cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Rancang Bangun dan Analisis Dampak Sistem Otomasi Workflow Pengajuan Pembelian Barang Berbasis Power Automate untuk Meningkatkan Efisiensi Administrasi di Politeknik Industri Petrokimia Banten Saputra, Deni; Darnis, Febriyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4317

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis dampak sistem otomasi workflow pengajuan pembelian barang berbasis Microsoft Power Automate untuk meningkatkan efisiensi administrasi di Politeknik Industri Petrokimia Banten. Pendekatan metode campuran dengan kerangka Business Process Management (BPM) diterapkan, meliputi pemetaan proses manual (as-is), perancangan alur digital (to-be), implementasi, dan pengukuran dampak secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil implementasi selama dua bulan menunjukkan peningkatan efisiensi signifikan: waktu siklus persetujuan berkurang 80% (dari 10 hari menjadi 2 hari), risiko kehilangan dokumen turun menjadi 0%, ketidaksesuaian spesifikasi teknis dapat dihilangkan, serta 92% pengguna merasakan kemudahan pemantauan melalui dasbor terpusat. Sistem yang dibangun memanfaatkan integrasi Microsoft Forms, SharePoint/Microsoft List, dan Power Automate untuk menciptakan alur persetujuan terotomasi, notifikasi real-time, dan jejak digital yang terdokumentasi pada setiap tahap proses. Temuan penelitian menunjukkan bahwa otomasi workflow tidak hanya mempercepat proses birokrasi, tetapi juga meningkatkan kualitas data, transparansi, dan akuntabilitas tata kelola pengadaan di lingkungan pendidikan vokasi. Penelitian ini memberikan bukti empiris penerapan platform low-code/no-code di perguruan tinggi, serta menegaskan relevansi BPM sebagai kerangka perbaikan berkelanjutan bagi proses administrasi pengadaan. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi pengesahan SOP digital, penetapan SLA persetujuan, integrasi lebih lanjut dengan sistem keuangan dan inventori, serta replikasi model ke proses administrasi lain yang memiliki karakteristik alur persetujuan serupa. Disimpulkan bahwa otomasi workflow berbasis Power Automate merupakan solusi strategis untuk transformasi proses administratif yang lebih gesit, akurat, dan akuntabel.
Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Struktur Modal, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Agresivitas Pajak ziah, Fauziah; Cahyani, Yenni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi BEI dan website resmi masing-masing perusahaan. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan dengan total 50 observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel 2019 dan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kepemilikan manajerial, struktur modal, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Namun, secara parsial kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, demikian pula struktur modal yang tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Sementara itu, ukuran perusahaan terbukti berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Hasil ini mengindikasikan bahwa karakteristik perusahaan, khususnya ukuran perusahaan, memiliki peran penting dalam menentukan tingkat agresivitas pajak yang dilakukan perusahaan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur di bidang akuntansi dan perpajakan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan, investor, dan regulator dalam merumuskan kebijakan tata kelola perusahaan yang lebih efektif guna mengendalikan praktik agresivitas pajak.
Analisis Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, dan Rasio Rentabilitas sebagai Salah Satu Alat Penilaian Kinerja Perumdam Maja Tirta Kota Mojokerto Sugiatmono, Bambang R.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4319

