cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Literature Review: Ethical Perspectives in the Development of Artificial Intelligence and Recommender Systems Utami, Sri Farida; Elmunsyah, Hakkun; Widiyaningtyas, Triyanna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.4364

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) and recommendation systems has had a major impact on various digital service sectors, including social media, e-commerce, and healthcare. Although this technology offers efficiency and personalised services, its implementation also raises complex ethical challenges, such as privacy protection, algorithmic bias, and system accountability. This study aims to analyse ethical perspectives in the development of AI and recommendation systems through a literature review approach. The methods used include analysis of various scientific articles classified into several main ethical dimensions, namely data privacy and security, algorithmic fairness, social media and recommendation systems, digital communication, and educational and publication ethics. The results of the study show that issues of privacy, transparency, and the potential for user behaviour manipulation are dominant issues. Ethics in AI no longer functions solely as an individual value, but as the foundation of responsible and sustainable institutional governance.
Evaluasi Kelayakan Usaha Bengkel “Rakyat Motor” di Jalan Rakyat, Kota Medan Brigita Zai; Natalia Tan; Yanti Masryana Sianturi; Nadia Vega; Nadia Enjel Lina Silalahi; Chelsya Olyza Malau; Anggun Sibarani; Nasrullah Hidayat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan usaha Bengkel “Rakyat Motor” yang berlokasi di Jalan Rakyat, Kota Medan, melalui analisis komprehensif terhadap aspek pasar, teknis, manajemen dan operasional, hukum, sosial-ekonomi-lingkungan, serta finansial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kelayakan bisnis. Data primer diperoleh melalui observasi langsung terhadap aktivitas bengkel, wawancara terstruktur dengan pemilik dan teknisi, serta pencatatan biaya, pendapatan, kapasitas layanan, dan arus kas. Data sekunder diperoleh dari literatur dan referensi yang relevan. Analisis finansial dilakukan menggunakan indikator Net Present Value, Internal Rate of Return, Net Benefit Cost Ratio, Gross Benefit Cost Ratio, Profitability Ratio, dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan layanan servis motor di kawasan Jalan Rakyat tergolong tinggi, dengan rata-rata kunjungan sekitar 30 motor per hari. Dari aspek teknis, fasilitas, peralatan, tata letak, dan kapasitas pelayanan dinilai memadai untuk mendukung kegiatan operasional. Pengelolaan usaha masih sederhana, tetapi pembagian tugas, sistem bagi hasil teknisi, serta prosedur pelayanan telah berjalan cukup efektif. Hasil analisis finansial menunjukkan NPV positif sebesar Rp1.572.135.926, IRR lebih dari 200%, Net B/C 78,60, Gross B/C 79,61, Profitability Ratio 78,60, serta Payback Period sekitar 18 hari. Berdasarkan seluruh hasil tersebut, Bengkel “Rakyat Motor” dinyatakan sangat layak untuk dipertahankan dan dikembangkan melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan SOP, modernisasi peralatan, serta pengelolaan operasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Faktor Penentu Minat Berkunjung Wisatawan pada Kawasan Pantai Sanur, Bali Sedana, I Gede Wahyu; Prastyadewi, Made Ika; Pramandari, Putu Yusi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4368

