cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Pemanfaatan Media Pembelajaran Jam Sudut dalam Pembelajaran Matematika di SD Novi Mayasari; Junarti Junarti; Dian Ratna Puspananda; Ahmad Kholiqul Amin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.566 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.276

Abstract

ABSTRACTBased on the results of observations and interviews with classroom teachers, data were taken into account that students' interest in learning was still low and student learning outcomes were still below the KKM average. Therefore, the PKM lecturer team took the initiative to conduct community service activities by utilizing the angular hour learning media with discussion methods. Corner clock media is a learning medium made from a clock model made of plywood for students, where the clock consists of two circles with one of them larger than the other. The goal to be achieved from this PKM is to help students learn mathematics in a fun way so as to create high interest and better learning achievement. The method of implementation of this PKM program is a method of training directly to fourth grade students of elementary schools in Sukosewu State Elementary School district. Bojonegoro. The results of this PKM activity are the higher learning interest in students which can be seen from the enthusiasm of students and the increasing student achievement results. The conclusion of this PKM activity is that it can increase learning interest and sukosewu elementary school students' learning achievement results in terms of the use of corner hours (jadut) and students are easier to do math problems, especially on mathematics subjects on the subject of angle measurement.Keywords: corner clock learning media, mathematics. ABSTRAKBerdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas diperoh data bahwasanya minat belajar siswa masih rendah dan hasil belajar siswa masih dibawah rata-rata KKM. Oleh karena itu kami tim PKM dosen berinisiatif melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat  dengan memanfaatkan media pembelajaran jam sudut dengan metode diskusi. Media jam sudut adalah media pembelajaran yang terbuat dari model jam yang terbuat dari triplek kepada siswa, dimana jam tersebut terdiri dari dua buah  lingkaran dengan besar salah satunya lebih besar dari lingkaran yang lainnya. Tujuan yang ingin dicapai dari PKM ini adalah membantu siswa belajar matematika dengan cara yang menyenangkan sehingga tercipta minat yang tinggi dan hasil prestasi belajar yang lebih baik. Metode pelaksanaan pada program PKM ini yaitu metode pelatihan secara langsung kepada siswa kelas IV Sekolah Dasar di SD Negeri Sukosewu kab. Bojonegoro. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah minat belajar sisiwa semakin tinggi yang dapat dilihat dari antusias siswa dan hasil prestasi belajar siswa yang meningkat. Kesimpulan dari kegiatan PKM ini adalah dapat meningkatkan minat belajar dan hasil prestasi belajar siswa SD negeri sukosewu dalam hal pemanfaatan jam sudut (jadut) dan siswa lebih mudah dalam mengerjakan soal matematika terutama pada mata pelajaran matematika pada pokok bahasan pengukuran sudut.Kata Kunci: Media pembelajaran jam sudut, matematika.
PEMBANGUNAN WEBSITE INFORMASI SEKOLAH DI SMA NEGERI KERJO, KARANGANYAR Yogiek Indra Kurniawan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1614.046 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i1.169

