cover
Contact Name
Putri Rahayu Ratri
Contact Email
pekat.siap@gmail.com
Phone
+6281384105501
Journal Mail Official
pekat.siap@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Mangli Indah Blok AF-18 RT. 02 RW. 04 kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
PEKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26143305     DOI : https://doi.org/10.37148/pekat
PEKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is an academic journal organized and operated by Puslitbang Sinergis Asa Professional which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development. This journal particularly focuses on the main problems in the community development areas as follows: Community Service; Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology and Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Outskirt Areas and Undeveloped Areas; Education for Sustainable Development. Health Computer Sciences and other disciplines
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024): April" : 6 Documents clear
Pengembangan Potensi Kelor Di Desa Kemuning Lor, Jember Alfiansyah, Gamasiano; Swari, Selvia Juwita; Pratama, Mudafiq Riyan; Kartika, Ria Chandra; Sasmita, Irene Ratri Andia
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v3i1.30

Abstract

The goal of the Sustainable Development Goals (SDGs) is to end malnutrition by 2030. Kemuning Lor is a village that produces abundant moringa, but it has not been optimized, especially in tackling stunting. The aim of this activity was to increase the knowledge and skills of the Kemuning Lor village community in processing moringa into moringa modisco that has economic value and can reduce the prevalence of stunting. The methods used include socialization, training and mentoring. The result of this activity was that the community was able to process moringa into products that were healthy and had economic value. We expect that this knowledge and skills can become a strategy in overcoming stunting and improving the economy.
Pemberdayaan UMKM Melalui Pembuatan Gula Cair dari Limbah Kulit Singkong sebagai Pemanis Alternatif Danang Kumara Hadi; Murtiyaningsih, Hidayah; Mega Saniya Juli Nuriyatul; Ega Dwi Sukmadiningsih
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v3i1.33

Abstract

Kabupaten Jember, memiliki lahan pertanian komoditi singkong yang luas, memberikan peluang besar untuk mengembangkan produksi alternatif. Potensi pengembangan alternatif pemanis dari limbah kulit singkong melalui Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Gula cair yang dihasilkan dari kulit singkong menawarkan nilai ekonomis yang menjanjikan, dengan 1 liter gula cair dihasilkan dari setiap 15 kg bahan baku. Melalui pelatihan dan pendampingan, PKMS bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan produksi mitra pengusaha produk olahan singkong, mengajarkan ekstraksi pati dan pembuatan gula cair rendah kalori. Sasaran kegiatan melibatkan UMKM produk bahan olahan singkong di Jember, dengan harapan hasilnya dapat bersaing dengan gula impor dan mengurangi laju impor gula. Hasil keberdayaan mitra mencakup peningkatan keterampilan dan pengetahuan dalam produksi gula cair dari kulit singkong. Mitra dapat meningkatkan keterampilan dalam pengolahan limbah kulit singkong menjadi gula cair rendah kalori. Diharapkan mitra dapat meningkatkan efisiensi limbah kulit singkong dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Selain itu, keberdayaan mitra juga dapat tercermin dalam kemampuan mereka untuk bersaing di pasar lokal dan internasional, dengan dampak positif pada pengurangan laju impor gula di tingkat lokal. Kata Kunci: Gula cair, Limbah kulit singkong, UMKM  
Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Limbah Alam dan Digital Marketing Kepada Santri Mambaul Ulum Dua Sukorambi Jember Al Mujib, Ihwan Huda; Ismailia, Titik; Mariyati , Nanik; Novawan, Adriadi; Rahmanita, Meiga
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v3i1.34

