cover
Contact Name
Gerson Frans Bira
Contact Email
gersonbira@yahoo.co.id
Phone
+6281246616131
Journal Mail Official
jaspeternakanunimor20@gmail.com
Editorial Address
Jln. Eltari Km. 9, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT. 85613.
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JAS (Journal of Animal Science)
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 25021869     DOI : https://doi.org/10.32938/ja.v7i3
Journal of Animal Science (JAS) memuat tulisan-tulisan yang berkaitan dengan hasil penelitian, artikel ulas balik (review), dan laporan kasus dalam bidang Ilmu Peternakan yang mencakup Produksi Ternak, Nutrisi dan Makanan Ternak, Reproduksi Ternak, Pemuliaan Ternak, Kesehatan Hewan, Teknologi Hasil Ternak, Sosial Ekonomi Peternakan.
Articles 78 Documents
Perbandingan Kualitas Fisiko Kimia Se’i Sapi yang diolah dari Otot Berbeda Sapi Peranakan Ongole Betina Afkir Prudentisima, Yulita Maria
JAS Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - April 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai evapotranspirasi dengan metode Nisbah Bowen di lahan sawah Kabupaten Indramayu yang sering mengalami permasalahan keterbatasan sumberdaya air terutama pada akhir musim tanam kedua/gadu setiap tahun, dilaksanakan bulan Juni hingga September 2012. Komponen cuaca yang diukur dengan sistem Nisbah Bowen adalah radiasi neto, suhu bola basah dan bola kering, gradien suhu bola basah dan bola kering pada ketinggian antara 140 cm dan 160 cm serta pada ketinggian antara 160 cm dan 180 cm dan limpahan bahang tanah. Pengukuran setiap 30 menit mulai pukul 06.00 sampai pukul 18.00 Komponen yang diukur dengan AWS adalah radiasi, suhu, kelembaban, tekanan udara, curah hujan, arah dan kecepatan angin. Perhitungan dengan metode Nisbah Bowen kemudian dibandingkan dengan perhitungan menggunakan metode FAO Penman-Monteith. Hubungan evapotranspirasi harian hasil perhitungan dengan dua metode tersebut dianalisis dengan Korelasi (Pearson Correlation). Hasil penelitian menunjukkan evapotranspirasi harian di areal persawahan Kabupaten Indramayu pada saat periode kekeringan musim tanam II yang diduga menggunakan metode Nisbah Bowen berkisar antara antara 2,4 mm sampai 4,3 mm dengan rata-rata 3,3 mm, sedangkan evapotranspirasi harian yang diduga menggunakan metode FAO Penman-Monteith bervariasi antara 2,4 mm sampai 4,6 mm dengan rata-rata 3,5 mm. Rata-rata hasil estimasi evapotranspirasi harian dari kedua metode secara statistik tidak berbeda nyata.
Pertumbuhan Ayam Kampung Jantan Fase Grower yang diberikan Arginine-Lysine dalam Pakan Rendah Protein Mataufina, Orianto Bui; Lisnahan, Charles V. Lisnahan
JAS Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - April 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pertumbuhan ayam Kampung Jantan fase grower yang diberikan arginine dan lysine dalam pakan rendah protein. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Mei sampai Agustus 2022, di Kandang Ayam Kampung Kelompok Tani Perempuan Sion, Kefamenanu.  Materi yang digunakan adalah 80 ekor ayam Kampung jantan umur 6 minggu dengan bobot badan rata-rata 400 g. Penelitian  ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap, terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 = 0,60% L-arginine + 0,52% L-lysine + 18% Crude Protein (CP), P1 = 0,70% L-arginine + 0,61% L-lysine + 17% CP, P2 = 0,80% L-arginine + 0,70% L-lysine  + 16% CP, P3= 0,90% L-arginine + 0,79% L-lysine + 15% CP, dan P4 = 1,00% L-arginine + 0,88% L-lysine + 14% CP. Variabel yang diamati adalah pertambahan berat badan, konsumsi pakan dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan berat badan pada P0, P1, P2, P3, dan P4 masing-masing sebesar 76,04±6,25; 101,56±10,74; 126,35±5,35; 125,31±9,07 dan 105,17±6,60 g/ekor/minggu. Konsumsi pakan sebesar 296,42±25,07; 389,59±39,27; 479,24±21,73; 471,46±33,65; dan 405,18±25,94 g/ekor/minggu. Konversi pakan sebesar 3,90±0,04; 3,84±0,03; 3,79±0,02; 3,76±0,30; dan 3,85±0,02. Analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap pertambahan berat badan, konsumsi pakan dan konversi pakan (P<0,05). Disimpulkan bahwa suplementasi 0,80% L-arginine + 0,70% L-lysine + 16% CP dalam pakan memberikan hasil yang optimal pada pertambahan berat badan (126,35±5,35 g/ekor/minggu), konsumsi pakan (479,24±21,73 g/ekor/minggu) dan konversi pakan (3,79±0,02).
