cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Diversifikasi Produk Kacang Tanah bagi Masyarakat Desa Rasau Jaya Satu Kalimantan Barat Intan Syahbanu; Helen Sastypratiwi; Nurul Bariyah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.401 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i2.237

Abstract

ABSTRACTPeanut is one of the commodities from Rasau Jaya Satu.  Varieties of the peanuts in this village are the large one, with 3-4 beans of one pieces, therefore they have great potency to be developed and marketed outside the village.  However, the marketing of peanuts are in raw materials without further process.  Through Program Kemitraan Masyarakat (PKM), institution of higher education plays role in transferring knowledge about product diversification from the peanuts. The products transferred to this program include onion nuts, ordinary and spicy egg nuts, peanut candy, bean dodol, and peanut butter along with the correct and attractive packaging method. The PKM team also facilitated the establishment of business forums and training activities in order to improve the ability and insight for citizens. The training that has been carried out were the introduction of UMKM and entrepreneurship and product manufacturing training. Through this activity, it is hoped that it can improve the skills of citizens so that it becomes a new business opportunity in processing peanuts. Keywords: Peanuts, product diversification, UMKM ABSTRAKKacang tanah merupakan salah satu komoditas dari Desa Rasau Jaya Satu.  Varietas kacang tanah yang ada di desa ini adalah kacang jenis besar dengan biji 3-4, sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dipasarkan di luar desa. Akan tetapi, penjualan kacang tanah hanya dalam bentuk mentahnya saja, tanpa pengolahan lebih lanjut. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM), institusi perguruan tinggi berperan dalam mentransfer ilmu, dalam hal diversifikasi produk berbasis kacang tanah. Produk yang ditransfer pada program ini antara lain kacang bawang, kacang telur biasa dan pedas, permen kacang, dodol kacang, dan selai kacang beserta cara pengemasannya yang benar dan menarik. Tim PKM juga memfasilitasi pembentukan wadah usaha dan kegiatan pelatihan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan wawasan bagi warga. Pelatihan yang telah dilakukan antara lain adalah pengenalan UMKM dan kewirausahaan dan pelatihan pembuatan produk. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan warga sehingga menjadi peluang usaha baru dalam pengolahan kacang tanah. Kata Kunci: Kacang tanah, diversifikasi produk, UMKM
Penguatan Kompetensi Paedagogik Guru dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Virtual Reality (VR) Eka Budhi Santosa; Fatma Sukmawati; Suharno Suharno
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1261.725 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2591

Abstract

 ABSTRACTThe results of observations of a number of elementary school teachers who are members of the Ahmad Yani Group II Teacher Working Group, Surakarta, Central Java, it was found that they never used Virtual Reality (VR)-based learning media to create fun learning classes. Based on that problem, it is necessary to hold training in making VR-based learning media to create fun learning. Furthermore, virtual reality (VR)-based learning media training with 3Sixty Software was carried out on 22 to 24 June 2022. The training was divided into two forms, namely offline held on 22 June 2022 and online on 23 and 24 June 2022. Implementation of activities using project base learning method, through lecture-question-and-answer strategies, demonstrations, drill practice and mentoring. This training program is able to increase teachers' understanding of the importance of creating VR-based learning media to create fun learning. This program also found technical obstacles in the implementation of online assistance, namely internet network problems and training participant engagement. This was resolved with face-to-face assistance from fellow teachers who had been able to complete the training well. This PKM is able to improve the quality of elementary school teachers in making fun learning media.Keywords: Learning media, Virtual RealityABSTRAK Hasil observasi sejumlah guru SD yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru Kelompok II Ahmad Yani Surakarta, Jawa Tengah ditemukan bahwa mereka tidak pernah menggunakan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) untuk menciptakan kelas pembelajaran yang menyenangkan. . Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu diadakan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis VR untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Selanjutnya pelatihan media pembelajaran berbasis virtual reality (VR) dengan Software 3Sixty dilaksanakan pada tanggal 22-24 Juni 2022. Pelatihan dibagi menjadi dua bentuk yaitu offline yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2022 dan online pada tanggal 23 dan 24 Juni 2022. kegiatan menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek, melalui strategi ceramah-tanya-jawab, demonstrasi, drill practice dan pendampingan. Program pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya membuat media pembelajaran berbasis VR untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Program ini juga menemukan kendala teknis dalam pelaksanaan pendampingan online, yaitu masalah jaringan internet dan engagement peserta diklat. Hal ini teratasi dengan adanya pendampingan tatap muka dari sesama guru yang telah mampu menyelesaikan pelatihan dengan baik. PKM ini mampu meningkatkan kualitas guru SD dalam membuat media pembelajaran yang menyenangkan..Kata Kunci: Media pembelajaran, Virtual Reality  
Pelatihan Merancang RPP berbasis TPACK dalam Konteks HOTS Ristati Ristati; Iwan Fauzi; Maria Arina Luardini; Lesly Martha Cecylia Meka; Yoskapela Yoskapela
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.356 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i2.2153

