Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Articles
51 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 12 (2024): Februari"
:
51 Documents
clear
Sosialisasi Obesitas dan Pencegahannya dengan Infused Water pada Usia Remaja di SMK Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin
Latifah, Nor;
Sa’adah, Hayatus;
Zamzani, Irfan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.742
Indonesia menghadapi transisi epidemiologi, yaitu terjadinya perubahan beban penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular (PTM). Penyakit menular menjadi penyebab kematian dan kecacatan terbesar di Indonesia disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup yang tidak sehat, atau yang juga dikenal dengan istilah faktor risiko perilaku PTM, memberikan dampak bagi kesehatan salah satunya adalah terjadinya obesitas. Obesitas pada remaja ditandai dengan berat badan yang relatif berlebihan bila dibandingkan dengan usia atau tinggi badan. Adapun beberapa tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang dimaksud obesitas, kemudian untuk mengetahui apa penyebab dari obesitas, dan untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan infused water. Metode yang digunakan dalam psikoedukasi ini adalah dengan metode eksperimen dengan desain pre-test post-test control group design. Dalam kegiatan ini pre-test dan post-test didesain dalam bentuk angket atau kuesioner. Kesimpulannya dengan melihat hasil pre-test dan pos-test yang dilakukan bahwa siswa SMK Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin memahami makna obesitas, kemudian siswa mengetahui penyebab obesitas diantaranya yaitu pola makan yang tidak tepat, pola aktivitas fisik yang kurang dan faktor lain seperti genetik. Serta siswa telah memahami yang dimaksud dengan infused water sebagai cara penanggulangan obesitas.
Pemberian Pijat Oksitosin Pada Ibu Nifas di Puskesmas Pegandon Kabupaten Kendal
Nani, Shinta Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.743
Secara nasional, cakupan bayi yang mendapat ASI eksklusif tahun 2021 yaitu sebesar 69,7%, untuk provinsi Jawa Tengah mencapai 75.1%, sedangkan Kabupaten Kendal sebesar 55%, walaupun angka-angka tersebut sudah mencapai target Renstra Tahun 2021 sebesar 45% namun di Kabupaten Kendal terbilang rendah. Penyebab penurunan pencapaian ASI Eksklusif diantaranya dikarenakan oleh hormon dan persepsi ibu tentang ASI yang tidak cukup. Solusi pemecahan masalah yang diberikan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan pemberian pijat oksitosin pada ibu nifas. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 29 Juni – 25 Agustus 2023 pada 15 ibu nifas, pemijatan oksitosin dilakukan selama tujuh hari, satu kali pemijatan dalam sehari dengan waktu kurang lebih sepuluh menit. Pemberian pijat oksitosin dapat membantu pengeluaran ASI pada ibu pasca salin dan mendukung pemberian ASI eksklusif.
Edukasi Wajah Berseri Tanpa Merkuri Dan Cara Mengecek Nomor BPOM pada Siswa-Siswi SMP Negeri 2 Alalak
Lestari, Yulianita Pratiwi Indah;
As-Shiddiq, Hasbi;
Mi’rajunnisa, Mi’rajunnisa;
Kamalia, Noor;
Saputra, Muhammad Aditya Belly;
Zahra, Raudhatuz;
Munawwarah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.744
Gaya hidup yang semakin modern dan masyarakat khususnya remaja mulai memperhatikan estetik dari kulit sehingga berlomba-lomba dalam mengunakan berbagai macam kosmetik yang dapat menunjang kepercayaan diri. Namun berbagai brand kosmetik yang muncul saat ini, tidak menjamin bahwa kosmetik tersebut sudah aman dan layak untuk digunakan oleh masyarakat. Sehingga perlu dilakukan edukasi kepada msayarakat terutama para remaja pengguna krim kecantikan, agar dapat mengetahui krim yang aman dan tidak aman untuk digunakan, serta bagaimana cara mengeceknya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar para remaja mengetahui bahaya krim pemutih bermerkuri, mengetahui ciri-ciri krim bermerkuri, serta dapat mengetahui cara pengecekan nomor BPOM. Pelaksanaan kegiatan dalam bentuk edukasi yang dilaksanakan oleh dosen bersama dengan mahasiswa dengan tema yakni “Wajah Berseri Tanpa Merkuri”, dimana eserta kegiatan ini merupakan para remaja meliputi siswa dan siswi sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil dari Kegiatan penyuluhan yang dilakukan di SMP Negeri 2 Alalak tentang bahaya merkuri pada kosmetik di lingkungan remaja, berhasil meningkatkan pengetahuan para siswa-siswi tentang bagaimana cara menghindari penggunaan kosmetik yang berbahaya.
