cover
Contact Name
Mutia Azizah Nuriana
Contact Email
mutia.azizah08@gmail.com
Phone
+6281329515000
Journal Mail Official
albasirahstaimas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka VI Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri, Jawa Tengah , Kab. Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Al Basirah
ISSN : 27764702     EISSN : 27985946     DOI : https://doi.org/10.58326/jab
Jurnal Al Basirah adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAIMAS Wonogiri. Jurnal Al Basirah bertujuan untuk menerbitkan artikel di pengabdian masyarakat, tidak terbatas pada hasil penelitian, tetapi studi ilmiah dan kasus-kasus lapangan. Jurnal Al Basirah diterbitkan dua kali setahun untuk volume yang sama. Ini memiliki tujuan untuk menyediakan media bagi akademisi, peneliti, pakar dan pengamat untuk berkomunikasi dalam kerangka pengembangan ilmiah di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal Al Basirah mengembangkan isu baru yang berhubungan dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
PENGEMBANGAN BISNIS UMKM SECARA DIGITALISASI DI CILINCING Edward, Robert; Ridhwan , Muhammad; Ika Widiastuti; Ode, Samsul
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.424

Abstract

Tujuan utama pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara adalah untuk meningkatkan pengetahuan bagi pelaku UMKM di terkait pentingnya pemanfaatan digital marketing bagi UMKM. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode Seminar dibagi kedalam tigat sesi dimana pada masing-masing sesi diberikan materi yang berbeda-beda. Pada keseluruhan sesi, termasuk sesi tentang pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan Penggunaaan Platform Marketplace, narasumber yang menjadi pemateri berasal dari Dosen Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Hal ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang harus terus berjuang di tengah kondisi ekonomi negara dan dunia yang semakin tidak menentu. Salah satu hasil temuan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian yaitu kurangnya pengetahuan dari pelaku UMKM di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara terkait platform digital. Sehingga, dengan adanya penyampaian informasi kepada peserta Seminar terkait platform e-commerce, diharapkan dapat membantu pelaku UMKM di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara untuk dapat melakukan ekspansi pasar dan membangun Bisnis UMKM baru.
Pelatihan kepada Orang Tua tentang Peran Orang Tua dalam Penanganan Anak Korban Bullying Di Wilayah kota Surakarta Agustini, Dewi
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.426

Abstract

Bullying merupakan bentuk kekerasan psikososial yang masih marak terjadi di kalangan anak dan remaja, baik dalam bentuk fisik, verbal, sosial, maupun digital. Anak korban bullying cenderung mengalami gangguan emosi, penurunan harga diri, hingga trauma jangka panjang. Salah satu faktor protektif yang paling penting dalam penanganan kasus ini adalah keterlibatan orang tua secara aktif, empatik, dan sadar emosional. Sayangnya, banyak orang tua belum memiliki pengetahuan, kesadaran, maupun keterampilan dalam menghadapi anak yang menjadi korban bullying. Kegiatan pengabdian masyarakat di Kota Surakarta ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua melalui pelatihan yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik terkait bullying. Metode pelatihan dilakukan secara partisipatif dalam tiga sesi utama: pemaparan materi, diskusi kelompok, dan simulasi role play. Materi pelatihan berbasis teori psikologi perkembangan, keterikatan emosional (attachment), sistem keluarga, serta kecerdasan emosional. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi partisipatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua sebesar 34% dan peningkatan kemampuan komunikasi empatik terhadap anak. Peserta juga menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya membangun kelekatan emosional dan lingkungan rumah yang aman. Pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan keluarga terhadap dampak bullying. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua harus menjadi bagian integral dalam sistem perlindungan anak melalui pelatihan berkelanjutan dan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan komunitas.
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN KETAHANAN PANGAN DI DESA GAYAM,KECAMATAN KENDAL KABUPATEN NGAWI JAWA TIMUR Riska Fitri Laili Amalia, Erna; Farihy, Ahmad; Devita, Kartika; Ghoutsi Islahiyah Nurrohmah , Yanti; Taufiq, Amal
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.434