Abstract

ABSTRACTIn this technological era, teachers are required to be ready to face the challenges and opportunities of an increasingly complex life in the 21st century and universities as teacher-producing institutions have a moral obligation to provide guidance to teachers so that they are ready to face the challenges that exist in the field of education. The purpose of this Community Service activity is to provide training to SMP Nusantara Palangka Raya teachers on how to develop TPACK-based lesson plans in the context of HOTS. This training needs to be carried out because of the problems experienced by the teachers, including the lack of understanding of TPACK, HOTS, and how to design TPACK-based lesson plans in the context of HOTS. This service activity includes training and practice. The data collection method used is documentation technique by collecting all data and analyzing related documents. The results of the analysis of lesson plans designed by teachers in groups after attending the training show that teachers have been able to integrate TPACK into the lesson plans and implement HOTS (C4, C5, and C6) into the components of the lesson plans. Keywords: Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), HOTS (Higher Order Thinking Skills) ABSTRAKPada era teknologi ini, guru dituntut untuk siap menghadapi tantangan dan peluang kehidupan yang semakin kompleks di abad 21 dan Perguruan Tinggi sebagai lembaga penghasil guru memiliki kewajiban moril untuk melakukan pembinaan kepada para guru agar dapat siap menghadapi tantangan yang ada dalam bidang pendidikan. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada para guru SMP Nusantara Palangka Raya tentang cara menyusun RPP berbasis TPACK dalam konteks HOTS. Pelatihan ini perlu dilakukan karena adanya permasalahan yang dialami guru-guru, antara lain kurangnya pemahaman tentang TPACK, HOTS, dan cara merancang RPP berbasis TPACK dalam konteks HOTS. Kegiatan pengabdian ini meliputi pelatihan dan praktik. Metode pengambilan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dengan cara menghimpun seluruh data dan menganalisis dokumen terkait. Hasil analisis RPP yang dirancang guru secara berkelompok setelah mengikuti pelatihan menunjukkan bahwa guru-guru telah mampu mengintegrasikan TPACK ke dalam RPP serta mengimplementasikan HOTS (C4, C5, dan C6) ke dalam komponen-komponen RPP. Kata Kunci: Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), HOTS (Higher Order Thinking Skills)
WORKSHOP DESAIN BROSUR SEKOLAH SMK MAHARDIKA BERBASIS BITMAP Setyorini Setyorini; Jaenal Arifin; Nicholaus Wayong Kabelen
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1088.844 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.96