Pelatihan dan Penyuluhan Bahan Kimia Berbahaya dalam Sediaan Kosmetik di SMP Negeri 5 Sentani
Risna, Risna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.745
Kosmetik merupakan kebutuhan penting bagi wanita dan digunakan secara berulang di seluruh area tubuh setiap harinya sehingga perlu persyaratan yang aman dalam penggunaannya. Perkembangan trend kosmetik saat ini menjadi beberapa ancaman dikarenakan ada beberapa produsen yang menambahkan zat yang dilarang dalam penambahan kosmetik demi memperoleh hasil yang instan tanpa memikirkan efeknya, sehingga dilakukan pendampingan agar masyarakat memahami tentang cara pemilihan dan penggunaan kosmetik yang aman serta dampak akibat penggunaan kosmetik dengan bahan kimia berbahaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat khususnya para remaja agar lebih bijak dalam pemilihan dan penggunaan kosmetik yang aman. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan media leaflet, disertai pelatihan cara mengecek produk kosmetik melalui Website BPOM. Pelatihan dan penyuluhan bahan kimia berbahaya dalam sediaan kosmetik telah dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para peserta khususnya bijak dalam memilih kosmetik yang aman.
Pendampingan Penyusunan Modul Projek Profil Pelajar Pancasila
Nurhasanah, Aan;
Eliyanti, Marlina;
Syafari, Rahayu;
Indriani, Putri;
Haerani, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.747
Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman guru terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), khususnya dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), hal tersebut diperoleh berdasarkan proses identifikasi dan Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan kelompok kepala sekolah di Korwil Kecamatan Kuningan. Sehingga pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru-guru Korwil Kecamatan Kuningan dalam memahami dan menyusun modul Projek Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode Diklat selama 3 hari. Peserta pengabdian adalah guru kelas 2 dan kelas 5 pada jenjang Sekolah Dasar tahun ajaran 2023/2024 yang akan menggunakan Kurikulum Merdeka. Pengabdian ini dilaksanakan melalui empat tahapan yaitu: 1) indentifikasi masalah, 2) Focus Group Discussion (FGD), 3) pelatihan, tugas mandiri, evaluasi. Bentuk luaran dari pengabdian ini berupa modul P5 sebagai rancangan kegiatan kokurikuler. Hasil pengabdian menunjukan guru sebagian besar memahami tahapan penyusunan modul P5 dan dalam kelompoknya guru dapat menyusun modul P5.
Penyuluhan Keamanan Obat Tradisional Di Desa Joring Lombang Kota Padang Sidimpuan
Harahap, Susilawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.749
Penggunaan obat tradisonal sudah dipercaya secara turun temurun dapat mengatasi berbagai penyakit. Selain karena harganya lebih murah, penggunaan obat tradisional dipercaya memiliki efek samping yang kecil sehingga dinilai lebih aman. Obat tradisonal merupakan ramuan yang terdiri dari tumbuh – tumbuhan, bahan hewani, mineral, sari yang dicampur, dan diracik untuk dikonsumsi. Pada dasarnua, obat tradisional terdiri dari jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang keamanan obat tradisonal karena penggunaan obat tradisonal juga semestinya harus sesuai dengan dosis.. Pengabdian ini menggunakan teknik penyuluhan langsung kepada masyarakat pentingnya memahami keamanan penggunaan obat tradisonal sehingga pengggunaan tidak melebih – lebihkan dan memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan. Manfaat dari kegiatan pengabdian ini adalah agar masyarakat dapat lebih bijak dalam mmenggunakan obat tradisoanl. Selain itu juga pengetahuan awal dalam menetapkan obat yang akan diperguanakan dalam kehidupan sehari – hari.
Inovasi Edukasi : Pemberdayaan Siswa Sekolah Menengah Melalui IoT Learning
Lubis, Imran;
Tommy, Tommy;
Siregar, Rosyidah;
Syahputri, Nenna Irsa;
Harahap, Herlina;
Damayanti, Fera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.750
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul "Inovasi Edukasi: Pemberdayaan Siswa Sekolah Menengah Melalui IoT Learning" bertujuan untuk mengatasi kesenjangan antara tuntutan pasar kerja yang semakin kompetitif dan kurikulum pendidikan yang masih terfokus pada aspek tradisional di banyak sekolah menengah atas, terutama di sekolah di luar wilayah perkotaan yang sering mengalami keterbatasan sumber daya dalam mendukung pengajaran teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT). Meskipun IoT memiliki potensi untuk memotivasi siswa dan memberikan pengalaman belajar yang interaktif, tantangan integrasi teknologi ini ke dalam kurikulum pendidikan tetap menjadi perhatian, terutama dalam hal pelatihan tambahan bagi guru dan siswa. Kegiatan ini, dilaksanakan di SMA Nur Azizi Tanjung Morawa, melibatkan 20 siswa dan mencakup metode penyampaian materi interaktif, demo simulasi IoT, dan praktikum langsung. Evaluasi menunjukkan bahwa 65% dari peserta berhasil dalam simulasi IoT, sedangkan sisanya mengalami kesulitan. Harapannya, hasil kegiatan ini memberikan solusi bagi institusi pendidikan dalam mengatasi tantangan pengajaran teknologi di era digital.
