cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,486 Documents
Implementasi NLP dalam Quiz Bahasa Inggris SD Kelas 1 dengan Chatbot Kristiantan, Henokh Mikhael; Tjahjadi , Matthew Alexander; Suwarjono, Gilang Samudro; Taso, Jechenthia Maria; Mulyansyah, Muhammad Hafizh; Zahrah, Aliyah; Utama, Marcia Yanprincessa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3624

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan dan implementasi Natural Language Processing (NLP) pada sebuah chatbot yang dirancang untuk membantu menilai kemampuan bahasa Inggris siswa sekolah dasar, khususnya kelas 1. Chatbot ini diintegrasikan ke dalam platform Telegram untuk memastikan akses yang mudah, fleksibel, dan dapat digunakan kapan saja oleh siswa. Melalui algoritma NLP, chatbot mampu memahami input teks sederhana dari siswa serta menganalisis berbagai aspek dasar bahasa Inggris, seperti pengenalan kosa kata, penggunaan struktur kalimat sederhana, dan pemahaman instruksi dasar. Proses penilaian berjalan secara otomatis, di mana sistem memberikan umpan balik langsung setelah siswa memasukkan jawaban. Feedback yang cepat ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan mendorong siswa untuk mencoba kembali ketika melakukan kesalahan. Selain itu, desain chatbot yang ramah anak membantu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan tidak menegangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot mampu berfungsi secara efektif dalam memberikan respons yang akurat dan sesuai dengan jawaban siswa. Teknologi NLP terbukti mampu mengidentifikasi kesalahan dasar serta memberikan penilaian yang terukur. Penggunaan chatbot juga meningkatkan motivasi belajar karena siswa merasa tertarik untuk berinteraksi dengan teknologi.Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi NLP dalam chatbot pembelajaran memberikan alternatif inovatif dalam penilaian kemampuan bahasa Inggris sejak dini. Dengan karakteristik yang praktis,  interaktif, dan mudah dijangkau, solusi ini berpotensi menjadi alat pendukung pembelajaran yang efektif di sekolah dasar.
Komparasi Kinerja Model U-Net dan DeepLab V3+ pada Segmentasi Pipa Korosi Parawangsa, I Dewa Gede Mahesta; Nugraha, Putu Zasya Eka Satya; Ananda, Anggie
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3630

Abstract

Inspeksi integritas pipa pada industri vital seperti minyak dan gas saat ini masih bergantung pada metode manual yang kurang efisien dan berisiko tinggi. Permasalahan utama seperti korosi dapat menyebabkan kebocoran dan kerusakan lingkungan jika tidak terdeteksi secara dini dan akurat. Sebagai solusinya, teknologi deep learning menawarkan berbagai pendekatan, mulai dari klasifikasi hingga deteksi objek. Namun, pendekatan segmentasi semantik dipilih karena kemampuannya menawarkan potensi otomatisasi penuh untuk identifikasi area korosi secara presisi piksel-demi-piksel. Penelitian ini melakukan analisis komparatif antara kinerja arsitektur U-Net standar dengan DeepLabV3+ yang menggunakan backbone ResNet50. Kinerja kedua model dievaluasi pada 108 gambar asli, yang diproses melalui augmentasi menjadi total 1.261 data latih dan validasi. Perbandingan difokuskan pada dua tugas terpisah: segmentasi aset pipa utuh dan segmentasi korosi. Penilaian Intersection over Union (mIoU) menunjukkan DeepLabV3+ secara signifikan mengungguli U-Net dalam segmentasi aset dengan nilai 0.862 berbanding 0.735. Sebaliknya, U-Net menunjukkan dkeunggulan tipis pada segmentasi korosi dengan mIoU 0.779 berbanding 0.701. Secara komputasi, DeepLabV3+ dengan waktu rata-rata 0.44 detik terbukti jauh lebih efisien daripada U-Net dengan rata-rata 1.24 detik. Dengan demikian, DeepLabV3+ menawarkan keseimbangan terbaik antara akurasi segmentasi aset yang superior dan efisiensi tinggi, menjadikannya kandidat model yang robust untuk pengembangan sistem inspeksi visual otomatis di lapangan.
Deteksi Deepfake Real-Time pada Perangkat Mobile Menggunakan Arsitektur MobileViT-CBAM Teroptimasi Hutagalung, Carli Apriansyah; Akhmad, Dinar Munggaran; Resita, Ersa; Rahmi, Talita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3634

