cover
Contact Name
Husna Nashihin
Contact Email
aufahusna.lecture2017@gmail.com
Phone
+6283817990006
Journal Mail Official
jurnaljipsi.amorfati@gmail.com
Editorial Address
Kantor Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta Alamat: Siwil RT.05/RW.20, Siwil, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta 55581
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
ISSN : -     EISSN : 29629187     DOI : -
Education Science. The Islamic Education Science. Educational Psychology. Learning Psychology. Educational Philosophy. Islamic Educational Philosophy. Lesson Plan. Lesson Design. Lesson Media Development of Resources and Learning Media. Learning Theory of Islamic Education. Learning Strategies of Islamic Education. Islamic Education Curriculum Development. Objectives and Evaluations of Educational Curriculum. Tafsir Tarbawi. Hadist Tarbawi.
Articles 437 Documents
Analisis Gaya Kepemimpinan dalam Manajemen Sekolah di SMA YPK Merauke Lailatus Sahro; Santhy Naomi Jembormase; Rezqy Ayu Devi Arafah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i2.1594

Abstract

Pendidikan berkualitas di wilayah timur Indonesia, khususnya Papua Selatan, dihadapkan pada tantangan pengelolaan sumber daya yang memerlukan kepemimpinan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala sekolah serta implementasinya dalam fungsi-fungsi manajemen sekolah di SMA YPK Merauke. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Sekolah SMA YPK Merauke menerapkan sinergi gaya kepemimpinan transformasional dan partisipatif. Gaya kepemimpinan ini diintegrasikan secara efektif ke dalam empat fungsi manajemen, yaitu perencanaan partisipatif berbasis data, pengorganisasian transparan sesuai kompetensi, penggerakan persuasif berbasis keteladanan, serta pengawasan berorientasi pembimbingan (coaching). Kombinasi pendekatan ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas manajemen sekolah yang ditandai oleh terciptanya iklim kerja kondusif, terjaganya kelulusan siswa pada kategori memuaskan, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat secara konsisten. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas manajemen sekolah tidak hanya bergantung pada kecukupan sarana fisik, melainkan pada fleksibilitas dan kepemimpinan humanis yang mampu menjembatani standar nasional pendidikan dengan karakteristik sosio-kultural lokal. Implikasi penelitian ini memberikan kerangka konseptual bagi pengembangan model kepemimpinan kontekstual serta panduan praktis pengelolaan sekolah swasta di kawasan daerah berkembang.
The Influence of Social Media Addiction and Self-Regulated Learning on Student Discipline Teguh Sumarno; Isnainiwati
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i2.1596

Abstract

The increasingly intensive use of social media among adolescents offers benefits regarding communication and information access; however, excessive use has the potential to diminish student discipline in fulfilling academic obligations. Conversely, self-regulated learning is viewed as a capability that enables students to manage their learning processes independently, thereby maintaining disciplined behavior. This study aims to analyze the influence of social media addiction and self-regulated learning on student discipline, both individually and simultaneously. A quantitative approach with a causal-associative design was employed. The study population consisted of all 20 Grade XI students at SMK Puspa Bangsa for the 2025/2026 academic year; the entire population was utilized as the sample through a saturated sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed via multiple linear regression using IBM SPSS version 27. The results indicate that social media addiction has a significant negative effect on student discipline, whereas self-regulated learning has a significant positive effect. Simultaneously, both variables significantly influence student discipline, with a coefficient of determination (R²) of 0.414, indicating that 41.4% of the variation in student discipline can be explained by these two variables. The study concludes that enhancing student discipline requires controlling social media usage alongside strengthening self-regulated learning capabilities through instruction that fosters self-regulation, responsibility, and study time management.
Sintesis Prinsip Filosofis Pendidikan Jasmani Islam: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Jimi Harianto; Rachmat Dody Ariesna
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1598

