cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Implikasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru dan Undang-Undang Ormas Terhadap Praktik Premanisme Mengatasnamakan Ormas Putra, Muhammad Ardian Alif Syach
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6235

Abstract

Organisasi kemasyarakatan (ormas) pada dasarnya merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi serta aset strategis bagi bangsa Indonesia. Keberadaan ormas berperan dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, memperkuat partisipasi publik, serta mendukung pembangunan sosial. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, citra ormas mengalami penurunan akibat munculnya fenomena praktik premanisme yang mengatasnamakan ormas. Legalitas ormas kerap disalahgunakan sebagai “tameng” untuk melakukan tindakan intimidasi, pemaksaan, pungutan liar, maupun kekerasan, yang pada akhirnya merugikan masyarakat dan mengganggu stabilitas keamanan serta ketertiban umum. Meskipun praktik premanisme mengatasnamakan ormas tidak diatur secara eksplisit dalam peraturan perundang-undangan, tindakan tersebut pada hakikatnya dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum. Hal ini terutama dapat ditinjau melalui ketentuan pasal-pasal terkait dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru), serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017. Penelitian ini membahas implikasi serta pertanggungjawaban hukum yang timbul dari penerapan KUHP Baru yang dipadukan dengan Undang-Undang Ormas ketika dihadapkan pada praktik premanisme mengatasnamakan ormas. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu hukum, sekaligus menjadi rujukan bagi aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam menangani serta menanggulangi praktik premanisme yang mencoreng tujuan luhur keberadaan ormas di Indonesia.
Peran Bhabinkamtibmas dalam Penanggulangan Tanah Longsor untuk Menjaga Stabilitas Kamtibmas di Polsek Sendang Polres Tulungagung Akbar, Rizky Hakim; Handayati, Nur; Hamdani, Fathul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi Bhabinkamtibmas dalam penanganan bencana tanah longsor guna mempertahankan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Sendang Polres Tulungagung. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta metode yuridis empiris yang dilakukan melalui studi kasus di Polsek Sendang Polres Tulungagung. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang mencakup Bhabinkamtibmas Polsek Sendang Polres Tulungagung, Kapolsek Sendang, Kanit Binmas Polsek Sendang, anggota Polsek Sendang Polres Tulungagung, serta masyarakat yang terpengaruh oleh bencana tanah longsor. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran yang strategis dalam penanggulangan tanah longsor, yang dilaksanakan pada tahap pra-bencana, saat terjadinya bencana, dan pascabencana. Pada tahap pra-bencana, Bhabinkamtibmas melakukan upaya preemtif dan preventif melalui pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi bencana dan langkah mitigasi. Pada saat bencana, Bhabinkamtibmas berperan dalam membantu evakuasi warga, pengamanan lokasi bencana, serta menjaga situasi agar tetap kondusif. Selanjutnya, pada tahap pasca bencana, Bhabinkamtibmas melakukan pendampingan kepada masyarakat terdampak dan menjaga stabilitas Kamtibmas melalui pendekatan persuasif dan humanis. Namun demikian, pelaksanaan peran tersebut masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, jumlah personel yang terbatas, kondisi geografis wilayah yang sulit dijangkau, serta tingkat kesadaran masyarakat yang belum merata. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dalam penanggulangan bencana tanah longsor sangat penting dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah rawan bencana.
Analisis Beban Kerja Mental Pada Karyawan Divisi Pengadaan Dengan Metode NASA TLX (Studi Kasus Pada PT Pindad Enjiniring Indonesia) Aliefarrafi, Muhamamad; Maulani, Syifa Fajar; Tsani, Rubby Rahman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6237

