cover
Contact Name
Thomas Joni Verawanto Aristo
Contact Email
abdimasperkhasa@gmail.com
Phone
+6285245229150
Journal Mail Official
abdimasperkhasa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Sengkuang KM. 4,KotakPos 126 Telp. (0565) 2025366,Sintang Kalimantan Barat.
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29631661     DOI : https://doi.org/10.31932/jppm.v1i2
Core Subject : Education,
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat adalah jurnal untuk publikasi artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. JPPM terbit dua kali dalam setahun, yaitu April dan November.
Articles 65 Documents
PEMBERIAN PELAJARAN TAMBAHAN UNTUK MENGEJAR KETERTINGGALAN SISWA AKIBAT COVID-19 DI DAERAH PERBATASAN INDONESIA MALAYSIA Afdal, Afdal; Tunru, Andi Alif; Luther, Dolyansen; Hendro, Hendro; Nugroho, Tri Cahyo; Muhdar, Andi
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2526

Abstract

COVID-19telah berdampak pada dunia pendidikan, termasuk di Kabupaten Malinau khususnya di SDN 002 Bahau Hulu, SDN 002 Kayan Hulu dan SDN 004 Pujungan. Kurang lebih dua tahun lamanya tertinggal pelajaran karena tidak ke sekolah siswa, sehingga kami melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelajaran tambahan pada siswa yang terkena dampak Covid-19. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelajaran tambahan bagi siswa serta siswa dapat beraktivitas kembali seperti biasa sehingga pembinaan karakter kepada siswa dapat dikembangkan kembali. Karena mengintegrasikan karakter siswa dengan cara berani sangatlah sulit untuk diwujudkan. Metode yang digunakan adalah bimbingan langsung ke siswa dengan menerapkan metode berupa permainan dan pengganti peran. Kegiatan ini kami lakukan setiap sepulang sekolah dengan melihat kondisi siswa. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah dengan melalui pelajaran tambahan maka siswa yang tadinya tidak bisa membaca akhirnya bisa membaca. Siswa yang tadinya tidak lancer berhitung akhirnya sudah mampu berhitung. Siswa yang tadinya tidak memahami materi pelajaran dalam sebuah wacana akhirnya dapat memahaminya. K ata Kunci : Daerah perbatasan, Ketertinggalan, Pelajaran tambahan.
SOSIALISASI PENTINGNYA PEMBELAJARAN ETIKA UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SDN 024 SAMARINDA UTARA Afdal, Afdal; Mayasari, Renni; Steven, Andi; Balan, Viktor
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v3i1.3341

Abstract

Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk menggambarkan pentingnya pembelajaran etika untuk membentuk karakter sopan santun siswa SDN 024 Samarinda Utara.peserta pada sosialisasi ini adalah guru, kepala Sekolah, orang tua siswa dan siswa itu sendiri. Kegiatan ini dilakukan dengan melalui forum diskusi dan tanya jawab.Hasil menunjukan bahwa pembentukan karakter dan etika siswa sangatlah penting ditanamkan sejak dini, peran wali kelas dan orang tua juga sangat berpengaruh penting dalam maksimalkan pembentukan karakter dan etika siswa. Hal ini didukung dari hasil diskusi dan wawancara besama guru yang mengungkapkan bahwa perlu diingat pembentukan karakter dan etika siswa tidak dapat berkembang jika hanya di sekolah saja aka tetapi keluarga juga harus mengambil peran mengembangkan karakter anak, keluarga merupakan faktor penting dalam membentuk karakter siswa. kami memandang bahwa pendidikan karakter dan etika sangatlah berpengaruh penting atas prestasi siswa, dengan menyalurkan setiap nilai-nilai pendidikan karakter dan etika dalam proses pembelajaran siswa dengan perlahan akan memahami tentang pentingnya etika dalam kehidupan. Kata Kunci : Karakter Siswa, Pembelajaran Etika, Sosialisasi
DIGITALISASI PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP Eka Tuah, Yayan Adrianova; Ege, Benediktus; Bustami, Yakobus; Huda, Fatkhan Amirul; Anyan, Anyan
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2959

