cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,855 Documents
Edukasi Kesiapsiagaan Bencana sebagai Upaya Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat Desa Sibongbong Elpi Suarni Panjaitan; Feby Deanv; Addarul Farid Mahd; Intan Seftiannur; Rabiah Rabiah; Nur Hanifah Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4548

Abstract

Kesiapsiagaan bencana merupakan upaya penting dalam mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat dapat meningkatkan kerentanan terhadap berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga Desa Sibongbong mengenai kesiapsiagaan bencana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan edukatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi, dan praktik langsung evakuasi mandiri. Materi yang diberikan mencakup pengertian bencana, jenis-jenis bencana, tanda-tanda terjadinya bencana, penyusunan tas siaga bencana, serta langkah-langkah evakuasi yang aman dan benar. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, kemampuan menjawab pertanyaan, dan praktik simulasi evakuasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran warga mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana. Peserta mampu mengenali potensi bencana, menyebutkan langkah penyelamatan diri, menyiapkan perlengkapan siaga, serta mengikuti simulasi evakuasi dengan baik. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana dan mendukung terbentuknya masyarakat yang lebih tangguh terhadap risiko bencana.
Penguatan Majelis Taklim Surau Talang Melalui Pengajian Berbasis Al-Qur’an dalam Pemberdayaan Lansia di Aur Malintang, Padang Pariaman Roni Faslah; Marfiyanti Marfiyanti; Novia Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4554

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran Majelis Taklim Surau Talang dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an serta pemberdayaan lansia di Aur Malintang, Padang Pariaman. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada dominasi jamaah lansia dengan pola pembelajaran yang masih bersifat pasif, sehingga kemampuan membaca Al-Qur’an belum berkembang secara optimal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan tartil, ceramah motivasi spiritual, serta praktik tilawah lansia. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Maret 2026 dalam suasana Ramadhan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta mampu memperbaiki kesalahan mendasar dalam bacaan Al-Fatihah, meningkatnya motivasi spiritual jamaah, serta tumbuhnya kepercayaan diri lansia dalam membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan religius berbasis partisipatif efektif dalam pemberdayaan lansia. Program ini juga mendorong pembelajaran sepanjang hayat (long life learning) bagi jamaah usia 45 tahun ke atas.
Edukasi dan Penyuluhan kepada Remaja Laki-Laki terkait Kanker Prostat di RT 22 RW 07, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi; Gracela Wilmina Raja; Laurensia Natalia Abigail Nong; Maria Cinthia Wonga; Maria Gabriela Wuaraghi; Maria Yenivita Dai Laot; Natalia Arynertian Ere; Yohana Corsini Zendang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4597

Abstract

Kanker prostat merupakan kanker kelima terbanyak di Indonesia dengan lebih dari 13.000 kasus baru setiap tahunnya. Sekitar 50% pasien datang pada stadium lanjut dan bermetastasis, padahal deteksi dini melalui tes darah Prostate Specific Antigen dapat meningkatkan angka kesembuhan hingga 90%. Kanker prostat merupakan penyakit yang tumbuh lambat, berpotensi mematikan, dan biasanya ditemukan pada pria di atas usia 50 tahun. faktor risiko terjadinya kanker prostat meningkat seiring bertambahnya usia akibat perubahan hormonal, faktor genetic mulai dari masa remaja sampai usia lanjut, sehingga dengan edukasi yang diberikan tentang kanker prostat dapat meningkatkan literasi kesehatan sejak dini, dan diharapkan remaja mampu mengurangi faktor risiko kanker prostat serta memiliki kesadaran akan pentingnya deteksi dini pada usia yang tepat. Gejala kanker prostat berkembang seiring dengan pembesaran kelenjar secara bertahap, yang sering memengaruhi fungsi berkemih dan seksual. Prostat yang membesar dapat menekan uretra dan menghalangi aliran urine, menyebabkan sering buang air kecil dalam jumlah sedikit, kesulitan memulai buang air kecil, atau bahkan ketidakmampuan untuk buang air kecil. Tujuan pengabdian ini untuk dapat menilai Tingkat pengetahuan remaja laki-laki mengenai kanker prostat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup pemberian materi edukasi mengenai tanda dan gejala, factor Risiko, pengobatan dan pencegahan, yang dilengkapi dengan pengukuran awal (pre-test) dan evaluasi setelah edukasi(post-test) untuk menilai dan mengidentifikasi tingkat pengetahuan dan pemahaman. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa intervensi edukasi berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai kanker prostat, dengan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Kesimpulan dari pengabdian ini menekankan pentingnya pendekatan edukasi berbasis komunitas dalam meningkatkan kesadaran terhadap kanker prostat serta perlunya program berkelanjutan untuk mendorong deteksi dini dan pencegahan penyakit.
Edukasi Rumah Sehat sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hunian Masyarakat di Desa Pargaulan, Kabupaten Humbang Hasundutan Nurul Adha Sitorus; Liskawati Sihaloho; Cindy Aurelia Isabel S
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4603

