cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 872 Documents
Pengembangan E-Book Berbasis STEM dengan Model Inquiry Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Self-Regulated Learning Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Nilna Maya Kholida; Mohammad fatih; Khoirul Wafa
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73861

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam meningkatkan literasi sains dan self-regulated learning siswa, khususnya pada materi fotosintesis. Rendahnya kedua kemampuan tersebut berkaitan dengan belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran serta penggunaan bahan ajar yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-book berbasis STEM dengan model inquiry learning untuk meningkatkan literasi sains dan self-regulated learning siswa kelas IV. Pendekatan yang digunakan Research and Development (R&D) dengan mix methods dan mengacu tahap pengembangan model ASSURE serta desain one group pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan skor kevalidan ahli materi 95%, ahli media 93%, dan ahli bahasa 91% dimana ketiganya dikategorikan sangat valid. Sementara itu, skor kelayakan dari guru kelas mendapat 94% dengan kategori sangat layak. Kemampuan literasi sains dan self-regulated learning meningkat, dimana hasil Paired Sample T-Test memperoleh nilai sig. 0,000 pada kedua variabel. Uji MANOVA menunjukkan nilai sig. variabel literasi sains sebesar 0,019 dan self-regulated learning sebesar 0,000. Kedua variabel memiliki nilai sig. yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05.
Pengembangan Flipbook Berbasis Augmented Reality melalui Model PjBL untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar Santi Asfiyatul Abdiyati; Mohamad Fatih; Khoirul Wafa
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73862

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi sains siswa pada materi cahaya dan sifatnya menunjukkan perlunya media pembelajaran yang interaktif dan mampu memvisualisasikan konsep secara konkret. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas V melalui pengembangan flipbook berbasis augmented reality dengan model project based learning pada materi tersebut menggunakan metode Research and Development dengan model ASSURE serta pendekatan mixed methods. Hasil validasi menunjukkan media termasuk kategori sangat valid berdasarkan ahli materi (95%), ahli media (98%), dan ahli bahasa (83%), serta sangat layak berdasarkan penilaian guru (90%). Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan peningkatan literasi sains siswa, sedangkan uji Independent Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas kontrol dan eksperimen (0,006 < 0,05). Dengan demikian, flipbook berbasis augmented reality melalui model PjBL dinyatakan valid, layak, dan efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa pada materi cahaya dan sifatnya.
Pengembangan E-comic Berbasis STEM Melalui Model Discovery Learning Materi Siklus Air untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas V SD Fariha Qalbi Ilmillahi Fauzi; Mohammad Fatih; Cindy Alfi
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73863

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam meningkatkan literasi sains siswa, khususnya pada materi siklus air, karena pembelajaran masih berpusat pada guru dan penggunaan media digital interaktif belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa e-comic berbasis STEM melalui model discovery learning untuk meningkatkan literasi sains siswa. Pendekatan yang digunakan adalah R&D melalui model ASSURE serta desain two group pretest-posttest. Data dikumpulkan menggunakan angket, tes, serta didukung observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui perhitungan persentase dan uji statistik berupa uji Independent Sample T-Test.  Perbedaan capaian literasi sains antara siswa yang menggunakan media e-comic berbasis STEM dan yang tidak menggunakannya menunjukkan hasil yang signifikan. Kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata 89,20, sedangkan kelompok kontrol sebesar 72,80, dengan signifikansi 0,000 (< 0,05). Media yang dikembangkan juga memenuhi kriteria sangat valid (95%) dan sangat layak (88%) berdasarkan penilaian ahli. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan e-comic berbasis STEM efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa.
Internalisasi Nilai-Nilai Islam Sejak Usia Dini: Eksplorasi Model Perencanaan PAI Berbasis Outcome di SDN 01 Wonosari melalui Pendekatan Holistik Sulistiawati Sulistiawati; Alyfia Harum Cantika; Novita Kristiani; Moh. Nasrudin
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73878

Abstract

Internalisasi nilai-nilai Islam pada anak usia dini terkendala oleh perencanaan sistem PAI yang parsial dan terfragmentasi.Terdapat kesenjangan antara tujuan normatif pembelajaran PAI dengan implementasinya di lapangan. Kurikulum menargetkan pembentukan karakter Islami yang holistik, namun praktiknya masih didominasi pendekatan tekstual-kognitif yang mengabaikan dimensi afektif dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi model perencanaan PAI berbasis outcome yang mengintegrasikan pendekatan holistik dalam internalisasi nilai-nilai Islam pada peserta didik usia dini di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap guru PAI. Hasil penelitian menemukan tiga komponen utama model perencanaan PAI berbasis outcome: (1) penetapan outcome terukur dan berjenjang sesuai perkembangan kognitif-spiritual anak; (2) desain pembelajaran yang mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik; serta (3) sistem evaluasi autentik untuk mengukur internalisasi nilai secara komprehensif. Penelitian ini berkontribusi praktis bagi pengembangan kurikulum PAI yang responsif terhadap kebutuhan anak usia dini, sekaligus menawarkan kerangka teoretis baru dalam perencanaan sistem pembelajaran PAI holistik berbasis outcome di Indonesia.
Internalisasi Nilai Akidah melalui Model Pembelajaran Discovery Learning pada Peserta Didik MTs DDI Kanang Ardillah Ardillah; Marhani Marhani; Buhaerah Buhaerah; Ahdar Ahdar; Rustan Efendy
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai akidah peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada kelas VII.3 di MTs DDI Kanang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental (one group pretest-posttest design). Sampel penelitian berjumlah 21 peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket internalisasi nilai akidah yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata internalisasi peserta didik dari 67,04 pada pretest menjadi 82,00 pada posttest. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z sebesar -3,704 dengan signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Sebanyak 18 peserta didik mengalami peningkatan, sedangkan 3 peserta didik mengalami penurunan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Discovery Learning berkontribusi terhadap proses internalisasi nilai akidah peserta didik dan mendukung pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna.
Sinergi Peer Tutoring dan Circle of Friends dalam Meningkatkan Inklusi Sosial dan Perilaku Belajar Murid Lamban Belajar (Slow Learner) di Sekolah Dasar Imala Rahmawati; Liftiah Liftiah; Ali Formen
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73895

