cover
Contact Name
Putu Indah Lestari
Contact Email
lppm@undhirabali.ac.id
Phone
+62361426450
Journal Mail Official
sinaptek@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara, Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK)
ISSN : -     EISSN : 28100867     DOI : -
Prosiding SINAPTEK adalah forum ilmiah bagi dosen untuk memublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam mengimplementasikan pengetahuan, inovasi, dan aplikasi teknologi tetap guna yang berdampak nyata. Wadah berbagi pengetahuan, best practices, serta inspirasi bagi para akademia, peneliti, dan pengabdi sebagai wadah untuk berkolaborasi, mendiseminasikan karya ilmiah, inovasi, dan aplikasi Iptek yang bermanfaat dan berdampak bagi ilmu pengetahuan serta bagi masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 203 Documents
MENINGKATKAN BAHASA INGGRIS LISAN KELAS XI ROOM DIVISION SMK WIRA HARAPAN MELALUI PELATIHAN ESP Gek Wulan Novi Utami; Ni Luh Desy Suari Dewi; Putu Chrisma Dewi; Km. Tri Sutrisna Agustia; Nengah Laba; Ni Made Diana Erfiani; Ni Nyoman Tri Sukarsih; I Gede Neil Prajamukti Wardhana; I Gusti Nyoman Putra Kamayana
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.665 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan dari kegiatan pelatihan ESP di SMK Wira Harapan ini untuk mempromosikan prodi Sastra Inggris, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris lisan siswa kelas XI room division (jurusan House Keeping dan Front Office) yang akan membantu performa terutama dalam pelayanan dengan komunikasi lisan yang memadai dan mengenalkan wawasan lebih khusus terkait standar bahasa Inggris hospitality yang mencakup courtesy dan kesopanan berbahasa. Kegiatan ini menyasar siswa kelas XI room division yang terbagi atas siswa jurusan House Keeping dan siswa jurusan Front Office diberikan pelatihan keterampilan berbicara yang mencakup bahasa Inggris yang berkaitan dan diperlukan jurusan tersebut.Kata kunci: ESP, Hospitality, room division, House Keeping, Front Office, SMK Wira Harapan
PKM PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN APE DALAM PEMBELAJARAN PAUD DI PAUD DUTA KASIH DALUNG, KECAMATAN KUTA UTARA I Made Elia Cahaya; Christiani Endah Poerwati; Ni Made Ayu Suryaningsih
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 1 (2018): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1329.408 KB)

Abstract

ABSTRAKPembelajaran pada anak usia dini menghendaki metode, kegiatan dan media yang sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif anak. Tingkat perkembangan kognitif anak 4-6 tahun masih berada pada tahap pra operasional konkrit, sehingga penggunaan media sangat membantu anak dalam mempelajari banyak konsep secara konkrit. Media juga membantu guru untuk menyampaikan materi pembelajaran menjadi lebih menarik. Hasil wawancara dengan mitra diketahui bahwa penggunaan Alat Peraga Edukatif (APE) sebagai media pembelajaran kurang efektif karena keterbatasan penggunaan, ketersediaan dan keengganan membuat. Maka melalui program pengabdian kepada masyarakat ini kami menawarkan solusi bagi pengadaan maupun penggunaan APE sebagai media pembelajaran anak usia dini menjadi kreatif, efektif, efisien dan sesuai tujuan pembelajaran. Melalui metode workshop, demonstrasi, dan simulasi, diharapkan guru PAUD mampu membuat dan memanfaatkan APE sebagai media pembelajaran secara kreatif dan efektif, sehingga pembelajaran di PAUD menjadi lebih menarik, menyenangkan dan bermakna. Berdasarkan hasil observasi dan kuesioner selama proses pengabdian terjadi peningkatan kemampuan pendidik anak usia dini dalam membuat dan menerapkan APE dalam pembelajaran.Kata kunci: Alat Peraga Edukatif (APE), Pembelajaran, Anak Usia DiniABSTRACTLearning in early childhood requires methods, activities and media that are appropriate to the level of cognitive development of children. The level of cognitive development of children 4-6 years is still in the concrete pre-operational stage, so the use of media is very helpful in learning many concepts concretely. The media also helps teachers to convey learning material to be more interesting. The results of interviews with partners revealed that the use of Educative Teaching Aids (APE) as a learning medium was less effective because of limited use, availability and reluctance to make. So through this community service program we offer solutions for the procurement and use of APE as a medium for early childhood learning to be creative, effective, efficient and appropriate learning objectives. Through the method of workshops, demonstrations, and simulations, it is expected that PAUD teachers are able to create and utilize APE as a creative and effective learning medium, so that learning in PAUD becomes more interesting, fun and meaningful. Based on the results of observations and questionnaires during the service process there was an increase in the ability of early childhood educators in making and implementing APE in learning.Keywords: Educative Teaching Aids (APE), Learning, Early Childhood
PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF PADA SANGGAR TENUN KEMBAR SARI DESA BATUAGUNG, KABUPATEN JEMBRANA, PROVINSI BALI I Gede Deddy Rahmat; Gabriel Firsta Adnyana; I Wayan Ruspendi Junaedi
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1255.397 KB)

