cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,931 Documents
Analisis Sistem Pengelolaan Administrasi Persuratan Di Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Kalimantan Tengah Ulfa, Ulfa; Oktavianti, Fanny Kartika; Simbolon, Tiur Roida; Nasrida, Muhammad Farras
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan administrasi persuratan di Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Kalimantan Tengah melalui penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) sebagai bagian dari transformasi digital administrasi pemerintahan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi langsung terhadap proses pengelolaan surat masuk dan surat keluar. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pegawai yang terlibat langsung dalam penggunaan aplikasi SRIKANDI dan pengelolaan administrasi persuratan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi SRIKANDI mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan surat melalui proses administrasi yang lebih cepat, terstruktur, terdokumentasi secara sistematis, serta mudah diakses kembali ketika diperlukan. Selain itu, disposisi surat secara elektronik membantu mempercepat komunikasi dan koordinasi antarpegawai maupun pimpinan sehingga alur kerja menjadi lebih tertib dan transparan. Pengarsipan digital juga mempermudah proses pencarian dokumen dan mengurangi risiko kehilangan arsip. Namun, implementasi sistem belum berjalan optimal karena masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, penggunaan dual system antara administrasi manual dan digital, gangguan jaringan internet, serta sarana teknologi informasi yang belum memadai. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi pegawai serta penguatan infrastruktur teknologi informasi agar penerapan administrasi persuratan berbasis digital dapat berjalan lebih maksimal, profesional, efektif, dan akuntabel. Penerapan sistem ini juga mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang modern karena seluruh data surat tersimpan secara elektronik dan dapat ditelusuri kembali dengan mudah. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi bagi instansi lainnya dalam mengembangkan sistem administrasi persuratan berbasis digital berkelanjutan
Identifikasi Metode HIRARC pada K3 Sistem Utama Dapur Restoran Fried Chicken Indrakusuma, Cahyo Nurhidayat; Feriaty, Syarah Rizkia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8811

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada aktivitas operasional dapur restoran fried chicken yang melibatkan penggunaan peralatan panas, peralatan listrik, gas, serta bahan kimia pembersih. Aktivitas kerja yang dilakukan secara cepat dan berulang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja apabila potensi bahaya tidak dikendalikan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Objek penelitian meliputi pekerjaan pengoperasian gas, penghancuran sumbatan saluran lemak, pengoperasian fryer, pengoperasian equipment listrik, dan filter oil pada sistem utama dapur restoran fried chicken. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tingkat risiko, yaitu low risk, moderate risk, high risk, dan extreme risk. Risiko tertinggi ditemukan pada aktivitas pengoperasian gas berupa potensi ledakan atau kebakaran dengan nilai risiko 15 kategori extreme risk. Selain itu, ditemukan risiko tinggi pada aktivitas pengoperasian fryer dan filter oil berupa luka bakar akibat minyak panas. Upaya pengendalian risiko dilakukan berdasarkan hirarki pengendalian melalui inspeksi rutin, penggunaan alat pelindung diri (APD), pemasangan safety sign, perbaikan prosedur kerja, dan pelatihan pekerja. Penerapan metode HIRARC dinilai efektif dalam membantu identifikasi dan pengendalian risiko K3 pada dapur restoran fried chicken.
Redesain Antarmuka Website PT Saranawisesa Properindo Menggunakan Metode User-Centered Design dan Evaluasi System Usability Scale Serta User Experience Questionnaire Yasmin, Ayunisa; Puja, Hidayanthi Dwi; Harmanto, Pindo Saputra; Garno, Garno
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8813

