cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,618 Documents
Analisis Implementasi Customer Relationship Management dalam Mempertahankan dan Meningkatkan Jumlah Nasabah Pembiayaan Mitraguna pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Pasaman Barat Sudirman Khoiriyah, Lioni; Susanti, Septria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8461

Abstract

Penelitian Ini bertujuan Untuk Menganalisis Implementasi Customer Relationship Management dalam Mempertahankan serta meningkatkan jumlah nasabah pada produk pembiayaan mitraguna di Bank Syraiah Indonesia (BSI) KCP Pasaman Barat Sudirman. CRM merupakan strategi penting yang digunakan oleh Lembaga perbankan untuk membangun hubungan jangka Panjang dengan nasabah melalui peningkatan kualitas pelayanan, komunikasi yang baik, serta pengelolaan data pelanggan secara efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di BSI KCP Pasaman Barat Sudirman. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak Bank yang terlibat dalam pengelolaan data nasabah dan Implementasi CRM, Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen, laporan dan yang berkaitan dengan topik penelitian. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi CRM Di BSI KCP Pasaman Barat Sudriman telah dilakukan melalui berbagai Upaya seperti peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah, komunikasi yang aktif, serta kerja sama dengan berbagai instansi untuk memperluas jangkauan pembiayaan Mitraguna. Strategi tersebut terbukti membantu Bank dalam mempertahankan hubungan dengan nasabah serta menarik nasabah baru. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti penggunaan alat manual berupa Microsoft Excel dalam pengolahan data, gangguan jaringan yang mempengaruhi akses system, serta pembaharuan basis data yang belum dilakukan secara optimal. Kondisi ini menghambat efektifitas pengelolaan data dan pelayanan kepada nasabah.
Transformasi Digital dan Strategi Nilai Tambah: Pemberdayaan Kelompok Petani Perempuan (KWT) melalui Pemasaran Digital Terpadu dan Inovasi Produk di Desa sumberdem Kecamatan Wonosari Pradana, Yudha; Winarno, Agung; Hermawan, Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8462

Abstract

Rural women farmers in developing countries often face significant challenges in scaling their businesses due to conventional management practices and limited access to digital markets. In Wonosari Village, the Women Farmers Group (KWT) possessed abundant local resources like coffee and vegetables but suffered from low added value and lack of professional organizational structures. This study aims to evaluate the impact of a comprehensive intervention focusing on digital transformation and value-added strategies to empower the KWT Wonosari toward entrepreneurial independence. A participatory action research (PAR) approach was employed, involving 50 members of KWT Wonosari. The intervention included intensive workshops on product innovation, digital marketing integration via Instagram and TikTok, branding development, and the implementation of standardized financial reporting and operational procedures (SOP). Data were collected through field observations, pre-and post-training assessments, and qualitative interviews. The findings indicate a significant shift in the members' mindset from subsistence farming to a professional entrepreneurial orientation. The program successfully established a formal organizational structure, generated new value-added processed products, and created a robust digital presence with integrated visual branding. Furthermore, the implementation of simple accounting systems enhanced financial transparency and accountability within the group. This study demonstrates that the synergy between academic expertise and community participation is a critical driver for overcoming the digital divide in rural areas. These results contribute to the achievement of Sustainable Development Goal (SDG) 8 by promoting inclusive economic growth and decent work through community-based digital empowerment.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Truck Round Time (TRT) Pada Kegiatan Receiving Pelayanan Multipurpose di Regional 2 Sunda Kelapa Hakim, Wafa Nurul; Ma'ruf, Ma'ruf; Handayani, Melia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8467

