cover
Contact Name
Putu Indah Lestari
Contact Email
lppm@undhirabali.ac.id
Phone
+62361426450
Journal Mail Official
sintesa@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara, Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)
ISSN : -     EISSN : 28100840     DOI : -
Prosiding SINTESA merupakan sebuah forum ilmiah berupa seminar nasional bagi dosen dan peneliti dalam mendiseminasikan atau memublikasikan hasil penelitian serta pemikiran kritis dalam bidang teknologi, sains, dan sosial humaniora. Wadah berbagi pengetahuan, best practices, serta inspirasi bagi para peneliti sebagai wadah untuk berkolaborasi, mendiseminasikan karya ilmiah, inovasi, dan aplikasi Iptek yang bermanfaat dan berdampak bagi ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA" : 22 Documents clear
PEMANFAATAN BIO-BRIKET BERBAHAN DASAR LIMBAH AMPAS TEBU DAN BAGLOG JAMUR TIRAM SEBAGAI ALTERNATIF ENERGI RAMAH LINGKUNGAN Elizabeth, Gladys; Aprodita, Ni Wayan Seila; Aryaswari, Ni Kadek Dwi Liopita; Wiradana, Putu Angga
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5243

Abstract

ABSTRAK Arang dari limbah produksi pertanian atau turunannya umumnya tidak bernilai ekonomis sehingga seringkali menyebabkan pencemaran lingkungan. Limbah ampas tebu dan baglog jamur tiram merupakan salah dua dari berbagai macam produk turunan dari kegiatan pertanian. Selama ini, ampas tebu lebih tinggi dihasilkan jika dibandingkan dengan gula tebunya pada tahap produksi. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan Inovasi Bio-Briket sebagai salah satu sumber energi alternatif yang dapat digunakan sebagai solusi untuk mengurangi permasalahan meningkatnya limbah organik yang menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Limbah yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan Bio-Briket sangat mudah ditemukan dan merupakan by-product dari hasil kegiatan pertanian seperti ampas tebu dan limbah baglog. Pemanfaatan bahan baku yang berasal dari biomassa menjadi Bio-Briket juga bersifat ramah lingkungan karena selama ini bahan baku tersebut cenderung belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani atau masyarakat dan belum memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pada saat digunakan, Bio-Briket ini juga lebih ramah lingkungan karena menghasilkan asap pembakaran yang relatif lebih rendah dibandingkan arang biasa, sehingga diharapkan mampu mengurangi dampak polusi udara dan menunjang kesehatan masyarakat. Bio-Briket yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Inovasi baru dari Bio-Briket yang menggunakan ampas tebu dan limbah baglog jamur tiram ini juga dapat mendukung 17 Program Sustainable Development Goals (SDGs) terutama pada poin 7 (Affordable and Clean Energy), poin 12 (Responsible Consumption and Production), dan poin 13 (Climate Action).
ANALISIS SERVICE EXCELLENT TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT MATA BAKTI ETAM PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Abdilo Niklas, Agung Graceo; Adinegara, Gusti Ngurah Joko
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5244

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas sangat menentukan tingkat kepuasan pasien, yang pada gilirannya memengaruhi loyalitas dan reputasi rumah sakit. Service excellent diukur melalui empat dimensi utama yaitu sikap ramah dan sopan (attitude), perhatian penuh terhadap kebutuhan pasien (attention), tindakan cepat dan tepat (action), serta kemampuan mengantisipasi kebutuhan pasien (anticipation). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan non-eksperimental, melibatkan 90 responden pasien rawat jalan yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson untuk melihat hubungan antara dimensi service excellent dengan kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi service excellent memiliki skor rata-rata tinggi, dengan attitude dan attention sebagai skor tertinggi. Ada hubungan positif signifikan antara empat dimensi tersebut dengan kepuasan pasien, di mana sikap ramah dan perhatian petugas merupakan faktor dominan yang paling berpengaruh. Faktor tambahan seperti waktu tunggu, komunikasi efektif, dan profesionalisme tenaga kesehatan juga berkontribusi dalam meningkatkan kepuasan pasien. Budaya pelayanan prima khususnya di kalangan perawat mampu memperkuat kepercayaan dan loyalitas pasien, terutama pengguna asuransi kesehatan BPJS. Kesimpulannya, penerapan service excellent berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pasien rawat jalan, dan pelayanan yang sesuai SOP meningkatkan rasa aman dan profesionalisme. Disarankan rumah sakit terus memperkuat pelatihan pelayanan prima untuk meningkatkan responsivitas dan antisipasi kebutuhan pasien guna mempertahankan kualitas layanan oftalmologi dan daya saing rumah sakit di wilayah tersebut.
TINGKAT REGULASI EMOSI PADA REMAJA TENGAH Retnoningtias, Diah Widiawati; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5245

