cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Pengaruh Likuiditas dan Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Intervening Handayani, Kristina Putri; Meiriyanti, Rita; Nastiti, Prianka Ratri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4582

Abstract

Perkembangan perekonomian Indonesia sangat pesat dan membuat pebisnis sangat berkembang, khususnya pada bidang fashion. Impor tekstil dan garmen, terutama dari Tiongkok, semakin marak dan seringkali dijual dengan harga yang jauh lebih murah, sehingga membebani daya saing industri lokal.Impor ilegal juga menjadi masalah, karena produk-produk ini tidak membayar pajak dan tidak mengikuti regulasi ,sehingga lebih murah .Dengan harga yang murah, masyarakat lebih tertarik membeli hasil tekstil dan garmen asal Tiongkok.Hal ini membuat para pengusaha tekstil dan garmen kalah dalam bersaing.Tujuan pada penelitian adalah menguji pengaruh likuiditas dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Nilai Perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kinerja keuangan sebagai variabel intervening. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan 14 sampel yang merupakan perusahaan manufaktur sektor garmen dan tekstil yang terdaftar di BEI tahun 2020 – 2024 dengan menggunakan software SPSS versi 26. Hasilnya adalah likuiditas tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan,Corporate Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, Corporate Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan tidak dapat memediasi likuiditas terhadap nilai perusahaan, serta Kinerja keuangan tidak dapat memediasi Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan.
Digitalisasi Ekonomi Syariah di Indonesia: Tantangan Kepatuhan Syariah Dalam Era Financial Technology Anadila, Kharisma Tsalsabila; Pancawati, Angelina; Setiawati, Diana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi hukum ekonomi syariah di Indonesia mengatur perkembangan financial technology (fintech) berbasis syariah serta menilai tingkat kepatuhan syariah di lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan komparatif, dengan data yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum sekunder di Indonesia seperti pada Penerjemahan Syariah Fatwa DSN-MUI, Kepatuhan Regulatoris POJK & PBI, dan Infrastruktur Hukum (UU ITE dan Perbankan Syariah) dan bahan hukum primer yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk menafsirkan norma hukum yang berlaku dan mengidentifikasi kebutuhan pembaruan hukum ekonomi fintech dalam menghadapi perkembangan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan secara pemahaman komprehensif bahwa regulasi fintech syariah di Indonesia ditopang oleh kerangka hukum ganda: Fatwa DSN-MUI yang menentukan standar kepatuhan syariah, dan peraturan OJK (POJK) terkait Inovasi Keuangan Digital (IKD) yang menyediakan kerangka legal dan pengawasan operasional. Integrasi regulasi ini berhasil mewajibkan kepatuhan syariah sejak tahap perizinan. Meskipun demikian, terdapat tiga tantangan utama dalam implementasi kepatuhan syariah: (1) Adaptasi Akad; (2) Pengawasan Syariah; (3) Literasi dan Perlindungan Konsumen. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini menekankan mengenai pentingnya harmonisasi regulasi antara otoritas keuangan, lembaga, dan pelaku industri. Penelitian ini merekomendasikan pembaruan kerangka hukum ekonomi Syariah yang lebih responsif terhadap inovasi teknologi yang terus berkembang, sekaligus menjamin kepastian hukum dan integritas prinsip syariah
Strategi Infrastruktur Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Kinerja Operasional Humaida, Raisa; Agustiyyani, Mutiara; Safitri, Safitri; Kurniawan, Ade; Purwani, Fenny
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.459

