cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Representasi Komunikasi Anak Autisme Sebagai Saksi Di Persidangan Dalam Film “Innocent Witness” : Sebuah Kajian Semiotika John Fiske Indrayani, Ni Kadek Ayu; Winayanti, Ratna Devy; Haes, Putri Ekaresty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4355

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi komunikasi anak autisme sebagai saksi di persidangan dalam film Innocent Witness dengan menggunakan teori semiotika John Fiske. Fokus penelitian terletak pada bagaimana tanda-tanda verbal maupun nonverbal dalam film merepresentasikan dinamika komunikasi anak autisme dalam konteks sosial dan hukum. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan tujuan menggambarkan serta menafsirkan makna tanda yang muncul melalui adegan, dialog, dan ekspresi karakter. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi film, wawancara dengan ahli komunikasi dan psikologi anak, serta studi dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi komunikasi anak autisme dalam film ini ditampilkan melalui cara tokoh Ji-woo memberi respons terhadap stimulus sosial, penggunaan bahasa tubuh yang khas, serta keterbatasan dalam kemampuan verbalnya. Melalui konsep level realitas, representasi, dan ideologi dari John Fiske, film ini memperlihatkan bahwa komunikasi anak autisme sangat dipengaruhi oleh cara masyarakat mendefinisikan “normalitas” dalam interaksi. Film tersebut juga menekankan bahwa perbedaan cara berkomunikasi bukanlah bentuk penyimpangan, melainkan variasi yang perlu dipahami. Selain itu, film ini menyoroti pentingnya empati dan penerimaan dalam proses komunikasi, terutama di ruang persidangan yang menuntut akurasi, kejujuran, dan kejelasan pernyataan saksi. Melalui representasi ini, Innocent Witness memberikan gambaran bahwa pemahaman terhadap karakteristik komunikasi autistik sangat diperlukan agar proses hukum dapat berlangsung secara adil dan inklusif.
Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah/ USD, dan Suku Bunga terhadap Perubahan Posisi Cadangan Devisa Indonesia Nurfardhan, Muhamad Rifky; Puspitasari, Nabila Wahyu; Lesmono, Alldila Marizka Putri; Aldebby, Azahra; Zahroh, Ulyatul; Melati, Inaya Sari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga terhadap perubahan cadangan devisa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode time series, untuk mengestimasi hubungan antara variabel makroekonomi tersebut terhadap dinamika cadangan devisa nasional. Data yang digunakan merupakan data bulanan dengan periode pengamatan dari Januari 2010 hingga Desember 2023, sehingga mampu menangkap fluktuasi ekonomi jangka menengah dan panjang. Data inflasi diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), data nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bersumber dari Bursa Efek Indonesia, sedangkan data suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate serta perubahan cadangan devisa diperoleh dari Bank Indonesia. Seluruh data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data, serta serangkaian uji asumsi klasik, yang mencakup uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, guna memastikan kelayakan model regresi. Selanjutnya, penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh inflasi, nilai tukar, dan suku bunga terhadap perubahan cadangan devisa. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F), sementara koefisien determinasi (R²) digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai peran indikator makroekonomi dalam memengaruhi cadangan devisa Indonesia serta menjadi bahan pertimbangan bagi perumusan kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi nasional.
Pengaruh Brand Image dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Fore Coffee di Kota Bandung Rosalia, Salma Eka; Ali, Mochammad Mukti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian konsumen Fore Coffee di Kota Bandung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin ketatnya persaingan di industri kedai kopi modern, yang menuntut pelaku usaha untuk memiliki strategi pemasaran yang mampu memengaruhi keputusan pembelian konsumen secara efektif. Dalam kondisi tersebut, citra merek yang kuat serta penetapan harga yang sesuai dengan persepsi konsumen menjadi faktor penting dalam memenangkan persaingan pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen Fore Coffee di Bandung, dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis secara parsial (uji t) dan simultan (uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-hitung sebesar 7,186 dan tingkat signifikansi 0,000. Variabel harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-hitung sebesar 5,408 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, citra merek dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F-hitung sebesar 136,778. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai R-Square sebesar 0,723, yang berarti bahwa sebesar 72,3% keputusan pembelian konsumen dipengaruhi oleh citra merek dan harga, sedangkan sisanya sebesar 27,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Iphone di Kota Bandung Sari, Annisa Puspita; Mukti, Mochammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4358

