cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,354 Documents
Time Management dan Emotional Resilience terhadap Digital Burnout Generasi Z Pengguna TikTok Hapsari, Yuanka Siwi Pramudya; Rini, Amanda Pasca; Ariyanto, Eko April
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara time management dan emotional resilience dengan digital burnout pada Generasi Z pengguna media sosial TikTok. Generasi Z merupakan kelompok usia yang tumbuh dan berkembang seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi digital, sehingga memiliki intensitas penggunaan media sosial yang tinggi. TikTok sebagai salah satu platform media sosial paling populer menawarkan konten video singkat dengan algoritma personalisasi yang mendorong keterlibatan pengguna secara berkelanjutan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan psikologis yang dikenal sebagai digital burnout, yang ditandai dengan kelelahan emosional, kognitif, serta penurunan motivasi akibat paparan digital yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 205 responden Generasi Z berusia 18–27 tahun yang merupakan pengguna aktif TikTok, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala digital burnout, skala time management, dan skala emotional resilience yang disusun dalam bentuk skala Likert serta telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa time management dan emotional resilience secara simultan memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan digital burnout. Secara parsial, kedua variabel independen juga berhubungan negatif signifikan dengan digital burnout, dengan emotional resilience memberikan kontribusi yang lebih dominan dibandingkan time management. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan mengelola waktu secara efektif serta ketahanan emosional yang baik berperan sebagai faktor protektif dalam mengurangi risiko digital burnout pada Generasi Z pengguna TikTok.
Pengaruh Karakteristik Individu Dan Spiritual Leadership Terhadap Kinerja Karyawan Suardana, I Gede Putu; Melania, Melania; Asruni, Asruni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5502

Abstract

Persaingan global yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk memiliki sumber daya manusia yang unggul dan berkinerja tinggi. Kinerja karyawan menjadi faktor kunci keberhasilan organisasi dan dipengaruhi oleh berbagai aspek, di antaranya karakteristik individu serta gaya kepemimpinan yang diterapkan, khususnya spiritual leadership. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu dan spiritual leadership terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan sebagai responden penelitian dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, spiritual leadership juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan karakteristik individu karyawan serta penerapan kepemimpinan berbasis nilai-nilai spiritual merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja karyawan secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi pimpinan organisasi dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif.
Degradasi Tradisi Budaya Tarian Balatindak (Studi Penelitian Di Desa Monsongan) Jufri, Fahmia; Latare, Sainudin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis degradasi tradisi budaya Tarian Balatindak di Desa Monsongan, Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah. Tarian Balatindak merupakan tarian tradisional suku Banggai yang memiliki nilai historis, simbolik, dan sosial sebagai warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun sejak masa Kerajaan Banggai. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi, eksistensi tarian ini mengalami penurunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang meliputi tokoh adat, aparat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi Tarian Balatindak ditandai dengan menurunnya minat generasi muda, berkurangnya frekuensi pementasan, serta pergeseran nilai budaya akibat masuknya budaya modern. Faktor-faktor yang memengaruhi degradasi tersebut antara lain perubahan social dan perkembangan zaman, arus globalisasi dan modernisasi, lemahnya regenerasi pelaku seni, serta kurangnya upaya pelestarian yang berkelanjutan dari masyarakat dan pemerintah kurangya Upaya dari pemerintah dapat di lihat dari tidak adanya program pemerintah yang bertujuan untuk melestarikan budaya Tarian Balatindak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa degradasi tradisi Tarian Balatindak merupakan dampak dari perubahan sosial yang tidak diimbangi dengan strategi pelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah dalam menjaga dan melestarikan Tarian Balatindak agar tetap bertahan sebagai identitas budaya suku Banggai.
Peran Influencer Terhadap Niat Pembelian Produk Fashion Gen Z Melalui Perbandingan Sosial, FOMO, dan Materialisme Putri, Stevani Tri Wahyu; Rahayuningtyas, Tri Esti; Negara, Wana Pramudyawardana Kusuma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5506

Abstract

The development of social media has enhanced the role of influencers in shaping consumer behavior, particularly among Gen Z. Influencers act not only as sources of information but also as role models who encourage imitative behavior, social comparison, fear of missing out (FOMO), and materialism, which ultimately influence fashion purchase intention. This study aims to analyze the effect of influencer imitation on fashion purchase intention through social comparison, FOMO, and materialism among Gen Z in East Java. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through an online questionnaire using a Likert scale and involved 248 Gen Z respondents residing in East Java who follow influencers on social media and actively use e-commerce platforms. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) approach through SmartPLS version 4.0. The results indicate that influencer imitation has a positive and significant effect on social comparison, FOMO, and materialism. Furthermore, social comparison and FOMO are proven to have a positive and significant effect on fashion purchase intention. Materialism also shows a positive and significant effect on purchase intention, although its contribution is relatively smaller than that of FOMO. These findings demonstrate that the influence of influencers on purchase intention is not only direct but also strengthened through psychological and social mechanisms. This study is expected to contribute theoretically to consumer behavior literature and provide practical considerations for fashion industry practitioners and marketers in designing more effective marketing strategies targeting Gen Z.
Analisis Faktor-Faktor Kebertahanan Pengusaha Coffee Shop di Banda Aceh Karena Dampak Bencana Hidrometeorologi Ridha, Ainul; Maulida , Zenitha; Astuti, Intan Novia; Nurbismi, Nurbismi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5507

