cover
Contact Name
Isna Rafianti
Contact Email
isnarafianti@untirta.ac.id
Phone
+6281931335597
Journal Mail Official
wilangan@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciwaru Raya No.25, Cipare, Kec. Serang, Serang, Banten 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika
ISSN : 27981541     EISSN : 27981541     DOI : http://dx.doi.org/10.56704/jirpm.v3i3
Core Subject : Education,
Jurnal wilangan adalah jurnal pendidikan matematika fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas sultan ageng tirtayasa yang menerbitkan jurnal dalam bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya
Articles 209 Documents
KAJIAN LITERASI MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DARING Adrian Pratama; Isna Rafianti; Aan Subhan Pamungkas
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i4.20591

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kemampuan literasi matematis siswa melalui pembelajaran daring, selama masa transisi pandemi covid-19. Proses pengumpulan data penelitian, dilakukan dengan instrumen tes kemudian didukung dengan wawancara untuk kebutuhan data penelitian lebih akurat. Instrumen disusun berdasarkan indikator kemampuan literasi matematis, yang telah melewati tahap uji validitas dan reliabilitas. Penelitian dilakukan di kelas VIII pada suatu SMP di Kota Tangerang. Analisis data yang dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif menunjukkan bahwa dengan adanya pembelajaran daring, kemampuan literasi matematis siswa sudah tinggi, merujuk pada total hasil skor tes sebesar 76,92% dan juga sebesar 23,08% sisanya masih berada dibawah rata-rata, didukung juga dengan proses wawancara terhadap siswa berdasarkan tingkat kemampuannya. Kemudian persentase pada indikator yang digunakan, ketercapaiannya menunjukkan sebesar 75% siswa sudah mampu menarik kesimpulan dari apa yang telah mereka temui dengan naik dari permasalahan-permasalahan yang telah diberikan, lalu 77,73% siswa juga sudah mampu menginterpretasikan pemahaman matematika yang telah dipelajari, kemudian 78,05% siswa mampu menggunakan informasi yang telah mereka dapatkan, kemudian menjadikannya sebuah aritmatika yang baik dan tepat. Terlebih dengan proses transisi yang masih berjalan, terkadang mengharuskan mereka melakukan proses pembelajaran daring, guru dirasa paling mampu untuk merancang bagaimana pembelajaran yang tidak dilakukan dengan tatap muka namun tetap membantu siswa mengembangkan kemampuan mereka.
PERAN TES OBJEKTIF DAN SUBJEKTIF DALAM MENGUKUR KETERAMPILAN BERFIKIR MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Ila Fadillah; Ririn Arini; Erwin Salpa Riansi; Muhammad Khuluqin Hasan
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2024): September 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i3.26099

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran tes objektif dan subjektif dalam mengukur keterampilan berpikir matematis siswa sekolah dasar berdasarkan tinjauan literatur yang komprehensif. Kemampuan berpikir matematis merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki siswa dalam memahami dan memecahkan masalah matematika dengan kritis, logis, dan sistematis. Studi ini mengumpulkan dan menelaah berbagai sumber literatur terkait seperti jurnal penelitian, buku teks, dan laporan studi yang membahas penggunaan tes objektif dan subjektif dalam penilaian matematika di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan sistematis. Pencarian literatur dilakukan melalui berbagai database online seperti Google Scholar dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci yang relevan. Setelah melalui proses seleksi, dianalisis secara mendalam dengan menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes objektif seperti pilihan ganda dan benar-salah lebih efektif dalam mengukur keterampilan berpikir matematis tingkat rendah seperti pengetahuan faktual, pemahaman konsep, dan prosedur sederhana. Sementara itu, tes subjektif seperti uraian dan penugasan proyek lebih sesuai untuk mengevaluasi keterampilan berpikir matematis tingkat tinggi seperti penalaran, pemecahan masalah kompleks, dan komunikasi matematis. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang keunggulan dan keterbatasan tes objektif dan subjektif dalam mengukur keterampilan berpikir matematis siswa sekolah dasar. Dan bermanfaat bagi guru dan praktisi pendidikan dalam merancang penilaian yang efektif.
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN MATEMATIKA DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA Nisa Aula Nurussalamah; Ade Nandang Mustafa; Jaenudin Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24850