Abstract

Di era transformasi digital, keberadaan website resmi perusahaan tidak lagi hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi, tetapi juga menjadi representasi identitas, kredibilitas, dan profesionalisme perusahaan. Website PT Saranawisesa Properindo digunakan sebagai sarana informasi digital yang dapat diakses oleh masyarakat umum, calon klien, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan perusahaan. Berdasarkan hasil survei awal terhadap 34 responden, diketahui bahwa sebanyak 91,2% pengguna mengakses website melalui perangkat mobile. Namun, tampilan antarmuka website saat ini dinilai belum responsif, kurang modern, dan belum mampu memberikan pengalaman pengguna yang optimal. Kondisi tersebut menyebabkan pengguna mengalami kesulitan dalam mengakses informasi secara nyaman, cepat, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan ulang (redesain) antarmuka website PT Saranawisesa Properindo menggunakan pendekatan User-Centered Design (UCD) yang berfokus pada kebutuhan, karakteristik, dan kenyamanan pengguna selama proses perancangan sistem. Tahapan penelitian meliputi pemahaman konteks pengguna, spesifikasi kebutuhan pengguna, perancangan prototype, serta evaluasi desain. Prototype yang dihasilkan kemudian diuji menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dan User Experience Questionnaire (UEQ) untuk mengukur tingkat usability dan pengalaman pengguna terhadap desain yang dikembangkan. Melalui penerapan metode UCD yang divalidasi menggunakan SUS dan UEQ, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan desain website yang lebih responsif, mudah digunakan, nyaman diakses, serta mampu meningkatkan kepuasan pengguna secara menyeluruh, khususnya pada perangkat mobile.
Analisis Praktik Sistem Bagi Hasil Pertanian Bawang Merah antara Petani dan Pemodal di Desa Kadingeh, Kec. Baraka, Kab. Enrekang Rahmadani, Pidya; Nasrullah, Nasrullah; Indriana, Indriana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik sistem bagi hasil pertanian bawang merah antara petani dan pemodal di Desa Kadingeh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam mekanisme kerja sama, pembagian hasil, pembagian risiko, serta persepsi keadilan dalam sistem bagi hasil yang diterapkan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan petani, pemodal, dan aparat desa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sistem bagi hasil dilakukan berdasarkan kesepakatan lisan yang dilandasi rasa saling percaya dan hubungan kekeluargaan. Dalam kerja sama tersebut, pemodal menyediakan biaya produksi seperti bibit, pupuk, pestisida, dan kebutuhan operasional lainnya, sedangkan petani bertanggung jawab dalam pengelolaan lahan dan proses budidaya hingga panen. Pembagian hasil umumnya menggunakan pola 50:50 setelah modal produksi dikembalikan. Keberhasilan sistem bagi hasil dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kondisi cuaca, harga bawang merah di pasar, pengalaman petani, dan tingkat kepercayaan antara kedua pihak. Sistem ini membantu petani mengatasi keterbatasan modal dan menjaga keberlangsungan usaha tani bawang merah. Namun, praktik kerja sama yang masih bersifat informal menyebabkan kurangnya transparansi dalam pencatatan biaya dan pembagian hasil, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan persepsi dan ketidakadilan dalam pembagian risiko. Oleh karena itu, diperlukan perjanjian kerja sama yang lebih jelas dan transparan agar sistem bagi hasil dapat berjalan lebih efektif, adil, dan berkelanjutan.
Perancangan dan Implementasi Alat Penyortir Telur Ayam Menggunakan Sensor Light Dependent Resistor dan Load Cell Berbasis Arduino Sopiana, Mila; Sasongko, Sudi M. Al; Nrartha, I Made Ari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8816

Abstract

Proses penyortiran telur ayam secara manual masih mengandalkan ketajaman penglihatan sehingga rentan terhadap kesalahan (human error) dan memerlukan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan alat penyortir telur otomatis berbasis Arduino Uno yang mengintegrasikan sensor Light Dependent Resistor (LDR) dan sensor Load Cell. Sensor LDR mendeteksi kualitas telur melalui perbedaan intensitas cahaya yang diteruskan, sedangkan Load Cell mengukur berat telur untuk mengelompokkannya ke dalam tiga kategori ukuran: kecil (<55 g), sedang (55–60 g), dan besar (>60 g). Sistem dilengkapi motor servo sebagai aktuator yang mengarahkan telur ke wadah sesuai klasifikasi, serta LCD 16×2 untuk menampilkan data berat dan kualitas secara real-time. Pengujian dilakukan terhadap 30 butir telur ayam ras. Deteksi kualitas oleh LDR menggunakan ambang ADC ≥720 untuk telur busuk menghasilkan kesesuaian 96% terhadap metode peneropongan manual (candling) dan 100% terhadap validasi pemecahan telur. Pengukuran berat oleh Load Cell menunjukkan rerata kesalahan 3,30% dibandingkan timbangan digital, dengan error terbesar 8% akibat posisi telur yang kurang stabil. Alat berhasil menyortir telur menjadi empat kelompok: busuk (23%), besar (27%), sedang (30%), dan kecil (20%). Tingkat kecocokan deteksi kualitas terhadap metode perendaman mencapai 83%. Hasil ini menunjukkan bahwa alat mampu meningkatkan akurasi, objektivitas, dan efisiensi penyortiran telur, serta berpotensi diterapkan pada peternakan skala kecil hingga menengah maupun tempat penjualan telur.
Pengaruh Proses Behandle Oleh Bea Cukai Terhadap Biaya Tambahan Pengguna Jasa Petikemas Impor Di PT. Terminal Petikemas Surabaya Mukhtaruddin, Bika; Rahmawati, Maulidiah; Putri, Frita Ayu Sistyana; Putri, Indah Ayu Johanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8822

