cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 465 Documents
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA PADA MATERI KELILING LINGKARAN DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK Susy Febriya; Oyon Haki Pranata; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2015): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.927 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v2i2.5867

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hambatan belajar siswa terhadap materi keliling lingkaran dan  penggunaan LKS di Sekolah Dasar. Siswa mengalami kesulitan dalam menentukan unsur-unsur pada lingkaran, seperti diameter, jari-jari, dan titik pusat. Siswa tidak tahu rumus mencari keliling lingkaran. Dalam proses pembelajaran siswa dilatih untuk hafal bukan memahami pelajaran melalui LKS yang biasa digunakan di SD. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti mengembangkan desain lembar kerja siswa yang berfokus pada materi keliling lingkaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran matematika realistik. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana  hambatan belajar siswa, bentuk LKS yang diguanakan di SD, bagaimana desain LKS yang akan dikembangkan, dan respons guru dan siswa terhadap LKS yang dikembangkan. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui berbagai hambatan belajar siswa pada pembelajaran materi keliling lingkaran dan bentuk LKS yang biasa digunakan di SD, mengetahui desain LKS yang dikembangkan dan respons yang akan diberikan oleh guru dan siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah  Desain Research dengan desain yang dikemukakan oleh Reeves. Subjek penelitian, yaitu situasi sosial SDN 2 Baregbeg, dibantu oleh 35 siswa kelas VI sebagai partisipan dan guru kelas sebagai narasumber. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa respons yang diberikan oleh guru dan siswa baik, karena hambatan  belajar siswa dapat teratasi dengan LKS materi keliling lingkaran dengan pendekatan pembelajaran matematika realistik yang dapat membawa kegiatan sehari-hari siswa ke dalam kegiatan kelas.
Analisis Tipografi Tulisan Puisi Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Disa Ardani Iswari; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 3 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.54 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i3.39235

Abstract

Puisi anak memiliki ciri bentuk penulisan puisi yang ditulis ke dalam larik- larik pendek, berganti baris walau belum penuh ke margin kanan, dan larik- larik tersebut kemudian membentuk bait-bait. Bentuk penulisan tersebut disebut tipografi. Tipografi merupakan pembeda antara puisi dengan prosa dan drama. Penelitian terhadap tipografi puisi di Kelas IV Sekolah Dasar belum pernah dilakukan, sehingga belum ada bukti kemampuan menulis puisi berdasarkan aspek tipografi puisi di SDN 3 Bayongbong. Tujuan penelitian yaitu menganalisis tipografi tulisan puisi karya peserta didik di kelas IV SDN 3 Bayongbong. Aspek tipografi yang menjadi fokus penelitian ini diantaranya (1) Penulisan judul; (2) Penulisan nama peserta didik; (3) Penyusunan bait; (4) Penyusunan larik; (5) Kelengkapan penulisan diksi; (6) Kerapian dan (7) Kesesuaian dengan tema. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN 3 Bayongbong yang berjumlah 20 peserta didik dengan objek penelitian yaitu tipografi pada puisi yang ditulis tangan oleh peserta didik. Penelitian ini disusun dan dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Metode ini digunakan dengan mendeskripsikan tipografi tulisan puisi peserta didik sesuai aspek yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan tes tulis berupa penugasan membuat puisi dan teknik dokumentasi. Berdasarkan data yang terkumpul, dapat ditarik sebuah simpulan bahwa data kesatu dari 20 peserta didik memperoleh jumlah skor keseluruhan 139 dengan rata- rata nilai adalah 6,75. Skor tersebut belum memenuhi ketuntasan indikator tipografi puisi yang ditentukan dalam penelitian artinya kemampuan peserta didik dalam menulis puisi dengan aspek tipografi pada data kesatu belum memenuhi. Lalu berdasarkan data kedua dari 20 peserta didik memperoleh jumlah skor keseluruhan 155 dengan rata- rata skor yang diperoleh adalah 7,75, skor tersebut telah memenuhi indikator ketuntasan tipografi puisi artinya kemampuan peserta didik dalam menulis puisi dengan aspek tipografi pada data kedua sudah memenuhi.
Model Penanaman Nilai Keimanan Pada Anak Usia Sekolah Dasar di Madrasah Diniyah Miftahurrahman Kabupaten Cilacap Linda Novianti; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 2 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i2.25622

