cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 321 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN DIGITAL LOOKBOOK BERBASIS AI BAGI MASYARAKAT DI LKP AZ ZIKRA Hermawan, Rudi; Wijaya, Rian Farta; Budianto, Eko; Septian, Muhammad; As'ary, Muhammad Hasyim; Sitepu, Andri Ismail
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5315

Abstract

Abstract: The rapid development of artificial intelligence (AI) technology presents both challenges and opportunities for the general public, particularly in the creative economy sector. This community service activity aims to improve the digital literacy and creative competency of the community at LKP Az Zikra through training on creating digital lookbooks using AI-based platforms. The method employed involves direct training with a "learning by doing" approach, encompassing introduction to generative AI, prompt engineering techniques, and practical creation of digital fashion catalogs. The activity focuses on transferring skills in utilizing tools such as AI image generators to produce professional visual assets without high costs. The results indicate a significant increase in participants' ability to operate AI technology for product visualization purposes. Participants successfully produced digital lookbooks that meet industry standards in terms of aesthetics and resolution. This capability proves that AI technology democratization can be effectively achieved through structured non-formal education, providing economic value added for community business promotion.            Keywords: artificial intelligence; digital lookbook; community empowerment; creative economy; vocational training  Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi masyarakat umum, khususnya dalam sektor ekonomi kreatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kompetensi kreatif masyarakat di LKP Az Zikra melalui pelatihan pembuatan digital lookbook berbasis platform AI. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung dengan pendekatan learning by doing yang mencakup pengenalan generative AI, teknik prompt engineering, dan praktik pembuatan katalog mode digital. Fokus utama kegiatan adalah transfer keterampilan penggunaan perangkat lunak penghasil gambar otomatis untuk menghasilkan aset visual profesional tanpa biaya tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam mengoperasikan teknologi AI untuk keperluan visualisasi produk. Peserta berhasil menghasilkan luaran berupa digital lookbook yang memenuhi standar estetika industri dan resolusi gambar. Kemampuan ini membuktikan bahwa demokratisasi teknologi AI dapat dilakukan efektif melalui pendidikan non-formal yang terstruktur serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi promosi usaha masyarakat. Kata kunci: kecerdasan buatan; digital lookbook; pemberdayaan masyarakat; ekonomi kreatif; pelatihan vokasi  
MENGOPTIMALKAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI STRATEGI MEMBACA BERBASIS BAHASA ISYARAT BAGI SISWA INKLUSI Rizky, Ramanda; Novembli, Meta Silfia; Hasanah, Nisaul; Salwa, Ibra Naziva; Roza, Dini Muktia
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.4619

