cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,174 Documents
Analisis terhadap Kewenangan Kepolisian dalam Menangani Konflik Sosial dan Membangun Kepercayaan Masyarakat Pradana, Mayfan Gilang; Marwiyah, Siti; Damayanti, Sri Sukmana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis norma yuridis serta batasan kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menangani konflik sosial dan membangun kepercayaan masyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian. Permasalahan yang dikaji meliputi bagaimana pengaturan kewenangan kepolisian dalam menangani konflik sosial serta bagaimana peran kewenangan tersebut dalam membangun kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan kepolisian dalam menangani konflik sosial mencakup tindakan preventif, preemtif, dan represif yang harus dilaksanakan sesuai prinsip legalitas, proporsionalitas, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kesenjangan antara norma hukum (das sollen) dengan implementasi di lapangan (das sein), khususnya dalam penggunaan diskresi kepolisian yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang dan tindakan represif yang berlebihan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Dalam upaya membangun kepercayaan masyarakat, kepolisian perlu mengedepankan pendekatan humanis, transparansi, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap kode etik profesi. Selain itu, penguatan mekanisme pengawasan internal dan eksternal, penerapan sanksi yang tegas, serta pengembangan model pemolisian berbasis kemitraan dan teknologi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan legitimasi dan kepercayaan publik terhadap Polri dalam kerangka negara hukum yang demokratis.
Strategi Pengembangan Bisnis UMKM Kedai Halal melalui Integrasi Analisis SWOT dan Business Model Canvas Hermawan, Dhia Amalia; Herlinawati, Erna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7429

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada sektor kuliner menghadapi persaingan yang semakin tinggi, khususnya di kawasan perkotaan seperti Kota Bandung yang memiliki pertumbuhan usaha kuliner yang pesat. Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk memilki model bisnis yang jelas serta strategi pengembangan yang sesuai agar usaha dapat mempertahankan keberlangsungan sekaligus meningkatkan pertumbuhan. Berbagai penelitian sebelumnya umumnya hanya berfokus pada pemetaan model bisnis atau identifikasi faktor internal dan eksternal, namun belum mengkaji integrasi kedua pendekatan tersebut dalam mendukung keputusan pengembangan usaha. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji model bisnis sekaligus menyusun strategi pengembangan usaha Kedai Halal melalui pemanfaatan Analisis SWOT serta kerangka Business Model Canvas (BMC). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan desain deskriptif eksploratif untuk menganalisis kondisi usaha secara komprehensif. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi lapangan, wawancara dengan pemilik, pegawai, serta konsumen, dan dokumetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedai Halal mempunyai keunggulan pada harga yang terjangkau, kualitas produk yang cukup baik, serta lokasi strategis di lingkungan kampus yang mendukung akses pasar. Namun, kelemahan utama terletak pada keterbatasan kapasitas produksi saat kondisi ramai dan belum optimalnya pemasaran digital. Dari sisi eksternal, peluang pasar masih terbuka luas seiring tingginya permintaan konsumen, namun dihadapkan pada ancaman persaingan usaha yang ketat dan ketidakstabilan harga bahan baku. Integrasi analisis SWOT dan BMC menghasilkan strategi pengembangan berupa peningkatan kapasitas operasional, optimalisasi pemasaran digital, serta diversifikasi saluran distribusi. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk pendekatan terintegrasi sebagai dasar pengambilan keputusan strategis, khususnya dalam menilai kesiapan pengembangan dan ekspansi usaha secara lebih komprehensif.
Implementasi Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan Penerimaan Kas Pada Perusahaan Jasa di PT. ATP Erlindah, Mitha; Kurniawati, Yuli; Kustiningsih, Nanik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada proses penjualan dan penerimaan kas di PT ATP, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dan merumuskan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan efektivitas operasional perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari manajer keuangan dan staf akuntansi yang terlibat langsung dalam aktivitas penjualan dan penerimaan kas, sehingga data yang diperoleh mencerminkan kondisi riil di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penjualan dan penerimaan kas secara umum telah berjalan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Namun demikian, implementasi Sistem Informasi Akuntansi masih belum sepenuhnya optimal, khususnya dalam hal integrasi antar bagian. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain keterlambatan pencatatan transaksi, masih digunakannya sistem pencatatan manual, serta belum tersedianya data secara real time. Kondisi ini berdampak pada kurang efektifnya proses penerbitan invoice, pemantauan piutang, serta penyusunan laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan pengembangan SIA yang terintegrasi secara otomatis antar divisi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan, serta penguatan sistem pengendalian internal melalui penyusunan prosedur dan kebijakan yang lebih jelas dan sistematis. Implementasi rekomendasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas informasi keuangan, mempercepat proses pelayanan, serta mendukung efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan secara berkelanjutan.
Determination Determinasi Harga Pokok Produksi melalui Biaya Bahan Baku, Tenaga Kerja, dan Overhead Pabrik pada Perusahaan Industri Kosmetik Pangestika, Mirza Anindya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7464