Abstract

Salah satu cara peningkatan kualitas pembelajaran di kelas yaitu meningkatkan kompetensi guru. salah satu kompetensi guru yang pelu ditingkatkan berkaitan dengan pembelajaran di kelas yaitu menciptakan pembelajaran menggunakan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Kurangnya kemampuan Guru SMP di Kecamatan Semitau Kapuas Hulu dalam menggunakan media pembelajaran, membuat guru perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat media pembelajaran IPA. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam membuat media pembelajaran interaktif berbasis HTML 5 dengan Articulate Storyline, pelatihan diikuti oleh 25 orang guru dari dua sekolah yang ada di kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, yakni SMPN 1 Semitau dan SMPN 2 Semitau, kegiatan di laksanakan di laboratorium komputer SMPN 1 Semitau. Hasil pengabdian didapatkan skor rata-rata prates peserta adalah 60,68 dan postest sebesar 90,54 dari hasil tersebut guru dapat disimpulkan bahwa guru dapat menhgikuti dan memahami tentang materi yang di dampaikan narasumber. Diharapkan hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu guru – guru SMP dapat mengembangkan media pembelajaran interaktif yang dapat dipakai pada pembelajaran di kelas.
PELATIHAN PENGOLAHAN MAKANAN HASIL KEBUN GIZI ATAU BAHAN LOKAL DI TANJUNG HULU Oktaviani, Katarina Jeanne; Wedyawati, Nelly; Mandala, Fransiskus Tatik Naga Surya
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v3i1.3460

Abstract

Abstrak: Desa Tanjung Hulu, Kecamatan Sepauk merupakan desa bimbingan Betang Pelita (BETTA)-mitra Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam menangani kasus stunting dan nutrisi anak. Namun masih ditemukan 3 anak yang mengalami BGM dan 4 orang berat badan kurang.. Tujuan kegiatan ini adalah memampukan orang tua balita, kader, tenaga kesehatan dan  mitra lainnya untuk memiliki pengetahuan dari pengolahan makanan menu bahan lokal dari hasil kebun gizi di Desa Tanjung Hulu sebagai penunjang keberlanjutan program PMBA dan kebun gizi. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi dengan contoh dan praktik langsung. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada Jumat, 28 November 2023 di Polindes Desa Tanjung Hulu dengan jumlah peserta 26 orang yang terdiri 19 dari orang tua balita dan 7 orang kader. Berdasarkan kuesioner pre test da post test yang diberikan kepada 26 orang peserta terlihat mengalami peningkatan pengetahuan setelah pemberian materi dan praktik langsung dengan nilai rata-rata diawal yaitu 84  menjadi 95. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan serta pemahaman peserta secara menyakinkan. Hal ini dibuktikan dengan pre test dan post test memiliki pengaruh positif yang signifikan dibuktikan dengan p value yang lebih kecil dari 0.05. Pengetahuan yang meningkat dapat mendukung peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah makanan untuk menunjang variasi pengolahan makanan bagi anak.Kata Kunci: Pelatihan, Masak, Gizi, Bahan Lokal
SOSIALISASI DAN SIMULASI KEBENCANAAN BANJIR DESA TEMIANG KAPUAS KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG Ningsih, Arty Supra; Wedyawati, Nelly; Rita, Rita
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2600

Abstract

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Hal ini menunjukkan perlu adanya pengetahuan tentang bencana dan pengurangan risiko bencana sejak dini pada anak dan masyarakat untuk dapat memberikan pemahaman dan pengarahan langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadinya suatu ancaman bencana yang ada disekitar mereka. Berdasar analisis situasi dan permasalahan mitra tersebut maka diperlukan masyarakat yang harus siap menghadapi suatu bencana, mengantisipasi bencana dan beradaptasi dengan bencana, di kenal sebagai upaya mitigasi bencana. Solusi yang ditawarkan adalah kegiatan sosialisasi tanggap bencana kepada anak untuk mengedukasi mitigasi bencana di lokasi mitra yaitu di Desa Temiang Kapuas. Peningkatan pengetahuan tanggap terhadap kesiapsiagaan bencana dapat dilakukan melalui sosialisasi dengan tujuan untuk mengedukasi. Hasil dari kegiatan ini yakni pengetahuan peserta (masyarakat dan anak-anak) yang mengikuti sosialisasi memliki pengetahuan yang baik dalam hal mitigasi bencana, terutama bencana banjir.
IMPLEMENTASI MARKET DAY UNTUK MENINGKATKAN NUMERASI DAN KEMANDIRIAN SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI KM6 Septi Sami, Damiana Theresia; Purnomo, Sapto
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v3i1.3217