Abstract

Kegiatan pemeriksaan fisik barang (behandle) merupakan salah satu proses kepabeanan yang dilakukan terhadap petikemas impor untuk memastikan kesesuaian barang dengan dokumen impor. Proses ini memerlukan aktivitas operasional tambahan yang berpotensi menimbulkan biaya tambahan bagi pengguna jasa petikemas impor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proses pemeriksaan fisik barang (behandle) terhadap biaya tambahan pengguna jasa petikemas impor di PT Terminal Petikemas Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian causal explanatory. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data operasional kegiatan behandle dan biaya tambahan selama periode Januari–Desember 2024 dengan total 36 observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemeriksaan fisik barang (behandle) berpengaruh positif dan signifikan terhadap biaya tambahan pengguna jasa petikemas impor. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = -26.740.770,919 + 1.365.647,007X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan kegiatan behandle meningkatkan biaya tambahan sebesar Rp1.365.647. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,949 menunjukkan bahwa 94,9% variasi biaya tambahan dapat dijelaskan oleh jumlah kegiatan behandle, sedangkan 5,1% dipengaruhi faktor lain di luar model. Dengan demikian, peningkatan jumlah kegiatan behandle terbukti meningkatkan biaya tambahan pengguna jasa petikemas impor.
Analisis Efektivitas Layanan Informasi Publik Berbasis Digital Pada DISKOMINFO (Dinas Komunikasi, Informatika, Dan Persediaan) Kabupaten Bulukumba Febrianti, Wilda; R, Muh. Nur; Alamsjah, Alamsjah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan informasi publik berbasis digital pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bulukumba. Fokus penelitian meliputi penyelenggaraan layanan informasi publik digital, peran dan kesiapan sumber daya manusia (SDM), serta hambatan dan dinamika yang dihadapi dalam pelaksanaan layanan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Bidang Humas dan Informasi Publik, administrator E-PPID, staf teknis IT, staf humas, serta masyarakat pengguna layanan informasi publik digital. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan informasi publik berbasis digital pada Diskominfo Kabupaten Bulukumba telah dilaksanakan melalui website resmi, portal E-PPID, media sosial, dan layanan komunikasi digital lainnya. Pemanfaatan platform digital tersebut membantu meningkatkan aksesibilitas informasi, mempercepat penyampaian informasi publik, dan mendukung transparansi pemerintahan daerah. Peran SDM dalam pengelolaan layanan digital tergolong cukup baik, ditunjukkan melalui pembagian tugas dan pengelolaan informasi secara terstruktur. Namun, efektivitas layanan masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan kompetensi digital pegawai, keterbatasan sarana dan prasarana teknologi, gangguan jaringan internet, serta belum optimalnya pembaruan informasi pada beberapa platform layanan. Selain itu, rendahnya literasi digital sebagian masyarakat juga mempengaruhi pemanfaatan layanan informasi publik digital. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas SDM, penguatan infrastruktur teknologi, serta pengembangan sistem layanan yang lebih responsif dan terintegrasi guna meningkatkan kualitas layanan informasi publik berbasis digital.
Analisis K3 Pada Distilasi Atmosferik Kilang PPSDM Migas Menggunakan JSA dan Hazop Fauzan, M Hilmy; Feriaty, Syarah Rizkia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8825