Abstract

Abstract: The pressing need for innovative methods in English language learning for deaf students has so far faced serious obstacles due to the limited number of educators with English language degrees. This condition causes the learning methods and media used tend to be less varied and not in accordance with the special needs of students, resulting in low vocabulary mastery and weak text comprehension skills. To answer this challenge, the PkM team from Lancang Kuning University designed a sign language-assisted reading strategy training. The approach is visual and interactive, integrating skimming, scanning and predicting techniques with sign language to help students visualize the meaning of words while understanding the context of the text. The program evaluation proved the effectiveness of this approach. The average reading comprehension score increased significantly from 45.6 (pre-test) to 82.3 (post-test). In addition, field observations showed an increase in students' motivation, enthusiasm and active participation. The highest indicators were on understanding the main idea (96.25%) and cause-and-effect relationship (94.05%), indicating that this strategy not only strengthens vocabulary acquisition, but also logical and analytical thinking skills. These results confirm that a multisensory approach that combines conventional reading strategies with sign language is an effective solution to improve deaf students' English literacy. Furthermore, this success emphasizes the importance of professional training for teachers so that similar practices can be widely and sustainably implemented in inclusive and special schools. Keyword: Sign Language; Reading Strategy; Disability Students.. Abstrak: Kebutuhan mendesak akan metode inovatif dalam pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa tunarungu selama ini masih menghadapi hambatan serius akibat keterbatasan tenaga pendidik lulusan bahasa Inggris. Kondisi tersebut menyebabkan metode dan media pembelajaran yang digunakan cenderung kurang variatif dan tidak sesuai dengan kebutuhan khusus siswa, sehingga berdampak pada rendahnya penguasaan kosakata serta lemahnya kemampuan memahami teks. Untuk menjawab tantangan ini, tim PkM dari Universitas Lancang Kuning merancang pelatihan strategi membaca berbantuan bahasa isyarat. Pendekatan ini bersifat visual dan interaktif, mengintegrasikan teknik skimming, scanning, dan predicting dengan bahasa isyarat untuk membantu siswa memvisualisasikan makna kata sekaligus memahami konteks teks. Evaluasi program membuktikan efektivitas pendekatan ini. Rata-rata skor pemahaman bacaan meningkat signifikan dari 45,6 (pre-test) menjadi 82,3 (post-test). Selain itu, observasi lapangan menunjukkan peningkatan motivasi, antusiasme, dan partisipasi aktif siswa. Indikator tertinggi terdapat pada pemahaman gagasan utama (96,25%) dan hubungan sebab-akibat (94,05%), yang menandakan bahwa strategi ini tidak hanya memperkuat penguasaan kosakata, tetapi juga keterampilan berpikir logis dan analitis. Hasil tersebut menegaskan bahwa pendekatan multisensori yang memadukan strategi membaca konvensional dengan bahasa isyarat merupakan solusi efektif untuk meningkatkan literasi bahasa Inggris siswa tunarungu. Lebih jauh, keberhasilan ini menekankan pentingnya pelatihan profesional bagi guru agar praktik serupa dapat diimplementasikan secara luas dan berkelanjutan di sekolah inklusi maupun sekolah luar biasa. Kata kunci: Bahasa Isyarat; Reading Strategy; Siswa Berkebutuhan Khusus.
BUKIT SILEH GRAPES HUB: TEKNOLOGI INOVATIF BUDIDAYA ANGGUR BERKELANJUTAN BERBASIS AGROPRENEUR DAN AGROTOURISM Sari, Winda Purnama; Ilahi, Ayu Kurnia; Tama, Duma Putri; Nurkholifah, Nurkholifah; Batubara, M. Zidan Fernanda
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5277

Abstract

Abstract: Bukit Sileh is known as an area that produces competitive high-quality vegetables in the regional market and potential to be an attractive natural tourist destination. However, there are several obstacles faced by the community, such as climate change (causing crop failure), limited quality inputs, pest and disease attacks, high operational costs and low selling prices. Therefore, efforts are needed to diversify and increase community income through grape cultivation. Grape production continues to increase but has not been able to meet domestic demand, thus providing promising business opportunities. This activity aims to improve the technical and managerial capacity of farmers and support the application of appropriate and sustainable technology. The implementation was carried out participatively in three main stages: surveying and mapping potential; training and technical assistance; and monitoring and evaluation. The results showed an increase in farmers' knowledge and skills in grape cultivation by applying greenhouse technology and drip irrigation systems with adaptive varieties. In addition, there was also an increase in understanding of marketing aspects through fruit quality testing. This activity successfully built a more professional and sustainable foundation for production and marketing to realize an independent village through the development of community-based agrotourism. Keywords: grapes, empowerment, technology, agrotourism, community service Abstrak: Bukit Sileh dikenal sebagai daerah penghasil sayuran berkualitas tinggi yang kompetitif di pasar regional dan memiliki potensi sebagai lokasi wisata alam yang menarik. Namun terdapat beberapa kendala yang dihadapi masyarakat, seperti perubahan iklim (menyebabkan gagal panen), terbatasnya input berkualitas, serangan hama dan penyakit, biaya operasional yang tinggi dan harga jual yang rendah. Maka dibutuhkan upaya diversifikasi peningkatan pendapatan masyarakat melalui budidaya tanaman anggur. Produksi anggur terus mengalami peningkatan namun belum mampu memenuhi permintaan dalam negeri, sehingga memberikan peluang usaha yang menjanjikan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial petani serta  mendukung penerapan teknologi tepat guna dan berkelanjutan. Pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dalam tiga tahapan utama: survei dan pemetaan potensi serta kebutuhan; pelatihan dan pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya tanaman anggur dengan menerapkan teknologi greenhouse dan sistem irigasi tetes serta varietas unggul yang adaptif. Selain itu juga terjadi peningkatan pemahaman dalam aspek pemasaran melalui pengujian mutu buah. Kegiatan ini berhasil membangun fondasi produksi dan pemasaran yang lebih profesional dan berkelanjutan untuk mewujudkan desa mandiri melalui pengembangan agrowisata berbasis komunitas. Kata Kunci: anggur, pemberdayaan, teknologi, agrowisata, pengabdian
SOSIALISASI PENINGKATAN KAPASITAS UMKM DAN EDUKASI KEWIRAUSAHAAN BAGI MASYARAKAT DI DESA PERJUANGAN KECAMATAN SEI BALAI KABUPATEN BATU BARA Batu Bara, Zulfa Khairani; Reynaldi, Firza; Oktavira, Bella
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5381

