cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra@unima.ac.id
Phone
+6282284463589
Journal Mail Official
jurnalparadigmajsre@unima.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi FIS UNIMA: Jl. Unima, Tounsaru, Tondano Sel., Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, 95619 Email: jurnalparadigmajsre@unima.ac.id
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
ISSN : -     EISSN : 27746984     DOI : https://doi.org/10.53682/jpjsre.v3i2
Core Subject : Education, Social,
We welcome research articles, theoretical, policy reviews, or methodological reviews, to be submitted to our journals within the following research areas: Learning, Teaching and Educational Development Social Change, Cultural, and Community Development Rural and Urban Ecological Societies Family, Gender Equality and Social Inclusion
Articles 546 Documents
Akuntabilitas Hukum dan Responsivitas Sosial: Dinamika Kepemimpinan Kepala Desa dalam Mengelola Konflik Kepentingan pada BUMDes Essing, Ismiati; Mowilos, Rebecca Christy; Lengkong, Mario Randy
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.12029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepemimpinan kepala desa dalam mengelola konflik kepentingan pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui dua perspektif utama: akuntabilitas hukum dan responsivitas sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dengan data sekunder dari jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan laporan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak kepala desa belum memahami regulasi secara memadai, sehingga pengambilan keputusan terkait BUMDes cenderung melanggar prinsip hukum dan akuntabilitas. Selain itu, rendahnya responsivitas sosial menyebabkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan BUMDes sangat terbatas, memunculkan apatisme dan resistensi. Di sisi lain, beberapa kepala desa yang menerapkan prinsip kepemimpinan etis dan partisipatif berhasil menekan konflik kepentingan melalui mediasi, transparansi, dan inovasi pengelolaan. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas kepala desa dalam aspek hukum dan sosial sebagai kunci keberhasilan tata kelola BUMDes yang inklusif dan berkelanjutan.
Perlindungan Hukum terhadap Konsumen dalam Transaksi E-Commerce Lumaing, Engeli Yuliana; Nasirun, Indrasatya Octavianus; Mongdong, Novita Marven
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.12067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi e-commerce di Indonesia, dengan fokus pada efektivitas Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen masih lemah akibat implementasi regulasi yang tidak adaptif, lemahnya mekanisme perlindungan data pribadi, serta belum tersedianya sistem penyelesaian sengketa yang efektif dan digital. Ketidakseimbangan informasi antara konsumen dan pelaku usaha juga memperburuk posisi konsumen dalam transaksi daring. Penelitian ini menyarankan perlunya sinergi antara regulasi perlindungan konsumen dan kebijakan keamanan digital, serta pembentukan sistem penyelesaian sengketa daring yang terintegrasi. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan hukum perlindungan konsumen berbasis teknologi digital di Indonesia.
Culture Shock Masyarakat Perumahan terhadap Masyarakat Lokal di Desa Pacellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa Afdal, Muhammad; Rinaldi, Rinaldi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.12201

Abstract

Masyarakat perumahan di Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, mengalami gegar budaya atau culture shock terhadap masyarakat lokal setempat karena perbedaan budaya, kebiasaan, dan bahasa daerah (beserta dialek bahasa Indonesianya). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses terjadinya fenomena culture shock pada masyarakat perumahan terhadap masyarakat lokal di Desa Pacellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, beserta solusi untuk mengatasi fenomena tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif yang menekankan pada kajian yang mendalam dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa culture shock terjadi melalui empat fase yaitu fase optimistik, masalah kultural atau culture shock, recovery, dan adaptation. Solusi untuk mengatasinya dengan membuka diri, adaptasi, dan bersosialiasi. Fenomena culture shock merupakan fenomena kultural akibat ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
Analisis Makna Tradisi Merti Bumi di Desa Terung Kabupaten Magetan Mushofa, M Hafiz; Danang Purwanto
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.12441

Abstract

Masyarakat Indonesia memiliki beragam seni, tradisi, dan kebudayaan. Salah satunya adalah tradisi masyarakat Jawa di Desa Terung yang hingga saat ini masih dilestarikan. Sebagai masyarakat agraris pedesaan, Desa Terung memiliki tradisi khas yang berbeda dengan daerah lainnya, yaitu tradisi Merti Bumi. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat makna dari tradisi Merti Bumi yang dilaksanakan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir budaya. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara dengan juru kunci, observasi kegiatan, dan dokumentasi. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber data dengan tujuan memperoleh data yang valid. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tradisi Merti Bumi terdiri dari berbagai tahapan mulai dari persiapan, sentral dan pagar desa, jamasan, serta acara hiburan. Makna yang terkandung dalam tradisi ini merupakan perwujudan rasa syukur terkait kesuburan tanah dan panen yang melimpah. Selain itu, terdapat nilai kolektif terkait solidaritas masyarakat desa yang tercermin dalam keterlibatan seluruh golongan dalam tradisi Merti Bumi.
Meaningful Learning Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Pembelajaran Sosiologi Anggraeni, Meisita; Liestyasari, Siany Indria
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.12462