Abstract

AbstrakSanggar Tenun Kembar Sari yang terletak di Desa Batuagung, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali adalah salah satu sanggar perajin kain tenun tradisional khas Kabupaten Jembrana, di dalam proses pengerjaannya Sanggar Tenun Kembar Sari menggunakan teknik pengerjaan kain tenun menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dan alat tenun tradisional khas Kabupaten Jembrana yang bernama CagCag. sebagai pelaku Ekonomi Kreatif, Sanggar Tenun Kembar Sari dan perajin tenun khas Jembrana menghadapi masalah pada pengelolaan Marketing Mix 4P (Product, Price, Place & Promotion), kurangnya pengetahuan dan kemampuan manajerial, kurangnya pengetahuan tentang manajemen pemasaran yang profesional (digital marketing), belum menerapkan Teknologi Informasi berupa perangkat keras dan perangkat lunak aplikasi (software dan hardware). Akibatnya, Sanggar Tenun Kembar Sari belum maksimal dalam perkembangan bisnisnya sehingga omzet penjualannya relatif masih kecil, oleh karena itu, melalui program kemitraan masyarakat, tim dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Dhyana Pura memberikan pelatihan dan pendampingan dalam proses sosialisasi, pembinaan, pelatihan, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan keberlanjutan program kepada Unit Usaha Sanggar Tenun Kembar Sari. Tim PkM dibantu dengan melibatkan 3 orang mahasiswa. Waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan PkM ini 8 (delapan) bulan. Proses yang dilakukan berupa (1) sosialisasi mengenai pengelolaan UMKM dan pengelolaan manajemen kewirausahaan, (2), strategi pengembangan ekonomi kreatif berupa strategi dalam manajemen pemasaran, (3) pendampingan dan pelatihan mengenai cara dan penggunaan perangkat teknologi dan informasi berupa perangkat keras dan perangkat lunak aplikasi (hardware dan software), sehingga dapat disimpulkan proses pendampingan dan pelatihan kepada UMKM Sanggar Tenun Kembar Sari secara umum sudah terlaksana dengan baik.Kata Kunci: Alat Tenun Bukan Mesin, (ATBM), Digitalisasi UMKM, Manajemen Pemasaran,Kewirausahaan, Sanggar Tenun Kembar Sari
BUKU KUMPULAN ABSTRAK SINAPTEK KUMPULAN ABSTRAK SINAPTEK
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 1 (2018): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1637.903 KB)

Abstract

BUKU KUMPULAN ABSTRAK SINAPTEK
PKM PENDAMPINGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS SAINTIFIK DI TK WIDYA PUSPITA CANGGU Christiani Endah Poerwati; Ni Made Ayu Suryaningsih; I Made Elia Cahaya
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 2 (2019): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.504 KB)