Abstract

Penelitian kinerja keuangan merupakan aspek penting bagi perusahaan daerah sebagai dasar evaluasi pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan manajerial. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Maja Tirta Kota Mojokerto sebagai penyedia layanan publik dituntut untuk menjaga kesehatan keuangan agar mampu menjalankan operasional secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menilai kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Maja Tirta Kota Mojokerto Periode 2021-2023 melalui analisis rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi laporan keuangan perusahaan. Analisis data dilakukan melalui perhitungan dan interpretasi rasio keuangan yang meliputi Current Ratio, Quick Ratio, Debt to Equity Ratio, Debt to Total Asset, Return on Investment (ROI), dan Return on Equity (ROE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas berada pada kondisi yang sangat baik, tercermin dari rendahnya Current Ratio dan Quick Ratio yang jauh di atas standar, sehingga aktiva perusahaan mampu menutupi kewajiban jangka pendek secara optimal. Rasio solvabilitas juga menunjukkan kondisi yang sangat baik, tercermin dari Debt to Equity Ratio dan Debt to Total Asset yang rendah, sehingga perusahaan berada pada kondisi yang solvable dan mampu memenuhi kewajibannya. Pada rasio rentabilitas, nilai ROI masing-masing sebesar 1,79%, 2,61%, dan 0,34%. Sedangkan ROE sebesar 0,38%, 0,42%, dan 0,06%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan menghasilkan laba masih relatif rendah, meskipun terjadi peningkatan pada tahun 2022. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Maja Tirta Kota Mojokerto berada dalam kondisi baik dari aspek likuiditas dan solvabilitas, namun rentabilitas perlu ditingkatkan melalui efisiensi biaya dan optimalisasi pendapatan.
Analisis Perbandingan Tingkat Kesehatan pada Bank Syariah Indonesia dan Bank Riau Kepri Syariah Tahun 2022-2024 dengan Menggunakan Metode RGEC Nulhakim, Lukma; Augustin, Jeneva
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat kesehatan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) pada periode 2022–2024 menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, mengandalkan data sekunder yang didapat dari laporan keuangan tahunan. Hasil perbandingan menunjukkan BSI secara umum berada pada kategori Sangat Sehat, sementara BRKS berada pada kategori Sehat. Dari aspek Risk Profile, BSI menunjukkan perbaikan, dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) yang menurun signifikan dari 2,42% menjadi 1,90% (sangat sehat), sementara NPF BRKS stabil di kisaran 2,3%–2,5% (sehat). Pada aspek Good Corporate Governance, BSI memperoleh peringkat 2 (Baik), lebih unggul dari BRKS yang berada pada peringkat 3 (Cukup Baik). Aspek Earnings menunjukkan kontras, yaitu: BSI mencatat peningkatan profitabilitas dengan Return on Assets (ROA) mencapai 2,49% dan efisiensi Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) membaik menjadi 69,93%; sebaliknya, BRKS mencatat penurunan ROA menjadi 1,43% dan efisiensi yang memburuk, dengan BOPO meningkat hingga 81,82%. Terakhir, aspek Capital menunjukkan permodalan yang kuat bagi kedua bank, dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) di atas 20%. Secara keseluruhan, kinerja BSI dinilai lebih unggul, hal ini didorong oleh skala usaha nasional, efisiensi operasional yang tinggi, dan implementasi tata kelola yang efektif.  
Ekonomi Politik Perdagangan Digital pada Regulasi E-commerce dan Kebijakan Pajak UMKM Sembiring, Nathania Christy; Silalahi, Nadia Enjel lina; Malau, Chelsya Olyza; Sibarani, Anggun; Sinaga, Hottarida Br; Saragih, Ian Josephan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana regulasi e-commerce, kebijakan pajak UMKM, dan aturan perlindungan konsumen memengaruhi pelaku usaha kecil dalam konteks ekonomi politik perdagangan digital di Indonesia. Perkembangan digitalisasi perdagangan telah membuka peluang besar bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan volume penjualan, serta memperkuat daya saing melalui pemanfaatan platform digital dan marketplace. Namun, di sisi lain, transformasi digital tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan, terutama terkait peningkatan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah maupun kebijakan internal platform digital. Regulasi e-commerce menuntut pelaku usaha untuk mematuhi standar operasional tertentu, seperti kewajiban pendaftaran usaha, kepatuhan terhadap sistem pembayaran digital, serta pemenuhan aturan distribusi barang dan jasa. Sementara itu, kebijakan pajak UMKM mengharuskan pelaku usaha kecil untuk memenuhi kewajiban perpajakan yang semakin terstruktur dan terdokumentasi secara digital, yang sering kali menimbulkan kesulitan bagi UMKM dengan keterbatasan literasi keuangan dan teknologi. Selain itu, aturan perlindungan konsumen menuntut peningkatan kualitas layanan, transparansi informasi produk, serta tanggung jawab pelaku usaha terhadap keluhan dan hak konsumen. Studi literatur ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan meninjau berbagai jurnal ilmiah, regulasi pemerintah, serta publikasi akademik yang relevan untuk memahami dinamika kebijakan dan implikasinya terhadap pelaku usaha kecil. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi tersebut memiliki dampak ganda, yaitu mampu menciptakan keamanan, kepercayaan, dan tata kelola pasar digital yang lebih baik, namun sekaligus menambah beban administratif dan biaya kepatuhan bagi UMKM. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan kebijakan yang berpihak pada penguatan UMKM agar tujuan perlindungan konsumen dan terciptanya pasar digital yang sehat dapat tercapai tanpa menghambat pertumbuhan dan daya saing usaha kecil.
Analisis Efektifitas Pengelolaan Modal Kerja pada PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. Tulandi, Laura Jeconia; Jaya, Amir; Mongan, Claudio Julio
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4326