Abstract

 ABSTRACT SMA Negeri Kerjo is a senior high school located in Kerjo, Karanganyar regency, Central Java province. From the data obtained, it can be seen that SMA Negeri Kerjo included in the school that is developing. There are more people willing to enter this school, especially high school student candidate in Kerjo area, Karanganyar regency. Based on the interviews that have been done, there are some problems in SMA Negeri Kerjo. The main problem is the promotion of SMA Negeri Kerjo that has not been maximized. During this time, the promotion from SMA Negeri Kerjo to capture the students is through posters spread to the surrounding areas. Another problem is the number of information related to SMA Negeri Kerjo that want to be conveyed to the public, both to SMA Negeri Kerjo’s students, as well as to people who want to know the condition in SMA Negeri Kerjo. Based on the problems above, the solution to overcome these problems is with the school information website that specifically displays the information for SMA Negeri Kerjo. SMA Negeri Kerjo’s website has been built with several features, including : school module, news module, gallery module, guest book module, PPDB module, material download module, announcement module, and extracurricular activity module. Based on the tests that have been done, 96.67% of respondents stated that the SMA Negeri Kerjo’s website can provide information on matters related to schools, news and school activities well, 85.83% of respondents stated that the website can already be a promotional tool which is better than the existing posters and fliers as well as 98.33% of respondents stated that the website is feasible to use.Keywords: school, senior high school, websiteABSTRAKSMA Negeri Kerjo adalah sebuah sekolah tingkat menengah atas yang terletak di daerah Kerjo, kabupaten Karanganyar, provinsi Jawa Tengah. Dari data yang diperoleh, dapat diketahui bahwa SMA Negeri Kerjo termasuk ke dalam sekolah yang sedang berkembang. Semakin banyak yang berkeinginan untuk memasuki sekolah ini, terutama para calon siswa SMA di daerah Kerjo, kabupaten Karanganyar. Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan, terdapat beberapa permasalahan di SMA Negeri Kerjo. Permasalahan yang utama adalah promosi SMA Negeri Kerjo yang belum maksimal. Selama ini, promosi yang dilakukan SMA Negeri Kerjo untuk menjaring siswa hanyalah melalui poster yang disebar ke daerah-daerah sekitar. Permasalahan yang lain adalah banyaknya informasi terkait SMA Negeri Kerjo yang ingin disampaikan kepada publik, baik kepada siswa SMA Negeri Kerjo, maupun kepada masyarakat yang ingin mengetahui kondisi di SMA Negeri Kerjo. Berdasarkan permasalahan di atas, solusi yang dilakukan untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut adalah dengan adanya website informasi sekolah yang khusus menampilkan informasi-informasi untuk SMA Negeri Kerjo. Website SMA Negeri Kerjo pun telah dibangun dengan beberapa fitur, antara lain : modul sekolah, modul berita, modul gallery, modul buku tamu, modul PPDB, modul download materi, modul pengumuman, serta modul kegiatan ekstrakurikuler. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, 96,67% responden menyatakan bahwa website SMA Negeri Kerjo dapat memberikan informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan sekolah, berita serta kegiatan sekolah dengan baik, 85,83% responden menyatakan bahwa  website tersebut sudah dapat menjadi alat promosi yang lebih baik daripada poster dan flier yang ada selama ini serta 98,33% responden menyatakan bahwa website tersebut sudah layak untuk digunakan.Kata Kunci: Sekolah, SMA, Website
Pelatihan Pembuatan Handycrafts untuk Mengembangkan Potensi Industri Kreatif Masyarakat di Dekranasda Jakarta Barat Supardi Supardi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.684 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2809

Abstract

This service activity aims to provide training to the community in the West Jakarta Dekranasda on how to make handicrafts in the form of handbags and jampel pans that have economic value. The method of implementing this service begins with the preparation stage, providing training materials, implementation (making handbags and pot jampels), then marketing the product. The handicrafts produced were then marketed for two weeks at the Jakarta cultural feed event which was held at Puri Mall Kembangan, West Jakarta. The results of this service activity show that the community under the auspices of the Regional National Crafts Council for the West Jakarta area already has knowledge of the community's creative industry in the form of the ability and expertise to make handicrafts and is able to market the products that have been produced.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat di Dekranasda Jakarta Barat mengenai cara membuat handycrafts berupa handbag dan jampel panci yang memiliki nilai ekonomis Metode pelaksanaan pengabdian ini diawali dengan tahap persiapan, pemberian materi pelatihan, pelaksanaan (pembuatan handbag dan jampel panci), selanjutnya memasarkan produk. Handycraft yang dihasilkan kemudian dipasarkan selama dua pekan pada even pekan budaya Jakarta yang diadakan di di Puri Mall Kembangan Jakarta Barat. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat dibawah naungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah wilayah Jakarta Barat, telah memiliki pengetahuan tentang industri kreatif masyarakat berupa kemampuan dan keahlian membuat kerajinan tangan (handycrafts) serta mampu melakukan pemasaran produk yang telah dihasilkan.
Penggunaan Aplikasi Plickers untuk Data Penilaian Formatif di SMA Islam Assa’adah Devi Yunita; Irpan Kusyadi; Nurhasanah Nurhasanah; Shelvi Eka Tassia
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.671 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i1.1220

