cover
Contact Name
Husna Nashihin
Contact Email
aufahusna.lecture2017@gmail.com
Phone
+6283817990006
Journal Mail Official
jurnaljipsi.amorfati@gmail.com
Editorial Address
Kantor Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta Alamat: Siwil RT.05/RW.20, Siwil, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55581
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
ISSN : -     EISSN : 29629187     DOI : -
Education Science. The Islamic Education Science. Educational Psychology. Learning Psychology. Educational Philosophy. Islamic Educational Philosophy. Lesson Plan. Lesson Design. Lesson Media Development of Resources and Learning Media. Learning Theory of Islamic Education. Learning Strategies of Islamic Education. Islamic Education Curriculum Development. Objectives and Evaluations of Educational Curriculum. Tafsir Tarbawi. Hadist Tarbawi.
Articles 437 Documents
Mathematical Reasoning Profile of Vocational Students in STEM-Based Contextual Problems Viewed from Field Independent and Field Dependent Cognitive Styles Victor Istas Purba; Tri Dyah Prastiti; Thesa Kandaga
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1561

Abstract

This study profiles the mathematical reasoning of vocational high school (SMK) students in the Electrical Power Installation Engineering (TITL) program when solving STEM-based contextual problems, examined through field independent (FI) and field dependent (FD) cognitive styles. An explanatory sequential mixed-methods design was applied to 40 eleventh-grade students. The Group Embedded Figures Test (GEFT) classified cognitive style, while a researcher-developed STEM-based Mathematical Reasoning Test (TKPM), scored against five NCTM indicators, measured reasoning; six subjects (3 FI, 3 FD) were then explored through task-based clinical interviews analysed using Braun and Clarke’s thematic analysis. Results show that 45% of students were FI and 55% FD. All six subjects fell into the Very Low category (mean 18.61 of 100), with 61.1% of indicator cells scoring zero. Reasoning declined steadily from conjecturing and manipulation (1.28 of 4) to drawing conclusions (0.61), justification (0.33), and validity checking (0.22). FI students displayed analytic independence (specific data enumeration, distractor filtering, and metacognitive self-correction) and excelled at open statistical reasoning, whereas FD students were strong in well-practised procedures (two of three perfect scores on matrix addition) but weak in meaning decomposition, scoring zero on justification and validity. Notably, the advantage reversed by task type: FI led on open reasoning, FD on structured procedure. Overall, the FI style more strongly supported STEM reasoning, though not uniformly. The findings offer an empirical basis for cognitively responsive mathematics instruction and underscore that reasoning errors (correct procedure but wrong conclusion) pose real workplace-safety risks in electrical work
Implementasi Model Cooperative Learning Tipe Talking Chips Pada Materi Menjaga Keutuhan NKRI Di Sekolah Menengah Atas Dalam Membentuk Interdependensi Sosial Murid Ahmad Zainul Rifai; Siti Awaliyah; Teguh Santosa
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1578

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Cooperative Learning tipe Talking Chips dalam membentuk interdependensi sosial murid, yang mencangkup proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, interdependensi sosial pada murid selama pembelajaran, serta kendala dan upaya penanggulangan selama proses pembelajaran. Kajian ini dilatarbelakangi terkait bagaimana model Cooperative Learning dengan menggunakaan Talking Chips dapat membentuk interdependensi sosial pada murid selama proses pembelajaran. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dari tahap reduksi data, penyajian data, dan terakhir penarikan kesimpulan. Kesenjangan kajian ini terdapat pada masih terbatasnya kajian yang membahas Talking Chips terhadap interdependensi sosial murid pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Temuan kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan model Cooperative Learning tipe Talking Chips pada materi menjaga keutuhan NKRI dapat membentuk interdependensi sosial murid selama pembelajaran. Penggunaan chips dapat menjadi alat untuk mendorong keaktifan murid dalam berdiskusi, memberikan pendapat, dan menjawab pertanyaan. Keterbatasan waktu, kurangnya pemahaman murid terhadap mekanisme model pembelajaran, dan rendahnya kepercayaaan diri murid menjadi kendala yang ditemui dalam penerapan pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa model Cooperative Learning tipe Talking Chips dapat membentuk interdependensi sosial pada murid, namun dengan pengelolaan waktu dan kelas yang baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning Berbantuan Blooket Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Kelas V Di SD IT Ar-Rahman Lampung Selatan Iis Winarni; Ida Fiteriani; Deri Firmansah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1581