Abstract

Rumah sehat merupakan salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat. Kondisi hunian masyarakat di Desa Pargaulan, Kabupaten Humbang Hasundutan, masih menunjukkan beberapa permasalahan, seperti ventilasi yang kurang optimal, pencahayaan alami yang terbatas, tingkat kelembapan yang tinggi, serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai konsep rumah sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya rumah sehat sebagai upaya peningkatan kualitas hunian. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui tahapan observasi lapangan, penyusunan materi edukasi, sosialisasi, pendampingan hunian, serta penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip-prinsip rumah sehat, meliputi ventilasi alami, pencahayaan alami, pengendalian kelembapan, sanitasi lingkungan, dan kebersihan rumah. Selain itu, masyarakat menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi dan pendampingan yang dilakukan. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas lingkungan hunian sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Dengan demikian, kegiatan edukasi rumah sehat dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas hunian dan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Implementasi Kegiatan Pentas Seni dalam Mengembangkan Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa di SDN Gedangsewu 1 Siti Mafazil Hana; Alfi Laila; Rina Silfi Ana; Reni Fitria; Indah Fitri Nur Aini; Surya Ida Julianti; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4615

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri siswa melalui pentas seni di SDN Gedangsewu 1. Metode pelaksaannya meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pentas seni menampilkan berbagai pertunjukan, seperti menyanyi, tari, pantomim, rebana, pembacaan Asmaul Husna, dan jaranan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pentas seni mampu meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kerja sama siswa dengan rata-rata capaian sebesar 83% dalam kategori baik. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung penguatan karakter sosial, religius, serta pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, pentas seni dapat menjadi program sekolah yang efektif dalam mendukung pengembangan potensi siswa secara holistic
Peningkatan UMKM Melalui Inovasi Strategi Promosi Digital Menggunakan TikTok Shop, Live Shopping, dan Customer Relationship Management (CRM) Isnawaty Isnawaty; Fabelina Agsaria; Adipati Caesar Ibanez; Andi Yuliadi Amda; Hikma Hikma; Wifna Naisyarah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4616

Abstract

Perkembangan pemasaran digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan penjualan produk. Namun, sebagian pelaku UMKM perempuan di Kota Kendari masih menghadapi keterbatasan dalam mengoptimalkan platform digital, khususnya TikTok Shop. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM perempuan dalam memanfaatkan TikTok Shop melalui pelatihan dan pendampingan yang bersifat aplikatif. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Desember 2025 di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari dengan melibatkan empat orang peserta. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) melalui penyampaian materi dan praktik langsung pembuatan akun TikTok Shop, penambahan produk, serta simulasi live streaming dengan fitur keranjang kuning. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan TikTok Shop sebagai media pemasaran digital, yang diharapkan dapat mendorong pengembangan dan daya saing UMKM perempuan di Kota Kendari secara berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Produk Herbal Sederhana Berbasis Tanaman Obat Lokal bagi Masyarakat Desa Sitaratoit Kabupaten Tapanuli Selatan Susilawati Harahap; Siska Futri Nasution; Dina Wardani Sitompul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4622

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sitaratoit Kabupaten Tapanuli Selatan dalam memanfaatkan tanaman obat lokal menjadi produk herbal sederhana yang aman dan bermanfaat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan produk herbal berbasis tanaman obat yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat tanaman obat lokal, cara pengolahan yang tepat, serta teknik pembuatan produk herbal sederhana yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan keluarga maupun dikembangkan sebagai produk bernilai ekonomi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi pembuatan produk herbal, serta pendampingan praktik kepada peserta. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertanya dan berpartisipasi dalam setiap tahapan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengidentifikasi tanaman obat lokal serta mengolahnya menjadi produk herbal sederhana yang berkualitas. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan memanfaatkan potensi tanaman obat lokal sebagai upaya peningkatan kesehatan serta kesejahteraan keluarga.
Pelatihan Tarian Tradisional Papua Terintegrasi Etnografi Papua untuk Pelestarian Budaya Mahasiswa STKIP Hermon Timika Densemina Yunita Wabdaron; Ruben Sonda; Habibi Sutirta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4625