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang membutuhkan perhatian khusus, karena pendekatan konvensional terbukti kurang efektif dalam mendorong keterlibatan aktif dan pemahaman bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keputusan guru serta menganalisis praktik dalam menggunakan pendekatan meaningful learning pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Sosiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data primer diperoleh dari guru dan siswa SMA Batik 2 Surakarta melalui wawancara semi terstruktur, observasi passive participant, dan dokumentasi. Informan diperoleh dari 5-7 siswa SMA Batik 2 Surakarta kelas 11 hingga 12, dan satu guru SMA Batik 2 Surakarta. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan keputusan guru dalam menerapkan pendekatan meaningful learning melalui PBL sebagai respon terhadap kurangnya pemahaman siswa akibat metode konvensional. Praktik penerapannya tercermin melalui aktivitas pemanfaatan isu sosial sebagai pemantik, diskusi interaktif, penyelidikan mandiri, presentasi, serta refleksi fleksibel untuk memunculkan keterkaitan materi dengan pengalaman siswa.
Kolaborasi Antar Aktor dalam Pengembanfan Objek Wisata Terbuka Hijau di Syrakarta Zulaida, Arifah Nurma; Yosafat Hermawan Trinugraha
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.12464

Abstract

The increasing need for green open spaces (RTH) in urban areas is in line with the development of cultural and nature-based tourist destinations. The revitalization of Balekambang Park into a green open tourist attraction in Surakarta City is a real example of collaboration between actors in developing tourist attractions. This study aims to analyze how the collaboration process between actors involved in the development of Balekambang Park after revitalization with a case study approach to understand the dynamics of the collaboration that was formed. Data collection was carried out through in-depth interviews, observations, and literature studies, then analyzed by triangulation by comparing data obtained from various sources of information. Analyzed using Talcott Parsons' Structural Functionalism theory with the AGIL scheme. The selection of informants was carried out by purposive sampling involving UPTD Tourism Areas, art studios, MSMEs, and the Community. The results of the study showed that there was collaboration between the government (Culture and Tourism Office, Ministry of PUPR) art studios, MSMEs, and the community. The results of the collaboration are reflected in the adaptation stage, namely by socializing and communicating the revitalization project and how to adapt to existing changes, the achievement of goals is reflected in efforts to increase tourists and PAD, integration is carried out by holding regular coordination forums with related actors, and latency is shown by the occurrence of good communication between actors.
Peran Wanita dalam Kegiatan Pertanian Padi di Desa Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah Laksono, Aryo David; Nurhadi, Nurhadi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.12465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran perempuan dalam kegiatan pertanian padi di Desa Girimarto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Dalam masyarakat agraris, perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga terlibat aktif dalam proses produksi pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh perempuan petani dan dua informan tambahan. Teori yang digunakan antara lain Gender and Development (GAD), peran gender (Moser), dan teori relasi kuasa (Scott). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam hampir seluruh tahap pertanian, mulai dari penanaman, perawatan, panen, hingga pengelolaan hasil. Selain itu, mereka juga menjadi aktor utama dalam pengelolaan keuangan keluarga, mengambil peran dalam pengaturan belanja, tabungan, dan strategi bertahan hidup keluarga petani. Meski demikian, kontribusi ini belum sepenuhnya diakui dalam forum-forum formal seperti kelompok tani atau musyawarah desa yang masih didominasi laki-laki. Struktur patriarkal dan minimnya akses terhadap pelatihan serta informasi menjadi kendala utama. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya pengakuan formal dan pemberdayaan perempuan dalam sistem pertanian pedesaan, baik melalui peningkatan akses terhadap sumber daya maupun partisipasi dalam pengambilan keputusan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap kajian sosiologi pedesaan dan gender serta dapat menjadi rujukan kebijakan pembangunan yang lebih responsif terhadap peran perempuan.
Legal Protection of Musical Royalty Rights in the Digital Era: Challenges and Solutions Nasirun, Indrasatya Octavianus
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.12608