Abstract

Penanaman nilai keimanan amat penting dilakukan secara kontinu sejak usia dini, mengingat banyaknya kasus penyimpangan di masyarakat karena kurangnya penanaman nilai keimanan pada sistem pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, model pelaksanaan, dan evaluasi penanaman nilai keimanan pada anak usia sekolah dasar di Madrasah Diniyah Miftahurrahman. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah pimpinan madrasah, para pendidik, dan santri usia sekolah dasar. Tempat penelitian yaitu Madrasah Diniyah Miftahurrahman Karang Pucung, Kabupaten Cilacap. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi. Kemudian data yang didapat diperiksa keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi, dan dianalisis dengan analisis kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Perencanaan penanaman nilai keimanan di Madrasah Diniyah Miftahurrahman dilakukan secara terpadu. 2) Model penanaman nilai keimanan di Madrasah Diniyah Miftahurrahman yaitu model deduktif, induktif, dan reflektif. Penanaman nilai keimanan melalui berbagai program yang diadakan di dalam dan di luar kelas, serta melalui berbagai metode yang digunakan oleh para pendidik, yaitu metode ceramah, keteladanan, pembiasaan, dan bercerita. 3) Evaluasi penanaman nilai keimanan dilakukan secara terprogram melalui evaluasi proses dan tes tertulis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.394 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i2.7216

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya variasi penggunaan model pembelajaran oleh guru. Pembelajaran cenderung menggunakan model konvensional yaitu dengan metode ceramah, sehingga siswa cepat merasa jenuh ketika pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif (berupa nilai pretest dan posttest) siswa dikelas V B sebagai eskperimen dan kelas V C sebagai kelas kontrol. Jenis Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen. Data penelitian dikumpulkan melalui tes. Jenis penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian dua kelompok sampel yang terdiri atas kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kelas eksperimen menggunakan perlakuan dengan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD sedangkan kelas kontrol menggunakan model konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: hasil pretest kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 53,6, sedangkan kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 53. Untuk hasil posttest pada kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 67 sedangkan kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 83,4. Penggunaan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa pada materi peristiwa menjelang proklamasi. Dibuktikan dengan perolehan persentase rata-rata nilai  posttest antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Nilai siginifikansi antara kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah 0,000. Dalam kriteria perhitungan berdasarkan signifikansi yaitu 0,000 0,05 maka H0 ditolak yang artinya kedua kelas tersebut tidak memiliki varian nilai yang sama. Dengan demikian, pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe STAD terhadap peningkatan hasil belajar siswa termasuk pada kriteria kuat.
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Kancing Gemerincing terhadap Hasil Belajar Siswa Pembelajaran IPS di SD Dini Erika; Sumardi Sumardi; Rosarina Rosarina
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.904 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i1.7270

Abstract

Pembelajaran pada dasarnya merupakan proses interaksi antara peserta didik dan pendidik pada suatu lingkungan belajar. Berawal dari kenyataan di lapangan bahwa masih rendahnya rata-rata nilai KKM hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS. Hal tersebut dikarenakan masih rendahnya penggunaan model pembelajaran IPS sehingga membuat pembelajaran tampak kurang menarik bagi siswa. Dari berbagai model pembelajaran, model cooperative learning tipe kancing gemerincing merupakan model yang dapat berpengaruh terhadap minat dan hasil belajar siswa. Hal tersebut dikarenakan model cooperative learning kancing gemerincing dapat membuat siswa berperan aktif dan berkontribusi dalam pembelajaran secara adil. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model cooperative learning tipe kancing gemerincing terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS dengan materi rejuangan melawan penjajah di SD Negeri 1 Gunungpereng. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan jenis non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 1 Gunungpereng dengan sampel siswa kelas V-B SD Negeri 1 Gunungpereng sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V-C SD Negeri 1 Gunungpereng sebagai kelas control  dengan jumlah sampel masing-masing 22 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS materi keragaman kenampakan alam dan buatan dengan rata-rata skor pre-test dan skor post-test masing-masing kelompok terdapat perbedaan dan mengalami peningkatan yang signifikan khususnya untuk kelas eksperimen. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPS materi perjuangan melawan penjajah dengan menggunakan cooperative learning tipe kancing gemerincing lebih baik daripada pembelajaran yang tidak menggunakan model cooperative learning tipe kancing gemerincing.
Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Musikalitas Anak di Sekolah Dasar Anita Oktavianti Br. Tarigan; Karlimah karlimah; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.929 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41748

