cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Pengaruh Potongan Harga (Flash Sale) terhadap Perilaku Konsumtif Melalui Impulsive Buying sebagai Variable Mediasi (pada Mahasiswa UNRI Pengguna Tiktok Shop) Adinda Sakina; Mashur Fadli
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh potongan harga (Flash Sale) terhadap perilaku konsumtif melalui impulsive buying sebagai variabel mediasi pada mahasiswa Universitas Riau pengguna TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausalitas. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Universitas Riau sebanyak 46.930 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flash Sale berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying dengan nilai koefisien sebesar 0,666 dan p-value 0,000. Flash Sale juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif dengan nilai koefisien sebesar 0,305 dan p-value 0,002. Selain itu, impulsive buying berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif dengan nilai koefisien sebesar 0,495 dan p-value 0,000. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa impulsive buying mampu memediasi pengaruh Flash Sale terhadap perilaku konsumtif secara positif dan signifikan dengan nilai koefisien sebesar 0,330 dan p-value 0,000. Dengan demikian, Flash Sale terbukti meningkatkan impulsive buying dan perilaku konsumtif mahasiswa Universitas Riau pengguna TikTok Shop.
Peran Tenaga Kependidikan dalam Meningkatkan Efektivitas Layanan Akademik Kesiswaan di SMK Muhammadiyah 2 Palembang Jefri Yansyah Hadiwinoto; M. Hasbi; Sri Eva Mislawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10291

Abstract

This study aims to analyze the role of educational staff in improving the effectiveness of student academic services at SMK Muhammadiyah 2 Palembang. The research was motivated by the importance of educational staff in supporting academic administration and student services to ensure the effectiveness of educational activities. This study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the head of administration, administrative staff, and students as informants. The data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that educational staff have played a significant role in improving the effectiveness of student academic services through student data management, attendance administration, grade archiving, grade promotion administration, academic and non-academic activity assistance, academic information dissemination, and special services for students requiring additional support. The quality of services provided by educational staff was found to be effective based on the dimensions of reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. Although several challenges were identified, such as frequent student data updates, administrative workload, and the need for coordination among stakeholders, these issues were addressed through systematic administration, regular data verification, and collaboration with teachers, counselors, and parents. Therefore, educational staff contribute significantly to creating effective, organized, and student-oriented academic services that support the achievement of educational objectives at the school.
Pengaruh Literasi Digital dan Inklusi Keuangan Syariah terhadap Penghimpunan Dana ZIS di Indonesia Sri Mulyaningsih; Rizal Umami; Suyaroh Suyaroh; Hendrieta Ferieka; Suryani Suryani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan inklusi keuangan syariah terhadap penghimpunan dana ZIS berbasis digital di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah mendorong transformasi dalam berbagai aktivitas ekonomi dan sosial, termasuk dalam pengelolaan filantropi Islam melalui platform digital. Namun demikian, tingkat pemanfaatan layanan ZIS digital masih dipengaruhi oleh kemampuan masyarakat dalam mengakses teknologi serta aksesibilitas terhadap layanan keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Data yang digunakan berupa data sekunder time series periode 2020–2025 yang diperoleh dari berbagai sumber resmi, antara lain BAZNAS, OJK, BPS, dan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghimpunan dana ZIS digital di Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital dapat mendorong optimalisasi penghimpunan dana filantropi Islam secara elektronik. Sementara itu, inklusi keuangan syariah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap penghimpunan dana ZIS digital. Meskipun demikian, secara simultan literasi digital dan inklusi keuangan syariah terbukti berpengaruh signifikan terhadap penghimpunan dana ZIS digital dengan kemampuan penjelasan model sebesar 94,8 persen. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital dan pengembangan ekosistem keuangan syariah digital guna mendukung pertumbuhan filantropi Islam yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia.
Pengalaman Mahasiswa dalam Memanfaatkan ChatGPT untuk Mendukung Aktivitas Akademik: Studi Fenomenologi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Abigaiel C. Lesbasa; Iftahul Jannah; Azizah Ainun Mari'a; Muhammad Rahmtullah Kautsari; Tan Evan Tandiyono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10294

