPD di Desa Kalisat serta untuk menganalisis peran keterwakilan perempuan dalam BPD di Desa Kalisat perspektif kesetaraan gender.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, berdasarkan perbandingan peran anggota BPD Perempuan dalam pembangunan desa di Desa Kalisat, dengan memperlihatkan berbedaan jumlah anggota BPD perempuan juga menjadi salah satu faktor kurang maksimalnya keaktifan anggota BPD perempuan dalam proses pembangunan desa, dilihat dari Desa Kalisat dimana mayoritas anggota BPD adalah laki-laki. Kondisi masyarakat juga masih menempatkan laki-laki pada posisi utama, bukan mengedapankan kualitas serta lagi jenis kelamin. Hal ini perlu mendapat perhatian untuk lebih diupayakan lagi melalui pendidikan politik dan pendidikan gender kepada masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat.
PENDAMPINGAN KEGIATAN BAKTI MAHASISWA DI PESANTREN HUBBUL WATHON
Muhabibudin, Nur;
Najwa Latifah
Jurnal Al Basirah Vol. 3 No. 2 (2023): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58326/jab.v3i2.68
Pengabdian kepada masyarakat salah satunya dapat diimplementasikan dalam kegiatan dakwah keagamaan dan bakti mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan program kegiatan mahasiswa baru dalam rangka dahwah dan bakti mahasiswa di Pondok Pesantren Hubbul Wathon. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan gambaran awal kepada mahasiswa baru mengenai kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode Participatory Action Research, dimana penulis terlibat langsung dalam pelaksanaannya. Hasilnya adalah pendampingan kegiatan keagamaan dan bakti mahasiswa yang dilakukan dalam bentuk: pengajaran di TPA Hubbul Wathon, menjadi imam shalat dan mengisi kultum, serta olahraga dan pemberian sumbangan. Pendampingan dakwah keagamaan dan bakti mahasiswa di Pesantren Hubbul Wathon dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mahasiswa baru dalam bidang keagamaan dengan bingkai kebersamaan. Selain itu juga menjadikan semangat mahasiswa baru untuk lebih memiliki peran sosial kemasyasrakatan kedepannya. Hal tersebut dapat dilihat dari semakin meningkatnya motivasi mahasiswa baru ini setelah selesai melalukan kegiatan dakwah dan bakti kemahasiswaan di Pesantren Hubbul Wathon tersebut.
PENDAMPINGAN PENCEGAHAN STUNTING DALAM PERSPEKTIF ISLAM DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN MPASI BERBAHAN LOKAL YANG HALAL
Ulandari, Andra;
Nadhiroh, Nadhiroh;
Amirudin, Choirul
Jurnal Al Basirah Vol. 3 No. 2 (2023): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58326/jab.v3i2.70
Di Indonesia penyakit yang disebabkan oleh gizi pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan yang utama, baik gizi buruk maupun stunting. Faktor yang mempengaruhinya adalah pendidikan, pola asuh, nutrisi yaitu termasuk dalam mengelola makanan pendamping ASI (MPASI). Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan intervensi stunting dengan menggunakan pendekatan PAR atau Participatory Action Research. Penyuluhan dan pelatihan yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu kader serta ibu balita dalam mengelola MPASI yang sesuai dengan standar gizi dan halal untuk balita. Dalam Islam tugas dan kewajiban orang tua selain memberikan makanan berupa ASI dan MPASI adalah memberikan makanan yang halal serta thayyib pada anak-anaknya. Bahan makanan lokal yang banyak ditemui di sekitar wilayah Kelurahan Sidoharjo dan belum banyak dimanfaatkan untuk pembuatan MPASI adalah waluh dan lele, kandungan gizi dalam waluh dan lele sangat tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2023 di Balai Kelurahan Sidoharjo dengan peserta adalah pengurus TP PKK Kelurahan Sidoharjo, kader posyandu, serta ibu balita stunting. Penyuluhan dan pelatihan ini berjalan dengan lancar serta semua peserta aktif dalam kegiatan diskusi maupun praktik. Hasil menyatakan bahwa pelatihan yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peserta.