Abstract

Perkembangan teknologi deepfake menghadirkan ancaman serius terhadap autentisitas informasi digital, terutama di media sosial dan konteks politik. Namun, sebagian besar model deteksi deepfake masih berukuran besar dan memiliki latensi tinggi, sehingga tidak efisien untuk dijalankan pada perangkat mobile. Penelitian ini mengusulkan arsitektur deteksi deepfake ringan berbasis MobileViT yang dipadukan dengan modified Convolutional Block Attention Module (CBAM) serta rangkaian optimasi model untuk memungkinkan inferensi real-time pada smartphone. MobileViT digunakan karena kemampuannya mengintegrasikan representasi lokal dan global secara efisien, sementara modified CBAM ditambahkan untuk meningkatkan fokus model pada area wajah yang sering dimanipulasi. Proses optimasi mencakup pruning 40%, quantization 8-bit, dan konversi TensorFlow Lite. Model dilatih menggunakan dataset FaceForensics++ dan Celeb-DF dengan total 84.690 frame yang diproses melalui MTCNN dan normalisasi 224×224 piksel. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai AUC 0.993 dan akurasi 96.4%, dengan ukuran akhir hanya 0.80 MB dan kecepatan 15.8 FPS pada perangkat simulasi MacBook M1 Pro. Ablation study mengonfirmasi kontribusi signifikan modified CBAM terhadap peningkatan performa, serta efektivitas quantization dalam menurunkan ukuran model tanpa mengorbankan akurasi. Temuan ini menunjukkan bahwa model MobileViT-CBAM teroptimasi mampu memberikan solusi deteksi deepfake yang akurat, ringan, dan dapat dijalankan secara real-time pada perangkat mobile tanpa ketergantungan cloud, sehingga berpotensi mendukung verifikasi konten multimedia dan mitigasi disinformasi di masyarakat.
Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial dan Dewan Komisaris Independen Terhadap Tax Advoidance Dini, Riskila Novian; Nadi, Luh
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan dewan komisaris independen terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif karena fokus analisis berada pada pengukuran hubungan antar variabel berdasarkan data numerik yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Populasi penelitian terdiri dari 105 perusahaan sektor financials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 18 perusahaan yang memenuhi persyaratan untuk dijadikan sampel penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel 2016 dan EViews 13. Penggunaan metode ini memungkinkan peneliti untuk melihat pola perubahan data antar perusahaan dan antar waktu secara lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan dewan komisaris independen secara simultan berpengaruh terhadap tax avoidance. Namun, ketika diuji secara parsial, ditemukan bahwa kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial memiliki pengaruh signifikan terhadap tindakan tax avoidance. Sementara itu, dewan komisaris independen tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, sehingga keberadaannya belum mampu menekan praktik penghindaran pajak pada perusahaan sektor financials selama periode penelitian.            
Analisis Pengaruh Work Life Balance dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja (Studi Kasus Pada PT Nusantara Building Industries Demak) Firdaus, Nada Nisrina; Sijabat, Rauly; Indiworo, Rr. Hawik Ervina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3640

Abstract

This study investigates the influence of work life balance and workload on employee performance with job satisfaction as a mediating variable at PT Nusantara Building Industries Demak. The research employs a quantitative explanatory approach and uses a total sampling technique involving 171 employees. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed through Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS version 28 to test direct and indirect relationships between variables. The findings indicate that work life balance has a positive and significant effect on both job satisfaction and employee performance. Employees who are able to balance work demands with personal life tend to feel more satisfied and perform better in their roles. In contrast, workload shows a positive effect on job satisfaction but does not significantly influence employee performance. Furthermore, the study reveals that job satisfaction does not significantly mediate the relationship between workload and employee performance, nor does it mediate the relationship between work life balance and employee performance. These results highlight the importance of maintaining work life balance as a strategic factor for improving satisfaction and performance within the company. Although workload does not directly decrease performance, it must still be managed effectively to prevent declines in job satisfaction. The implications of this study encourage companies to develop work policies and a supportive organizational climate that enable employees to achieve balance between work and personal life, thus optimizing long-term performance outcomes.
Studi Komparatif Kebijakan Pendidikan Inklusif di Indonesia: Tantangan dan Solusi Implementasinya Khotimah, Khusnul; Ikhwansah, M.; Jalaludin, Jalaludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3641