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has transformed various aspects of higher education, particularly through the increasing use of ChatGPT as an academic support tool. This study aims to explore and understand students’ experiences in utilizing ChatGPT to support their academic activities at Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. A qualitative approach with a phenomenological design was employed to capture the lived experiences of students who actively use ChatGPT in their learning process. Data were collected through in-depth interviews with four students from different study programs and analyzed using thematic analysis. The findings reveal four major themes. First, ChatGPT is widely used to support learning activities, including understanding course materials, generating ideas, organizing assignments, and solving technical problems. Second, students perceive ChatGPT as a practical and efficient learning aid that facilitates access to information and improves academic productivity. Third, although students acknowledge the benefits of ChatGPT, they also recognize the risk of technological dependence and the potential decline in critical thinking skills when the technology is used excessively. Fourth, students demonstrate awareness of the limitations of AI-generated information by conducting verification through journals, books, and other credible sources before using the information for academic purposes. The study concludes that ChatGPT has become an integral part of students’ academic experiences by providing efficiency and learning support. However, its use requires critical awareness and responsible academic practices to ensure that technological assistance enhances, rather than replaces, independent learning and critical thinking.
Peran Impostor Syndrome terhadap Digital Well-Being pada Karyawan Zamralita Zamralita; Fatkhi Mizard Noerafif; Reza Fahlevi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10295

Abstract

Transformasi digital di lingkungan kerja telah meningkatkan penggunaan teknologi dalam aktivitas profesional sehari-hari, sehingga menciptakan tuntutan baru yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis karyawan. Kondisi kerja modern ditandai oleh intensifikasi penggunaan teknologi, budaya kerja yang selalu terhubung, serta ekspektasi ketersediaan digital yang tinggi. Di tengah kondisi tersebut, Digital Well-Being menjadi aspek penting yang mencerminkan kemampuan individu mempertahankan kesejahteraan subjektifnya dalam berinteraksi dengan teknologi digital. Salah satu faktor psikologis yang diduga berperan dalam membentuk Digital Well-Being adalah Impostor Syndrome, yaitu keyakinan bahwa diri tidak sekompeten sebagaimana dipersepsikan orang lain dan disertai ketakutan bahwa kekurangan tersebut akan terungkap. Meskipun berbagai penelitian telah menghubungkan penggunaan teknologi dengan munculnya perasaan impostor, literatur yang ada masih terbatas dalam menjelaskan peran Impostor Syndrome sebagai prediktor yang memengaruhi kesejahteraan digital karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran Impostor Syndrome terhadap Digital Well-Being pada karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif prediktif dengan melibatkan 207 karyawan yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Digital Well-Being diukur menggunakan Digital Well-Being Scale (DWBS) yang dikembangkan oleh Arslankara et al. (2022), sedangkan Impostor Syndrome diukur menggunakan Impostor Profile 30 (IPP30) adaptasi Fahlevi et al. (2025). Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak JASP. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian psikologi kerja digital serta menjadi dasar bagi organisasi dalam merancang strategi peningkatan kesejahteraan karyawan di era transformasi digital yang semakin berkembang dan berkelanjutan.
Pengaruh Suku Bunga terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Arroza Kanaya; Zazi Masadi; Aryani Agustina; Nadira Khairunisa; Maya Panorama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10296