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan disengaja serta bertanggung jawab yang dilakukan oleh orang dewasa untuk mendewasakan seseorang dan dilakukan secara terus menerus. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menuntut seseorang untuk menyesuaikan diri dengan keadaan saat ini. Seseorang dituntut memiliki kemampuan untuk dapat menguasai, memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan segala bentuk informasi dan ilmu pengetahuan yang ada dengan cara berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif. Plickers merupakan sebuah alat bantu yang digunakan oleh guru untuk memberikan penilaian dan mengumpulkan data dari hasil penilaian secara real- time dengan menciptakan suasana yang menyenangkan. pemanfaatan plickers oleh guru di lingkungan sekolah masih jarang digunakan. Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan mengadakan pelatihan dan praktik mengenai Penggunaan Aplikasi Plickers yang dapat digunakan sebagai alat bantu penilaian data formatif sehingga dapat membantu guru agar dapat menilai jawaban dari siswa/siswi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Islam Assa’adah yang berlokasi di Tangerang Selatan. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 09.00 sampai pukul 16.00. Dengan menggunakan Aplikasi Plickers siswa-siswi kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Sehingga dapat motivasi siswa-siswi dalam mengikuti test atau ujian menjadi meningkat dan hasil ujian menjadi lebih baik.
Pendampingan di Bidang Informatika untuk Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) Klaudius Jevanda B.S.; R. Kristoforus Jawa Bendi; Latius Hermawan; Rafael Tomi Prakoso
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.074 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.468

Abstract

ABSTRACT This Community Service activity aims to provide assistance by utilizing IT for student of St. Yosef Lahat High School. The specific target expected from this activity is that students are able to understand and master the material on arithmetic, analytics, and algorithmic using IT-based technology to prepare for the 2018 OSK competition.The method of implementation carried out begins with determining partners, justifying the problems of partner, procedures carried out, work plans in community service activities. In its implementation, mentoring was carried out by a Team consisting of 3 lecturers and 1 student. The results of the questionnaire stated that this 2018 OSK competition assistance activity was useful for High School Student St. Yosef Lahat with an average of 78%. The mentoring output is High School Students St. Yosef Lahat understands  and master OSK questions including arithmetic, analytics, and algorithms with the best to prepare for the 2018 OSK competition.Keywords:  Assistance, OSK Competition, IT ABSTRAKKegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk mengadakan pendampingan dengan memanfaatkan IT bagi siswa SMA St. Yosef Lahat. Target khusus yang diharapkan dari kegiatan ini adalah para siswa mampu memahami dan menguasai materi tentang aritmatika, analitika, dan algoritmika menggunakan teknologi berbasis IT guna persiapan lomba OSK 2018. Metode pelaksanaan yang dilakukan dimulai dari penentuan mitra, justifikasi persoalan mitra, prosedur yang dilakukan, rencana kerja dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, pendampingan dilakukan oleh Tim yang terdiri dari 3 dosen dan 1 mahasiswa. Hasil kuesioner menyatakan bahwa kegiatan pendampingan lomba OSK 2018 ini bermanfaat bagi siswa SMA St. Yosef Lahat dengan rata-rata sebesar 78 %. Luaran pendampingan ini adalah siswa SMA St Yosef Lahat memahami dan menguasai soal-soal OSK meliputi aritmatika, analitika, dan algoritmika dengan sebaiknya guna persiapan lomba OSK 2018. Kata Kunci: Pendampingan, Lomba OSK, IT 
PENGENALAN ASSESSMENT FOR LEARNING (AfL) BAGI GURU Nunung Sobarningsih; Tika Karlina Rachmawati; Riva Lesta Ariany
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.71 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i1.153

