cover
Contact Name
I Kadek Adhi Dwipayana
Contact Email
adhidwipa88@gmail.com
Phone
+6285738841774
Journal Mail Official
stilistika.fkip.upmi@gmail.com
Editorial Address
Seroja Street, Tonja, North Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Stilistika
ISSN : 20898460     EISSN : 26213338     DOI : -
Core Subject : Education, Art,
Perkembangan dan dinamika ilmu pengetahuan, termasuk salah satunya ilmu pendidikan bahasa dan seni sangatlah pesat. Perlu sebuah wadah untuk menampung dan menyebarluaskan kemajuan ilmu pendidikan bahasa dan seni secara berkesinambungan agar dapat mengedukasi masyarakat. Civitas akademika FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia memiliki senstivitas dan kesadaran kolektif yang sangat kuat untuk berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan sehingga direalisasikanlah sebuah jurnal ilmiah bernama Stilistika. Jurnal Stilistika ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Mei dan November baik secara cetak maupun online. Jurnal Stilistika ini merupakan representasikan dari idealisme ilmiah yang terkonsentrasi pada bidang ilmu pendidikan bahasa dan seni. Jurnal ini tidak hanya mewadahi tulisan dosen-dosen internal FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia sendiri, tetapi juga mewadahi tulisan kawan-kawan di luar institusi yang memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian dan pengembangan keilmuan, terutama ilmu pendidikan bahasa dan seni. Semoga penerbitan Jurnal Stilistika ini dapat bermanfaat dan menjadi wahana untuk membangun atmosfer akademik yang kompetitif. Sumbangan pemikiran, kritik, dan saran yang edukatif dari pembaca diharapkan dapat memperbaiki terbitan edisi selanjutnya.
Articles 147 Documents
VISUALISASI IMAGINE GANESHA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL DALAM SENI PATUNG I Nyoman Putrayasa; I Putu Karsana; I Made Sujana
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 1 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.772 KB)

Abstract

Secara harfiah komunikasi visual berarti proses transformasi ide dan informasi dalam bentuk yang dapat dibaca dan ditanggapi. Komunikasi visual, berkaitan erat dengan dunia seni rupa, simbol-simbol, fotografi, tipografi, desain grafis, ilustrasi lukisan, patung, dan lain-lain. seni patung juga dapat digunakan sebagai media komunukasi untuk menyampaikan informasi, pesan, saran, makna, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan fenomena lingkungan atau ungkapan pengalaman pribadi seniman. Dahulu patung Ganesha difungsikan sebagai sarana pemujaan ditempatkan di pura atau tempat-tempat suci lainnya. Ganesha dalam bahasa Sanskerta terdiri atas kata “gana” dan “isha”. Kata gana berati kelompok, orang banyak, atau sistem pengelompokan, dan kata Isha berati penguasa atau pemimpin. Dalam penciptaan karya penulis mengangkat judul Visualisasi Imagine Ganesha sebagai media komunikasi visual dalam seni patung untuk mengkomunikasikan pengalaman pribadi penulis terhadap filosofi simbol simbol pemujaan dalam agama hindu. Karya diwujudkan dengan menyederhanaan melalui teknik deformasi bentuk. Literally visual communication means the process of transforming ideas and information in a form that can be read and responded to. Visual communication is closely related to the world of fine arts, symbols, photography, typography, graphic design, painting illustrations, sculpture, and others. Sculpture can also be used as a communication medium to convey information, messages, suggestions, meanings, and so on relating to environmental phenomena or the expression of an artist's personal experience. In the past, the Ganesha statue was functioned as a means of worship and placed in temples or other holy places. Ganesha in Sanskrit consists of the words "gana" and "isha". The word gana means group, crowd, or grouping system, and the word Isha means ruler or leader. In the creation of the work, the author carries the title Visualization Imagine Ganesha as a visual communication medium in sculpture to communicate the author's personal experience of the philosophy of symbols of worship in Hinduism. The work is realized by simplifying the form deformation technique.
UPAYA MENUMBUHKAN SIKAP SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA INDONESIA DI KELAS XII SMK NEGERI 1 SUKAWATI Yoga Putra Semadi
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 1 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.552 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) sikap siswa kelas XII terhadap pembelajaran Sastra Indonesia di SMK Negeri 1 Sukawati, (2) faktor-faktor yang berpengaruh terhadap sikap siswa kelas XII terhadap pembelajaran Sastra Indonesia di SMK Negeri 1 Sukawati, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi guru untuk menumbuhkan sikap positif terhadap pembelajaran Sastra Indonesia siswa kelas XII di SMK Negeri 1 Sukawati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) upaya guru dalam meningkatkan sikap siswa, yaitu menerapkan strategi pembelajaran yang berpusat pada guru dan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa. (2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap sikap siswa pada pembelajaran Sastra Indonesia, yaitu faktor fisiologis, psikologis, faktor sosial, yaitu lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat, dan lingkungan di dalam keluarga. (3) kendala-kendala yang dihadapi guru, yaitu menerapkan metode pembelajaran karena situasi tidak kondusif, alokasi waktu, dan mengevaluasi sikap siswa terhadap pembelajaran sastra. Guru mengalami berbagai kendala saat meningkatkan sikap siswa terhadap pembelajaran sastra. Untuk itu, disarankan kepada guru bahasa Indonesia agar lebih meningkatkan upaya dan cara mengajar, baik dari penerapan suatu metode pembelajaran maupun strategi-strategi yang digunakan dalam proses belajar-mengajar.
TARI BARIS TETO WILAH: SEBUAH KARYA TARI KREASI BARU YANG MEMILIKI CIRI KHAS KOSTUM YANG UNIK I Gede Gusman Adhi Gunawan
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 1 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.626 KB)

