cover
Contact Name
-
Contact Email
kopula@unram.ac.id
Phone
+6287865122881
Journal Mail Official
kopula@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No 62 Mataram Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 29878446     EISSN : 29875307     DOI : https://doi.org/10.29303/kopula
Core Subject : Education,
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan adalah suatu jurnal terbit dua kali setahun (Maret dan Oktober) yang dipublikasikan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram. Kopula pertama diterbitkan pada tahun 2019 sebagai wadah untuk mempublikasi hasil pemikiran dan penelitian tentang Bahasa, Sastra, dan Pendidikan. Jurnal ini menerapkan sistem open access peer-reviewed journal baik untuk artikel yang berbahasa Indonesia maupun Inggris dalam versi cetak dan elektronik yang masing-masing memiliki ISSN
Articles 228 Documents
Pengaruh Gaya Belajar Visual Terhadap Kemampuan Analisis Materi Pembagian Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Kandangan Tahun Pelajaran 2023/2024 Mahir Mallawi, Muhammad Abdullah; Nurdahlia, Dwi Ulfa
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3633

Abstract

Gaya belajar visual merupakan gaya belajar cenderung melihat, mengamati, dan sejenisnya. Kekuatan gaya belajar ini terletak pada indera penglihatan. Bagi orang yang memiliki gaya ini, mata adalah alat yang paling peka untuk menangkap setiap gejala atau stimulus belajar. Gaya belajar visual dimiliki oleh 15 peserta didik dari 20 peserta didik (75% peserta didik kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Kandangan). Hal ini juga berdampak terhadap kemampuan analisis peserta didik dalam materi pembagian. Dari 75% peserta didik yang memiliki gaya belajar visual peserta didik yang memiliki kemampuan analisis sangat tinggi ada 53% (8 pesesrta didik), tinggi 33% (5 peserta didik), dan rendah ada 13% (2 peserta didik). Oleh karena itu peserta didik yang memiliki gaya belajar visual madrasah menerapkan pembelajaran yang sesuai agar kemampuan analisis yang dimiliki peserta didik semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh gaya belajar visual terhadap kemampuan analisis materi pembagian kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan pengisian kuisioner, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi liniear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel gaya belajar visual tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan analisis materi pembagian peserta didik kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah.
Strata Norma Geguritan Kidungan Baödayǎ Karya Rangga Azhary Ade Kantari, Angelie; Mari'i, Mari'i; Mahyudi, johan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3666

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah strata norma Geguritan Kidungan Baödayǎ karya Rangga Azhary? Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan strata norma Geguritan Kidungan Baödayǎ karya Rangga Azhary. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan teknik membaca dan mencatat. Sumber data dalam penelitian ini adalah delapan geguritan diambil dalam antologi Geguritan Kidungan Baödayǎ karya Rangga Azhary. Geguritan-geguritan tersebut antara lain; (1) Ndéq Bangge; (2) Sekolah Care Laéq; (3) Makat akh, Makat; (4) Sakit Bayu; (5) Loéqan Mudarat; (6) Manok Maté Romboq Taroq; (7) Khayal; dan (8) Péte Sangu. Berdasarkan hasil analisis data strata norma Roman Ingarden dalam Geguritan Kidungan Baödayǎ karya Rangga Azhary dapat disimpulkan bahwa (1) lapis bunyi berupa asonansi dan aliterasi. Bunyi-bunyi tersebut memberikan penekanan bunyi khusus, mempermudah pembaca dalam memahami geguritan, serta menambah unsur keindahan atau estetika dalam geguritan; (2) lapis arti memberikan gambaran tentang kisah yang terjadi pada kehidupan sehari-hari manusia; (3) lapis objek berupa satuan arti yang menimbulkan lapis ketiga berupa objek-objek yang dikemukakan; (4) lapis dunia menyatakan beberapa hal yang dipandang dari sudut pandang tertentu; (5) lapis metafisis menyatakan tentang ketragisan dan kesedihan yang terjadi dalam geguritan. Kedelapan geguritan tersebut menyampaikan pesan-pesan yang berbeda-beda berdasarkan tema yang berada di dalamnya.
Indentifikasi Gaya Bahasa Pada Novel “The Antogonist Project” Karya Aranindy Rachel, Marshella; Nensy Megawati Simanjuntak
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3769

