cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 321 Documents
PEMBERDAYAAN UMKM DESA PERKEBUNAN SEI BEJANGKAR MELALUI SOSIALISASI BRANDING PRODUK DAN PEMASARAN DIGITAL BERBASIS MANAJEMEN USAHA KREATIF Hilmiatussahla, Hilmiatussahla; Albina, Albina; Widiya, Heni; Atthoillah, Ibnu; Siregar, Karina Puteri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5339

Abstract

Abstract: This community service activity was carried out as part of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, focusing on empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sei Bejangkar Plantation Village, Sei Balai Subdistrict, Batubara Regency. The primary issue faced by local entrepreneurs was the lack of product branding, poor packaging, and limited understanding of digital marketing strategies. To address these problems, the service team implemented a participatory approach through observation, socialization, training, and direct mentoring. The program aimed to strengthen the creative business management capacity of MSMEs by introducing concepts of brand identity, product design, and the use of digital platforms such as Google Maps Business, WhatsApp Business, Facebook, and Instagram. The activities were carried out for one month with active participation from both local entrepreneurs and village officials. The results of the program showed a significant increase in participants’ understanding of branding and digital marketing, as well as their ability to apply creative management in daily business operations. Several MSMEs successfully created logos, product labels, and online promotional accounts, resulting in broader market reach. In addition, participants demonstrated higher motivation and creativity in developing new product ideas. This activity also strengthened social collaboration between universities, local governments, and communities as an effective model for sustainable rural economic empowerment. The implementation of creative business management combined with digital literacy proved to be a practical and impactful strategy to support local economic independence in the digital era. Keywords: MSMEs, product branding, digital marketing, creative business management, empowerment Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Perkebunan Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha di wilayah ini adalah belum adanya identitas merek yang kuat, kemasan produk yang kurang menarik, serta keterbatasan pemahaman terhadap strategi pemasaran digital. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian menerapkan pendekatan partisipatif melalui kegiatan observasi lapangan, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Tujuan program ini adalah untuk memperkuat kapasitas manajemen usaha kreatif masyarakat melalui peningkatan kemampuan branding, pengemasan produk, serta pemanfaatan media digital seperti Google Maps Business, WhatsApp Business, Facebook, dan Instagram Business sebagai sarana promosi dan perluasan pasar. Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha. Para peserta mampu memahami konsep branding, membuat desain logo dan label produk, serta mengelola akun bisnis digital untuk memperluas jaringan pemasaran. Selain itu, muncul peningkatan motivasi, kreativitas, dan kesadaran masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal secara mandiri. Hasil kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara universitas, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan model pemberdayaan ekonomi pedesaan yang berkelanjutan. Penerapan manajemen usaha kreatif berbasis digital terbukti efektif meningkatkan daya saing UMKM dan memperkuat kemandirian ekonomi desa di era transformasi digital. Kata Kunci: UMKM, branding produk, pemasaran digital, manajemen kreatif, pemberdayaan
PEMBUATAN ALAT PERAGA MATEMATIKA DARI LIMBAH BAHAN ALAM DI DESA SIALOGO KABUPATEN TAPANULI SELATAN Sormin, Masdelima Azizah; Lubis, Jumaita Nopriani; Batubara, Melvariani Syari; Dalimunthe, Lia Rosliana; Sakti, Bima; Manullang, Sakila
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5416