Abstract

Abstract: The socialization of MSME Capacity Building and Entrepreneurship Education in Perjuangan Village is motivated by the large local economic potential demonstrated by the large number of MSMEs in the village. Although the number of MSMEs is quite high, most still face obstacles in aspects of business management, marketing strategies, and the utilization of business opportunities. The selection of this research topic is based on the need to increase the competitiveness of MSMEs, strengthen the community's entrepreneurial knowledge, and encourage the growth of village economic independence. The research method used is an interactive training and workshop approach, designed to provide participants with direct experience through practice, discussion and entrepreneurship simulation. With this method, participants can understand the material more applicably and are able to implement the knowledge gained into their businesses. The results of the study showed a significant increase in participants' knowledge and skills, especially in terms of business management, strategic planning, and product innovation development. Participants also showed a higher motivation to develop MSMEs sustainably. Thus, this study emphasizes the importance of entrepreneurship training and education as a strategic step in strengthening the capacity of MSMEs, as well as a real effort to improve the economic welfare of the community in Perjuangan Village. Keywords: MSMEs, Entrepreneurship, Capacity Building, Training Abstrak: Sosialisasi tentang Peningkatan Kapasitas UMKM dan Edukasi Kewirausahaan di Desa Perjuangan dilatarbelakangi oleh besarnya potensi ekonomi lokal yang ditunjukkan melalui banyaknya pelaku UMKM di desa tersebut. Meskipun jumlah pelaku UMKM cukup tinggi, Sebagian besar masih menghadapi kendala dalam aspek manajemen usaha, strategi pemasaran, serta pemanfaatan peluang bisnis. Pemilihan topik penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk mmeningkatkan daya saing UMKM, memperkuat pengetahuan kewirausahaan Masyarakat, dan mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi desa. Metode penelitian yang digunakan Adalah pendekatan pelatihan dan workshop interaktif, yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta melalui praktik, diskusi dan simulasi kewirausahan. Dengan metode ini, peserta dapat memahami materi secara lebih aplikatif dan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh ke dalam usaha mereka. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, khususnya dalam hal penngelolaan usaha, perencanaan strategi, dan pengembangan inovasi produk. Peserta juga memperlihatkan motivasi yang lebih tinggi untuk menngembangkan UMKM secara berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya pelatihan dan edukasi kewirausahaan sebagai Langkah strategis dalam memperkuat kapasitas UMKM, serta sebagai Upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi Masyarakat di Desa Perjuangan. Kata kunci: UMKM, Kewirausahaan, Peningkatan Kapasitas, Pelatihan
STRATEGI PENGUATAN MODERASI BERAGAMA MELALUI KEGIATAN FESTIVAL ANAK SHOLEH DI KELURAHAN SIPANGE Hasugian, Abdul Halim; Mahara, Elvida Futri; Kusuma, Sintiawati; Nst, Fakhrurrozi; Anggraini, Rina
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5197