Abstract

Literary works are art in the form of writing or oral that has beauty value in it. Novels are one of the literary works that are popular with teenagers, both physical and electronic fiction stories are still popular. Popular novels include novels with the romance, teen fiction, fan fiction and action genres set in everyday life. This means that the imagination or thoughts expressed are not excessive and still make sense. Apart from an interesting plot, the characteristics and characteristics of the author in presenting his work are also an additional point for teenagers’ interest in reading novels. Therefore, this research was conducted to determine the elements contained in the novel. The aim is to provide insight and knowledge regarding the language styles contained in the novel “The Antagonist Program” by Aranindy, so that in future research on the same subject it can be used as material for consideration. The research method used is descriptive qualitative. Where in the process of collecting data using observation and documentation as well as analysis of language style elements in the novel “The Antagonist Program” by Aranindy.
Foreign Language Learning In The Modern Era According To The Prophet's Hadith Al Khoiron, Muhamad Fiqhussunnah; Muna, Faizul; Putri, Yulita; Nurhuda, Abid; Lathif, Nur Muhammad
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i1.3861

Abstract

In the context of the modern era which is characterized by technological advances and the phenomenon of globalization, the ability to communicate in various foreign languages is becoming increasingly crucial. Parallel to the period in the life of Rasulullah SAW, where the importance of understanding foreign languages was expressed through the central role of Zaid bin Thabit as a translator. This research aims to provide an in-depth understanding of the significance of studying foreign languages in the modern era according to the hadith of the Prophet. The method used is qualitative with a literature study approach model and then concluded descriptively. The research results show that learning foreign languages in the modern era according to the hadith of the Prophet is very important because it is used to interact with anyone without borders, even in different countries. Apart from that, learning foreign languages in this modern era is very easy and affordable due to the emergence of various platforms such as mobile learning applications, online video conversation platforms, and online resources. So with that, a person can fulfill their need to interact without limits, however, there needs to be something called supervision so that undesirable things don't happen, such as accessing foreign language content that is not age-appropriate, the displacement of Indonesian or regional languages and the loss of local cultural values.
Kejahatan Berbahasa dalam Kolom Komentar Instagram Ernando Terkait Blunder Gufron, Muhammad Zaqi; Ardhianti , Mimas
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5101

Abstract

Media sosial telah menjadi komponen utama dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan juga menjadi forum bebas dan terbuka bagi seluruh orang karena banyaknya cara untuk berkomunikasi melalui jaringan internet. Hanya dengan sebuah status atau unggahan dari seseorang pada media sosial saja bisa menimbulkan kejahatan berbahasa. Penelitian ini mendeskripsikan makna leksikal dan gramatikal dalam kolom komentar Instagram @nandoariiiss yang selanjutnya hasil analisis makna tersebut digunakan untuk mendeskripsikan perkataan yang mengandung ujaran kebencian. Teori semantik dan pragmatik digunakan dalam penelitian guna membedah makna dan tuturan. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif serta menerapkan metode deskriptif kualitatif. Akun media sosial Instagram Ernando merupakan sumber data penelitian ini sedangkan datanya berupa kata-kata yang terindikasi mengandung ujaran kebencian dan terdapat dalam kolom komentar tersebut. Teknik dokumentasi digunakan penulis dalam melakukan teknik pengumpulan data, sedangkan teknik penganalisisan data yang diterapkan adalah analisis deskriptif. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa jenis ujaran kebencian yang ditemukan ada dua, yaitu ejekan dan hinaan. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan terdapat enam ujaran kebencian dengan rincian dua berupa ejekan dan empat berupa hinaan. Dengan rincian dua hinaan yang menggunakan kata fisik, seperti ada kata goblok dan tolol, serta satu hinaan yang menggunakan kata dari bagian tubuh, seperti kata pantek.
Nilai-Nilai Budaya Jawa dalam Cerita Panji Semirang Pradana, Susilo Andri Pradana; Budiyono, Sunu Catur
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya Jawa dalam cerita Panji Semirang menggunakan teori sosiologi sastra menurut Damono (1984: 6). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dan sumber data yang digunakan berupa wawancara budayawan panji Henri Nurcahyo, Bungurasih Sidoarjo pada 24 Desember 2023 berdurasi 53 menit 32 detik dan Seri Naskah Kuna Nusantara No. 38 Perpustakaan Republik Indonesia berjudul Hikayat Panji Kuda Semirang Alih Aksara ditulis oleh Ahmad Budi Wahyono pada tahun 2018 berjumlah 122 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode triangulasi. Teknik triangulasi merupakan teknik untuk mendapatkan kreadibilitas data, peneliti selaku instrumen kunci melakukan pengecekan data dari berbagai sumber tentang cerita Panji Semirang dengan teknik yang berbeda, yaitu wawancara dan dokumen. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan nilai-nilai budaya Jawa dalam cerita Panji Semirang yang terdiri atas 4 nilai keagamaan yang meliputi keimanan tauhidan manusia terhadap Tuhan, keteringatan manusia terhadap Tuhan, ketaatan manusia terhadap firman Tuhan, kepasrahan manusia terhadap kekuasaan Tuhan, dan 5 nilai etika berupa kesahajaan, menerima kenyataan, keseimbangan mental, sembada, nalar, serta terdapat 2 nilai sosial, yaitu bakti dan rukun.
Penerapan Pendekatan Kontekstual Dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas VIII SMP Maulidya, Nur Farida; Ernawati , Dwi; Indarti , Titik
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5243