Abstract

Kemampuan dalam memecahkan masalah adalah suatu kemahiran berpikir tingkat tinggi di mana siswa mampu menggabungkan pengetahuan yang lama dalam menciptakan  pengetahuan baru dapat berguna untuk menyelesaikan berbagai masalah. Oleh karena itu, kemahiran memecahkan masalah yang baik penting dimiliki setiap siswa. Tingkat kecemasan matematika siswa menjadi bagian yang mempengaruhi kemahiran siswa dalam memecahkan soal matematika. Maka, akhir dari kajian ini untuk menganalisis korelasi kecemasan matematika dengan kemampuan siswa dalam memecahkan soal matematika. Subjek yang digunakan sebanyak 70 siswa kelas XI SMAN 1 Ciruas tahun 2023/2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif /asosiatif menggunakan desain korelasional. Data diambil menggunakan instrumen tes dan non-tes (angket). Didapatkan hasil bahwa terjadi korelasi negatif antara kecemasan dengan kemampuan matematika siswa. Artinya, semakin tinggi kecemasan siswa, maka semakin rendah kemampuan siswa menyelesaikan masalah matematika.
ANALISIS KELAYAKAN PHET SIMULATIONS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI ALJABAR DI SMP KOTA TANGERANG Fitri Rahmawati; Ihsanudin Ihsanudin; Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i1.24016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan simulasi PhET sebagai media pembelajaran pada materi aljabar berdasarkan aspek-aspek kelayakan media pembelajaran menurut Thorn. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif,  dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Dari kelima aspek yang diteliti, diperoleh hasil untuk aspek artistik dan estetika sebesar 93%; desain interface sebesar 86%; kemudahan navigasi sebesar 85%; kandungan kognisi sebesar 87%; dan lingkup pembelajaran sebesar 90%; dengan kelima aspek berada pada kategori sangat layakni yakni lebih dari 81%, dengan rata-rata sebesar 88%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa simulasi PhET sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada materi aljabar.
PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN PSYCHOLOGICAL TOOLS TERHADAP COGNITIVE LOAD MATEMATIS SISWA Silvia Dian Nabela; Aan Hendrayana; Yuyu Yuhana
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i4.22801

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk lebih memperhatikan beban kognitif yang ada pada siswa guna mewujudkan pembelajaran yang baik dengan penyajian materi yang dapat mencapai beban kognitif intrinsik, mampu menurunkan beban kognitif ekstrinsik, dan meningkatkan beban kognitif konstruktif yang telah ditentukan. Pembelajaran menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) menggunakan psychological tools diyakini dapat meningkatkan beban kognitif matematis siswa. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 32 Kota Tangerang tahun ajaran 2023/2024. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah beban kognitif matematis siswa dan peningkatan beban kognitif matematis siswa dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) menggunakan psychological tools lebih baik daripada siswa dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) baik dilihat dari KAM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi dengan desain sekuensial eksplanatori di mana data kuantitatif akan diolah terlebih dahulu kemudian data kualitatif. Instrumen penelitian berupa instrumen tes KAM, beban kognitif matematis, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kognitif matematis dan peningkatan beban kognitif matematis siswa dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) menggunakan psychological tools lebih baik daripada siswa dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL).
PENGARUH METODE BELAJAR LISTENING TEAM DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP Indah Puspita; Ria Sudiana; Jaenudin Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i4.21948

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan komunikasi matematis siswa pada pembelajaran matematika. Kemampuan komunikasi matematis menjadi salah satu faktor penting yang sangat diperlukan oleh peserta didik untuk memahami konsep pembelajaran suatu materi pembelajaran matematika. Maka dari itu diperlukan suatu metode belajar yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Metode belajar Listening Team dipercayai dapat membantu dalam mengembangkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 17 Kota Serang pada tahun ajaran 2022/2023. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh metode belajar listening team terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Metode yang digunakan adalah control group design dengan memberikan instrumen ­pre-test dan post-test. Penelitian ini menggunakan dua kelas sebagai subjek penelitian yaitu kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen yang menggunakan metode belajar listening team dan kelas VIII-C sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa listening team memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Kata kunci: Kemampuan Komunikasi Matematis, Listening Team,Control Group Design.
PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BERBANTU PERMAINAN DOMINO CARD EKSPONEN UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Muhammad Reynaldi; Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2024): September 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i3.25061