Abstract

ABSTRACTThe curriculum used in education today is the 2013 curriculum. The emphasis of assessment within the 2013 curriculum is authentic assessment. Summative assessment and formative assessment are part of the authentic assessment. Summative assessment has been widely applied by teachers but it is still rare for teachers to apply formative assessments. In formative assessment, the teacher assesses during the learning process and the teacher still has difficulty in doing assessment during the learning process. To find alternative solutions then held training on formative assessment such as assessment by using Assessment for Learning. The purpose of community service is to provide insight to teachers about Assessment for Learning (AfL) that can be developed and utilized in accordance with the competence to be achieved. Target community in dedication to this community is the teachers MTs Negeri 2 Bandung, amounting to 50 people. This activity was held on October 19, 2016, which was held in the hall of MTs Negeri 2 Bandung City, teacher assistance implemented AfL 1 on October 25, 2016 in class VIII B and VIII G, while teacher assistance implemented AfL 2 on October 26, 2016 in class VIII B and VIII F. From the evaluation results obtained the results of activities of service to these communities such as increasing the knowledge of teachers in conducting formative assessment by Assessment for Learning. With the holding of teacher assistance in the classroom then the teacher will understand the application of Assessment for Learning in the learning process. This devotion works smoothly because of the support from various parties and the participation of participants who are quite enthusiastic and actively participate in this training. These devotional activities should be performed on broader goals and can be developed with other assessments. Thus, it is hoped that in the future they will be able to assist teachers in developing the assessment especially formative assessment in the learning process.Keywords: assessment, formative assessment, Assessment for Learning (AfL) ABSTRAKKurikulum yang digunakan dalam pendidikan sekarang ini adalah kurikulum 2013. Penekanan penilaian di dalam kurikulum 2013 adalah penilaian autentik. Penilaian sumatif dan penilaian formatif merupakan bagian dari penilaian autentik. Penilaian sumatif sudah banyak diterapkan oleh guru tetapi masih jarang guru yang menerapkan penilaian formatif. Di dalam penilaian formatif, guru melakukan penilaian selama proses pembelajaran dan guru masih kesulitan dalam melakukan assessment selama proses pembelajaran. Untuk mencari alternatif solusinya maka diadakan pelatihan tentang penilaian formatif seperti penilaian dengan menggunakan Assessment for Learning. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan wawasan kepada guru-guru tentang Assessment for Learning (AfL) yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Sasaran masyarakat dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru MTs Negeri 2 Kota Bandung yang berjumlah 50 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober 2016 yang bertempat di aula MTs Negeri 2 Kota Bandung, pendampingan guru menerapkan AfL 1 pada tanggal 25 Oktober 2016 di kelas VIII B dan VIII G, sedangkan pendampingan guru menerapkan AfL 2 pada tanggal 26 Oktober 2016 di kelas VIII B dan VIII F. Dari hasil evaluasi diperoleh hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diantaranya adalah meningkatkan pengetahuan guru dalam melakukan penilaian formatif secara Assessment for Learning. Dengan diadakannya pendampingan guru di kelas maka guru akan memahami penerapan Assessment for Learning dalam proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini berjalan lancar karena mendapatkan dukungan dari berbagai pihak serta partisipasi peserta yang cukup antusias dan berpartisipasi aktif dalam pelatihan ini. Kegiatan pengabdian ini hendaknya dilakukan pada sasaran yang lebih luas dan dapat dikembangkan dengan assessment yang lain. Dengan demikian, diharapkan kelak dapat membantu guru-guru dalam mengembangkan penilaian khusunya penilaian formatif dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: penilaian, penilaian formatif, Assessment for Learning (AfL)
Pelatihan Pemasangan Parabola Mini pada Warga Desa Klepek Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro Khiorul Wafa; Edi Suwandi; Denny Nurdiansyah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.258 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.1800

Abstract

Mini satellite TV is one of the alternatives that people may do to acquire excellent broadcasts in order to stay up with the rapid growth of technology as it is now. This is very helpful for the community in getting information that is very useful for them whereas have been receiving training in installing mini satellite, they got additional income from installing mini satellite, and got a lot of information that they really needed, especially young people in helping to improve their language skills like English by viewing English-language programs.Parabola mini merupak salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat dalam mendapatkan siaran-siaran yang berkualitas guna mengikuti perkembangan teknologi yang sangat pesat seperti sekarang ini.  Hal ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi-informasi yang sangat bermanfaat bagi mereka dimana setelah mereka mendapatkan pelatihan dalam pemasangan parabola mini, mereka mendapatkan penghasilan tambahan dari pemasangan parabola mini, serta mendapatkan banyak informasi yang sangat mereka butuhkan khususnya anak muda dalam membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka dengan melihat acara-acara yang berbahsa Inggris. 
Peningkatan Produktivitas Usaha Kerajinan Keset Penyandang Disabilitas Kabupaten Gunung Kidul di Masa Pandemi Covid-19 Edy Purnomo; Ishartiwi Ishartiwi; Bayu Rahmat Setiadi; Eka Ary Wibawa; Angga Damayanto
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1266.385 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i1.1215