Perilaku Peternak Rakyat Dalam Pengelolaan Usaha Ternak Babi di Desa Kleseleon, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka Klau, Florensia Asniyati
JAS Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - April 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik peternak babi dan menganalisis tingkat perilaku peternak terhadap keberhasilan usaha ternak babi di Desa Kleseleon, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2023 di Desa Kleseleon. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden. Data penelitian selanjutnya dianalisis dan disajikan secara deskriptif kuantitatif serta menggunakan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik; faktor umur, pendidikan formal, pendidikan non formal, pengalaman beternak, skala usaha, pengetahuan, sikap, dan keterampilan memiliki hubungan yang nyata terhadap keberhasilan usaha ternak babi di Desa Kleseleon, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka. Hal ini ditunjukkan dengan nilai P sebesar 0,013 (<0,05), nilai koefisien regresi (R) sebesar 0,682, dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,466.
Analisis Indeks Performa Usaha Ternak pada Kemitraan Ayam Ras Pedaging di Kabupaten Kolaka Bahari, Doddy Ismunandar; Suparman, Suparman; Husnaeni, Husnaeni
JAS Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - April 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengukur kinerja pengelolaan peternakan ayam ras pedaging sekaligus menganalisis hubungan berbagai faktor yang menyebabkan perbedaan capaian kinerja peternakan. Penelitian ini menggunakan data primer yang dihasilkan dari pelaksanaan metode sensus dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner) pada setiap responden peternak ayam ras pedaging yang berdomisili di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode analisis data dilakukan dalam 2 tahap yaitu Pengukuran Kinerja Peternakan yakni tingkat mortalitas, rerata bobot panen ayam, tingkat konversi pakan rerata umur panen, Index Performance Farm, dan analisis Korelasi. Kinerja peternakan ayam ras pedaging pada petani plasma di Kabupaten Kolaka tergolong baik, dimana tingkat mortalitas sebesar 2,6 persen, rerata bobot panen ayam 1.659 Kg, rerata tingkat konversi pakan sebesar 1.402, rerata umur panen ayam 30 hari, dan Index Performance Farm sebesar 384. Kinerja Peternakan tersebut berkorelasi signifikan dengan ketebalan litter dan rerata umur panen. Temuan ini dapat digunakan oleh Perusahaan Inti Ayam Pedaging untuk menjadi standar baru dalam menjalankan peternakan per periode, terutama mengenai tingkat ketebalan Litter dan lama umur panen ayam.
Perbedaan Kandungan Tanin Daun Pala (Myristica fragrans Houtt) Jantan Dan Betina Serta Potensinya Sebagai protektor Protein Pakan Canadianti, Monica
JAS Vol. 9 No. 3 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - Juli 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanin adalah senyawa metabolit sekunder yang dapat berikatan dengan makromolekul lain, seperti protein. Tanin dapat dijadikan sebagai salah satu agensia untuk memproteksi protein bahan pakan berkualitas tinggi atau protein by-pass bagi ternak ruminansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pohon pala jantan dan betina terhadap kandungan tanin pada daunnya, serta optimalisasi pengikatan tanin dengan protein bovine serum albumin (BSA). Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan jenis daun pala yang berbeda, yaitu daun pala dari pohon jantan dan betina. Penelitian ini terdiri dari dua tahapan, yaitu daun pala sebagai sumber tanin diekstrak dan dianalisis kandungan taninnya, kemudian diuji ikatan antara tanin daun pala dengan protein BSA. Hasil pengukuran kandungan senyawa fenolik, yaitu total fenol, total tanin, dan tanin terhidrolisis daun pala pohon betina nyata lebih tinggi (P<0,05) dibandingkan dengan daun pala pohon jantan, sedangkan kandungan fenol non-tanin, serta tanin terkondensasi tidak berbeda nyata (P>0,05) di antara kedua jenis daun tersebut. Tanin dari 1 g daun pala pohon betina dapat mengikat protein BSA sebanyak 14,33%, dan tanin kondensasi dapat mengikat 31,56% protein BSA.