Abstract

Musikalitas dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang bersifat unik dan memiliki kepekaan pengetahuan atau bakat seseorang terhadap musik. Penelitian yang diajukan mengenai pentingnya meningkatkan kemampuan musikalitas anak di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam artikel menggunakan metode literature review untuk mencari informasi yang relavan terkait penelitian yang diajukan. Adapun beberapa kategori untuk mengumpulkan informasi mengenai penelitian yang diteliti. Untuk mencari sumber-sumber publikasi yang relevan diidentifikasi terkait musikalitas, seni musik dan kecerdasan, merujuk pada sumber dari database Google Scholar. Adapun beberapa rumusan masalah yang membantu mengumpulkan semua informasi. Kemudian penulis melakukan analisis setiap abstrak yang akan digunakan untuk penelitian. Selanjutnya penulis melakukan seleksi mengenai tahun terbitan dari masing masing artikel. Artikel yang dapat seleksi hanya yang diterbitkan antara tahun 2000-2019. Dan akhirnya artikel yang dapat digunakan dalam penelitian ini sebanyak 21 artikel. Banyak sekolah yang menyepelekan pembelajaran seni terutama dalam jenjang tingkat sekolah dasar. Permasalahan yang sering ditemui khususnya pada saat pembelajaran seni berlangsung siswa tidak mendapatkan inti dari pembelajaran seni tersebut.  Solusi dari permasalahan ini dengan adanya literature mengenai musikalitas dapat menambah wawasan betapa pentingnya pembelajaran seni khususnya dalam bidang musik yang mempunyai peran penting dalam kehidupan seseorang, selain dapat mengembangkan kreatifitas, musik juga dapat membantu perkembangan individu. Manfaat yang didapatkan dengan adanya belajar seni musik dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan emosional, dapat memupuk kepercayaan pada dirinya bahkan perkembangan mental peserta didik. Pentingnya untuk meningkatkan kemampuan musikalitas perilaku peserta didik dapat membentuk ke arah yang lebih baik karena seni dapat membantu anak menjadikan pribadi yang mandiri.
Nilai-Nilai Karakter yang Terdapat dalam Film Animasi Upin dan Ipin Episode “Jembatan Ilmu” Romi Pasrah; Nana Ganda; Ahmad Mulyadiprana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 3 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.934 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i3.28665

Abstract

Film tidak hanya digunakan untuk media hiburan, melainkan menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai karakter yang terdapat dalam film animasi Upin dan Ipin episode "Jembatan Ilmu”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai-nilai karakter yang terdapat dalam film tersebut adalah menghargai prestasi, tanggung jawab, toleransi, peduli sosial, jujur, cinta tanah air. Oleh karena itu, film animasi ini cocok digunakan sebagai media untuk menyampaikan edukasi dan pesan moral serta nilai-nilai karakter kepada anak usia sekolah dasar.
Keefektifan Kalimat pada Laporan Hasil Pengamatan Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Canda Ayu Nidia; Engkos Kosasih; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.118 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.12710

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan melalui wawancara yang menyatakan bahwa sebagian besar siswa terlihat kesulitan dalam merangkai dan menulis kalimat efektif. Penggunaan kosa kata baku dan kalimat efektif merupakan dua hal yang selalu dituntut dalam perwujudan kompetensi dasar keterampilan bahasa Indonesia pada pembelajaran berbasis teks menurut kurikulum 2013 terutama untuk jenis teks nonfiksi. Namun sejatinya, hal tersebut masih kurang diperhatikan penggunaannya sehingga membuat ketercapaian kompetensi dasar menulis menggunakan kalimat efektif belum maksimal. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian mengenai kalimat efektif di sekolah dasar. Penelitian ini secara khusus dibuat dengan merumuskan masalah tentang ketidakefektifan pada laporan hasil pengamatan berdasarkan jenis kalimat dan penyebab ketidakefektifannya di kelas VI SDN Cibeureum Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana ketidakefektifan kalimat tunggal dan kalimat majemuk, serta bagaimana ketidakefektifan tersebut dilihat dari faktor penyebabnya. Untuk memperoleh deskripsi tentang unsur pokok penelitian sesuai dengan uraian rumusan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian, peneliti perlu menggunakan suatu metode penelitian tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan ketidakefektifan kalimat tunggal pada ragam pola dasar S-P, S-P-O, S-P-O-K, S-P-Pel, S-P-O-Pel, S-P-K, dan S-P-Pel-K, ketidakefektifan kalimat majemuk pada masing-masing ragam kalimat majemuk setara, rapatan, maupun bertingkat, dan penyebab ketidakefektifan kalimat meliputi kontaminasi, pleonasme, ketidakjelasan unsur inti, kesalahan nalar, kemubaziran preposisi dan kata, ketidaktepatan bentuk kata, dan pengaruh bahasa daerah.
Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Talking Stick untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Siti Rahayu; Momoh Halimah; Rustono WS
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.159 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i1.7419

