cover
Contact Name
Mardewi Jamal
Contact Email
jtsunmul@gmail.com
Phone
+6282352281157
Journal Mail Official
jtsunmul@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Kampus Gunung Kelua Jalan Sambaliung No.9 Samarinda 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22527613     EISSN : 29645212     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/
Core Subject : Engineering,
Jurnal teknologi Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil. Jurnal ini diperuntukan khusus untuk pengembangan teknologi Sipil di Lingkungan Tropis juga ilmu yang relevan dengan Ilmu Teknik Sipil, seperti Transportasi, manajemen Konstruksi, Struktur dan Lingkungan Binaan pada umumnya
Articles 164 Documents
ANALISIS PELAT BERLUBANG DENGAN APLIKASI METODE ELEMEN HINGGA EAoSM DAN SAP 2000 (SHELL MULTILAYERED MESH ELEMENTS) Wijaya, Tukbagus Rahmat; Abdi, Fachriza Noor; Haryanto, Budi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i1.16023

Abstract

Pelat beton bertulang adalah suatu struktur beton bertulang tipis dengan bidang horizontal dan beban yang bekerja tegak lurus terhadap bidang struktur tersebut.. Pelat beton bertulang mempunyai berbagai macam bentuk, contohnya pelat beton yang mempunyai lubang di tengahnya. Dengan terdapatnya lubang pada pelat yang mengakibatkan berkurangnya kapasitas pelat untuk menahan beban, untuk memudahkan mencari nilai momen dan lendutan pada pelat berlubang maka dilakukan analisis lendutan dan momen menggunakan aplikasi metode elemen hingga EAoSM dan SAP 2000. Hasil analisis dari penelitian ini yaitu, pada pelat lingkaran berlubang dan pelat persegi berlubang menggunakan program EAoSM dan SAP 2000 menunjukkan bahwa untuk lendutan maksimum yang terjadi pada bagian tengah pelat, lebih kecil dibandingkan dengan lendutan yang diijinkan. Serta hasil dari pemeriksaan kapasitas momen lentur nominal atau momen lentur ultimat yang diizinkan pada pelat beton didapatkan sebesar 217,02 kN.m, lebih besar dibandingkan dengan momen lentur yang dari hasil analisis menggunakan program EAoSM dan SAP 2000.
EVALUASI KONDISI PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) PADA PERKERASAN KAKU (Studi Kasus : Jalan Modern Poros SP 1 – Sebulu) Fadilla, Naza Nurul; Widiastuti, Masayu; Gultom, Tiopan H.M
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i1.16029

Abstract

Meningkatnya volume lalu lintas, beban lalu lintas berlebih, drainase yang kurang baik, dan kurangnya daya dukung tanah dapat mempengaruhi kondisi perkerasan jalan yang mengakibatkan kerusakan perkerasan yang lebih cepat dari umur rencana. Hal tersebut terjadi pada Jalan Modern Poros SP1 – Sebulu. Untuk itu dilakukan penilaian terhadap kondisi perkerasan. Penelitian ini menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) untuk melakukan penilaian terhadap kondisi perkerasan jalan. Penelitian ini juga melakukan analisa masa layan berdasarkan lalu lintas untuk mengetahui sisa masa layan perkerasan. Metode PCI mengacu pada ASTM D 6433. Analisa terhadap sisa masa layan didapatkan dengan membandingkan nilai jumlah kelompok sumbu kendaraan berat aktual, dengan jumlah kelompok sumbu kendaraan berat rencana berdasarkan MDPJ 2017 menggunakan tebal perkerasan dilapangan. Dari hasil analisis pada Jalan Modern Poros SP 1 – Sebulu didapatkan kerusakan 43,47% spalling joint, 34,88% linear cracking,  5,15% corner break, 4,98% divided slab, 0,86% durability crack, 0,17% popouts, 0,17% polished aggregate, 2,41% punchout, 0,69% scalling, 5,67% shrinkage, dan 1,37% spalling corner. Nilai PCI rata-rata seluruh segmen adalah 75,15, dengan rating kondisi perkerasan Satisfactory. Hasil analisis menunjukkan bahwa Jalan Modern Poros SP 1 – Sebulu selama sisa tahun rencana dapat melayani 3.801.456,546 sumbu kendaraan berat selama 31 tahun dan kelompok sumbu kendaraan berat sampai tahun penelitian belum mempengaruhi terhadap kondisi perkerasan jalan.
PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) DALAM MENGHITUNG QUANTITY TAKE OFF MATERIAL STRUKTUR (Studi Kasus: Proyek Gedung Rumah Sakit Mata di Jl. M. Yamin, Kota Samarinda, Kalimantan Timur) Handayani, Aldila Tri; Budiman, Ery; Rahman, Tamrin
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i1.16024