Abstract

This community empowerment activity by optimizing household yards aims to encourage people to actively manage their yards through cultivating vegetables, fruits, and medicinal plants to strengthen food security and maintain environmental sustainability. The program is implemented with an Asset-Based Community Development (ABCD) approach through five strategic stages: Discover, Dream, Design, Define, and Destiny. This method focuses on the utilization of assets, local potential, such as yard land, community expertise, local plant species, and social networks. The results of the community service show that success includes two aspects: first, at the activity process stage, which is shown by the enthusiasm and active participation of the community during the activity process, and second, after the activity process, with an increased understanding of the existence of assets they have, both physical assets such as home yards, plant seeds and various other tools in agriculture and non-physical assets, namely cooperation, organizations, social networks, and so on. Monitoring and evaluation are carried out to determine the condition of the community before the activity and the condition after the activity that shows a significant improvement.
REVITALISASI PEMBELAJARAN FIKIH MELALUI PELATIHAN PRAKTIS FIKIH JENAZAH DI LINGKUNGAN PESANTREN AR-RASYID Firman Priyanto; Evie Puhan, Junita; Mayukha, Tuti; Ali Mustofa, Triono
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.438

Abstract

Knowledge and skills in managing the deceased are essential components of Islamic teachings and considered a collective obligation (fardhu kifayah). However, fiqh education on funeral rites in Islamic institutions remains largely theoretical and lacks practical application. This study aims to revitalize fiqh learning through practical training on Islamic funeral management at Ar-Rasyid Islamic Boarding School, Wonogiri. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program involved students from junior to senior high school levels. The training consisted of three stages: theoretical material delivery, demonstration, and hands-on practice. The results showed a significant improvement in students' understanding and practical abilities regarding proper Islamic funeral procedures. Beyond technical skills, the training fostered spiritual and social awareness, contributing to the character development of the students. This initiative effectively strengthens the role of the pesantren as a contextual and practical center of Islamic education. Keywords: Revitalizing, Fiqh, Funeral, Practical Training, Islamic Boarding School
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB SANTRI MELALUI METODE MUHADATSAH DI PONDOK PESANTREN KMI AR RASYID Ibnu Rizqulloh; Nafiah Nur Isti Qoma, Ashri; Iqbal Al Fatih, Muhammad Iqbal Al Fatih; Ali Mustofa , Triono
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.439

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Muhadatsah method and its influence on students’ Arabic language proficiency at KMI Ar-Rasyid Islamic Boarding School in Wonogiri. The research originates from the growing need within Islamic boarding schools to improve the effectiveness of Arabic instruction through a communicative approach that emphasizes active conversational practice. Employing a descriptive qualitative approach through field research, the data were obtained from in-depth interviews, participant observation, and documentation of Muhadatsah activities. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, presentation, and verification. The results indicate that the Muhadatsah method significantly contributes to improving students’ speaking and listening skills, expanding their vocabulary, and fostering self-confidence in communicating in Arabic. The implementation also succeeded in creating an interactive and contextual learning environment, despite challenges such as time limitations, varying language proficiency among students, and the need for consistent supervision. Theoretically, this study reinforces the relevance of communicative approaches in Arabic language education within Islamic boarding schools, while practically providing recommendations for Islamic educational institutions to integrate Muhadatsah activities sustainably within their language curriculum. The findings are expected to serve as a foundation for future studies exploring the effectiveness of the Muhadatsah method in modern Arabic language pedagogy.
Optimalisasi Website Desa Sebagai Sarana Pelayanan Informasi Publik di Desa Mojopuro, Wuryantoro, Wonogiri Zaky Faiz, Achmad; Resmito Sari, Rina; Dwi Wahyuni, Ruslina
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.440