Abstract

Wirausaha merupakan salah satu cara penanggulangan kesenjangan social dan kemiskinan. Banyaknya pengangguran pada usia produktif menuntut adanya tindakan yang kreatif dan inovatif. Salah satu indikator bangsa menjadi negara maju adalah memiliki entrepreneurship 2%. Indonesia hanya memiliki 0,24% sampai saat ini. Di era globalisasi ini membangun manusia yang handal, unggul, dan responsive merupakan salah satu cara untuk menghadapi tantangan global. Hal ini dilakukan agar tetap mampu bersaing dengan pasar global yang berbasis hoby dan potensi yang ada dilingkungan masing – masing. Salah satu komunitas yang memiliki banyak usia produktif adalah santri di pondok pesantren. Santri harus dilatih dengan kemampuan entrepreneurship agar mampu bersaing di era globalisasi ini. Salah satu cara membangun manusia yang handal adalah dengan memberikan pelatihan yang berbasis potensi alam yang ada di wilayah sekitar. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memecahkan masalah mitra yaitu membangun pemikiran wirausaha kepada santri dan juga memanfaatkan potensi yang ada di sekitar mitra pengabdian. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode analisis, design, development, implementasi, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah melaksanakan kegiatan pelatihan yang sinergi yaitu pelatihan kewirausahaan, pengolahan limbah alam, dan pelatihan digital marketing. Hasil dari pelatihan ini adalah membangitkan semangat wirausaha kepada para santri dengan melatih meningkatkan potensi alam menjadi komoditas yang bernilai dan mampu untuk dijual di pasar global melalui media digital. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian para santri memiliki keinginan untuk menjadi wirausaha. Selain itu, mitra pengabdian juga bisa memanfaatkan potensi limbah alam yang ada di sekitar pondok pesantren untuk menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi.   Kata Kunci: kewirausahaan, pengolahan limbah alam, digital marketing
Peningkatan Pengetahuan Faktor Risiko Kardiovaskular pada Lansia Desty, Rani Tiara; Suliani Ika Nur Rohmah
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v3i1.35

Abstract

Penyakit jantung yang menjadi salah satu ancaman terdepan didunia (global threat) serta merupakan suatu penyakit yang memiliki peran utama sebagai faktor kematian nomor satu di seluruh dunia. Lanjut usia (lansia) memiliki resiko paling besar untuk terjadinya penyakit kardiovaskular. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Jarum, didapatkan beberapa penyakit yang diderita oleh lansia seperti hipertensi, stroke, dan kolesterol. Dimana penyakit tersebut dapat menjadi pemicu timbulnya penyakit kardiovaskular. Pengetahuan dan pemahaman dalam menjaga kesehatan jantung menjadi hal penting yang mendukung perilaku pola makan baik dan dapat berpengaruh pada kesehatan jantung di masa mendatang. Tujuan dilakukan kegiatan adalah sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pada lansia agar dapat mengetahuinya faktor risiko penyakit kardiovaskular dan dapat merubah perilaku kesehatannya. Kegiatan peningkatan pengetahuan ini diselenggarakan dengan sasaran kelompok lanjut ujia di Desa Jarum Kecamata Bayat Kabupaten Klaten. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi identifikasi masalah kesehatan, penyuluhan atau sosialisasi seputar faktor risiko penyakit kardiovaskular, menilai efektivitas penyuluhan melalui penilaian sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan nilai pengetahuan yang semula dengan rata-rata 61% meningkat menjadi 95% tentang faktor risiko penyakit Kardiovaskular. Perlu adanya komitmen dari lansia untuk melakukan pola hidup sehat dengan “CERDIK” dan “PATUH” untuk dapat menanggulangi penyakit Kardiovaskular.
Implementasi Pemanfaatan Buah-Buahan Lokal Tinggi Kalium dan Antioksidan sebagai Upaya Pengendalian Penyakit Tidak Menular Hipertensi di Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember Surya Dewi Puspita; Putri Rahayu Ratri; Miftahul Jannah; Dina Fitriyah; Yohan Yuanta; Dessya Putri Ayu
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v3i1.37