Abstract

Pantai Sanur merupakan salah satu destinasi wisata pesisir tertua dan paling berkembang di Bali, yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal melalui aktivitas pariwisata berbasis alam dan budaya. Meskipun popularitasnya tinggi, dinamika kunjungan wisatawan menunjukkan fluktuasi dari waktu ke waktu, yang mengindikasikan adanya faktor-faktor yang beragam dalam memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Pantai Sanur dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian melibatkan survei terhadap 150 wisatawan menggunakan kuesioner skala Likert, yang mencakup variabel aksesibilitas, kualitas fasilitas, promosi digital, motivasi wisatawan, dan kondisi lingkungan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan kunjungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas, kualitas fasilitas, dan promosi digital memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kunjungan wisatawan. Aksesibilitas muncul sebagai faktor paling dominan, menegaskan peran penting infrastruktur transportasi dan kemudahan menuju lokasi dalam menarik wisatawan. Kualitas fasilitas juga terbukti meningkatkan kenyamanan dan kepuasan wisatawan, sehingga mendorong keputusan berkunjung. Selain itu, promosi digital melalui media sosial, ulasan online, dan konten visual terbukti mampu memperkuat citra destinasi dan menarik minat wisatawan. Sementara itu, motivasi wisatawan dan kondisi lingkungan tidak memberikan pengaruh signifikan dalam model statistik. Temuan penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan destinasi, terutama dalam optimalisasi infrastruktur akses, peningkatan fasilitas publik, dan penguatan strategi pemasaran digital untuk memperkuat daya saing Pantai Sanur. Penelitian ini juga menjadi dasar bagi riset lanjutan terkait perilaku wisatawan di destinasi pesisir.
Meneropong Penerapan Green Marketing Pada UMKM Kuliner Lokal Pradani, Rizki Febri Eka; Safitri, Indah Nurlaili
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.437

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan green marketing pada UMKM King Geprek yang berada di Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk dukungan terhadap praktik bisnis berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif untuk mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen bauran pemasaran (7P) seperti: product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence tersebut dapat diterapkan dalam konteks ramah lingkungan (green marketing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa King Geprek telah menerapkan beberapa aspek green marketing, seperti penggunaan pencahayaan alami dalam tempat makan, pengelolaan limbah produksi, dan penggunaan alat makan yang dapat didaur ulang. Namun, pemahaman dan konsistensi pelaksanaannya tersebut masih terbatas. Beberapa penghambat yang dihadapi antara lain kurangnya edukasi tentang konsep green marketing dari sumber daya manusia, keterbatasan anggaran untuk investasi ramah lingkungan, serta rendahnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya produk berkelanjutan. Hal ini menghambat optimalisasi strategi pemasaran hijau secara menyeluruh dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan strategi komunikasi yang menekankan nilai keberlanjutan kepada konsumen secara berkesinambungan. Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah maupun lembaga pendamping sangat diperlukan untuk memberikan pelatihan, pendanaan, serta asistensi berkelanjutan kepada pelaku UMKM. Dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan dukungan eksternal yang memadai penerapan green marketing pada UMKM dapat lebih efektif dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan.
Pengaruh Employee Engangement terhadap Kinerja Karyawan PT Ridho Agung Mitra Abadi Taryanto, Taryanto; Ismuni, Mutdi; Loda, Kristina Fanya Koni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan pada PT Ridho Agung Mitra Abadi melalui pendekatan kuantitatif. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterlibatan karyawan sebagai elemen strategis dalam meningkatkan produktivitas dan mencapai tujuan perusahaan. Employee engagement didefinisikan sebagai kondisi psikologis yang ditandai oleh energi, komitmen, dan keterlibatan penuh dalam aktivitas kerja, yang diyakini mampu meningkatkan kinerja secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Populasi penelitian terdiri dari 200 karyawan, dengan 135 orang di antaranya dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert 1–5. Data dianalisis melalui berbagai prosedur statistik, termasuk uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linear sederhana untuk menilai pengaruh langsung Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan. Selain itu, uji t dan koefisien determinasi digunakan untuk memperkuat temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Employee Engagement memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, serta nilai t hitung yang lebih tinggi daripada t tabel, mendukung penerimaan hipotesis penelitian. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,536 menunjukkan bahwa 53,6% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh Employee Engagement, sedangkan 46,4% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar model penelitian. Penelitian ini menegaskan pentingnya memperkuat strategi keterlibatan untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Sales Growth, dan Konservatisme Akuntansi terhadap Tax Avoidance Maria Istania Rita Welan; Tati Rosyati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4371

