cover
Contact Name
Siti Ainul Kholifah
Contact Email
japendipublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285795165886
Journal Mail Official
japendi.publikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Green land sendang blok H1, Sendang-Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
ISSN : 27457141     EISSN : 27461920     DOI : 10.36418
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) is a peer-reviewed and open-access academic journal with a focus on education. This journal is published bi-monthly by CV. Publikasi Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research and study on education management, curriculum, education assessment, education policy, education technology, learning and teaching, and culture.
Articles 1,628 Documents
Gambaran Hasil Ct-Scan Non Kontras pada Pasien dengan Klinis Nefrolitiasis di RSU Royal Prima Medan Sidabutar, Valentine Renita; Pulungan, Ica Yulianti; Anggraini, Tri Lidya
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8911

Abstract

Nefrolitiasis merupakan salah satu gangguan saluran kemih yang paling sering ditemukan dan ditandai dengan pembentukan batu pada sistem urinarius. Pemeriksaan CT-Scan non kontras saat ini menjadi modalitas pencitraan yang paling akurat dalam menilai karakteristik batu ginjal, termasuk ukuran, lokasi, dan densitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil CT-Scan non kontras pada pasien dengan klinis nefrolitiasis di RSU Royal Prima Medan. Penelitian menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari rekam medis pasien yang menjalani pemeriksaan CT-Scan non kontras selama Januari–Desember 2024. Total sampel berjumlah 35 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki yaitu 24 orang (68,6%), sedangkan perempuan sebanyak 11 orang (31,4%). Berdasarkan kelompok usia, penderita terbanyak berada pada rentang usia 51–60 tahun, yaitu 17 pasien (48,6%). Karakteristik batu ginjal berdasarkan ukuran menunjukkan bahwa kelompok ukuran 5–10 mm dan 10–20 mm merupakan yang paling dominan, masing-masing 11 pasien (31,4%). Berdasarkan letak batu, kaliks menjadi lokasi tersering (42,9%), diikuti ureter (28,6%) dan pelvis (22,9%). Sementara itu, densitas batu terbanyak berada pada kategori <450 HU, yaitu 17 pasien (48,6%), yang mengindikasikan kecenderungan batu dengan densitas rendah. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa CT-Scan non kontras merupakan alat diagnostik yang efektif untuk menilai gambaran batu ginjal secara komprehensif. Informasi mengenai ukuran, densitas, dan lokasi batu sangat penting untuk menentukan rencana terapi yang tepat serta memprediksi keberhasilan metode penatalaksanaan seperti ESWL maupun tindakan intervensi lainnya. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi tata laksana klinis, khususnya dalam pemilihan modalitas terapi yang sesuai berdasarkan karakteristik batu yang teridentifikasi.
Evaluasi Efektifitas ERACS dalam Mengurangi Nyeri Pasca Operasi Pada Pasien Sectio Caesarea di Rumah Sakit Sarah Medan Nadeak, Gideon; Nadi, Edlin; Lubis, Yolanda Eliza Putri
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8912

Abstract

Angka persalinan sectio caesarea (SC) terus meningkat secara global dan nasional. Nyeri pasca operasi SC merupakan masalah yang sering terjadi dan dapat menghambat pemulihan serta kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) dalam mengurangi nyeri pasca operasi dan mempercepat pemulihan pada pasien sectio caesarea. Penelitian dilakukan di RS Sarah Medan dengan menggunakan desain kuantitatif dan pendekatan observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah pasien pasca sectio caesarea yang menjalani metode ERACS dan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ERACS secara signifikan menurunkan tingkat nyeri (p = 0,035) dan mempercepat waktu mobilisasi (p = 0,001) dibandingkan dengan metode konvensional. Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam durasi rawat inap antara kedua kelompok (p = 0,153). Temuan ini menunjukkan bahwa metode ERACS dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas pemulihan pasien pasca sectio caesarea. Disarankan agar tenaga kesehatan memberikan edukasi mengenai manfaat ERACS, dan untuk penelitian selanjutnya, perlu dilakukan dengan sampel yang lebih besar serta periode observasi yang lebih panjang.
Uji Aktivitas Anti-Bakteri Ekstrak Etanol Daun Ashitaba (Angelica Keiskei) Terhadap Bakteri Acinetobacter Baumannii dan Klebsiella Pneumoniae Sinaga, Maretha Ezra Tabitha; Rajagukguk, Samuel Joshua Hamonangan Tua; Suandy, Suandy
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8915