Abstract

ABSTRACTPusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera (PPDMS) is a disability community in Nglipar District, Gunungkidul Regency which has a doormat craft business. A business that is being pioneered and known to the continent of Europe is the craft from rags. The obstacles that become problems for PPDMS are limited capital and raw materials; production process; product quality; limited human resource conditions; amenities; and marketing. To overcome these problems, the Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) has made an increase in the supply of raw materials with a dropping model; provide accessible mat ATBM machine assistance; increase the variants of the model which has better quality; strengthening entrepreneurship through a strategic business plan; business administration and management; rearrangement of workspace and displays; and marketing products offline and online as well as expanding market networks through domestic and foreign marketplaces. The PPPUD implementation method is multiyear for 3 years with main stages. These stages include: infrastructureization (year-1), business development (year-2), and independent & existing (year-3). The achievements that have been made are an increase in high entrepreneurial interest, an increase in production capacity, an increase in marketing reach, and an increase in turnover.Keywords: doormat crafts, people with disabilities, PPDMS, PPPUDABSTRAKPusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera (PPDMS) merupakan komunitas disabilitas di Kecamatan Nglipar Kabupaten Gunungkidul yang memiliki usaha kerajinan keset. Usaha yang sedang dirintis dan dikenal hingga benua Eropa adalah kerajinan keset dari kain perca. Kendala yang menjadi permasalahan PPDMS adalah keterbatasan modal dan bahan baku; proses produksi; kualitas produk; kondisi SDM yang terbatas; fasilitas; serta pemasaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD)  ini mengadakan peningkatan pada penyediaan bahan baku dengan model dropping; memberikan bantuan mesin ATBM keset yang aksesibel; memperbanyak varian model yang mimiliki kualitas yang lebih baik; penguatan kewirausahaan melalui business plan yang strategis; pengadministrasian dan pengelolaan usaha; penataan ulang ruang kerja dan display; dan memasarkan produk secara offline dan online serta memperluas jaringan pasar melalui marketplace dalam dan luar negeri. Metode pelaksanaan PPPUD adalah multiyear selama 3 tahun dengan tahap-tahap utama. Tahap tersebut meliputi: infrastrukturisasi (tahun ke-1), pengembangan usaha (tahun-2), dan mandiri & eksis (tahun ke-3). Capaian yang telah dilakukan adalah peningkatan minat wirausaha yang tinggi, peningkatan kapasitas produksi, peningkatan jangkauan pemasaran, dan peningkatan omset.Kata Kunci: kerajinan keset, penyandang disabilitas, PPDMS, PPPUD
Pelatihan Data Science Berbasis SAP Analytics Cloud dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Penelitian Maesaroh Maesaroh; Devi Anugrah; Mushoddik Mushoddik; Susanti Murwitanigsih
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.072 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2051

