cover
Contact Name
MUHAMMAD IQBAL AL GHOZALI
Contact Email
tugasku44@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
tugasku44@gmail.com
Editorial Address
Blok Selasa RT/RW 01/03 NO. 73, Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh , Kab. Majalengka, Provinsi Jawa Barat, 45458
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Action Research Journal Indonesia (ARJI)
ISSN : 27749290     EISSN : 27750787     DOI : 10.61227
Core Subject : Education,
ARJI is a journal that publishes the results of scientific research in the field of education using classroom action research methods. The ARJI journal is published every 3 months, namely in March, June, September and December. The ARJI journal has been published since March 2019. The ARJI journal already has the E-ISSN (2775-0787) and P-ISSN (2774-9290) numbers.
Articles 541 Documents
Model PBL Berbantuan Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Negeri Gandekan Surakarta Priska Febitasari; Oktiana Handini; Elinda Rizkasari
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.505

Abstract

Di SD Negeri Gandekan Surakarta khususnya di kelas V banyak peserta didik yang hasil belajar pada mata pelajaran IPAS masih rendah, hal itu disebabkan oleh kurangnya perhatian peserta didik saat guru menjelaskan materi pelajaran, sehingga peserta didik kurang memahami materi yang dijelaskan pada proses pembelajaran di kelas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata Pelajaran IPAS kelas V SD Negeri Gandekan Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dilakukan oleh peneliti bersama kepala sekolah, guru kelas, serta peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi sebagai data pendukung. Untuk menjamin keakuratan hasil, peneliti menerapkan triangulasi teknik dan sumber data, serta pemanfaatan bahan referensi. Proses analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Menurut temuan analisis yang telah peneliti lakukan, menunjukkan bahwa SD Negeri Gandekan Surakarta telah mengimplementasikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Wordwall pada mata pelajaran IPAS dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V dengan baik. Hal ini dapat menciptakan lingkungan kelas menjadi lebih nyaman dan menyenangkan, sehingga meningkatkan motivasi dan semangat belajar peserta didik. Pembelajaran yang bersifat interaktif ini memberikan efek positif terhadap hasil belajar peserta didik secara keseluruhan dalam mencapai nilai peserta didik melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
Manajemen Pembiayaan Pendidikan di SD IT Cendikia Tulang Bawang: Studi Kasus Perencanaan, Pelakasanan dan Monitoring BOS Nurdin Hidayat; Yuberti Yuberti; Muhammad Akmansyah; Riyuzen Praja Tuala; Nur Fitria
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.506

Abstract

Perencanaan pembiayaan pendidikan merupakan aspek fundamental dalam menjamin kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah dasar, khususnya dalam pengelolaan dana BOS. Berbagai penelitian menyoroti pentingnya manajemen keuangan yang terstruktur, transparan dan akuntabel melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Namun, di SD IT Cendikia Tulang Bawang, masih ditemukan kendala dalam pencatatan keuangan manual,  pemahaman guru dan komite terhadap budgeting, yang berdampak pada rendahnya efisiensi dan akuntabilitas publik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis praktik manajemen pembiayaan berbasis model POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) dalam pengelolaan dana BOS di SD IT Cendikia Tulang Bawang serta mengkaji integrasi aspek budgeting, accounting dan auditing sebagai pilar akuntabilitas dan efisiensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif dan dokumentasi. Responden merupakan kepala sekolah, bendahara BOS, komite, perwakilan wali murid. Analisis data dilakukan dengan model interaktif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) serta triangulasi untuk memastikan validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan anggaran BOS dilakukan melalui rapat tahunan yang melibatkan berbagai pihak, dengan menyusun RAPBM keuangan masih dilakukan secara manual, sehingga menyulitkan pelaporan dan monitoring. Partisipasi masyarakat melalui komite dan yayasan cukup baik, namun masih terdapat kendala dalam pemahaman istilah budgeting dan pelaporan keuangan. Monitoring dan evaluasi telah dilakukan secara internal dan eksternal, menjadi tantangan utama dalam mewujudkan transparansi dan efisiensi. Dalam hal ini terbukti bahwasanya partisipasi masyarakat dan monitoring eksternal telah mendukung akuntabilitas, namun optimalisasi sistem digital menjadi kunci peningkatan efisiensi dan transparansi pengelolaan dana BOS.
Kelas Cerdas Finansial: Program Edukasi Literasi Keuangan bagi Siswa SMA Adiguna Bandar Lampung Kharisma Idola Arga; Dyanti Mahrunnisya; Sari Sari; Salsabila Millatul Ulya; Aura Putri Deyustiya
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.507

