cover
Contact Name
Thomas Joni Verawanto Aristo
Contact Email
abdimasperkhasa@gmail.com
Phone
+6285245229150
Journal Mail Official
abdimasperkhasa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Sengkuang KM. 4,KotakPos 126 Telp. (0565) 2025366,Sintang Kalimantan Barat.
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29631661     DOI : https://doi.org/10.31932/jppm.v1i2
Core Subject : Education,
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat adalah jurnal untuk publikasi artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. JPPM terbit dua kali dalam setahun, yaitu April dan November.
Articles 60 Documents
PGSD STKIP PERSADA KHATULISTIWA MENGABDI DALAM BENCANA BANJIR KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT Nini Sukayanti; Linda Fedriani; Nelly Wedyawati
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.453 KB) | DOI: 10.31932/jppm.v1i1.1863

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk memudahkan pembaca dalam memahami pembuatan artikel yang berjudul PGSD mengabdi dalam bencana banjir terhadap masyarakat di Kota Sintang terutama dalam bencana banjir. Adapun kegiatan dan bentuk rasa kepedulian  Mahasiswa pada masyarakat yang mengalami korban kebanjiran tersebut antara lain tolong menolong, bekerjasama, toleransi dan empati yang sangat tinggi dalam membantu masyarakat di Kota Sintang. Implementasi yang pertama kegiatan rasa toleransi yaitu antara lain membantu membersihkahkan rumah tempat ibadah, membantu membersihkan rumah warga yang terkena rendaman banjir, serta membersihkan sekolah. Sedangkan implementasi kegiatan yang kedua mahasiswa adalah  kerjasama antara lain pembagian sembako dan lain sebagainya untuk membuktikan rasa kepedulian kita terhadap masyarakat yang membutuhkan terutama masyarakat yang mengalami korban banjir yang membutuhkan bantuan tangan dari kita. Dan Implementasi kegiatan yang ketiga rasa empati antara lain mengucapkan salam atau terimakasih. Dalam kegiatan  ini juga banyak yang membantu dan menggalang dana serta membagikan sembako kepada para Mahasiswa STKIP PK SINTANG yang juga mengalami korban banjir pada tahun 2021 lalu yang menyebabkan sebagian dari mahasiswa tidak bisa mengikuti perkuliahan pada waktu banjir tersebut.Kata Kunci: Mahasiswa, PGSD,tanggap, banjir, Sintang.
BIMBINGAN PEMBUATAN GELANG MANIK PADA SISWA SLBN PEMBINA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR 2023 Afdal Afdal
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i1.2214

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa melalui kegiatan meronce, yaitu membuat gelang manik dengan model pembelajaran langsung pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya di SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus dilakukan dua kali pertemuan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dari hasil observasi pada siswa mengalami peningkatan dari hasil siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I pertemuan pertama rata-rata nilai yaitu 67 dengan persentase ketuntasan 0%, pada siklus I pertemuan kedua dengan nilai rata-rata 72,8 dengan persentase ketuntasan 50%, Pada siklus II pertemuan pertama nilai rata-rata 78 dengan persentase ketuntasan 66%, Pada siklus II pertemuan kedua rata-rata yaitu 81 dengan persentase ketuntasan 83%. Kata Kunci : Bimbingan, Pembuatan, Gelang Manik
KULIAH KERJA MAHASISWA DESA TIONG KERANJIK KECAMATAN BELIMBING HULU KABUPATEN MELAWI Nelly Wedyawati; Supriadi Supriadi; Ezra Afrizuanus; Ashentiana Julita
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i1.2383

Abstract

Salah satu kecamatan sasaran penyebaran Peserta PPL/KKM adalah Kecamatan Belimbing Hulu, Desa Tiong Keranjik. Jumlah peserta PPL/KKM di Desa Tiong Keranjik adalah 15 orang. Perempuan berjumlah 11 orang dan laki-laki berjumlah 4 orang. Dalam kegiatan pelaksanaan program ini kerja sama antar anggota kelompok sangat bagus sekali sehingga semua rencana program kegiatan KKM berjalan dengan lancar. Kerja sama antar kelompok sangat diperlukan agar tercapai tujuan yang maksimal. Tujuan pelaksanaan kegiatan KKM ini adalah untuk Menghasilkan sarjana yang menghayati permasalahan masyarakat dalam pembangunan dan mampu memecahkan masalah secara pragmatis. Membentuk kepribadian mahasiswa sebagai kader pembangunan dengan wawasan berfikir yang luas apabila tujuan ini tercapai dengan baik. Atas dasar hal-hal yang sudah dikemukakan, maka KKM mempunyai tiga kelompok sasaran, yaitu: Mahasiswa, Masyarakat bersama pemerintah daerah, dan Perguruan tinggi. Adanya kerja sama yang baik juga dengan pihak desa sehingga semua rencana-rencana program kerja kami berjalan dengan baik. Sifat keterbukaan dan ramah si pejabat desa dengan mahasiswa/i PPL merupakan hal yang sangat kami sukai. Pihak desa yang selalu siap membantu apapun kebutuhan-kebutuhan terkait program rencana KKM kami. Sifat kekeluargaan yang sangat begitu berasa, kami mengganggap mereka sebagai orang tua kami sendiri dan mereka pun demikian. Kata Kunci: KKM, Mahasiswa, PGSD, Sintang
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN INDEX CARD BAGI SISWA DI ASRAMA ST. YOHANES GABRIEL PERBOYRE Yokie Prasetya Dharma; Henry Elisa; Sijono Sijono; Bintang Drajat Setiawan; Angela Septi Brigita; Hendra Hendra; Maria Yasinta Rita
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i1.2302

