cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 978 Documents
Pengembangan Media E-Magazine Interaktif pada Materi Sistem Pencernaan Manusia untuk Pembelajaran IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Fadila Putri Mufidah; Andri Valen; Yuni Krisnawati
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran e-magazine  interaktif pada pembelajaran IPAS siswa kelas V sekolah dasar dengan kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data berupa hasil wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Media e-magazine  yang dikembangkan dilengkapi teks materi, gambar, animasi, video pembelajaran dan kuis interaktif dalam satu media serta dapat digunakan siswa belajar secara mandiri melalui perangkat digital yang mudah diakses kapan saja dan dimana saja. Hasil penelitian menunjukan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validasi yang sangat tinggi berdasarkan indeks Aiken's V, dengan penilaian dari ahli media yang memperoleh hasil 0,96, ahli bahasa 0,90 dan ahli materi 0,86, hasil analisis kepraktisan guru dan siswa memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor 93,52% selain itu, hasil efektivitas media e-magazine  diperoleh menggunakan rumus N-Gain dengan hasil 0,71 dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran e-magazine  interaktif pada pelajaran IPAS yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran siswa kelas V Sekolah Dasar.
Hubungan Fatherless dengan Perilaku Agresif Siswa dalam Implementasi Bimbingan dan Konseling di SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru Zahratul Jannah; Alfiah Alfiah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74470

Abstract

Maraknya fenomena fatherless dalam kehidupan remaja menjadi permasalahan keluarga yang dapat mempengaruhi perkembangan emosional dan perilaku. Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan mengetahui gambaran kondisi fatherless, perilaku agresif siswa, serta hubungan di antara keduanya. Menggunakan teknik Stratified Random Sampling, penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 97 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, sementara analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan regresi sederhana via SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fatherless pada siswa berada pada kategori cukup tinggi (54,79%), dan perilaku agresif siswa berada pada kategori tinggi (68,04%). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,021 ≤ 0,05 dengan koefisien korelasi 0,233. Hal ini membuktikan adanya hubungan positif yang signifikan, meski dalam kategori lemah, antara kondisi fatherless dengan perilaku agresif siswa. Analisis regresi menunjukkan bahwa kondisi fatherless memberikan kontribusi sebesar 26,5% terhadap perilaku agresif siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kondisi fatherless pada siswa, maka kecenderungan mereka untuk berperilaku agresif juga akan semakin meningkat.
Fenomena Code-Mixing pada Podcast The Catch Up Club (Kajian Sosiolinguistik Episode 4: Kejar Sakses Sejak Belia) Finta Haliza; Imam Baehaqie
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74471

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena code-mixing (campur kode) dalam media digital, dengan fokus pada podcast The Catch Up Club episode 4 yang berjudul "Kejar Sakses Sejak Belia" di platform YouTube. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengalisis data berupa transkrip tuturan berdurasi kurang lebih 39 menit. Kerangka teori Muysken (2000) digunakan untuk mengidentifikasi tipe campur kode, sedangkan teori Hoffman (1991) diterapkan untuk membedah faktor penyebabnya. Hasil analisis menemukan sebanyak 38 kasus code-mixing di sepanjang tayangan. Tipe insertion (penyisipan) muncul sebagai jenis yang paling dominan dengan persentase mencapai 68,4 persen. Selanjutnya, tipe alternation (penggantian) ditemukan sebesar 21,1 persen, dan tipe congruent lexicalization (leksikalisasi kongruen) menjadi yang paling sedikit, yaitu hanya 10,5 persen. Dalam fenomena ini, bahasa Inggris bertindak sebagai bahasa donor utama yang menyusup ke dalam struktur bahasa Indonesia. Faktor pendorong terjadinya campur kode ini meliputi keintiman sosial, alasan prestise, serta keterbatasan kosakata penutur. Temuan ini menunjukkan bahwa code-mixing bukan sekadar hambatan berbahasa, melainkan strategi komunikasi adaptif yang mencerminkan identitas bilingual penutur muda Indonesia di era digital
Hegemoni Media Digital terhadap Apresiasi Sastra Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Muhammad Fajar Sodiq; Nurlailasari Nurlailasari; Rossanda Trilestari; Mochammad Rizky Ahmadani
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74472