Abstract

ABSTRAK Tugas perkembangan menuntut remaja untuk mampu meregulasi emosi, namun pada kenyataannya remaja merupakan kelompok usia paling rentan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi secara efektif. Dua penelitian sebelumnya menyatakan bahwa regulasi emosi remaja tengah berada dalam kategori rendah, sementara tiga penelitian yang lain menyatakan regulasi emosi berada dalam kategori sedang. Perbedaan berbagai studi tersebut menggugah ketertarikan peneliti untuk menguji gambaran regulasi emosi pada remaja tengah yang sesungguhnya. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui gambaran regulasi emosi pada remaja tengah. Regulasi emosi diukur dengan menggunakan Skala Regulasi Emosi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif tipe deskriptif. Populasi penelitian sejumlah 890 remaja tengah, sementara sampel penelitian sejumlah 277 remaja tengah, yang didapat dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menyebutkan ada 8 subjek memiliki regulasi emosi sangat rendah (2,9%), 51 subjek memiliki regulasi emosi rendah (18.4%), 34 subjek memiliki regulasi emosi sedang (12,3%), 184 subjek memiliki regulasi emosi tinggi (66,4%), dan 0 subjek memiliki regulasi emosi sangat tinggi (0%). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa remaja tengah cukup mampu meregulasi emosi diri sendiri. Hasil penelitian ini dapat memberikan pemetaan mengenai tingkat regulasi emosi pada remaja tengah dan menjadi landasan untuk pengembangan program intervensi psikologi dengan topik regulasi emosi.
PENERAPAN TES LOCOMOTIVE SYNDROME DI KOMUNITAS LANSIA BERBASIS GLFS-25, TWO-STEP TEST, DAN STAND-UP TEST: NARRATIVE LITERATURE REVIEW Yasa, I Made Astika; Arista, I Gede Peri; Daryono
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5254

Abstract

Latar Belakang: Locomotive Syndrome (LS) menurunkan mobilitas dan kemandirian lansia. Skrining komunitas lazim mengintegrasikan tiga komponen Locomotive Syndrome Risk Test (LSRT), yakni GLFS-25 (gejala/disabilitas), Two-Step test (test panjang langkah dalam kemampuan berjalan), dan Stand-Up test (kekuatan fungsional ekstremitas bawah). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merangkum bukti ilmiah mengenai penggunaan GLFS-25, Two-Step Test, dan Stand-Up Test dalam penilaian Locomotive Syndrome komunitas lansia. Metode: Narrative review atas delapan artikel terpilih (2020-2025) berbasis jurnal scopus, ekstraksi mencakup penerapan di komunitas lansia, prosedur utama, cut off dan staging LS, karakteristik psikometrik GLFS‑25, serta hubungan dengan parameter fungsi berjalan dan keseimbangan. Hasil: Ketiga instrumen konsisten digunakan untuk mengklasifikasikan LS‑1, LS‑2, dan LS‑3. GLFS‑25 menunjukkan reliabilitas kuat, sementara Two Step test dan Stand Up test selaras dengan indikator jalan dan kekuatan tungkai. Simpulan: Kombinasi GLFS‑25, Two-Step test, Stand-Up test layak sebagai alur skrining kelompok lansia dan pemantauan perubahan, dapat dilengkapi TUG/BBS/OLST sesuai kebutuhan sumber daya.
PROFIL KOGNITIF SLOW LEARNER BERDASARKAN TES WECHSLER INTELLIGENCE SCALE FOR CHILDREN (WISC) DI SEKOLAH X BADUNG BALI Dewi, Ni Nyoman Ari Indra; Retnoningtias, Diah Widiawati; Huwae, Gretty Henofela; Hardika, I Rai
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5255