Abstract

This study was motivated by the low learning outcomes in Pancasila Education among fifth-grade students at SD IT Ar-Rahman in South Lampung, as well as the need for a more active, interactive, and enjoyable learning model. The purpose of this study was to determine the effect of the Blooket-assisted Game-Based Learning model on the learning outcomes in Pancasila Education among fifth-grade students at SD IT Ar-Rahman in South Lampung. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method and a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of 60 students: 30 fifth-grade students in Class A as the experimental group, who used the Blooket-assisted Game-Based Learning model, and 30 fifth-grade students in Class B as the control group, who used the Think-Pair-Share model. Cluster random sampling was used for sample selection. Data collection was conducted through tests, observations, and documentation. Data analysis involved normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using the Independent Samples t-Test. The results showed a significance value (Sig., 2-tailed) of 0.001 < 0.05, with a calculated t-value of -3.595 and a mean difference of -6.400. These results indicate a difference in the mean learning outcomes of 6.40 points, with the experimental class achieving higher learning outcomes than the control class. Thus, H₀ is rejected and H₁ is accepted, leading to the conclusion that the Blooket-assisted Game-Based Learning model has a significant effect on the learning outcomes in Pancasila Education among fifth-grade students at SD IT Ar-Rahman in South Lampung.
Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas V SDN 110 Krui Pesisir Barat Tiara Efrina; Prof. Dr. H. Chairul Anwar, M. Pd; Dr. Muhammad Muchsin Afriyadi, M. Pd
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 4 November 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner (Articles in Pres
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i4.1582

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi pedagogik guru dalam menciptakan proses pembelajaran matematika yang efektif, interaktif, dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kompetensi pedagogik merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki guru untuk memahami karakteristik peserta didik, merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melakukan evaluasi, serta mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran matematika siswa kelas V SDN 110 Krui Pesisir Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru kelas V sebagai informan utama, kepala sekolah sebagai informan pendukung, dan tiga orang siswa kelas V sebagai informan pelengkap. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran matematika di kelas V SDN 110 Krui Pesisir Barat telah diterapkan dengan baik. Guru mampu memahami karakteristik peserta didik, menyusun perangkat pembelajaran, menerapkan metode yang bervariasi, memanfaatkan media sederhana, serta melaksanakan penilaian melalui tugas, ulangan, remedial, dan pengayaan. Meskipun pemanfaatan teknologi masih terbatas karena fasilitas sekolah, guru tetap mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kondusif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, kompetensi pedagogik guru telah mendukung tercapainya tujuan pembelajaran matematika.
Media Gambar Sebagai Media Pembelajaran Vocabulary Bahasa Inggris Siswa Kelas V Mi Al-Inayah Badean Miya Asriyani
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1583

Abstract

Penguasaan kosakata (vocabulary) merupakan fondasi utama dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing, terutama bagi siswa sekolah dasar yang baru mengenal bahasa target tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media gambar sebagai media pembelajaran vocabulary bahasa Inggris pada siswa kelas V MI Al-Inayah Badean, serta menganalisis dampaknya terhadap penguasaan kosakata dan keaktifan belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan 21 siswa kelas V yang terdiri atas 11 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, lembar observasi keaktifan, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media gambar mampu meningkatkan rata-rata skor penguasaan kosakata siswa secara bertahap dari kondisi pra-siklus menuju siklus I dan siklus II, sekaligus mendorong peningkatan keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Media gambar terbukti selaras dengan karakteristik berpikir siswa kelas V yang berada pada tahap operasional konkret, karena membantu mereka menautkan simbol kata dengan objek nyata secara visual sehingga proses mengingat kosakata menjadi lebih bermakna. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media gambar sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran vocabulary yang variatif, ekonomis, dan mudah diterapkan oleh guru di jenjang madrasah ibtidaiyah, khususnya pada satuan pendidikan dengan keterbatasan sarana teknologi.
The Use Of Educational Comics To Increase The Reading Interest Of 5th Grade Elementary School Students Tanti Indah Restaryy; Gina Asri Ruwaida
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1585

