cover
Contact Name
Rizki Rahmah Fauzia
Contact Email
kikirahmah88@gmail.com
Phone
+6285315718481
Journal Mail Official
kikirahmah88@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perjuangan Nomor 10a, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon 45131, Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
ISSN : 25982583     EISSN : 26861062     DOI : https://doi.org/10.58365
Core Subject : Health,
Praeparandi Journal, Journal of Pharmacy and Science (ISSN print 2598-2583, e-ISSN: 2686-1062) is a scientific publication covering pharmacology and clinical pharmacy, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmaceutical and pharmaceutical preparation technology, social pharmacy, and pharmaceutical services . published by the YPIB Cirebon College of Pharmacy twice a year, namely in July-August and January-February. This praeparandi is intended as a publication medium to display quality research articles in the categories of original research articles, scientific views/literature reviews, reviews, and case reports related to the health sector, especially pharmaceutical science. All submissions will be reviewed by experts
Articles 102 Documents
UJI STABILITAS GEL MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA (Canangium odoratum Baill) Subagja, Subagja
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 2 No 2 (2019): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang berasal dari bagian bunganya adalah Kenanga (Cananga odorata).Minyak atsiri kenanga dapat digunakan sebagai antibakteri.Antibakteri digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit diantaranya yaitu infeksi.Staphylococcus aureus adalah mikroorganisme flora normal yang banyak berada di kulit dan jika tumbuh berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti selulitis, impetigo, bisul dan jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas konsentrasi minyak atsiri bunga kenanga (Canangium odoratum Baill) yang dibuat sediaan gel sebagai antibakteri dengan konsentrasi minyak atsiri 1%, 5% dan 7%. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksperimental yaitu melakukan percobaan dan pengamatan pada objek yang sedang ditetili.Uji stabilitas yang digunakan adalah metode Cyling Test. Sediaan gel disimpan pada suhu 40dan 450.Dari evaluasi sediaan diperoleh hasil gel memenuhi syarat dari organoleptis, uji pH, uji daya sebar, uji sineresis.Dari hasil uji stabilitas diperoleh hasil sediaan gel minyak atsiri bunga kenanga stabil dalam penyimpanan 12 hari (6 siklus).
FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYAKIT GINJAL KRONIK STUDI KASUS DI RSUD 45 KUNINGAN Joharudin, Ade; Fitriyani, Linda; Rofi’ah, Fina Fauziatun
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 2 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jumlah penderita gagal ginjal kronis yang mendapatkan terapi hemodialisa di RSUD 45 Kuningan terus meningkat. Faktor predisposisi, faktor biomedik dan faktor perilaku berpengaruh terhadap terjadinya penyakit ginjal kronik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor resiko penyakit ginjal kronik di RSUD 45 Kuningan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisa deskriptif dan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap penyakit ginjal kronik di RSUD 45 Kuningan yaitu tingkat pendidikan dengan nilai asymp.sig 0,000 (< 0,05), riwayat keluarga yang sebelumnya memiliki penyakit ginjal kronik dengan nilai asymp.sig 0,000 (<0,05), riwayat hipertensi dengan nilai asymp.sig 0,047 (<0,05), riwayat merokok dengan nilai asymp.sig 0,005 (<0,05) dan riwayat mengkonsumsi alkohol dengan nilai asymp.sig 0,000 (<0,05).