Abstract

Penelitian ini membahas analisis beban kerja mental pada karyawan Divisi Pengadaan PT Pindad Enjiniring Indonesia dengan menggunakan metode NASA-TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index). Penelitian dilakukan karena Divisi Pengadaan memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan bahan baku dan komponen produksi, namun jumlah tenaga kerja yang terbatas serta tingginya intensitas pekerjaan berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan instrumen utama berupa kuesioner NASA-TLX yang mengukur enam dimensi beban kerja mental, yaitu kebutuhan mental, kebutuhan fisik, kebutuhan waktu, performansi, tingkat usaha, dan tingkat frustrasi. Populasi penelitian terdiri dari enam karyawan Divisi Pengadaan dan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Proses analisis dilakukan melalui tahap pembobotan, pemberian rating, perhitungan nilai produk, hingga perhitungan Weighted Workload (WWL) dan rata-rata WWL untuk menentukan tingkat beban kerja mental setiap karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan mengalami beban kerja mental yang sangat tinggi dengan rata-rata WWL berada di atas 80, sedangkan sisanya berada pada kategori tinggi. Dimensi yang paling dominan berkontribusi terhadap tingginya beban kerja mental adalah kebutuhan waktu, kebutuhan mental, dan tingkat frustrasi. Kondisi ini menunjukkan bahwa karyawan menghadapi tekanan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan tenggat waktu yang ketat, beban kognitif yang kompleks, serta tekanan emosional yang cukup besar.
Analisis Penyusunan dan Realisasi Anggaran Bahan Baku (Studi Kasus Pada PT ISM) Hendrik, Hendrik; Sarania, Laura; Meidina, Indira; Tamba, Wilton; Safuan, Safuan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6238