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh pengelolaan modal kerja terhadap Rentabilitas PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk selama periode 2020–2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memiliki tingkat likuiditas yang sangat tinggi, ditunjukkan oleh current ratio yang berada pada kisaran 596%–801% kali selama lima tahun penelitian. Meskipun mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, kondisi ini sekaligus mengindikasikan adanya kelebihan likuiditas yang berpotensi mengurangi efisiensi operasional. Perputaran kas dan perputaran piutang mengalami peningkatan hingga masing-masing 4,6 kali dan 191 kali pada tahun 2024, namun perputaran persediaan tetap rendah pada level 2,5 kali, sehingga menunjukkan bahwa sebagian aset lancar belum dimanfaatkan secara optimal. Temuan ini menegaskan bahwa kelebihan likuiditas dapat berdampak negatif terhadap produktivitas dan menghambat pencapaian rentabilitas yang maksimal. Meskipun demikian, Return on Assets (ROA) meningkat dari 1% menjadi 11%, dan Return on Equity (ROE) meningkat dari 2% menjadi 14%, yang menunjukkan bahwa pengelolaan modal kerja secara keseluruhan masih mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keuangan. Penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan aset lancar, khususnya pada komponen persediaan, agar perusahaan dapat mencapai rentabilitas yang lebih tinggi dan efisiensi operasional yang lebih baik.
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Umur Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan MinumanYang Terdaftar di BEI Handayani, Lilik; Patimah, Siti; Salsabeilla, Louise Sabrina Putri; Fatmawati, Susan; tjahjono, Gabriella Agnes kurnia; Haripin, Haripin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4330

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh likuiditas yang diproksikan dengan current ratio, leverage yang diproksikan dengan debt to equity ratio, profitabilitas yang diproksikan dengan net profit margin, dan umur perusahaan yang terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan dibantu dengan aplikasi SPSS versi 25. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar pada BEI yang terdiri dari 108 perusahaan. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total sampel sebanyak 85 sampel dari 17 perusahaan terpilih. Hasil penelitian pada perusahaan Indeks Kompas100 periode 2019–2023 menunjukkan bahwa Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Price to Book Value (PBV), sehingga H1 dan H2 ditolak. Return on Assets (ROA) berpengaruh signifikan namun negatif terhadap PBV, yang mengindikasikan adanya inefisiensi pemanfaatan aset dan menyebabkan H3 ditolak. Sebaliknya, Value Added Intellectual Capital (VAIC™) berpengaruh signifikan dan positif terhadap PBV, sehingga H4 diterima. Secara simultan, CR, DER, ROA, dan VAIC™ berpengaruh signifikan terhadap PBV, sehingga H5 diterima.
Etika Kedokteran Berbasis Aswaja An Nahdliyah: Moderasi Islam dan Tasawuf dalam Hukum Kesehatan Indonesia Kontemporer Fahdika, Arnaz; Fatkhullah, Faiz Karim; Hanggono, Ario Bimo; Mutaqin, Imam Aulia; Alawiyah, Tuti; Natalina, Ana Hodia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4331

Abstract

Studi ini menganalisis integrasi nilai-nilai Aswaja An Nahdliyah, moderasi Islam, dan spiritualitas tasawuf dalam etika profesi kedokteran serta hukum kesehatan Indonesia kontemporer. Integrasi nilai keagamaan dalam pelayanan kesehatan menjadi semakin penting seiring meningkatnya tuntutan akan layanan yang lebih holistik, humanis, dan kontekstual. Melalui systematic literature review terhadap publikasi tahun 2015–2025, Studi ini mengevaluasi temuan empiris dan normatif mengenai peran moderasi Islam, spiritualitas tasawuf, prinsip maqashid syariah, dan kerangka hukum kesehatan Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai moderasi Islam dapat memperkuat kompetensi komunikasi lintas budaya, sensitivitas etis, dan iklim akademik yang inklusif dalam pendidikan kedokteran. Praktik tasawuf memberikan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan pasien melalui mekanisme fisiologis, psikologis, dan sosial ketika diintegrasikan secara komplementer dengan terapi medis.Dalam konteks etika profesi, maqashid syariah—khususnya prinsip hifzh al-nafs—selaras dengan etika biomedis modern dan memperkuat orientasi keselamatan pasien. Studi-studi tentang hijamah, penolakan perawatan, dan kelalaian medis menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap standar profesi serta dokumentasi yang baik memiliki implikasi etis dan legal yang signifikan. Pada level sistem, integrasi nilai keislaman terlihat dalam pengembangan rumah sakit syariah, regulasi telemedicine, dan keterlibatan fatwa medis dalam kebijakan kesehatan.Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai spiritual Islam memiliki potensi besar untuk memperkaya praktik kedokteran, namun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan bukti empiris, kompleksitas regulasi, dan kebutuhan standardisasi. Peluang strategis muncul melalui reformasi kebijakan, kemajuan teknologi kesehatan, dan dukungan organisasi keagamaan.
Digitalisasi Kesehatan Kerja: Tinjauan Sistematis terhadap Integrasi Teknologi 4.0 dalam Manajemen SDM Kesehatan untuk Pencegahan Cedera dan Retensi Rahmat, Nur Cahyani Amaliawati; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4333