Abstract

Transformasi digital adalah elemen penting dalam memperbaiki efisiensi dan performa operasional perusahaan, termasuk PT. KAI (Persero) Divisi Regional III Palembang yang beroperasi dalam bidang transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi pengembangan infrastruktur teknologi informasi (TI) yang dapat meningkatkan kinerja operasional perusahaan. Tantangan yang dihadapi adalah ketergantungan pada infrastruktur TI yang masih terbatas, seperti ketiadaan sistem pemantauan otomatis, backup data lokal, serta penggunaan perangkat keras yang sudah usang. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan mengandalkan wawancara lapangan dan studi literatur. Data diperoleh melalui wawancara dengan manajemen Divre III Palembang, tim IT pusat, operator stasiun, serta konsultan TI, beserta analisis pustaka mengenai strategi TI di bidang transportasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kerangka teori Gendron (2012) dan analisis SWOT untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengelolaan infrastruktur TI. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan infrastruktur TI yang terencana dan sistematis dapat meningkatkan produktivitas, pelayanan kepada pelanggan, serta kesiapan perusahaan menghadapi berbagai tantangan teknis dan operasional. Rekomendasi yang diajukan meliputi penerapan sistem pemantauan otomatis, penyediaan backup data lokal, penggunaan dual ISP, dan pembaruan perangkat keras secara berkala untuk mendukung proses transformasi digital di PT. KAI Divre III Palembang.
Human Capital Guru dalam Pengajaran: Menganalisis Nilai Ekonomi Investasi Kualifikasi Ahlia, Delisahlia; Nurochim, Nurochim; Ratnaningsih, Sita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4590

Abstract

Penelitian ini menganalisis urgensi human capital guru sebagai investasi strategis dalam peningkatan mutu pembelajaran, dengan fokus spesifik pada guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di SD Negeri 14 Rambang Kuang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini menggali secara mendalam bagaimana elemen kualifikasi akademik, pengalaman mengajar, pelatihan profesional, serta stabilitas kondisi kepegawaian membentuk nilai ekonomi dan pedagogis dari investasi pada guru sebagai modal manusia. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terhadap pemangku kepentingan, observasi kelas secara partisipatif, serta analisis dokumen rekam jejak pelatihan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru P3K memiliki kapasitas pedagogis yang kompetitif dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap kualitas instruksional, sepanjang didukung oleh program pelatihan berkelanjutan, kepastian status kepegawaian, dan skema insentif profesional yang memadai. Investasi sistematis dalam bentuk peningkatan kualifikasi, pelatihan kompetensi, dan perbaikan kesejahteraan terbukti memperkuat motivasi kerja, konsistensi kinerja, serta efektivitas pengajaran di ruang kelas. Namun, nilai investasi ini secara kausal sangat dipengaruhi oleh kebijakan manajemen kepegawaian yang menentukan kepastian karier dan akses terhadap pembinaan profesional jangka panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan human capital guru bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan investasi yang memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi pengembangan sumber daya manusia nasional. Temuan ini memberikan kontribusi empiris bagi perumusan kebijakan pengembangan profesi guru, khususnya dalam mengoptimalkan implementasi kebijakan P3K pada tingkat pendidikan dasar.
Faktor Pendorong, Modus Operandi Serta Kendala-Kendala Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Perdagangan Orang (Human Trafficking) di Kabupaten Timor Tengah Selatan Fallo, Calistia Verjinia; Leo, Rudepel Petrus; Kase, Dhesy A.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4591

Abstract

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan bentuk kejahatan terorganisasi yang berkembang seiring meningkatnya kerentanan sosial-ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor pendorong, modus operandi, serta kendala pertanggungjawaban pidana pelaku TPPO berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris melalui pendekatan perundang-undangan, kasus, dan sosiologis, dengan teknik wawancara terhadap penyidik, aparat penegak hukum, serta korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong utama TPPO meliputi kemiskinan struktural, rendahnya tingkat pendidikan, tekanan kebutuhan ekonomi keluarga, dan minimnya akses lapangan kerja yang layak. Kondisi ini membuka ruang bagi pelaku untuk memanfaatkan kerentanan korban melalui janji pekerjaan, gaji tinggi, dan proses keberangkatan yang dianggap mudah. Modus operandi yang ditemukan umumnya berupa bujuk rayu melalui tawaran pekerjaan fiktif, perekrutan lewat perantara informal, pemalsuan dokumen identitas, hingga pengiriman korban tanpa memenuhi prosedur migrasi yang sah. Dalam penegakan hukum, terdapat kendala signifikan dalam pembuktian unsur eksploitasi, keterbatasan anggaran penyidikan, serta rendahnya keberanian korban untuk melapor karena takut, malu, atau tergantung pada pelaku. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya strategi terpadu, antara lain penguatan kapasitas aparat, peningkatan pengawasan pemerintah daerah terhadap aktivitas perekrutan tenaga kerja, serta program pemberdayaan ekonomi dan edukasi masyarakat untuk menekan kerentanan terhadap TPPO.
Pengaruh Unggahan Media Sosial Instagram @analogkopi terhadap Minat Berkunjung Pengguna di Kota Sukabumi Akbar, Muhammad Musa; Ulya, Enden Darjatul; Nugroho, David Rizar; Molyono, Molyono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4592