Abstract

Reading interest is one of the important factors that affects the learning success of elementary school students, but low reading interest is still a problem because learning tends to focus on textbooks that are not very engaging. This study aims to find out the effect of educational comic media on the reading interest of fifth-grade elementary school students. The research uses a quantitative approach with a quasi-experimental method using a Pretest-Posttest Control Group Design, conducted at SDN Ciledug 01 in Bekasi Regency in the even semester of the 2025/2026 school year. The sample consisted of 88 students, with 45 students in the experimental class and 43 in the control class, determined through a saturated sampling technique. Data were collected through a reading interest questionnaire before and after treatment, then analyzed using normality tests, homogeneity tests, independent sample t-tests, and N-Gain tests with the help of SPSS Statistics 31. The research results show that the data are normally distributed and homogeneous. An independent sample t-test obtained a significance value of 0.000 < 0.05, so H₀ is rejected and H₁ is accepted. The average N-Gain for the experimental class was 45.95% (medium category), higher than the control class at 34.23%. It can be concluded that using educational comic media has a significant effect on the reading interest of fifth-grade elementary school students and can be considered as an alternative learning medium to support literacy culture in elementary schools.
Penerapan Model Roleplay Berbasis Media Wayang Karakter dalam Perspektif Culturally Responsive Teaching pada Pembelajaran Sistem Pemerintahan Indonesia di SMA Moh. Nur Hasan; Siti Awaliyah; Teguh Santosa
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 4 November 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner (Articles in Pres
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i4.1586

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran roleplay berbasis media wayang karakter dalam perspektif Culturally Responsive Teaching pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi pembagian kekuasaan lembaga negara Indonesia di SMA. Kajian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilaksanakan pada murid kelas XI-8 SMA Negeri 8 Malang. Data kajian diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru observer, dan dokumentasi pelaksanaan roleplay. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan roleplay berbasis wayang karakter berlangsung melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil observasi, keterlibatan murid tampak pada aktivitas diskusi kelompok, penyusunan dialog, pelaksanaan simulasi peran sebagai lembaga negara, serta kemampuan murid berdiskusi dan mencapai kesepakatan dalam simulasi musyawarah. Pada aspek kognitif, murid mampu menjelaskan fungsi, tugas, dan hubungan antarlembaga negara secara lebih sistematis setelah mengikuti pengalaman langsung dalam roleplay. Pada aspek afektif dan sosial, murid menunjukkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi, sikap menghargai pendapat, kerja sama, tanggung jawab, serta partisipasi aktif selama kegiatan kelompok. Temuan tersebut diperkuat oleh hasil wawancara guru observer yang menyatakan bahwa roleplay berbasis wayang karakter membantu meningkatkan keaktifan murid dan mempermudah penyampaian materi yang kompleks. Dokumentasi pembelajaran juga menunjukkan penggunaan wayang karakter sebagai representasi simbolik lembaga negara dan keterlibatan murid dalam memainkan peran berdasarkan skenario yang telah disusun. Integrasi wayang karakter sebagai representasi budaya lokal membantu menghubungkan konsep abstrak pembagian kekuasaan lembaga negara dengan konteks sosial budaya murid. Dengan demikian, roleplay berbasis wayang karakter dalam perspektif Culturally Responsive Teaching dapat menjadi strategi pembelajaran yang mendukung pemahaman konseptual, keterlibatan aktif, keterampilan sosial, dan internalisasi nilai budaya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Analisis Transformasi dan Rasionalisasi Layanan Pemakaman pada Husnul Khotimah Care di Yogyakarta dalam Konteks Perubahan Sosial Perkotaan Andriana Maharani; Iqbal Fauzi Abadi; Zahra Fitri Oktavia; Vito Afriza Fivendika
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1588