Abstract

Abstract: This Community Service (PKM) focuses on efforts to improve the quality of mathematics learning in Sialogo Village, South Tapanuli Regency, through the utilization of natural waste materials. The aim of this activity is to empower teachers and parents in creating affordable, creative, and contextual mathematics teaching aids by utilizing neglected local resources. The implementation method includes three main stages: (1) Identification and socialization, namely a needs survey and introduction to the concept of teaching aids from waste; (2) Training and mentoring, where participants are invited to directly design and make teaching aids such as "Fraction Boards from Areca Nut Trunks", "Counting Boards from Salak Seeds", and "Geoboards from Used Wood"; and (3) Implementation and evaluation, in the form of simulations of the use of teaching aids in the classroom and reflection discussions. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of the importance of learning media. This was proven by the creation of 15 types of innovative teaching aids that could be directly applied. The enthusiasm of teachers and parents was very high, which was marked by their commitment to continue developing and using these teaching aids. This activity not only provides practical solutions to limited learning facilities but also instills environmental values and local wisdom through waste utilization.            Keywords: Teaching Aids, Natural Waste, Mathematics, Community Empowerment, Contextual Learning. Abstrak: Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada upaya peningkatan kualitas pembelajaran matematika di Desa Sialogo, Kabupaten Tapanuli Selatan, melalui pemanfaatan limbah bahan alam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan guru dan orang tua dalam menciptakan alat peraga matematika yang murah, kreatif, dan kontekstual dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang terabaikan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap utama: (1) Identifikasi dan sosialisasi, yaitu survey kebutuhan dan pengenalan konsep alat peraga dari limbah; (2) Pelatihan dan pendampingan, di mana peserta diajak secara langsung merancang dan membuat alat peraga seperti "Papan Pecahan dari Batang Pinang", "Papan Hitung dari Bijih Salak", dan "Geoboard dari Kayu Bekas"; serta (3) Implementasi dan evaluasi, berupa simulasi penggunaan alat peraga di kelas dan diskusi refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta tentang pentingnya media pembelajaran. Terbukti dengan terciptanya 15 jenis alat peraga inovatif yang langsung dapat diaplikasikan. Antusiasme guru dan orang tua sangat tinggi, yang ditandai dengan komitmen mereka untuk terus mengembangkan dan menggunakan alat peraga tersebut. Kegiatan ini tidak hanya menyediakan solusi praktis untuk keterbatasan sarana belajar tetapi juga menanamkan nilai cinta lingkungan dan kearifan lokal melalui pemanfaatan limbah.Kata kunci: Alat Peraga, Limbah Alam, Matematika, Pemberdayaan Masyarakat, Pembelajaran Kontekstual.
PERAN PELATIHAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENINGKATKAN KERJA SAMA TIM DI BALAI DESA PADANG GENTING Maulina Azmi, Sri Rezki; Anggraeni, Dewi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5308

Abstract

Abstrak: Peran pelatihan komunikasi interpersonal dalam meningkatkan efektivitas kerja sama tim di berbagai jenis lingkungan organisasi. Komunikasi interpersonal yang baik sangat penting dalam membentuk hubungan kerja yang harmonis dan kolaboratif. Pelatihan yang mencakup keterampilan mendengarkan aktif, empati, serta manajemen konflik dapat memperbaiki dinamika tim dan meningkatkan hasil kerja. Berdasarkan tinjauan literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu mengurangi kesalahpahaman, meningkatkan koordinasi, serta membantu menyelesaikan konflik secara positif. Dengan demikian, pelatihan komunikasi interpersonal memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan kerja sama tim yang lebih efektif dan produktif. Kata Kunci: Pelatihan Komunikasi Interpersonal,KerjaSamaTim,Mendengarkan Aktif, Empati, Manajemen Konflik Abstract: Interpersonal communication training plays an important role in making teams work better together in different kinds of organizations. Being able to communicate well with others is key to creating good teamwork and working relationships. Training that teaches people how to listen actively, show understanding, and handle disagreements can make teams work more smoothly and get more done. Studies show that this kind of training helps cut down on confusion, makes it easier for team members to work together, and helps fix problems in a positive way. Because of this, training in interpersonal communication is a big help in making teams more effective and productive. Keywords: Interpersonal Communication Training, Teamwork, Active Listening, Empathy, Conflict Management
PKM DIGITALISASI SISTEM PRESENSI SISWA MELALUI APLIKASI DI MADRASAH ALIYAH SUNGGAL DESA TANJUNG GUSTA KEC SUNGGAL KAB DELI SERDANG SUMATERA UTARA Putra, Purwa Hasan; Julham, Julham; Lubis, Arif Ridho; Tasril, Virdyra; Mughnyanti, Mayang; Selvida, Desilia
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5385

Abstract

Abstract: The Community Service Activity of Digitalizing Student Attendance System through Application was carried out at Sunggal Islamic High School, Tanjung Gusta Village, Sunggal District, Deli Serdang Regency, North Sumatra as an effort to improve the efficiency and accuracy of student attendance recording which was previously still done manually. The web-based digital attendance system developed by the PKM team from Medan State Polytechnic allows teachers and administrative staff to record student attendance quickly, securely, and can be accessed in real-time. The recording process which previously took 7 minutes per class can be cut to 2 minutes per class. The implementation method of the activity includes observing school needs, designing and developing the application, training for teachers and staff, and mentoring during implementation. The results of the activity show that this system not only improves work efficiency but also helps improve the digital literacy of teachers and school staff. Keyword: Digitalization, Attendance, Students, MAS Aliyah Sunggal Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Digitalisasi Sistem Absensi Siswa Melalui Aplikasi dilaksanakan di SMA Islam Sunggal, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan kehadiran siswa yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Sistem absensi digital berbasis web yang dikembangkan oleh tim PKM dari Politeknik Negeri Medan ini memungkinkan guru dan tenaga administrasi untuk mencatat kehadiran siswa secara cepat, aman, dan dapat diakses secara real-time. Proses pencatatan yang sebelumnya membutuhkan waktu 7 menit per kelas dapat dipangkas menjadi 2 menit per kelas. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi kebutuhan sekolah, perancangan dan pengembangan aplikasi, pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan, serta pendampingan selama pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja tetapi juga membantu meningkatkan literasi digital guru dan tenaga kependidikan sekolah. Kata kunci: Digitalisasi, Absensi, Siswa, MAS Aliyah Sunggal 
MENINGKATKAN KOMUNIKASI LAYANAN BARISTA UNTUK MEMPERKUAT KEPUASAN PELANGGAN TREAT COFFEE AND BEANS Sulaiman, Jihan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5273