Abstract

Rendahnya literasi keuangan di kalangan remaja, termasuk siswa SMA, menjadi tantangan serius di era digital. Berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan (2023), indeks literasi keuangan generasi muda Indonesia hanya mencapai 39,9%. Begitupun yang ditemukan dalam observasi di SMA Adiguna Bandar Lampung yang menunjukkan mayoritas siswa belum memiliki kebiasaan mencatat pengeluaran, belum memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan, serta rentan terhadap perilaku konsumtif akibat paparan media sosial dan kemudahan akses produk keuangan digital seperti e-wallet dan PayLater. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program literasi keuangan berbasis experiential learning yang aplikatif dan menyenangkan, guna meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kebiasaan keuangan sehat pada siswa SMA. Penelitian ini berjenis penelitian pengabdian kepada masyarakat berbasis edukasi dan pemberdayaan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif transformasional. Responden merupakan 35 siswa kelas X dan XI SMA Adiguna Bandar Lampung yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan angket pre-test dan program dilaksanakan selama 4 minggu melalui penyuluhan, pelatihan, simulasi dan evaluasi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan dimana awal hanya sebesar 28% siswa yang memahami konsep budgeting dan prioritas kebutuhan, sementara 70% tidak dapat membedakan kebutuhan dan keinginan serta sering kehabisan uang saku. Lalu setelah program “Kelas Cerdas Finansial” terlaksana, terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mencatat pengeluaran, membuat anggaran, serta memahami risiko produk keuangan digital. Sehingga program ini terbukti relevan dan adaptif untuk membangun fondasi kemandirian finansial sejak usia sekolah.
Kahoot in Teams Games Tournament to Improve Elementary School Students' Learning Engagement Yulia Yulia; Winda Andriani; Wawan Krismanto
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.509

Abstract

Learning motivation is a crucial factor in determining students' learning success, and this has not been seen optimally in SDN 3 Barru, South Sulawesi. Therefore, carryinga class action to overcome this problem. This study's essential purpose was to determine whether integrating Kahoot in the team's games tournament (TGT) model can improve students' learning process and engagement. The type of research is classroom action with a qualitative approach. The research subjects were 20 people, consisting of 1 teacher and 19 students. Data collection through observation and documentation. Analysis techniques through the stages of condensation, presentation, and conclusion. It was carried out in 2 cycles, with two meetings in each cycle. In cycle I, student engagement showed development and interest in participating in learning. However, it is not yet optimal. In cycle II, students who achieve a good level of learning engagement increased significantly, from 61% to 89%. As seen from the characteristics of students who are ready to receive learning, concentrate on following learning, the ability to remember material, actively fight in games, work together well in completing teacher/group assignments and in contributing value to the group. Integrating interactive digital media like Kahoot with a collaborative approach like TGT can create structured, meaningful, and enjoyable learning. The conclusion is that integrating Kahoot into the TGT learning model can improve the learning process and students engagement.
Unpacking the Layers: A Comparative Insight into Differentiated Instruction Strategies for Deeper Learning Across Educational Contexts Ratna Juwita; Fatma Sukmawati; Eka Budhi Santosa; Budi Tri Cahyono; Relly Prihatin; Suparmi Suparmi; Jovita Ridhani; Sari Trisnaningsih
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.510