Abstract

Penelitian ini diawali dari adanya masalah dalam pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri Kamenteng Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang. Masalah pada pembelajaran tersebut, yaitu  masih ada siswa yang bersifat acuh tak acuh, kurang memperhatikan penjelasan guru, tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan guru dan siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran, sehingga berdasarkan data awal yang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa hanya 55,9. Dengan demikian, peneliti mencoba untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan peningkatan motivasi belajar siswa, mendeskripsikan pelaksanaan peningkatan motivasi belajar siswa, dan mendeskripsikan hasil peningkatan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri Kamenteng Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang. Penerapan model cooperative learning tipe talking stick dipilih peneliti untuk mengatasi masalah tersebut, dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang rancangan prosedur penelitiannya mengacu pada model Kemmis dan MC. Taggart yang berbentuk Spiral. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket, dan tes. Sedangkan untuk analisis data digunakan teknik analisis kualitatif yang dilakukan dalam tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta analisis data kuantitatif yang digunakan untuk mengukur motivasi belajar dan mengetahui sejauh mana tingkat keaktifan siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan pelaksanaan tindakan yang dilakukan sebanyak dua siklus, secara keseluruhan telah menunjukkan adanya peningkatan dari data awal  baik dalam proses maupun hasil peningkatan motivasi belajar. Dari data yang diperoleh pada proses pembelajaran untuk tahap perencanaan siklus I 80% dan siklus II 95%, pada tahap pelaksanaan yang dilihat dari aktivitas guru ketika pembelajaran untuk tindakan siklus I sebesar 80% dan siklus II sebesar 95%. Sementara untuk aktivitas siswa pada tindakan siklus I sebesar 68,4% dan siklus II sebesar 82,9%. Sedangkan untuk hasil peningkatan motivasi belajar siswa pada siklus I adalah 64% dan siklus II adalah 82%. Karena motivasi belajar siswa meningkat maka hasil belajar siswa pun meningkat yaitu pada tindakan siklus I adalah 70,85 dan hasil belajar pada tindakan siklus II adalah 80,73. Dari data tersebut terlihat bahwa penerapan model cooperative learning tipe talking stick dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri Kamenteng Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Amir Prihartono; Yusuf Suryana; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.755 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jenis pola asuh orang tua, prestasi belajar peserta didik dan pengaruh dari pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik. Dengan memahami perkembangan yang ada, diharapkan orang tua sebagai guru pertama dan terutama untuk anak-anak dapat meningkatkan pola asuh sesuai perkembangan, dan melihat kemampuan anak dari segi belajar untuk menunjang prestasi belajarnya. Pola asuh orang tua terbagi menjadi 3, yaitu 1) pola asuh demokratis, 2) pola asuh otoriter dan 3) pola asuh permisif. Masing masing pola asuh memiliki cara dan keunikan sendiri dalam pengasuhan. Penelitian ini menggunakan metode literature review atau studi kepustakaan, dimana data dikumpulkan melalui kajian terhadap berbagai artikel yang diperoleh dari berbagai sumber artikel ilmiah yang relevan dengan  dengan masalah penelitian menggunakan kata kunci “pola asuh”, dan “prestasi belajar”. Hasil dari kajian literature ini yaitu 1) Pola asuh orang tua, 2) Prestasi belajar. Adapun hasil dari kajian literatur ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh dari pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar peserta didik. Pola asuh yang baik dari orang tua akan berdampak besar terhadap meningkatnya prestasi belajar peserta didik di sekolah. Berdasar dari ketiga jenis pola asuh orang tua, jenis pola asuh demokratis dirasa paling tepat dan sangat dominan dalam pengaruhnya terhadap prestasi belajar peserta didik.