cover
Contact Name
Isna Rafianti
Contact Email
isnarafianti@untirta.ac.id
Phone
+6281931335597
Journal Mail Official
wilangan@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciwaru Raya No.25, Cipare, Kec. Serang, Serang, Banten 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Wilangan : Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika
ISSN : 27981541     EISSN : 27981541     DOI : http://dx.doi.org/10.56704/jirpm.v3i3
Core Subject : Education,
Jurnal wilangan adalah jurnal pendidikan matematika fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas sultan ageng tirtayasa yang menerbitkan jurnal dalam bidang pendidikan matematika dan pembelajarannya
Articles 209 Documents
KESULITAN PESERTA DIDIK DAN FAKTOR-FAKTOR PADA MATERI KELILING DAN LUAS LINGKARAN Naufal Luqman; Dedi Muhtadi; Sukirwan Sukirwan
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2024): September 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i3.27436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesulitan peserta didik serta faktor-faktor penyebabnya dalam memahami materi keliling dan luas lingkaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 30 peserta didik kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama di Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data meliputi tes diagnostik dan wawancara mendalam, dengan instrumen penelitian berupa tes tertulis dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar lingkaran, menerapkan rumus-rumus lingkaran, dan melakukan perhitungan yang melibatkan pi (π). Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, faktor utama penyebab kesulitan tersebut adalah metode pengajaran yang kurang efektif, minimnya penggunaan alat bantu visual dan manipulatif, serta kurangnya pembelajaran kontekstual dan latihan aplikatif. Diskusi penelitian menyoroti pentingnya pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penggunaan alat bantu visual dan manipulatif, seperti perangkat lunak interaktif, terbukti dapat membantu siswa memvisualisasikan dan memahami konsep-konsep keliling dan luas lingkaran dengan lebih baik. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan metode pengajaran berbasis masalah dan kolaboratif, serta alat bantu visual dan manipulatif, untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep keliling dan luas lingkaran.
IMPLEMENTASI MODEL MEANINGFUL INTRUCTIONAL DESIGN: MANFAATNYA TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI DAN KONEKSI MATEMATIS Sri Purwanti Nasution; Fredi Ganda Putra; Via Anisa Putri; Riyama Ambarwati; Nurhasanah Leni
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.25743

Abstract

ABSTRAKKemampuan representasi adalah proses berpikir dalam menginterprestasikan suatu masalah dalam bentuk gambar, simbol, angka dan kalimat. Sedangkan kemampuan koneksi matematis berkaitan dengan kemampuan peserta didik dalam menghubungkan antar konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk Apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan representasi dan kemampuan koneksi matematis peserta didik, Apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional terhadap kemampuan representasi peserta didik dan Apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik. Penelitian ini berjenis kuantitatif yang mengkaji kemampuan representasi dan kemampuan koneksi matematis peserta didik dengan menerapakan model Meaningful Intructional Design. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 60 peserta didik SMP, dengan rincian 30 peserta didik belajar menggunakan model Meaningful Intructional Design dan 30 peserta didik belajar dengan model konvensional. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan dokumentasi. Uji hipotesis yang digunakan adalah MANOVA (Multifariate analisis of varian).  Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan representasi dan kemampuan koneksi matematis peserta didik, terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan representasi peserta didik dan terdapat pengaruh model pembelajaran Meaningful Intructional Design terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik Kata Kunci: Meaningful Intructional Design; kemampuan representasi dan koneksi matematis ABSTRACTRepresentation ability is a thinking process in interpreting a problem in the form of images, symbols, numbers and sentences. Meanwhile, mathematical connection ability is related to students' ability to connect mathematical concepts. This research aims to determine whether there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' mathematical representation and connection abilities, whether there is an influence of the Meaningful Instructional learning model on students' representation abilities and whether there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' mathematical connection abilities. This research is a quantitative type that examines students' mathematical representation and connection abilities by applying the Meaningful Instructional Design model. The participants in this research were 60 junior high school students, with details of 30 students studying using the Meaningful Instructional Design model and 30 students studying using the conventional model. The tools used to collect data are tests and documentation. The hypothesis test used is MANOVA (Multifariate analysis of variance).  The results of the hypothesis test show that there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' representation abilities and mathematical connection abilities, there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' representation abilities and there is an influence of the Meaningful Instructional Design learning model on students' mathematical connection abilities. Keywords: Meaningful Instructional Design; mathematical representation and connection abilities
Analisis Kesalahan Siswa Menyelesaikan Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) Berdasarkan Kriteria Newman Intan Oktivani; Abdul Fatah
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i1.24088