Analisis Pendapatan Usaha Ayam Petelur UD. Maju Bersama Desa Borani, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada Ngoni, Maria Salestina; Dep, Aventus Purnama
JAS Vol. 9 No. 3 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - Juli 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha peternakan ayam petelur berperan penting dalam penyediaan kebutuhan telur masyarakat sebagai pemenuhan kebutuhan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah beternak ayam petelur di UD. Maju Bersama akan menguntungkan. Pelaksanaaan penelitian dimulai tanggal 01 Desember 2022-01 Januari 2023 di UD. Maju Bersama, Desa Borani, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Menggunakan metode studi kasus, data primer dan sekunder. Analisis biaya, analisis penerimaan, analisis pendapatan, rasio R/C, dan rasio B/C merupakan jenis analisis yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukan bahwa besarnya pendapatan yang di peroleh usaha ayam petelur pada UD. Maju Bersama sebesar Rp1.305.405.714 selama periode produksi (22 bulan) dengan total pengeluaran sebesar Rp80.934.286 Revenue Cost R/C Ratio sebesar 17>1, artinya jika peternak mengeluarkan biaya Rp1.000 maka akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp17.000 Kemudiaan, nilai B/C ratio usaha ayam petelur pada UD Maju Bersama sebesar 16 >1, artinya jika peternak ayam petelur mengeluarkan biaya Rp1.000 maka akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp16.000 Dengan demikian, usaha peternakan ayam petelur pada UD. Maju Bersama secara finansialnya layak untuk dilanjutkan dan dikembangkan.
Literature Review: Penggunaan Pakan Protein Terproteksi (Undegradable Protein) pada Ternak Ruminansia Aisyah, Imas; Maslachah, Lulu’u Wilda
JAS Vol. 9 No. 3 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - Juli 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini disusun untuk memahami dampak pemberian protein terproteksi pada ternak ruminansia. Protein memainkan peran yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan hewan ternak. Pada ternak ruminansia, protein dalam pakan akan dimanfaatkan untuk menghasilkan protein mikroba di dalam rumen. Protein yang berasal dari pakan diubah menjadi asam amino yang kemudian digunakan oleh tubuh ruminansia untuk meningkatkan aktivitas mikroba rumen dan meningkatkan produktivitas ternak. Ternak ruminansia memperoleh kebutuhan protein melalui sintesis protein oleh mikroba di dalam rumen. Namun, suplai protein mikrobia masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan ternak sehingga perlu tambahan suplementasi protein terproteksi (undegradable protein) yang tidak mudah terurai di dalam rumen dan membuat asam amino tersedia untuk diserap di usus halus. Proteksi protein dapat dilakukan dengan cara penambahan tanin maupun formaldehid. Penelitian ini menggunakan metode telaah literatur, di mana informasi diperoleh dengan melakukan pencarian literatur yang relevan. Hasil penelusuran didapatkan enam artikel jurnal yang relevan. Protein terproteksi tidak mengganggu aktivitas mikroba rumen, selama penambahan tanin maupun formaldehid masih dalam jumlah yang sesuai. Protein terproteksi atau undegradable protein memiliki pengaruh dalam meningkatkan produksi susu, kualitas susu dan glukosa dalam darah, namun tidak memberikan dampak signifikan pada peningkatan berat badan harian ternak ruminansia.