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya Instagram, menjadikannya salah satu sarana promosi yang efektif dalam memengaruhi perilaku konsumen, termasuk minat berkunjung ke sebuah kafe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh unggahan media sosial Instagram terhadap minat berkunjung pada pengguna yang mengikuti akun kafe yang menjadi objek penelitian. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 100 responden yang terdiri dari generasi Milenial dan Gen Z, dengan dominasi domisili berasal dari Kota Sukabumi. Variabel unggahan Instagram diukur melalui indikator kualitas konten, pesan, frekuensi dan konsistensi unggahan, serta interaksi, sedangkan minat berkunjung diukur melalui indikator ketertarikan, keinginan, dan kecenderungan berkunjung. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel unggahan Instagram berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, sementara variabel minat berkunjung berada pada kategori sangat tinggi. Uji normalitas mengindikasikan bahwa data tidak berdistribusi normal sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji non-parametrik. Uji linearitas menunjukkan hubungan linear antara kedua variabel, dan hasil regresi memperlihatkan nilai signifikansi < 0,001 pada seluruh indikator, yang menandakan adanya pengaruh signifikan antara unggahan Instagram terhadap minat berkunjung. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik kualitas unggahan Instagram, semakin tinggi pula minat pengguna untuk berkunjung. Temuan ini menguatkan bahwa Instagram merupakan media pemasaran yang efektif dalam meningkatkan ketertarikan dan kecenderungan berkunjung pada sektor kuliner, khususnya kafe.
Assessing MBG Economic Spillovers Through Parents, Canteens, and MSMEs Putri, Rahma Sarlita Ramadhani; Kurnia, Yola; Monika, Citra; Aliyah, Zahrah; Antolin, Ferdino Franklyn; Hamid, Muhammad Farhan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4593

Abstract

This study examines the economic impact of President Prabowo’s Free Nutritious Meal (MBG) Program on local communities, particularly focusing on shifts in economic activity within schools and surrounding areas. The purpose of this research is to identify how the MBG program influences school canteen operators, nearby MSMEs, and parents or guardians who indirectly benefit from the policy. A mixed-method design was employed, combining semi-structured interviews with three respondent groups and quantitative data analysis to strengthen field findings. The results reveal that the MBG program creates economic opportunities for MSMEs involved in the food supply chain but also poses challenges for school canteens and businesses that are not partnered with the program due to declining student purchases and intensified competition. Moreover, increased demand from MBG vendors has raised raw material prices, affecting small-scale businesses. Meanwhile, parents report reduced daily food expenses and improved nutritional intake for students. The study implies that the MBG program has the potential to strengthen local economies if its implementation ensures equitable access, fair distribution of opportunities, and sustainable partnerships between schools and community-based enterprises.
Analisis Fundamental Pengambilan Keputusan Investasi pada Saham PT Bank BRI Tbk Intan Windyani, Windi; Todingbua, Manuel A.; Mongan, Claudio Julio
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis fundamental perusahaan menggunakan indikator Return on Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), Earnings Per Share (EPS), serta Price Earning Ratio (PER) dalam pengambilan keputusan investasi saham PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) selama periode 2020-2024. Pendekatan yang digunakan adalah metode analisis kuantitatif-deskriptif, dengan teknik pengolahan data berbasis perhitungan rasio keuangan ROE, DER, EPS, dan PER.Hasil penelitian mengungkapkan pemulihan fundamental yang signifikan pada Bank BRI. ROE mengalami peningkatan tajam hingga mencapai 19%, yang telah melampaui standar nasional dan menandakan efisiensi penggunaan ekuitas dalam menghasilkan laba semakin optimal. Sementara itu, rasio DER menunjukkan fluktuasi dengan tren penurunan secara keseluruhan dari awal periode, sehingga mengindikasikan penurunan risiko keuangan akibat beban utang yang semakin terkendali dan struktur modal yang lebih sehat.EPS juga terus meningkat, mencerminkan pertumbuhan laba bersih per saham yang kuat sebagai sinyal positif bagi investor potensial. Pada tahun 2022, PER mencapai nilai tertinggi yang menyiratkan kondisi overvalued, di mana harga saham dianggap terlalu mahal relatif terhadap pendapatannya. Sebaliknya, PER terendah tercatat pada 2024, menunjukkan kondisi undervalued yang menguntungkan. Hal ini berarti saham BBRI pada tahun tersebut menawarkan potensi laba maksimal per lembar saham dengan harga beli relatif murah, sehingga direkomendasikan untuk keputusan beli bagi investor jangka panjang.
Campur Kode pada Akun Instagram @fiksiaunurofik: Analisis Sosiolinguistik Berbantu Mini Korpus Kurniasih, Nia; Sobarna, Cece; Afsari, Asri Soraya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4596