UJI EFEKTIVITAS ANTI ASMA EKSTRAK ETANOL DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera L. DC) TERHADAP POLA PERNAFASAN MARMUT JANTAN M.Si., Apt., Rahma Nafi’ah,; Zuniarto, M.Farm., Apt., H. Ahmad Azrul; Nurohman, Ikra
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 1 (2017): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan suatu permasalahan yang masih banyak terjadi pada penduduk indonesia yaitu penyakit asma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera L.DC) terhadap pola pernafasan marmut jantan yang diinduksi dengan histamin dihidroklorida dan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera L.DC) yang memiliki aktivitas untuk memperbaiki pola pernafasan marmut jantan yang diinduksi histamin dihidroklorida berdasarkan pola pernafasan menggunakan Software Cool Edit Pro 2.1. Penyakit ini merupakan gangguan saluran pernafasan yang ditandai oleh menurunnya angka amplitudo dan naiknya frekuensi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan melakukan penelitian secara langsung terhadap objek yang diteliti. Penelitian pola pernafasan menggunakan Software Cool Edit Pro 2.1.Berdasarkan data dari hasil penelitian tersebut didapat hasil bahwa ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera L.DC) pada dosis 650 kg/bb mem
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SAGA (Abrus precatorius L.) DAN HERBA MENIRAN (Phyllanthus niruri L.) SERTA KOMBINASINYA TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans sugiharto, anto; Pandanwangi TW, Siti
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 1 (2021): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi farmasi yang ditawarkan harus dapat memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat, dapat berfungsi efektif menekan pertumbuhan penyakit, efisien dari segi ekonomi dan dapat memberikan rasa aman dengan efek samping yang sekecil mungkin. Salah satu teknologi farmasi yang sedang berkembang saat ini adalah pembuatan obat berbahan herbal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) Aktivitas antibakteri ekstrak daun Saga (Abrus precatorius L.) dan ekstrak herba Meniran (Phyllanthus niruri L.) serta kombinasinya terhadap bakteri Streptococcus mutans, (2) komposisi ekstrak dengan daya antibakteri yang paling kuat terhadap bakteri Streptococcus mutans, (3) komposisi ekstrak daun Saga dan ekstrak herba atau kombinasinya yang layak direkomendasikan sebagai bahan obat pengendali perkembangan bakteri Streptococcus mutans. Uji antibakteri menggunakan metode Difusi Agar, yaitu dengan meletakan kertas cakram yang telah mengandung ekstrak tanaman yang diuji diatas lempeng agar darah yang telah diinokulasi dengan bateri Streotococcus mutans. Perlakuan terdiri dari 5 macam, yaitu X1 (ekstrak daun Saga), X2 (kombinasi ekstrak daun Saga dan ekstrak herba Meniran dengan perbandingan 1 : 1), X3 (kombinasi ekstrak daun Saga dan ekstrak herba Meniran dengan perbandingan 2 : 1), X4 (kombinasi ekstrak daun Saga dan ekstrak herba Meniran dengan perbandingan 1 : 2), X5 (ekstrak herba Meniran). Kontrol positif yaitu Ampicillin Sulbactam, dan Kontrol negatif Carboxymethyl Sellulose (CMC) 1 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Ekstrak daun Saga dan ekstrak herba Meniran serta kombinasinya memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans, namun masing masing memiliki daya kekuatan antibakteri yang berbeda. (2) Daya antibakteri kombinasi ektrak daun Saga dan ekstrak herba Meniran terhadap bakteri Streptococcus mutans pada komposisi 2 : 1 adalah yang paling tingi diantara komposisi ekstrak yang lainnya, namun demikian masih berada dibawah Ampicillin Sulbactam. (3) Seluruh komposisi ekstrak yang diteliti, daya antibakterinya lebih rendah dari Kontrol positif, sehingga tidak ada satu komposisipun yang layak untuk direkomendasikan sebagai bahan obat. Kata kunci : Ekstrak daun Saga, Ekstrak herba Meniran, Kombinasi antibakteri