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas VIII-A di SMPN 51 Surabaya dengan rata-rata 74,3. Salah satu faktor penyebab adanya masalah tersebut adalah kurangnya pengetahuan atau informasi yang didapatkan siswa untuk mengembangkan ide dalam menulis dan menyunsun teks eksposisi. Alternatif yang dapat dilakukan untuk memecahkan masalah tersebut, yakni melalui konsep pendekatan kontekstual dalam pembelajaran dapat memahami materi dengan konteks dunia nyata atau kehidupan sehari-hari siswa. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi berdasrakan struktur dan kaidah kebahasaan teks melalui pendekatan kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Indikator keberasilan tindakan adalah nilai persiswa di atas KKM (75), yakni minimal 76.  Subjek penelitian adalah tiga puluh siswa kelas VIII-A SMPN 51 Surabaya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan nilai hasil tes menulis teks eksposisi. Teknik analisis menggunakan metode analisis deskriptif. Siklus PTK dilaksanakan dua kali. Hasil penelitian berupa peningkatan kemampuan keterampilan menulis yang terdapat dari hasil perolehan nilai tes pada siklus I dengan rata-rata 81,73, sedangkan pada siklus II dengan rata-rata 89,43. Hal ini menunjukan bahwa menerapkan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan kemampuan keterampilan menulis teks eksposisi pada siswa. Kata kunci: pendekatan kontekstual, keterampilan menulis, teks eksposisi, bahasa Indonesia.      Abstract This research was motivated by the low level of ability to write exposition text of class VIII-A students at SMPN 51 Surabaya with an average of 74.3. One of the factors causing this problem is the lack of knowledge or information obtained by students to develop ideas in writing and composing exposition texts. Alternatives that can be done to solve these problems, namely through the concept of a contextual approach to learning, can understand the material in the context of the real world or students' daily lives. The purpose of this study is to improve the ability to write an exposition text based on the structure and rules of the text language through a contextual approach to Indonesian language learning. This research uses classroom action research. The indicator for the success of the action is the exact score above the KKM (75), which is at least 76. The research subjects were thirty students of class VIII-A of SMPN 51 Surabaya. The data was collected by means of observation and the test results in writing the exposition text. The analysis technique uses a descriptive analysis method. The PTK cycle is carried out twice. The result of the research is an increase in the ability of writing skills, which is from the results of the acquisition of  test scores in the first cycle with an average of 81.73, while in the second cycle with an average of 89.43. This shows that applying a contextual approach can improve students' ability to write exposition text. Keywords: contextual approach, writing skills, exposition text, Indonesian.
Analisis Tindak Tutur Representatif Dalam Saluran Youtube Mata Najwa Women In Power Salsabila, Putri; Purwanti, Diya Ika; Pangestuti, Aisyah Fitri Nur; Rofifah, Siti Maisun
