cover
Contact Name
Ira Cinta Lestari
Contact Email
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Phone
+628196029417
Journal Mail Official
jurnal.ibnusina@fk.uisu.ac.id
Editorial Address
Jalan STM No. 77, Medan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia 20146
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
ISSN : 14119986     EISSN : 26142996     DOI : https://doi.org/10.30743/ibnusina
Core Subject : Humanities, Health,
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan dalam bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan ilmu perilaku dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Terbitan pertama adalah bulan Januari 2020. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan menerima naskah dengan topik bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, ilmu perilaku, dan topik lainnya yang relevan.
Articles 194 Documents
KARAKTERISTIK PENGGUNA PRODUK TEMBAKAU HEAT-NOT-BURN BERDASARKAN NIAT DAN UPAYA UNTUK BERHENTI MEROKOK Nora Maulina; Muhammad Fadhlan La Tabari; Agustiawan; Rai Riska Resty Wasita; Andi Nasir
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.694

Abstract

Pendahuluan: Tembakau heat not burn (HnB) pada umumnya dipasarkan sebagai produk yang aman, meskipun isu tersebut masih kontroversial. Kami meneliti karakteristik dan persepsi pengguna tembakau HnB. Metode: Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan menyebar kuesioner menggunakan aplikasi google-form. Data penelitian ini kami sajikan dalam Tabel dan Grafik, dimana analisis univariat dilakukan untuk menilai persebaran karakteristik responden penelitian. Semua data penelitian yang kami masukkan bersifat anonim atau hanya menggunakan inisial nama. Hasil: Responden dalam penelitian ini didominasi usia 25-30 tahun (67,6%) dan sarjana / diploma (87,3%). Responden pada umumnya merokok lebih dari lima tahun dan baru menggunakan tembakau HnB dalam satu tahun terakhir. Adapun 70,4% responden beranggapan bahwa tembakau HnB aman dibandingkan rokok konvensional. Responden penelitian yang menggunakan tembakau HnB sebagai upaya berhenti merokok pada umumnya memiliki niat dan upaya untuk berhenti merokok. Hal ini ditunjukkan tingginya tingkat konversi dari menggunakan rokok konvensional menjadi menggunakan tembakau HnB. Kesimpulan: Mayoritas responden yang menggunakan tembakau HnB untuk kepentingan berhenti merokok pada umumnya memiliki niat dan usaha untuk berhenti merokok. Kami merekomendasikan cara lain yang dapat digunakan untuk berhenti merokok, seperti konseling dan menguatkan niat untuk menghindari lingkungan perokok. Hal ini mengingat produk HnB yang digunakan juga tetap menciptakan emisi berbahaya.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA DI DESA PARTIHAMAN SAROHA Pane, Putri Yunita; Pakpahan, Eka Lolita Eliyanti; Harahap, Ali Akbar
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.696

Abstract

Stunting adalah salah satu masalah gizi yang berkaitan dengan masa pertumbuhan anak. Stunting disebabkan oleh asupan gizi yang tidak mencukupi dalam waktu yang lama sehingga mengalami tinggi badan yang tidak sesuai (kerdil) dengan umurnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan karakteristik ibu dan pemberian makanan pendamping ASI terhadap kejadian stunting. Metode penelitian ini menggunakan metode cross sectional dalam melakukan wawancara, observasi, dan pengisian kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan aplikasi SPSS dengan uji α=5% chi-square dan populasi dalam penelitian ini adalah 59 ibu yang memiliki bayi di bawah usia dua tahun. Ukuran sampel adalah 59 ibu. Hasilnya, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara makanan pendamping ASI dengan kejadian stunting (p=0,005), hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian Stunting (p=0,167), hubungan antara pekerjaan ibu dengan kejadian stunting (p=0,948), usia ibu dan kejadian stunting (p=0,288).
PENGARUH EXTENDED-SPECTRUM BETA-LACTAMASE (ESBL) TERHADAP MORTALITAS PASIEN PNEUMONIA Raja Merlinda Veronica; Dani Rosdiana; Anwar Bet; Agustiawan
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.703