Abstract

Pelajaran Bahasa Inggris merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang ditempuh oleh siswa di Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan sederajat. Sebagai salah satu mata pelajaran wajib, maka siswa diharapkan dapat menguasai materi pelajaran Bahasa Inggris yang disampaikan di sekolah. Selain itu, sejak ditetapkan sebagai salah satu pelajaran wajib bagi pelajar di Indonesia. Saat ini Bahasa Inggris berada pada urutan pertama diantara beberapa bahasa lainnya yang paling banyak digunakan di dunia. Bahasa Inggris dituturkan oleh sekitar 1,13 Milyar penduduk dunia dan ada sekitar 60 negara yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Nasional atau Bahasa Resmi. Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah telah menetapkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah formal di Indonesia. Sehingga perlu dilakukan berbagai hal untuk menunjang pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah-sekolah bahkan di luar lingkungan pendidikan formal. Hal ini untuk membantu peserta didik memiliki motivasi dan minat dalam mempelajari Bahasa Inggris. Salah satu yang dapat dilakukan adalah menggunakan Index Card Game. Berdasarkan hasil studi pustaka dan observasi yang dilakukan oleh tim pengabdi. Selanjutnya tim pengabdi akan melaksanakan peningkatan penguasaan Bahasa Inggris bagi siswa yang tinggal di Asrama St. Yohanes Gabriel Perboyre yang berlokasi di Kilometer 4 Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.
EDUKASI MANFAAT DAN POTENSI KOMERSIAL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) UNTUK PEMBUATAN TEH HERBAL DAN PEWARNA ALAMI MAKANAN Benediktus Ege; Floretina Rahayu Esti Wahyuni; Yakobus Bustami
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i1.2322

Abstract

Most of the people of Belonsat village keep the butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) to decorate their yard. Whereas the butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) has many health benefits and economic potential. This happens because the community has not received education about it. Therefore, an initiative was taken to provide education on the benefits and potential of the butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) in the form of sharing health benefits, training on cultivating in large quantities, keeping the plants flowering quickly, carrying out picking, sorting, drying, and wrapping butterfly pea flower, as well as provide training to manage these business activities. Through the activities that have been carried out, the Belonsat village community has gained knowledge and skills regarding the use of butterfly pea flowers as a basic ingredient for herbal teas and natural food coloring.
MENGAJARKAN ANAK MEMBACA DENGAN PERMAINAN Debora Korining Tyas; Yudita Susanti; Evi Fitrianingrum; Sri Astuti
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i1.2343

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan proses pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan melalui permainan sehingga dapat meningkatkan hasil keterampilan membaca siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IA, IB, dan IC SD Negeri 7 Sintang yang berjumlah 99 siswa. Metode kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menggunakan metode ceramah, pelatihan dan simulasi. Penilaian capaian PKM ini menggunakan instrumen, berupa soal pretest dan post test yang dibagikan sebelum dan sesudah kegiatan. Pencapaian PkM pelatihan membaca ini berdampak pada motivasi belajar, yang dilihat dari peningkatan hasil belajar peserta didik, baik dalam proses pembelajaran. Hal ini terbukti dari hasil pelatihan para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan PkM dan mau terlibat langsung dalam kegiatan membaca dengan permainan. Selain itu pihak sekolah juga memandang positif dan sangat bermanfaat, bahkan kegiatan seperti ini dapat terus diupayakan di masa yang akan datang. Para peserta tidak hanya terbatas oleh siswa  tetapi guru-guru lain juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kata Kunci: Mengajar Anak, Membaca, dan Permainan
PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI PEWARNA ALAMI BENANG PADA KELOMPOK MASYARAKAT DI DESA BLONSAT Hendrikus Julung; Markus Iyus Supiandi; Yuniarti Essy Utami
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i1.2367

