cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,347 Documents
Pengaruh Promo dan FoMO terhadap Keputusan Booking Hotel Christabella Eilin Setyawan; Basilius Agung Eka Saputra Assa; Catherine Suvian Wang; Derren Anthony Liem; Joshua Christian Wibawa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9964

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh promo dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap keputusan booking hotel pada konsumen yang menggunakan Online Travel Agent (OTA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden berusia 17–50 tahun yang pernah melakukan pemesanan hotel secara daring. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh indikator penelitian valid dan variabel memiliki reliabilitas yang memadai. Secara parsial, promo berpengaruh signifikan terhadap keputusan booking hotel dengan nilai signifikansi 0,027, tetapi arah koefisiennya negatif sebesar -0,443. Temuan ini menunjukkan bahwa tingginya persepsi terhadap promo tidak selalu meningkatkan keputusan pemesanan karena konsumen tetap mempertimbangkan kualitas layanan, reputasi, fasilitas, lokasi, harga, dan ulasan pelanggan. FOMO memiliki koefisien positif sebesar 0,301, namun tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,057. Secara simultan, promo dan FOMO juga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan booking hotel dengan nilai signifikansi 0,084. Nilai R Square sebesar 0,050 menunjukkan bahwa kedua variabel hanya menjelaskan 5% variasi keputusan pemesanan, sedangkan 95% dipengaruhi faktor lain. Oleh karena itu, pengelola hotel dan OTA perlu mengintegrasikan promosi dengan peningkatan kualitas layanan, transparansi informasi, kemudahan aplikasi, kepercayaan, dan pengalaman pelanggan agar strategi pemasaran digital lebih efektif. Strategi komunikasi perlu disusun terukur agar penawaran tidak menimbulkan kejenuhan atau keraguan konsumen terhadap nilai layanan yang diterima.
Pengaruh Integrasi Near Field Communication, Literasi Keuangan, dan Keamanan Digital terhadap Risiko Transaksi Keuangan Digital (Survey pada Nasabah Bank BCA di Kota Sukabumi) Diva Annisa Permana; Dicky Jhoansyah; Resa Nurmala
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9965

Abstract

Perkembangan transaksi keuangan digital yang semakin pesat telah meningkatkan kemudahan dan efisiensi layanan keuangan, namun di sisi lain juga memunculkan berbagai risiko seperti penipuan digital, pencurian data, phishing, dan penyalahgunaan akun. Kondisi ini mendorong pentingnya kajian mengenai faktor-faktor yang dapat memengaruhi risiko transaksi keuangan digital, khususnya integrasi Near Field Communication (NFC), literasi keuangan, dan keamanan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi NFC, literasi keuangan, dan keamanan digital terhadap risiko transaksi keuangan digital pada nasabah Bank BCA di Kota Sukabumi, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 195 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 27 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi NFC berpengaruh signifikan terhadap risiko transaksi keuangan digital dengan nilai t sebesar 34,301 dan koefisien beta 0,636, literasi keuangan berpengaruh signifikan dengan nilai t sebesar 29,596 dan koefisien beta 0,539, serta keamanan digital berpengaruh signifikan dengan nilai t sebesar 11,790 dan koefisien beta 0,213. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap risiko transaksi keuangan digital dengan nilai F sebesar 1044,279 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,942 menunjukkan bahwa 94,2% variasi risiko transaksi keuangan digital dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori Perceived Risk Theory dan Technology Acceptance Model dalam konteks transaksi keuangan digital.
Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan Deposit Ratio (LDR), dan Non Performing Loan (NPL) terhadap Return on Asset (ROA) pada Bank Digital yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020–2024 Renita Agustin; Irma Sari Permata
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9966

Abstract

Perkembangan perbankan digital di Indonesia menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi bank dalam meningkatkan kinerja keuangan, khususnya profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Non Performing Loan (NPL) terhadap Return on Assets (ROA) pada bank digital yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel dan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Populasi penelitian terdiri dari seluruh bank digital yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga diperoleh sampel sebanyak 7 bank digital dengan total 35 observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan masing-masing bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial CAR dan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat kecukupan modal dan penyaluran dana pihak ketiga belum mampu meningkatkan profitabilitas bank digital secara signifikan. Sebaliknya, NPL berpengaruh signifikan terhadap ROA, yang menunjukkan bahwa kualitas kredit merupakan faktor penting yang memengaruhi kemampuan bank dalam menghasilkan laba. Selain itu, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa CAR, LDR, dan NPL secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai Adjusted R² sebesar 47,5% menunjukkan bahwa variasi ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 52,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan risiko kredit dalam meningkatkan profitabilitas bank digital di Indonesia.
Peran Investasi dan Tabungan dalam Mendukung Pembangunan Ekonomi di Indonesia Nabila Aini Nazri; Ansharullah Ansharullah; Azkia Hairun Nisa; Putri Nursyakira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9969