Abstract

Indonesian teachers, especially in Central Java, encountered challenges in crafting differentiated activities to create deeper learning form students. They include being able to determine students’ prior knowledge and readiness, along with what works best for how learners like to learn (themselves using delivery and assessment methods) in related to individual learners. The research was conducted to explore kindergarten, elementary and secondary school teachers (n = 112) practices about implementation of differentiated instruction for deeper learning in public and private schools n= 35 using descriptive qualitative method. The data collection technique was carried out with Self-Reported Essays, Video-Taped DI Practices and Interviews at the Teacher Appreciation event in Indonesia. The findings revealed that the most frequently used in all levels are giving explanation, providing additional support, and set goals. Furthermore, important variations in the selection of materials, goal introduction, prior knowledge activation, adapted instruction, grouping, adapted materials and varied assessment were also found across levels. This article suggests that teacher professional development be focused on strengthening differentiated teaching practices through classroom supervision programs and practical workshops. Areas of development that need to be carried out include understanding the concept of DI, the application of techniques such as flexible grouping and formative assessment, the design of differentiated lesson plans, and the use of adaptive learning media and supporting technologies.
Implementasi Konsep Madrasatul Ula dalam Pendidikan Islam Indah Fujianti
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.511

Abstract

Konsep pendidikan Islam yang dikenal sebagai Madrasatul Ula  menekankan fungsi keluarga sebagai lingkungan pendidikan utama untuk menanamkan prinsip-prinsip Islam pada anak sejak usia dini. Tujuan artikel ini adalah untuk menyelidiki bagaimana konsep Madrasatul Ula  diterapkan dalam Pendidikan Agama Islam, baik di lingkungan keluarga maupun dalam kaitannya dengan lembaga formal. Artikel ini menekankan peran orang tua sebagai pendidik utama, strategi pendidikan yang diterapkan di rumah dan kesulitan dalam mengadopsi nilai-nilai Islam pada anak usia dini melalui studi kualitatif-deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melihat kasus yang sedang dihadapi, Subjek dalam penelitian ini adalah ibu-ibu perumahan Logam Bangun Setia 2 Cibitung, Bekasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Analisis naratif yang berfokus pada narasi yang disampaikan responden.Berdasarkan temuan penelitian, dukungan suasana religius, ibadah rutin, dan teladan orang tua memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan implementasi konsep Madrasatul Ula . Menurut penelitian ini, peran orangtua khususnya ibu sebagai Madrasatul Ula  sangat menentukan Pendidikan dan karakter anak dan kerja sama antara rumah dan sekolah, serta penerapan kurikulum yang berpusat pada prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan sehari-hari merupakan cara untuk meningkatkan peran keluarga dalam pendidikan agama Islam.
Pengaruh Metode Game Based Learning (GBL) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Cemengbakalan 1 Dewi Sulistiyowati; Nurul Aini
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.512

Abstract

Hasil belajar peserta didik mata Pelajaran Pendidikan Pancasila pada materi Norma dalam Kehidupan Sehari-hari dikategorikan rendah dikarenakan pada saat pembelajaran pendidik dominan menggunakan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak teknik pembelajaran GBL terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain Eksperimen Kuantitatif, khususnya One Group Pretest Posttest Design. Penelitian ini dilakukan di Kelas V SDN Cemengbakalan 1, dengan sampel sebanyak 23 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ujian tertulis. Hasil Uji Paired Sample Test  dari pretest dan posttest menunjukkan tingkat signifikansi 0,00, yang berada di bawah 0,05. Dapat disimpulkan bahwa teknik pembelajaran GBL berpengaruh terhadap siswa kelas V mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Cemengbakalan 1. Metode pembelajaran GBL dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan pendidikan yang dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dan relevan dalam mengajarkan prinsip-prinsip Pendidikan Pancasila.
Perancangan Media Pembelajaran TIK Berbasis Android di SMP Negeri 2 Ngargoyoso Rina Robbiulana Fathonah; Sri Handayani; Moenawar Kholil
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.513