OPTIMALISASI WEB DESA SEBAGAI SARANA PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI DESA PIJIHARJO, MANYARAN
Tutut, Tutut Nur Trias Wijayanti;
Gusti, Gusti Alfian Fauzan;
Fariz Amrullah
Jurnal Al Basirah Vol. 3 No. 2 (2023): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58326/jab.v3i2.74
Kuliah Pemberdayaan Masyarakat Tematik (KPMT) salah satu Tridarma perguruan tinggi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa sebagai salah satu syarat utama kelulusan dalam mencapai titel sarjana, tentunya bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup dan beradaptasi ditengah masyarakat luar kampus. Dalam kegiatan ini para dosen dan mahasiswa bersinergi untuk menerapkan ilmu dan keahlian yang dimiliki. Kegiatan ini bertujuan membantu aktivitas masyarakat dan mensejahterakan kehidupan masyarakat. Di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIMAS) Wonogiri mempunyai tema yaitu Pemberdayaan Masyarakat Melalui Aktualisasi Budaya Lokal Sebagai Interpretasi Moderasi Beragama, Dalam melakukan optimalisasi laman website Desa Pijiharjo, terdapat beberapa tahapan yang dilakukan, yakni perizinan, identifikasi, pelaksanaan,dan evaluasiBerdasarkan penelitian yang dilakukan mahasiswa KPMT kelompok 3,optimalisasi website desa sebagai media informasi desa memiliki dampak yang positif dalam mempromosikan dan meningkatkan kemampuan SDM perangkat desa dalam mengelola website desa.Menuju era society 5.0 informasi sangat berperan penting bagi masyarakat luas,dalam pengisian website desa harus di update secara berkala supaya masyarakat mendapatkan informasi yang up to date sehingga pengunjung website meningkat.Pemerintah Desa berperan penting untuk mendukung optimalisasi website desa sebagai sarana berbagi informasi kepada masyarakat luas.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL DAN HKI PADA UMKM PESANTREN AL MUAYYAD
Waluyo;
Abidin, Sahal;
Muna, Nailil
Jurnal Al Basirah Vol. 3 No. 2 (2023): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58326/jab.v3i2.75
Pengabdian kepada masyarakat (PkM) dilatarbelakangi peran perguruan tinggi dalam melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu dharma adalah aspek pengabdian, dimana pengabdian ini dimaksudkan untuk berkolaborasi antara dosen dengan UMKM. Aspek merek dagang merupakan perihal krusial bagi produsen olahan pangan, sehingga merek merupakan pemenuhan jaminan UMKM. Pada sisi yang lain guna menjamin keberlangsungan bagi pelaku UMKM dengan memberikan jaminan HKI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tentang pendampingan sertifikasi halal dan HKI pada UMKM. Kegiatan pendampingan ini dimaksudkan menjadi role model yang didapat digunakan oleh UMKM dalam melakukan pendaftaran merek dagang untuk menjamin usaha dan sertifikasi halal gunnan memberikan jaminan kepada konsumen. Metode dalam kegiatan PkM pendampingan UMKM learning by doing dimana bimbingan teknis yang dilakukan dengan pembinaan langsung. Pendampingan yang dilakukan oleh tim PkM secara langsung mendampingi UMKM, sehingga peran dari tim PkM tidak menggurui akan tetapi menyatu dengan UMKM. Dengan maksud pendampingan intensif. Skema pendampingan ini bermaksud adanya feedback dari UMKM secara langsung dengan tim PkM. Kegiatan PkM dalam pendampingan di UMKM Al Muayyad menghasilkan HKI dalam wujud nama merek produk olahan pangan dan sertifikasi halal. Dua hasil PkM dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas UMKM, dengan adanya merek dagang dan sertifikasi halal akan menambah nilai jual serta meningkatkan kualitas. Pada saat yang bersamaan produk olahan haal merupakan hal yang diperhatikan oleh konsumen, merek merupakan perlindungan terhadap produsen. Dari dua aspek ini dalam kegiatan pendampingan ini memberikan impak yang positif untuk produsen dan konsumen, yakni kepemilikan merek usaha untuk konsumen mendapatkan jaminan halal.
PELATIHAN UJI KOMPETENSI BAHASA ASING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ASING MAHASISWA BARU
Yurianto, Ramdhan;
Apriliana, Lulu Maulidia
Jurnal Al Basirah Vol. 3 No. 2 (2023): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The industrial revolution 5.0 has an impact on all fronts, including the line of education, one of the proofs is that with the existence of multilingualism in education, education that was previously only bilingual is now multilingual. This is due to the ease of exchange of foreign students or international classes organized by higher education institutions. New students are very suitable prey to be introduced to the importance of foreign language competency tests, opportunities and challenges and there are training activities or language competency exam practices, so it is necessary to have special training that can support or improve the foreign language skills of new students. This commotion finally moved the administrators of student organizations at UIN Saizu Purwokerto to facilitate new students to introduce foreign language competency tests. This service focuses on providing an introduction to the importance of foreign language competency tests, their opportunities and challenges, as well as training on foreign language competency exams for new students. The method used is participatory action research (PAR) through the delivery of material and training on foreign language competency tests. The result of this service is the increase in new students' knowledge about the importance of Arabic language competency tests, the opportunities and challenges of mastering languages in the era of industry 5.0 revoulis and understanding the practice or simulation of language competency tests.