Abstract

Keberadaan murid berkebutuhan khusus di kelas reguler sering kali menghadapi hambatan akademik dan integrasi sosial. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sinergi strategi peer tutoring dan circle of friends bagi murid slow learner (MRS) di SDN 3 Tutup untuk mengatasi permasalahan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian dilaksanakan pada semester genap 2025/2026. Subjek penelitian adalah seorang murid kelas V berinisial MRS. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi dokumen, dan tes perbuatan. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sinergi antara peer tutoring dan circle of friends secara signifikan meningkatkan durasi fokus subjek dari 5-10 menit menjadi 15-25 menit serta menurunkan hambatan afektif dalam interaksi sosial. Temuan dipertegas dengan skor gejala 170 yang menunjukkan perlunya penanganan melalui kurikulum adaptif. Kesimpulannya, kolaborasi antara dukungan sosial sebaya dan adaptasi akademik guru terbukti efektif mengoptimalkan layanan inklusi dan memutus rantai kegagalan akademik murid lamban belajar.
Hubungan antara Penguasaan Kosakata dengan Kemampuan Menggunakan  Imbuhan Pe-an pada Siswa Kelas V di SD Negeri 13 Tanjung Batu Arma Amelia; Dian Nuzulia Armariena; Anggria Septiani Mulbasari
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menggunakan imbuhan pe-an pada siswa kelas V SD Negeri 13 Tanjung Batu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan melibatkan 29 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan kosakata dan tes kemampuan menggunakan imbuhan pe-an yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment setelah data memenuhi uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menggunakan imbuhan pe-an, dengan koefisien korelasi sebesar 0,845 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penguasaan kosakata siswa, semakin baik kemampuan mereka dalam menggunakan imbuhan pe-an. Oleh karena itu, pembelajaran Bahasa Indonesia perlu mengintegrasikan pengembangan kosakata dan pembelajaran morfologi untuk meningkatkan kompetensi berbahasa siswa.
Eksplorasi Pengalaman Manajerial Guru dalam Mengelola Asesmen Diagnostik pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Ifdah Aulia; Ayatullah Muhammadin Al Fath; Erwin Efendi Hutagalung
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman manajerial guru dalam mengelola asesmen diagnostik pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan prosedur identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi terhadap artikel ilmiah yang relevan dari database nasional. Penelitian ini meninjau 10 artikel ilmiah pilihan dari database nasional (Google Scholar dan jurnal terindeks SINTA) yang diterbitkan dalam rentang tahun 2016–2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman manajerial guru mencakup perencanaan instrumen asesmen, pelaksanaan asesmen diagnostik, analisis hasil, serta tindak lanjut pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Temuan penting mengungkapkan bahwa guru menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan, serta rendahnya pemanfaatan teknologi dalam proses asesmen. Namun demikian, guru yang memiliki kompetensi manajerial yang baik mampu mengoptimalkan asesmen diagnostik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika secara efektif, efisien, dan berkelanjutan di berbagai konteks pendidikan dasar yang berbeda. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan kompetensi manajerial guru sangat diperlukan agar asesmen diagnostik dapat dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Structured Inquiry di SMP Santo Yoseph Tanjung Selamat Medan Wina Agustina Simarmata; Din Oloan Sihotang
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73967

Abstract

Berpikir kritis merupakan keterampilan penting yang harus dikembangkan dalam pendidikan abad ke-21, namun keterampilan ini masih kurang berkembang pada siswa, termasuk dalam Pendidikan Agama Katolik (PAK). Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis 35 siswa kelas VIII-C Fase D SMP Santo Yoseph Tanjung Selamat Medan melalui model pembelajaran Structured Inquiry yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan enam indikator berpikir kritis: memahami dan mengidentifikasi masalah, menganalisis dan mengevaluasi informasi, bernalar dan menarik kesimpulan, mensintesis dan menerapkan informasi, mengkomunikasikan pemikiran secara jelas dan sistematis, serta merefleksikan hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh tahapan model Structured Inquiry. Rata-rata skor pelaksanaan model meningkat dari 86 pada siklus I menjadi 90 pada siklus II. Nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari 57 pada pra-penelitian menjadi 70,3 pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 85,2 pada siklus II. Pada siklus II, 52% siswa mencapai kategori mahir dan 40% kategori cakap. Model Structured Inquiry terbukti efektif mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses berpikir ilmiah sehingga kemampuan berpikir kritis berkembang secara bermakna dalam konteks pembelajaran nilai-nilai iman Katolik.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif “FUNCERNA” Berbasis Story-Based Learning Pada Materi Sistem Pencernaan Siswa Kelas V Sekolah Dasar Siti Afifah Khoirul Muslim; Ali Ismail; Cucun Sunaengsih
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73971

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran interaktif pada materi sistem pencernaan sehingga pembelajaran kurang mampu meningkatkan keterlibatan siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif “FUNCERNA” berbasis Story-Based Learning pada materi sistem pencernaan di SD Negeri Talun. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Media dikembangkan menggunakan Articulate Storyline. Subjek penelitian terdiri atas 2 ahli media, 3 ahli materi, dan 24 siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase validasi sebesar 89% dari ahli media dan 96% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Respon siswa memperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media “FUNCERNA” layak digunakan dalam pembelajaran IPAS serta mampu mendukung minat dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.