cover
Contact Name
Husna Nashihin
Contact Email
aufahusna.lecture2017@gmail.com
Phone
+6283817990006
Journal Mail Official
jurnaljipsi.amorfati@gmail.com
Editorial Address
Kantor Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta Alamat: Siwil RT.05/RW.20, Siwil, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55581
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
ISSN : -     EISSN : 29629187     DOI : -
Education Science. The Islamic Education Science. Educational Psychology. Learning Psychology. Educational Philosophy. Islamic Educational Philosophy. Lesson Plan. Lesson Design. Lesson Media Development of Resources and Learning Media. Learning Theory of Islamic Education. Learning Strategies of Islamic Education. Islamic Education Curriculum Development. Objectives and Evaluations of Educational Curriculum. Tafsir Tarbawi. Hadist Tarbawi.
Articles 333 Documents
Studi Etnomatematika Konsep Volume Wadah Air Standar Fikih dalam Pembelajaran Matematika Kelas V SD Siti Dinarti; Faridatul Masruroh; Siti Munawaroh; Selsa Amilia Rosida
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1339

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan konteks yang dekat dengan kehidupan peserta didik agar konsep-konsep abstrak dapat dipahami secara lebih bermakna. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah etnomatematika melalui integrasi praktik budaya dan keagamaan ke dalam pembelajaran. Berbeda dengan penelitian etnomatematika yang umumnya mengkaji artefak budaya lokal, penelitian ini mengeksplorasi wadah air standar fikih (dua qullah) sebagai konteks etnomatematika untuk mengungkap konsep volume dalam praktik keagamaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi konsep-konsep matematika yang terdapat pada wadah air standar fikih serta menganalisis implikasinya dalam pembelajaran matematika kelas V Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap wadah air yang digunakan dalam praktik bersuci, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wadah air standar fikih merepresentasikan konsep-konsep matematika berupa volume, kapasitas, pengukuran, konversi satuan, rasio, serta hubungan antara bentuk geometri dan isi wadah. Wadah tersebut dapat dimodelkan ke dalam bangun ruang, terutama balok dan tabung, sehingga relevan dengan materi volume pada pembelajaran matematika kelas V Sekolah Dasar. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik keagamaan dapat menjadi sumber belajar kontekstual yang membantu peserta didik menghubungkan konsep matematika dengan pengalaman nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran matematika berbasis etnomatematika serta menyediakan alternatif konteks pembelajaran yang dapat dimanfaatkan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara lebih kontekstual dan bermakna.
The Role of Brand Authenticity in Building Consumer Loyalty Toward Islamic Brands: A Literature Review Berry Dhiyashavana; Ayulita Ramadhani; Haryaji Catur Putera Hasman
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1343

Abstract

This article examines the role of brand authenticity in building consumer loyalty toward Islamic brands. The study responds to the growing use of halal labels, Islamic symbols, and religious narratives in marketing, where consumers increasingly evaluate whether brand claims are consistent with actual practices. A narrative literature review was conducted by synthesizing peer-reviewed international and national journal articles on brand authenticity, Islamic branding, brand trust, perceived value, repurchase intention, and consumer loyalty. The review shows that brand authenticity strengthens loyalty through four interrelated dimensions: continuity, credibility, integrity, and symbolism. In Islamic brands, these dimensions are reflected in consistent halal identity, credible halal claims, ethical and transparent business conduct, and the ability of the brand to represent consumers' religious and social values. The synthesis also indicates that brand trust and perceived value are important mechanisms that connect authenticity with loyalty. Consumers are more likely to repurchase, recommend, and defend Islamic brands when they perceive the brands as honest, value-consistent, and able to deliver functional, emotional, social, and spiritual benefits. This article proposes a conceptual framework in which brand authenticity influences consumer loyalty both directly and through brand trust and perceived value, while religiosity and halal awareness may strengthen the relationship. The review contributes to Islamic marketing literature by integrating brand authenticity theory with Islamic branding and offers practical implications for managers of halal-oriented brands.
Efektivitas Media Edpuzzle Dalam Meningkatkan Maharah Istimā' Mahasiswa Arif Widodo
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1348