Abstract

Dalam pekerjaan konstruksi, analisis quantity take-off (QTO) dengan metode konvensional (manual) membutuhkan waktu yang cukup lama, penggunaan software BIM dapat membantu untuk lebih menghemat waktu dan mengurangi human error. Tekla Structures merupakan salah satu software yang mendukung konsep BIM. Penelitian ini melakukan permodelan struktur 3 Dimensi (3D) studi kasus menggunakan software Tekla Structures dengan Education Version berdasarkan gambar As Build Drawing 2D dari kontraktor pelaksana. Dilakukan perhitungan persentase selisih hasil QTO dari software Tekla Structures dengan Bill of Quantity (BoQ) yang dihitung menggunakan metode konvensional dari kontraktor pelaksana. Hasil analisis menunjukkan terdapat selisih yang tidak signifikan antara QTO dari software Tekla Structures dengan data BoQ. Persentase selisih QTO material beton Bore Pile sebesar 1%, pada material beton sebesar 1%, dan pada material besi sebesar 2%. Penerapan konsep BIM menggunakan software Tekla Structures memberikan hasil QTO yang lebih akurat, efisien, cepat, dan dapat dipertanggung-jawabkan karena hasil QTO menyesuaikan bentuk permodelan 3D yang dibuat dan selalu tersinkronisasi setiap perubahan elemen struktur yang terjadi. 
ANALISIS STRUKTUR PENULANGAN BALOK PADA PROYEK REHABILITASI GEDUNG KANTOR DINAS SOSIAL KOTA SAMARINDA Sabila, Azka; Jamal, Mardewi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i1.16020