Abstract

Kemampuan kognitif merupakan aspek fundamental dalam keberhasilan belajar anak. Namun, tidak semua anak menunjukkan perkembangan kognitif yang optimal. Sebagian anak berada pada rentang kemampuan intelektual yang lebih rendah tetapi masih mampu mengikuti pembelajaran reguler, dikenal sebagai slow learners. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kognitif anak slow learner berdasarkan hasil asesmen Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC) di Sekolah X Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 15 anak yang diidentifikasi memiliki kendala dalam proses pembelajaran di kelas melalui informasi dari guru dan konselor sekolah. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Hasil asesmen menunjukkan terdapat tiga anak (J, M, dan K) dengan IQ total berada pada rentang 70–79, yang termasuk kategori slow learner. Skor IQ verbal dan IQ performance pada ketiga subjek relatif seimbang, dengan selisih antara 1–9 poin, menunjukkan tidak adanya ketimpangan signifikan antar domain kognitif. Kondisi ini mengindikasikan bahwa hambatan belajar yang muncul bukan akibat gangguan spesifik pada proses kognitif tertentu, melainkan karena kapasitas intelektual umum yang lebih rendah. Anak slow learner umumnya membutuhkan waktu lebih lama dalam memahami konsep abstrak dan memerlukan pengulangan dalam pembelajaran. Temuan ini mendapatkan bahwa anak dengan kecerdasan di bawah rata-rata mampu belajar dengan baik melalui pendekatan konkret, instruksi bertahap, dan dukungan individual. Kesimpulannya, profil kognitif anak slow learner ditandai oleh kemampuan intelektual pada rentang batas bawah normal dengan keseimbangan antara kemampuan verbal dan performansi. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi guru dan konselor sekolah untuk merancang strategi pembelajaran adaptif, dengan menekankan penguatan keterampilan dasar, penggunaan media visual, serta pembelajaran berbasis pengulangan.
LPD SEBAGAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN SOKOGURU EKONOMI DESA Sirna, I Ketut; Komalasari, Yeyen; Adinegara, I Gusti Ngurah Joko
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5257

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui LPD sebagai sokoguru ekonomi desa, dalam pemberdayaan masyarakat desa, yang ditinjau dari memberantas Ijon, gadai gelap dan lain-lain, meningkatkan daya beli Masyarakat desa, melancarkan lalu lintas pembayaran dan pertukaran di desa. Tahapan penelitian: di tahun 2025 dilakukan penelitian pada LPD desa gumbrih, kecamatan pekutatan, kabupaten jembrana bali. Metode: Penelitian dilaksanakan secara deskriptif, kualitatif, kuantitatif, pendekatan kajian ekonomi pedesaan, standar pengelolaan manajemen keuangan, sistem pengawasan internal, serta bentuk laporan yang accountable, sebagai pengelolaan dan pemanfaatan_LPD. data dianalisis dengan menggunakan teori standar pengelolaan manajemen keuangan, sistem pengawasan internal, dan bentuk laporan accountable, pemberdayaan masyarakat desa dan LPD sebagau sokuguru ekonomi desa, dan teori yang relevan sesuai data yang ditemukan di tempat penelitian. Hasil penelitian, menunjukan hasil yang signifikan, sesuai dengan pedoman pada Perda Bali no.3 tahun 2017, untuk mengatur LPD dan Pergub Bali no. 44 tahun 2017 tentang peraturan pelaksana LPD, yang menunjukan hasil yaitu: 1). Cadangan modal usaha LPD dalam pengelolaan operasional sudah terlaksana dengan baik yaitu mencapai 54%; 2). Dana Pembangunan dan pemberdayaan Masyarakat desa sudah tercapai 68%; 3). Jasa dan imbalan atas pengelolaan manajemen LPD dan anggotanya sudah tercapai 50%; 4). Dana pemberdayaan dalam meningkatkan SDM LPD dalam meningkatkan kemajuannya sudah tercapai 64%; 5). Dana social kemasyarakatan dalam kegiatan Corperate Sosial Responsibility sudah tercapai 74%; Adapun sarannya yaitu: Perlunya peningkatan standar manajemen, dan peningkatan kompetensi SDM-LPD, dalam memajukan LPD kedepan yang lebih produktif, efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan keuntungan LPD dalam memerdayakan masyarakat desa dan menjaga sokoguru ekonomi desa untuk kesejahteraan.
PENERAPAN PERMAINAN CONGKLAK BALI MACIWA DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN NUMBER SENSE ANAK USIA DINI Lestari, Putu Indah; Prima, Elizabeth
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5288

Abstract

Pendidikan anak usia dini berperan penting dalam mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan kognitif khususnya number sense. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan number sense anak usia dini melalui penerapan permainan tradisional congklak Bali (maciwa). Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 anak Kelompok B1 TK Alit Kirana Kerobokan. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan tidak terstruktur dengan indikator pengenalan perbandingan ukuran, klasifikasi benda, serta konsep kalkulasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perkembangan number sense anak, ditandai dengan kenaikan persentase ketuntasan belajar dari 61,11% pada Siklus I menjadi 83,33% pada Siklus II. Terdapat peningkatan persentase ketuntasan belajar sebesar 22,22% dari Siklus I ke Siklus II. Penerapan permainan congklak memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan berpusat pada anak. Dengan demikian, permainan congklak efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan number sense anak usia dini.
TINJAUAN SISTEMATIS PROPERTI PSIKOMETRIK ALAT UKUR COGNITIVE TRIAD SEBAGAI INSTRUMEN DETEKSI DINI RISIKO DEPRESI Kepakisan, Anak Agung Gede Tyo Janardana; Septiarly, Yashinta Levy
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5289