Edukasi dan Sosialisasi DAGUSIBU di SMP Negeri 5 Sentani
Pitasari, Nawang Wulan Nago
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.751
Obat-obatan secara umum digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit. Pengawasan penggunaan obat-obatan saat ini dilakukan dengan memperkenalkan istilah DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) oleh Ikatan Apoteker Indonesia dalam rangka menjamin keamanan masyarakat. Masalah penyalahgunaan obat-obatan di masyarakat merupakan faktor yang perlu menjadi perhatian terutama daerah pedesaan dengan fasilitas kesehatan terbatas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada Masyarakat khususnya para remaja agar lebih bijak dalam menggunakan obat yang benar. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan media leaflet, disertai pelatihan cara mengecek produk obat melalui Website BPOM. Edukasi dan Sosialisasi DAGUSIBU telah dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para peserta khususnya bijak dalam menggunakan obat yang benar.
Implementasi Model Pembelajaran Visual Auditori Kinestetik Di SD GMIT Tobu
Nomeni, Eko P.E.;
Tafuy, Ardi Y.;
Nesimnasi, Sarce A.R;
Sunbanu, Halani Felda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.753
Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanaan oleh mahasiswa Instutut Pendidikan Soe (IPS) pada SD GMIT Tobu memiliki tujuan agar dapat meningkatkan minat siswa SD GMIT Tobu untuk hadir di sekolah, meningkatkan frekuensi belajar peserta didik SD GMIT Tobu, memberikan inspirasi kepada guru SD GMIT Tobu dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pelaksanaan PKM ini, metode yang digunakan adalah tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan. Penerapan model pembelajaran V-A-K yang dilakukan pada kegiatan PKM kali ini terlaksana dengan baik di lokasi mitra dilihat dari antusiasme para peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran yang diterapkan sangat juga sangat tinggi, program PKM ini juga dapat memberi masukan yang postif bagi kepala sekolah dan para guru yang berada di SD GMIT Tobu sehingga memperbaiki kualitas pembelajaran terutama dalam pengimplementasian berbagai model pembelajaran yang akan di gunakan oleh guru. Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa Institut Pendidikan Soe (IPS) dilatih menjadi guru yang baik dan benar serta siswa dapat mengembangkan keterampilan, wawasan dan pengetahuan yang dimilikinya.
Pendampingan Stimulasi Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Melipat Di RA Al-Hijrah Hampalit
Satiah, Liza;
Saudah, Saudah;
Muzakki, Muzakki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.755
Seorang guru yang memiliki kreativitas adalah guru yang mampu menciptakan pembelajaran atau kegiatan yang menarik dan menyenangkan bagi anak-anak, serta menggunakan berbagai media pembelajaran yang tersedia di sekolah. Kegiatan tersebut diharapkan dapat melatih perkembangan anak salah satunya motorik halus. Motorik halus adalah kemampuan anak dalam beraktivitas dengan menggunakan otot-otot halus. egiatan motorik halus bermanfaat untuk mengembangkan fleksibilitas otot-otot yang kaku, memberikan kekuatan pada otot-otot yang lemah, dan merupakan langkah awal dalam kesiapan anak sebelum memasuki sekolah. Hasil analis menjadi dasar dilakukan program pendampiangan ini, yang bertujuan untuk mengenalkan teknik belajar sambil bermain bagi anak, dengan harapan melalui kegiatan melipat dapat membantu menumbuhkan keterampilan motorik halus anak. Metode yang digunakan meliputi pendekatan participant active learning, agar siswa dapat mengoptimalkan keterampilan motorik halus melalui kegiatan “melipat”. Subjek pendamping adalah siswa les di RA Al-Hijrah Hampalit sebanyak 11 anak. Anak-anak dilatih untuk menggunting, melipat dan menempel. Hasil pengabdian ini menunjukan meningkatnya motorik halus yang ditunjukkan dengan hasil karya lipatan yang baik.