Abstract

Masyarakat kelurahan mojopuro merupakan masyarakat yang memiliki semangat cukup tinggi dalam menuntut ilmu agama. Hal ini dibuktikan dengan adanya TPQ dan pengajian majelis taklim. Namun, tidak semua masyarakat di wilayah kelurahan mojopuro mendapatkan kesempatan untuk belajar ilmu agama terlebih kalangan orang tua. Banyak warga disana yang sudah menginjak lansia tidak mampu untuk membaca al qur’an. Sehingga solusi yang ditawarkan adalah mengadakan belajar bersama bagi warga mulai dari anak-anak hingga lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran Al-Qur'an di Kelurahan Mojopuro melalui pendampingan metode Iqro' pada anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan jamaah majelis taklim. Metode penelitian yang digunakan adalah penerapan metode Iqro' secara konsisten dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an anak-anak TPQ secara signifikan. Pendampingan guru TPQ dan pengurus majelis taklim juga berperan penting dalam keberhasilan program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Iqro', jika diterapkan dengan tepat dan didukung oleh lingkungan belajar yang kondusif, dapat menjadi salah satu pendekatan efektif dalam pembelajaran Al-Qur'an bagi anak-anak dan dewasa.
TRANSFORMASI DIGITAL DAN INOVASI PRODUK BAMBU: PENGUATAN KAPASITAS EKONOMI KREATIF DESA MOJOREJO TAHUN 2025 Muslih, Mohammad; Rusli, Lathiefa; Tsuroya Alfadla, Maya; Setyo Utomo, Bambang; Diannita, Rindang
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.443

Abstract

Program pengabdian masyarakat tahun 2025 di Desa Mojorejo, Kabupaten Ponorogo, merupakan fase kedua dari inisiatif Kampung Bambu Mojorejo yang bertujuan memperkuat kapasitas ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Kegiatan ini difokuskan pada tiga bidang utama, yaitu inovasi produk bambu, penguatan merek dan digitalisasi pemasaran, serta penerapan teknologi tepat guna (TTG) modern. Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan untuk menumbuhkan kemandirian komunitas melalui pemanfaatan aset lokal dan partisipasi warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi produksi sebesar 45%, diversifikasi produk hingga 200%, dan kenaikan pendapatan pengrajin rata-rata 130%. Selain itu, mitra pengrajin berhasil mengembangkan identitas merek “Roemah Bamboe” dan “Deling Studio” yang memperluas jangkauan pasar hingga nasional. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara teknologi, kreativitas, dan pemberdayaan komunitas mampu mendorong transformasi sosial-ekonomi desa menuju keberlanjutan.
Socialization of the Love-Based Curriculum in the Teachers Working Group and the Principals Working Group of Islamic Elementary Schools in Plupuh Sub-district Eko Rochmawan, Alfian; Hidayatul Amiin, Lailla; Hidayah, Nur
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education curriculum ideally emphasizes not only cognitive development but also the cultivation of affective and spiritual dimensions in learners. This community service program aims to socialize the concept of the Love-Based Curriculum as a new paradigm for strengthening character and spirituality within Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools). The activity was conducted through the Teachers Working Group (Kelompok Kerja Guru or KKG) and the Principals Working Group (Kelompok Kerja Kepala Madrasah or KKM) in Plupuh Sub-district, Sragen Regency, involving 114 teachers and school principals. The program employed interactive lectures, reflective discussions, and practical sessions in designing lesson plans that integrate the values of compassion, empathy, and respect for diversity. The participatory approach enabled teachers to actively engage in understanding, contextualizing, and adapting the Love-Based Curriculum to their respective madrasah environments. The results revealed a significant increase in participants’ understanding of the importance of love-centered values in education and their growing awareness to transform classroom practices toward more humanistic and spiritual approaches. Participants agreed that the Love-Based Curriculum aligns with the vision of Islamic education as rahmatan lil ‘alamin (a mercy to all creation) and serves as a relevant response to the crisis of character and dehumanization in modern education. Therefore, this socialization program represents a strategic initial step toward developing a compassionate, empathetic, and exemplary culture within Islamic schools, paving the way for a more practical implementation of the Love-Based Curriculum in the future. Keywords: love-based curriculum, Islamic education, character, spirituality, teachers’ working group, principals’ working group.
PENGUATAN LITERASI AL-QUR’AN MELALUI PENDAMPINGAN SENI TILAWAH BERBASIS PARTICIPATORY ACTION RESEARCH DI SDN1 DAN 2 DESA LEMAHBANG KECAMATAN KISMANTORO KABUPATEN WONOGIRI Intan, Makhda Intan Sanusi
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.455