Abstract

Pendidikan jasmani dalam perspektif Islam telah banyak dikaji secara parsial, namun sintesis filosofis yang mengintegrasikan hakikat (ontologi), sumber pengetahuan (epistemologi), dan tujuan pengembangannya (aksiologi) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan prinsip-prinsip filosofis pendidikan jasmani Islam melalui sintesis ketiga pilar keilmuan tersebut. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan konseptual-filosofis terhadap Al-Qur’an, hadis, pemikiran tokoh pendidikan Islam, serta artikel ilmiah nasional dan internasional. Teknik analisis data dilakukan melalui pembacaan kritis, pengelompokan tematik, perbandingan antarsumber, dan sintesis konseptual untuk membangun kerangka berpikir yang utuh. Hasil kajian menemukan bahwa secara ontologis, jasmani merupakan bagian integral dari eksistensi manusia, amanah Tuhan, dan medium aktualisasi tanggung jawab; secara epistemologis, pengetahuan pendidikan jasmani dibangun melalui integrasi wahyu, akal, pengalaman empiris, dan ilmu pengetahuan; sedangkan secara aksiologis, pendidikan jasmani diarahkan pada pencapaian kesehatan, kemaslahatan, pembentukan akhlak, disiplin, tanggung jawab, dan pengendalian diri. Sintesis dari ketiganya menghasilkan prinsip filosofis terpadu yang menegaskan bahwa pendidikan jasmani dalam Islam bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan proses ibadah dan pembentukan insan kamil. Temuan ini menawarkan kerangka filosofis holistik yang dapat dijadikan landasan dalam merumuskan tujuan, materi, strategi, dan evaluasi pembelajaran pendidikan jasmani Islam.
Realitas Dakwah Digital Husain Basyaiban di TikTok dalam Perspektif Paradigma Ilmu Dakwah Fathimatuz Zuhro; Dhelittya Finaliyani Putri; Zulfatul Mufidah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1599

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis realitas dakwah digital Husain Basyaiban di TikTok dalam perspektif paradigma ilmu dakwah. Penelitian dilatarbelakangi oleh banyaknya kajian mengenai Husain Basyaiban yang masih berfokus pada aspek metode, pesan, dan strategi komunikasi dakwah secara parsial, sehingga belum memberikan gambaran yang komprehensif mengenai praktik dakwah digitalnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan jenis penelitian meta-sintesis kualitatif. Data penelitian berupa berbagai publikasi ilmiah yang membahas dakwah digital Husain Basyaiban, meliputi artikel jurnal, skripsi, tesis, prosiding, serta dokumen akademik lain yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan, sedangkan analisis data menggunakan Qualitative Content Analysis yang dikembangkan oleh Philipp Mayring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik dakwah digital Husain Basyaiban merepresentasikan empat paradigma ilmu dakwah, yaitu paradigma komunikasi, paradigma transformasi sosial, paradigma pengembangan masyarakat, dan paradigma kultural. Paradigma komunikasi menjadi dimensi yang paling dominan melalui penggunaan bahasa sederhana, penyampaian dialogis, serta pemanfaatan karakteristik media digital untuk membangun interaksi dengan audiens. Sementara itu, paradigma transformasi sosial dan paradigma kultural tampak melalui upaya membangun kesadaran beragama sekaligus kemampuan mengadaptasi pesan Islam terhadap budaya komunikasi generasi digital. Adapun paradigma pengembangan masyarakat masih belum berkembang secara optimal karena dakwah lebih berorientasi pada peningkatan literasi keagamaan individu dibandingkan pemberdayaan komunitas. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah digital tidak hanya merupakan proses komunikasi keagamaan, tetapi juga menjadi ruang transformasi sosial dan adaptasi budaya yang perlu dipahami secara integratif melalui paradigma ilmu dakwah.
Entrepreneurship Education Berbasis Ekonomi Islam: Rekonstruksi Kemandirian Ekonomi Peserta Didik dalam Ekosistem Digital Erwina Kartika Devi; M. Arif Musthofa; Salis Masruhin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i2.1606