Abstract

This study aims to analyze the challenges and solutions in the legal protection of music royalties in the digital era, identify systemic problems in the existing legal framework and royalty distribution system, and explore the potential of emerging technologies as alternative solutions. The research method uses a qualitative approach with a systematic literature review of relevant academic publications, legal documents, and industry reports, analyzed using thematic content analysis and comparative analysis techniques to identify key patterns and themes. The results of the study reveal three main findings: first, legal challenges include the complexity of cross-border jurisdictions, weaknesses in enforcement mechanisms, and ambiguity in the classification of digital music use, which create regulatory gaps; second, the digital royalty distribution system suffers from problems of lack of transparency, unfairness of the pro-rata model, complexity of the distribution chain, and the phenomenon of unclaimed royalties, which is detrimental to music creators; third, blockchain technology, artificial intelligence, and tokenization offer potential solutions through smart contracts, automated content identification, and user-centric payment systems. The study concludes that comprehensive reforms are needed that integrate international regulatory harmonization, transformation of the royalty distribution system, and the implementation of advanced technology to create effective, transparent, and fair digital music royalty protection for all stakeholders in the global music industry.
Interaksi Sosial dalam Pembelajaran Bahasa Terintegrasi: Pendekatan Sosiokultural pada Pengajaran Keempat Keterampilan Berbahasa di Ruang Kelas Akhir, Muhammad; Rinaldi , Rinaldi; Afdal, Muhammad
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.12666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran interaksi sosial dalam pembelajaran bahasa terintegrasi dengan pendekatan sosiokultural pada pengajaran keempat keterampilan berbahasa di ruang kelas, mengidentifikasi mekanisme-mekanisme interaksi sosial yang memfasilitasi pembelajaran, dan memahami implikasi pedagogisnya dalam konteks pendidikan bahasa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur sistematis, menganalisis publikasi akademik dari berbagai basis data termasuk Google Scholar, ERIC, dan JSTOR yang fokus pada interaksi sosial dalam pembelajaran bahasa dari perspektif sosiokultural. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari literatur terkait dengan praktik interaksi sosial dalam pembelajaran keempat keterampilan berbahasa secara terintegrasi. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga mekanisme utama interaksi sosial yang memfasilitasi pembelajaran bahasa terintegrasi yaitu dialog eksploratif yang memungkinkan konstruksi pengetahuan kebahasaan secara kolektif melalui reasoning eksplisit dan eksplorasi kolaboratif, scaffolding dalam zona perkembangan proksimal yang memberikan dukungan responsif untuk mencapai performansi optimal, dan negosiasi makna dalam interaksi autentik yang menciptakan kesempatan untuk input comprehensible dan umpan balik korektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi efektif dari pendekatan sosiokultural dalam pembelajaran bahasa terintegrasi memerlukan transformasi peran guru menjadi fasilitator interaksi sosial berkualitas tinggi, desain tugas pembelajaran yang memicu berbagai bentuk interaksi produktif, dan pengembangan kemampuan peserta didik dalam dialog dan kolaborasi untuk pembelajaran keempat keterampilan berbahasa secara holistik
Keterampilan Berbicara sebagai Modal Sosial: Analisis Sosiologis terhadap Strategi Pengajaran Komunikasi Lisan di Era Digital Akhir, Muhammad; Rinaldi , Rinaldi; Afdal, Muhammad
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.12667

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan berbicara sebagai bentuk modal sosial dan mengeksplorasi strategi pengajaran komunikasi lisan dalam konteks transformasi digital dari perspektif sosiologis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur sistematis, menganalisis publikasi akademik dari berbagai database elektronik periode 2000-2024 menggunakan framework analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara merupakan embodied cultural capital yang dapat dikonversi menjadi modal sosial melalui pembentukan jaringan dan akses terhadap sumber daya sosial, dengan distribusi yang tidak merata dalam masyarakat berdasarkan kelas sosial dan akses teknologi. Era digital menciptakan bentuk-bentuk baru modal komunikatif yang mencakup kompetensi untuk berkomunikasi melalui platform digital dan mengelola identitas dalam networked publics. Transformasi strategi pengajaran komunikasi lisan memerlukan pedagogi transformatif yang mengintegrasikan teknologi, mengembangkan critical communicative competence, dan mengakui keragaman repertoire komunikatif siswa. Temuan mengungkapkan bahwa digital divide memperburuk ketidaksetaraan dalam akses terhadap pengembangan modal komunikatif, menuntut intervensi kebijakan komprehensif yang address multiple levels dari individual skills hingga structural changes dalam sistem pendidikan. Penelitian ini menekankan pentingnya positioning pengajaran komunikasi lisan sebagai proses emancipatory yang berkontribusi pada keadilan sosial dan transformasi struktur sosial dalam masyarakat digital.