Abstract

Struktur bangunan adalah suatu bagian dari bangunan yang berfungsi untuk menyalurkan beban yang diakibatkan oleh adanya bangunan di atas tanah. Struktur bangunan gedung terdiri dari struktur atas dan struktur bawah. Pada perencanaan suatu konstruksi bangunan gedung, harus dipenuhi kriteria struktur bangunan gedung yang telah ditentukan, yakni kuat, kaku dan stabil sehingga dapat digunakan sesuai fungsinya. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan elemen struktur sesuai dengan persyaratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan dimensi dan tulangan balok induk pada Proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Dinas Sosial Kota Samarinda. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perbandingan dimensi dan tulangan balok induk antara hasil perhitungan yang dilakukan penulis dengan hasil perhitungan berdasarkan DED Project pada Proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Dinas Sosial Kota Samarinda. Penelitian ini dilakukan dengan mengacu pada SNI 2847:2019 tentang Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Pada penelitian ini, dilakukan perhitungan dimensi dan tulangan balok induk yang meliputi tulangan longitudinal, tulangan geser dan tulangan torsi. Berdasarkan perhitungan dan analisis yang telah dilakukan, didapatkan dimensi dan tulangan balok induk adalah BI1 dengan dimensi 350 x 650 mm dengan tulangan tumpuan yang meliputi atas, tengah, bawah dan sengkang secara berturut-turut adalah 5D19 mm, 2D16 mm, 6D19 mm, 3Ø10-50 mm dan tulangan lapangan adalah 6D19 mm, 2D16 mm, 5D19 mm, 3Ø10-100 mm; BI2 dengan dimensi 300 x 550 mm dengan tulangan tumpuan yang meliputi atas, tengah, bawah dan sengkang secara berturut-turut adalah 4D16 mm, 2D13 mm, 4D16 mm, 3Ø10-50 mm dan tulangan lapangan adalah 4D16 mm, 2D13 mm, 4D16 mm, 3Ø10-100 mm; dan BI3 dengan dimensi 300 x 550 mm dengan tulangan tumpuan yang meliputi atas, bawah dan sengkang secara berturut-turut adalah 4D16 mm, 4D16 mm, 2Ø10-150 mm dan tulangan lapangan adalah 4D16 mm, 4D16 mm, 2Ø10-200 mm. Perbandingan dimensi dan tulangan balok induk antara hasil perhitungan yang dilakukan penulis dengan hasil perhitungan berdasarkan DED Project pada Proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Dinas Sosial Kota Samarinda adalah terdapat perbedaan antara dimensi (lebar dan tinggi) dan tulangan (jumlah tulangan, jumlah kaki dan jarak sengkang) balok. Perbedaan tersebut terjadi karena adanya perbedaan metode yang digunakan dalam perhitungan penulis (menggunakan acuan SNI 2847:2019 Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung) dan DED Project (menggunakan acuan SK-SNI-T-15-1991-03 Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Bangunan Gedung dan SNI 2847:2019 Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung).
BACKUP VOLUME PEKERJAAN STRUKTUR PEMBANGUNAN GEDUNG PERAWATAN PANDURATA RSUD ABDUL WAHAB SYAHRANIE Fadillah, Muhammad Rafli; Zega, Berkat Cipta; Jamal, Mardewi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 1 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i1.16026

Abstract

Backup volume merupakan rincian perhitungan volume dari semua item pekerjaan. Data backup volume merupakan suatu hal yang sangat penting dan biasanya digunakan untuk mengetahui volume semua item pekerjaan, sebagai acuan untuk menghitung anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji backup volume pekerjaan struktur pada pembangunan gedung perawatan pandurata di RSUD Abdul Wahab Syahranie. Backup volume pekerjaan struktur merujuk pada perhitungan dan perencanaan cadangan material konstruksi yang diperlukan untuk mengantisipasi risiko dan memastikan kelancaran proyek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei lapangan, analisis dokumentasi, dan wawancara dengan pihak terkait proyek konstruksi. Perhitungan backup volume dilakukan menggunakan aplikasi microsoft excel dan dibantu dengan DED (Detail Engineering Design) sebagai acuan dalam menghitung volume item pekerjaan. Volume yang dihitung adalah volume balok, volume kolom, dan volume pelat lantai yang masing - masing item pekerjaan tersebut dibagi menjadi perhitungan volume beton, perhitungan volume pembesian, dan perhitungan volume bekisting dari pekerjaan struktur pembangunan gedung perawatan Pandurata RSUD Abdul Wahab Syahranie di zona A, yang dimana gedung tersebut memiliki 8 lantai dan terbagi dalam 3 zona. Berdasarkan perhitungan tersebut, didapatkan hasil total keselurahan masing - masing volume yaitu, volume beton balok 1153,89 m3, volume pembesian balok 59044,85 kg, dan volume bekisting balok 5984,37 m2. Volume beton kolom 522,02 m3, volume pembesian kolom 46167,83 kg, dan volume bekisting kolom 458,93 m2. Volume beton pelat lantai 30,34 m3, volume pembesian pelat lantai 75,23 kg, dan volume bekisting pelat lantai 241,31 m2
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS SIMPANG BERSINYAL DAN SIMPANG TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN PTV VISSIM (Studi Kasus : Simpang Bersinyal Jl.suryanata - kadrie oening - Gg. Sabar dan Simpang Tak Bersinyal Jl. K.H.Wahid Hasyim 2 - Jl. Padat Karya) Rachman, Satya Audy Aulia; E. Simangunsong, Johannes; Budiman, Ery
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i2.16906