Abstract

Soal HOTS merupakan metode pembelajaran pemecahan masalah, salah satunya ketika masalah matematika diberikan dalam bentuk soal cerita. Pemberian soal cerita memberikan tantangan dalam melatih pola pikir siswa untuk bernalar dan menyelesaikan permasalahan kontekstual. Materi statistika sangat relevan dengan permasalahan kontekstual karena membantu untuk memahami dan menginterpretasi data dalam berbagai situasi kehidupan, sehingga perlunya menanggulangi kesalahan pada materi statistika yang mana materi tersebut merupakan materi lanjutan yang akan ditemukan kembali pada jenjang SMA serta jenjang yang lebih tinggi. Cara yang digunakan dalam identifikasi kategori kesalahan siswa dengan menggunakan kriteria Newman. Langkah awal penelitian dengan melakukan tes soal HOTS statistika kepada 36 siswa kelas VIII E SMPN 2 Balaraja, kemudian hasilnya diklasifikasikan sesuai kriteria Newman, lalu mendapatkan 6 subjek yang memiliki kesalahan terbanyak pada tes tersebut. Kemudian dilakukan wawancara untuk dianalisis secara lebih mendalam, agar tujuan untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan dan penyebab kesalahan tersebut dapat diketahui. Berdasarkan hasil persentase jenis kesalahan hasil jawaban siswa diperoleh bahwa pada tahap kesalahan membaca soal persentasenya sebesar 5,3%, tahap kesalahan memahami soal sebesar 13,2%, tahap transformasi sebesar 23,4%, tahap keterampilan proses sebesar 30%, dan tahap penulisan jawaban akhir sebesar 28,1%. Sehingga dapat diketahui kesalahan terbanyak dalam menyelesaikan soal HOTS yang dilakukan siswa ketika tahap keterampilan proses
Pemahaman Konsep Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Teori APOS Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Suratih Suratih; Ria Sudiana; Fakhrudin Fakhrudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i1.22951

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika. Pada umumnya kemampuan pemahaman siswa berbeda-beda, hal ini dikaitkan dengan kemampuan awal yang dimiliki setiap siswa. Perbedaan kemampuan ini dapat dilihat dari respon siswa dalam menyelesaikan berbagai masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan awal matematika setiap siswa dalam memahami konsep bangun ruang sisi datar berdasarkan teori APOS (Action, Process, Object Scheme). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 1 Ciruas sebanyak 6 orang. Teknik analisis data penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa berbeda-beda untuk setiap kemampuannya. Siswa yang memiliki kemampuan awal matematika tinggi mencapai seluruh tahapan teori APOS mulai dari aksi, proses, objek dan skema. Sementara itu, siswa yang memiliki kemampuan awal matematika sedang dapat mencapai tahap aksi dan proses, tetapi belum mencapai indikator tahap objek dan skema. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan awal matematikanya rendah baru bisa mencapai tahap aksi dan belum mencapai indikator tahap proses, objek, dan skema. Kata kunci: pemahaman konsep, bangun ruang sisi datar, teori APOS
PENDEKATAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN PSYCHOLOGICAL TOOLS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP Novi Lastri; Aan Hendrayana; Yuyu Yuhana
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i4.21844

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dalam matematika sangat penting, karena kemampuan tersebut sangat membantu siswa untuk memecahkan permasalahan dalam  kehidupan sehari-hari. Terkait dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, kemampuan awal berpengaruh pada proses tersebut, karena kemampuan awal siswa merupakan prasyarat awal yang harus dimiiki agar proses pembelajaran yang dilakukan dapat berjalan dengan baik. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melihat apakah kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang memperoleh perlakakuan pembelajaran problem based learning menggunakan psychological tools lebih baik daripada siswa yang memperoleh perlakuan pembelajaran PBL dan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis siswa apabila dilihat dari kemampuan awal matematis pada siswa kelas VIII SMPN 5 Kota Serang tahun ajaran 2022/2023 sampel penelitian ini ialah kelas VIII J sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII I sebagai kelas kontrol.  Metode yang diterapkan ialah mix method dengan concurrent embedded design. Data yang diperoleh berbentuk hasil pretest dan posttest, tes kemampuan awal matematis, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis berupa statistika deskriptif, statistika inferensia kemudian dilanjutkan dengan uji two-way anova dan uji lanjut scheffe. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan problem based learning menggunakan psychological tools memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJARFLEKTIF MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Rio Mohammad; Ria Sudiana; Aan Subhan Pamungkas
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2024): September 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i3.25416