Abstract

Training is a process of helping students to get soft skills to prepare for the future world of work through the development of skills, thoughts, actions, knowledge and good attitude. SMK Mahardika is a vocational school that has the purpose to create students who are ready to work with a given skills that match the needs in their work place. Designing brochure is one of the additional skills students can have  to show their ability that can be utilized in the workplace. One of the skills designing that they can make  brochures, banners, posters and stickers by using object images formed based on point and color combination (Graphic Bitmap). Community Service Commitment is one part of Tri Darma Perguruan Tinggi which must be implemented by the academic community, especially the lecturers. In this period  the title of the workship is "Workshop Design of School Brochure of SMK Mahardika Based Bitmap". As the result, this workshop got positive response from school and beneficial for students of SMK Mahardika Malang. So it is expected that studens can practice science which he got directly to their work place.Keywords: Brochure, Based, Bitmap, Workshop, Design ABSTRAKKegiatan pelatihan merupakan proses membatu siswa untuk mendapatkan soft skill untuk mempersiapkan dunia kerjadimasa mendatang melalui pengembangan kebiasaan tentang keterampilan, pikiran, tindakan, kecakapan, pengetahuan dan sikap yang baik. SMK Mahardika adalah sekolah SMK yang memiliki tujuan mencetak peserta didik yang siap kerja dengan memiliki bekal ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja. Pembuatan desain brosur adalah salah satu ketrampilan tambahan yang dapat dimiliki oleh siswa sebagai bentuk kemampuan lebih  yang dapat dimanfaatkan di dalam dunia kerja.  Salah satunya adalah pembuatan desain brosur, banner, poster dan stiker dengan menggunakan objek gambar yang dibentuk berdasarkan titik dan kombinasi warna (Grafis Bitmap). Kegitan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah salah satu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh civitas akademik khususnya para pengajar. Pada periode ini kegiatan pengabdian masyarakat berjudul “Workshop Desain Brosur Sekolah SMK Mahardika Berbasis Bitmap mendapatkan respon positif dari sekolah dan bermanfaat bagi siswa SMK Mahardika malang, sehingga dapat mempraktekkan keilmuan yang didapatkannya secara langsung pada dunia kerja.Kata Kunci:, Brosur, Berbasis, Bitmap, Desain, Workshop
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kain Perca Broklat bagi KWT “Mawar Putih” Karangploso – Malang Diah Widiawati; Dyah Setyawati; Lilik Kustiani; Kurnia Isnuwardiati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.296 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2454

Abstract

This community service aims to provide knowledge to the “Mawar Putih” women Farmer's community (KWT”Mawar Putih”) on how to utilize brocade patchwork waste, which is an inorganic waste that is difficult to decompose by the environment, into a product that has a higher economic value. This community service activity was carried out in a women farmer group located in Ngenep Village, Karangploso, Malang Regency. The implementation method carried out in this service activity starts from field visits or observations to find out partners’ problems and offer solutions, providing knowledge to women community about the importance of using brocade patchwork waste so that it has a higher economic value and efforts to protect the environment and product manufacturing practices. The results of this training activity show that women of KWT"Mawar Putih" are able to process brocade patchwork waste as batik cloth decoration into a product that has high economic value with various attractive designs. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu Kelompok Wanita Tani “Mawar Putih” (KWT”Mawar Putih”) mengenai bagimana memanfaatkan limbah kain perca broklat yang merupakan limbah anorganik yang sulit diurai oleh lingkungan, menjadi sebuah produk yang mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di sebuah kelompok wanita tani yang berlokasi di Desa Ngenep , Karangploso Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini dimulai dari kunjungan lapangan atau observasi untuk mengetahui permasalahan mitra dan penawaran solusi, pemberian pengetahuan kepada ibu-ibu mengenai pentingnya pemanfaatan limbah kain perca broklat agar bernilai ekonomi yang lebih tinggi serta upaya menjaga lingkungan lalu praktik pembuatan produk. Hasil dari kegiatan pelatihan ini menunjukkan bahwa ibu-ibu KWT “Mawar Putih” mampu mengolah limbah perca broklat sebagai hiasan kain batik menjadi sebuah produk yang bernilai ekonomi tinggi dengan berbagai desain yang menarik. 
Gerakan Guru Menulis Buku Melalui Pelatihan Online dengan Microsoft Teams bagi Guru Se Kota Salatiga Suranto Suranto
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.927 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i2.1290