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, sales growth, dan konservatisme akuntansi terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan data, keberlanjutan laba, penggunaan mata uang rupiah, serta ketersediaan informasi variabel penelitian. Sebanyak 13 perusahaan memenuhi kriteria sehingga diperoleh 65 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12. Pemilihan model melalui uji Chow dan uji Hausman menunjukkan bahwa Fixed Effect Model merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ukuran perusahaan, sales growth, dan konservatisme akuntansi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, yang ditunjukkan oleh nilai probabilitas F-statistic sebesar 0,000105. Secara parsial, ukuran perusahaan berpengaruh signifikan dengan koefisien negatif sebesar -0,061434 dan nilai probabilitas 0,0315. Sementara itu, sales growth tidak berpengaruh signifikan karena memiliki nilai probabilitas 0,5974, sedangkan konservatisme akuntansi juga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas 0,0627. Nilai adjusted R-squared sebesar 0,415452 menunjukkan bahwa variasi tax avoidance dapat dijelaskan oleh ketiga variabel penelitian sebesar 41,55%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa skala perusahaan menjadi faktor yang lebih konsisten dalam menjelaskan kecenderungan tax avoidance dibandingkan pertumbuhan penjualan dan konservatisme akuntansi.
Penerapan Algoritma BERT dalam Analisis Sentimen Opini Publik terhadap Destinasi Wisata dengan Metode CRISP-DM Saikin, Saikin; Zaen, Mohammad Taufan Asri; Fadli, Sofiansyah; Fahmi, Hairul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis opini publik terhadap destinasi wisata di Pulau Lombok menggunakan algoritma BERT (Bidirectional Encoder Representations from Transformers) dengan pendekatan metodologi CRISP-DM (Cross Industry Standard Process for Data Mining). Pulau Lombok dipilih sebagai studi kasus karena memiliki potensi pariwisata yang tinggi, namun pemanfaatan analisis sentimen berbasis pembelajaran mendalam terhadap ulasan wisatawan masih relatif terbatas. Data penelitian diperoleh dari platform Google Maps sebanyak 5.945 ulasan wisatawan, yang setelah melalui tahap pembersihan data (data cleaning) menghasilkan 4.972 data ulasan yang valid. Proses analisis mengikuti tahapan CRISP-DM hingga tahap evaluasi, meliputi pemahaman bisnis, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, dan evaluasi. Model BERT dilatih melalui proses fine-tuning dengan penerapan weighted loss dan weighted random sampler untuk mengatasi permasalahan ketidakseimbangan kelas sentimen. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai akurasi sebesar 0,9209, Weighted F1-Score sebesar 0,9054, dan Macro F1-Score sebesar 0,6293. Kinerja terbaik diperoleh pada kelas sentimen positif dengan nilai F1-score sebesar 0,96, diikuti oleh kelas negatif dengan nilai 0,71, sementara kelas netral menunjukkan performa terendah dengan nilai F1-score sebesar 0,22. Temuan ini menunjukkan bahwa algoritma BERT efektif dalam mengklasifikasikan sentimen ulasan berbahasa Indonesia pada domain pariwisata, meskipun masih terdapat tantangan dalam menangani kelas minoritas. Penelitian ini berkontribusi secara akademik dalam pengembangan analisis sentimen berbasis transformer dan secara praktis memberikan wawasan bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan serta strategi pengelolaan destinasi wisata di Pulau Lombok.
Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Manfaat, dan Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan QRIS untuk Transaksi Pembayaran Pada Mahasiswa Di Solo Raya Harmastuti, Werdiningsih; Hendratmoko, Christiwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Manfaat, dan Persepsi Risiko terhadap Keputusan Penggunaan QRIS untuk transaksi pembayaran pada mahasiswa di Solo Raya. Kemajuan teknologi informasi di era digital telah menjadikan sistem pembayaran non-tunai (cashless) semakin populer, dengan QRIS menjadi salah satu opsi yang baru muncul di Indonesia. Mahasiswa, sebagai bagian dari generasi digital, merupakan kelompok pengguna yang strategis dengan mobilitas dan kebutuhan transaksi yang tinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif , dengan populasi adalah mahasiswa di Solo Raya yang menggunakan QRIS. Sampel yang diambil 100 responden dengan metode purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, dengan skala pengukuran yaitu skala likert. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dan uji signifikansi parsial (T) dengan alat bantu pengujinya yaitu SPSS 27. Hasil penelitian ini persepsi kemudahan penggunaan  berpengaruh signifikan dengan nilai 0,000 < 0,05, hal ini disebabkan keyakinan mahasiswa bahwa penggunaan QRIS mudah dipelajari, dipahami, dan simpel. Persepsi manfaat berpengaruh signifikan dengan nilai 0,000 < 0,05, hal ini kemungkinan disebabkan keyakinan mahasiswa bahwa QRIS lebih praktis dan efektif dalam bertransaksi. Sedangkan persepsi risiko tidak berpengaruh signifikan dengan nilai 0,104 > 0,05, hal ini diyakini karena mahasiswa percaya bahwa penggunaan QRIS terjamin aman dan wajar di lingkungan mereka
Pengaruh Persepsi Kemudahan, Literasi Keuangan Digital dan Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan Qris Dalam Transaksi Non Tunai Oleh Generasi Z Di Solo Raya Kartika Dewi, Ida; Hendratmoko, Christiawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4377