Abstract

Perusahaan sektor industri kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2018–2023 menunjukkan fluktuasi harga pokok produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik terhadap harga pokok produksi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan populasi dan sampel berupa data laporan keuangan enam perusahaan kosmetik yang terdaftar di BEI selama enam tahun terakhir, diambil melalui purposive sampling berdasarkan ketersediaan data lengkap. Sumber data berupa data sekunder dikumpulkan melalui dokumentasi, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, ketiga variabel biaya tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga pokok produksi. Nilai koefisien determinasi (adjusted R²) sebesar 0,989 menunjukkan bahwa 98,9% variasi harga pokok produksi dapat dijelaskan oleh biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik, sedangkan 1,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Ketiga komponen ini menjadi faktor utama sehingga pengelolaan yang efisien penting untuk menekan biaya dan meningkatkan daya saing. Perusahaan disarankan menerapkan pengendalian biaya secara optimal. Penelitian ini terbatas pada sektor dan periode tertentu, sehingga studi selanjutnya perlu memperluas objek, periode, dan variabel seperti teknologi serta efisiensi rantai pasok. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian ketiga komponen biaya untuk meningkatkan efisiensi operasional, menekan harga pokok produksi, dan menjaga daya saing perusahaan.
Pengaruh FoMO (Fear of Missing Out), Positive Emotion, dan Shopping Lifestyle terhadap Pembelian Impulsif Online di Shopee Sitorus, Dewi Anisah; Sinurat, Elperida Juniarni; Nadapdap, Kristanty M.N.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO), Positive Emotion, dan Shopping Lifestyle terhadap pembelian impulsif online di Shopee pada mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Methodist Indonesia angkatan 2022–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 227 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial FoMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif, Positive Emotion juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif, serta Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif. Secara simultan, FoMO, Positive Emotion, dan Shopping Lifestyle berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif online di Shopee. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,566 menunjukkan bahwa 56,6% variasi pembelian impulsif dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis terkait perilaku konsumen dalam konteks belanja online. Temuan ini juga dapat menjadi referensi bagi pelaku bisnis dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan di PT Inti Presisi Toolsindo Yulianto, Aryo; Madiistriyatno, Harries; Adiputra, I Gede
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh disiplin kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan di PT Inti Presisi Toolsindo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas perusahaan, khususnya melalui penerapan disiplin kerja yang baik dan peningkatan motivasi karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data penelitian diperoleh dari jawaban responden terhadap kuesioner yang disebarkan kepada karyawan PT Inti Presisi Toolsindo, dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Analisis data dilakukan untuk menguji hubungan serta pengaruh antarvariabel penelitian, yaitu disiplin kerja dan motivasi sebagai variabel independen, serta kinerja karyawan sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kedisiplinan karyawan, maka semakin baik pula kinerja yang dihasilkan. Selain itu, motivasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti bahwa dorongan kerja yang kuat dapat meningkatkan semangat dan hasil kerja karyawan. Secara simultan, disiplin kerja dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT Inti Presisi Toolsindo. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor, tetapi oleh kombinasi disiplin kerja dan motivasi yang saling mendukung. Perusahaan perlu memperhatikan kedua aspek tersebut secara berkelanjutan untuk mencapai kinerja organisasi yang optimal.
Pemeliharaan Laboratorium Komputer di SMK Muhammadiyah 1 Palembang Rolani, Mita; Zulkipli, Zulkipli; Saputra, Ade Akhmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemeliharaan laboratorium komputer di SMK Muhammadiyah 1 Palembang serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan kondisi pemeliharaan laboratorium secara nyata. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan kepala sekolah, kepala laboratorium, guru TKJ, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan laboratorium komputer telah dilaksanakan melalui lima indikator yaitu penyadaran, pemahaman, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pendataan. Penyadaran dilakukan melalui pengarahan penggunaan komputer dan sosialisasi tata tertib laboratorium. Pemahaman diberikan oleh guru sebelum kegiatan praktik berlangsung. Pengorganisasian dilakukan secara fungsional melalui kerja sama antara kepala laboratorium, guru, dan siswa. Pelaksanaan pemeliharaan dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan, pembersihan, serta perbaikan perangkat komputer. Pendataan dilakukan melalui pencatatan kondisi perangkat secara manual dan direkap dalam bentuk dokumen komputer. Faktor pendukung meliputi ketersediaan anggaran dan dukungan kebijakan sekolah, adanya SOP dan jadwal pemeliharaan, serta fasilitas laboratorium yang memadai. Faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang terampil serta rendahnya kesadaran sebagian siswa dalam menjaga fasilitas laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan laboratorium komputer telah berjalan dengan baik, namun masih perlu peningkatan pada aspek tenaga teknis dan kedisiplinan pengguna laboratorium.
Perancangan Model Implementasi Sistem ERP Berbasis Odoo untuk UMKM Apotek Haryanti, Erlin Dwi; Voutama, Apriade; Siska, Siska
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7537