Abstract

Abstract: Strategy of strengthening religious moderation through the implementation of the Festival Anak Sholeh. The festival, designed as an Islamic educational activity, aims to instill values of tolerance, respect, and togetherness among young learners and the wider community. It provides a platform for children to participate in Islamic competitions such as daily prayer recitation and short surah memorization, thereby combining religious education with character building.            Keywords: Religious moderation, Festival Anak Sholeh, strategy, Islamic education.  Abstrak: Penguatan moderasi beragama melalui pelaksanaan Festival Anak Sholeh. Festival ini, yang dirancang sebagai kegiatan pendidikan Islami, bertujuan untuk menanamkan nilai toleransi, saling menghargai, dan kebersamaan di kalangan anak-anak maupun masyarakat luas. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengikuti perlombaan Islami, seperti membaca doa-doa harian dan menghafal surah pendek, sehingga mampu mengintegrasikan pendidikan agama dengan pembentukan karakter. Kata Kunci: Moderasi beragama, Festival Anak Sholeh, strategi, pendidikan Islam. 
MENINGKATKAN MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN KARAKTER ANAK DI MASA DEPAN MELALUI PENDIDIKAN Nasution, Wan Nurul Atikah; Ginting, Datulina; Harahap, Dian Anggraini; Sirait, Raju
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5379

Abstract

Abstract: This community service program aims to determine the effectiveness of community service activities in increasing community motivation and understanding of the importance of character education for children in Perhutaan Silau Village. This study uses an outreach and education approach with lectures as the method, and data collection is carried out through observation during activities and interviews with participants to determine their views and changes in motivation. The results show an average increase in community understanding of 29.4%, with a decrease in the view that education is limited to formal schooling from 50% to 14.7%, and an increase in awareness of the importance of character education at home from 29.4% to 73.5%. In addition, ignorance about the role of the environment in shaping children's character decreased from 20.6% to 11.8%. These findings prove that counseling and education are effective in raising public awareness of the importance of the role of family and environment in children's character education. Keywords: community motivation, character education, socialization, family role Abstrak : Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pendidikan karakter anak di Desa Perhutaan Silau. Penelitian ini memakai pendekatan penyuluhan dan edukasi dengan metode ceramah, serta pengumpulan data dilakukan melalui observasi selama kegiatan, wawancara dengan peserta untuk mengetahui pandangan dan perubahan motivasi mereka. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat rata-rata sebesar 29,4%, dengan penurunan pandangan bahwa pendidikan hanya sebatas sekolah formal dari 50% menjadi 14,7%, dan peningkatan kesadaran pentingnya pendidikan karakter di rumah dari 29,4% menjadi 73,5%. Selain itu, ketidaktahuan tentang peran lingkungan terhadap karakter anak menurun dari 20,6% menjadi 11,8%. Temuan ini membuktikan bahwa penyuluhan dan edukasi efektif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam pendidikan karakter anak. Kata kunci: motivasi masyarakat, pendidikan karakter, sosialisasi, peran keluarga
PELATIHAN DASAR PERHITUNGAN JARINGAN KOMPUTER UNTUK SISWA SMK DI LKP PELITA MEDIA Putra, Guntur Maha; Junaidi, Junaidi; Rahayu, Elly
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5507