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial. tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif matematis peserta didik untuk tiap tipe gaya belajar. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 20 orang siswa tahun pelajaran 2023/2024. Subyek ditentukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 2 dari masing – masing gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen angket gaya belajar, tes kemampuan berpikir reflektif matematis, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memperoleh rata – rata persentase 50,0%, kemudian gaya belajar auditorial 44,4% dan gaya belajar kinestetik 25%. Dalam penelitian menunjukkan bahwa subyek yang memiliki gaya belajar visual mampu memenihi semua indikator dalam fase reacting, comparing, dan contemplating. Subyek yang memiliki gaya belajar auditorial dan kinestetik hanya mampu memenuhi indikator dalam fase berpikir reflektif yaitu comparing.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA USTARD (UNO STACKO & CARD) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP Amelia Amelia; Isna Rafianti; Heni Pujiastuti
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24360

Abstract

Guru harus dapat memahami karakteristik siswa dan juga kreatif dalam menarik perhatian siswa salah satunya yaitu mengembangkan suatu media agar siswa antusias untuk mengikuti pembelajaran dan dapat mencapai suatu tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran USTARD (UNO Stacko & Card) yang praktis, valid, dan efektif. Sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan tahapan ADDIE yang terdiri dari langkah Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Media USTARD telah dinyatakan valid berdasarkan hasil ahli media dan ahli materi dengan rata-rata 90% termasuk kategori sangat valid, dikatakan praktis berdasarkan respon siswa dan guru dengan rata-rata 92% termasuk kategori sangat praktis, dan dikatakan efektif berdasarkan tes kemampuan pemecahan masalah dengan rata rata 65% termasuk kategori efektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa media USTARD (UNO Stacko & Card) layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN INTEGRASI TEKNOLOGI SAMR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP Shafira Yaumil Alin; Isna Rafianti
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i1.23891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan integrasi teknologi SAMR lebih baik dari pada siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) tanpa integrasi teknologi SAMR. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu Sekolah Menengah Pertama yang ada di daerah Kota Serang dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII D sebagai kelas eksperimen dan VIII A sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Problem Based Learning (PBL) dengan integrasi teknologi SAMR berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS XI DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA MATERI MATRIKS adi prasetyo; Abdul Fatah; Novaliyosi Novaliyosi
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v4i4.20820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal pemahaman konsep pada materi matriks, dan menemukan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan siswa tersebut. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 8 Kota Serang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sampel diambil secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui instrumen tes tulis , angket dan wawancara yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunujukan siswa melakukan kesalahan pada menentukan operasi hitung matriks, mendefinisikan determinan dan invers matriks, dan menentukan determinan matriks, dan tidak menggunakan konsep matriks untuk menyelesaikan soal. Kemudian berdasarkan hasil angket tertutup rata-rata untuk tiap indikator yang teridentifikasi menyebabkan kesulitan belajar siswa diantaranya faktor fisiologis sebesar 83,33%(kriteria tinggi), psikologi sebesar 63,33%(kriteria sedang), keluarga sebesar 70,83%(kriteria sedang), guru sebesar 73,05%(kriteria sedang), dan sekolah sebesar 64,44% (kriteria sedang). Kata kunci: analisis kesalahan, pemahaman konsep matematis, materi matriks
PENGEMBANGAN INSTRUMEN LITERASI MATEMATIS DENGAN KONTEKS MASJID KASUNYATAN BANTEN UNTUK SISWA SMP Alya Nursalma; Syamsuri Syamsuri
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2024): September 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i3.25939

Abstract

Literasi matematis memiliki peran penting dalam menyelesaikan permasalahan siswa di kehidupan nyata. Dalam menunjang keterampilan literasi, guru dapat menggunakan konteks nyata yang digunakan dalam pembelajaran di kelas. Konteks Masjid Kasunyatan Banten dapat digunakan sebagai konteks karena berkaitan erat dengan lingkungan dan kehidupan siswa sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen literasi matematis dengan konteks Masjid Kasunyatan Banten yang valid, reliabel dan memiliki dampak potensial terhadap literasi siswa. Penelitian ini menggunakan desain pengembangan dengan model Plomp dengan tahapan self-evaluation, expert reviews, one-to-one, small group, dan field test. Subyek penelitiannya adalah siswa di SMPN 1 Kota Serang. Penelitian ini menghasilkan 8 soal instrumen literasi matematis dengan konteks Masjid Kasunyatan Banten yang memenuhi kriteria valid serta reliabel, dan memiliki dampak potensial. Instrumen yang dirancang dengan konteks dapat meningkatkan aktivitas literasi matematis siswa. Penggunaan instrumen yang sesuai konteks dapat menjadi sumber belajar yang memperkuat pengenalan budaya lokal siswa.