cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,618 Documents
Transformasi Digital dalam Pencatatan Transaksi: Perspektif Kasir sebagai Pengguna Aplikasi Akuntansi Digital pada UMKM di Kota Denpasar Cahyani, Ni Wayan Marcia Dita Hita; Diatmika, Nyoman Gede Arya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8132

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Indonesia, khususnya di Provinsi Bali yang memiliki ketergantungan tinggi pada sektor pariwisata. Meskipun jumlah UMKM terus berkembang, pengelolaan keuangan masih menjadi tantangan utama, terutama karena banyak pelaku usaha yang masih menggunakan metode pencatatan manual. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, ketidakakuratan laporan keuangan, serta pengambilan keputusan yang kurang tepat. Seiring dengan perkembangan era digital dan Society 5.0, penerapan aplikasi pencatatan transaksi berbasis digital menjadi solusi yang dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan keuangan. Namun, tingkat adopsi digital pada UMKM di Bali masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif kasir sebagai pengguna akhir (end-user) terhadap penggunaan aplikasi pencatatan transaksi digital pada UMKM sektor makanan dan minuman di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model 3 (TAM 3) dengan fokus pada dua konstruk utama, yaitu perceived usefulness dan perceived ease of use. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggali pengalaman, persepsi, serta hambatan yang dihadapi kasir dalam penggunaan aplikasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan teknologi di tingkat operasional UMKM. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur terkait transformasi digital serta kontribusi praktis bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan efektivitas implementasi digitalisasi keuangan guna meningkatkan daya saing usaha di era ekonomi digital.
Menakar Meaningful Participation dalam Pembentukan Undang-Undang: Standar Baru Demokrasi Deliberatif Pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi Pratama, Rio Eka; Syahputra, Muhamad Zildjian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8139

Abstract

Salah satu pilar utama negara demokrasi adalah keterlibatan rakyat dalam proses pembuatan kebijakan, termasuk dalam pembentukan undang-undang. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII/2020 menandai babak baru dalam hukum tata negara Indonesia dengan memperkenalkan konsep meaningful participation sebagai standar konstitusional dalam proses pembentukan undang-undang. Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Omnibus Law) bertentangan dengan konstitusi karena cacat dalam proses pembentukannya, khususnya karena tidak memenuhi syarat partisipasi bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis konsep meaningful participation sebagai standar baru demokrasi deliberatif dalam sistem hukum Indonesia pasca-putusan Mahkamah Konstitusi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi telah menetapkan tiga syarat utama meaningful participation, yakni: (1) hak untuk didengarkan pendapatnya (right to be heard); (2) hak untuk dipertimbangkan pendapatnya (right to be considered); dan (3) hak untuk mendapatkan penjelasan atau jawaban atas pendapat yang diberikan (right to be explained). Konsep ini merupakan perwujudan dari prinsip demokrasi deliberatif yang menekankan kualitas partisipasi publik, bukan sekadar formalitas prosedural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa putusan tersebut menjadi paradigma baru yang menghendaki reformasi fundamental dalam sistem legislasi Indonesia, dengan implikasi luas terhadap legitimasi hukum dan kualitas demokrasi di Indonesia.
Pengaruh Pengungkapan ESG, Ukuran Perusahaan, dan Leverage terhadap Tax Avoidance Studi pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclicals yang Terdaftar di BEI Periode 2022-2024 Aprilia, Putu Christin; Dwitrayani, Made Christin; Oktaviani, Laras
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8141