Abstract

Abstract: Mastery of computer network calculation is a fundamental competency for vocational high school students in meeting the demands of vocational learning and the world of work. However, limited conceptual understanding and practical skills in computer network calculation remain common challenges among the target community. This community service activity aims to enhance the capacity and competence of vocational high school students through basic computer network calculation training conducted at LKP Pelita Media. The methods employed combine community education and practice-based training through conceptual instruction, demonstrations, and case-based network calculation exercises. The main outputs of this activity are training services and applied learning that emphasize understanding computer network terminology and subnetting calculation skills. This activity contributes to the enrichment of community service practices in the field of vocational education by offering a contextual, systematic, and easily replicable learning approach for similar educational and training institutions.            Keywords: network; training; subnetting  Abstrak: Penguasaan perhitungan jaringan komputer merupakan kompetensi dasar yang penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi kebutuhan pembelajaran vokasi dan dunia kerja. Namun, keterbatasan pemahaman konseptual dan keterampilan aplikatif pada materi perhitungan jaringan komputer masih menjadi permasalahan yang dijumpai pada masyarakat sasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi siswa SMK melalui pelatihan dasar perhitungan jaringan komputer yang dilaksanakan di LKP Pelita Media. Metode yang digunakan mengkombinasikan pendidikan masyarakat dan pelatihan berbasis praktik melalui penyuluhan konseptual, demonstrasi, serta latihan studi kasus perhitungan jaringan. Luaran utama kegiatan berupa pelatihan dan pembelajaran aplikatif yang menekankan pemahaman peristilahan jaringan komputer dan keterampilan perhitungan subnetting. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkaya praktik pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan vokasi dengan menghadirkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual, sistematis, dan mudah direplikasi pada lembaga pendidikan dan pelatihan sejenis. Kata kunci: jaringan; pelatihan; subnetting 
PERAN MAHASISWA KKN INTERNASIONAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DAN SEMANGAT BELAJAR DI DALAM SANGGAR BELAJAR PAHANG, MALAYSIA Zr, Surono; Wibowo, Kenny Agusto Arie; Nurwandri, Andri; Nasution, Adnan Buyung; Pane, Muhammad Fitrah Al Fayed; Amri, Nurul Alfiansyah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5341

Abstract

Abstract: The International Community Service Program (KKN Internasional) of IAIDU Asahan represents a concrete implementation of the Tri Dharma Perguruan Tinggi in the field of community service, designed to provide positive contributions, particularly in the education sector, by utilizing the knowledge and experiences acquired by students during their studies. In the implementation of the International KKN at Learning Center, Pahang, Kuantan, Malaysia, students actively contributed to improving the quality of learning in areas that still face limited access and inadequate educational facilities. Through various programs such as academic tutoring, counseling, and cultural introduction, students sought to make constructive contributions, with the results showing positive impacts in the form of increased learning motivation and broader student awareness of the importance of education. This study employs a qualitative descriptive approach to explore in depth the role of IAIDU Asahan’s International KKN students in enhancing both the quality and motivation of learning at Learning Center, Pahang, aiming to capture the dynamics of interaction, subjective experiences, and the meanings constructed among students, learners, and program managers. The second batch of the International KKN Program, conducted from August 26 to September 19, 2025, began with the preparation of work plans based on field observations, ensuring that each activity addressed actual needs, with a particular focus on improving the quality of learning through teaching and mentoring activities in which students acted as facilitators. The entire program was successfully carried out on time and in accordance with the objectives, thus producing a positive impact on the development of education at Learning Center, Pahang. Overall, the International KKN Program of IAIDU Asahan made a significant contribution to improving the quality of community education, particularly in terms of motivation, enthusiasm, and student learning outcomes, where students functioned not only as facilitators and motivators but also as agents of transformation who introduced a new atmosphere through creative, innovative, and interactive learning methods, effectively fostering both intrinsic and extrinsic motivation, encouraging independent learning, and strengthening mastery of subject matter through the use of diverse learning media. Keywords: International Community Service, IAIDU Asahan, Education Quality, Learning Motivation, Student Engagement, Community Development, Innovative Learning Methods Abstrak: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional IAIDU Asahan merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang dirancang untuk memberikan kontribusi positif, khususnya di sektor pendidikan, dengan memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan. Dalam pelaksanaan KKN Internasional di Sanggar Belajar Pahang, Kuantan, Malaysia, mahasiswa berperan aktif dalam meningkatkan mutu pembelajaran pada wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses serta sarana pendidikan yang memadai. Melalui berbagai program seperti bimbingan akademik, penyuluhan, hingga pengenalan budaya, mahasiswa berusaha memberikan kontribusi yang konstruktif, dan hasil kegiatan menunjukkan dampak positif berupa peningkatan motivasi belajar serta berkembangnya wawasan siswa mengenai pentingnya pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menelaah secara mendalam peran mahasiswa KKN Internasional IAIDU Asahan dalam meningkatkan mutu sekaligus motivasi belajar siswa di Sanggar Belajar Pahang, dengan tujuan menangkap dinamika interaksi, pengalaman subjektif, serta makna yang terbangun antara mahasiswa, siswa, dan pengelola sanggar. Program KKN Internasional Angkatan II IAIDU Asahan yang dilaksanakan pada 26 Agustus hingga 19 September 2025 diawali dengan penyusunan program kerja berdasarkan hasil observasi lapangan sehingga setiap kegiatan dapat dijalankan sesuai kebutuhan, salah satunya berupa peningkatan kualitas pembelajaran melalui aktivitas pengajaran dan pendampingan, dengan mahasiswa berperan sebagai fasilitator. Seluruh rangkaian program berhasil dilaksanakan secara tepat waktu dan sesuai sasaran sehingga memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Sanggar Belajar Pahang. Secara keseluruhan, Program KKN Internasional IAIDU Asahan memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan mutu pendidikan masyarakat terutama dalam aspek motivasi, semangat, dan hasil belajar siswa, di mana mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai fasilitator dan motivator, tetapi juga sebagai agen transformasi yang menghadirkan suasana baru melalui metode pembelajaran kreatif, inovatif, dan interaktif, serta terbukti mampu menumbuhkan motivasi intrinsik maupun ekstrinsik, mendorong kemandirian belajar, dan memperkuat penguasaan materi dengan memanfaatkan media pembelajaran yang variatif. Kata Kunci: Kuliah Kerja Nyata Internasional, IAIDU Asahan, Mutu Pendidikan, Motivasi Belajar, Keterlibatan Mahasiswa, Pengabdian Masyarakat, Metode Pembelajaran Inovatif
EXPLORING AI AS YOUR ENGLISH LEARNING PARTNER: PELATIHAN PEMANFAATAN APLIKASI KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS SISWA SMK TELKOM PEKANBARU Utami, Silvia; Ariati, Jumerli
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5417

