cover
Contact Name
Ira Cinta Lestari
Contact Email
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Phone
+628196029417
Journal Mail Official
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Editorial Address
Jalan STM No. 77, Medan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia 20146
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
ISSN : 14119986     EISSN : 26142996     DOI : https://doi.org/10.30743/ibnusina
Core Subject : Humanities, Health,
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan dalam bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu perilaku dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Terbitan pertama adalah bulan Januari 2020. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan menerima naskah dengan topik bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, ilmu perilaku, dan topik lainnya yang relevan.
Articles 194 Documents
KARAKTERISTIK PASIEN TONSILEKTOMI DI RSUD WALED CIREBON PERIODE TAHUN 2022 – 2023 Wardoyo, Fatima Andwidatu; Bakrie, Edy Riyanto; Purnamasari, Febryanti
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.727

Abstract

Tonsilitis kronis secara umum diartikan sebagai infeksi atau inflamasi pada tonsil palatina yang menetap. Pembesaran tonsil dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang dapat menjadi indikasi dilakukannya operasi tonsilektomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik pasien tonsilektomi di RSUD Waled Cirebon periode tahun 2022-2023. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif retrospektif dengan 100 sampel. Peneliti menggunakan data sekunder dengan analisa univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi karakteristik pasien tonsilektomi di RSUD Waled Cirebon tahun 2022-2023. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik pasien tonsilektomi di RSUD Waled Cirebon tahun 2022-2023 paling banyak terjadi pada usia dewasa (18-59 tahun) sebanyak 41 orang (41,0%). Berdasarkan jenis kelamin paling banyak terjadi pada perempuan yaitu sebanyak 56 orang (56%), dengan keluhan utama nyeri menelan sebanyak 52 orang (52%), mengalami pembesaran ukuran pembesaran tonsil T3-T3 sebanyak 54 orang (54%), dan menjalani tindakan operasi tonsilektomi dengan indikasi relatif sebanyak 87 orang (87%). Karakteristik pasien tonsilektomi di RSUD Waled Cirebon periode tahun 2022-2023 yaitu berusia dewasa, jenis kelamin paling banyak pada perempuan, keluhan utama yang terbanyak yaitu nyeri menelan, mengalami pembesaran ukuran tonsil T3-T3, dan menjalani tonsilektomi berdasarkan indikasi relatif yaitu keluhan yang berulang.
MANAJEMEN PASIEN SUPRAVENTRIKULAR TAKIKARDI DENGAN ABERAN Febryani, Ergina Rahmawati; Agustiawan, Irwan; Agustiawan
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.786

Abstract

Supraventrikular takikardia (SVT) merupakan penyebab umum rawat inap dan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman serta tekanan yang signifikan pada pasien. Laporan kasus ini menjelaskan seorang laki-laki berusia 59 tahun dengan keluhan sesak napas, keringat dingin dan nyeri dada. Pemeriksaan EKG didapatkan SVT. Laporan kasus kami membahas mengenai pasien yang datang dengan sesak nafas dan didiagnosis dengan supraventrikular takikardi aberans. Adapun tatalaksana yang dilakukan adalah pemberian amiodaron. Pasien tidak mengalami perbaikan setelah pemberian antiaritmia, kemudian pasien mengalami perbaikan setelah menjalani kardioversi. Kondisi hemodinamik pasien stabil satu hari post kardioversi dan pasien dapat dipindahkan ke bangsal jantung. Hal ini menunjukkan pentingnya kardioversi pada pasien yang tidak berespon terhadap pemberian antiaritmia.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SARCOPTES SCABIEI VAR. HOMINIS Nursatwika, Marcella Abellia; Afriandi, Dian; Kurniawan, Budi; Aulia
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.802