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena kebahasaan yang semakin menguat di ruang digital, khususnya pada media sosial Instagram, yaitu praktik campur kode sebagai bentuk adaptasi bahasa dalam konteks komunikasi modern. Dengan mengkaji caption Instagram pada akun @fiksiaunurofik, penelitian ini menempatkan bahasa sebagai praktik sosial yang tidak hanya berfungsi menyampaikan pesan, tetapi juga membangun identitas, kedekatan, dan relasi sosial antara penutur dan audiens. Pendekatan sosiolinguistik dipilih karena mampu menjelaskan keterkaitan antara pilihan bahasa dan faktor sosial-budaya yang melatarbelakanginya.Penggunaan metode mini korpus terhadap 600 caption memberikan landasan empiris dalam melihat pola-pola kebahasaan secara sistematis. Melalui teknik scraping berbasis Python, data dikumpulkan secara objektif dan representatif, sehingga analisis kuantitatif dapat mengungkap frekuensi serta kecenderungan kemunculan unsur campur kode. Selanjutnya, analisis kualitatif deskriptif untuk menafsirkan fungsi dan makna sosial dari temuan kuantitatif tersebut, sehingga penelitian ini tidak hanya bersifat statistik, tetapi juga interpretatif.Hasil penelitian menunjukkan dominasi tiga jenis campur kode, yakni inner code-mixing, outer code-mixing, dan hybrid code-mixing. Campur kode ke dalam yang melibatkan bahasa Sunda menegaskan akar lokal dan identitas kedaerahan pemilik akun, sementara campur kode ke luar dengan bahasa Inggris mencerminkan orientasi global, modernitas, dan prestise sosial. Adapun campur kode campuran menunjukkan kreativitas linguistik dalam mengombinasikan berbagai sumber bahasa untuk menciptakan efek ekspresif yang lebih kaya.Dominannya leksikon seperti terlibat, impian, dan bersama mengindikasikan bahwa bahasa digunakan sebagai sarana membangun nilai kebersamaan, kolaborasi, dan solidaritas sosial. Jika campur kode dalam caption Instagram tidak sekadar fenomena linguistik, melainkan strategi komunikasi untuk menyesuaikan diri audiens multikultural dan dinamika interaksi digital kontemporer.
Pengaruh Disiplin Kerja, Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Restoran Bakmi Surabaya Adisucipto, Jajar, Laweyan, Surakarta Tarlih, Nonik Mey; Hendratmoko, Christiawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4597

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh disiplin kerja, gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada Restoran Bakmi Surabaya Adisucipto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang telah bekerja setidaknya selama 6 bulan. Metode pengambilan sampel penelitian sejumlah 17 karyawan menggunakan metode sampling jenuh, lalu diolah menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Teknik analisis datanya menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Disiplin kerja tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (2) Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (3) Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Bakmi Surabaya Adisucipto Jajar, Laweyan, Surakarta. Saran bagi restoran hasil penelitian  menunjukkan bahwa motivasi kerja adalah faktor yang terbukti memberikan pengaruh besar terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, manajemen harus berusaha lebih keras untuk meningkatkan motivasi karyawan melalui program penghargaan, insentif yang kompetitif, dan kesempatan pelatihan untuk membantu mereka berkembang. Disiplin kerja belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja, maka harus dilakukan evaluasi. Diharapkan bahwa standar operasional prosedur yang lebih terukur, mekanisme pengawasan yang konsisten, dan komunikasi yang lebih terbuka antara pimpinan dan karyawan akan membantu meningkatkan kinerja.