Abstract

Urbanization and land scarcity in Yogyakarta have driven the transformation of funeralservices from communal practices toward an institutionalized model. Research on the internalprocesses of institutionalization, managerial rationalization, and the negotiation of religiousidentity and the logic of fee-based services within religious nonprofit organizations remainslimited. This research fills that gap through a single qualitative case study of Husnul KhotimahCare (HK Care), a funeral service unit under the PKU Muhammadiyah Gamping Hospital.Data were collected through in-depth interviews with management and families of serviceusers, participatory observation at Nanggulan Cemetery in Kulon Progo, and documentanalysis; the data were then analyzed thematically using triangulation to ensure validity. The research findings show that HK Care has transformed from an informal religious studygroup into a formal organization with a membership structure, standardized operatingprocedures, and its own cemetery, in response to institutional pressures stemming from landuse regulations and the professionalization of services. Rationalization is evident in thepredictability of 24-hour service, land efficiency through zoning based on the order of deathand the preparation of empty graves, and institutional control through an exclusivemembership policy. On the other hand, Muhammadiyah’s religious identity and the logic of feebased services are negotiated through social earmarking: membership dues and plot fees areframed as communal solidarity and spiritual investment, rather than commercial transactions.These findings offer a theoretical contribution to the development of the sociology of death andreligious organizations in the context of urban Indonesia.
Implementasi Prinsip Dasar Akuntansi dalam Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Siti Fatimah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i2.1589

Abstract

Laporan keuangan merupakan sumber informasi penting dalam pengambilan keputusan ekonomi, baik bagi individu maupun organisasi. Namun dalam praktiknya, banyak usaha kecil dan entitas sederhana yang menyusun laporan keuangan tanpa mengikuti prinsip dasar akuntansi secara sistematis. Kondisi tersebut menyebabkan informasi keuangan yang dihasilkan menjadi kurang akurat, tidak konsisten, serta kurang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip dasar akuntansi dalam proses penyusunan laporan keuangan sederhana serta mengidentifikasi tahapan penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur terhadap berbagai buku teks akuntansi dan publikasi ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan laporan keuangan sederhana tetap mengikuti siklus akuntansi dasar yang meliputi pencatatan transaksi, pengklasifikasian akun, dan penyusunan laporan keuangan. Implementasi prinsip dasar akuntansi seperti prinsip kesatuan entitas, prinsip periodisasi, dan prinsip pencocokan pendapatan dan beban terbukti berperan penting dalam menghasilkan informasi keuangan yang relevan dan dapat dipercaya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa laporan keuangan sederhana yang disusun berdasarkan prinsip akuntansi dapat meningkatkan kualitas informasi keuangan serta membantu pelaku usaha kecil dalam melakukan pengambilan keputusan ekonomi. Dengan demikian, penerapan prinsip dasar akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan sederhana menjadi faktor penting dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan usaha.
Manajemen Program Gizi Anak Usia Dini dalam Mendukung Optimalisasi Layanan Pendidikan di TK Islam Puspa Bangsa Ika Kumalaisyawati; Ayik Nikmatul Laili
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 1 Februari 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i1.1593

Abstract

Optimalisasi layanan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) tidak hanya bergantung pada kualitas stimulasi kognitif, tetapi juga pada tata kelola pemenuhan gizi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) dalam program gizi anak usia dini serta dampaknya terhadap optimalisasi mutu layanan pendidikan di TK Islam Puspa Bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, komite sekolah, serta tenaga medis Puskesmas, lalu dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program gizi dikelola secara terstruktur melalui kerangka Manajemen Program Gizi Terintegrasi Kurikulum. Perencanaan gizi dilebur ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) berbasis menu halalan thayyiban dan anggaran kolaboratif. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian peran lintas sektor yang melibatkan komite dan Puskesmas. Pelaksanaan intervensi gizi ditransformasikan menjadi pembelajaran kontekstual berbasis pembiasaan adab Islami dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Pengawasan terpadu melalui sinkronisasi rekam medis (KMS/SDIDTK) dan observasi guru terbukti efektif sebagai tolok ukur evaluasi. Kesimpulannya, tata kelola gizi yang terintegrasi secara langsung menekan angka morbiditas anak, meningkatkan kehadiran, serta mengoptimalkan fokus kognitif dan pencapaian standar perkembangan anak.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 November 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner (Articles in Pres Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 1 Februari 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 4 November 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 3 Agustus 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 2 Mei 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 1 Februari 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 4 November 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 3 Agustus 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 2 Mei 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 1 Februari 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 4 November 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 3 Agustus 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 2 Mei 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 1 Februari 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 1 No. 2 November 2022: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 1 No. 1 Agustus 2022: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner More Issue