Abstract

The recent problems of teacher, among other, is the productivity of writing a book. There are many obstacles that teacher faces, among them, mostly, are the lack of motivation and the lack of knowledge of writing a book. The purposes of this service are: 1) to increase teacher’s motivation for writing a book, 2) to increase teacher’s skill in making a book from a research outcome, 3) to increase teacher’s skill in writing a lesson book and an enrichment book, 4) to increase teacher’s skill in writing a fiction book, 6) to increase teacher’s knowledge of publishing a book. The participants are teachers from all educational levels in Salatiga City amounted to 117 teachers. The method of activity implemented was a Microsoft Teams-aided online training. The training activity included web meeting, discussion, consultation, and assistance for 1 month. The service activity is able to motivate the teachers to write a book based on the right principles of writing a book and to produce a book in accordance with the necessity of the school where the teachers teach.
Pelatihan Pembuatan Iklan pada Media Digital E-Commerce sebagai Strategi Marketing para Pelaku Umkm Biyunge di Desa Panusupan Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga Meilan Arsanti; Oktarina Puspita Wardani; Evi Chamalah; Aida Azizah; Leli Nisfi Setiana; Turahmat Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.408 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i2.2184

Abstract

ABSTRACTSince the pandemic, the number of tourists visiting Panusupan Tourism Village has decreased drastically. The BIYUNGE MSME sales turnover also decreased drastically because of the lack of buying by tourists. Until now, these MSME actors have not utilized digital e-commerce, to sell their products widely. Through this community service, the team provides training on making advertisements in e-commerce digital media as a marketing strategy so that it is expected that product sales are wider and sales figures increase. With training in making advertisements in e-commerce digital media, MSME actors can increase the number of product sales. The training is carried out offline with strict health protocols. The training is carried out to provide skills to the community of MSME actors so that they can promote their products in e-commerce digital media. The training provided by the service team includes creating accounts on social media, how to upload advertisements, and how to process buying and selling transactions on digital media. The target of the training was focused on MSME actors in Candi Hamlet, RT 05 RW 06, Panusupan Village, Rembang District, Purbalingga Regency. Based on the results of the training, BIYUNGE MSME actors already have the skills to create advertisements and market them through e-commerce digital media on social media such as whatsapp, facebook, and instagram. The training participants admitted that their sales turnover had increased, although not drastically due to the effects of the pandemic. Keywords: MSME, Panusupan Tourism Village, digital media, e-commerce, digital marketing strategy ABSTRAKSemenjak pandemi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Panusupan menurun drastis. Hal tersebut selain berdampak pada pendapatan desa dari sektor wisata juga berdampak pada UMKM BIYUNGE. Omset penjualan UMKM tersebut pun menurun drastis karena sepinya wisatawan yang membeli. Sampai saat ini pelaku UMKM tersebut belum memanfaatkan e-commerce digital yaitu memakai platform online, media sosial, market place, google bisnis untuk memasarkan produknya secara luas. Strategi pemasaran yang dilakukan hanya dari mulut ke mulut sehingga jangkauan pemasaran produknya tidak luas. Melalui pengabdian masyarakat (PKM) ini tim pelaksana memberikan pelatihan pembuatan iklan di media digital e-commerce sebagai strategi pemasaran agar penjualan produknya lebih luas dan angka penjualan meningkat. Dengan pelatihan pembuatan iklan di media digital e-commerce tersebut para pelaku UMKM dapat meningkatkan jumlah penjualan produknya. Pelatihan dilaksanakan secara luring dengan protokol kesehatan ketat. Pelatihan dilakukan untuk memberi keterampilan kepada masyarakat pelaku UMKM agar dapat mempromosikan produknya di media digital e-commerce. Pelatihan yang diberikan tim pengabdian meliputi pembuatan akun di media sosial, cara mengunggah iklan, dan  bagaimana proses transaksi jual beli di media digital tersebut. Sasaran pelatihan difokuskan pada pelaku UMKM di Dusun Candi RT 05 RW 06, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Berdasarkan hasil pelatihan para pelaku UMKM BIYUNGE sudah memiliki keterampilan membuat iklan dan memasarkannya melalui media digital e-commerce di media sosial seperti whatsapp, facebook, dan instagram. Para peserta pelatihan tersebut mengaku omset penjualannya meningkat meskipun belum drastis karena efek pandemi. Kata kunci : UMKM, Desa Wisata Panusupan, media digital, e-commerce, strategi marketing digital 
Pemberdayaan masyarakat Desa Taba Remanik Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas melalui pelatihan pembuatan kerupuk kabau Harmoko Harmoko; Dian Samitra; Zico Fakhrur Rozi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.804 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i1.896

