cover
Contact Name
Nurul Hidayah
Contact Email
hiragi2016@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
hrji@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Health Research Journal of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29647592     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta farmasi komunitas.
Articles 542 Documents
Hubungan Konsumsi Junk Food Dengan Obesitas Pada Siswa SMPN 2 Batu Engau Tiara Putri Ayu; Riki Ristanto
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1670

Abstract

Obesitas pada anak sekolah dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah konsumsi makanan cepat saji atau junk food yang merupakan perilaku makan yang dapat dimodifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi junk food dengan obesitas pada siswa sekolah sebagai dasar bukti empiris dalam pelaksanaan edukasi gizi di sekolah. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan melibatkan 90 siswa. Data diperoleh melalui kuesioner terstruktur dan observasi antropometri. Indeks Massa Tubuh (IMT) dihitung berdasarkan hasil pengukuran berat dan tinggi badan, kemudian dikategorikan menjadi kurus, normal, gemuk, dan obesitas. Konsumsi Junk Food diukur menggunakan kuesioner frekuensi dan dikategorikan menjadi rendah, sedang, dan tinggi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki status gizi normal (33,3%), diikuti obesitas (25,6%), gemuk (23,3%), dan kurus (17,8%). Sebanyak 40% siswa memiliki konsumsi Junk Food tinggi, 31,1% sedang, dan 28,9% rendah. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara konsumsi Junk Food dan IMT (p = 0,002). Siswa dengan konsumsi Junk Food tinggi cenderung mengalami kegemukan atau obesitas. Oleh karena itu, diperlukan edukasi gizi serta kolaborasi sekolah dan orang tua untuk membentuk kebiasaan makan sehat.
Pengaruh Self-Control Terhadap Kepatuhan Menjalankan Pola Makan Sehat Pada Penderita Hipertensi di Desa Awang bangkal Timur Muhammad Aulia Rahman; Dyta Setiawati Hariyono; Gladis Corinna Marsha
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1794

Abstract

Kepatuhan menjalankan pola makan sehat merupakan tantangan utama dalam pengelolaan jangka panjang penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-control terhadap kepatuhan menjalankan pola makan sehat pada penderita hipertensi di Desa Awang Bangkal Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari skala self-control dan skala kepatuhan berbasis Health Belief Model. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan JASP. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara self-control terhadap kepatuhan menjalankan pola makan sehat (r = 0,400; p < 0,001). Hasil analisis regresi menunjukkan nilai R² = 0,160, yang berarti self-control memberikan kontribusi sebesar 16% terhadap kepatuhan, sedangkan 84% dipengaruhi oleh faktor lain (t = 3,700; F = 13,69; p < 0,001). Kesimpulannya, self-control berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan menjalankan pola makan sehat pada penderita hipertensi, sehingga peningkatan self-control perlu menjadi fokus intervensi psikologis dan edukasi kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan pola makan sehat pada penderita hipertensi.