Abstract

ABSTRAKPendekatan saintifik merupakan pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan anak untuk mendapat pengalaman belajar melalui mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar dan mengkomunikasikan. Pembelajaran ini membiasakan anak untuk menemukan pengetahuan baru, memecahkan masalah, melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Pada proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik ini, guru dituntut untuk kreatif dan mampu merancang perencanaan pembelajaran dengan tepat. Hasil observasi dan wawancara di TK Widya Puspita Canggu, diketahui bahwa guru-guru mengalami kesulitan dalam menyusun perencanaan dan aplikasi dari pendekatan tersebut. Maka melalui program pengabdian kepada masyarakat diadakan pendampingan penyusunan perencanaan pembelajaran PAUD. Melalui kegiatan ini, guru di TK Widya Puspita Canggu mampu menyusun perangkat pembelajaran dengan menerapkan pendekatan saintifik secara kreatif dan efektif, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik, menyenangkan dan bermakna.Kata kunci: Pendekatan saintifik, Perangkat pembelajaran, PendampinganA scientific approach is a learning approach that gives children the opportunity to gain learning experiences through observing, asking questions, gathering information, reasoning and communicating. This learning accustoms children to discover new knowledge, solve problems, critical and creative thinking skills. In the learning process using this scientific approach, teachers are required to be creative and able to design learning plans appropriately. The results of observations and interviews at TK Widya Puspita Canggu, it is known that teachers have difficulty in planning and application of the approach. Then through community service programs, assistance was provided in the preparation of PAUD learning plans. Through this activity, teachers at TK Widya Puspita Canggu are able to develop learning tools by applying scientific approaches creatively and effectively, so that the learning process becomes more interesting, enjoyable and meaningful.Keywords: Scientific approach, Learning tools, Assistance
PENGEMBANGAN USAHA KERAJINAN ALBUM PHOTO KREATIF DI DESA TEGALALANG, GIANYAR Ni Putu Cempaka Dharmadewi Atmaja; Tjokorda Istri Praganingrum
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 2 (2019): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.596 KB)

Abstract

ABSTRAKUKM dalam kegiatan ini yaitu Aris Handycraft yang mempunyai kegiatan di bidang kerajinan photo album yang terbuat dari bahan-bahan yang alami. Hasil observasi ternyata Aris Handycraft mempunyai beberapa permasalahan yaitu permasalahan produksi mencangkup permasalahan bahan baku, ruang kerja dan gudang, masalah teknologi dan masalah kesehatan dan keselamatan kerja. Permasalahan kedua adalah permasalahan pemasaran yang mencakup ruang lingkup pemasaran yang masih sempit dan pemanfaatan lokasi penjualan. Permasalahan ketiga adalah dalam aspek manajemen. Adapun solusi yang diberikan untuk permasalahan produksi adalah 1) membantu mencari supplier untuk pengadaan bahan baku yang berkesinambungan, 2) membuat ruang kerja tambahan yang disipakan untuk menjadi tempat bekerja sekaligus tempat penyimpanan, memberikan meja kerja dan renovasi ruangan, 3) mengadakan mesin potong, mesin bor dan staples duduk, 4) masalah kesehatan diatasi dengan memberikan paket P3K, selop tangan dan masker. Untuk permasalahan pemasaran maka solusi yang diberikan adalah dengan memberikan etalase kaca, neon box dan website pemasaran, Solusi permasalahan ketiga adalah membantu pengerajin dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana.Kata Kunci: UKM, Album Photo KreatifABSTRACTUKM in this activity is Aris Handicraft, which has activities in the field of craft photo albums made from natural ingredients. The results of the observation turned out that Aris Handycraft had several problems, namely the production problems involving the problems of raw materials, work space and warehouses, technological problems and occupational health and safety problems. The second problem is the marketing problem that covers the narrow scope of marketing and the use of sales locations. The third problem is in the management aspect. The solutions provided for production problems are 1) helping to find suppliers for the supply of sustainable raw materials, 2) making additional workspaces which are prepared to work as well as storage areas, providing work desks and room renovations, 3) holding cutting machines, machines sitting drill and staples, 4) health problems are overcome by giving first aid packages, hand slippers and masks. For marketing problems, the solution given is to provide glass window displays, neon boxes and website marketing. The third problem solution is to help craftsmen in carrying out simple financial records.Keyword: small bussiness, Creative Photo Album
PKM PENGELOLAAN RESTORAN DI WARUNG MADU SEGARA DI DESA GUMBRIH PEKUTATAN, JEMBRANA - BALI Gusti Ngurah Joko Adinegara; I Ketut Sirna; Gilbert Nainggolan
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 3 (2020): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.007 KB)