Abstract

Pendahuluan: Resistensi antimikroba merupakan krisis kesehatan global dalam beberapa tahun terakhir. Extended-spectrum beta-lactamase (ESBL) merupakan enzim yang diproduksi oleh bakteri yang mampu memghidrolisis golongan antibiotik beta laktam spektrum luas dan merupakan salah satu kelompok multi drug resitance (MDR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ESBL terhadap tingkat kematian pasien pasien pneumonia. Metode: Studi observasional dengan pendekatan kohort retrospektif menggunakan data rekam medis. Pengambilan sampel dilakukan dengan consecutive sampling. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji chi square, dimana perbedaan signifikan jika nilai p <0,05. Hasil: Pasien dalam penelitian didominasi oleh laki-laki (59,5%) dan mereka dengan kategori usia <60 tahun (94,0%). Penderita pneumonia infeksi ESBL yang meninggal dunia sebanyak 41 orang (48,8% dari 84 orang sampel dan 89,1% dari total ESBL positif). Patogen Gram negatif terbanyak adalah Acinetobacter sp (16,7%), Escherichia coli (15,5%), Pseudomonas aeruginosa (10,7%), Stenoptrophomonas maltophilia (4,8%), Burkhoideria (24%), sedangkan patogen Gram positif yang ditemukan adalah Staphilococcus aureus (2,4%) dan Staphilococcus haemoliticus (2,4%). Sebanyak 89,1% pasien ESBL mengalami kematian, sedangkan sisanya tidak. Odds ratio (OR) mortalitas selama perawatan pada pasien dengan ESBL adalah 22,9 dengan interval kepercayaan (IK) 95% (7,1-74,4). Kesimpulan: Paparan infeksi bakteri ESBL dikaitkan dengan tingkat kematian yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan perlunya strategi pencegahan dan manajemen pasien dengan baik.
RIWAYAT STATUS GIZI DAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI PUSKESMAS AMPLAS KOTA MEDAN Rahma, Dinda Saufia; Akbar, Surya; Mayang Sari Ayu; Susanti, Meri; Dewi Pangestuti
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.567

Abstract

Perkembangan kognitif berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan pada otak yang telah terjadi sangat pesat pada trimester ketiga kehamilan sampai usia 2 tahun. Kekurangan gizi sejak bayi hingga umur 2 tahun dapat mengakibatkan sel otak berkurang 15-20% yang mengakibatkan anak. Prevalensi kekurangan gizi di Propinsi Sumatera Utara sebesar 5,4%, sangat kurus 4,6% dan sangat pendek 13,2%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui riwayat status gizi dan kemampuan kognitif anak usia pra sekolah. Jenis penelitian yang dilakukan ialah deskriptif kuntitatif dengan desain kohort retropsektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia pra sekolah sedang mengikuti pendidikan formal anak usia dini. Teknik pengambilan sampel puposive sampling dengan besar sampel sebanyak 79 anak yang dihitung menggunakan rumus data proporsi. Hasil penelitian didapat anak usia pra sekolah berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dari perempuan. Anak usia pra sekolah yang mengikuti pendidikan formal usia dini berusia 6 tahun lebih banyak dari 5 tahun. Riwayat status gizi yang normal lebih banyak dari yang memiliki riwayat status gizi tidak normal. Kemampuan kognitif anak yang normal lebih banyak dari pada yang tidak normal. Diharapkan orang tua agar lebih memperhatikan pola asuh anaknya agar kebutuhan asupan gizi pada anak untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan kognitif pada anak.
INDEKS MASSA TUBUH DAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP OUTCOME PENGOBATAN TB PARU TCM POSITIF Risanti, Erika Diana; Syifa Ramadhani Susilo
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.695

Abstract

Angka keberhasilan pengobatan TB Paru di Indonesia masih di bawah target. Beberapa faktor yang melatarbelakangi angka keberhasilan pengobatan TB adalah IMT dan kebiasaan merokok. Rendahnya IMT dan kebiasaan merokok mempengaruhi proses imunitas seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara IMT dan kebiasaan merokok terhadap angka keberhasilan pengobatan TCM positif di RSUP Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan metode cross sectional. Subyek penelitian berjumlah 191 pasien TB paru TCM positif di RSUP Surakarta dengan teknik random sampling. Data sampel yang terkumpul dianalisis dengn uji statistik untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menggunakan analisis statistik dengan uji Chi-square menunjukkan hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh (ρ=0,001) dan kebiasaan merokok (ρ= 0,015) dengan angka keberhasilan pengobatan TB paru TCM positif di RSUP Surakarta. Hasil regresi logistik menunjukkan kebiasaan merokok (OR: 1,116, ρ=0,813) lebih berpengaruh terhadap angka keberhasilan pengobatan TB paru TCM positif di RSUP Surakarta. Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara IMT dan kebiasaan merokok dengan angka keberhasilan pengobatan TB Paru TCM positif di RSUP Surakarta.
DAUN KECOMBRANG (Etlingera elatior) SEBAGAI ANTIHPERGLIKEMI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Lutfiyah, Fifih; Sulaeman, Agus; Stiani, Sofi Nurmay
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.701