C UJI EFEKTIVITAS SUSPENSI EKSTRAK JAHE (Zingiber officinale) TERHADAP AFRODISIAKA MENCIT PUTIH JANTAN SUPRIATNA, CECE; MAULA, MINKHATUL
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 3 No 1 (2019): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Afrodisiak adalah zat yang mampu meningkatkan gairah seksual, salah satunya adalah jahe yang sering digunakan sebagai afrodisiaka yang ditunjukkan dengan munculnya 13 ramuan pada 24 ramuan jamu yang berkhasiat sebagai afrodisiak, sehingga merupakan salah satu bahan afrodisiak terbanyak pemakaiannya dibanding yang lain. Pada penelitian ini dilakukan pengujian efek afrodisiak dari suspensi ekstrak jahe (Zingiber officinale) pada mencit putih jantan. Sebagai variabel bebas dalam penelitian ini adalah suspensi ekstrak jahe (Zingiber officinale) konsentrasi 10%, 25%, 50% sebagai variabel terikat adalah efek afrodisiak pada mencit putih jantan, kemudian sebagai variabel kontrol adalah kontrol positif yaitu suspensi sildenafil dan kontrol negatif yaitu suspensi CMC. Pada penelitian ini menggunakan 15 pasang mencit putih yang dibagi kedalam 5 kelompok, yang pertama adalah kelompok suspensi ekstrak jahe (Zingiber officinale) konsentrasi 10% yang kedua adalah kelompok suspensi ekstrak jahe (Zingiber officinale) 25%, yang ketiga adalah suspensi ekstrak jahe (Zingiber officinale) 50%, yang keempat adalah kontrol positif yaitu suspensi sildenafil dan yang terakhir adalah kelomppok kontrol negatif yaitu suspensi CMC, masing masing kelompok terdiri dari tiga pasang mencit putih. Dan pemberiaan sediaan yaitu 30 menit sebelum perlakuan pada malam hari. Adapun hasil dari rangkaian penelitian ini semua konsntrasi menunjukan adanya efektivitas suspensi ekstrak jahe (Zingiber officinale) terhadap afrodisiak pada mencit putih jantan dan yang paling efektif adalah suspensi dengan konsentrasi 10%. ABSTRACT Aphrodisiac is a substance that can increase sexual arousal, one of which is ginger which is often used as an aphrodisiac as shown by the appearance of 13 ingredients in 24 herbs that are efficacious as aphrodisiacs, so that it is one of the most widely used aphrodisiac ingredients compared to the others. In this study, an aphrodisiac effect was tested from the suspension of ginger extract (Zingiber officinale) in male white mice. As the independent variable in this study is the suspension of ginger extract (Zingiber officinale) concentration of 10%, 25%, 50% as the dependent variable is the aphrodisiac effect on male white mice, then as a control variable is a positive control ie sildenafil suspension and negative control ie CMC suspension . In this study, 15 pairs of white mice were divided into 5 groups, the first was the suspension group of ginger (Zingiber officinale) extract, the second 10% concentration was the suspension group of 25% ginger extract (Zingiber officinale), the third was the suspension of ginger extract (Zingiber officinale) 50%, the fourth is negative control namely sildenafil suspension and the last is negative control group, namely CMC suspension, each group consists of three pairs of white mice. And administration of preparations is 30 minutes before treatment at night. The results of this series of studies all concentrations showed the effectiveness of a suspension of ginger extract (Zingiber officinale) against aphrodisiac in male white mice and the most effective was a suspension with a concentration of 10%.