Abstract

Sebuah karya seni, tentunya lahir dari berbagai sudut ruang imajinasi. Rangkaian imajinasi terbentuk dari keinginan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Karya seni tidak terlepas dari kekuatan berimajinasi dari masing-masing pengkarya yang bermuara pada lahirnya karya seni yang memiliki ciri khas. Karya tari Baris Teto Wilah adalah salah satu bentuk karya yang memiliki ciri khas tersendiri, yang nampak pada design kostum yang digunakannya. Memanfaatkan daun lontar sebagai bahan dasar kostum, membuat karya ini memiliki kekuatan dalam berinovasi yang sangat menarik untuk diapresiasi. Karya tari Baris Teto Wilah yang secara bentuk merupakan karya tari bebarisan yang lahir dari pengembangan Tari Baris Tunggal, yang memiliki esensi tari dengan spirit kepahlawanan. Secara struktur karya, karya ini masih berpijak pada pola tradisi. Namun pengembangannya terlihat pada design kostum, pola gerak, dan pola penyajiannya.
NILAI ESTETIS RELIGIUS TARI BARIS KEKUWUNG DI DESA ADAT SANDAKAN Ida Bagus Gede Bawa Adnyana; I Wayan Mastra; Luh Putu Pancawati
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 1 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.065 KB)

Abstract

Kebudayaan Bali sekarang ini merupakan buah dari proses historis yang begitu panjang. Pelacakan dari sejarah kebudayaan Bali dari data arkeologi menunjukan bahwa manusia Bali telah mengembangkan kebudayannya semenjak zaman prasejarah yakni masa meramu,berburu, bercocok tanam dan puncaknya terjadi pada masa perundagian. Proses penelitian ini menggunakan beberapa metode penelitian yaitu metode pengumpulan data, metode wawancara, dan metode observasi. Tari Baris Kekuwung berfungsi sebagai Tari wali, karena Tari ini merupakan tarian yang disucikan oleh masyarakat Desa Adat Sandakan. Dan pelaksanaannya hanya terbatas ketika upacara Mapag Toya dan dipura Masceti di Desa Adat Sandakan. Dalam pelaksanaan Tari Baris Kekuwung terdapat nilai estetis yang terdiri dari unsur seni tari dan unsur seni tabuh atau gambelan pengiringnya. Dan nilai religiusnya meliputi nilai tatwa, spiritual , dharama atau kebenaran dan nilai upacara. Tari Baris Kekuwung ini terlahir dari janji/ kaul masyarakat dalam pengairan atau irigasi dibidang pertanian.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ARTIKEL MELALUI METODE BENGKEL MENULIS (WRITING WORKSHOP) PADA SISWA KELAS XII IPA 3 SEMESTER 2 SMAN 1 KUTA UTARA TAHUN PELAJARAN 2018-2019 I Wayan Putra
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 1 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.845 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan berhasil atau tidaknya metode bengkel menulis (workshop writing) meningkatkan kemampuan menulis artikel siswa kls XII IPA 3, Semester 2, Tahun Pelajaran 2018-2019, (2) untuk mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan metode bengkel menulis (workshop writing) yang efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis artikel siswa kls XII IPA 3, Semester 2, Tahun Pelajaran 2018-2019, (3) untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan metode bengkel menulis dalam pembelajaran menulis artikel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode bengkel menulis dapat meningkatkan kemampuan menulis artikel. Peningkatan ini dapat diketahui dari peningkatan skor siswa. Skor tes pratindakan hanya mencapai 61.83. Setelah diadakannya siklus I skor rata-rata 63,81 dan pada siklus II skor rata-rata siswa meningkat menjadi 75,68. Peningkatan ini terjadi karena langkah-langkah yang digunakan dalam kegiatan menulis artikel dengan menggunakan metode bengkel menulis sangat tepat. Siswa kelas XII IPA 3 memberikan respon positif terhadap penggunaan metode bengkel menulis untuk meningkatkan kamampuan menulis artikel. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menyarankan kepada guru pengajar mata pelajaran bahasa Indonesia, sejauh memungkinkan agar menggunakan metode bengkel menulis dalam pembelajaran menulis artikel, sesuai dengan rancangan tindakan yang telah dipaparkan dan dikakukan peneliti.
SAMPAH PLASTIK SEBAGAI MEDIA KREATIVITAS OLEH SEKA TERUNA BUDHI EKA JAYA Agus Mediana Adiputra; Ni Putu Laras Purnamasari
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 1 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.857 KB)