Abstract

Abstract: community service activity was conducted based on a request from SMK Telkom Pekanbaru to provide training on utilizing Artificial Intelligence (AI), specifically the ELSA Speak and Gliglish applications. These applications were introduced as a creative solution to enhance students' English language skills, particularly speaking proficiency. The training targeted 42 students from the Office Management, Accounting, and Hospitality majors. ELSA Speak and Gliglish, accessible via smartphone, were used as personalized learning aids to practice speaking skills relevant to the world of work. The main objective was to equip students with the ability to independently use AI tools for English conversation practice, ensuring they are better prepared for professional communication needs after graduation, aligning with the demands of the industry 4.0 era. The training utilized a Participatory Action Research (PAR) approach through an interactive seminar conducted in three sessions, focusing on guided practice and immediate feedback mechanisms provided by AI. The overall evaluation, conducted using a satisfaction questionnaire, showed the activity achieved a "Very Satisfied" criteria with an average score of 4.59. This result confirms the high acceptance and perceived relevance of AI-based language learning among vocational students. Keywords:  ELSA Speak, Gliglish, English Language, Speaking Skill, Artificial Intelligence (AI) Abstrak:Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan permintaan dari SMK Telkom Pekanbaru untuk memberikan pelatihan tentang pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), khususnya aplikasi ELSA Speak dan Gliglish, sebagai solusi kreatif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa, terutama keterampilan berbicara. Pelatihan ini ditujukan kepada 42 siswa dari jurusan Manajemen Perkantoran, Akuntansi, dan Perhotelan. Aplikasi ELSA Speak dan Gliglish diperkenalkan sebagai alat bantu belajar mandiri yang dapat diakses melalui smartphone untuk melatih percakapan Bahasa Inggris yang relevan dengan dunia kerja. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membekali siswa dengan kemampuan menggunakan aplikasi AI secara mandiri sebagai sarana latihan percakapan Bahasa Inggris, sehingga meningkatkan kesiapan mereka dalam komunikasi profesional setelah lulus, sejalan dengan tuntutan era Industri 4.0. Metode pelatihan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui seminar interaktif yang dilakukan dalam tiga kali pertemuan, menekankan praktik terpandu dan mekanisme umpan balik seketika dari AI. Hasil evaluasi secara keseluruhan, yang dikumpulkan melalui kuesioner kepuasan, menunjukkan kegiatan ini memperoleh kriteria "Sangat Puas" dengan skor rata-rata 4.59. Hasil ini mengkonfirmasi tingginya penerimaan dan relevansi alat belajar berbasis AI di kalangan siswa SMK. Kata Kunci : ELSA Speak, Gliglish, Bahasa Inggris, Keterampilan Berbicara, Kecerdasan Buatan (AI)
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH MENENGAH ATAS Pasa, Frizki Nurul; Irwanto, Irwanto; Juwita, Sri; Nasution, Zaitun Husseina
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5311