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik yang berlangsung lama yang menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Etlingera elatior, juga dikenal sebagai kecombrang, telah digunakan sejak lama dalam pengobatan tradisional. Itu menunjukkan potensi sebagai agen antihiperglikemik. Dengan menganalisis literatur yang luas, penelitian ini mengeksplorasi potensi. Etlingera elatior sebagai antihiperglikemik pada penderita diabetes mellitus. Dalam uji in vitro dan in vivo, ekstrak Etlingera elatior menunjukkan sifat antihiperglikemik yang signifikan. Mekanisme kerjanya termasuk mencegah enzim α-glukosidase dan α-amilase, meningkatkan sensitivitas insulin, dan aktivitas antioksidan yang melindungi sel pankreas dan organ lain dari stres oksidatif. Efek antidiabetes tanaman ini disebabkan oleh senyawa bioaktif seperti flavonoid dan fenolik. Etlingera elatior memiliki kemampuan untuk mencegah komplikasi diabetes seperti nefropati dan katarak selain menurunkan kadar glukosa darah. Sebagian besar penelitian dilakukan pada hewan model atau in vitro, meskipun hasilnya sangat menjanjikan. Akibatnya, penelitian tambahan diperlukan untuk mengetahui apakah Etlingera elatior aman dan efektif untuk digunakan pada manusia, serta untuk menentukan dosis terbaik dan jenis sediaan yang paling efektif untuk mengobati diabetes mellitus.
KESEHATAN MENTAL IBU MEMENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI: SCOPING REVIEW Samosir, Frans Judea; Pane, Putri Yunita; Zebua, Jelita Vince Cahaya; Manalu, Putranto; Dalimunthe, Selvia Yolanda
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.721

Abstract

Ibu pascapersalinan cenderung mengalami tekanan psikologis yang tinggi karena faktor hormonal, dukungan keluarga, menjalankan peran baru, sibuk merawat bayi, kelelahan, dan kondisi ekonomi. Akibatnya, dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif pada bayi. Penelitian ini berupaya untuk mengalisis dan merangkum gambaran kesehatan mental ibu baik positif maupun negatif yang memengaruhi pemberian ASI. Penelitian menggunakan metode scoping review. Penelusuran literatur dilakukan pada database Google Scholar, PubMed, SAGE, Semantic Scholar, dan Elsevier dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Artikel penelitian berjumlah 339 jurnal dan 12 diantaranya memenuhi kriteria inklusi. Dari 12 jurnal tersebut dikumpulkan informasi dari tahun terbit 2018-2024. Hasil penelitian ditemukan sejumlah penyebab yang terbukti adanya keterkaitan kesehatan mental pada pemberian ASI eksklusif, yaitu dukungan sosial dari suami dan keluarga serta tenaga kesehatan, kemampuan ibu dalam menyusui bayinya, motivasi yang didapatkan ibu dalam memberikan ASI eksklsuif, tingkat ekonomi yang sulit, riwayat gangguan mental ibu selama kehamilan, adanya pandemi COVID-19 yang terjadi di dunia, serta ibu yang bekerja. Kondisi kesehatan mental ibu selama menyusui, yaitu stres, kecemasan, postpartum blues, depresi postpartum, serta common mental disorders (CMD) memengaruhi pemberian ASI eksklusif pada bayi.
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT PEMULUNG DALAM PEMANFAATAN SAMPAH DOMESTIK UNTUK BAHAN BAKU PEMBUATAN ECO-ENZYM Tampubolon, Roy's Grace; Ginting, Rapael; Bastira, Johannes; Siagian, Masryna
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.722