Abstract

Depresi merupakan suatu kondisi pada individu yang ditandai dengan tidak memiliki kepuasan dan juga kesenangan, sehingga timbul perasaan sedih dan dapat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari. Prevalensi depresi di Indonesia pada masa dewasa awal sekitar 27,86%. Gejala depresi dapat terjadi dikarenakan tiga pola pikiran negatif (cognitive triad) dan kecenderungan mencela diri. Pencegahan depresi dapat dilakukan dengan mengenali atau mendeteksi tiga pola pikiran negatif (cognitive triad). Langkah awal untuk mendeteksi, dapat dilakukan dengan mengukur tingkat cognitive triad menggunakan alat ukur atau instrumen yang telah teruji kualitas psikometriknya. Penelitian ini merupakan systematic literature review yang bertujuan untuk mengidentifikasi properti psikometrik dari alat ukur yang telah dikembangkan maupun diadaptasi. Proses seleksi artikel menggunakan pedoman PRISMA. Kriteria inklusi yaitu: alat ukur cognitive triad, adaptasi maupun terjemahan, berbahasa Inggris dan Indonesia, dan memiliki hasil reliabilitas dan validitas. Hasil penelusuran literatur diperoleh sejumlah 6 artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat alat ukur yang sudah teruji kualitas psikometrik. Alat ukur-alat ukur cognitive triad yang ada saat ini memiliki koefisien reliabilitas yang memuaskan, ditunjukkan dengan nilai koefisien Cronbach’s alpha (ɑ) 0.91-0.95 dan reliabilitas test-retest memiliki hasil yang baik dengan nilai koefisien 0.83-0.88. Validitas isi, konstruk, dan kriteria juga telah dilakukan dan memiliki hasil yang baik. Peneliti Indonesia telah mengadaptasi alat ukur cognitive triad for children dan memiliki reliabilitas dan validitas baik yang dapat digunakan oleh remaja Indonesia untuk mengenali tiga pola pikiran negatif. Namun, alat ukur tersebut hanya terbatas untuk remaja dan saat ini belum ada untuk dewasa awal sehingga perlu pengembangan alat ukur untuk dewasa awal.
Implementasi Manajemen Program Parenting dalam Memperkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak Usia Dini Subagia, Ni Komang Theda Febrina; Poerwati, Christiani Endah
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5291

Abstract

Peran keluarga dalam pendidikan anak usia dini semakin diperlukan seiring semakin kompleksnya kebutuhan perkembangan anak dan tuntutan keterlibatan orang tua dalam layanan PAUD. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana manajemen program parenting diimplementasikan melalui pendekatan POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) serta bagaimana penerapan manajemen tersebut berkontribusi terhadap penguatan peran keluarga. Penelitian menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menelaah artikel yang relevan dengan manajemen program parenting dan keterlibatan keluarga dalam PAUD. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan program yang berbasis kebutuhan keluarga, pengorganisasian yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dan pelaksanaan program yang fleksibel serta partisipatif te rbukti meningkatkan kualitas interaksi orang tua dan anak di rumah maupun partisipasi di sekolah. Namun, evaluasi program belum sepenuhnya optimal karena terdapat lembaga yang belum memiliki instrumen monitoring yang terukur dan belum sepenuhnya memanfaatkan hasil evaluasi sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, penerapan manajemen program parenting yang komprehensif melalui POAC mampu memperkuat kolaborasi antara sekolah dankeluarga dan berpotensi meningkatkan dukungan orang tua terhadap proses pendidikan anak usia dini.
PENGARUH PROFITABILITAS, IOS, LEVERAGE, GROWTH RATIO DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN Anggreni, Ni Nyoman Yulita; Kepramareni, Putu; Dicriyani, Ni Luh Gede Mahayu
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5292

Abstract

Kebijakan dividen adalah kebijakan suatu perusahaan dalam penentuan penggunaan laba bersih setelah pajak, yang kemudian dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen, serta kebijakan tersebut juga menentukan berapa banyak dari laba bersih yang harus digunakan untuk mendanai investasi perusahaan. Perusahaan yang mampu membayar dividen tinggi cenderung meningkatkan kepercayaan investor, karena hal ini menandakan bahwa kinerja keuangan perusahaan diprediksi akan baik pada periode berikutnya, sehingga menarik investor baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh profitabilitas, investment opportunity set, leverage, growth ratio dan kepemilikan manajerial terhadap kebijakan dividen pada saham blue chip di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2022-2024. Sampel penelitian terdiri dari 19 perusahaan dengan 57 observasi yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari laporan keuangan tahunan, yang dapat diakses dari situs web resmi Bursa Efek Indonesia (IDX). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa investment opportunity set, leverage, growth ratio dan kepemilikan manajerial tidak memengaruhi kebijakan dividen. Sementara itu, profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap kebijakan dividen.

Page 2 of 3 | Total Record : 22