Abstract

Masalah resistensi antibiotik yang semakin meningkat, terutama pada infeksi nosokomial, telah menjadi masalah kesehatan global yang signifikan. Acinetobacter baumannii dan Klebsiella pneumoniae termasuk di antara patogen paling berbahaya yang berkontribusi pada resistensi ini, sehingga infeksi yang disebabkan oleh bakteri ini sulit diobati. Penelitian ini menyelidiki ekstrak etanol Ashitaba (Angelica keiskei), tanaman obat yang dikenal memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri, sebagai agen antibakteri alternatif potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas antibakteri ekstrak etanol Ashitaba terhadap patogen resisten seperti Acinetobacter baumannii dan Klebsiella pneumoniae. Potensi antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram (Kirby–Bauer) untuk mengukur diameter zona hambat pertumbuhan Acinetobacter baumannii dan Klebsiella pneumoniae pada berbagai konsentrasi ekstrak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga tentang potensi Ashitaba sebagai sumber alami agen antibakteri, menawarkan alternatif bagi antibiotik konvensional dalam mengobati infeksi bakteri resisten.
Pengaruh Pekerja Informal, IPM, dan Kredit BPR terhadap Kemiskinan di Indonesia: Analisis Data Panel Aulia, Nadya Putri; Dewi, Dita Dismalasari
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8833

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pekerja informal, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan kredit Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia menggunakan data panel 34 provinsi selama periode 2019–2023 dengan metode Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja informal berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas 0.0003 < α (0.05), kredit BPR berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas 0.0146 < α (0.05), sedangkan IPM berpengaruh negatif signifikan dengan nilai probabilitas 0.0000 < α (0.05). Temuan ini menunjukkan bahwa tingginya proporsi pekerja informal yang berpendapatan rendah dan minim perlindungan sosial serta penyaluran kredit yang tidak tepat sasaran dan kurang produktif dapat memperburuk kemiskinan. Sebaliknya, peningkatan IPM berperan dalam menurunkan kemiskinan melalui peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan pengentasan kemiskinan di Indonesia perlu dilakukan secara terintegrasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan dan pemberdayaan pekerja informal, serta perbaikan mekanisme penyaluran kredit agar lebih tepat sasaran dan produktif, sehingga dapat membantu masyarakat keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Project Based Learning Menggunakan Google Sites Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Literasi Digital Siswa Kelas IV SD Ismail, Ismail
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8864

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang mendorong fleksibilitas, relevansi, dan berorientasi pada kemampuan abad 21. Namun, praktik pembelajaran di sekolah masih berpusat pada guru dan kemampuan berpikir kritis siswa masih kurang terstimulasi, serta penggunaan teknologi digital yang masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis Project Based Learning (PjBL) menggunakan Google Sites yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dan literasi digital siswa kelas IV SD. Pengembangan menggunakan pendekatan model ADDIE dan dilakukan pengujian quasi eksperimen menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan angket kebutuhan e-modul, validasi ahli materi dan bahan ajar, angket respon guru dan siswa, serta tes. Hasil validasi memperoleh kategori sangat valid (92,22% dan 91,67%) dan sangat praktis (56,83 dan 48,00). Efektivitas e-modul interaktif dibuktikan melalui hasil uji-t yang signifikan untuk kemampuan berpikir kritis dengan nilai Sig. 0,013 < 0,05 (terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol, dengan selisih rata-rata 9,95 poin lebih tinggi pada kelas eksperimen) dan literasi digital dengan nilai Sig. 0,003 < 0,05 (selisih rata-rata 10,80 poin lebih tinggi pada kelas eksperimen). Nilai N-Gain masing-masing sebesar 0,57 (57,23% - kategori cukup efektif) dan 0,58 (57,60% - kategori cukup efektif) menunjukkan peningkatan kemampuan yang substansial. Implikasi praktis dari temuan ini adalah e-modul interaktif berbasis PjBL dapat diimplementasikan sebagai alternatif sumber belajar digital yang mendukung pembelajaran aktif, kolaboratif, dan sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka, serta dapat meningkatkan kompetensi abad 21 siswa secara terukur. Dengan demikian, e-modul interaktif berbasis Project Based Learning menggunakan Google Sites dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis serta literasi digital siswa kelas IV SD.
Pengaruh Pengetahuan, Sikap, dan Ketersediaan Sarana terhadap Kepatuhan Pengelolaan Limbah Medis Cahyani, Indira Pramesti; Tjiptodjojo, Kartika Imasari
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8877