Abstract

Pembangunan ekonomi di Indonesia memerlukan dukungan investasi dan tabungan sebagai faktor utama yang saling berkaitan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran dan pemahaman mengenai peran investasi dan tabungan dalam pembangunan ekonomi serta menjadi bahan pertimbangan kebijakan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran investasi dan tabungan serta hubungan keduanya dalam mendukung pembangunan ekonomi. Topik ini penting karena masih terdapat keterbatasan kajian yang membahas keterkaitan keduanya dalam konteks ekonomi Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis peran investasi, tabungan, dan hubungan keduanya dalam satu pembahasan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka dari berbagai sumber sekunder seperti jurnal dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi berperan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan mendorong pemerataan ekonomi, sedangkan tabungan berperan sebagai sumber pembiayaan investasi serta menjaga stabilitas ekonomi. Keterkaitan keduanya menunjukkan bahwa peningkatan tabungan akan mendorong investasi yang berdampak pada pembangunan ekonomi. Kesimpulannya, hubungan saling mendukung antara tabungan dan investasi mampu mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Unveiling Sentiment and Financial Risks: OJK’s 10% Co-Payment in Health Insurance Kesuma, Muhammad Ramadhani; Irianto, Ellen D. Oktanti; Henrika, Margareth; Ariswati, Lusiana Desy; Aini, Rohana Nur; Widaryo, Chandika Mahendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.997

Abstract

This qualitative study explores public sentiment and thematic discourse surrounding the Otoritas Jasa Keuangan (OJK) regulation mandating a 10% co-payment for health insurance claims, effective January 1, 2026, as outlined in SEOJK No. 7/SEOJK.05/2025. Data were collected from X posts and associated replies between May 20 and June 12, 2025, a period justified by its alignment with the regulation’s announcement and initial public reaction phases. Employing thematic coding inspired by NVivo 12 methodologies, five key nodes emerged: Regulation Announcement, Cost Concerns, Consumer Criticism, Industry Perspective, and Policy Clarification. Analysis reveals a predominant neutral sentiment in initial media-driven posts, contrasted by a strong negative sentiment in public replies, reflecting financial burdens and trust erosion. The study leverages a word cloud to highlight recurring terms like “co-payment,” “cost,” and “OJK,” reinforcing public focus on financial implications. Findings indicate a reputational risk for insurers and OJK, necessitating enhanced consumer engagement and policy communication. This research contributes a novel perspective on real-time social media sentiment analysis in regulatory contexts, addressing a gap in understanding public response to health insurance reforms in Indonesia. Implications suggest targeted educational campaigns and stakeholder consultations to mitigate adverse perceptions.
Pengaruh Ketersediaan Wifi dan pemanfaatan Teknologi Digital terhadap Daya Saing Kafe Aa Kuphi di Desa Limau Manis Tanjung Morawa Elsa Fitriani Br Tambun; Nilawati Nasti; Aminuddin Aminuddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Ketersediaan Wi-Fi dan Pemanfaatan Teknologi Digital terhadap Daya Saing Kafe AA Kuphi di Desa Limau Manis, Tanjung Morawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert (1–5) dan dianalisis menggunakan SPSS versi 29 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketersediaan Wi-Fi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Daya Saing Kafe dengan nilai signifikansi 0,006 (<0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,520. Pemanfaatan Teknologi Digital juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi <0,001 dan koefisien regresi sebesar 0,612, serta merupakan variabel yang paling dominan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap daya saing dengan nilai R² sebesar 0,753, yang berarti 75,3% variasi daya saing dapat dijelaskan oleh kedua variable. Peningkatan kualitas Wi-Fi dan optimalisasi teknologi digital merupakan strategi penting dalam meningkatkan daya saing Kafe AA Kuphi.
Pengaruh Jumlah UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Bengkulu Nadia Selviyanti; Asad Asad; Ariel Siswantoro
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9978