Abstract

Abstract: This community service activity was carried out at Treat Coffee and Beans, with the aim of improving barista service communication skills to strengthen customer satisfaction and support sales growth. The training was conducted using a participatory action approach and work-based learning that emphasized active participant involvement and reflection on work experiences. Activities included needs analysis, development of service communication modules, interactive training through role-play, and evaluation with pre- and post-tests and customer surveys. Results showed a 24.7% improvement in participants' communication skills and an increase in customer satisfaction from 78% to 90%. These findings confirm that experience-based training is effective in fostering positive communication behaviors that directly impact customer satisfaction and business performance in the coffee shop sector. Keywords: service communication, customer satisfaction, work-based learning  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Treat Coffee and Beans, dengan tujuan meningkatkan kemampuan komunikasi pelayanan barista untuk memperkuat kepuasan pelanggan dan mendukung peningkatan penjualan. Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan participatory action approach dan work-based learning yang menekankan keterlibatan aktif peserta serta refleksi atas pengalaman kerja. Kegiatan mencakup analisis kebutuhan, penyusunan modul komunikasi layanan, pelatihan interaktif melalui role-play, serta evaluasi dengan pre–posttest dan survei pelanggan. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi peserta sebesar 24,7%, peningkatan kepuasan pelanggan dari 78% menjadi 90%. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis pengalaman efektif dalam membentuk perilaku komunikasi positif yang berdampak langsung terhadap kepuasan pelanggan dan performa bisnis di sektor coffee shop. Kata kunci: komunikasi pelayanan, kepuasan pelanggan, work-based learning
PENGUATAN LITERASI REFERENSI DIGITAL MAHASISWA UNIVERSITAS ROKANIA MELALUI PELATIHAN APLIKASI MENDELEY Wahyudi, Sri; Chandra, Detri Amelia; Setiawan, Agung; Erwis, Fauzi; Jufri, Jufri; Safrudin, Safrudin
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5393

Abstract

Abstract: Enhancing digital reference literacy has become an urgent necessity in the modern academic era. This study aims to analyze the effectiveness of Mendeley application training in improving the ability of Rokania University students to manage digital references and produce scientific citations. A descriptive qualitative approach was employed through observation, interviews, and documentation. The results show that the training improved students’ competencies in importing references, managing metadata, using the Web Importer, and automating bibliographies. The implementation of the Mendeley application increased the efficiency of scientific writing and minimized citation errors commonly found in student academic work. This study affirms that digital reference literacy must become an integral component of academic competency development in higher education. Keyword: digital literacy, mendeley, citation, scientific references, students. Abstrak: Peningkatan literasi referensi digital merupakan kebutuhan mendesak pada era akademik modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan aplikasi Mendeley dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa Universitas Rokania dalam mengelola referensi digital dan menyusun sitasi ilmiah. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam impor referensi, pengelolaan metadata, penggunaan Web Importer, hingga otomatisasi daftar pustaka. Penerapan aplikasi Mendeley meningkatkan efisiensi penulisan ilmiah dan meminimalisasi kesalahan sitasi yang sering terjadi dalam karya ilmiah mahasiswa. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi referensi digital perlu menjadi bagian integral dari pengembangan kompetensi akademik di perguruan tinggi. Kata kunci: literasi digital, mendeley, sitasi, referensi ilmiah, mahasiswa
SYNERGY BETWEEN LEGISLATORS AND ACADEMICS FOR THE ECONOMIC SELF-RELIANCE OF PEMATANG JOHAR Nasution, Edwin Sugesti; Moktar, Brilian; Kanchanawongpaisan, Sipnarong; Sartiyah, Sartiyah; Khun, Loo Teck; Abd.Rashid, Muhammad Hafiz; Kurniawan, Rendi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5575