Abstract

Sarcoptes scabiei var. hominis merupakan tungau yang dapat mengakibatkan sebuah penyakit kulit yang disebut dengan skabies (kudis), kejadian skabies banyak ditemukan di sebuah negara berkembang. Skabies dapat ditemukan pada seseorang yang memiliki personal hygiene yang tidak baik serta sanitasi lingkungan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian infeksi Sarcoptes scabiei var. hominis.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Random sampling dan di dapatkan sebanyak 66 responden. Hasil uji chi-square terhadap penelitian ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara kebersihan kulit (p=0,004), kebersihan tangan dan kuku (p=0,040), kebersihan genitalia (p=0,013), kebersihan pakaian (p=0,021), kebersihan handuk (p=0,000), kebersihan tempat tidur dan seprai (p=0,000), serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas air (p=0,323), kelembaban (p=0,053), ventilasi (p=0,323), pencahayaan (p=0,966) dan kepadatan hunian (p=0,053). Kesimpulan pada penelitian ini bahwasannya terdapat hubungan antara personal hygiene dengan kejadian infeksi Sarcoptes Scabiei var. hominis dan tidak terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian infeksi Sarcoptes Scabiei var. hominis.
ANALISIS RISIKO PEKERJAAN PENAMBALAN GIGI PADA DOKTER GIGI PRAKTIK MANDIRI DI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2023 Aritonang, Silvia; Devi Ansela, Rasninta; Ariani, Peny; Ginting, Selamat
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.813

Abstract

Setiap pekerjaan mengandung risiko bahaya saat seseorang melakukan tugasnya. Bahaya di tempat kerja menyebabkan penyakit atau kecelakaan di tempat kerja. Dokter gigi rentan dan memiliki potensi masalah kesehatan akibat pekerjaan, seperti yang disebabkan oleh paparan terhadap agen penyebab infeksi, radiasi, kebisingan, gangguan muskuloskeletal, masalah psikologis, dermatis, gangguan pernapasan dan percikan bahan gigi pada mata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko pekerjaan penambalan gigi di praktik mandiri dokter gigi di Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain cross-sectional. Dilakukan selama bulan Desember 2022 sampai Maret 2023. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 dokter gigi di Kabupaten Deli Serdang. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang telah divalidasi serta observasi langsung pada praktik dokter gigi. Analisis data dilakukan melalui tahapan editing, coding, dan cleaning menggunakan pendekatan Job Safety Analysis (JSA). Hasil menunjukkan terdapat delapan potensi bahaya utama seperti pencahayaan tidak memadai, paparan agen biologis, dan kebisingan alat. Dari analisis JSA, ditemukan dua kategori risiko rendah, satu kategori risiko sedang, delapan kategori risiko tinggi, dan satu kategori risiko sangat tinggi. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan langkah mitigasi seperti pelatihan keselamatan kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk mengurangi dampak risiko tersebut.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA UNIT SPRAYING DI PT PAJ TAHUN 2023: ANALYSIS OF FACTORS ASSOCIATED WITH COMPLIANCE WITH THE USE OF APD IN SPRAYING UNIT WORKERS AT PT PAJ IN 2023 Simanjuntak, Ramayanti Boru; Tarigan, Ratna Sari Putri Br; Purba, Tety Junita; Sembiring, Alprindo
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.814

Abstract

Penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan langkah penting dalam mencegah risiko kecelakaan kerja, terutama di sektor konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD pada pekerja Unit Spraying di PT PAJ. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 73 pekerja yang diambil secara total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk analisis bivariat dan regresi logistik untuk analisis multivariat. Hasil menunjukkan bahwa faktor masa kerja (PR = 13,471; p<0,001), pengetahuan (PR = 6,711; p=0,008), sikap (PR = 4,676; p=0,041), dan dorongan pimpinan (PR = 7,205; p=0,005) memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan APD. Sebaliknya, faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, ketersediaan APD, dan dorongan rekan kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan. Masa kerja adalah faktor dominan yang memengaruhi kepatuhan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan, peningkatan ketersediaan APD, dan optimalisasi peran pimpinan untuk meningkatkan kepatuhan pekerja terhadap penggunaan APD.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KEJADIAN HEPATITIS B PADA TENAGA KESEHATAN DI RS GRANDMED LUBUK PAKAM: ANALYSIS OF FACTORS THAT CAUSE THE INCIDENT OF HEPATITIS B IN HEALTH PERSONNEL AT GRANDMED LUBUK PAKAM HOSPITAL Lubis, Siska Anggreni; Sembiring, Pintata; Fahdi, Firdaus; Sari, Nur Mala
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.815