Abstract

Pengelolaan limbah medis yang tidak dilakukan dengan benar dapat mengakibatkan ancaman bagi kesehatan dan lingkungan sehingga penting bagi para petugas untuk mematuhi prosedur yang ada. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana pengetahuan, sikap dan ketersediaan sarana memengaruhi kepatuhan dalam pengelolaan limbah medis di RSGM “X” Kota Bandung. Metode kuantitatif dengan penelitian eksplanatori digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan 35 peserta melalui teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui regresi linear sederhana. Temuan pada studi ini mengungkapkan bahwa pengetahuan dan ketersediaan sarana memiliki pengaruh signifikan pada kepatuhan, sedangkan sikap mengungkapkan hal sebaliknya dimana tidak menunjukkan pengaruh pada kepatuhan. Hal ini mengindikasikan bahwa kepatuhan petugas lebih dipengaruhi oleh tingkat pemahaman teknis dan dukungan fasilitas dibandingkan oleh sikap individu. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi petugas serta sarana yang memadai guna memperkuat penerapan pengelolaan limbah medis sesuai standar di fasilitas pelayanan Kesehatan.
Implementasi Kepemimpinan Transformasional Bagi Pengembangan Mutu di Pesantren Tahfidz An-Naba Banyumas Kaismahazaka, Goesfaris; Wiranata, Rz. Ricky Satria
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8910

Abstract

Secara rinci penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi kepemimpinan transformasional dan dampaknya terhadap pengembangan mutu pada Pesantren Tahfidz An-Naba Banyumas. Latar belakang penelitian diawali dengan urgensi peran pemimpin pesantren dalam menghadapi tuntutan pembelajaran tahfidz, bahasa arab, penguatan karakter, dan pengembangan kompetensi di era digital. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif fenomenologi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan mudir, ustaz, karyawan, musyrif, dan santri sebagai partisipannya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan dokumentasi. Kemudian, data dianalisis dengan model Miles & Huberman melalui proses reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional diterapkan melalui empat dimensi utama. Pada aspek idealized influence, mudir menjadi teladan dalam kedisiplinan, amanah, ibadah, dan penggunaan fasilitas pesantren. Pada aspek inspirational motivation, pemimpin aktif menyampaikan visi, memberikan arahan, serta menumbuhkan motivasi ustaz dan santri. Pada aspek intellectual stimulation, mudir mendorong inovasi pembelajaran, program pengembangan, dan pembenahan sistem administrasi. Pada aspek individualized consideration, pemimpin memberikan perhatian personal melalui mentoring, kunjungan individual, fasilitasi pelatihan, serta dukungan terhadap kesejahteraan staf dan santri. Secara keseluruhan, kepemimpinan transformasional terbukti mendorong budaya disiplin, profesionalisme pendidik, kualitas pembelajaran tahfidz dan bahasa Arab, serta iklim kerja kolaboratif yang berdampak positif pada mutu pesantren. Ke depan, penelitian dapat diperluas pada konteks pesantren lain untuk memetakan variasi strategi kepemimpinan yang lebih komprehensif.
Integrasi Ilmu Akhlak dan Tasawuf dalam Sistem Keilmuan Islam: Relasi Epistemologis dengan Ilmu Tauhid, Fikih, Ushul Fikih, dan Qawa‘Id Fiqhiyyah (Sebuah Telaah Kritis) Setiawan, Moch. Adin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8922

Abstract

Artikel ini mengkaji hubungan organik antara ilmu akhlak dan tasawuf dengan disiplin dasar keilmuan Islam lainnya, yakni ilmu tauhid, ilmu fikih, ushul fikih, serta qawa‘id fiqhiyyah. Kajian ini berangkat dari pandangan bahwa ilmu akhlak dan tasawuf bukan sekadar cabang moralitas, melainkan jantung spiritual yang menghidupkan bangunan syariat dan aqidah. Dengan pendekatan analitis–kritis, penulis membahas bagaimana tasawuf memurnikan orientasi batin, sementara akhlak membentuk praksis moral yang terukur dalam kehidupan sosial. Integrasi ini menunjukkan bahwa tauhid menyediakan fondasi teologis, fikih menjadi kerangka legal-formal, sedangkan ushul fikih dan qawa‘id fiqhiyyah menawarkan metodologi dalam memproduksi hukum. Di antara semuanya, tasawuf dan akhlak berperan sebagai energi transformatif yang menyempurnakan maqashid keagamaan. Studi ini menegaskan bahwa bangunan keilmuan Islam bersifat interdependen, bukan fragmentatif. Implikasi temuan ini mengarah pada urgensi reintegrasi keilmuan dalam kurikulum pendidikan Islam, pendekatan fatwa yang berorientasi maqashid dan etika, serta penguatan karakter ilmuwan Muslim yang memadukan ketajaman intelektual dengan kedalaman spiritual. Artikel ini menyimpulkan bahwa tasawuf dan akhlak merupakan jembatan epistemik antara dimensi teoretik dan praksis syariat, sehingga keduanya perlu direvitalisasi dalam studi keislaman kontemporer.
Hubungan C-Reactive Protein dengan Disease Activity Score 28 (DAS 28) dan Short Form 36 (Sf 36) pada Pasien Artritis Reumatoid (AR) di Rumah Sakit Royal Prima Frederiko Asido Sirait, Danni; Yani, Herlina; Budi, Andre; Suhartomi, Suhartomi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8924