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir krtis siswa yang disebabkan karena bahan ajar guru kurang membantu dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa dan tampilan pada bahan ajar yang digunakan kurang menarik mengakibatkan siswa menjadi jenuh dan bosan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan E-Modul berantu permainan domino card eksponen untuk mendukung berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pabuaran dengan subjek penelitian kelas IX berjumlah 25 siswa. Hasil uji kelayakan ahli materi diperoleh nilai 97% dan hasil ahli media diperoleh nilai 76%, sehingga didapat kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan dari respon guru diperoleh nilai 97% dan hasil dari respon siswa diperoleh nilai 86%, sehingga didapat kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektivan dengan post test untuk mengukur peningkatan berpikir kritis siswa setelah menggunakan produk E-Modul berantu permainan domino card eksponen diperoleh sebesar 84% dengan kriteria efektif. Berdasarkan hal tersebut, produk yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif sehingga E-Modul berantu permainan domino card eksponen layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP KEMAMPUAN GAYA BELAJAR PADA MATERI TEOREMA PYHTAGORAS Siska Feby Fauziah; Ihsannudin Ihsannudin; Etika Khaerunnisa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24166

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi teorema pyhtarogas. Instrumen yang digunakan angket gaya belajar siswa, instrumen tes dan wawancara. Terdapat empat indikator kemampuan pemecahan masalah pada penelitian ini, memahami masalah, merencahakan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan pemecahan masalah pada materi teorema pyhtagoras untuk siswa dengan gaya belajar visual pada keempat indikator pemecahan masalah rata-rata siswa mampu menerapkan dan menyesuaikan strategi yang tepat untuk memecahkan masalah. Siswa dengan gaya belajar auditori dalam keempat indikator kemampuan pemecahan masalah siswa rata-rata auditori belum mampu memenuhi indikator 4, rata-rata pada siswa dengan gaya belajar auditori belum mampu dalam merefleksikan proses pemecahan masalah matematika siswa. dalam keempat indikator kemampuan pemecahan masalah terdapat 2 siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah cukup baik dan terdapat 2 siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang kurang baik
Faktor Penghambat Pembelajaran Daring Dalam Pelajaran Matematika Kencta Corniolla; Novaliyosi Novaliyosi; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i1.23822

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan pelaksanaan pembelajaran dari bagi guru, peserta didik  dan orang tua pada masa pandemi Covid-19. Pembelajaran daring adalah hal yang baru bagi para pendidik untuk melaksanakan proses pembelajaran dalam masa pandemi Covid-19. Dalam pembelajaran daring guru hanya bisa menggunakan metode konvensional dikarenakan kurangya pelatihan. Sehingga peserta didik sulit untuk mempelajari matematika diman kita harus berpikir kritis, logis dan sistematis.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru matematika pada kelas VII SMP Negeri 19 Kota Tangerang. Instruemn yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perangkat pembelajaran dan media pembelajaran belum semua dapat menggunakannya, dikarenakan tidak ada pelatihan atau belun terbiasa dalam menggunakan perangkat dan media tersebut.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH TAHAPAN POLYA DITINJAU DARI KECERDASAN LOGIS MATEMATIS Rega Izzatunnisa; Isna Rafianti
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i4.20578

Abstract

Matematika berpengaruh pada semua aspek kehidupan sehari-hari, selaras dengan tujuan pembelajaran matematika untuk membantu siswa menyelesaikan masalah yang mereka hadapi setiap hari. Pemecahan masalah adalah kemampuan yang penting bagi siswa dalam pembelajaran matematika. Sehingga, diharapkan bahwa guru matematika dapat mengurangi persepsi awal siswa tentang matematika karena pandangan negatif tentang aspek matematika seperti abstrak, teoritis, lambang-lambang, dan rumus yang sulit. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi bangun ruang sisi datar dengan subjek 32 siswa kelas VIII yang akan diklasifikasikan berdasarkan tingkat kecerdasan logis matematis, Hasilnya menunjukkan bahwa ada 28% berada dalam kategori tinggi, 50% berada dalam kategori sedang, dan 22% berada dalam rendah. kemudian dari setiap kategori akan dipilih 1 siswa untuk dievaluasi lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan tes dan wawancara untuk mengumpulkan data. Berdasarkan hasil penelitian, subjek kercedasan logis matematis tinggi memenuhi empat tahapan polya yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, menyelesaikan masalah, memeriksa kembali, dan mencapai kesimpulan. Kategori sedang memenuhi tiga tahapan polya yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, dan menyelesaikannya. Subjek kecerdasan logis matematis rendah memenuhi tahapan Polya yaitu memahami masalah dan menyelesaikan masalah.