Abstract

Abstract: Financial Management in Education is a crucial aspect in organizing education that aims to improve school quality. This article aims to analyze the role and implementation of financial management in education as an effort to enhance the quality of Senior High Schools (SMA). This study employs a library research method by reviewing various relevant literature such as books, scientific journals, educational policy reports, and government regulations related to school fund management. The analysis is conducted using a descriptive qualitative approach to illustrate the concepts, sources of funding, and the implications of financial management on educational quality.The findings indicate that effective financial management in education includes four main stages: budget planning, financial organizing, implementation, and supervision of educational funds. Well-planned, transparent, efficient, and accountable fund management has been proven to support various programs aimed at improving educational quality, such as providing facilities and infrastructure, enhancing teacher competence, and developing innovative learning activities. Sources of education funding at the Senior High School level include government funds (such as BOS and DAK), community contributions through school committees, and independent income from school business units. Diversification of these funding sources strengthens the school’s financial independence while also expanding public participation in educational administration.From the perspective of Islamic education, financial management must be carried out based on the principles of trustworthiness (amanah), justice, and public benefit (maslahah) to create blessings and social welfare. Thus, financial management functions not only as an administrative instrument but also as a moral and strategic tool in realizing quality, character-based, and competitive education. This article recommends that each school improve its managerial capacity in financial management and build a transparent, accountable, and sustainable supervisory system to ensure the implementation of quality and integrity-based education. Keywords: Educational Finance Management, School Quality, Senior High School, Transparency, Islamic Education. Abstrak: Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi manajemen pembiayaan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, laporan kebijakan pendidikan, serta peraturan pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan dana sekolah. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan konsep, sumber pembiayaan, serta implikasi manajemen keuangan terhadap mutu pendidikan.Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen pembiayaan pendidikan yang efektif mencakup empat tahapan utama, yaitu perencanaan anggaran, pengorganisasian keuangan, pelaksanaan, dan pengawasan dana pendidikan. Pengelolaan dana yang dilakukan secara terencana, transparan, efisien, dan akuntabel terbukti mampu mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan, seperti penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta pengembangan kegiatan pembelajaran yang inovatif. Sumber pembiayaan pendidikan di SMA meliputi dana pemerintah (seperti BOS dan DAK), sumbangan masyarakat melalui komite sekolah, serta pendapatan mandiri dari unit usaha sekolah. Diversifikasi sumber dana tersebut memperkuat kemandirian finansial sekolah sekaligus memperluas partisipasi publik dalam penyelenggaraan pendidikan.Dalam perspektif pendidikan Islam, pembiayaan pendidikan harus dikelola berdasarkan prinsip amanah, keadilan, dan maslahah agar dapat menciptakan keberkahan serta kemanfaatan sosial. Dengan demikian, manajemen pembiayaan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif, tetapi juga sebagai alat moral dan strategis dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berdaya saing. Artikel ini merekomendasikan agar setiap sekolah meningkatkan kapasitas manajerial dalam pengelolaan keuangan, serta membangun sistem pengawasan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, guna menjamin terselenggaranya pendidikan yang berkualitas dan berintegritas. Kata Kunci: Manajemen Pembiayaan Pendidikan, Mutu Sekolah, Sekolah Menengah Atas, Transparansi, Pendidikan Islam.