Abstract

This study examined the effectiveness of Edpuzzle in improving university students’ Arabic listening skills (maharah istimā’). A quantitative pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed. The participants were 20 second-semester students of the Arabic Language Education Program at Universitas Sunan Drajat Lamongan. Data were collected using listening tests, a student-response questionnaire, and an observation sheet. Test data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk test, the Wilcoxon signed-rank test, rank-biserial correlation, and normalized gain. The mean score increased from 80.50 in the pretest to 84.00 in the posttest, while the median increased from 85.00 to 92.00. Nineteen students improved and one student declined. Because the score differences were not normally distributed (W = 0.297, p < .001), the Wilcoxon test was used and indicated a significant difference between pretest and posttest scores (W = 20.00, p = .001), with a large rank-biserial effect size of .810. The mean normalized gain was .296 (low), whereas the median was .467 (moderate), a discrepancy driven by one extreme posttest decline. Across 14 analyzable questionnaire items, the average positive response was 93.3%. Classroom observation yielded 40 out of 40 points (100%), categorized as very good. Edpuzzle was therefore associated with improved Arabic listening performance and positive learning responses. Nevertheless, causal interpretation is limited by the absence of a control group, the small sample, and one score pair requiring verification.
Emotional Exhaustion: Study Penelitian Perbedaan Peserta Didik Sma Yang Ikut Ekstrakulikulikuler Dan Nonkulikuler Taqyah Muthmainnah Azzami; Cici Yulia
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1349

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mengeksplorasi perbedaan kondisi emotional exhaustion antara peserta didik yang mengikuti dan tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Emotional exhaustion merupakan kondisi yang ditandai dengan terkurasnya energi fisik, emosional, dan mental sehingga individu mengalami kesulitan dalam menghadapi berbagai tuntutan akademik maupun nonakademik. Penelitian ini menerapkan Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain studi komparatif deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 288 responden dengan jumlah sampel penelitian 168 responden yang dipilih berdasarkan teknik proportionate stratified random sampling.  Dari 168 responden tersebut, sebanyak 113 responden merupakan siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, sedangkan 55 responden lainnya merupakan siswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Data diperoleh menggunakan skala emotional exhaustion berbentuk likert yang terdiri atas 32 butir pernyataan. Dalam penelian ini uji validitas instrumen dinyatakan valid sebanyak 32 pernyataan. lalu untuk uji realibitas, instrumen dinyatakan layak untuk digunakan. kelayakan instrumen kemudian dianalisis melalui independent samples t-test. Penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata tingkat emotional exhaustion antara siswa yang mengikuti dan tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, akan tetapi secara statistik penelitian tersebut tidak signifikan sehingga tidak terdapat perbedaan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler belum tentu membedakan tingkat emotional exhaustion siswa, sehingga terdapat faktor lain yang kemungkinan turut memengaruhi kondisi tersebut.
Problems and Solutions in Creating a Language Environment in Public Junior High Schools in Taliwang Muhammad Mufti Imam Suyanto; Subliansyah; Aulia Naufal
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1352

Abstract

This research aims at the problems and challenges of public secondary schools in Taliwang in creating a language environment during the process of teaching the Arabic language. Therefore, research focuses on the problems and challenges experienced by the public school and purpossing the concept, components, and strategies for creating an effective language environment based on an integrated environment. This study employs the qualitative approach in which the data are collected mainly by observation, interview, and written documents. The results of the research shows some problems facing by public schools, including minor portions of Arabic subjects taught, student’s motivation, pride in using a language other than Arabic, and the lack of a supportive language environment. This research suggested some ways to solve the problems: including setting the goal and the general vision of creating the environment, designing language activities in and outside the classroom, designing systems that ensures the language activities and their application being organized in desirable ways, preparing facilities and means that support the educational process, and cooperating with the teachers of religious sciences on designing teaching materials in the Arabic language.
Islamic Religious Education Lecturers' Strategies for Improving Students' Qur'an Reading Ability at Nahdlatul Ulama Islamic College of Purworejo Hafiz Syahrizal; M. Nurul Huda
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1356

Abstract

The ability to read the Qur'an is a fundamental competency that must bepossessed by students of Islamic Religious Education as prospectiveteachers. However, students' Qur'anic reading abilities vary considerablydue to differences in educational background, prior learning experiences,and the intensity of Qur'anic instruction before entering highereducation. This study aimed to explore the strategies employed by IslamicReligious Education lecturers to improve students' Qur'anic readingabilities at Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU)Purworejo. A qualitative approach with a case study design wasemployed. The participants consisted of Islamic Religious Educationlecturers, Qur'an Reading and Writing (BTQ) instructors, and studentsselected through purposive sampling. Data were collected throughobservations, in-depth interviews, and documentation, and analyzedusing the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, includingdata reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity wasensured through source and method triangulation. The findings indicatethat the lecturers implemented a systematic strategy beginning with aninitial assessment of students' abilities, followed by ability mapping, theapplication of the Jibril method, talqin, repetitive drills, peer tutoring,individual mentoring, and continuous evaluation. These strategiescontributed to improvements in students' pronunciation accuracy(makharij al-huruf), understanding of tajwid, reading fluency, andhabitual Qur'an reading. This study proposes a Cyclical Qur'anic ReadingDevelopment Strategy Model, integrating diagnostic assessment, stagedinstruction, reinforcement, and continuous evaluation into acomprehensive learning process. The proposed model provides aconceptual framework that may support Islamic higher educationinstitutions in developing more systematic and sustainable Qur'anicreading development programs.
Implementing the Jigsaw Cooperative Learning Model to Suport Mathematics Learning Outcomes: A Qualitative Study at Eighth-Grade Student SMP Muhammadiyah Lumajang Anisa Desti Ramadhani; Fahmi Abdul Halim; Devi Rahayu Agustin; Fatqurhohman; Zaenal Arifin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1357