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suku bunga global terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2015–2025, dengan inflasi dan nilai rupiah sebagai variabel kontrol. Latar belakang penelitian ini adalah dinamika kebijakan moneter global yang semakin tidak menentu, terutama pasca-pandemi COVID-19 yang mendorong lonjakan inflasi global dan respons agresif bank sentral negara-negara maju. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan 131 observasi data triwulanan yang bersumber dari IMF, Bank Dunia, Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia. Seluruh uji asumsi klasik telah terpenuhi, meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, sehingga model memenuhi kriteria Best Linear Unbiased Estimator (BLUE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga global berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tingkat kepercayaan 95% dengan koefisien positif sebesar 0,4119 (p = 0,0304). Temuan ini mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga global yang bersamaan dengan fase ekspansi ekonomi global turut mendorong permintaan komoditas ekspor Indonesia dan mendukung stabilitas arus modal masuk. Sebaliknya, inflasi dan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh signifikan secara parsial, yang mencerminkan keberhasilan kebijakan moneter dan fiskal domestik dalam menjaga kedua variabel tersebut dalam kisaran yang terkendali selama periode penelitian. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia (prob. F = 0,0066), menegaskan relevansi interaksi faktor makroekonomi global dan domestik. Nilai koefisien determinasi sebesar 9,16% menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memasukkan variabel investasi langsung asing, pengeluaran pemerintah, dan jumlah uang beredar guna meningkatkan daya jelas model secara komprehensif.
Analisis Sentimen terhadap Perencanaan Pemilu Elektronik di Indonesia Menggunakan Pendekatan Soft Voting Ensemble I Putu Dennis Prana Arta; Putu Hendra Suputra; I Gusti Ayu Agung Diatri Indradewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10298

Abstract

Pemilu elektronik merupakan salah satu inovasi yang berpotensi meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam penyelenggaraan pemilihan umum. Namun, implementasinya masih menimbulkan beragam tanggapan dari masyarakat yang banyak disampaikan melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap implementasi pemilu elektronik di Indonesia menggunakan metode Soft Voting Ensemble. Penelitian menerapkan kerangka kerja CRISP-DM dengan memanfaatkan data yang diperoleh dari platform X dan TikTok. Dari 9.715 data yang berhasil dikumpulkan, diperoleh 3.979 data relevan setelah proses seleksi, yang kemudian dilabeli secara manual oleh tiga ahli bahasa Indonesia menjadi 1.446 sentimen positif dan 2.533 sentimen negatif. Tahapan penelitian meliputi preprocessing, pembobotan TF-IDF, penanganan ketidakseimbangan data menggunakan Borderline-SMOTE, klasifikasi menggunakan Logistic Regression, Random Forest, dan Soft Voting Ensemble, serta evaluasi menggunakan confusion matrix dan 5-Fold Cross Validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Soft Voting Ensemble dengan optimasi awal dan Borderline-SMOTE menghasilkan performa terbaik dengan akurasi sebesar 80,78%. Selain itu, analisis topik menggunakan Latent Dirichlet Allocation (LDA) berhasil mengidentifikasi topik-topik dominan yang memengaruhi sentimen positif dan negatif masyarakat terhadap pemilu elektronik. Hasil penelitian juga diimplementasikan dalam bentuk dashboard interaktif untuk mendukung visualisasi dan pemanfaatan informasi oleh pemangku kepentingan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Soft Voting Ensemble efektif dalam menganalisis sentimen publik terhadap implementasi pemilu elektronik di Indonesia.
Pengaruh Efisiensi Penggunaan Sistem Informasi Kredit terhadap Kinerja Karyawan pada Bank X Afriyadi, Hery; Aprananda, Renza; Putri, Friska Ameliana; Dihniah, Nurzatul; Lestari, Yuyun Ayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1030

Abstract

Sistem informasi memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas proses bisnis perbankan, terutama dalam penyaluran kredit. Di Bank X, proses penyaluran kredit telah diintegrasikan dengan sistem informasi bernama BOST (Bank X Original Scoring Tools). Sistem ini dirancang untuk mendukung seluruh tahapan proses kredit, mulai dari pengajuan, penilaian kelayakan, persetujuan, hingga monitoring portofolio kredit, dengan tujuan meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan pengawasan risiko kredit. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), dengan fokus utama pada pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 20 pegawai yang terlibat langsung dalam proses kredit. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi Pearson, regresi linier sederhana, serta koefisien determinasi untuk mengukur hubungan dan pengaruh efisiensi penggunaan sistem BOST terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi positif yang signifikan antara efisiensi penggunaan sistem BOST dengan kinerja karyawan (r = 0,562; p = 0,010). Analisis regresi mengindikasikan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada efisiensi penggunaan BOST akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,775 satuan. Koefisien determinasi sebesar 31,6% menunjukkan bahwa efisiensi penggunaan sistem BOST memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan, sementara 68,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Penggunaan sistem informasi kredit BOST berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan mempercepat proses kredit dan meningkatkan akurasi serta akses informasi. Efisiensi diukur dari waktu proses, beban kerja, kesalahan data, dan kepuasan pengguna. Optimalisasi BOST penting untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja di bagian kredit Bank X.
Implementasi Sistem Invoice dan Rekapitulasi Bulanan Metode Agile di Greyclean Cireundeu Danang Wijanarko; Husnul Khotimah; Kayla Nabilla; Joko Suwarno
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10303