Abstract

Proses distilasi atmosferik pada unit kilang merupakan salah satu proses utama dalam pengolahan minyak mentah yang memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan suhu, tekanan, dan bahan mudah terbakar. Oleh karena itu, diperlukan analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang komprehensif untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber bahaya, menganalisis tingkat risiko, serta merumuskan strategi pengendalian risiko pada operasi distilasi atmosferik di unit kilang PPSDM Migas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard and Operability Study (HAZOP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi bahaya pada proses distilasi atmosferik, antara lain paparan suhu tinggi, kebocoran gas, terkontaminasi zat berbahaya, serta getaran dan kebisingan dari peralatan. Analisis HAZOP menunjukkan bahwa penyimpangan yang dominan meliputi kondisi suhu (temperature) yang berlebih, dapat terkontaminasi zat berbahaya, dan ketidak sesuaian kondisi operasi yang berpotensi menyebabkan cedera, kerusakan peralatan, serta risiko kebakaran. Upaya pengendalian risiko yang direkomendasikan meliputi peningkatan pengawasan parameter operasi, perawatan rutin peralatan, penerapan prosedur kerja yang ketat, serta penggunaan alat pelindung diri yang sesuai. Dengan demikian, penerapan metode JSA dan HAZOP secara terintegrasi dapat meningkatkan efektivitas sistem K3 dan mendukung terciptanya kondisi kerja yang aman di lingkungan PPSDM Migas.
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Motivasi Berwirausaha, dan Efikasi Diri Terhadap Minat Berwirausaha dengan Moderasi Social Media Influencer Pada Alumni FEB Universitas Bangka Belitung Zahra, Muthia Az-; Wibawa, Dian Prihardini; Hamsani, Hamsani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8826

Abstract

Rendahnya persentase alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung (FEB UBB) yang terjun ke dunia wirausaha—hanya berkisar 9–10%—meskipun telah menempuh pendidikan kewirausahaan menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha, serta menguji peran moderasi social media influencer dalam hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM‑PLS) pada 210 responden yang dipilih secara proporsional cluster sampling dari populasi alumni tiga tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan efikasi diri masing‑masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, dengan efikasi diri sebagai prediktor terkuat (β=0,393). Social media influencer juga memiliki pengaruh langsung positif yang signifikan (β=0,172). Analisis moderasi mengungkapkan bahwa social media influencer memperlemah hubungan antara pendidikan kewirausahaan dan minat berwirausaha (β=-0,233), tetapi sebaliknya memperkuat pengaruh motivasi berwirausaha (β=0,158) dan efikasi diri (β=0,187) terhadap minat berwirausaha. Temuan ini mendukung kerangka Social Cognitive Theory serta menegaskan perlunya integrasi praktik kewirausahaan di kampus dan penguatan literasi digital agar pengaruh influencer dapat dioptimalkan secara positif. Implikasi studi ini merekomendasikan kolaborasi antara institusi pendidikan dan figur digital kredibel untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang adaptif di era digital.
Analisis Pemasaran Produk Perbankan Syariah secara Online dengan Model The Circular Model of SOME (Share, Optimize, Manage, Engange) di BSI Panyabungan Sumatera Utara Latifah, Ummi; Sonita, Era
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8827

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya penggunaan jasa bank syariah di wilayah Panyabungan dibandingkan dengan bank konvensional, meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam. Fenomena ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai produk dan prinsip syariah, serta adanya kesenjangan antara layanan digital yang tersedia dengan literasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan The Circular Model of SoMe (Share, Optimize, Manage, Engage) dalam strategi pemasaran online di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Panyabungan serta menganalisis integrasi prinsip-prinsip syariah di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen bank dan nasabah, serta observasi langsung terhadap aktivitas media sosial BSI Panyabungan. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model SOME di BSI KCP Panyabungan telah berjalan dengan dominasi pada platform Facebook dan WhatsApp. Pada tahap Share, konten masih didominasi oleh promosi komersial (70%) dibandingkan edukasi syariah, sehingga aspek Tabligh (edukasi) belum optimal. Pada tahap Engage, BSI Panyabungan menunjukkan kinerja sangat baik dengan kecepatan respon (Service Level Agreement) di bawah 30 menit, yang mencerminkan nilai Fathanah dan Amanah. Secara keseluruhan, strategi pemasaran digital efektif dalam konversi penjualan (khususnya produk Gadai Emas dan Griya), namun perlu ditingkatkan dalam aspek literasi ideologis syariah dan penggunaan konten lokal untuk membangun kepercayaan masyarakat secara lebih mendalam.