Abstract

: Program kampus mengajar yang menjadi salah satu inisiatif terkemuka dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di negeri ini telah memberikan kontribusi yang luar biasa. Dalam kampus mengajar angkatan 6 ini menawarkan kesempatan untuk menerapkan inovasi pendidikan khususnya melalui implementasi Market Day. Dari sini rumusan masalahnya adalah (1) Bagaimana program Market Day diimplementasikan dalam program kampus mengajar? (2) Bagaimana meningkatkan keterampilan numerasi dan kemandirian siswa melalui Market Day? Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan pelaksanaan Market Day di kelas dalam program kampus mengajar (2) Mendeskripsikan peningkatan kemandirian siswa melalui Market Day. Metode yang digunakan dalam program Market Day ini yaitu pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Market Day sebagai salah satu program di Sekolah  Dasar  dapat  efektif  dalam  menanamkan  karakter  jiwa  dan  mental  wirausaha  pada  siswa. Melalui  kegiatan  jual  beli  dalam  Market  Day,  siswa  dapat  mengembangkan  beberapa  karakteristik wirausaha yang penting. Kegiatan Market Day dapat membangun karakter kewirausahaan kepada peserta didik diantaranya kreatif, inovatif, dan berorientasi pada masa depan, berani mengambil resiko, percaya diri, bertanggung jawab dan peduli, serta pandai mengelola keuangan. Karakter kewirausahaan ini dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang memotivasi minat peserta didik untuk menjadi seorang wirausahawan.
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEBAGAI BAGIAN DARI P5 DI SMP NEGERI 2 SATU ATAP SEBERUANG Meo, Ferdinanda Itu; Elisa, Henry; Dharma, Yokie Prasetya; NS, Eka Marselina; Supriata, Angga
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.3011

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan komponen integral dalam Penerapan Kurikulum Merdeka (IKM). P5 bertujuan untuk menghasilkan peserta didik yang memiliki nilai-nilai Pancasila, antara lain ketuhanan, keberagaman global, gotong royong, kemandirian, berpikir kritis, dan kreatif. Kreativitas, salah satu elemen kunci P5, dipupuk melalui media pembelajaran yang menarik dan efektif. Pemanfaatan media tersebut tidak hanya memudahkan pemahaman siswa terhadap materi akademik tetapi juga berfungsi sebagai katalis kreativitas mereka. Peningkatan pengalaman belajar kreatif siswa melalui media pembelajaran yang menawan memerlukan dorongan dan dukungan yang kuat dari orang tua, guru, dan lingkungan belajar. Fasilitas pembelajaran yang memadai berperan penting dalam membentuk kreativitas siswa, karena penyediaan sumber daya orang tua untuk pengembangan bakat dan peran guru sebagai fasilitator dan mentor sangat penting. Kolaborasi dukungan orang tua dan guru dalam meningkatkan kreativitas siswa melalui media pembelajaran yang menarik menawarkan solusi efektif dalam konteks pendidikan ini. Melibatkan media pembelajaran tidak hanya memikat siswa tetapi juga melibatkan mereka dalam proses pembelajaran, memberikan umpan balik positif kepada guru. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kreativitas siswa, memberikan pemahaman, dan memotivasi minat belajar di SMP Negeri 2 Satu Atap Seberuang.
KEARIFAN LOKAL PEMANFAATAN GAMBIR DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT DESA SELUAN Supraningsih, Arty; Maria, Anggela; Hendra, Laurensius; Gandasari, Adriana
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v3i1.3443

Abstract

Pengobatan tradisional merupakan bagian indigenous knowledge dari nilai budaya yang harus direstarikan. Desa Seluan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat merupakan salah satu desa yang memanfaatkan tanaman Gambir (Uncaria gambir Roxb) atau disebut daun Gamih oleh masyarakat tersebut sebagai tanaman obat yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit cacar air (Varicella). Penelusuran dilakukan untuk menggali cara masyarakat Desa Seluan menggunakan Gambir sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit kulit cacar air melalui penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui studi literatur, wawancara semi terstruktur dan cacatan lapangan. Studi literatur dilakukan untuk memperoleh data tentang penyakit kulit cacar air dan kandungan tanaman Gambir serta nilai kearifan lokal pengobatan tradisional. Wawancara semi terstruktur dilakukan terhadap narasumber yaitu orang yang menderita penyakit dan orang yang mengobati penyakit kulit cacar air menggunakan tanaman Gambir. Catatan lapangan dilakukan berkaitan dengan alat dan bahan yang digunakan, proses pengolahan dan proses pengobatan. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling. Hasil penelusuran dalam penelitian menunjukan bahwa tanaman gambir dapat menyembuhkan penyakit kulit cacar air (Varicella) dan memberikan peluang baru tanaman Gambir sebagai tanaman obat tradional yang dapat diteliti lebih lanjut.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SDN 10 KENERAK MELALUI KAMPUS MENGAJAR Rahman, Tri Wanda; Perdana, Hendra
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2616