Abstract

Greyclean Cireundeu menghadapi kendala operasional dalam pencatatan transaksi, pembuatan invoice, dan penyusunan rekapitulasi transaksi bulanan manual yang memicu risiko kesalahan input, kehilangan data, serta keterlambatan pelaporan. Penelitian ini bertujuan membangun sistem invoice dan rekapitulasi transaksi bulanan berbasis website guna meningkatkan akurasi dan efisiensi manajemen data internal. Metode pengembangan menggunakan metode Agile yang bersifat iteratif dan fleksibel terhadap kebutuhan pengguna, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara bersama pemilik usaha. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan database MySQL. Fitur utama yang diimplementasikan meliputi manajemen data pelanggan, pencatatan transaksi, pengelolaan invoice digital, kelola layanan, dan statistik laporan bulanan. Sistem ini dirancang untuk membantu proses administrasi agar seluruh data transaksi tersimpan dalam satu basis yang terintegrasi sehingga lebih mudah dikelola dan diakses ketika diperlukan. Dengan adanya sistem berbasis website, proses pembuatan invoice tidak lagi secara manual, melainkan dapat dibuat secara lebih cepat dan konsisten sesuai data transaksi yang telah tersimpan. Selain itu, rekapitulasi transaksi bulanan dapat disusun secara otomatis sehingga mengurangi pekerjaan yang berulang dan meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan saat penyusunan laporan. Tampilan sistem juga dibuat sederhana agar mudah dipahami dan digunakan oleh pemilik usaha maupun pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem invoice dan rekapitulasi transaksi bulanan metode Agile ini berhasil meminimalkan kesalahan pencatatan, mempercepat pencarian data secara real-time, dan mengotomatisasi penyusunan laporan keuangan bulanan secara akurat bagi pemilik usaha.
Pengelolaan Media Sosial sebagai Media Informasi Publik di DPD RI Provinsi Bali Keiko Sanabel; Hadiyanto Hadiyanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan media sosial sebagai media informasi publik di lingkungan DPD RI Provinsi Bali. Perkembangan teknologi digital telah mendorong lembaga pemerintah untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang mampu menjangkau masyarakat secara cepat, luas, dan interaktif. Namun, efektivitas media sosial tidak hanya ditentukan oleh keberadaan akun resmi, melainkan juga oleh strategi pengelolaan yang diterapkan dalam proses penyampaian informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi, serta partisipasi langsung selama kegiatan magang di lingkungan kerja anggota DPD RI Provinsi Bali. Data diperoleh dari aktivitas pengelolaan media sosial, proses produksi konten, publikasi informasi, dan interaksi dengan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media sosial dilakukan melalui beberapa tahapan utama, yaitu perencanaan konten, produksi materi publikasi, distribusi informasi melalui platform digital, serta monitoring dan evaluasi respons audiens. Media sosial berperan penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi kelembagaan, mempercepat penyebaran informasi, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas publik. Namun demikian, masih ditemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, variasi tingkat keterlibatan audiens, serta perlunya strategi konten yang lebih terstruktur untuk meningkatkan efektivitas komunikasi publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memiliki peran strategis sebagai media informasi publik di DPD RI Provinsi Bali, tetapi efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kualitas pengelolaan konten, konsistensi publikasi, dan kemampuan institusi dalam membangun interaksi yang berkelanjutan dengan masyarakat.

Page 20 of 838 | Total Record : 8377