PENDAMPINGAN PENGAJARAN TAHSIN AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN QORYATUL QUR’AN KABUPATEN SUKOHARJO
Murdianto;
Wahid Fairuzziyad Rofif;
Nurika Nuralifah
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 1 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58326/jab.v4i1.88
Islamic boarding school as a place to gain knowledge is a very effective educational institution in order to realise the goals of Islamic education. The importance of a santri being able to read the Qur'an properly and correctly, in order to improve their quality as a santri, so we together with the management of the Qoryatul Qur'an Islamic Boarding School, Sukoharjo, Central Java observed the actual extent of the number of santri who were not fluent in reading the Qur'an in accordance with the rules of Tahsin and Tajweed. The results can be concluded that there are still some students of Qoryatul Qur'an Islamic Boarding School, Sukoharjo, Central Java who do not understand well the rules of tahsin and tajweed in reading the Qur'an. Tahsin teaching assistance in order to improve the ability to read the Qur'an still needs to be more emphasised (focus) to the students. They are very enthusiastic to be able to participate in this programme, besides that because they are also required to be responsible (musyrif and musyrifah) for the next generation (graduates / graduating class). Tahsin teaching assistance that will be held periodically (sustainable) in the next stage, especially for students who still want to continue or improve and smooth their memorisation of the Qur'an, as well as to add experience and knowledge related to Tahsin Al-Qur'an, so that the hope can be a motivation or encouragement for other students, so as not to stop learning Tahsin Al-Qur'an.
LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN BAGI SISWA DI MTs SYAICHONA CHOLIL DESA SUKA RAHMAT KECAMATAN TELUK PANDAN KUTAI TIMUR
Retno Septiani;
Imrona Hayati;
Nur Muhabibudin;
Muhammad Rahul Sidik;
Muhammad Zainal Abidin
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 1 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58326/jab.v4i1.93
Seiring perkembangan zaman, kepemimpinan secara ilmiah mulai berkembang bersamaan dengan pertumbuhan manajemen ilmiah yang lebih dikenal dengan ilmu tentang memimpin. Hal ini terlihat dari banyaknya literatur yang mengkaji tentang kepemimpinan dengan berbagai sudut pandang atau perspektifnya. Kepemimpinan tidak hanya dilihat dari hasilnya saja, akan tetapi dapat dilihat dari penyiapan sesuatu secara berencana dan dapat melatih calon- calon pemimpin. Para siswa sebagai calon pemimpin masa depan bangsa dan Negara sudah tentu harus mendapatkan perhatian khusus dari kita sebagai pendidik. Dalam hal ini, para siswa sejak dini mungkin dibekali dengan berbagai macam teori dan keterampilan tentang memimpin, sehingga para siswa dapat menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri maupun pemimpin dalam sebuah kelompok dan organisasi. Seorang pemimpin memiliki syarat- syarat yang tidak ringan, karena pemimpin sebagai ujung tombak kelompok. PKM yang kami lakukan didasari oleh munculnya banyak persoalan di kalangan pelajar yang berpotensi merusak masa depan mereka. Salah satu upaya yang dapat menjadi alternatif bagi persoalan-persoalan tersebut yang dapat dilakukan adalah diadakannya Pelatihan Dasar Kepemimpinan bagi pelajar. Sebab dalam pelatihan dasar kepemimpinan terdapat soft skill yang mengarahkan pelajar untuk dapat memimpin minimal diri sendiri, selain itu latihan dasar kepemimpinan mengajarkan sikap-sikap positif yang diperlukan oleh pelajar. Metode yang kami gunakan dalam PKM ini adalah kualitatif deskriptif, dimana hasil PKM ini kemudian akan dideskripsikan. Dari PKM yang kami lakukan, dapat ditemukan bahwa adanya peningkatan pemahaman dari para Pelajar tentang bagaimana mempersiapkan diri menjadi seorang pemimpin yang baik