Abstract

Penelitian.ini secara komprehensif bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai pengaruh harga, gaya hidup, dan brand image (citra merek) terhadap keputusan pembelian.iPhone yang dilakukan oleh konsumen yang berada di Kota Bandung. Metode.pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan setiap responden yang dijadikan sampel benar-benar memenuhi kriteria spesifik dan relevan yang telah ditetapkan sebelumnya, sehingga validitas data penelitian dapat terjaga. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis.regresi linier berganda. Tujuan utama dari analisis ini adalah mengukur seberapa besar pengaruh variabel-variabel independen (Harga,.Gaya Hidup,.dan Citra Merek) terhadap variabel dependen (Keputusan Pembelian), baik saat diuji secara individual (parsial) maupun secara bersama-sama (simultan). Berdasarkan hasil pengujian uji T, menunjukkan hasil t hitung variabel harga sebesar 4,071, t hitung variabel gaya hidup sebesar 3,945 dan t hitung variabel brand image sebesar 3,145 yang mana ketiga t hitung tersebut > 1,983 yang artinya ketiga variabel masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian iphone. Hasil Uji F menunjukkan bahwa variabel Harga (X1), Gaya Hidup (X2), dan Citra Merek (X3) secara simultan memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian iphone. Ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 61,7% dalam menjelaskan atau memengaruhi keputusan pembelian iphone. Sisanya yang.sebesar 38,3% dipengaruhi oleh.faktor-faktor.lain di luar variabel yang secara spesifik diteliti.dalam studi ini, seperti promosi, kualitas produk atau faktor psikologis konsumen lainnya
Penerapan Asas Ultimum Remidium Terhadap Implikasi Kerjasama Pemanfaatan Barang Milik Daerah Yang Mengalami Kerugian Naftali, Angel May Marta; Michael, Tomy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4359

Abstract

Penerapan asas ultimum remedium dalam pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) memiliki urgensi tinggi, terutama ketika kerja sama pemanfaatan BMD menimbulkan kerugian bagi keuangan daerah. Asas ini menempatkan hukum pidana sebagai upaya terakhir setelah mekanisme administratif, perdata, dan penyelesaian internal ditempuh secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana asas ultimum remedium diterapkan dalam menangani kerugian yang timbul dari kerja sama pemanfaatan BMD, serta mengevaluasi efektivitas instrumen non-pidana dalam memulihkan kerugian dan mencegah kriminalisasi kebijakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan BMD, perjanjian kerja sama, serta doktrin hukum administrasi dan pidana. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerugian yang timbul akibat kesalahan administratif, kelalaian pegawai, atau ketidakseimbangan perjanjian seharusnya diselesaikan melalui mekanisme administratif seperti penilaian kembali nilai aset, renegosiasi kontrak, penjatuhan sanksi administratif, Penerapan hukum pidana hanya dapat dilakukan apabila terdapat bukti kuat mengenai kesengajaan, penyalahgunaan wewenang, atau perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian negara secara nyata, sebagaimana diatur dalam regulasi tindak pidana korupsi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan ultimum remedium tidak hanya relevan dalam konteks hukum pidana, tetapi juga strategis dalam memperkuat manajemen aset daerah dan mencegah penyelesaian yang terburu-buru melalui jalur pidana yang berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan menghambat inovasi kebijakan di daerah.
Employee Retention Strategy Innovation Amidst Dynamic Challenges: A Literature Review Hartadi, Agung; Wening, Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.436