UJI EFEKTIVITAS KRIM EKSTRAK DAUN SUKUN (Ortocarpus Communis) TERHADAP LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH JANTAN(Rattus norvegicus) Jufri, Mohammad Najib; Fauziyah, Rizki Rahmah; Wulansari, Fitri
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 3 No 2 (2020): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Krim ekstrak daun Sukun terhadap penyembuhan luka bakar pada tikus putih. Penelitian sebelumnya menyatakan daun Sukun memiliki banyak manfaat dimana salah satunya dalam pengobatan luka. Ekstrak daun Sukun diantaranya digunakan sebagai obat tradisional penyembuh luka bakar dengan cara dioleskan pada luka sehingga beberapa hari luka tersebut menjadi kering dan sembuh. Kandungan kimia daun Sukun antara lain flavonoid, saponin, dan Polifenol dimana zat bioaktif tersebut diketahui yang potensi sebagai penyembuh luka bakar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan melakukan pengujian di laboratorium, daun Sukun diambil pada bagian daun tua (berwarna kuning). Daun Sukun dibersihkan terlebih dahulu dengan air kemudian dikeringkan dan dihaluskan, ±100 gram lalu di maserasi dengan etanol 70% selama 5 hari. Maserat diuapkan dengan evaporator kemudian dilakukan identifikasi senyawa aktif dan ditemukan senyawa flavonoid, saponin, dan Polifenol. Pada tahap selanjutnya, ekstrak daun Sukun dibuat sediaan Krim dengan konsentrasi 4%, 6% dan 8% b/b dalam bahan dasar Krim yang terdiri dari TEA, adeps lanae, paraffin liquidum dan aquadest. Evaluasi dan uji stabilitas sediaan dengan metode cycling test meliputi uji organoleptik, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji homogenitas. Krim yang dihasilkan kuning kehijauan,homogen, dengan rata-rata pH 6, daya sebar 6,9 cm, dan daya lekat kurang 4 detik. Efektivitas penyembuhan luka bakar pada tikus jantan ditemukan mulai pada konsentrasi ekstrak daun Sukun 4% 131 PRAEPARANDI Jurnal Farmasi dan Sains Vol. 3, No. 2, 2020 ISSN Cetak : 2598-2583, E-ISSN : 2686-1062 Uji Efektivitas Krim Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus communis) … (Moh Najib Jufri, dkk). Sediaan Krim ekstrak daun Sukun pada semua konsentrasi stabil selama penyimpanan pada suhu 4⁰ C dan 40⁰ C selama 12 hari.
Uji Aktivitas Krim Ekstrak Daun Tin (Ficus carica Linn.) sebagai Antioksidan Nafi’ah, Rahma; Huwaida Nurulhuda, Auliana
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 4 No 1 (2020): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun Tin (Ficus carica Linn.) Memiliki banyak kandungan zat berkhasiat seperti flavonoid, polifenol yang bermanfaat sebagai antioksidan. Pada penelitian ini pemanfaatan daun tin sebagai antioksidan dilakukan dengan pembuatan krim ekstrak daun Tin (Ficus carica Linn.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan krim ekstrak daun Tin (Ficus carica Linn.), Konsentrasi Krim ekstrak Daun Tin (Ficus carica Linn.) terbaik sebagai antioksidan, serta untuk mengetahui stabilitas krim selama penyimpanan. Percobaan ini menggunakan metode DPPH. Krim ekstrak daun Tin (Ficus carica Linn.) dibuat dengan 3 konsentrasi yaitu 1%, 1,5%, 2%, kontrol negatif (basis krim), dan kontrol positif (vitamin C). Krim tersebut kemudian dilakukan uji evaluasi untuk menganalisis organoleptik, pH, kelengketan, dan spreadibilitas, dan uji stabilitas digunakan metode cycling test. Hasil evaluasi krim ekstrak daun Tin (Ficus carica Linn.) memenuhi persyaratan topikal yang digunakan. Krim ekstrak daun Tin (Ficus carica Linn.) dapat digunakan sebagai antioksidan dan pada konsentrasi 1% krim ekstrak daun Tin menunjukkan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 23,23 ppm.