Abstract

Ruas Jalan K.H Wahid Hasyim 2 – Padat Karya dan Ruas Jalan Simpang Suryanata – Kadrie Oening , Kota Samarinda sering terjadi kepadatan lalu lintas pada jam-jam sibuk, khususnya di sekitar K.H Wahid Hasyim 2 arah simpang tiga menuju Jalan Padat Karya, Peningkatan kendaraan tersebut menyebabkan semakin tingginya volume kendaraan yang memiliki dampak berupa kemacetan. Penelitian ini dilakukan secara statis dan dinamis menggunakan standar yang berdasarkan MKJI dengan parameter yang digunakan yaitu kapasitas simpang, derajat kejenuhan, tundaan, arus lalu lintas, peluang antrian, dan data geometric, lalu disimulasikan menggunakan PTV Vissim. Alternatif perbaikan yang direkomendasikan untuk Jl. Wahid Hasyim 2  yaitu penambahan rambu lalu-lintas menjadi simpang bersinyal pelebaran Jalan dan pelebaran perubahan membuat tingkat pelayanan ruas jalan pada segmen jalan yang awalnya D menjadi C dengan DS 0,49 (utara), 0,75 (timur), 0,75 (selatan).  Sedangkan untuk Jl. Suryanata tidak memiliki masalah lalu lintas, karena arus cukup stabil.
EVALUASI BANGUNAN PELINDUNG PANTAI MANGGAR SARI Devedo, Mochamad Gaharu Dida; Sari, Chalsi Mala; Purnama, Yusti Januar
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i2.17761

Abstract

Bangunan pelindung pantai, termasuk pemecah gelombang lepas pantai, geotube, dan tembok laut, dibangun di Pantai Manggar Baru untuk mengatasi erosi. Namun, setelah pembangunan, beberapa masalah tetap terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab permasalahan, mengevaluasi efektivitas pelindungan yang ada, dan memberikan rekomendasi bangunan alternatif. Data sekunder dari Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Timur digunakan untuk mengevaluasi pergerakan sedimen dan efektivitas sistem pelindungan. Hasil analisis menunjukkan adanya transportasi sedimen sebesar 18.227,02 m³/tahun ke arah utara yang menyebabkan erosi. Bangunan Pantai yang dibangun tidak sepenuhnya efektif, terutama di dekat sungai, karena celah antara tembok laut, geotube, dan aliran sungai yang mengarah ke pantai. Akibatnya, erosi terus terjadi. Sebagai solusi, direkomendasikan mengganti geotube dengan tembok laut berbahan batu pecah dengan elevasi +5,5 m LLWL, panjang 30 m, dan lebar puncak 3 m untuk meningkatkan efektivitas pelindungan pantai.
Analisis Tingkat Pelayanan Pada Jaringan Jalan di Kecamatan Balikpapan Selatan Menggunakan Aplikasi PTV Visum Pangestu, Suryo Aji; Simangunsong, Johannes Edward; Alkas, Muhammad Jazir
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i2.17523