Abstract

Abstract: This community service activity aims to strengthen village economic self-reliance through synergy between legislators and academics in Pematang Johar Village, Deli Serdang Regency. The program was designed using a participatory and educational approach that integrates academic perspectives and public policy to enhance community capacity in entrepreneurship, economic awareness, and understanding of policy support for village economic development. The implementation methods included lectures and interactive discussions focusing on local potential-based business development, community participation in economic activities, and the role of legislators in supporting village economic empowerment. Evaluation was conducted using pre- and post-activity questionnaires to assess changes in participants’ understanding, attitudes, and motivation. The results indicate significant improvements across all evaluation indicators, including understanding of village economic self-reliance, awareness of community and legislative roles, entrepreneurial knowledge, self-confidence, and motivation to engage in sustainable economic activities. The findings demonstrate that synergy between academics and legislators provides added value in community empowerment by combining knowledge transfer with policy perspectives. Overall, this community service activity contributes to strengthening community capacity, collective awareness, and social capital as foundations for sustainable village economic self-reliance. Keywords: community service; village economic self-reliance; community empowerment; legislators; academics Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui sinergi antara legislator dan akademisi di Desa Pematang Johar, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan dirancang menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang mengintegrasikan perspektif akademik dan kebijakan publik untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kewirausahaan, kesadaran ekonomi, serta pemahaman terhadap peran kebijakan dalam pengembangan ekonomi desa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah dan diskusi interaktif yang berfokus pada pengembangan usaha berbasis potensi lokal, partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi, serta peran legislator dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur perubahan pemahaman, sikap, dan motivasi peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator, termasuk pemahaman tentang kemandirian ekonomi desa, peran masyarakat dan legislator, pengetahuan kewirausahaan, kepercayaan diri, serta motivasi untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi dan legislator memberikan nilai tambah dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas dan perspektif kebijakan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam membangun kapasitas masyarakat, kesadaran kolektif, dan modal sosial sebagai fondasi kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan. Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat, kemandirian ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, legislator, akademisi
TRANSFORMASI PENDIDIKAN DASAR DI DESA BINAAN MELALUI INTEGRASI TEKNOLOGI DAN KEARIFAN LOKAL DI DESA BANGUN SARI BARU TANJUNG MORAWA Silaban, Roikestina; Nababan, Rosma; Arisetya, Dian; Silaban, Lidia; Zai, Romi Kurniawan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5222

Abstract

Abstract : The transformation of basic education in rural areas is a significant challenge in achieving equitable quality learning. Bangun Sari Baru Village, Tanjung Morawa, as a fostered village, still faces limitations in the use of educational technology, while its potential local wisdom has not been fully integrated into the teaching and learning process. This community service program aims to provide innovative solutions through the integration of simple educational technology and local wisdom to improve the quality of learning while maintaining the community's cultural identity. The method used is a community-based participatory approach with stages of socialization, teacher and student training, development of digital learning media, and the application of local wisdom values in the thematic curriculum. The results of the activity show an increase in teacher skills in using digital media, increased student motivation and understanding of the teaching material, and the formation of synergy between modern technology and local cultural practices in learning. In conclusion, the integration of technology and local wisdom not only strengthens the effectiveness of learning but also fosters students' cultural awareness, thus creating a contextual, adaptive, and sustainable basic education model in the fostered village. Keywords : Transformation, basic education; technology; local wisdom; fostered villages Abstrak:  Transformasi pendidikan dasar di wilayah pedesaan menjadi tantangan yang penting dalam mewujudkan pemerataan kualitas pembelajaran. Desa Bangun Sari Baru Tanjung Morawa sebagai desa binaan masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi pendidikan, sementara potensi kearifan lokal yang dimiliki belum sepenuhnya terintegrasi dalam proses belajar mengajar. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif melalui integrasi teknologi pendidikan sederhana dan kearifan lokal agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempertahankan identitas budaya masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis masyarakat dengan tahapan sosialisasi, pelatihan guru dan siswa, pengembangan media pembelajaran digital, serta penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum tematik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan media digital, peningkatan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi ajar, serta terbentuknya sinergi antara teknologi modern dan praktik budaya lokal dalam pembelajaran. Kesimpulannya, integrasi teknologi dan kearifan lokal tidak hanya memperkuat efektivitas pembelajaran tetapi juga menumbuhkan kesadaran budaya siswa sehingga tercipta model pendidikan dasar yang kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan di desa binaan. Kata Kunci: Transformasi, pendidikan_dasar; teknologi; kearifan_lokal; desa_binaan
PENYULUHAN HUKUM TENTANGPIDANA TERHADAP PELAKU PENGANIAYAAN DENGAN RETARDASI MENTAL Sofian, Sofian; Manurung, Abdul Azis; Dermawan, Ari
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5373