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia melalui pendekatan studi komparatif untuk mengidentifikasi kesenjangan antara regulasi normatif dan praktik faktual di tingkat satuan pendidikan. Meskipun Indonesia memiliki kerangka legal yang progresif dan selaras dengan agenda pembangunan global, implementasi kebijakan inklusif masih menghadapi tantangan multidimensional yang bersifat struktural dan kultural. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research, menganalisis 34 publikasi ilmiah periode 2020-2025 melalui teknik content analysis tematik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tantangan utama implementasi mencakup keterbatasan infrastruktur aksesibel, minimnya kompetensi pedagogis guru dalam diferensiasi pembelajaran, fragmentasi kebijakan lintas tingkatan pemerintahan, persistensi stigma sosial, serta lemahnya sistem monitoring evaluasi berbasis data. Analisis komparatif menunjukkan disparitas signifikan dalam kualitas implementasi antarwilayah yang dipengaruhi oleh heterogenitas konteks geografis, sosial, ekonomi, dan kultural. Strategi efektif yang teridentifikasi meliputi pendekatan partisipatif, pelatihan guru berkelanjutan, modifikasi kurikulum adaptif, dan kolaborasi multipihak terstruktur. Penelitian ini merekomendasikan reformulasi kebijakan yang lebih operasional dan kontekstual, penguatan kapasitas institusional, pengembangan sistem koordinasi lintas sektor, serta pembentukan mekanisme berbagi praktik terbaik untuk mempercepat transformasi sistem pendidikan inklusif. Temuan berkontribusi pada diskursus global tentang efektivitas kebijakan pendidikan inklusif di negara berkembang dengan menyediakan kerangka komprehensif berbasis bukti empiris untuk perbaikan sistemik menuju inklusivitas autentik dan berkelanjutan.
Eksplorasi Pola Komunikasi Interpersonal Generasi Z dalam Fenomena Love Bombing di Denpasar Alyandi, Made Sandhya; Bestari, Ni Made Prasiwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola komunikasi interpersonal dalam fenomena love bombing di kalangan Generasi Z di Denpasar serta menelusuri dinamika emosional dan bentuk manipulasi yang menyertainya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaku love bombing cenderung mempercepat proses pengungkapan diri (self-disclosure) dan menampilkan afeksi secara berlebihan, intens, dan terus-menerus. Pola komunikasi yang dibangun pada tahap awal hubungan ini sengaja dirancang untuk menciptakan kesan kedekatan emosional yang cepat, meskipun sifatnya semu dan tidak mencerminkan keterikatan yang sehat. Intensitas perhatian, pujian, dan janji-janji masa depan yang diberikan pelaku menjadi alat untuk membangun ketergantungan emosional pada diri korban. Setelah kedekatan semu tersebut terbentuk, pola komunikasi berubah menjadi bentuk kontrol halus maupun eksplisit. Pelaku mulai membatasi ruang pribadi korban, mengatur perilaku, serta memunculkan tekanan emosional melalui penarikan afeksi tiba-tiba atau sikap tidak konsisten. Perubahan dinamika ini menimbulkan kebingungan dan ketidakstabilan emosional bagi korban. Para informan dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa mereka sering meragukan keaslian perhatian yang diterima, merasa terjebak dalam dinamika hubungan yang tidak seimbang, dan mengalami kesulitan membedakan antara cinta yang tulus dan manipulasi. Dengan demikian, fenomena love bombing tidak hanya mempercepat tahapan hubungan secara tidak wajar, tetapi juga mendistorsi fondasi komunikasi interpersonal yang seharusnya berkembang secara alami, jujur, dan saling menghormati. Penelitian ini menegaskan bahwa love bombing merupakan strategi komunikasi manipulatif yang berdampak signifikan terhadap kesehatan emosional dan persepsi diri korban.
Representasi Peran Guru dalam Film “Taare Zaamen Par” 2007 (Analisis Semiotika John Fiske) Leiwakabessy, Fabio Zellus; Harnita, Pratiwi Cristin; Herwandito, Seto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3646