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa STKIP Hermon Timika dalam tarian tradisional Papua serta mengintegrasikan praktik seni budaya dengan mata kuliah Etnografi Papua. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik budaya melalui tujuh tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, perencanaan, sosialisasi, pelatihan inti, refleksi, evaluasi, dan pementasan akhir. Peserta berjumlah 72 mahasiswa semester dua dari Program Studi Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, yang dibagi dalam delapan kelompok untuk mempelajari Yosim Pancar, Seka, Wisisi, serta tari kolaboratif Wisisi-Seka. Hasil evaluasi akhir menunjukkan bahwa peserta memperoleh nilai rata-rata sebesar 76/100. Sebanyak 35 mahasiswa (48,6%%) berada pada kategori sangat baik, 27 mahasiswa 37,5%%) pada kategori baik, dan 10 mahasiswa 13,9%%) pada kategori cukup. Aspek dengan capaian tertinggi adalah pemahaman budaya dengan nilai rata-rata 82, sedangkan aspek yang masih memerlukan penguatan adalah gerak dengan nilai rata-rata 70.
Edukasi dan Penyuluhan Terkait Bullying Pada Remaja di RT 022/RW 007, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang Laurensia Natalia Abigail Nong; Maria Cinthia Wonga; Maria Gabriella Wuaraghi; Maria Yenivita Dai Laot; Christina Rony Nayoan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4628

Abstract

Masa remaja adalah fase penting dalam perkembangan manusia. Fase ini ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang cepat menuju kedewasaan. Dalam masa transisi ini, remaja sangat ingin tahu dan sering dipengaruhi oleh lingkungan pergaulan mereka. Penggunaan media sosial sebagai tempat utama untuk berinteraksi seringkali menyebabkan konflik interpersonal yang tidak sehat. Perundungan atau bullying menjadi ancaman serius. Ini dapat merusak kesejahteraan psikologis dan menghambat perkembangan remaja. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui keefektivitas metode edukasi yang digunakan dalam mengubah cara pandang seseorang terhadap tindakan bullying atau perundungan. Metode pelaksanaan yang digunakan Jenis pengabdian ini merupakan pengabdian pre-experimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Rancangan kegiatan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pretest dan posttest. Populasi dan sampel yang digunakan dalam pengabdian ini sebanyak 13 orang remaja. Penyuluhan ini dilakukan di RT 22 RW 07, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada 21 April 2026. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan edukasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Nilai rata-rata pre-test yang semula sebesar 49,23 meningkat menjadi 66,15 pada post-test. Hasil uji statistik juga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan
Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual melalui Pengenalan Sentuhan Aman dan Sentuhan Tidak Aman pada Anak Usia 8–11 Tahun Gracela Wilmina Raja; Jimmy Julisco Erdor Liunokas; Natalia Arynertian Ere; Yohana Corsini Zendang; Christina Rony Nayoan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4629

Abstract

Kekerasan seksual pada anak merupakan permasalahan serius yang berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Rendahnya pengetahuan anak mengenai kesehatan reproduksi, terutama tentang batasan tubuh dan perlindungan diri, meningkatkan risiko terjadinya kekerasan seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak usia 8–11 tahun mengenai sentuhan aman dan sentuhan tidak aman serta membekali mereka dengan kemampuan dasar untuk melindungi diri. Kegiatan dilaksanakan di RT 22/RW 07 Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, dengan melibatkan 14 peserta. Metode yang digunakan mengacu pada tahapan P-Process, meliputi analisis situasi dan audiens, penyusunan strategi komunikasi, desain edukasi, implementasi, serta evaluasi. Edukasi disampaikan melalui komunikasi verbal dan nonverbal menggunakan poster, permainan interaktif, lagu edukatif, serta evaluasi dengan kartu hijau dan kartu merah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu membedakan sentuhan aman dan sentuhan tidak aman, mengenali area tubuh pribadi yang harus dijaga, serta menunjukkan peningkatan keberanian untuk melindungi diri dan melaporkan situasi yang membuat tidak nyaman kepada orang dewasa tepercaya. Kegiatan ini berkontribusi meningkatkan literasi kesehatan reproduksi anak serta mendukung upaya pencegahan kekerasan seksual sejak dini melalui edukasi yang interaktif dan sesuai karakteristik perkembangan anak.