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk hegemoni media digital terhadap apresiasi sastra peserta didik serta faktor-faktor yang mendorong dan menghambat apresiasi sastra dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan penelusuran literatur melalui basis data Google Scholar dan SINTA. Dari penelusuran awal diperoleh 32 artikel, kemudian dilakukan seleksi berdasarkan kriteria inklusi sehingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hegemoni media digital terhadap apresiasi sastra terwujud melalui tiga mekanisme, yaitu dominasi algoritma platform digital dalam membentuk selera konten, perubahan pola konsumsi informasi peserta didik, dan pengaruh budaya populer digital yang menggeser fungsi karya sastra. Faktor yang mendorong hegemoni meliputi kemudahan akses konten digital, daya tarik konten visual dan interaktif, serta pengaruh teman sebaya. Faktor yang menghambat apresiasi sastra mencakup berkurangnya waktu membaca, rendahnya budaya literasi keluarga, terbatasnya strategi guru, dan materi sastra yang kurang relevan dengan kehidupan peserta didik. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pendidik dalam merancang pembelajaran sastra yang adaptif di era digital.
Hubungan Kreativitas Guru dengan Pemanfaatan Sarana Pembelajaran di UPTD TK Negeri Pertiwi Nunbaun Delha Febriani Luisa Putri Apaut; Angelikus N. Koten; Credo G. Betty
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74497

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini memerlukan proses belajar yang inovatif dan menyenangkan, serta didukung oleh penggunaan sarana pembelajaran yang maksimal. Namun, dalam praktiknya, keberadaan sarana pembelajaran tidak selalu memastikan efektivitas pembelajaran jika guru belum dapat menggunakannya dengan cara yang kreatif. Oleh karena itu, kreativitas guru menjadi elemen penting dalam merancang kegiatan belajar yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kreativitas guru dan penggunaan sarana pembelajaran di TK Negeri Pertiwi Nunbaun Delha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 4 orang guru sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, korelasi Pearson Product Moment, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kreativitas guru dan penggunaan sarana pembelajaran, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,999 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Nilai ini menunjukkan hubungan yang sangat kuat. Koefisien determinasi sebesar 99,8% menunjukkan bahwa kreativitas guru memberikan kontribusi besar terhadap penggunaan sarana pembelajaran. Dengan demikian, semakin tinggi kreativitas guru, semakin optimal pula penggunaan sarana pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar.
Pembelajaran dan Pengembangan Kemampuan Bahasa Jerman sebagai Bahasa Kedua melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Menengah Atas Nur Rizqiyanti; Wahyu Lestari; Ahmad Ilzamul Hikam
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74505