Abstract

Tingkat pelayanan Truck Round Time (TRT) di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa mencapai 90,98% dari total waktu operasional harian, yang setara dengan 615 truk. Hal ini mengindikasikan sistem pelayanan truk masih belum berjalan secara efisien dan optimal. Penelitian ini dilakukan  untuk menganalisis lebih lanjut faktor yang mempengaruhi TRT. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data primer berupa penyebaran kuesioner, observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi serta penggunaan data sekunder berupa informasi mengenai waktu pelayanan truck round time yang berkaitan dengan jumlah ritase truk dan rata-rata TRT. Hasil pengolahan data truck round time (TRT) tertinggi tercatat pada Januari 2026 sebesar 9073,57 menit atau setara lebih dari enam hari penuh. Berdasarkan hasil uji statistik deskriptif menunjukan faktor dominan yang mempengaruhi TRT meliputi faktor kondisi bad weather, faktor kesesuaian jenis alat bongkar muat dengan komoditas dan faktor ketersediaan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).  Adapun  perolehan hasil uji Y= 9,631 + 0,635X, dengan pengaruh positif dan signifikan (Sig <0.001 <0.05; t hitung 8.129 > 1671; F hitung 66.085 >  4.0013) dan menunjukan R Square sebesar 0.541 atau setara 54,1% adanya kontribusi variabel TRT dapat menjelaskan variabel receiving. Adapun 45,9% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian yang dilakukan.
Pengelolaan Keuangan Klinik Menggunakan Aplikasi dan Manual: Sebuah Studi Komparatif pada Klinik Kesehatan di Kabupaten Jeneponto Tamrin, Rizqi Lathifa; Mira, Mira; Shahib, Muhammad Khaedar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengelolaan keuangan klinik secara manual dan berbasis aplikasi pada klinik kesehatan di Kabupaten Jeneponto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 32 responden yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan klinik, yang terbagi ke dalam dua kelompok yaitu 16 responden dari klinik yang menggunakan sistem aplikasi dan 16 responden dari klinik yang menggunakan sistem manual. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji hipotesis dengan Independent Sample t-Test melalui program SPSS versi 25. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas varians menggunakan Levene's Test. Hasil uji normalitas menunjukkan kedua variabel berdistribusi normal (Sig. manual = 0,200; Sig. aplikasi = 0,108). Hasil uji homogenitas menunjukkan varians homogen (Sig. = 0,932). Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar -0,660 lebih kecil dari t tabel 2,042, serta nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,514 lebih besar dari 0,05. Dengan demikian H0 diterima, sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pengelolaan keuangan secara manual dan berbasis aplikasi. Namun secara deskriptif, sistem berbasis aplikasi memperoleh nilai rata-rata lebih tinggi (4,30) dibandingkan sistem manual (4,21), yang mengindikasikan keunggulan praktis dalam efisiensi, akurasi, dan kemudahan pemantauan data secara real-time.
Desain dan Analisis Ekonomi Teknik Pembangunan Rainwater Harvesting System untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Desa Timbulsloko Demak Zahra, Cindy Aulia; Arvenita, Delia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8475

Abstract

Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak, merupakan wilayah pesisir yang menghadapi keterbatasan air bersih akibat intrusi air laut dan genangan rob yang terjadi secara periodik. Kondisi ini menyebabkan penurunan kualitas air tanah sehingga masyarakat bergantung pada pasokan air dari luar dengan biaya relatif tinggi. Permasalahan tersebut mendorong perlunya solusi penyediaan air bersih yang mandiri dan berkelanjutan, salah satunya melalui penerapan sistem pemanenan air hujan (rainwater harvesting system). Penelitian ini bertujuan merancang sistem pemanenan air hujan yang sesuai dengan kondisi permukiman serta mengevaluasi kelayakan ekonominya. Metode yang digunakan meliputi perencanaan teknis dan analisis ekonomi teknik dengan memanfaatkan data kebutuhan air domestik, luas atap sebagai daerah tangkapan, serta curah hujan setempat. Analisis mencakup perhitungan potensi air hujan, perancangan komponen sistem, serta estimasi biaya investasi, operasi, dan pemeliharaan. Kelayakan ekonomi dianalisis menggunakan parameter Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil penelitian menunjukkan potensi air hujan sebesar 10.899 liter/hari dari luas atap 1.436,17 m², dengan kebutuhan air domestik sebesar 4,18 m³/hari untuk 38 penduduk. Sistem dirancang menggunakan dua tangki berkapasitas total 11.000 liter. Total biaya investasi sebesar Rp60.982.377 dengan manfaat penghematan Rp7.622.904 selama 15 tahun. Nilai NPV sebesar Rp1.156.160, BCR 1,01, dan IRR 6,0006% menunjukkan sistem layak secara ekonomi. Dengan demikian, sistem ini berpotensi menjadi solusi efektif dan berkelanjutan dalam penyediaan air bersih di wilayah pesisir.
Makna Diam Dalam Konflik Interpersonal Perspektif Pelaku Silent Treatment Dalam Hubungan Pacaran Faustine, Chatarina Jesse Intan; Rakhmasias, Katrin Narwas; Putri, Farah Zuhaida Fatkhurrahman; Prabarani, Kartika Astriana Dian; Kristi, Airin Rosiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8476