UJI EFEKTIVITAS SUSPENSI KOMBINASI EKSTRAK KULIT BUAH TERONG UNGU ( Solanum melongena L) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) SEBAGAI PENURUN KADAR KOLESTEROL PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) Pandanwangi, Siti; Oktaviani, Dian
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 2 (2018): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah atau yang disebut dengan hiperkolesterolemia merupakan salah satu dari beberapa faktor risiko utama penyakit jantung koroner. Hiperkolesterolemia timbul karena adanya peningkatan kadar kolesterol LDL. Salah satu bahan alam yang dikenal dapat menurunkan kadar kolesterol secara empiris adalah penggunaan kulit buah terong ungu (Solanum melongena L) dan daun jambu biji (Psidium guajava L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan pada dosis berapa suspensi ekstrak kombinasi kulit buah terong ungu (Solanum melongena L) dan daun jambu biji (Psidium guajava) dapat menurunkan kadar kolesterol pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi dengan propiltiourasil dan kuning telur ayam negeri. Pengujian efektivitas penurunan kadar kolesterol dilakukan pengamatan sebanyak lima kali pengecekan yang diawali dengan pengecekan kadar sebelum induksi, lalu di cek kembali setelah diinduksi, kemudian pengujian efektivitas suspensi kombinasi ekstrak kulit buah terong ungu (Solanum melongena L) dan daun jambu biji (Psidium guajava) dan kontrol positif simvastatin dan kontrol negatif suspensi CMC Na 1%. Hasil penelitian penurunan kadar kolesterol pada tikus putih jantan menunjukan bahwa suspensi kombinasi ekstrak kulit buah terong ungu (Solanum melongena L) dan daun jambu biji (Psidium guajava) yang paling efektif terhadap penurunan kadar kolesterol pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) dengan dosis 50mg/200gBB/hari : 40mg/200gBB/hari. Simpulan adalah bahwa suspensi kombinasi suspensi ekstrak kulit buah terong ungu dan daun jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI SUSPENSI EKSTRAK KULIT WORTEL (Daucus carrota L.) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI KARAGENAN Subagja, Subagja; Karsidin, M.Si, Bambang; Hadiyanti, Siti
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 2 No 2 (2019): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah suspensi ekstrak kulit wortel (Daucus carrota L.) memiliki efektivitas dalam menurunkan volume udema dan menentukan konsentrasi suspensi ekstrak kulit wortel (Daucus carrota L.) yang dapat menurunkan volume udema pada kaki tikus putih (Rattus norvegicus).Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan subjek penelitian 15 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) dengan berat badan ±200 gram yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol positif (Bufect), kontrol negatif (suspensi Na.CMC), suspensi ekstrak kulit wortel konsentrasi I (7,5%), konsentrasi II (11,2%), dan konsentrasi III (14,93%). Pemberian senyawa uji dilakukan secara peroral, setelah 1 jam kaki tikus diinduksi karagenan 1%.Penelitian dilakukan selama 6 jam. Data hasil pengukuran volume udema dianalisis menggunakan uji analisis statistik ANOVA dan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suspensi ekstrak kulit wortel (Daucus carrota L.) mempunyai efektivitas dalam menurunkan volume udema pada kaki tikus putih (Rattus norvegicus) serta suspensi ekstrak kulit wortel (Daucus carrotaL.) konsentrasi 14,93% mempunyai efektivitas paling tinggi dalam menurunkan volume udema pada kaki tikus putih (Rattus norvegicus) dengan persentase daya antiinflamasi sebesar 32,37%
Pengaruh Penayangan Video terhadap Tingkat Pengetahuan Penggunaan Vitamin pada Masyarakat di Perumahan Nuansa Majasem Kecamatan Kesambi Kota Cirebon Zuniarto, Ahmad Azrul; Zakiah, Fitri; Yuniuswoyo, Wirsad; Suharmono, Soni; Karlina, Elis
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.252 KB) | DOI: 10.58365/ojs.v6i1.185

Abstract

Vitamin merupakan golongan zat gizi esensial dalam tubuh yang terlibat dalam banyak fungsi fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin, untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan vitamin sebelum dan setelah penayangan video, dan untuk mengetahui perbandingan pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin di Perumahan Nuansa Majasem Kecamatan Kesambi Kota Cirebon berdasarkan data demografi. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen one group pretest posttest. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan sampel 94 responden. Penelitian dilakukan pada Januari-Februari 2022. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan video. Hasil pengujian menggunakan uji T paired sample test dengan nilai sig (2-tailed) <0,05. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin pada Masyarakat Perumahan Nuansa Majasem Kecamatan Kesambi Kota Cirebon. Tingkat pengetahuan meningkat setelah penayangan video dengan nilai pretest 70% dan posttest 85%. Berdasarkan data demografi, kelompok yang paling berpengaruh paling tinggi adalah jenis kelamin yaitu Laki-laki dengan nilai selisih 0,93.

Page 5 of 11 | Total Record : 102