Abstract

Pembelajaran bahasa kedua melalui kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa di luar pembelajaran formal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya program pembelajaran bahasa Jerman dalam lingkungan pendidikan pesantren yang memiliki karaktristik sosial dan budaya yang khas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran dan perkembangan bahasa kedua melalui Program Germany Club sebagai kegiatan ekstrakurikuler bahasa jerman di SMA Zainul Hasan 1 Genggong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Germany Club dilaksanakan melalui pembelajaran yang terstruktur dengan menggunakan metode kooperatif serta media visual, audio, dan audiovisual. Program ini memberikan perkembangan pada kemampuan bahasa kedua siswa, khususnya dalam penguasaan kosakata, pelafalan, dan kelancaran berbicara. Meskipun siswa masih mengalami hambatan dalam pelafalan dan rasa percaya diri saat berbicara, pendampingan guru secara berkelanjutan membantu siswa untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa Jerman. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bahasa dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung pembelajaran dan perkembangan bahasa kedua peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Siswa SMA dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik Silvana Natalia Nainggolan; Cahaya Simalango; Ermina Waruwu
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik melalui penerapan model Think Pair Share pada pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di tingkat SMA. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 30 peserta didik. Data penelitian diperoleh melalui observasi menggunakan lembar observasi pelaksanaan model pembelajaran Think Pair Share dan lembar observasi keterampilan komunikasi peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran dari 87% pada Siklus I menjadi 95% pada Siklus II serta meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik dari 76% menjadi 88%. Peningkatan yang paling menonjol terjadi pada kemampuan menggunakan bahasa yang baik dan benar serta kemampuan mendengarkan secara aktif, yang menunjukkan bahwa peserta didik semakin mampu berkomunikasi secara efektif dan menghargai pendapat orang lain selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran Think Pair Share terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.
Efektivitas Penggunaan Media PAHITA terhadap Pemahaman Konsep Materi Piktogram Kelas V Sekolah Dasar Nita Kamelia; Riana Irawati; Maulana Maulana
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Papan Hitung Matematika (PAHITA) berbasis Problem-Based Learning terhadap pemahaman konsep materi penyajian data piktogram pada peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe nonequivalent control group design yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test), kemudian dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 0,275 > 0,05, lebih rendah dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,048 < 0,05. Rata-rata indeks N-Gain kelas eksperimen sebesar Sig. 0,110, sedangkan kelas kontrol sebesar Sig. 0,182. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan pemahaman konsep yang signifikan antara kedua kelompok (Sig. = 0,000 < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa media PAHITA berbasis Problem-Based Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep materi piktogram pada peserta didik sekolah dasar.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Sekolah Dasar Melalui Outdoor Learning Berbantuan Scaffolding Aliya Khoirunnisa; Dadan Djuanda; Prana Dwija Iswara
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan outdoor learning berbantuan scaffolding terhadap kemampuan menulis teks deskripsi peserta didik kelas IV sekolah dasar. Pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design melalui desain One Group Pretest–Posttest Design diterapkan dalam penelitian ini. Subjek penelitian berjumlah 16 peserta didik kelas IV SDN Cigalagah tahun ajaran 2025/2026. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes menulis teks deskripsi dan rubrik penilaian yang telah teruji validitas serta reliabilitasnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 61,56 pada pretest menjadi 87,50 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh positif yang signifikan dari penerapan outdoor learning berbantuan scaffolding. Selanjutnya, hasil uji N-Gain menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis peserta didik yang berada pada kategori sedang hingga tinggi. Kesimpulannya, model pembelajaran berbasis pengalaman langsung yang dipadukan dengan bantuan bertahap ini terbukti efektif membantu peserta didik mengembangkan ide tulisan secara lebih rinci, runtut, dan kontekstual di sekolah dasar.
Dinamika Pembentukan Karakter Disiplin dan Religius Murid Fase B Melalui Pembiasaan Ibadah di Madrasah Ibtidaiyah Nanda Al Fina Anwar; Wakhudin Wakhudin
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74586

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi program pembiasaan shalat Dhuha terhadap karakter disiplin dan religius peserta didik Fase B, serta mengidentifikasi faktor penghambat internalisasinya di MI Sultan Agung 1 Kalipoh, Kebumen. Pendekatan kualitatif studi kasus diterapkan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur bersama kepala madrasah dan guru kelas III–IV, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa shalat Dhuha terjadwal rutin dari Senin hingga Sabtu. Namun, kedisiplinan siswa Fase B masih rendah, ditandai oleh keterlambatan, pelanggaran tata tertib, ketidakstabilan partisipasi, dan kurangnya tanggung jawab membawa alat ibadah. Karakter religius juga belum optimal dalam aspek kekhusyukan, kesadaran spiritual, serta kebiasaan berdoa, meski hafalan doa meningkat melalui metode jahr. Faktor pendukungnya adalah peran aktif guru dan orang tua, sedangkan hambatan utama meliputi keterbatasan waktu, mobilisasi wudhu, dan pasokan air. Kesimpulannya, pembiasaan ritual periodik belum otomatis mentransformasikan nilai-nilai substantif tanpa kesadaran dan proses internalisasi memadai pada diri siswa.