Abstract

Era Industri 4.0 membawa transformasi digital yang signifikan di sektor kesehatan, termasuk dalam bidang kesehatan kerja dan manajemen SDM. Tinjauan sistematis literatur ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi 4.0, seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan analitik data, ke dalam strategi SDM kesehatan untuk pencegahan cedera dan peningkatan retensi tenaga kerja. Metode penelitian mengacu pada kerangka PRISMA, dengan pencarian literatur pada database Scopus, Web of Science, PubMed, dan IEEE Xplore dari Januari 2018 hingga Desember 2023. Dari 2.350 artikel yang diidentifikasi, 42 studi memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi berfungsi sebagai sumber daya kerja yang efektif ketika diimplementasikan secara strategis. Solusi seperti wearable sensor untuk pemantauan ergonomi dan platform AI untuk manajemen beban kerja berkontribusi pada pengurangan risiko cedera muskuloskeletal dan kelelahan. Sementara itu, dampak terhadap retensi lebih bersifat tidak langsung, dimediasi melalui peningkatan persepsi dukungan organisasi dan kesejahteraan kerja yang dihasilkan oleh aplikasi kesejahteraan digital dan sistem penjadwalan yang adil. Diskusi mengintegrasikan perspektif teori Job Demands-Resources, Diffusion of Innovation, dan Strategic Human Resource Management untuk menjelaskan temuan. Disimpulkan bahwa kesuksesan transformasi menuntut pendekatan holistik yang menyelaraskan inovasi teknologi dengan kebijakan SDM dan budaya organisasi, dengan pertimbangan khusus terhadap tantangan kontekstual seperti kesenjangan infrastruktur dan literasi digital di negara berkembang seperti Indonesia. Rekomendasi praktis dan agenda penelitian masa depan diajukan untuk mempercepat adopsi yang efektif.
Transformasi Digital dalam Manajemen SDM Kesehatan: Tinjauan Literatur tentang Aplikasi Teknologi untuk Staffing, Pengembangan Kompetensi, dan Retensi Tenaga Kesehatan Male, Minarti; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4336

Abstract

Transformasi digital merevolusi paradigma Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kesehatan, menawarkan solusi inovatif untuk tantangan kronis dalam staffing (penyusunan dan penjadwalan tenaga), pengembangan kompetensi, dan retensi tenaga kesehatan. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mensintesis bukti empiris dan konseptual terkini (2018-2023) mengenai penerapan teknologi digital dalam ketiga pilar utama manajemen SDM kesehatan tersebut. Metodologi mencakup pencarian ekstensif pada database PubMed/Medline, Scopus, Web of Science, dan CINAHL, yang mengidentifikasi 2.345 artikel, dengan 48 studi memenuhi kriteria inklusi setelah seleksi ketat. Hasil analisis tematik mengungkapkan bahwa teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) dan workforce analytics untuk penjadwalan prediktif berpotensi meningkatkan efisiensi alokasi tenaga, mengurangi kelelahan kerja (burnout), dan meningkatkan kepuasan staf. Dalam pengembangan kompetensi, platform e-learning adaptif dan simulasi Virtual Reality (VR)/Augmented Reality (AR) terbukti meningkatkan efektivitas pelatihan, retensi keterampilan klinis, dan aksesibilitas pendidikan berkelanjutan. Sementara itu, analitik prediktif dan aplikasi kesejahteraan digital (wellness apps) menawarkan pendekatan berbasis data untuk mengidentifikasi risiko turnover dini dan meningkatkan keterlibatan (engagement) karyawan. Namun, diseminasi teknologi ini dibayangi oleh tantangan signifikan seperti resistensi pengguna, kekhawatiran etika terkait bias algoritma dan privasi data, serta kesenjangan infrastruktur dan kapabilitas digital, terutama di daerah terpencil. Kesimpulannya, keberhasilan transformasi digital dalam manajemen SDM kesehatan tidak semata-mata bergantung pada keunggulan teknis, tetapi pada pendekatan holistik yang secara seimbang mengintegrasikan aspek teknologi dengan penerimaan manusia, tata kelola etika, dan kesiapan budaya organisasi. Implikasi praktis menekankan urgensi investasi dalam literasi digital, pengembangan kebijakan tata kelola data yang transparan dan akuntabel, serta penerapan model desain partisipatif yang melibatkan tenaga kesehatan sebagai pengguna utama