Evaluation of Nonlinear Growth Curve Models in Native Crossbred Chickens Sopian, Yusup; Latifah, Latifah
JAS Vol. 9 No. 3 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - Juli 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematical models in poultry development programs can provide valuable information. The present study aimed to determine an appropriate non-linear growth model in native crossbred chickens (NCC). The data used in this study were from published article reporting body weight report of native crossbred chickens from natural mating between the male Sentul (SC) breed and the female Kampung chicken breed (KC). The NCC body weight (BW) was recorded weekly from 1 to 12 weeks. Three non-linear growth curve models (Gompertz, Logistic, and Weibull) were used to model NCC growth performances. The best-fit model was measured with a coefficient of determination (R2), adjusted coefficient of determination (AdjR2), and root mean square error (RMSE). The results showed that Gompertz models (R2: 0.97, 0.96; AdjR2: 0.97, 0.96; RMSE: 18.89, 13.63 for males and females, respectively) were more favorable. Age at inflection ranged from 9.29 to 11.30 weeks for males and 9.12 to 11.13 weeks for females, respectively. Estimated weights at inflection ranged from 686.13 g to 920.40 g for males and 553.46 to 742.09 g for females. In conclusion, the Gompertz model is the most suitable model for describing the growth curve of native crossbred chickens.
Prevalensi Escherichia coli pada Produk Asal Hewan serta Olahannya di Beberapa Swalayan Kota Bandar Lampung Ros Sari, Rakhmi; Zelpina, Engki; Wardhana, Vinsen Willi
JAS Vol. 9 No. 3 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - Juli 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan protein dalam makanan sehari-hari sering dipenuhi melalui konsumsi produk peternakan, seperti daging merah, daging ayam, dan olahan lainnya. Pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan kelayakan produk tersebut agar dapat dikonsumsi dengan nyaman oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberadaan E. coli pada produk asal hewan dan olahannya di swalayan Kota Bandar Lampung. Dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 20 sampel daging sapi, daging ayam, dan produk olahannya diambil dari enam lokasi swalayan. Metode isolasi dan identifikasi mengacu pada SNI 2897:2008, dan hasilnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 sampel, 40% positif E. coli. Prevalensi tertinggi terdapat di Super Market A dan B, masing-masing mencapai 100%, diikuti oleh Super Market F dengan prevalensi 66,66%. Temuan ini mengindikasikan adanya risiko kontaminasi E. coli pada produk asal hewan di swalayan Kota Bandar Lampung. Keberadaan E. coli dapat berasal dari proses produksi, pemrosesan, atau penanganan yang tidak higienis selama distribusi.
Pengembangan Sustainable Livelihood Asset Ternak Sapi Potong Terintegrasi Tanaman Padi di Kecamatan Ruteng Sikone, Hilarius Yosef; Utama, Wigbertus Gaut; Adi, Defiyanto Djami
JAS Vol. 9 No. 4 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - Oktober 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk serta usaha pengolahan hasil ternak skala industri berdampak pada permintaan produk peternakan yang signifikan.  Pola integrasi ataupun diversifikasil tanaman dan ternak (khususnya ternak ruminansia) diharapkan dapat menjadi bagian integral dari usaha pertanian. Livelihood atau penghidupan merupakan asset atau modal yang terdiri dari aset manusia, alam, fisik, finansial, dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis sumbangan ternak sapi potong terintegrasi tanaman padi yang Sustainable livelihood. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober  2023 sampai dengan April 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah mix-methods yaitu penelitian yang mengkombinasikan bentuk kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis data menggunakan analisis deskrptif, analisis usahatani dan Model Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tunai yang dikeluarkan dalam usahatani ternak non integrasi lebih tinggi dari yang menerapkan pola integrasi tanaman padi. Sustainable livelihood asset ternak sapi potong secara parsial berpengaruh signifikan terhadap tingkat penerapan pola usahatani ternak sapi potong terintegrasi tanaman padi dengan nilai p-value sebesar 0,000 lebih besar dari 0.01 (1%). Nilai marginal produk (marginal effects) pada regresi logistik dari modal sosial 13,8%, modal fisik 13,6%, modal finansial 26,7%, modal alam 16,3% dan modal manusia sebesar 28,9%.