Abstract

Proyek ini berfokus pada pengisian kertas survei pendayagunaan sampah organik terhadap eco-enzim dari bahan tak terpakai, biasanya dibuang sebagai sampah, menjadi pembersih lingkungan. Penelitian bertujuan menilai perilaku masyarakat terkait pendayagunaan sampah rumah tangga untuk produksi eco-enzim di tempat Pembuangan Akhir Kecamatan Marelan, Kota Medan. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability, penelitian ini ekspos beberapa wawasan tentang pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terkait penajaan sampah. Analitis responden, 34,8% mengindikasi pengetahuan yang cukup tentang pengolahan sampah, sementara 31,8% mengindikasi pengetahuan yang baik, dan 33,3% mengindikasi pengetahuan yang buruk. Analitis sikap, 37,9% mengindikasi sikap negatif terhadap pengelolaan sampah, dan hanya 27,3% yang mengindikasi sikap yang baik. Analitis tindakan, 43,9% responden tindakan cukup, provisional 28,8% mengindikasi tindakan yang baik, dan 27,3% memulai tindakan yang buruk. Temuan ini mengindikasikan bahwa masyarakat umum mengenal dampak buruk dari kongesti sampah, akan tetapi kurang menerima pengetahuan hal manfaat ekonomi dari daur ulang sampah. responden tidak memilah sampah secara efektif.
DETERMINAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS KALANGAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Manihuruk, Maychin Ayu; Pane, Putri Yunita
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.723

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang cukup serius dikalangan masyarakat. Penyakit ini terjadi karena pola hidup yang tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor perilaku (konsumsi alkohol, merokok, aktivitas fisik, dan konsumsi kopi). Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain case-control terhadap 32 pasien kasus dan 32 pasien control di Puskesmas Kalangan Kabupaten Tapanuli Tengah dengan menggunakan kuesioner untuk memenuhi data dari responden. Data yang diperoleh kemudian diuji dengan analisis univariat, bivariate, dan multivariat dengan uji Chi-Square. Dengan hasil penelitian ini data yang diperoleh dari 32 pasien kasus dan 32 pasien control (29 laki-laki dan 35 perempuan). Dari 64 responden diperoleh mengkonsumsi alkohol sebesar 26 orang 40,6% tidak mengkonsumsi alkohol 38 orang 59,4%,merokok 20 orang 31,3% tidak merokok 44 orang 68,8%, aktivitas fisik baik 21 orang 32,8% aktivitas tidak baik 43 orang 67,2%, dan konsumsi kopi 33 orang 51,6% tidak mengkonsumsi kopi 31 orang 48,4%. Dengan hasil yang diperoleh menggunakan uji Chi-Square dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Dengan kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang berarti antara gender dan aktivitas fisik dengan kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kalangan, Kabupaten Tapanuli Tengah.
HUBUNGAN PERILAKU 3M PLUS DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PLERED KABUPATEN CIREBON Nasywa, Naela Hidayatun; Yusuf, Ade; Nurhendriyana, Herry
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i1.725

Abstract

Virus dengue yang menyebabkan demam berdarah dengue (DBD) menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Perilaku masyarakat yang kurang baik dalam mencegah sarang nyamuk (PSN) diduga berhubungan dengan kejadian DBD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku 3M Plus dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Plered yang berada di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Juli 2024 dengan rancangan penelitian analitik observasional kasus kontrol. Sebanyak 40 kasus DBD dan 40 kontrol dipilih secara berurutan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, rekam medis, dan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan (P-value=0,002; OR = 4,421) antara kejadian DBD dengan perilaku 3M Plus. Perilaku penting yang dimaksud antara lain mengidentifikasi tempat penampungan air (TPA), membuang barang bekas, menggunakan obat nyamuk, dan tidak menggantung pakaian. Tindakan tertentu yang memiliki keterkaitan kuat antara lain menggunakan obat nyamuk, membuang barang bekas, menentukan tempat penampungan air (TPA), dan tidak menggantung pakaian di dalam ruangan. Di sisi lain, kegiatan seperti menutup rapat TPA, menggunakan larvasida, kelambu, memelihara ikan pemakan larvasida, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan mengatur ventilasi tidak menunjukkan keterkaitan yang signifikan. Diharapkan Puskesmas Plered akan meningkatkan edukasi masyarakat untuk pencegahan demam berdarah melalui perilaku 3M Plus yang efektif.