Abstract

Abstract:Mental retardation is categorized as People with Mental Problems (ODMK) as referred to in Article 1 number 2 of Law Number 18 of 2014 concerning Mental Health, namely people who have physical, mental, social, developmental, and/or quality of life problems who are at risk of experiencing mental disorders. This thesis aims to analyze how criminal liability is applied to perpetrators of criminal acts of abuse who suffer from mental retardation, as well as to re-analyze the basis for the judge's considerations in issuing a verdict against the perpetrator, by referring to Decision Number 817/Pid.B/2024/PN.Kis. This study uses a normative juridical approach method with a descriptive research type. Data were obtained through literature studies by reviewing statutory regulations, legal literature, and court decision documents. The analysis was carried out qualitatively-descriptively against relevant legal norms and concrete case studies. The results of the study indicate that perpetrators of criminal acts of abuse who suffer from mental retardation cannot be fully held criminally responsible if it is proven that their mental condition affects their ability to understand or control their actions as regulated in Article 44 of the Criminal Code. In Case Number 817/Pid.B/2024/PN.Kis, although the defendant was proven to have committed assault according to Article 351 paragraph (1) of the Criminal Code, ideally the medical evidence process related to the defendant's mental condition would be the main basis in the judge's considerations, as well as trial facts to determine the appropriateness of criminal responsibility for the defendant in accordance with the principles of criminal law and protection for people with mental retardation. Keywords: Criminal, Responsibility  Abstrak: Retardasi mental dikategorikan sebagai Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa, yaitu orang yang memiliki masalah fisik, mental, sosial, pertumbuhan, dan/atau kualitas hidup yang berisiko mengalami gangguan jiwa. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pertanggungjawaban pidana diterapkan terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang mengalami retardasi mental, serta menganalisis kembali dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku tersebut, dengan merujuk pada Putusan Nomor 817/Pid.B/2024  /PN.Kis. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan mengkaji peraturan Perundang-Undangan, literatur hukum, serta dokumen putusan pengadilan. Analisis dilakukan secara kualitatif-deskriptif terhadap norma hukum yang relevan serta studi kasus konkret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku tindak pidana penganiayaan yang menderita retardasi mental tidak dapat sepenuhnya dimintai pertanggungjawaban pidana apabila terbukti bahwa kondisi kejiwaannya memengaruhi kemampuannya memahami atau mengendalikan perbuatannya sebagaimana diatur dalam Pasal 44 KUHP. Dalam Perkara Nomor 817/Pid.B/  2024/PN.Kis, meskipun terdakwa terbukti melakukan penganiayaan sesuai Pasal 351 ayat (1) KUHP, idealnya proses pembuktian medis terkait kondisi kejiwaan terdakwa akan menjadi landasan utama dalam pertimbangan hakim. serta fakta persidangan untuk menentukan kelayakan pertanggungjawaban pidana terhadap terdakwa sesuai prinsip-prinsip hukum pidana dan perlindungan terhadap ODMK. Kata Kunci: Pidana, Pertanggungjawaban
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KETERSEDIAAN KOLEKSI BUKU PERPUSTAKAAN DENGAN TINGKAT MINAT BACA SISWA DI MADRASAH MANBAU'L HIDAYAH ASAHAN Aswan, Aswan; Khodijah, Siti; Pramita, Rezky; Pasa, Frizki Nurul; Adelia, Adelia; Ningsih, Putri Dwi; Aldiana, Siti Mia
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5390

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of book collection availability on students' reading interest at Madrasah Manba'ul Hidayah Asahan. The method used is library research, where data is collected from various relevant literature and previous studies. The results show that the diversity and quality of book collections significantly affect students' reading interest. Students with access to a diverse range of books tend to show higher reading interest, positively impacting their academic performance. This research provides insights for the madrasah management to continuously improve book collections and design effective strategies to enhance students' reading interest. Keywords: Collection Availability, Reading Interest, Madrasah, Education, Literacy Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketersediaan koleksi buku terhadap minat baca siswa di Madrasah Manba'ul Hidayah Asahan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman dan kualitas koleksi buku berpengaruh signifikan terhadap minat baca siswa. Siswa yang memiliki akses ke koleksi buku yang beragam cenderung menunjukkan minat baca yang lebih tinggi, yang berdampak positif pada prestasi akademik mereka. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola madrasah untuk terus meningkatkan koleksi buku dan merancang strategi yang efektif dalam membangkitkan minat baca di kalangan siswa. Keywords: Ketersediaan Koleksi, Minat Baca, Madrasah, Pendidikan, Literasi