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna diam dalam konflik interpersonal dari perspektif pelaku silent treatment dalam hubungan pacaran. Konflik dalam hubungan pacaran dipahami sebagai kondisi yang wajar terjadi karena adanya perbedaan kebutuhan, harapan, emosi, dan cara komunikasi antar pasangan. Dalam situasi tertentu, konflik tidak selalu diselesaikan melalui percakapan terbuka, tetapi justru melalui tindakan menarik diri dari komunikasi. Salah satu bentuknya adalah silent treatment, yaitu perilaku sengaja tidak merespons, mengabaikan pesan, menghindari pertemuan, atau membatasi interaksi dengan pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pelaku memaknai tindakan diam, motif yang melatarbelakanginya, serta makna emosional yang muncul dari perilaku tersebut. Kajian ini menggunakan landasan teori komunikasi interpersonal, komunikasi nonverbal, konflik relasional, perspektif psikologis, dan dinamika kekuasaan dalam hubungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi, karena penelitian berfokus pada pengalaman subjektif partisipan secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap individu yang pernah melakukan silent treatment dalam hubungan pacaran. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling agar data yang diperoleh sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diam tidak hanya dimaknai sebagai upaya menenangkan diri dan mengatur emosi, tetapi juga sebagai cara menghindari konflik, menyampaikan kekecewaan, memberi hukuman emosional, serta mengendalikan pasangan. Dengan demikian, silent treatment memiliki makna yang kompleks. Di satu sisi, diam dapat dianggap sebagai bentuk perlindungan diri, tetapi di sisi lain dapat menimbulkan jarak emosional, kesalahpahaman, rasa tidak aman, dan ketimpangan relasi dalam hubungan pacaran. Temuan ini menegaskan perlunya komunikasi yang lebih terbuka, jujur, dan setara agar konflik tidak berkembang menjadi pola hubungan yang merugikan pasangan keduanya.
Kualitas Pelayanan Publik Melalui Aplikasi Smart Kelurahan di Kelurahan Gununggede Kecamatan Kawalu Kotatasikmalaya Puspitasari, Serli; Rosmayudi, Arifah; Iskandar, Ade
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8489

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan hasil yang dirasakan masyarakat dari pelayanan yang diberikan oleh penyedia layanan publik. Dalam pelaksanaannya, kualitas pelayanan menjadi aspek penting untuk menilai keberhasilan kinerja suatu instansi. Oleh karena itu, pemerintah dituntut untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Salah satu bentuk inovasi pelayanan publik adalah penerapan aplikasi Smart Kelurahan di Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Aplikasi ini diterapkan sebagai upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta kemudahan pelayanan administrasi kepada masyarakat sesuai dengan Peraturan Wali Kota Nomor 64 Tahun 2014. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala yang menyebabkan kualitas pelayanan belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan publik melalui aplikasi Smart Kelurahan di Kelurahan Gunung Gede. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis penelitian mengacu pada teori hirarki kualitas pelayanan menurut Sinambela yang meliputi beberapa dimensi pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik melalui aplikasi Smart Kelurahan belum sepenuhnya optimal. Masih terdapat beberapa dimensi pelayanan yang belum terlaksana secara maksimal, seperti kurangnya pemahaman masyarakat terhadap penggunaan aplikasi serta minimnya sosialisasi mengenai perubahan sistem pelayanan berbasis digital. Dengan demikian, diperlukan peningkatan sosialisasi, edukasi, dan pengembangan pelayanan agar masyarakat dapat lebih mudah memahami serta memanfaatkan aplikasi Smart Kelurahan secara efektif dan optimal.
Penerapan Manajemen Konflik dan Mediasi Sosial Dalam Meningkatkan Keharmonisan Masyarakat Bernadus , Theovilia lucia; Kibas , Putri Selvia; Sakalessy, Deborah Sharon; Riry, Natasia; Latuihamallo, Gery; Ubrusun , Bais; Touwe , Aldrian; Souhoka, Fensia Analda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8496