Abstract

Hepatitis B adalah salah satu risiko infeksi utama bagi tenaga kesehatan akibat paparan darah dan cairan tubuh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status vaksinasi, penggunaan alat pelindung diri (APD), dan riwayat cedera jarum suntik terhadap kejadian hepatitis B di RS Grandmed Lubuk Pakam. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 68 tenaga kesehatan melalui teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status vaksinasi hepatitis B memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hepatitis B (p=0,005; OR=18,048). Penggunaan APD secara konsisten juga berpengaruh signifikan dalam menurunkan risiko infeksi (p=0,008; OR=0,064). Selain itu, riwayat cedera jarum suntik meningkatkan risiko infeksi hepatitis B secara signifikan (p=0,019; OR=10,867). Tenaga kesehatan yang tidak divaksinasi, tidak menggunakan APD, atau memiliki riwayat cedera jarum suntik memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi hepatitis B. Penelitian ini menegaskan pentingnya vaksinasi hepatitis B sebagai intervensi prioritas untuk melindungi tenaga kesehatan dari risiko infeksi. Selain itu, kepatuhan dalam penggunaan APD dan penerapan protokol pencegahan cedera jarum suntik harus menjadi bagian integral dalam sistem kesehatan nasional. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat mendorong kebijakan kesehatan lokal maupun nasional untuk meningkatkan cakupan vaksinasi hepatitis B, memperkuat pengawasan penggunaan APD, serta memastikan ketersediaan alat keselamatan medis di fasilitas kesehatan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI TERHADAP VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN DI MA TAHFIDZ ROKAN HULU: THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF FEMALE STUDENTS TOWARDS VULVAR HYGIENE WITH THE INCIDENCE OF VAGINAL DISCHARGE AT MA TAHFIDZ ROKAN HULU Syaiful, Deni; Kurniawan, Budi; Lukito, Alamsyah; Afriandi, Dian
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.829

Abstract

Keputihan, atau dalam istilah medis dikenal sebagai fluor albus, merupakan keluarnya cairan dari vagina selain darah haid. Keputihan bukanlah suatu penyakit, melainkan salah satu tanda dan gejala gangguan pada organ reproduksi. Keputihan dapat dicegah dengan memiliki pengetahuan dan sikap yang baik serta benar dalam menjaga vulva hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap siswi terhadap vulva hygiene dengan kejadian keputihan di MA Tahfidz Rokan Hulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain cross-sectional study. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square atau uji alternatif Fisher’s exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47,8% siswi memiliki pengetahuan yang baik, 97,1% memiliki sikap yang baik terhadap vulva hygiene, dan 85,5% mengalami keputihan. Uji statistik antara pengetahuan dan kejadian keputihan menghasilkan nilai p-value = 1,000 (p > 0,05), sedangkan uji statistik antara sikap dan kejadian keputihan menghasilkan nilai p-value = 0,271 (p > 0,05). Dengan demikian, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan maupun sikap siswi terhadap vulva hygiene dengan kejadian keputihan.
PENGARUH DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor) TERHADAP PERTUMBUHAN TULANG PADA TIKUS YANG MENGALAMI FRAKTUR FEMUR: THE EFFECT OF RED SPINACH LEAVES (Amaranthus Tricolor) ON BONE GROWTH IN RATS WITH FEMUR FRACTURES Pane, Reybka Cindy Sitorus; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Syahrian, Muhammad Faridz
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.864