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Studi pendahuluan tentang permasalahan yang ada di Desa Wonojati yaitu belum optimalnya pemanfaatan buah lokal tinggi kalium dan antioksidan untuk pencegahan hipertensi bagi masyarakat dewasa dan lansia, belum adanya edukasi bahaya hipertensi, pencegahan hipertensi, belum adanya edukasi pola hidup sehat sebagai pencegahan. Penyuluhan kepada masyarakat memegang peranan penting dalam upaya pencegahan hipertensi. Konsumsi buah-buahan lokal yang tinggi kalium dan antioksidan dapat menjadi strategi yang efektif dalam pencegahan hipertensi. Penyuluhan dapat memberikan informasi tentang faktor risiko hipertensi, seperti kebiasaan makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, stres, dan kebiasaan merokok. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah mengajari masyarakat untuk mengolah buah-buahan lokal untuk mencegah hipertensi, edukasi bahaya hipertensi, pencegahan hipertensi, edukasi pola hidup sehat sebagai pencegahan penyakit tidak menular.  Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan ini yaitu pembuatan media KIE, persiapan, pelaksanaan, penutup. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di salah satu rumah kader Posyandu di Desa Wonojati dengan peserta sejumlah 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta untuk mengolah buah-buahan lokal untuk mencegah hipertensi, peningkatan pengetahuan tentang bahaya hipertensi pencegahan hipertensi serta pola hidup sehat sebagai pencegahan penyakit tidak menular yaitu terjadi kenaikan pengetahuan dari 40% menjadi 60%.  Pemanfaatan buah-buahan lokal yang tinggi kalium dan antioksidan dapat menjadi strategi yang efektif dalam pengendalian hipertensi dan peningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat diperlukan untuk mengimplementasikan program-program yang mendukung konsumsi buah-buahan lokal sebagai bagian dari gaya hidup sehat untuk mengurangi penyakit tidak menular seperti hipertensi. Kata Kunci: hipertensi, buah lokal, pengetahuan  
Pencegahan Stunting Melalui Pelatihan Pembuatan Susu Kurma Sebagai Produk Unggulan di Desa Kemuning Lor Kabupaten Jember Dony Setiawan Hendyca Putra; Mochammad Choirur Roziqin; Rindiani; Heri Warsito; Sabran
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v3i1.39

Abstract

Stunting merupakan permasalahan yang semakin banyak ditemukan dinegara berkembang, termasuk Indonesia. Jawa Timur merupakan wilayah dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi yaitu 30,2%. Kabupaten Jember menempati urutan pertama kasus stunting tertinggi di Jawa Timur sebesar 34,9%. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh pengusul di posyandu Desa Kemuning Lor didapatkan kasus stunting sebanyak 135 balita. Dibalik permasalahan di Desa Kemuning Lor Arjasa terdapat potensi positif yaitu penghasil susu sapi perah. Mayoritas pekerjaan penduduk disana adalah sebagai peternak sapi perah dan petani. Dalam satu gelas (250 ml) susu murni terkandung setidaknya sekitar 150 kalori, 8 gram protein, 9 gram lemak, 300 mg kalsium, 300 IU vitamin A, dan 98 IU vitamin D yang sangat baik untuk tumbuh kembang balita terutama balita dengan gizi buruk atau kurang di Desa Kemuning Lor. Kandungan gizi pada susu sangat baik untuk mencegah terjadinya stunting pada balita di Desa Kemuning Lor. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencegah peningkatan kejadian stunting dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan/pengolahan susu kurma kepada sasaran ibu rumah tangga sejumlah 30 orang. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh tim pengusul, antara lain: 1) sosialisasi tentang stunting dan upaya mengatasinya dalam keluarga; 2) pelatihan pembuatan/pengolahan susu kurma; 3) Pelatihan pembuatan packaging, PIRT/BPOM; 4) evaluasi dan monitoring. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mempraktikkan pembuatan susu kurma di rumah sebagai makanan tambahan atau dapat menjadi produk UMKM. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya fokus pada pencegahan stunting, tetapi juga peningkatan daya jual susu sapi Rembangan melalui inovasi dan digital marketing. Kata Kunci: Stunting, Pelatihan, Susu Kurma

Page 1 of 1 | Total Record : 6