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi UMKM, termasuk pada sektor apotek yang memiliki proses operasional kompleks seperti pengadaan obat, pengelolaan persediaan berbasis First Expired First Out (FEFO), serta transaksi penjualan langsung maupun berbasis invoice. Namun, sebagian besar UMKM apotek masih menggunakan sistem yang belum terintegrasi sehingga berpotensi menimbulkan inkonsistensi data dan inefisiensi proses. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis Odoo Community yang bersifat modular, terintegrasi, dan replikatif. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi dan konfigurasi, serta pengujian. Implementasi dilakukan pada Odoo Community versi 18 berbasis web secara on-premise tanpa modifikasi kode program, dengan konfigurasi modul Inventory, Purchase, Point of Sale (POS), Sales, dan Employees dalam satu basis data terpusat. Sistem mendukung pengelolaan data produk, konfigurasi data pemasok, serta proses pengadaan melalui pembuatan request for quotation (RFQ) hingga menjadi purchase order (PO). Selain itu, tersedia fitur pencatatan batch dan tanggal kedaluwarsa, pengendalian stok melalui replenishment, pencetakan label, akses multi-user, serta transaksi penjualan yang terintegrasi dengan sistem inventory. Hasil pengujian Black-Box menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem berjalan sesuai dengan skenario yang dirancang. Dengan demikian, model ERP ini mampu meningkatkan konsistensi data, efisiensi operasional dan keterpaduan proses bisnis, serta berpotensi untuk diimplementasikan pada UMKM apotek dengan karakteristik serupa.
Perancangan Sistem Informasi E-Commerce Berbasis Website Pada UMKM Binaan Rumah BUMN BRI Makassar Arsyad, Nur Hikma; Jamil, Muh.; Ashdaq, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi website rumahbumnmakassar.com sebagai platform promosi dan transaksi digital bagi UMKM binaan Rumah BUMN BRI Makassar dalam rangka mendukung transformasi digital berbasis kebutuhan lokal. Meskipun berbagai platform e-commerce telah tersedia, UMKM binaan masih menghadapi keterbatasan dalam integrasi promosi, manajemen produk, dan transaksi dalam satu sistem yang sederhana, terjangkau, dan mudah dioperasikan. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya solusi digital yang adaptif dan kontekstual. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan Content Management System (CMS) WordPress dengan pendekatan Research and Development (R&D) melalui model Four-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan fitur, serta implementasi dan pengujian. Website yang dihasilkan mengintegrasikan katalog produk UMKM, informasi usaha, dan sistem transaksi digital dalam satu platform terpusat. Hasil pengujian fungsional menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100%, yang menandakan seluruh fitur berjalan sesuai dengan spesifikasi sistem. Evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 80,775 yang termasuk kategori “Good”, menunjukkan tingkat kemudahan penggunaan dan penerimaan sistem yang tinggi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan platform CMS berbasis kebutuhan UMKM lokal yang mengintegrasikan fungsi promosi dan transaksi secara simultan, serta dievaluasi menggunakan pendekatan gabungan antara pengujian fungsional dan usability untuk mengukur dampak praktis sistem terhadap kinerja digital UMKM. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur transformasi digital UMKM berbasis sistem sederhana, dan secara praktis memberikan model implementasi digital yang efisien, serta adaptif.
The Invisible Utility: Non-Monetary Drivers in Agricultural Household Economics Fauzan, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7561

Abstract

Why do farm households persist in agriculture when monetary returns are often low, uncertain, or inferior to non-farm alternatives? This paper challenges the prevailing income-centered interpretation in agricultural household economics by introducing the concept of invisible utility, referring to non-monetary benefits that are behaviorally consequential yet largely overlooked in conventional models. Drawing on a structured and concept-driven synthesis of recent empirical and theoretical studies, the paper identifies key non-monetary drivers shaping farm household decisions across diverse contexts. The findings show that identity, autonomy, socio-cultural attachment to land, and psychological security are not peripheral influences, but integral components of household utility that interact dynamically with income, risk, and resource constraints. These dimensions are organized into a coherent typology and conceptually integrated into the agricultural household framework, demonstrating that farm persistence can be understood as a rational outcome within a multidimensional utility structure rather than as a consequence of inefficiency or constraint alone. By reframing utility beyond monetary metrics, this study advances agricultural household economics toward a more behaviorally grounded and theoretically complete framework. The paper further highlights methodological implications for incorporating non-monetary dimensions into empirical analysis and calls for more context-sensitive rural development policies that recognize the full spectrum of values underpinning farming livelihoods.