Abstract

Fraktur femur merupakan cedera traumatis serius yang memerlukan proses penyembuhan optimal. Penggunaan bahan-bahan alami dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam penyembuhan tulang. Salah satunya adalah daun bayam merah (Amaranthus tricolor) yang diketahui memiliki kandungan sejumlah senyawa bioaktif yang dapat mendukung regenerasi tulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak daun bayam merah terhadap jumlah osteoblast pada proses penyembuhan fraktur femur tikus galur Wistar. Penelitian eksperimental dengan desain post-test only control group ini menggunakan 12 tikus Wistar yang dibagi menjadi empat kelompok secara acak, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, kelompok perlakuan dosis rendah (35,5 mg/150g BB), dan kelompok dosis tinggi (70,8 mg/150g BB). Analisis data menggunakan One-way ANOVA dan uji Post-Hoc Tukey. Kelompok dosis tinggi ekstrak bayam merah (P2) menunjukkan jumlah osteoblast tertinggi (41,0 ± 6,24) dibandingkan kelompok lainnya, dengan perbedaan signifikan (p<0,05). Ekstrak etanol daun bayam merah terbukti signifikan meningkatkan jumlah osteoblast pada proses penyembuhan fraktur femur tikus, dengan dosis 70,8 mg/150g BB sebagai dosis paling efektif.
HUBUNGAN LAMA SCREEN TIME DAN JARAK PANDANG PENGGUNAAN GADGET DENGAN KEJADIAN DRY EYE SYNDROME PADA SISWI KELAS 11 SMA NEGERI 1 GOWA DAN PESANTREN SULTAN HASANUDDIN: THE RELATIONSHIP BETWEEN SCREEN TIME LENGTH AND VISIBILITY OF GADGET USE WITH THE INCIDENCE OF DRY EYE SYNDROME IN 11TH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 GOWA AND SULTAN HASANUDDIN ISLAMIC BOARDING SCHOOL Rimayanti, Ulfah; Ningsih, Irma Yusfah; Syuaib, Miswani Mukani; Darmawansyih; M, Dahlan
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.715

Abstract

Dry Eye Syndrome (DES) adalah penyakit multifaktorial pada permukaan mata yang ditandai dengan hilangnya homeostasis lapisan air mata, di mana salah satu penyebabnya karena penggunaan gadget yang berlebihan. Prevalensi DES di dunia berkisar antara 4,4% hingga 50%, sedangkan di Indonesia mencapai 27,5% pada kelompok usia 17-35 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama screen time dan jarak pandang penggunaan gadget dengan kejadian DES pada siswi kelas 11 SMA Negeri 1 Gowa dan Pesantren Sultan Hasanuddin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan cross-sectional, di mana subjek mengisi kuesioner Ocular Surface Disease Index (OSDI) dan daily log. Pemeriksaan objektif dilakukan dengan tes Schirmer untuk menilai tanda DES. Dari penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang lemah dan bermakna antara lama screen time dan tes Schirmer (r=0.358 dan P=0.000), dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara screen time dan kuesioner OSDI (r=0.155 dan P= 0.076), serta jarak pandang penggunaan gadget dan kejadian DES (r=0.135 dan P=0.123 untuk OSDI; r=0.154 dan P=0.077 untuk tes Schirmer). Semakin lama screen time, semakin tinggi angka kejadian DES. Tidak terdapat hubungan antara jarak pandang dengan kejadian DES pada subjek.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN PERILAKU SADARI DI SMAN 1 BATAHAN MANDAILING NATAL SUMATERA UTARA: THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND ATTITUDES OF ADOLESCENT GIRLS ABOUT BREAST CANCER WITH AWARENESS BEHAVIOR AT SMAN 1 BATAHAN MANDAILING NATAL NORTH SUMATERA Astuty, Dewi Yuni; Kurniawan, Budi; Aulia; Afriandi, Dian
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.828

Abstract

Kanker payudara merupakan tumor ganas yang tumbuh di jaringan payudara dan dapat menyebar ke seluruh tubuh. Kurangnya pemahaman mengenai kanker payudara di kalangan wanita usia subur, termasuk remaja putri, menjadi perhatian serius. Deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sangat penting, mengingat sekitar 85% kasus penyakit payudara pertama kali terdeteksi dengan metode ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja putri tentang kanker payudara dengan perilaku SADARI di SMAN 1 Batahan. Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 86 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 73,3% responden memiliki pengetahuan baik, 97,7% memiliki sikap positif, namun 97,7% tidak melakukan SADARI secara rutin. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku SADARI (p=0,069) maupun antara sikap dengan perilaku SADARI (p=0,954). Kesimpulannya, meskipun mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan yang baik dan sikap positif terhadap kanker payudara, hal tersebut tidak berpengaruh terhadap praktik SADARI. Diperlukan edukasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan praktik SADARI guna mendukung deteksi dini kanker payudara.