Abstract

Campus teaching is a program from the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology which provides opportunities for students to study off campus for one semester. Through the Teaching Campus program, students have activities that are their responsibility in helping learning activities at school. In this program, students partner with teachers at SDN 10 Kenerak, Semitau District, Kapuas Hulu Regency, West Kalimantan Province. The main task of this teaching campus program is to assist teachers in carrying out learning in schools, in particular to improve literacy and numeracy, increase student creativity and help students adapt to technology. The Teaching Campus Program by sending students as school change agents has helped the implementation of teaching and learning activities.
PENGOLAHAN RECYCLE PAPER MENJADI KERAJINAN TANGAN PAPIER MACHE CLAY SEBAGAI MEDIA PENUNJANG PEMBELAJARAN SBDP DI SEKOLAH DASAR NEGERI 6 NANGA NUAK KECAMATAN ELLA HILIR KABUPATEN MELAWI Seran, Eliana Yunitha; Awang, Imanuel Sairo; Pelipa, Emilia Dewiwati; Marganingsih, Anna
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Edisi April
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v3i1.3151

Abstract

AbstrakBerbahan dasar lempung kertas (paper clay) adalah bahan untuk karya ukir yang murah dan praktis, dibuat dari kerta, lem, dan air. Lempung kertas dapat menggantikan bubur kertas lembaran (paper mache) untuk mendapatkan hasil yang lebih halus dan realistis. Hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk membuat lempung kertas. Lempung kertas ini juga akan mengering di udara menjadi permukaan keras tertentu yang kemudian bisa warnai oleh siswa sesuai dengan keinginannya. Pada proses pembelajaran SBDP di Sekolah Dasar dalam rentang usia siswa yang akan diberikan pelatihan tentang pembuatan papier mache clay ini adalah siswa kelas tinggi sesuai dengan tujuan dari komptensi inti 3 (Pengetahuan) yaitu mengetahui karya seni rupa teknik tempel dan kompetensi 4 (keterampilan) yaitu membuat karya kolase, montase, aplikasi dan mozaik. Kegiatan PKm dilaksanakan pada siswa Sekolah Dasar Negeri 4 Nanga Nuak Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi.Adapun hasil dari kegiatan PKm ini adalah untuk 1) meningkatnya keterampilan guru, siswa dan mahasiswa dalam pengolahan recycle paper sebagai bahan dasar pembuatan prakarya dalam muatan SBDP di Sekolah Dasar Negeri 4 Nanga Nuak Kecamatan Ela Hilir Kabupaten Melawi, 2) meningkatnya  keterampilan dan inovasi guru, siswa dan mahasiswa pembuatan papier mache clay sebagai bahan dasar pembuatan prakarya dalam muatan SBDP di Sekolah Dasar Negeri 4 Nanga Nuak Kecamatan Ela Hilir Kabupaten Melawi AbstractBased on paper clay, is a cheap and practical material for carving works, made from paper, glue, and water. Paper clay can replace paper mache to get smoother and more realistic results. It only takes about five minutes to make paper clay. This paper clay will also dry in the air to become a certain hard surface which students can then color according to their wishes. In the SBDP learning process at Elementary Schools, the age range of students who will be given training on making papier mache clay is high-class students by the objectives of core competency 3 (Knowledge), namely knowing fine artworks, pasting techniques, and competency 4 (skills), namely making collage, montage, appliqué, and mosaic works. PKm activities were carried out for students at Nanga Nuak 4 Elementary School, Ella Hilir District, Melawi Regency.The results of this PKm activity are to 1) increase the skills of teachers, pupils and students in processing recycled paper as a basic material for making crafts in SBDP content at Nanga Nuak 4 Elementary School, Ela Hilir District, Melawi Regency, 2) increase teacher skills and innovation, pupils and students make papier mache clay as a basic material for making crafts in SBDP content at Nanga Nuak 4 Elementary School, Ela Hilir District, Melawi Regency