Abstract

Transformasi ekosistem ekonomi digital menuntut pendidikan kewirausahaan tidak lagi berorientasi semata pada pembentukan entrepreneurial intention, tetapi pada pengembangan kapabilitas peserta didik untuk menciptakan nilai dan mencapai kemandirian ekonomi. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi entrepreneurship education berbasis ekonomi Islam melalui integrasi nilai-nilai Islam, kompetensi kewirausahaan, kapabilitas ekonomi digital, dan potensi ekonomi lokal dalam membentuk economic agency peserta didik, dengan konteks Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis literatur ilmiah yang relevan mengenai pendidikan kewirausahaan, Islamic entrepreneurship, digital entrepreneurship, entrepreneurial intention, economic agency, dan pendidikan ekonomi Islam. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, kategorisasi, sintesis tematik, dan rekonstruksi konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian terdahulu masih cenderung memposisikan entrepreneurial intention, sikap, dan self-efficacy sebagai outcome utama pendidikan kewirausahaan. Dalam konteks Jambi, penelitian mengenai digital entrepreneurship, literasi keuangan, dan Islamic entrepreneurship telah berkembang, tetapi masih relatif terfragmentasi dan belum mengintegrasikan dimensi nilai Islam, kapabilitas digital, penciptaan nilai lokal, dan kemandirian ekonomi dalam satu kerangka konseptual. Penelitian ini menawarkan model yang menempatkan nilai ekonomi Islam sebagai fondasi normatif, entrepreneurship education sebagai mekanisme pembentukan kompetensi, digital economic capability sebagai pengungkit, potensi ekonomi lokal sebagai ruang penciptaan nilai, dan economic independence sebagai outcome. Kebaruan penelitian terletak pada pergeseran orientasi dari entrepreneurial intention menuju economic agency dan kemandirian ekonomi peserta didik dalam ekosistem pendidikan yang berbasis nilai Islam, digital, dan kontekstual lokal. Model ini memberikan implikasi bagi pengembangan kurikulum, pembelajaran berbasis proyek, inkubasi bisnis mahasiswa, dan penguatan institutional entrepreneurship ecosystem di Provinsi Jambi.
The Expansion of Islamic Economics Programs and Graduate Absorption in the Islamic Finance Industry Daud
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i2.1613

Abstract

The rapid expansion of Islamic Economics programs in Indonesian higher education has contributed to a growing supply of graduates with academic backgrounds in Islamic economics and finance. However, the extent to which this educational expansion is aligned with the employment capacity and human resource requirements of Indonesia’s Islamic finance industry remains insufficiently examined. This study aims to analyze the development of Islamic Economics programs and the absorption of their graduates within the Islamic finance industry in Indonesia. The study employs a quantitative descriptive approach using secondary data obtained from higher education statistics, graduate data, and official reports on the development of Indonesia’s Islamic finance industry. The analysis focuses on trends in the number of Islamic Economics programs, student and graduate populations, and graduate employment relative to the growth of the Islamic finance sector. The findings indicate that the expansion of Islamic Economics programs has increased the supply of graduates, but this growth has not necessarily been accompanied by proportional employment absorption within the Islamic finance industry. The emerging gap suggests a potential mismatch between the competencies produced by higher education institutions and the evolving human resource requirements of the industry. The study argues that strengthening curriculum relevance, industry–university collaboration, competency certification, and work-integrated learning is essential to improve graduate employability. These findings provide implications for higher education institutions, policymakers, and Islamic finance industry stakeholders in developing a more responsive and sustainable Islamic finance human resource ecosystem in Indonesia.
Pengaruh Model Picture and Picture Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Al Hikmah Bandar Lampung Yulinda; Baharudin; Ayu Reza Ningrum
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1617

Abstract

Hasil belajar IPAS di sekolah dasar masih menjadi salah satu permasalahan dalam proses pembelajaran. Rendahnya hasil belajar peserta didik menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan dan pemahaman peserta didik selama proses belajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah Picture and Picture, yaitu model pembelajaran yang memanfaatkan media gambar untuk membantu peserta didik memahami konsep melalui kegiatan mengurutkan atau memasangkan gambar secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Picture and Picture terhadap hasil belajar IPAS peserta didik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design, melibatkan 2 kelompok kelas, satu sebagai kelompok perlakuan (example non example) dan satu lagi sebagai kelompok pembanding (Example non Example). Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang telah tervalidasi dari sisi validitas dan reliabilitas. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis melalui uji pra syarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas III di MI Al Hikmah Bandar Lampung. Hal tersebut dibuktikan melalui hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang secara statistic mengonfirmasi adanya pengaruh nyata dari penerapan model picture and picture.
Does Islamic Financing Drive Growth? Dynamic Evidence from Working Capital, Investment, and Consumer Financing in Indonesia Muhammad Iqbal; Chicilia Nova Yatna; Ferry Ardiansyah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1618