Abstract

Minum Kopi adalah sebuah tradisi yang cukup kuat bagi masyarakat Aceh Khususnya Banda Aceh. Warung kopi menjadi roda penggerak ekonomi lokal dan membuka lapangan pekerjaan. Di Banda Aceh sendiri yang telah dikenal dengan julukan “seribu satu warung kopi”, hal ini dikarenakan jumlah warung kopi bertebaran dimana-mana. Banda Aceh sendiri memiliki setidaknya ratusan warung kopi mulai yang tradisional hingga modern. Terdata pada tahun 2025 sebanyak 854 coffee shop yang berada dalam kawasan Banda Aceh. Perkembangan coffee shop ini cukup siginifikan, tahun 2024 jumlah coffee shop hanya 568, artinya di tahun 2025 mengalami jumlah kenaikan cukup banyak. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebertahanan pengusaha coffe shop karena dampak bencana hidrometeorologi di Banda Aceh dengan menjadikan 50 pengusaha coffee shop sebagai sampel. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi kebertahanan pengusaha coffee shop di Banda Aceh karena dampak bencana hidrometeorologi, faktor pertama adalah faktor internal yaitu ketersediaan modal usaha, lokasi usaha dan pendapatan usaha dan kedua adalah faktor eksternal yaitu keberadaan pesaing, harga bahan pokok dan daya beli masyarakat. Dari faktor internal yang paling dominan adalah faktor pendapatan usaha. faktor eksternal yang paling dominan adalah daya beli masyarakat. Kedua faktor yang paling dominan ini adalah faktor yang mempunyai pengaruh cukup besar terhadap kebertahanan para pengusaha coffee shop di Banda Aceh.
Pengaruh Green Marketing dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian Produk Susu Cair Kemasan Annisa, Warastra Nur; Brilian, Chintia Agrefina; Sinaga, Maria Magdalena; Kasih, Avicenna Nur; Pratama, Rahmat Tata
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5508

Abstract

Susu memiliki karakteristik mudah rusak dan tidak tahan lama sehingga perlakuan pascapanen penting untuk diperhatikan sehingga susu sapi mulai diolah agar tahan lama ketika disimpan seperti susu pasteurisasi dan susu UHT (Ultra High Temperature). Kesadaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi juga telah mengalami peningkatan dilihat dari masyarakat mulai mengkonsumsi susu sapi. Hal ini mempengaruhi semakin banyak industri pengolahan susu yang memproduksi susu cair kemasan sehingga menyebabkan adanya persaingan antar industri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green marketing (green product, green price, dan green promotion) dan brand image terhadap keputusan pembelian produk susu cair kemasan. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan kuesioner menggunakan teknik purposive sampling. Total sampel yang digunakan yaitu 126 orang. Metode yang digunakan untuk melakukan analisis data yaitu metode regresi linear berganda dengan green marketing (green product, green price, dan green promotion) dan brand image sebagai variabel bebas sedangkan keputusan pembelian sebagai variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan green product, green price, green promotion, dan brand image secara bersama-sama berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian produk susu cair kemasan. Sementara pengujian secara parsial dari empat variabel yang digunakan, hanya terdapat satu variabel yang berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian yaitu green promotion. 
Pengaruh Kepuasan adn Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Pada Marketplace Shopee Di Kota Banda Aceh Nurbismi, Nurbismi; Maulida, Zenitha; Ridha, Ainul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5509