Abstract

Mathematics learning in secondary schools is often characterized by teacher-centered instruction, resulting in limited student participation and suboptimal learning outcomes. This study aims to investigate the implementation of the Jigsaw Cooperative Learning Model in mathematics learning at SMP Muhammadiyah Lumajang. A qualitative descriptive approach was employed involving an eighth-grade mathematics teacher and students as research participants. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that the Jigsaw Cooperative Learning Model was implemented systematically through lesson planning, expert-group discussions, peer teaching, and classroom evaluation. The implementation promoted active student participation, collaborative learning, and improved conceptual understanding of mathematics. Teacher competence, students' learning motivation, collaborative classroom interactions, and adequate learning facilities supported the implementation, while limited instructional time, differences in students' academic abilities, and varying levels of self-confidence were identified as the main challenges. The study concludes that the Jigsaw Cooperative Learning Model provides an effective student-centered learning environment that supports active engagement and contributes positively to mathematics learning in junior secondary education.
Digital Marketing Education for Islamic Entrepreneurship: A Systematic Literature Review Muhammad Fadheel Djamaly
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1358

Abstract

The rapid advancement of digital technology has transformed entrepreneurship education, making digital marketing competencies increasingly essential for entrepreneurs in the digital economy. Simultaneously, Islamic entrepreneurship has gained growing attention because of its emphasis on ethical business practices, social responsibility, and Sharia-compliant economic activities. However, studies integrating digital marketing education and Islamic entrepreneurship remain fragmented. Therefore, this study aims to systematically review the existing literature by identifying publication trends, dominant research themes, methodological characteristics, research contributions, and future research directions. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using the PRISMA 2020 framework. Literature was retrieved from Google Scholar through Publish or Perish, yielding 348 initial records. After the identification, screening, eligibility, and inclusion stages, 18 studies published between 2020 and 2025 were selected for analysis. Bibliometric mapping using VOSviewer and qualitative synthesis were employed to interpret the findings. The results indicate a steady increase in research interest, with digital marketing emerging as the central theme linking entrepreneurship education, business development, digital innovation, and Islamic values. Digital marketing education contributes to strengthening digital competencies, entrepreneurial capabilities, and the integration of Islamic ethical values while supporting business sustainability and competitiveness. Nevertheless, the literature remains limited in theoretical integration, methodological diversity, and educational contexts. This review offers theoretical and practical implications for researchers, educators, curriculum developers, and policymakers while providing directions for future research on sustainable Islamic entrepreneurship.
Digital Community Marketing dan Customer Engagement terhadap Loyalitas Pelanggan UMKM: Perspektif Etika Bisnis Islam Nelly Chandrawati Manalu; Muhammad Haldy; Poppy Oktafiana
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1359

Abstract

Perkembangan platform interaktif membuka peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk usaha yang dikelola wirausaha Muslim, untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Penelitian ini menganalisis pengaruh Digital Community Marketing dan Customer Engagement terhadap Loyalitas Pelanggan serta menafsirkan temuan empiris melalui perspektif etika bisnis Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pelanggan UMKM yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis dengan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Community Marketing dan Customer Engagement secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan dengan nilai R Square sebesar 69,2% dan Adjusted R Square sebesar 68,8%. Dalam perspektif bisnis Islam, komunitas digital dan keterlibatan pelanggan berpotensi memperkuat loyalitas apabila dikelola berdasarkan prinsip sidq, amanah, keadilan, transparansi, komunikasi yang bertanggung jawab, serta menghindari klaim menyesatkan dan manipulasi interaksi. Etika bisnis Islam dalam penelitian ini berfungsi sebagai kerangka interpretatif, bukan sebagai variabel yang diuji secara statistik. Penelitian ini berkontribusi pada Islamic Economics and Business Studies dengan menghubungkan pemasaran relasional digital dan pedoman etis bagi UMKM serta wirausaha Muslim.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di SMK Bina Mandiri Al-Qodiriyah Srono Banyuwangi Siti Mutamimatul Jamaliah; Abdul Rouf
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter siswa di SMK Bina Mandiri Al-Qodiriyah Srono Banyuwangi serta upaya yang dilakukan dalam proses pembentukannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam berperan sebagai pendidik, pembimbing, keteladanan, serta kegiatan keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan religius pada siswa. Kontrubusi penelitian ini memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pembentukan karakter yang diterapkan di SMK Bina Mandiri Al-Qodiriyah Srono Banyuwangi melalui perpaduan kegiatan pembelajaran, pembiasaan, dan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.