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan maksud tuturan tindak tutur representatif dalam saluran YouTube Mata Najwa episode “Women In Power”. Penelitian ini menggunakan dua metode, yaitu metode simak dan metode deskriptif. Data yang diambil dari penelitian ini berasal dari bentuk tuturan kedua tokoh yang ada dalam saluran YouTube Mata Najwa tersebut. Sumber data pada penelitian ini adalah video YouTube dalam saluran Mata Najwa yang berfokus pada studi kasus Retno Marsudi dan Sri Mulyani. Teknik yang digunakan oleh peneliti adalah teknik simak catat, yang merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mencatat informasi yang relevan dari hasil penyimakan video. Hasil penelitian ini menemukan berbagai bentuk tindak tutur representatif, yaitu menyatakan, menuntut, mengakui, melaporkan, menunjukkan, menyebutkan, memberi kesaksian, dan berspekulasi. Data yang diperoleh menunjukkan adanya 11 tindak tutur menyatakan, 3 tindak tutur menuntut, 9 tindak tutur mengakui, 3 tindak tutur melaporkan, 3 tindak tutur menunjukkan, 1 tindak tutur menyebutkan, 5 tindak tutur memberi kesaksian, dan 3 tindak tutur berspekulasi. Di antara berbagai jenis tindak tutur tersebut, tindak tutur menyatakan paling mendominasi dengan 11 data, dimana 7 di antaranya dilakukan oleh Sri Mulyani. Selain itu, tindak tutur mengakui juga cukup dominan dengan 9 data, dimana 5 di antaranya dilakukan oleh Retno Marsudi. Hal ini menunjukkan bahwa dalam konteks diskusi yang terjadi dalam video tersebut, Sri Mulyani memiliki gaya kepemimpinan yang lebih proaktif dan tegas, sedangkan Retno Marsudi memiliki gaya kepemimpinan yang kooperatif dan mendukung.
Implementasi Prinsip Trikon Ki Hajar Dewantara sebagai Perwujudan School Well-Being di SMPN 12 Surabaya Setiawan, Dinda Ayuni; Anas Ahmadi
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Prinsip Trikon Ki Hajar Dewantara sebagai perwujudan school well-being di SMPN 12 Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan observasi dan studi dokumentasi.Teknik analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dengan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat implementasi ketiga prinsip Trikon Ki Hajar Dewantara, yakni kontinuitas, konvergensi, dan konsentrisitas sehingga perwujudan school well-being di SMPN 12 Surabaya juga terpenuhi dengan mewujudkan empat dimensi, yakni having, loving, being, danhealth.Kata Kunci: Prinsip Trikon Ki Hajar Dewantara, School Well-Being, SMPN 12 Surabaya
Konflik Batin Tokoh dalam Novel Rasa Karya Tere Liye: Kajian Psikologi Sastra Ayuwulandari, Siti Putri; Rahmayantis, Marista Dwi; Sujarwoko
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5256

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan konflik batin tokoh yang terdapat dalam novel Rasa Karya Tere Liye menggunakan kajian psikologi sastra. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif bersifat deskriptif. Data yang dikumpulkan berupa teks novel yang memuat konflik batin dalam novel Rasa Karya Tere Liye. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, studi pustaka, teknik catat, dan penarikan kesimpulan. Tahapanya adalah mengidentifikasikan, menganalisis, dan mendiskripsikan konflik batin pada novel Rasa Karya Tere Liye menggunakan kajian psikologi sastra. Berdasarkan hasil penelitian, konflik batin para tokoh dapat dijelaskan sebagai berikut. Pertama, bentuk konflik batin beberapa tokoh dianalisis menggunakan kajian psikologi sastra, meliputi rasa kecewa, rasa marah, rasa malu, rasa kesal, rasa bahagia, rasa sedih, dan rasa berharap. Kedua penyebab konflik batin pada tokoh Linda, Putri, Joan, Aurel, dan Bunda berupa, agresi, kehilangan, kepribadian, kognitif, dan ketidakberdayaan.