Abstract

Employee retention is one of the major challenges faced by many business organizations today. Many industries face high demand for skilled workers, coupled with significant employee turnover rates. In the era of a knowledge-based society, human resources have become a major asset and competitive advantage for companies. High employee turnover rates negatively impact organizations, especially with the loss of talented talent, critical skills, and valuable institutional knowledge. In response to this challenge, companies are increasingly focusing on retaining high-performing employees rather than simply relying on costly replacement and retraining processes. Modern organizations recognize that one of the fundamental aspects of business management is the ability to motivate and retain employees, especially those who are able to survive changes such as organizational restructuring, downsizing, consolidation, reorganization, or reengineering initiatives. This study discusses human resource practices related to employee retention. This study uses a systematic literature type. The study aims to determine retention factors, challenges and strategies in employee retention. The results of this study are expected to be a basis for developing effective employee retention programs for various organizations. By implementing a comprehensive retention strategy supported by an adequate HCM program, companies can retain key employees who are the pillars of business success.
Kajian Distribusi Makna Idiomatik pada Kolom Komentar CNN Indonesia: Aplikasi Metode Agih Teknik Perluas Hutabarat, Gaby Gabriela; Basaria, Ida; Zega, Tasya Dwi L.S; Amalia, Vira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4360

Abstract

Ungkapan idiomatik merupakan fenomena linguistik yang krusial dalam Bahasa Indonesia karena memiliki sifat non-komposisional, yakni makna keseluruhan tidak dapat diprediksi dari makna unsur pembentuknya secara langsung. Kompleksitas makna ini menuntut pendekatan analitis yang mampu mengungkap bagaimana idiom berperilaku dalam struktur sintaksis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya variasi tingkat keutuhan struktural idiom yang diyakini berhubungan dengan pola kedistribusian maknanya. Beberapa idiom menunjukkan makna yang sangat padu dan tidak dapat diuraikan, sementara idiom lain masih memungkinkan perluasan tertentu tanpa menghilangkan keidiomatisannya. Untuk menelaah fenomena tersebut, penelitian ini menerapkan metode agih dengan teknik perluas sebagai instrumen utama analisis. Data dikumpulkan secara purposif dari berbagai ungkapan idiomatik yang bersumber dari korpus teks media daring dan media sosial, sehingga mencerminkan penggunaan autentik dalam konteks komunikasi kontemporer. Teknik perluas internal dan eksternal digunakan untuk menguji bagaimana idiom merespons intervensi sintaksis yang dimasukkan ke dalam konstruksi kalimat. Hasil analisis mengungkap dua pola dominan kedistribusian makna idiomatik. Pertama, Distribusi Kaku (Holistik), yaitu ketika idiom tidak menerima perluasan internal dan maknanya muncul sebagai satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan dari bentuk dasarnya. Kedua, Distribusi Fleksibel (Spesifik), yaitu ketika idiom tetap mempertahankan keidiomatisannya meskipun menerima perluasan eksternal untuk spesifikasi konteks, sehingga maknanya dapat dipersempit tanpa berubah secara fundamental. Temuan ini menegaskan bahwa teknik perluas merupakan pendekatan metodologis efektif untuk memetakan batas keidiomatisan, sekaligus memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kajian semantik dan sintaksis kontemporer Bahasa Indonesia.
Krisis Nilai dalam Naturalisme: Analisis Negativisme dalam Pendidikan Modern Maulana, Akram Caesar; Ismail, Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara naturalisme sebagai aliran filsafat pendidikan dengan krisis nilai serta munculnya fenomena negativisme dalam konteks pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan mensintesis temuan teoretis dan empiris dari literatur relevan yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025. Fokus kajian diarahkan pada fenomena degradasi nilai moral, meningkatnya individualisme, serta melemahnya proses internalisasi nilai dalam lingkungan pendidikan yang semakin terdigitalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa naturalisme menawarkan landasan filosofis yang menekankan perkembangan peserta didik secara alami melalui pengalaman langsung, interaksi dengan lingkungan sosial dan alam, serta pemberian kebebasan belajar yang selaras dengan kebutuhan dan potensi individu. Namun demikian, implementasi prinsip-prinsip naturalisme dalam sistem pendidikan kontemporer menghadapi berbagai tantangan struktural, seperti dominasi orientasi capaian akademik, pendekatan teknokratis dalam pembelajaran, serta keterbatasan ruang pengalaman bermakna yang mendukung pembentukan nilai. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap munculnya fenomena negativisme sebagai respons psikologis dan pedagogis, yang ditandai oleh sikap apatis, resistensi terhadap nilai, dan melemahnya makna belajar. Fenomena ini semakin diperparah oleh percepatan digitalisasi pendidikan yang tidak diimbangi dengan kesiapan pedagogis dan kerangka nilai yang memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reaktualisasi prinsip naturalisme dalam kurikulum dan praktik pembelajaran modern berpotensi menjadi strategi alternatif untuk merespons krisis nilai dan mereduksi negativisme, dengan mengembalikan pendidikan pada esensi pembentukan manusia secara utuh, mencakup dimensi moral, sosial, dan ekologis.
Perilaku Palapau sebagai Tradisi Ekonomi Lokal: Kualitatif Berbasis Nilai-Nilai Ekonomi Islam di Minangkabau Saputra, Ega; Fahlefi, Rizal; Hidayati, Azifah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4362