Abstract

Pajak merupakan instrumen wajib untuk mendukung penerimaan negara, namun sering kali memicu perusahaan melakukan efisiensi beban melalui strategi penghindaran pajak (tax avoidance). Pajak merupakan elemen fundamental dalam kerangka fiskal negara yang berperan signifikan dalam pembiayaan pembangunan nasional, penyediaan layanan publik, serta pelaksanaan program kesejahteraan sosial. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, pajak didefinisikan sebagai kontribusi wajib kepada negara yang bersifat koersif berdasarkan undang-undang, tanpa imbalan langsung, dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan ESG, Ukuran Perusahaan, dan Leverage terhadap tax avoidance dengan landasan teori agensi. Objek penelitian adalah perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 51 data observasi setelah pembersihan outlier. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif, yang berarti semakin besar perusahaan, semakin rendah tingkat penghindaran pajaknya. Sebaliknya, leverage berpengaruh positif, mengindikasikan bahwa beban utang yang tinggi mendorong praktik penghindaran pajak. Nilai adjusted R square sebesar 0,141 menunjukkan variabel independen mampu menjelaskan 14,1% variasi tax avoidance, sementara 85,9% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model.
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Dengan Menggunakan Codeigniter (Studi Kasus Toko Ms Store) Muridan, Ahmad; Nasukha, Ahmad; Yusuf, M.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8143

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi dengan sistem digital guna meningkatkan efisiensi dan akurasi operasional, khususnya dalam pengelolaan penjualan. Toko MS Store sebagai usaha ritel yang bergerak di bidang penjualan pakaian dan aksesoris masih menggunakan sistem konvensional dalam pencatatan transaksi, pengelolaan stok, dan pembuatan laporan, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan informasi, duplikasi data, serta kesulitan dalam memantau data penjualan secara menyeluruh dan real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi penjualan berbasis web dengan menggunakan framework CodeIgniter 4 sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan pihak toko guna memperoleh kebutuhan sistem secara akurat. Sistem yang dikembangkan memiliki fitur utama seperti manajemen produk, transaksi penjualan, pengelolaan stok, manajemen pengguna, serta laporan penjualan yang dapat diakses secara real-time dan terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi penjualan berbasis web ini mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan pencatatan, mempercepat proses transaksi, serta memudahkan pemilik dalam melakukan monitoring dan pengambilan keputusan berbasis data yang lebih akurat. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, kualitas pelayanan, serta daya saing Toko MS Store di era digital yang semakin kompetitif.  
Pengembangan Media Informasi AR Pengaruh Kolonial Belanda Terhadap Karangasem Ningrum, Ni Made Leoni Candra; Mertayasa, I Nengah Eka; Agustini, Ketut
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media informasi berbasis Augmented Reality (AR) yang menyajikan pengaruh kolonial Belanda terhadap masa kejayaan Kerajaan Karangasem secara interaktif dan kontekstual. Pengembangan media ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penyampaian informasi sejarah yang masih menggunakan media konvensional, sehingga kurang menarik dan kurang mampu meningkatkan pemahaman pengunjung, khususnya di kawasan Taman Soekasada Ujung. Selain itu, kurangnya visualisasi yang mendukung menyebabkan informasi sejarah sulit dipahami secara mendalam oleh pengguna. Produk yang dikembangkan berupa aplikasi Android bernama RUWATARA yang mengintegrasikan berbagai elemen multimedia seperti teks, gambar, audio, dan objek tiga dimensi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Pengujian aplikasi dilakukan melalui uji blackbox untuk memastikan fungsi sistem, uji ahli media dan ahli isi untuk menilai kelayakan, serta uji pengguna menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi mampu berjalan dengan baik, menampilkan objek AR secara stabil, serta dinyatakan layak digunakan dari segi teknis dan isi. Selain itu, respon pengguna menunjukkan bahwa aplikasi mudah digunakan, menarik, dan mampu meningkatkan minat serta pemahaman terhadap informasi sejarah yang disajikan. Dengan demikian, aplikasi RUWATARA dapat menjadi media informasi sejarah yang lebih interaktif, inovatif, dan efektif dalam mendukung penyampaian informasi kepada pengunjung.
Pemberdayaan Perempuan melalui Program Sekolah Perempuan di Desa Dauh Puri Kaja Sariasih, Ni Nyoman; Karuniati, Ni Nengah; Kusumaningrat, Cokorda Istri Mas
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8152