Abstract

Sebagai kota yang letaknya strategis dan berbatasan langsung dengan proyek pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) serta adanya proyek di kota Balikpapan menjadikan Balikpapan sebagai tempat transit dan menimbulkan permintaan transportasi yang besar. Analisis pada penelitian ini menggunakan pemodelan transportasi 4 tahap tipe I yaitu Trip Generation-Moda Split, Trip Distribution dan Trip Assignment. Metode yang digunakan untuk mendapatkan model bangkitan dan tarikan pergerakan adalah metode analisis langkah demi langkah (stepwise). Pengolahan data metode equilibrium assignment dilakukan dengan bantuan aplikasi PTV Visum. Hasil pemodelan akan divalidasi dan koreksi berdasarkan volume lalu lintas kondisi eksisting yang akan digunakan untuk menganalisis tingkat pelayanan. Dengan volume arus lalu lintas sebesar 284-1508 smp/jam tingkat pelayanan pada jaringan jalan kecamatan Balikpapan Selatan menunjukkan pada rentang tingkat klasifikasi “A” - “B” dan masih ada ruas jalan dengan indeks tingkat pelayanan “C”. Dengan faktor pertumbuhan sebesar 6%, ramalan tingkat pelayanan dimasa mendatang terdapat satu ruas jalan yang menjadi perhatian dengan tingkat klasifikasi “D” yaitu pada ruas jalan Jl. Mulawarman arah Manggar. Untuk penanganan bisa diberikan rambu dilarang parkir disepanjang ruas jalan tersebut.
KOMPARASI PERENCANAAN JEMBATAN RANGKA BAJA TIPE WARREN DENGAN STANDAR JEMBATAN RANGKA NO. 07/BM/2005 (STUDI KASUS : PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN PENJALIN TABANG) Fadillah, Faris; Budiman, Ery; Jamal, Mardewi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i2.17931

Abstract

Sarana transportasi yang baik akan membuat kelancaran suatu daerah yang ada untuk lebih berkembang. Agar kelancaran lalu lintas dapat terjadi dan tidak terhambat maka, kondisi prasarana tersebut harus selalu dijaga dan dirawat. Sampai dengan saat ini pedoman yang digunakan untuk jembatan rangka baja adalah Pedoman No: 07/BM/2005 yang diterbitkan oleh Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang ulang struktur bangunan atas pada jembatan rangka baja dengan tipe warren dan membandingkan hasil perencanaan jembatan dengan standar jembatan rangka No. 07/BM/2005. Jembatan ini merupakan alternatif baru yang akan berfungsi sebagai sarana penghubung antar Kecamatan Tabang – Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jembatan rangka baja yang direncanakan memiliki panjang 60 meter dan lebar 9 meter. Metode yang digunakan dalam perencanaan jembatan adalah metode LRFD ( Load and Resistance Factor Design ) dengan berdasarkan konsep probabilitas yang menggunakan karakteristik statistik dari tahanan dan beban. Peraturan yang digunakan untuk merancang jembatan rangka baja tipe warren ini yaitu, peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) 1725:2016 dan RSNI T-03-2005. Tahapan dalam merencanakan jembatan rangka adalah analisis analisis gelagar memanjang jembatan, analisis gelagar melintang jembatan, dan analisis struktur rangka utama. Dari hasil analisis perancangan struktur atas jembatan, profil baja yang digunakan pada gelagar memanjang HB 400.400.20.35, profil gelagar melintang IWF 900.300.18.34, profil rangka baja utama HB 400.400.45.70, dan profil ikatan angin HB 250.250.14.14.
BETON RAMAH LINGKUNGAN: SOLUSI HIJAU UNTUK KONSTRUKSI MASA DEPAN Azizah, Anisah; Ariani, Indra
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i2.17662

Abstract

Dengan meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dari industri konstruksi, beton ramah lingkungan muncul sebagai solusi inovatif untuk mengurangi jejak karbon dan dampak ekologis. Artikel ini membahas konsep dan penerapan beton ramah lingkungan dalam konstruksi modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, artikel ini mengeksplorasi berbagai material dan teknik yang digunakan untuk menghasilkan beton yang lebih berkelanjutan. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan bahan daur ulang dan aditif alami dalam campuran beton dapat secara signifikan mengurangi emisi karbon. Selain itu, aplikasi beton ramah lingkungan tidak hanya meningkatkan efisiensi energi tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi jangka panjang bagi industri konstruksi. Kesimpulan dan saran diberikan untuk mendorong adopsi beton ramah lingkungan dalam proyek konstruksi di masa depan. Kata Kunci: Beton ramah lingkungan, konstruksi berkelanjutan, material daur ulang, efisiensi energi, jejak karbon