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya efektivitas media pembelajaran TIK di SMP Negeri 2 Ngargoyoso, khususnya dalam menyampaikan materi antarmuka pengguna yang selama ini masih disampaikan secara konvensional. Minimnya visualisasi, keterbatasan perangkat komputer, serta dominasi metode ceramah menyebabkan rendahnya pemahaman siswa yang ditunjukkan melalui hasil evaluasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengevaluasi kelayakan media pembelajaran TIK berbasis Android sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari tahapan analisis, perancangan, pengembangan, dan implementasi. Proses penelitian dibatasi hingga tahap implementasi dan tidak mencakup tahap evaluasi. Kegiatan penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Ngargoyoso, dengan melibatkan 23 siswa kelas VII sebagai subjek utama. Selain itu, sebanyak 3 ahli media, 3 ahli materi, dan 3 guru TIK turut berperan sebagai validator untuk menilai kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan persentase kelayakan berdasarkan Skala Likert dan pengujian Black Box Testing untuk mengevaluasi fungsionalitas aplikasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan penilaian tinggi dari para ahli, baik dari segi media, materi, maupun pengajar, dengan rata-rata skor di atas 80% dan termasuk dalam kategori sangat layak. Respon siswa pun menunjukkan antusiasme serta kemudahan dalam memahami materi melalui aplikasi ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran berbasis Android layak dan efektif digunakan sebagai sarana pendukung pembelajaran TIK pada materi antarmuka pengguna, karena mampu meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi belajar siswa secara signifikan
Eksplorasi Etnomatematika Pada Candi Jedong Ngoro Mojokerto Untuk Pemecahan Masalah Matematika di Sekolah Dasar Adellia Oktaviani; Erlin Ladyawati
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.514

Abstract

Etnomatematika merupakan pendekatan yang menghubungkan konsep matematika dengan budaya lokal untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur etnomatematika pada Candi Jedong di Mojokerto dan menganalisis implementasinya dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, khususnya dalam materi bangun datar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Candi Jedong memiliki berbagai elemen geometri, seperti persegi, persegi panjang, segitiga, trapesium, dan lingkaran, yang ditemukan pada bagian atap, tubuh, dan kaki candi. Implementasi konsep etnomatematika dalam pembelajaran matematika terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep geometri, melatih keterampilan pemecahan masalah, serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan integrasi etnomatematika dalam kurikulum sekolah dasar sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran matematika.
Rancang Bangun Media Pembelajaran “Jawara” Berbasis Mobile Kelas IV SDN Madyotaman Surakarta Hadi Putra Prambayu; Feri Faila Sufa; Alfonsa Maria Sofia Hapsari
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.515

Abstract

:     Pembelajaran Seni dan Budaya di tingkat sekolah dasar memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan melestarikan warisan budaya bangsa. Namun, minat siswa dalam mengenal tokoh-tokoh budaya lokal masih rendah akibat metode pembelajaran yang monoton dan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis mobile bernama “JAWARA” sebagai sarana pengenalan tokoh wayang kulit secara interaktif dan menarik untuk siswa kelas IV SD Negeri Madyotaman Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Produk dikembangkan menggunakan Construct 3 dan diuji melalui validasi oleh tiga ahli media, tiga ahli materi, serta tiga pendidik. Teknik pengumpulan     data menggunakan metode wawancara, angket, dan dokumentasi.  Menggunakan  validasi dari ahli materi, ahli media, dan guru pengajar SD Negeri Madyotaman Surakarta. Identifikasi  masalah  di  SD Negeri Madyotaman Surakarta adalah  guru   masih mengajar   dengan   cara   yang   tradisional sederhana sehingga keterbatasan media ajar yang menyebabkan siswa mudah bosan saat pembelajaran berlangsung sehingga perlu adanya inovasi media pembelajaran berbasis mobile. Teknik  analisis  data  yang  digunakan  yaitu  skor  hasil  pengisian  angket  atau  kuesioner kelayakan  yang  diperoleh  dari  ahli  materi,  ahli  media,  dan  guru pendidik. Penelitian ini menghasilkan produk pembelajaran berbasis mobile “JAWARA” sebagai sarana pengenalan tokoh wayang kulit. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 89% dari ahli media, 92% dari ahli materi, dan 87% dari pendidik dengan kategori sangat layak. Selain itu, siswa memberikan tanggapan positif dengan persentase rata-rata sebesar 88%. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran “JAWARA” layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran seni budaya yang edukatif dan menyenangkan di sekolah dasar.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 3 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 2 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 1 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 4 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 3 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 2 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 1 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 4 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 3 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 2 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 1 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 4 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 3 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 2 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 1 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 2 No. 4 (2020): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 2 No. 3 (2020): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 2 No. 1 (2020): Action Research Journal Indonesia (ARJI) More Issue