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakan upaya strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan gender, khususnya bagi perempuan marginal yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber daya, partisipasi, dan ruang pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan perempuan melalui Program Sekolah Perempuan Srikandi di Desa Dauh Puri Kaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan anggota Sekolah Perempuan, pendamping dari Bali Sruti, serta perwakilan pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan perempuan berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu tahap penyadaran, tahap transformasi kemampuan, dan tahap peningkatan kemampuan. Pada tahap penyadaran, perempuan mulai memahami pentingnya kesetaraan gender, hak-hak perempuan, kesehatan reproduksi, serta pentingnya keterlibatan dalam pembangunan desa. Pada tahap transformasi kemampuan, perempuan memperoleh pengetahuan, keterampilan advokasi, kepemimpinan, serta keberanian untuk berpartisipasi dalam forum publik. Selanjutnya, pada tahap peningkatan kemampuan, perempuan menunjukkan kemandirian melalui partisipasi aktif dalam pembangunan desa, pengelolaan kegiatan ekonomi seperti usaha kantin dan simpan pinjam, serta keterlibatan dalam advokasi komunitas. Program Sekolah Perempuan juga berkontribusi dalam memperkuat kapasitas organisasi perempuan di tingkat akar rumput. Namun demikian, keberlanjutan program masih menghadapi tantangan, terutama terkait kemandirian kelembagaan setelah berakhirnya pendampingan, keterbatasan sumber daya, serta perlunya penguatan dukungan pemerintah desa agar program dapat berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang bagi pemberdayaan perempuan.
Analisa Pengukuran Kualitas Daya dan Pengaruhnya terhadap Performa Transformator Distribusi 1600 kVA Menggunakan Power Quality Analyzer Hioki PQ3198 di PT.Salim Ivomas Pratama Tbk Ria, Novita Vadina Marta; Rizal, Royb Fathkur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8155

Abstract

Power quality is a crucial factor affecting the performance and reliability of distribution transformers in industrial power systems. Deviations such as harmonic distortion, load imbalance, voltage fluctuations, and transient disturbances can lead to increased losses, overheating, and reduced transformer insulation life. This study aims to analyze power quality measurements and their impact on the performance of a 1600 kVA distribution transformer using the Hioki PQ3198 Power Quality Analyzer at PT. Salim Ivomas Pratama Tbk. Real-time measurements were conducted on parameters including voltage (average 396-406 V), current (460-1060 A), frequency (50 Hz), power factor, and harmonic distortion (THD voltage <8%, THD current 6-8%) in a three-phase system with ABB Dyn5 specifications, ONAN cooling, and 5.9% impedance. A quantitative descriptive method with field data analysis revealed stable voltage and frequency with no significant voltage dips/swells, and voltage harmonics complying with IEEE 519 standards, although current harmonics were relatively high due to non-linear loads like inverters. The evaluation results indicate relatively good power quality, with optimal operational efficiency and low risk to equipment degradation, supported by normal transformer oil DGA analysis (TDCG 197 ppm). However, elevated current THD poses potential efficiency losses and accelerated aging, recommending harmonic filters, periodic monitoring, and load balancing to enhance distribution system reliability. This research provides insights into the relationship between power quality and transformer performance, supporting preventive maintenance in industrial installations.
Model Perkuatan Soil Nailing pada Bendungan Rotiklot Daga, Welem MWL; Suparmanto, Joko; Mauta, Matelda; Lenggu, Meypin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8161