Abstract

Anggaran bahan baku memiliki peranan penting dalam mendukung kelancaran proses produksi serta pengendalian biaya pada perusahaan manufaktur. PT ISM sebagai perusahaan yang bergerak di sektor industri makanan dan minuman dengan skala produksi besar sangat bergantung pada ketepatan penyusunan dan realisasi anggaran bahan baku agar kegiatan operasional berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penyusunan anggaran bahan baku di PT ISM, membandingkan antara anggaran dengan realisasi pemakaian bahan baku, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya selisih, serta mengevaluasi efektivitas penggunaan anggaran bahan baku dalam mendukung efisiensi produksi dan pengendalian biaya perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif ringan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan persediaan bahan baku, serta publikasi resmi PT ISM yang relevan dengan kebutuhan penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui perhitungan pemakaian bahan baku, perbandingan antara anggaran dan realisasi, serta analisis selisih yang mencakup selisih harga dan selisih kuantitas bahan baku. Dengan metode tersebut, penelitian dapat memberikan gambaran mengenai tingkat ketepatan penyusunan anggaran dan sejauh mana realisasi pemakaian bahan baku sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat selisih antara anggaran dan realisasi bahan baku, baik selisih yang bersifat menguntungkan (favorable) maupun selisih yang bersifat tidak menguntungkan (unfavorable). Selisih tersebut terutama disebabkan oleh perbedaan kuantitas pemakaian bahan baku dalam proses produksi, perubahan kebutuhan produksi, serta faktor efisiensi yang terjadi selama kegiatan operasional berlangsung.
Determinasi Nilai Perusahaan: Bukti Empiris Kebijakan Hutang dan Ukuran Perusahaan pada Perusahaan Sektor Aneka Industri Periode 2019–2024. Muliasari, Ni Ketut; Hamin, Dewi Indrayani; Pongoliu, Yayu Isyana D.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinasi nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2024, dengan memfokuskan pada pengaruh kebijakan hutang (Debt to Equity Ratio/DER) dan ukuran perusahaan (SIZE) terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price Book Value (PBV). Penelitian ini bersifat empiris dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi BEI. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 35 perusahaan dengan total observasi 210 data panel. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda data panel melalui software Eviews 12, dengan tahapan pemilihan model (uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier), serta uji asumsi klasik meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kebijakan hutang (DER) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan penggunaan hutang cenderung dipandang sebagai risiko keuangan yang dapat menurunkan persepsi investor, namun belum menjadi faktor utama yang menentukan perubahan nilai perusahaan. Selanjutnya ukuran perusahaan (SIZE) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV), yang berarti semakin besar total aset perusahaan tidak selalu diikuti dengan efisiensi pengelolaan dan peningkatan laba, sehingga menurunkan penilaian investor. Secara simultan, kebijakan hutang (DER) dan ukuran perusahaan (SIZE) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV), sehingga investor lebih mempertimbangkan faktor lain seperti profitabilitas, arus kas, dan prospek pertumbuhan.
Pengaruh Pelatihan terhadap Peningkatan Kompetensi Karyawan: PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN Milasari, Milasari; Sambara, Kordiana; Bandhaso, Mira La’bi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap peningkatan kompetensi karyawan pada Credit Union (CU) Sauan Sibarrung di Tana Toraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan CU Sauan Sibarrung yang berjumlah 27 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sensus. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pelatihan, sedangkan variabel dependen adalah peningkatan kompetensi karyawan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman, uji t, dan koefisien determinasi (Adjusted R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kompetensi karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi Spearman sebesar 0,708 dengan tingkat signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga hubungan antara kedua variabel tergolong kuat. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R² sebesar 0,505, yang mengindikasikan bahwa pelatihan mampu menjelaskan sebesar 50,5% variasi peningkatan kompetensi karyawan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi kerja, pengalaman kerja, lingkungan kerja, dan karakteristik individu. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan yang dirancang secara sistematis, relevan dengan kebutuhan pekerjaan, dan dilaksanakan secara berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap kerja, serta efektivitas karyawan. Oleh karena itu, pelatihan dapat dijadikan sebagai strategi utama dalam pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing lembaga keuangan koperasi, khususnya pada Credit Union yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pertanggungjawaban Terdakwa dalam Kecelakaan Lalu Lintas (Studi Putusan No. 156 K/Pid/2024) Belo, Alekxia Benga; Marwiyah, Siti; Aribawa, M. Yustino
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pertanggungjawaban pidana terdakwa dalam kasus kecelakaan lalu lintas fatal serta membedah ratio decidendi hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 156 K/Pid/2024. Kasus ini menjadi krusial untuk dikaji karena melibatkan terdakwa Roni S. Yadu yang mengendarai sepeda motor di bawah pengaruh minuman beralkohol jenis “cap tikus”, yang mengakibatkan tabrakan maut menewaskan korban Hais Hoga di Jalan Trans Sulawesi . Metode penelitian yang diterapkan adalah yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus guna menelaah struktur penalaran hukum hakim secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana terdakwa didasarkan pada terpenuhinya unsur kesalahan dalam bentuk kealpaan berat (culpa lata), di mana terdakwa terbukti melanggar Pasal 310 ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009 akibat pengabaian standar keselamatan publik secara sadar . Pertimbangan hakim dalam menguatkan pemidanaan pada tingkat kasasi menegaskan bahwa pengaruh alkohol tidak menghapuskan kemampuan bertanggung jawab melalui doktrin actio libera in causa, melainkan menjadi faktor determinan yang memperjelas adanya sikap batin yang tidak peduli terhadap nyawa manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teori sebab-akibat adekuat secara sah membuktikan hubungan langsung antara kelalaian berat terdakwa dengan kematian korban. Selain itu, hasil kajian memberikan implikasi penting bagi penegak hukum dalam menetapkan kualifikasi kesalahan pengemudi mabuk demi mewujudkan keadilan hukum yang preventif dan edukatif bagi masyarakat pengguna jalan raya.
The Implementation Of Blockchain Technology In Improving Transparency And Reliability Of Financial Reporting Indriyani, Kristi; Wijaya, Shirley
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6244