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat sudah mulai ditinggalkan karena begitu banyak munculnya pewarna sintetik yang mudah diperoleh dan mudah digunakan. Padahal pemakaian pewarna sintetik bisa menimbulkan dampak negatif bagi tubuh akibat pemakaiannya yang berlebihan. Selain itu pengetahuan masyakat terhadap pewarna alami sudah semakin sedikit sehingga dapat dapat mengancam hilangnya pengetahuan dan kearifan lokal terhadap penggunaan tanaman sebagai pewarna alami. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalam memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat tenatang berbagai tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan betapa pentingnya menjaga kearifan lokal yang berkaitan teknik pewarna alami dari tumbuhan dan meberikan keterampilan kepada masyarakat bagaimana menracik dan mengolah pewarna alami dari tumbuhan. Hasil PKM didapat 8 tanaman yang bisa dimafaatkan sebagai pewarna alami benang/ kain. Cara pengolahannya yaitu dengan cara direbus, di tumbuk dan di parut. Warna yang dihasilkannya sebagai berikut, pinang menghasulkan warna coklat, bunga pacar air menghasilkan warna jingga, sirih menghasilkan warna coklat muda, kunyit menghasilkan warna orange, jengkol menghasilkan warna coklat, kemunting menghasilkan warna ungu, nangka kuning dan coklkat serta ngkeleban menghasilkan warna hitam dan coklat muda.Kata Kunci: Tumbuhan, Pewarna alami, Desa Belonsat.
PENGEMBANGAN MINAT WIRAUSAHA UNTUK SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KELAM PERMAI Emilia Dewiwati Pelipa; Anna Marganingsih; Mardawani Mardawani
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i1.2731

Abstract

Wirausahawan adalah seseorang yang dapat mengembangkan produk atau ide-ide baru dan dapat membangun bisnis dengan konsep-konsep yang baru. Dalam hal ini seorang wirausahawan dituntut untuk kreatif dan memiliki kemampuan untuk melihat peluang atau pola-pola yang berlaku di masyarakat. Dalam kegiatan pengabdian Masyarakat ini tim ingin memberikan motivasi berwirausaha kepada para siswa Sekolah Menengah Atas, agar siswa mempunyai pengetahuan awal tentang pentingnya mengenal wirausaha sejak masih di bangku sekolah. Sasaran program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah generasi muda terutama para pelajar Sekolah Menengah Atas dimana masa remaja perlu belajar berwirausaha sehingga setelah menamatkan sekolah para siswa diharapkan dapat mengembangkan usaha baru, bahkan membuka lapangan kerja baru bagi orang lain.Kata Kunci: Wirausaha, siswa, kreatif
UPAYA PENCEGAHAN TIGA DOSA BESAR PENDIDIKAN MELALUI SOSIALISASI PADA ANAK SEKOLAH DASAR Kurniati, Agusta; Oktaviani, Ursula Dwi; Warkintin, Warkintin
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v3i1.3483

Abstract

Sekolah merupakan tempat dan lingkungan serta rumah kedua bagi peserta didik karena mereka lebih banyak memiliki waktu yang dihabiskan di sekolah daripada di rumah. Namun, tidak kecil kemungkinan sekolah juga menjadi tempat yang kurang aman untuk peserta didik karena adanya tiga dosa besar dalam Pendidikan seperti Perundungan, Intoleransi dan Kekerasan Seksual. Dunia pendidikan Indonesia mengalami tantangan besar dengan adanya tiga dosa besar yaitu Intoleransi, kekerasan seksual dan perundungan adalah hal yang harus dicegah dan dihilangkan dari lembaga pendidikan. Selain mempengaruhi fisik, tiga dosa besar pendidikan juga akan mempengaruhi psikologi dan mempengaruhi perkembangan anak. Sosialisasi program kerja dalam mengikuti kampus mengajar 6 membahas mengenai bagaimana pengaruh Tiga Dosa Besar Pendidikan khususnya di SD Negeri 10 Nanga Sungai yang dimana tentunya tindakan kekerasannya akan sangat berpengaruh di dunia Pendidikan dan berdampak besar bagi masa depan Pendidikan. Dalam pelaksanaan sosialisasi kami menggunakan media video edukasi dari lembaga kemendikbudristek. Adapun tujuan dari dilaksanakannya sosialisasi tiga dosa besar adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai tiga dosa besar dunia pendidikan agar para peserta didik dapat menghindari dan mencegah terjadinya tiga dosa besar pendidikan khususnya di sekolah penugasan SD Negeri 10 Nanga Sungai, Desa Saujung Giling Manik, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.Kata Kunci: Sosialisasi, Pencegahan, Tiga Dosa Besar, Dunia Pendidikan, Sekolah Dasar.
Perwujudan Masyarakat Desa Lengkong Nyadom Kecamatan Ella Hilir Yang Higienis Dan Saniter Melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Karmila, Sinta; Gandasari, Adriana; Seran, Eliana Yunitha
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2626

Abstract

Salah satu sasaran Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ada Desa Lengkong Nyadom Kecamatan Ella Hilir dengan jumlah 111 Rumah Tangga yang belum memiliki jamban sehat. Sehingga menjadi fokus dalam Pelaksanaan Program ini. Kerjasama antar pemerintah Desa dan Warga yang belum memiliki akses jamban sehat sangat diperlukan agar tercapai tujuan yang maksimal.untuk mengetahui bagaimana upaya pencegahan stunting dan penyakit berbasis lingkungan terutama , demam berdarah dan penyakit lainnya kepada mitra dan masyarakat, meningkatkan akses sanitasi serta meningkatkan kemampuan masyarakat menerapkan sarana sanitasi yang layak. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat merupakan pendekatan yang sangat penting untuk merubah perilaku manusia untuk Hidup yang bersih dan sehat guna keberlangsungan hidup kita