Abstract

Lereng merupakan permukaan bumi yang memiliki sudut kemiringan tertentu terhadap bidang horizontal. Lereng dapat terbentuk secara alami akibat proses geologi seperti pelapukan, erosi, dan aktivitas tektonik, maupun terbentuk karena campur tangan manusia, misalnya pada kegiatan konstruksi. Menurut Rahma et al. (2019), kestabilan lereng dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seperti curah hujan dan aliran air tanah yang dapat menurunkan kekuatan geser tanah sehingga memicu terjadinya longsor. Imbar et al. (2019) menyatakan bahwa dampak longsor tidak hanya merusak fasilitas pribadi, fasilitas umum, dan lahan di sekitarnya, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan pembangunan, bahkan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Salah satu kasus longsor terjadi pada lereng di area Bendungan Rotiklot, khususnya di belakang rumah dinas, akibat siklon Seroja pada tahun 2021. Oleh karena itu, diperlukan analisis stabilitas lereng untuk mengetahui tingkat keamanan lereng tersebut. Upaya peningkatan stabilitas lereng dapat dilakukan dengan berbagai metode, salah satunya adalah perkuatan soil nailing. Soil nailing merupakan teknik perbaikan tanah dengan memasukkan elemen perkuatan seperti batang baja, bambu, atau mini pile ke dalam tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan teoritis dengan pemodelan pada program GeoSlope menggunakan metode Bishop yang disederhanakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting memiliki faktor keamanan sebesar 1,254 (<1,5) yang tergolong tidak aman. Setelah dilakukan perkuatan soil nailing dengan sudut pemasangan 20°, faktor keamanan meningkat menjadi 1,594 (>1,5), sehingga kondisi lereng dinyatakan aman dan sudut tersebut menjadi yang paling efektif.
Analisis Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat di Kota Parepare Syukri, Fitriyani; Sofyan, Sofyan; Dani, Rahmad; Pajrin, Pajrin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas perencanaan pembangunan daerah serta keterkaitannya dengan kesejahteraan masyarakat di Kota Parepare. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui analisis dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, serta studi dokumentasi dan observasi lapangan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola hubungan antara perencanaan, implementasi, dan capaian pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas dokumen RPJMD secara struktural telah memenuhi ketentuan formal, namun masih lemah dalam perumusan indikator kinerja yang terukur serta konsistensi antara tujuan, sasaran, dan program. Proses penyusunan RPJMD telah melibatkan berbagai aktor, tetapi partisipasi masyarakat masih bersifat formal dan belum substantif. Selain itu, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara perencanaan dan implementasi akibat keterbatasan sumber daya, dinamika kebijakan, serta lemahnya koordinasi lintas sektor dan kapasitas kelembagaan. Dari sisi outcome, pembangunan daerah menunjukkan tren positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dan penurunan tingkat kemiskinan. Namun, manfaat pembangunan belum sepenuhnya merata, terutama dalam akses terhadap peluang ekonomi dan layanan publik. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas perencanaan pembangunan memiliki peran penting, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada kapasitas kelembagaan, konsistensi implementasi, dan partisipasi masyarakat yang bermakna. Temuan ini berkontribusi pada penguatan literatur pembangunan daerah dengan menekankan pentingnya integrasi antara perencanaan, implementasi, dan evaluasi kebijakan berbasis bukti.
Analisis Akuntansi Dayn dan Qardh dalam Siklus Pendanaan Usaha Perorangan (Studi pada Usaha Kepiting Kembar di Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone) Arjunita, Sri; Arafah, Muh.; Hasbi, Hartas
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pencatatan akuntansi dalam pengelolaan siklus pendanaan usaha perorangan serta mengidentifikasi praktik dan kendala penerapan konsep qardh dan dayn pada Usaha Kepiting Kembar di Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha belum menerapkan pencatatan akuntansi secara sistematis, sehingga seluruh transaksi pemasukan, pengeluaran, serta utang piutang masih bergantung pada ingatan tanpa adanya pencatatan tertulis maupun pembukuan yang terstruktur. Kondisi ini mengakibatkan tidak tersedianya informasi keuangan yang akurat untuk mengetahui laba, arus kas, maupun posisi kewajiban usaha secara tepat. Dalam aspek pendanaan, ditemukan bahwa praktik qardh dilakukan melalui pinjaman dari keluarga tanpa imbalan tambahan, sedangkan dayn terjadi dalam bentuk transaksi pembelian bahan baku secara tempo kepada pemasok. Secara prinsip, praktik tersebut telah mencerminkan konsep syariah, namun belum diikuti dengan sistem pencatatan yang memadai sehingga berdampak pada rendahnya transparansi dan lemahnya pengendalian keuangan usaha. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi akuntansi, keterbatasan sumber daya manusia, serta tidak tersedianya sistem pencatatan sederhana yang dapat digunakan secara konsisten oleh pelaku usaha. Oleh karena itu, diperlukan penerapan pencatatan akuntansi sederhana yang sesuai dengan kapasitas usaha mikro guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta mendukung keberlanjutan usaha di masa mendatang.