Abstract

ABSTRAKWarung Madu Segara yang terletak di pinggir pantai merupakan salah satu kelompok sadar wisata di Desa Wisata Gumbrih yang bergerak dalam usaha kuliner yang berusaha mengangkat potensi dari kelompok sadar wisata lainnya. Warung Madu Segara mengalami permasalahan dalam pengelolaan sebuah warung makan. PKM ini berupaya membantu permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan restoran, pengolahan bahan makanan sampai dengan penyajian makanan dalam memberikan pelayanan makan dan minum bagi wisatawan yang datang berkunjung. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya pengetahuan dan ketrampilan pengelola dan staf Warung Madu Segara dalam pengelolaan sebuah warung makan, pengetahuan pengolahan makanan dan minuman. Kendala lainnya adalah Warung Madu Segara belum dikenal di kalangan wisatawan karena kurangnya informasi dan promosi sehingga perlu adanya pendampingan dalam aspek pemasaran dan penataan usaha warung makan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan tentang pengelolaan warung makan, dengan mendatangkan instruktur baik instruktur memasak (chef) dan instruktur tata hidangan (waiter) yang berpengalaman. Kegiatan yang telah dilakukan adalah pemenuhan keperluan memasak serta pengolahan minuman, praktek pengolahan memasak dan pengolahan minuman, serta teori manejemen pengelolaan restoran. Hasil dari program PKM ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan pengelolaan sebuah warung makan, baik dari segi pengelolaan restoran, pengolahan dan penyajian makanan dan minuman, serta dapat mengangkat potensi lokal yang dapat sajikan kepada wisatawan.Kata Kunci: Desa Wisata Gumbrih, Manajemen, Pengelolaan, Restoran.
PELUANG BISNIS MIKRO DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DI MASA NEW NORMAL Luh Diah Citra Resmi Cahyadi; Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani; Rai Gina Artaninggrum; Putu Aristya Adi Wasita; Ni Nengah Lasmini
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 3 (2020): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.759 KB)

Abstract

ABSTRAKKehidupan new normal merupakan tatanan kehidupan yang ditawarkan agar perekonomian bisa kembali berjalan setelah pandemic Covid 19 menghantam kehidupan manusia. Meskipun obat atau vaksin Corona belum ditemukan, sektor ekonomi harus dipulihkan. Masyarakat akan hidup berdampingan dengan virus Corona. Baik di tahap new normal atau pandemi, situasi sejatinya tetap sama. Pertimbangannya adalah ekonomi tetap berputar. Salah satu yang bisnis yang dikembangkan di masa new normal adalah binis mikro. Saat ini peluang bisnis usaha mikro mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dengan adanya usaha mikro diharapkan pertumbuhan perekonomian Indonesia juga terus mengalami kenaikan. Selain mengetahui peluang bisnis di masa new normal, pelaku bisnis mikro juga perlu mengetahui mengelola keuangan agar bisnis terus berkembang. Program Studi Akuntansi bersama CV. Cahaya Bintang Gemilang melaksanakan pengabdian masyarakat secara online pada tanggal 30 Juli 2020, dihadiri oleh 65 orang yang memiliki usaha mikro diberbagai bidang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar masyarakat yang memiliki usaha mikro mampu mengembangkan usahanya, serta mampu mengelola keuangan perusahaan untuk kelangsungan hidup perusahaan jangka panjang.Kata kunci: keuangan, mikro, new normal
PENDAMPINGAN PEMASARAN DAN PENGEMASAN PRODUK ABON PEPAYA SNACK YUMMY PADA LKSA WIDHYA ASIH MELAYA Komang Yuda Widiarta; Lia Sukma Dewi; Ni Putu Elika Crusita Dewi3; Bagus Oka Frenky Saputra; Ni Putu Dyah Krismawintari; Putu Chris Susanto; Christimulia Purnama Trimurti; Putu Suarmi Sri Patni
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 4 (2021): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.867 KB)