Abstract

Artritis Reumatoid (AR) merupakan penyakit inflamasi kronik yang berdampak pada fungsi fisik, kondisi mental, dan kualitas hidup pasien. Hubungan antara tingkat aktivitas penyakit dan penanda inflamasi seperti C-Reactive Protein  (CRP) dengan kualitas hidup masih menunjukkan hasil yang bervariasi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara C-Reactive Protein  dan DAS 28 terhadap SF 36 pada pasien Artritis Reumatoid (AR) di Rumah Sakit Royal Prima. Penelitian observasional ini menggunakan rancangan cross-sectional pada 60 orang pasien Artritis Reumatoid (AR) di Rumah Sakit Umum Royal Prima yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel convenience sampling. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik pasien, skor DAS28, kadar CRP, dan skor kualitas hidup (SF36). Data dianalisis secara deskriptif. Korelasi Spearman digunakan untuk menguji hubungan skor DAS28 dan kadar CRP dengan skor SF-36, sedangkan korelasi Kendall tau digunakan untuk menilai hubungan tingkat progresivitas penyakit dan kelompok kadar CRP dengan kualitas hidup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi lemah antara skor DAS28 dan kualitas hidup (p = 0,008; r = –0,339) serta komponen fisik (p = 0,008; r = –0,342), tetapi tidak dengan komponen mental (p = 0,073). Kadar CRP tidak berkorelasi dengan seluruh aspek kualitas hidup, dan hasil tetap tidak signifikan setelah pengelompokan. Maka, dapat disimpulkan bahwa aktivitas penyakit berhubungan dengan kualitas hidup total dan fisik pada pasien AR, sedangkan kadar CRP tidak menunjukkan hubungan bermakna. Faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien AR lebih terkait dengan tingkat aktivitas penyakit dibandingkan marker inflamasi
Hubungan Usia, Hipertensi dan Riwayat Penyakit Diabetes Melitus Tipe II dengan Kejadian Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) Di Rumah Sakit Royal Prima Medan Telaumbanua, Renjiro Howuhowu; Mukti, Ade Indra; Girsang, Ermi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i12.8945

Abstract

Istilah Benign Prostatic Hyperplasia atau BPH merupakan kondisi hiperplasia sel stroma dan sel epitel kelenjar prostat pada laki-laki. BPH adalah masalah kesehatan yang biasa dijumpai pada 1 dari 3 pria pada usia lebih dari 50 tahun.Laki-laki yang mengalami BPH biasanya akan mengalami gejala LUTS atau Lower Urinary Tract Syndrome dimana muncul dorongan ingin berkemih secara tiba-tiba,sering buang air kecil pada malam hari,dan ketika sudah berkemih masih merasa kandung kemih belum kosong sepenuhnya,dimana gejala ini akan mengganggu produkvitas orang yang mengalaminya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Usia, Riwayat Hipertensi Dan Diabetes Melitus Tipe II terhadap kejadian Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) Di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional yaitu penelitian yang dilakukan secara pada satu waktu dan mengumpulkan data secara simultan yang digunakan untuk mencari hubungan antara variabel independen (Usia, Hipertensi, DM Tipe II) dengan variabel dependen (BPH). Penyajian data meliputi analisis multivariat,bivariat (Chi-square) dan multivariat (Logistic regression). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa mayoritas pasien BPH berada pada kelompok usia 51–60 tahun sebanyak 29 (46%) orang dan 61–70 tahun sebanyak 22 (34,9%) orang (p=0,000), pasien BPH yang memiliki riwayat hipertensi sebanyak 45 (71,4%) orang (p=0,023), sedangkan pasien BPH dengan riwayat DM tipe II sebanyak 38 (60,3 %) orang (p=0,03).Melalui hasil analisis multivariat didapatkan nilai Odds Ratio (OR) pada masing-masing variabel independen (Usia,Hipertensi,Diabetes Melitus Tipe II) adalah OR = (1,6; 2,8; 2,5) yang menujukan bahwa dengan adanya ketiga variabel tersebut akan meningkatkan peluang laki-laki mengalami BPH

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 11 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 10 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 9 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 7 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 11 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 05 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 04 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 03 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 8 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 7 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 12 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 11 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 10 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 09 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 08 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 07 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 06 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 04 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 03 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 11 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 08 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia ( Japendi ) Vol. 2 No. 07 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 05 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 04 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 03 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 1 No. 04 (2020): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 1 No. 03 (2020): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 1 No. 02 (2020): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 1 No. 01 (2020): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) More Issue