Abstract

Di era digital saat ini, Teknologi Keuangan atau Financial Technology (Fintech) berkembang sangat pesat dan mendorong perubahan perilaku transaksi masyarakat khususnya Generasi Z. Salah satu inovasi dilakukan oleh Indonesia yaitu dengan membuat QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran non tunai yang praktis dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kemudahan, literasi keuangan digital, dan persepsi risiko terhadap keputusan penggunaan QRIS dalam transaksi non tunai oleh Generasi Z di Solo Raya. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan melibatkan 90 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala likert 5 poin dan dianalisis menggunakan SPSS 26. Penelitian ini menerapkan beberapa uji data yakni uji instrumen data (uji validitas dan uji reabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas), analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis (uji t dan koefisien determinasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Persepsi kemudahan dan Literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS sedangkan Persepsi risiko berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat penerimaan Generasi Z terhadap QRIS lebih dipengaruhi oleh aspek kemudahan dan kemampuan literasi keuangan digital dibandingkan kekhawatiran terhadap risiko. Temuan tersebut menunjukkan bahwa tingkat penerimaan Generasi Z terhadap QRIS dipengaruhi oleh kemudahan dalam menggunakan teknologi serta kemampuan mereka dalam memahami layanan keuangan digital. Selain itu, penelitian ini juga bisa menjadi dasar bagi pengembang layanan keuangan, pemerintah, serta lembaga terkait dalam menyusun strategi untuk meningkatkan penggunaan transaksi non tunai di Indonesia.
Analisis Tren Pengungkapan Hal Audit Utama Pada Laporan Auditor Perusahaan Tbk Di Indonesia Samsi, Rizkia Nur; Widyasari, Widyasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4378

Abstract

Penelitian ini menganalisis tren pengungkapan Hal Audit Utama (HAU) pada laporan auditor independen perusahaan publik di Indonesia periode 2022–2024. Sejak diberlakukannya SA 701, pengungkapan HAU menjadi kewajiban bagi perusahaan terbuka untuk meningkatkan transparansi dan nilai komunikatif laporan auditor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap 165 laporan auditor dari 55 perusahaan yang mewakili 11 sektor industri di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah HAU yang diungkapkan relatif stabil selama periode pengamatan, dengan rata-rata 1,58–1,62 HAU per laporan. Kategori HAU yang paling dominan adalah penurunan nilai aset (goodwill) (24,53%), pendapatan (17,36%), persediaan (13,58%), instrumen keuangan–expected credit loss (13,21%), dan sistem teknologi informasi (6,04%). Analisis perbandingan antar sektor menunjukkan bahwa sektor Financials memiliki rata-rata HAU tertinggi (2,20), diikuti oleh Basic Materials (2,07) dan Infrastructures (2,00), sementara sektor Healthcare menampilkan rata-rata terendah (1,20). Tren ini mengindikasikan bahwa auditor di Indonesia telah mencapai konsistensi dalam menerapkan SA 701, dengan fokus pada area yang memerlukan pertimbangan profesional tinggi dan memiliki risiko material signifikan. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa praktik pengungkapan HAU di Indonesia telah bergerak ke arah transparansi yang lebih matang, sejalan dengan prinsip agency theory dan signaling theory dalam mengurangi asimetri informasi antara manajemen dan pemangku kepentingan.