Abstract

This study explores the implementation of blockchain technology in financial reporting and assesses how it affects organizational financial systems' operational efficiency, dependability, and transparency. Blockchain technology offers a revolutionary method of documenting and confirming financial transactions because of its decentralized, immutable, and real-time ledger structure. The results show that by reducing data manipulation and guaranteeing traceable transaction records, blockchain adoption greatly improves the accuracy, consistency, and reliability of financial information. Businesses that have used blockchain-based financial reporting systems report significant gains in audit timeliness and efficiency as well as decreases in fraud risk, manual recording errors, and reconciliation problems. Verified financial data is readily available in real time, which helps stakeholders and management make better decisions. Despite these benefits, the study points out a number of obstacles that prevent widespread adoption, such as high implementation costs, difficult technological integration with outdated accounting systems, worries about data protection, and a lack of unified and transparent legal frameworks. In particular, regulatory uncertainty makes firms hesitant about legal accountability and compliance. The study's findings are in line with other research, supporting blockchain's potential as a game-changing financial reporting innovation. Future research should concentrate on creating scalable implementation models, improving system interoperability, and analyzing long-term cost-benefit implications, according to the study's conclusion. In order to promote the wider and more sustainable deployment of blockchain technology in the financial industry, legislators and standard-setting organizations are also urged to create thorough regulatory rules.
Analisis Promosi Di Tiktok dan Trust Konsumen Dalam Minat Beli Produk Fashion: Sistem Literatur Review Kurniadi, Dedi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6245

Abstract

Media sosial TikTok telah mengalami perkembangan pesat dan menjadi salah satu platform pemasaran digital yang berpengaruh, khususnya dalam industri fashion yang menuntut kreativitas visual, kecepatan informasi, serta interaksi intensif dengan konsumen. Karakteristik TikTok yang berbasis video pendek, didukung oleh algoritme yang adaptif dan potensi viral yang tinggi, menjadikannya media strategis dalam meningkatkan eksposur produk serta membentuk persepsi awal konsumen, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh promosi di TikTok terhadap minat beli produk fashion dengan menempatkan kepercayaan konsumen sebagai variabel kunci. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sepuluh artikel ilmiah terindeks nasional (SINTA) dan internasional yang relevan dengan promosi digital, kepercayaan konsumen, dan perilaku pembelian. Tinjauan dilakukan secara sistematis untuk mengidentifikasi pola temuan, hubungan antarvariabel, serta kecenderungan teoritis dalam kajian pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai bentuk promosi di TikTok, seperti short video marketing, influencer marketing, viral marketing, livestream selling, dan content marketing, secara konsisten berpengaruh positif terhadap peningkatan minat beli produk fashion. Selain itu, kepercayaan konsumen terbukti memiliki peran penting sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara promosi TikTok dan minat beli. Kepercayaan tersebut terbentuk melalui kredibilitas influencer, keaslian konten, kualitas informasi, serta reputasi penjual pada fitur TikTok Shop. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pemasaran di TikTok tidak hanya ditentukan oleh kreativitas promosi, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam membangun dan mempertahankan kepercayaan konsumen secara berkelanjutan.
Pengaruh Bauran Promosi dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian pada Brastagi Supermarket Rantauprapat Lubis, Fedro Javier Morales; Marbun, Patar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran promosi dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian konsumen pada Brastagi Supermarket Rantauprapat. Persaingan yang semakin ketat dalam industri ritel modern menuntut perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui sejauh mana pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen Populasi penelitian ini adalah konsumen Brastagi Supermarket Rantauprapat yang berusia lebih dari 18 tahun dan telah melakukan pembelian minimal dua kali dalam satu bulan. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang, serta teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-hitung 3,857 > t-tabel 1,984, dan sig 0,001 < 0,05. Persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung 6,080 > t-tabel 1,984 dan sig 0,001 < 0,05. Secara simultan, bauran promosi dan persepsi harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Brastagi Supermarket Rantauprapat dengan nilai Fhitung 162.018 > Ftabel 3,09 dan sig 0,001 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,765, yang berarti 76,5% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.