Abstract

This study examines the dynamic relationship between purpose-based Islamic bank financing and quarter-to-quarter changes in Indonesia’s economic growth rate (ΔGrowth). Financing is classified into working capital, investment, and consumer financing. The dataset comprises 64 quarterly observations from 2010Q1 to 2025Q4, with 60 effective observations after first differencing and the inclusion of three autoregressive lags of ΔGrowth. A dynamic median quantile regression controls for changes in the interest rate and inflation, as well as COVID-19 regime and pulse interventions. Statistical inference is based on 600 moving-block bootstrap replications with a four-quarter block length. None of the three financing categories is statistically associated with the conditional median of ΔGrowth when estimated separately. In the combined model, investment financing has a negative coefficient, whereas working capital and consumer financing remain insignificant. However, investment financing is insignificant in the separate model, indicating that the combined-model result is sensitive to model specification and does not support a causal interpretation. Lagged changes in the growth rate and pandemic interventions are the most consistent correlates of short-run growth dynamics. Overall, the evidence does not show a consistent same-quarter association between increases in nominal purpose-based Islamic financing and an acceleration in economic growth. These findings suggest that Islamic banking development should emphasize not only financing expansion but also allocation quality and sectoral linkages.
Public Speaking in Islamic Pearching ( Da’wah) for Generation Z in The Digital Era Sutinnarto; Choirunnisa; Muhammad Agung Setiawan; Lakna Tulas'un; Rif'atul Himmah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1619

Abstract

The development of digital technology has fundamentally transformed the landscape of Islamic da'wah, particularly in reaching Generation Z who have grown up as digital natives. This study aims to deeply understand how public speaking in da'wah for Generation Z in the digital era is practiced, experienced, and meaningfully interpreted by da'wah practitioners and recipients. This research employs a qualitative approach with a case study method. Data collection was conducted through in-depth interviews with 15 informants consisting of Generation Z da'wah creators, Generation Z audiences, and da'wah public speaking practitioners, as well as observation of da'wah content on TikTok, Instagram, and YouTube platforms, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal four main themes. First, there has been a paradigm shift in da'wah public speaking from a one-way, monological communication model toward a dialogical and participatory model. Generation Z preachers no longer position themselves as lecturers who lecture, but as dialogue partners who accompany audiences in the search for religious meaning. Second, five effective strategies used by da'wah creators were identified: relatable and personal storytelling, attractive visuals with short content, light humor as a door opener to the heart, authentic language that does not lecture, and interactivity that actively involves the audience. Third, the research identifies significant challenges faced, including the audience's short attention span, the risk of oversimplifying religious messages, algorithm dominance favoring entertainment content, and negative comments and attacks on social media. Fourth, Generation Z interprets good da'wah as da'wah that is touching, honest, and relevant to their daily lives, not da'wah that focuses solely on sin and threats.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dosen dan Lingkungan Pembelajaran terhadap Keterlibatan Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Universitas Bakti Indonesia Moh Jali; Haya; Rezqy Ayu Devi Arafah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 4 November 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v4i4.1621

Abstract

Keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) penting untuk mendukung tercapainya pembelajaran yang aktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi pedagogik dosen dan lingkungan pembelajaran terhadap keterlibatan belajar mahasiswa pada mata kuliah PAI di Universitas Bakti Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Responden berjumlah 50 mahasiswa yang mengikuti mata kuliah PAI dan dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik dosen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan belajar mahasiswa (B=0,451; p<0,001). Lingkungan pembelajaran juga berpengaruh positif dan signifikan (B=0,389; p<0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan belajar mahasiswa (F=58,316; p<0,001), dengan nilai R² sebesar 0,712. Artinya, kompetensi pedagogik dosen dan lingkungan pembelajaran mampu menjelaskan 71,2% variasi keterlibatan belajar mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya kompetensi dosen dan lingkungan pembelajaran yang kondusif dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa pada pembelajaran PAI.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 November 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner (Articles in Pres Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 2 Mei 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 1 Februari 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 4 November 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 3 Agustus 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 2 Mei 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 1 Februari 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 4 November 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 3 Agustus 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 2 Mei 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 1 Februari 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 4 November 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 3 Agustus 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 2 Mei 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 2 No. 1 Februari 2023: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 1 No. 2 November 2022: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 1 No. 1 Agustus 2022: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner More Issue