Abstract

Konflik merupakan fenomena sosial   tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Sebagai makhluk sosial, manusia senantiasa berinteraksi dengan sesama yang membawa perbedaan pendapat, kepentingan, nilai, kebiasaan, latar belakang budaya, serta cara pandang terhadap suatu permasalahan. Perbedaan tersebut berpotensi menjadi pemicu konflik apabila tidak dikelola dengan baik. Konflik yang tidak terselesaikan secara tepat dapat menimbulkan dampak negatif yang serius, seperti pertengkaran antarindividu, penurunan rasa saling percaya, perpecahan kelompok masyarakat, hingga terganggunya stabilitas dan keharmonisan lingkungan sosial. Di sisi lain, konflik juga memiliki potensi positif jika dikelola secara konstruktif, yaitu sebagai  hubungan sosial, peningkatan kualitas komunikasi, serta penciptaan solusi inovatif melalui proses musyawarah. Program sosialisasi manajemen konflik dan mediasi sosial hadir sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk meningkatkan keharmonisan sosial di tingkat desa. Kegiatan dilaksanakan di Gereja desa dengan sasaran utama masyarakat desa, aparat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan pemudi. Melalui pendekatan sosialisasi partisipatif yang mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, sesi tanya jawab mendalam, serta simulasi praktik mediasi, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pengertian konflik, berbagai penyebabnya, dampak positif dan negatif, strategi pengelolaan konflik secara positif, serta tahapan-tahapan mediasi sosial. Program ini berhasil mencapai realisasi 100% dengan tingkat partisipasi aktif yang sangat tinggi dari seluruh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola serta menyelesaikan konflik secara damai melalui prinsip musyawarah dan komunikasi efektif. Program sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan dalam memperkuat keharmonisan, rasa saling percaya, serta persatuan di masyarakat desa.
Analisis Penggunaan Sistem PPDB Berbasis Website Di SMK Negri 1 Bulukumba Nurfahmita, Nurfahmita; Amin, Muh.Al; Halik, Sri Asfirawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi dan kemudahan penggunaan terhadap kepuasan pengguna pada sistem informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis website di SMK Negeri 1 Kabupaten Bulukumba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode WebQual untuk mengukur kualitas website berdasarkan persepsi pengguna, dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 82 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efisiensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, dengan nilai P-Value sebesar 0,410 (> 0,05) dan T-Statistic sebesar 0,825 (< 1,96). Sementara itu, variabel kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna, dengan nilai P-Value sebesar 0,000 (< 0,05) dan T-Statistic sebesar 3,730 (> 1,96), serta menjadi variabel yang paling dominan. Nilai R-Square sebesar 0,813 menunjukkan bahwa 81,3% kepuasan pengguna dipengaruhi oleh efisiensi dan kemudahan penggunaan, sedangkan sisanya sebesar 18,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan bahwa masih terdapat kendala yang dialami pengguna, terutama dalam memahami alur sistem, pengisian data, dan proses pengunggahan dokumen, khususnya bagi pengguna baru. Secara keseluruhan, sistem PPDB berbasis website dinilai telah memberikan pengalaman penggunaan yang baik dan mampu mendukung proses pendaftaran secara efektif, dengan kemudahan penggunaan sebagai faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kepuasan pengguna.
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Wisata Kabupaten Bulukumba Berbasis Website Adira, Nur; Amin, Muh. Al; Perawati, Perawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan informasi wisata yang diterapkan di Kabupaten Bulukumba, khususnya pada tiga destinasi wisata unggulan yaitu Pantai Bira, Tebing Apparallang, dan Kawasan Adat Ammatoa Kajang; merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Wisata Kabupaten Bulukumba berbasis website; serta mengetahui respon pengguna terhadap sistem yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan sistem Waterfall yang terdiri dari tahapan Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Implementation (Implementasi), Testing (Pengujian), dan Maintenance (Pemeliharaan).Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan informasi wisata yang berjalan saat ini masih belum terintegrasi dan sebagian masih dilakukan secara manual hingga semi-digital, sehingga pengelolaan data dan penyajian informasi belum optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan sistem informasi wisata berbasis website dengan pemodelan UML serta implementasi menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL. Sistem yang dibangun mampu mengintegrasikan data wisata, mempermudah proses pengelolaan, serta meningkatkan efisiensi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat dan wisatawan.Berdasarkan hasil pengujian, seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, hasil evaluasi respon pengguna menunjukkan tingkat kepuasan sebesar 91,07% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dinyatakan layak, efektif, dan dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan serta penyebaran informasi wisata di Kabupaten Bulukumba secara lebih optimal.