Abstract

Penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi daerah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pertumbuhan ekonomi. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah belum konsistennya peningkatan penyerapan tenaga kerja meskipun jumlah UMKM terus bertambah dan pertumbuhan ekonomi secara umum menunjukkan tren positif di Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah UMKM dan pertumbuhan ekonomi terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Bengkulu, baik secara parsial maupun simultan, selama periode 2015 hingga 2025. Penelitian dilaksanakan di Kota Bengkulu dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kota Bengkulu dan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh data tahunan jumlah UMKM, pertumbuhan ekonomi yang diproksikan melalui laju PDRB atas dasar harga konstan, dan penyerapan tenaga kerja selama 11 tahun pengamatan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial jumlah UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, yang ditunjukkan oleh koefisien regresi sebesar 2,064 dengan nilai t-hitung 5,722 dan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai t-hitung 1,714 dan signifikansi 0,125 lebih besar dari 0,05. Secara simultan, jumlah UMKM dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai F-hitung sebesar 16,458 dan signifikansi 0,001. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,804 menunjukkan bahwa 80,4 persen variasi penyerapan tenaga kerja mampu dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, pengembangan UMKM terbukti menjadi strategi utama dalam mendorong penyerapan tenaga kerja di Kota Bengkulu.
Analisis Efektifitas Penggunaan Smartlab pada Kampus Institut Teknologi dan Bisnis Bina Adinata Jafar, Nur Azwar; Zikra, Akhmad Adz; Syam, Nurwahid
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai efektivitas penggunaan SmartLab dalam mendukung pembelajaran praktikum mahasiswa di Institut Teknologi dan Bisnis Bina Adinata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup berdasarkan skala Likert lima poin. Responden dalam penelitian ini berjumlah 20 mahasiswa aktif yang telah menggunakan SmartLab dalam kegiatan pembelajaran. Instrumen penelitian disusun berdasarkan tiga indikator utama, yaitu akses dan kemudahan penggunaan, fitur dan fungsi pendukung pembelajaran, serta manfaat akademik yang dirasakan siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan menghitung skor rata-rata dari setiap indikator, yang kemudian diklasifikasikan dalam lima tingkat efektivitas: sangat efektif, efektif, cukup efektif, kurang efektif, dan sangat kurang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata keseluruhan berada pada kategori sangat efektif dengan persentase efektivitas sebesar 88,44%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan SmartLab di Institut Teknologi dan Bisnis Bina Adinata tergolong sangat efektif dalam mendukung tercapainya tujuan pembelajaran praktikum mahasiswa.
Implementation of Technology-Enabled Field Service Management (FSM) for Enhancing Operational Effectiveness A Case Study of PT Biner Sinergi Optima Lambok Parulian; Rhian Indradewa; Unggul Kustiawan; Ketut Sunaryanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9981

Abstract

The rapid advancement of digital transformation has driven organizations across various industries to integrate information and communication technologies into their operational processes to enhance efficiency, productivity, service quality, and organizational competitiveness. Within the security services industry, challenges related to human resource management, field supervision, operational monitoring, and compliance with customer service standards remain significant issues that require innovative and technology-driven solutions. This study aims to analyze the implementation of the Smart Field Service Management (Smart-FSM) model as a digital-based operational framework for security service management at PT Biner Sinergi Optima. This research employs a qualitative descriptive approach using documentation study methods, with data derived from the company’s operational planning documents and digital transformation initiatives. The Smart-FSM model integrates several advanced technologies, including cloud computing, the Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), and drone-based patrol systems, to support real-time monitoring, data-driven decision-making, and operational optimization. The findings indicate that the implementation of Smart-FSM contributes significantly to improving supervisory effectiveness, accelerating response and decision-making processes, increasing transparency in service delivery, and strengthening compliance with operational standards. Furthermore, the system supports the achievement of a minimum Service Level Agreement (SLA) target of 90%, while simultaneously reducing operational inefficiencies and associated costs. The integration of these digital technologies also provides a sustainable competitive advantage through enhanced service quality, operational reliability, and customer satisfaction. Therefore, Smart-FSM can be considered a relevant and innovative operational model to support the digital transformation agenda of the security services industry in Indonesia and improve organizational performance in an increasingly technology-oriented business environment.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Pengelolaan Keuangan terhadap Kinerja Keuangan UMKM di SWK Wonorejo Daniella Theresa Wou Dhena; Maria Trivonia Somi; Istiono Istiono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan pengelolaan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM di Sentral Wisata Kuliner (SWK) Wonorejo, Surabaya. Meskipun UMKM menyumbang lebih dari 61% PDB Indonesia dan menyerap 97% tenaga kerja nasional, sebagian besar pelaku usaha mikro di bidang kuliner wisata masih memiliki kelemahan dalam literasi keuangan dan pengelolaan keuangan yang berdampak langsung pada kinerja usaha. Penelitian ini secara spesifik mengkaji kedua variabel tersebut secara simultan dalam konteks UMKM kuliner di kawasan wisata terpadu, sebuah konteks yang masih kurang diteliti dalam literatur sebelumnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif-kausal dengan teknik sampling jenuh (sensus) terhadap 14 unit UMKM aktif di SWK Wonorejo. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil pengujian menunjukkan bahwa literasi keuangan (t = −0,050; sig. = 0,961) dan pengelolaan keuangan (t = 1,875; sig. = 0,088) tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja keuangan pada taraf 5%. Pengujian secara simultan juga tidak signifikan (F = 2,000; sig. = 0,182), dengan nilai R² sebesar 0,267. Ketidaksignifikanan hasil ini terutama disebabkan oleh keterbatasan ukuran sampel. Meskipun demikian, arah koefisien pengelolaan keuangan yang positif berarti pentingnya pengembangan kapasitas pengelolaan keuangan sebagai program prioritas pemberdayaan UMKM kuliner di Indonesia.