Abstract

Seka Teruna Budhi Eka Jaya adalah sebuah organisasi yang beranggotakan para pemuda di Banjar Abangan, Kecamatan Tegalalang, Kecamatan Gianyar, Bali. Organisasi ini aktif dalam kegiatan bermasyarakat baik yang bersifat sosial, keagamaan, ataupun berkesenian. Kreatifitas yang dilakukan Seka Teruna Budhi Eka Jaya berlandaskan pada konsep Tri Hita Karana, yang memiliki makna filosofi agar senantiasa menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan tuhan, hubungan manusia dengan alam, serta hubungan manusia dengan manusia. Konsep tersebut menjadi pijakan awal dalam upaya pelestarian lingkungan daerah Tegalalang, khususnya di Banjar Abangan sebagai wilayah yang tergolong sedang berkembang dibidang pariwisata, produk kreatif yang diciptakan sekaligus bermanfaat sebagai media promosi pengenalan lingkungan Tegalalang yang asri dan lestari bagi wisatawan yang berkunjung. Produk pengolahan limbah sampah yang dibuat oleh kelompok pemuda tersebut antaralain dompet, kotak pensil, dan tas yang bernilai fungsional. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif bagi lingkungan di Banjar Abangan, Kecamatan Tegalalang, selain juga mampu menumbuhkan ekonomi kreatif bagi masyarakat diwilayah tersebut dan sekitarnya. Penelitian ini secara khusus akan mengkaji mengenai proses kreatif Seka Teruna Budhi Eka Jaya dalam pengolahan limbah sampah, serta implikasi kreatifitas tersebut bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat disekitarnya.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS XI BAHASA SMA NEGERI 1 SINGARAJA Ni Putu Eka Ernawati
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 1 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.71 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk: (1) meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Jepang melalui penerapan media pembelajaran berbasis video youtube, (2) mendeskripsikan respon siswa dalam pembelajaran Bahasa Jepang pada saat penerapan media pembelajaran berbasis video youtube. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Singaraja kelas XI kelas Bahasa pada semester 1 tahun ajaran 2020/2021 yang terdiri atas 35 orang siswa. Data yang diproleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) nilai rata-rata pembelajaran bahasa Jepang sebelum dilakukan tindakan adalah 70, pada siklus 1 sebesar 79, pada siklus 2 mencapai 85 dan pada siklus 3 meningkat menjadi 89,71; (2) respon siswa sangat baik terhadap penerapan media pembelejajaran berbasis video youtube pada pelajaran bahasa Jepang. Dengan demikian dapat ditarik simpulan bahwa (1) terjadi peningkatan hasil belajar setelah diterapkannya media pembelajaran berbasis video youtube, (2) siswa senang mengikuti pembelajaran dengan diterapkanya media berbasis video youtube.
INOVASI PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA LISAN DALAM KONTEKS MASA PANDEMI COVID-19 I Kadek Adhi Dwipayana
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 1 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.231 KB)