Abstract

ABSTRACTThis activity was motivated by income problem in community of Taba Remanik Village which is based on the agricultural sector where prices fluctuate. So that the family economy becomes weak. The partner regions are regions that have another commodity than rubber, namely: kabau. The kabau utilization in the partner regions has not been optimized. Therefore, partners especially PKK mothers, need to be equipped with the knowledge to utilize kabau so that it has high economic value. One of the method that can be used is to process the kabau into processed crackers. This service activity consists of 4 steps, namely: observation, delivery of material, practice of making crackers and monitoring evaluation. The material presented at the service activities are: Introduction of kabau, the nutritional content of kabau, the benefits of kabau and the practice of making kabau crackers. The community service activities in Taba Remanik Village went well and the community was very enthusiastic. The result of community service activities is that the community is able to practice how to make kabau crackers properly. Keywords: Taba Remanik, Kabau, Crackers ABSTRAKKegiatan ini dilatarbelakangi oleh masalah penghasilan pada masyarakat Desa Taba Remanik yang bertumpu pada sektor pertanian dimana harga fluktuatif. Sehingga perekonomian keluarga menjadi lemah. Daerah mitra merupakan daerah yang memiliki komoditas sampingan selain karet, yaitu: kabau. Pemanfaatan buah kabau di daerah mitra belum optimal. Oleh karena itu, mitra terutama ibu-ibu PKK perlu dibekali pengetahuan untuk memanfaatkan buah kabau agar bernilai ekonomis tinggi.  Salah satu cara yang dapat digunakan yaitu mengolah buah kabau menjadi olahan kerupuk. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari 4 tahapan, yaitu: observasi, penyampaian materi, praktek pembuatan kerupuk dan monitoring evaluasi. Materi yang disampaikan pada kegiatan pengabdian tersebut yaitu: Pengenalan buah kabau, kandungan gizi buah kabau, manfaat buah kabau dan praktek pembuatan kerupuk buah kabau. Kegiatan pengabdian yang dilakukan di Desa Taba Remanik berjalan dengan baik dan masyarakat sangat antusias. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat mampu mempraktekkan cara membuat kerupuk buah kabau dengan baik. Kata Kunci: Taba Remanik, Kabau, Kerupuk
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar bagi Guru PPKn MTs di Kabupaten Ponorogo Ambiro Puji Asmaroini; Ardhana Januar Mahardhani
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.582 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i2.378