Abstract

Shopee merupakan salah satu marketplace yang cukup besar dan berpengaruh di Indonesia umumnya dan khususnya di Banda Aceh. Banyak faktor yang melatarbelakangi seorang konsumen untk memutuskan untuk membeli di aplikasi online termasuk pada Shopee. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh faktor kepuasan dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian produk fashion pada marketplace Shopee di kalangan masyarakat Kota Banda Aceh baik seacara parsial maupun simultan. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 100 orang responden. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Data penelitian dianalisis menggunakan program bantuan SPSS (statistical package for social science). Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji F dan uji t dimaksud untuk mengetahui secara simultan dan secara parsial pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada tingkat 95% (α = 0,05). Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh signifikan antar kepuasan terhadap keputusan pembelian produk fashion pada marketplace Shopee di Kota Banda Aceh dengan nilai thitung 4,345 lebih besar dari ttabel 1,984. Selain itu pada Variabel kepercayaan juga berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian produk fashion pada marketplace Shopee di Kota Banda Aceh dengan nilai thitung  2,908 lebih besar dari ttabel 1,984. Berdasarkan hasil uji simultan menunjukkan bahwa variabel kepuasan (X1) dan kepercayaan (X2) secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y).
Analisis Strategi Lean Accounting Dalam Meningkatkan Daya Saing Umkm Di Era Digital Kecamatan Sirimau Ambon sososutiksno, Christina; KURNIAWAN , RIFKI; Bernadus, Theovilia L; TALAHATU, STYVEN; ABDILLAH, IBNU
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh penerapan strategi Lean Accounting terhadap peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang berlokasi di wilayah Kecamatan Sirimau. Di tengah era disrupsi ekonomi, UMKM dituntut untuk meminimalisir pemborosan dan mengoptimalkan nilai tambah melalui efisiensi proses akuntansi. Selain menguji pengaruh langsung, penelitian ini juga meninjau peran pemanfaatan teknologi digital sebagai variabel moderasi yang diduga mampu memperkuat efektivitas strategi tersebut dalam menghadapi dinamika pasar yang kompetitif, baik di tingkat lokal maupun regional.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada pemilik atau pengelola UMKM di wilayah terkait. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan teknik Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji hipotesis mengenai interaksi antar variabel. Fokus utama kajian ini adalah untuk membedah apakah adopsi teknologi digital pada UMKM di Kecamatan Sirimau berfungsi sebagai pendorong mandiri bagi daya saing atau bertindak sebagai akselerator yang memperkuat strategi efisiensi berbasis Lean secara signifikan.Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi para pelaku UMKM di Kecamatan Sirimau dalam menentukan prioritas investasi teknologi yang tepat guna memperkuat strategi bisnis mereka. Selain itu, temuan ini diproyeksikan menjadi referensi strategis bagi pembuat kebijakan setempat dalam merumuskan program bantuan dan pelatihan yang mendorong transformasi digital secara lebih terarah bagi sektor usaha kecil dan menengah guna mencapai keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Collaboration in Learning and Curriculum Management Using Data Mining to Improve the Quality of Education in the Digital Era Hamria, Hamria; Putri, Adelia Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5511

Abstract

In the rapidly growing digital era, a major challenge faced by the education system is adapting the curriculum to the fast-paced technological advancements. This study aims to analyze the effectiveness of the curriculum through the application of data mining, focusing on the use of clustering algorithms to identify patterns in student data and curriculum. The data used in this study were collected from 200 students and 50 teachers using a digital-based curriculum, which included information on student satisfaction, exam performance, and feedback on teaching materials. Through the application of clustering algorithms, this study identified three main clusters, each of which showed different curriculum needs. The first cluster indicates that students with low satisfaction and low exam performance require a more adaptive and technology-based curriculum. The second cluster, which shows high satisfaction and high exam performance, requires the maintenance and development of the existing curriculum. Meanwhile, the third cluster, which had high satisfaction but low exam performance, showed the need for a more personalized teaching approach and more effective exam evaluation techniques. The results of this study provide valuable insights for designing a curriculum that is more responsive to educational needs in the digital era. By utilizing data mining, particularly clustering, education systems can better understand and tailor to the diverse needs of students, creating more effective and relevant learning experiences in line with technological advancements. This research also contributes significantly to the design of data-driven curricula that can improve the quality of education in the digital age.
Penerapan QRIS Pada Umkm Di Kota Ambon Dan Dampaknya Terhadap Efektivitas Pengolaan Usaha Christina Sososutiksno; Nazliza, Mutiara; Adhar Furqan Azhari Sulaiman; Alpian Garoma; Darlisa Tomia; Audi Anjani Ialuhun; Shealfa H. Latuheru; Meldy Amelia Seleky
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5512

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong terjadinya transformasi sistem pembayaran dari transaksi berbasis tunai menuju non-tunai, salah satunya melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembayaran digital, tetapi juga berpotensi mendukung efektivitas pengelolaan usaha, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan QRIS pada UMKM di Kota Ambon serta dampaknya terhadap efektivitas pengelolaan usaha, terutama dalam aspek transaksi, pencatatan keuangan, dan pelayanan kepada konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang telah menerapkan QRIS di beberapa kawasan Kota Ambon. Informan penelitian dipilih secara purposive dengan mempertimbangkan kecukupan dan kedalaman data. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis kualitatif interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS meningkatkan efektivitas transaksi usaha melalui percepatan proses pembayaran, pengurangan risiko transaksi tunai, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada konsumen. Selain itu, pencatatan transaksi digital melalui QRIS membantu pelaku UMKM dalam memantau penjualan dan arus kas secara lebih tertib, meskipun pencatatan keuangan masih bersifat sederhana dan belum terintegrasi secara formal. Namun demikian, keterbatasan literasi digital dan kualitas jaringan internet masih menjadi kendala dalam optimalisasi pemanfaatan QRIS. Penelitian ini menegaskan bahwa QRIS berperan sebagai tahap awal transformasi digital yang mendukung efektivitas pengelolaan usaha UMKM di Kota Ambon.