Abstract

Penelitian ini mengkaji perilaku palapau masyarakat Minangkabau dalam perspektif ekonomi Islam, dengan menyoroti bagaimana nilai-nilai perdagangan tradisional mencerminkan prinsip syariah seperti keadilan (al-‘adl), kemaslahatan (maslahah), dan larangan praktik yang merugikan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui literatur review, dengan menganalisis literatur ekonomi Islam klasik dan kontemporer serta kajian budaya terkait praktik ekonomi masyarakat Minangkabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa palapau, sebagai etika berdagang yang berakar pada hubungan kekerabatan, kepercayaan, dan tanggung jawab komunal, selaras dengan nilai-nilai dasar ekonomi Islam, terutama dalam membangun kejujuran, kerja sama, dan transaksi yang berkeadilan. Namun, sejumlah tantangan juga ditemukan, seperti pengaruh persaingan pasar modern, perubahan kepatuhan terhadap norma adat, belum adanya mekanisme formal yang menjaga konsistensi keadilan dalam praktik palapau, kompetisi dengan ritel modern, perubahan gaya hidup dan generasi, akses permodalan yang terbatas, manajemen usaha yang tradisional, serta adanya kendala dalam hal regulasi dan perizinan. Akan tetapi dari berbagai tantangan tersebut, palapau masih tetap berlanjut di Minagkabau. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku palapau memiliki potensi besar sebagai model budaya dalam penerapan nilai-nilai ekonomi Islam di tingkat komunitas. Penguatan potensi tersebut memerlukan peningkatan literasi ekonomi syariah, revitalisasi norma adat yang sejalan dengan syariah, serta integrasi praktik palapau ke dalam sistem ekonomi kontemporer guna mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan etis.
Pengaruh Work Life Balance dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Sulawesi Selatan Fiqram, Muh Haikal; Burhanuddin, Burhanuddin; Dipoatmodjo, Tenri Sayu Puspitaningsih; Haeruddin, M. Ikhwan Maulana; Ruma, Zainal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4363

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh work life balance dan stres kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Sulawesi Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Secara teoretis, work life balance mencerminkan kemampuan pegawai menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan kehidupan personal, sedangkan stres kerja merupakan respon terhadap tekanan kerja yang dapat memengaruhi kondisi psikologis dan kinerja. Penelitian menggunakan pendekatan eksplanatori dengan metode kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 96 pegawai dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa work life balance dan stres kerja berpengaruh positif signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan kerja pegawai. Work life balance menjadi variabel yang memberikan pengaruh paling dominan, menggambarkan bahwa semakin baik keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi yang dirasakan pegawai, semakin tinggi tingkat kepuasan kerja yang mereka alami. Stres kerja juga menunjukkan pengaruh positif signifikan ketika organisasi mampu mengelola tekanan kerja melalui pembagian tugas yang wajar, dukungan atasan, serta lingkungan kerja yang kondusif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kepuasan kerja dapat dicapai melalui penciptaan lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan hidup, pengelolaan stres kerja yang efektif, dan pemberian dukungan organisasi yang memadai. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi instansi dalam merumuskan strategi peningkatan kesejahteraan dan produktivitas pegawai.