Abstract

Todays, PPKn teachers in MTs in Ponorogo district need information and guidance to be able to make modules as teaching materials. The module is useful for teaching and learning activities in class. The purpose of this activity is that PPKn teachers in MTs in Kabupaten Ponorogo are able to: 1) Understand the material about modules, 2) Understand the procedures for preparing modules, and 3) Arrange / Make PPKn modules for SMP / MTs. this activity uses training methods and practice in making modules, lectures and frequently asked questions. From 13 participants producing PPKn modules for SMP / MTs grade 7 and 8. 12 participants were able to complete 1 chapter module, while 1 other participant was able to complete 1 module for grade 8 SMP / MTs by Mrs. Sri Harmanti, S.Pd from State MTs 3 Ponorogo. Currently the book is in the process of revision and maintenance of the ISBN.Keywords: modules, PPKN Teacher, teaching materialsABSTRAK Saat ini, guru-guru PPKn di MTs kabupaten Ponorogo membutuhkan informasi dan panduan agar mampu membuat modul sebagai bahan ajar. Modul tersebut berguna bagi kegiatan belajar mengajar di kelas.  Tujuan kegiatan ini agar guru-guru PPKn di MTs Kabupaten Ponorogo mampu: 1) Memahami materi tentang  modul, 2) Memahami tata cara penyusunan modul, dan 3) Menyusun/Membuat modul PPKn untuk SMP/MTs. kegiatan ini menggunakan metode pelatihan dan praktik dalam membuat modul, ceramah dan tanya jawab.  Dari 13 peserta menghasilkan modul PPKn untuk SMP/MTs kelas 7 dan 8. 12 peserta mampu menyelesaikan 1 bab modul, sedangkan 1 peserta lain mampu menyelesaikan 1 modul kelas 8 SMP/MTs oleh Ibu Sri Harmanti, S.Pd dari MTs Negeri 3 Ponorogo. Saat ini buku tersebut sedang proses revisi dan pengurusan ISBN. Kata kunci: bahan ajar modul, guru PPKn 
Pemanfaatan Bahan Ajar Berbasis Blended Learning Pada Siswa SD Nita Hidayati; Lessa Roesdiana; Betha Nurina Sari
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.189 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2614

Abstract

The era of the industrial revolution 4.0 is marked by the acceleration of technological development. Nowadays, people are very dependent on technology in carrying out their daily activities. Especially in the learning process known as online learning, this method was applied massively during the covid-19 pandemic. This forces teachers, lecturers and education practitioners to innovate and be creative to develop technology-based teaching materials, which can then be used to achieve learning objectives. However, the facts on the ground show that almost all teachers in schools carry out conventional learning processes and seem boring to students. Based on the problems faced by partners, the solution offered is to accommodate technological developments (e-learning) without having to leave face-to-face learning (face-to-face) here must be an appropriate teaching organization strategy, teaching delivery, and teaching quality, namely by blended learning. The output of the activity is implementing an innovative learning system that is in accordance with current developments, for example blended learning, another outcome is the development of blended learning-based teaching materials that can facilitate students in education. The implementation method is carried out by applying blended learning and compiling teaching materials based on blended learning in order to improve student learning outcomes. Era revolusi industri 4.0 ditandai dengan percepatan perkembangan teknologi. Saat ini, masyarakat sangat tergantung dengan teknologi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Khususnya pada proses pembelajaran dikenal dengan online learning, metode ini diterapkan secara massif selama pandemi covid-19. Hal ini memaksa para guru, dosen dan praktisi pendidikan agar berinovasi dan berkreasi untuk mengembangkan bahan ajar berbasis teknologi, kemudian dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Namun fakta dilapangan menunjukkan hampir semua guru di sekolah melaksanakan proses pembelajaran secara konvensional dan terkesan membosankan bagi siswa. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra, maka solusi yang ditawarkan adalah mengakomodasi perkembangan teknologi (e-learning) tanpa harus meninggalkan pembelajaran secara tatap muka (face-to-face) haruslah ada strategi pengorganisasian pengajaran, penyampaian pengajaran, dan kualitas pengajaran yang tepat, yaitu dengan blended learning. Luaran dari kegiatan yaitu menerapkan sistem pembelajaran inovatif yang sesuai dengan perkembangan zaman saat ini misalnya blended learning, luaran lainnya adalah dikembangkan bahan ajar berbasis blended learning yang dapat memfasilitasi siswa dalam pendidikan. Metode pelaksanaan yang dilakukan dengan menerapkan blended learning dan menyusun bahan ajar berbasis blended learning agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Page 9 of 43 | Total Record : 430