Abstract

Analysis is a problem-solving activity that begins with an assumption of what actually happened. Many analytical activities are carried out in research, both by lecturers and students at universities to solve problems. The increasing use of technology in various aspects of life affects the process of scientific research that occurs among university academics, both lecturers and students. The use of  technology should be able to improve the quality of research among academics. SAP Analytic Cloud is an online or cloud-based technology application that can be used to analyze the problems that occur and predict what will happen in the future based on the data they have. The method used in this activity is a survey through an online questionnaire sheet to collect data from respondents. The activity is carried out online with participants coming from students and lecturers. The results showed that all participants stated that this training provided provisions for future research. A total of 87.8% of participants stated that SAP Analytics Cloud can be used for analysis in their research. However, 49% of the training participants stated that they experienced problems when carrying out online training. Some of these obstacles are caused by signal factors, and are not familiar with the application being trained.  Analisis merupakan kegiatan pemecahan persoalan yang dimulai dengan dugaan terhadap yang sebenarnya terjadi. Kegiatan analisis banyak dilakukan dalam sebuah penelitian baik oleh dosen maupun mahasiswa di perguruan tinggi untuk mengungkap atau menyeselaisan permasalahan. Meningkatnya pemanfaatkan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan memengaruhi proses penelitian ilmiah yang terjadi di kalangan akademisi perguruan tinggi baik dosen maupun mahasiswa. Penggunaan teknologi seyogyanya dapat meningkatkan kualitas penelitian di kalangan akademisi. SAP Analytic Cloud merupakan sebuah aplikasi teknologi berbasis online atau melalui cloud yang dapat digunakan untuk kegiatan menganalisis dari permasalahan yang terjadi serta memrediksi yang akan terjadi di masa mendatang berdasarkan data yang dimiliki. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu survei melalui lembar kuesioner online untuk menjaring data dari peserta pelatihan. Kegiatan dilaksanakan secara daring dengan peserta berasal dari mahasiswa dan dosen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh peserta kegiatan menyatakan pelatihan ini memberikan bekal bagi penelitian di masa mendatang. Sebanyak 87,8% peserta kegiatan menyatakan SAP Analytics Cloud dapat digunakan untuk analisis dalam penelitian mereka. Namun terdapat 49% peserta pelatihan menyatakan mengalami kendala pada saat melaksanakan pelatihan yang dilakukan secara daring. Beberapa kendala tersebut disebabkan oleh faktor sinyal, dan belum familiar dengan aplikasi yang dilatihkan. 
Pelatihan inovasi kemasan pada industri makanan di Desa Raci Tengah Kabupaten Gresik Dewie Tri Wijayati Wardoyo; Trias Madanika Kusumaningrum; Hujatullah Fazlurrahman; Achmad Kautsar; Hafid Kholidi Hadi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.205 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i1.689

Abstract

ABSTRACTSME Foods that become partners of this activity have produced the product well, but the packaging used is still simple to less attract consumer interest. Besides, there are regulations from the Ministry of Health that food products from SMEs circulating on the market must have a PIRT number. Based on the results of the survey, SMEs food in the village of Raci Tengah does not know how the PIRT registration flow or its requirements. But some of the requirements in selling a product such as packaging must have a label that contains important information, but according to the team's monitoring at the time of survey, the label that the SMEs made food still does not contain all of the information. The training and mentoring method was chosen to provide insight and knowledge of SME owners so that they immediately have PIRT and packaging in accordance with the times. Overall the effectiveness of this activity was able to mobilize 82.6% of partners to carry out the results of the training. This result was quite satisfying from the team's target of only 70%. The results of the mentoring of this activity can be input for the village head of Raci Tengah to always provide training and assistance to improve the competitiveness of food / beverage SMEs in the village. Keywords: SMEs Food, Packaging, PIRT ABSTRAKUKM makanan yang menjadi mitra kegiatan ini sebenarnya telah memproduksi produk dengan baik, namun kemasan yang digunakan masih sederhana sehingga kurang menarik minat konsumen. Selain itu terdapat peraturan dari Kementerian Kesehatan bahwa produk makanan dari UKM yang beredar di pasaran harus memiliki  nomor PIRT. Berdasarkan hasil survei, UKM makanan  di Desa Raci Tengah belum tahu bagaimana alur pendaftaran PIRT maupun persyaratannya. Namun beberapa persyaratan dalam menjual sebuah produk diantaranya kemasan harus memiliki label yang memuat informasi penting, namun menurut pantauan tim pada saat survei, label yang dibuat UKM makanan masih belum memuat semua informasi tersebut. Metode pelatihan dipilih untuk memberikan wawasan dan pengetahuan pemilik UKM agar segera memiliki PIRT dan kemasan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Secara keseluruhan keefektifan kegiatan ini adalah mampu menggerakkan 82,6% mitra untuk menjalankan hasil pelatihan. Hasil tersebut cukup memuaskan dari target tim yang hanya 70%. Hasil pendampingan kegiatan ini dapat menjadi masukkan bagi para kepala desa Raci tengah untuk senantiasa memberikan pelatihan-pelatihan serta pendampingan guna meningkatkan daya saing dari UKM makanan/minuman yang ada di desa tersebut. Kata Kunci: UKM Makanan, Kemasan, PIRT 

Page 8 of 43 | Total Record : 430