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pendampingan seni tilawah Al-Qur’an berbasis Participatory Action Research (PAR) untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an siswa. Rendahnya kemampuan baca Al-Qur’an yang ditandai dengan kurangnya pemahaman tajwid, kelemahan dalam melafalkan makhraj, dan minimnya apresiasi terhadap seni baca Al-Qur’an menjadi latar belakang penelitian. Melalui pendekatan PAR yang diterapkan dalam dua siklus (perencanaan, tindakan, observasi, refleksi), penelitian ini melibatkan partisipasi aktif siswa, guru, dan orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan berbasis PAR berhasil meningkatkan: (1) Kemampuan seni tilawah dengan peningkatan penguasaan tajwid sebesar 40% dan kemampuan melagukan ayat sebesar 35%, (2) Kepercayaan diri siswa dalam memperagakan seni tilawah, dan (3) Partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan ekstrakurikuler seni tilawah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan PAR dengan pembelajaran seni tilawah efektif dalam mengembangkan literasi Al-Qur’an yang komprehensif sekaligus melestarikan seni budaya Islami di lingkungan sekolah dasar.
Pendekatan Eko-Kultural untuk Penguatan Literasi Iklim dan Kesiapan b Bencana di Kalangan Siswa dan Komunitas Lereng Merapi Gunawati, Dewi; Muslim Hidayatulloh, Muhammad; Novianto, Erlangga
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.484

Abstract

Gunung Merapi merupakan kawasan berisiko tinggi akibat aktivitas vulkanik yang dinamis, sehingga masyarakat di sekitarnya membutuhkan pendidikan kebencanaan yang relevan dan berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi iklim di kalangan siswa dan komunitas lereng Gunung Merapi melalui model pembelajaran eco-kultural yang mengintegrasikan pengetahuan ekologis lokal seperti pranoto mongso, struktur ruang adat, ritus Merapi, dan peta risiko Metode observasi partisipatif, wawancara tokoh adat, pemetaan partisipatif, serta analisis dokumen festival budaya dan mitigasi berbasis Masyarakat. Kegiatan dilakukan melalui penyusunan modul pembelajaran berbasis eko-kultural, lokakarya bersama guru dan pemuda, pembelajaran kelas, serta praktik lapangan berupa pemetaan risiko, observasi lingkungan, dan aksi konservasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan Skor rata-rata post-test meningkat sebesar 23,7% dibanding pre-test, diikuti penguatan sikap kewargaan ekologis dan partisipasi konservasi sebesar 72% siswa setelah program pembelajaran diterapkan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal dan data ilmiah dalam pembelajaran mampu menciptakan proses co-production of knowledge yang memperkuat literasi iklim, identitas ekologis lokal, dan ketahanan komunitas. Model eco-kultural Merapi memiliki implikasi strategis bagi pengembangan kurikulum pendidikan kebencanaan nasional, khususnya di kawasan rawan bencana yang memiliki warisan pengetahuan lokal yang kuat. Pendekatan eko-kultural terbukti efektif sebagai strategi pendidikan iklim yang kontekstual dan mendorong terbentuknya kewargaan ekologis. Model ini berpotensi direplikasi di komunitas rawan bencana lainnya di Indonesia untuk memperkuat ketahanan iklim berbasis budaya lokal.

Page 10 of 10 | Total Record : 100