Abstract

Pandemi covid-19 merupakan bencana besar yang tidak bisa dideprediksi sebelumnya. Wabah covid-19 telah membuat sistem pendidikan di Indonesia tidak dapat berjalan dengan maksimal. Inovasi perlu dilakukan dalam sistem pembelajaran saat ini sebagai upaya mengatasi problematika pendidikan, khususnya dalam pembelajaran apresiasi sastra lisan yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19. Permasalahan pembelajaran sastra sesungguhnya bukan baru terjadi saat pandemi covid-19 ini saja. Permasalahan pembelajaran sastra sudah dari dulu mengalami kendala dalam konteks kreasi dan inovasi. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sastra pada konteks kekinian sudah sangat urgent untuk dilakukan terlebih lagi pada masa pandemi covid-19. Masa pandemi covid-19 membuat para pengajar harus melakukan sikap yang adaptif. Metode Blended learning dapat dijadikan solusi pembelajaran inovatif dan kreatif. Blended learning mengacu pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, terditi atas, (1) seeking of information, (2) acquisition of information, dan (3) synthesizing of knowledge. Sosial media, seperti faaceebook dan youtube sesungguhnya dapat dimanfaat sebagai media inovatif pembelajaran apresiasi sastra selama pandemi covid-19.
UNSUR VISUAL SENI LUKIS FLORA DAN FAUNA PENGOSEKAN PADA SENI KERAJINAN BATU PADAS DI DESA SINGAPADU Ni Putu Laras Purnamasari; Agus Mediana Adiputra
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 1 (2020): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.532 KB)

Abstract

Seni lukis Pengosekan pernah menjadi primadona dikalangan wisatawan diera tahun 1980-an. Lukisan Pengosekan dijadikan sebagai elemen estetis interior hotel, restoran, ruang perkantoran, ruangan rumah sakit, hingga diekspor ke luar negeri sebagai produk suvenir. Bersamaan dengan masa kejayaan seni lukis Pengosekan, representasi seni lukis tersebut ditemukan pada beberapa barang seni kerajinan. Salah satu seni kerajinan yang merepresentasikan seni lukis Pengosekan adalah seni kerajinan batu padas yang berkembang di Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Terdapat kesamaan dari segi tema, gaya, garis, dan volume dengan seni lukis Pengosekan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kesamaan unsur seni lukis Pengosekan yang melekat pada seni kerajinan. Hal tersebut terlihat dari segi tema serta karakter bentuk objek visualnya. Representasi yang terjadi dipengaruhi oleh adanya motivasi seniman untuk menciptakan inovasi, selain juga dipengaruhi oleh pasar yang berkembang saat itu.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENGUKURAN TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI I Wayan Gunartha; Dewa Ayu Widiasri
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 9 No. 2 (2021): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.593 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4909619

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan seperangkat instrumen pengukuran tingkat pencapaian perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun yang berkualitas. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Instrumen yang dikembangkan adalah lembar observasi berbentuk ceklist. Sebelum diujicobakan di lapanagan, instrumen divalidasi oleh pakar, guru TK, dan kepala TK. Subjek coba dalam penelitian ini adalah anak TK kelompok B. Ujicoba dilakukan tiga tahap dengan jumlah subjek coba semakin meningkat. Analisis hasil validasi pakar dan praktisi menggunakan analisis deskriptif. Hasil uji coba dianalisis dengan Confirmatory Factor Analysis. Berdasarkan validasi pakar dan praktisi, instrumen memiliki kualitas yang baik dan hasil ujicoba lapangan menunujukkan bahwa semua butir memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, serta kecocokan model yang baik. Abstract This study aims to develop a set of quality measurement instruments for the level of achievement of language development for children aged 5-6 years. This research is a research and development (research and development). The instrument developed was an observation sheet in the form of a checklist. Before being tested in the field, the instruments were validated by experts, kindergarten teachers, and kindergarten heads. The test subjects in this study were kindergarten children group B. The trial was carried out in three stages with the number of experimental subjects increasing. Analysis of the validation results of experts and practitioners using descriptive analysis. The trial results were analyzed by Confirmatory Factor Analysis. Based on the validation of experts and practitioners, the instrument has good quality and the results of field trials show that all items have good validity and reliability, as well as good model fit.

Page 5 of 15 | Total Record : 147