Abstract

ABSTRAKLembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Widhya Asih di Melaya Jembrana balimemiliki sejumlah aktivitas yang bertujuan untuk melatih minat usaha. Peran dariakademisi dalam pendampingan dalam pengelolaan pada proses pengemasan produkdan pemasaran produk UMKM khususnya Abon Pepaya. Pelatihan ini mulai daripembuatan kemasan, logo, hingga pengepakan yang sesuai standard serta pemasaranmenggunakan media sosial. Selama ini LKSA Widhya Asih Melaya belum menggunakanmedia sosial sebagai media untuk pemasaran dan pengemasannya juga kurang menarikbagi konsumen. Peningkatan keterampilan yang didapat dalam pelatihan ini agar pelakuekonomi LKSA Widhya Asih dapat meningkatkan hasil usahanya melalui kemasan yangmodern dan pemasaran yang meluas melalui media sosial. Pencapaian tujuan pelatihantersebut dilakukan melalui metode penyampaian informasi dan teori, kemudianpendampingan, demontrasi, latihan (tutorial) dan Tanya jawab. Setelah kegiatanpelatihan dilaksanakan monitoring atau evaluasi oleh panitia (dosen dan mahasiswa).Berdasarkan hasil angket dari LKSA Widhya Asih yang menjadi peserta menunjukanbahwa pelatihan pengemasan dan pemasaran produk Abon Pepaya baik online maupunoffline pengabdian pada masyarakat ini berjalan lancar sesuai dengan target yangdiharapkan. Program pelatihan ini mampu memberikan peningkatan keterampilan dalammembuat kemasan produk yang kompetitif dan mampu melakukan pemasaran produkterutama secara online melalui media sosial baik media Instagram, WhatsApp, dan lainlain.Kata kunci: Pemasaran, media sosial, pengemasan produk, Abon Pepaya, Snack
KOLABORASI AKSI KONSERVASI UNTUK PENGEMBANGAN KAWASAN EKOWISATA MANGROVE BAROS Aniek Prasetyaningsih; Djoko Rahardjo
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 1 (2018): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.945 KB)

Abstract

ABSTRAKUntuk mewujudkan kawasan ekowisata Mangrove Dusun Baros Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul dibutuhkan kolaborasi dan sinergi semua pihak, membangun berkomitmen melakukan program pengembangan kawasan ekowisata mangrove. Program dilakukan selama 5 bulan, mulai bulan Mei – Nopember 2017 di Desa Tirtohargo Kretek Kabupaten Bantul. Kegiatan yang dilakukan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan secara partisipatif, pendampingan kelompok, pengembangan kemitraan, pelaksanaan aksi konservasi dengan penanaman mangrove, penebaran bibit ikan dan kepiting. Identifikasi kebutuhan dan penyusunan program dilakukan dengan metode observasi dan Focus Grup Discusion dengan kelompok pemuda. Program pengembangan kemitraan dilakukan dengan penyelenggaraan serangkaian rapat koordinasi yang melibatkan multi pihak baik yang diselenggarakan di Fakultas Bioteknologi UKDW, di Desa Baros dan di Bappeda Kabupaten Bantul. Pelaksanaan aksi konservasi dilakukan dengan mobilisasi mahasiswa, masyarakat, dan aparat pemda terkait untuk membangun komitmen kolaborasi. Pelaksanaan program Kolaborasi Aksi Konservasi untuk mengembangkan Kawasan Ekowisata Mangrove Baros Kabupaten Bantul telah berhasil mempertemukan dan membangun komitmen para pihak untuk bersinergi melakukan aksi konservasi dan pendampingan kelompok masyarakat dalam pengembangan kawasan ekowisata mangrove.Kata kunci: Baros, kolaborasi, konservasi, mangrove

Page 4 of 21 | Total Record : 203