Abstract

Penelitian ini bertujuan meninjau keterkaitan antara Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) dengan implementasi akuntansi keberlanjutan serta dampaknya bagi perusahaan dan masyarakat. Melalui pendekatan literature review terhadap sepuluh artikel relevan periode 2015–2025, kajian ini mensintesis temuan mengenai peran PROPER sebagai instrumen evaluasi kinerja lingkungan sekaligus sinyal keberlanjutan perusahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PROPER mendorong perusahaan meningkatkan transparansi pelaporan lingkungan, mengalokasikan biaya terkait pengelolaan limbah dan konservasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya untuk menekan dampak ekologis. Sebagian besar penelitian menemukan bahwa pencapaian peringkat PROPER yang tinggi berkontribusi positif terhadap nilai perusahaan, reputasi, legitimasi sosial, dan hubungan dengan pemangku kepentingan. Meski demikian, beberapa studi mengungkap bahwa dampak PROPER tidak selalu konsisten; peringkat tinggi terkadang tidak mencerminkan perbaikan operasional yang substantif, terutama jika perusahaan lebih berorientasi pada pemenuhan administratif. Selain itu, pengungkapan lingkungan tertentu justru dapat menurunkan nilai perusahaan ketika informasi yang disampaikan menonjolkan risiko dan dampak negatif yang belum terselesaikan. Dari sisi masyarakat, PROPER berpotensi meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan melalui pengurangan polusi dan peningkatan pengawasan publik. Namun, manfaat tersebut tidak selalu optimal apabila perusahaan hanya mengejar kepatuhan formal tanpa komitmen keberlanjutan jangka panjang. Secara keseluruhan, kajian ini memberikan dasar konseptual bagi penelitian lanjutan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas PROPER dalam mendorong praktik keberlanjutan korporasi yang lebih komprehensif dan berdampak nyata.
Analisis Implementasi Landasan Psikologis terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan pada Kurikulum Merdeka Wulandari, Khisstia; Istihsan, Muhammad Fadhil; Khairunnisa, Kania Ulli; Tegar, Muhamat; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3648

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan inovasi pendidikan di Indonesia yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas, kemandirian, dan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Salah satu fondasi utama yang menopang kurikulum ini adalah landasan psikologis, yang mencakup psikologi perkembangan, psikologi belajar, dan psikologi sosial sebagai kerangka ilmiah untuk memahami proses belajar peserta didik secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi landasan psikologis dalam Kurikulum Merdeka serta kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka terhadap berbagai literatur, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi terkait kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berhasil mengintegrasikan prinsip-prinsip psikologis melalui pembelajaran berdiferensiasi, asesmen formatif, serta proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pembelajaran berdiferensiasi memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar sesuai tahap perkembangan, minat, dan kemampuannya. Asesmen formatif berperan penting dalam memantau proses belajar peserta didik dan memberikan umpan balik yang bermakna. Selain itu, proyek P5 terbukti berkontribusi pada penguatan karakter, kreativitas, dan kemampuan kolaboratif siswa. Namun, implementasi kurikulum masih menghadapi tantangan seperti kesiapan guru, ketersediaan sumber daya, serta perbedaan kemampuan adaptasi antar satuan pendidikan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa landasan psikologis memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan menjadi faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Pemetaan Lanskap Emosional Di Twitter: Visualisasi Sentimen Netral, Positif, dan Negatif Dengan Word Cloud mawaddah, Sitti; Naswin, Ahmad; Sulkifli, Sulkifli
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3650

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan teknik Word Clouds dalam ekstraksi sentimen pada platform Twitter, dengan fokus pada identifikasi kata dominan dalam cuitan yang dikategorikan sebagai netral, positif, dan negatif. Teknik visualisasi ini memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai distribusi kata dan peranannya dalam representasi sentimen. Melalui Exploratory Data Analysis (EDA), penelitian ini berhasil memetakan karakteristik data, seperti tingginya kemiripan Jaccard untuk tweet netral dan pola distribusi panjang teks antara text dan selected_text. EDA juga mendasari penerapan aturan deterministik (rule-based gate) untuk menangani cuitan dengan kepastian tinggi dan membedakan kasus yang membutuhkan pendekatan berbasis model lebih lanjut, yaitu Named Entity Recognition (NER). Penerapan rekayasa fitur meta, termasuk pengukuran similarity Jaccard, selisih panjang kata, dan jumlah kata, berhasil meningkatkan presisi dalam pemetaan span sentimen pada teks mikro. Evaluasi model menggunakan similarity Jaccard menunjukkan performa yang sangat baik dengan akurasi 85%, diikuti oleh konsentrasi tinggi skor prediksi pada rentang 0,9–1,0. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan hibrida yang mengintegrasikan Word Clouds, analitik berbasis fitur, dan NER efektif dalam mengatasi tantangan kompleksitas bahasa informal di media sosial, seperti slang, elongation, dan ambiguity. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metodologi sentiment extraction yang lebih presisi dan efisien untuk aplikasi Natural Language Processing (NLP) di platform sosial media