cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang
ISSN : 2829386X     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.1529/kp
Core Subject : Education,
Bookchapter Kimia Universitas Negeri Semarang adalah terbitan ilmiah berkualitas tinggi di bidang pendidikan.
Articles 57 Documents
MODEL PRAKTEK BERBASIS VIRTUAL LABORATORY DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HYBRID LEARNING : ANALISIS DARI SKILL DIGITAL, MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 5 (2023)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i5.132

Abstract

Di dalam pelaksanaan pembelajaran praktek berbasis virtual laboratory memperlukan beberapa persyaratan dan kesiapan guna memenuhi hasil belajar yang lebih efektif mencakup faktor motivasi dari mahasiswa, skill digital. Tujuan penelitian : 1) Menganalisis pengaruh motivasi mahasiswa terhadap hasil belajar dalam model pembelajaran praktek berbasis virtual laboratory, 2) Menganalisis pengaruh skill digital mahasiwa terhadap hasil belajar mahasiswa dalam model pembelajaran praktek berbasis virtual laboratory, 3) Menganalisis pengaruh motivasi dan skill digital mahasiswa terhadap hasil belajar mahasiswa dalam pelaksanaan model pembelajaran praktek berbasis virtual laboratory. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Model pembelajaran mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa, 2) Motivasi belajar mahasiswa mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa, 3) Skill digital mempunyai pengaruh yang siginifikan terhadap hasil belajar mahasiswa, 4) Model pembelajaran mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap motivasi mahasiswa , 5) Skill digital mempunyai pengaruh yang siginifikan terhadap motivasi mahasiswa
URGENSI PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN YANG TERPUSAT PADA PESERTA DIDIK DI ERA SOCIETY 5.0 Atika; Abdurrachman Faridi; Sita Nurmasitah; Delta Apriyani; Bayu Ariwibowo; Salamatul Chasanah; Azarine Shafa Milannisa; Adi Susanto
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 6 (2023)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i6.133

Abstract

Pengembangan model pembelajaran menjadi hal penting bagi dunia pendidikan di era society 5,0. Pengembangan model diharapkan mampu membantu peserta didik untuk meningkatkan kompetensi Abad 21 yang meliputi kolaborasi, kreatifitas, berfikir kritis, dan komunikasi. Berdasarkan kebijakan kurikulum merdeka belajar, peserta didik saat ini lebih dituntut untuk dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak meskipun dengan orang yang memiliki latar belakang ilmu berbeda dalam penyelesaian tugas belajar. Berdasarkan kondisi tersebut dikembangkan model konseptual Simple Case Project terintegrasi dengan Peer Learning Community dengan 8 sintaks yaitu: pengungkapan kasus nyata, analisis proyek, penentuan time schedule, penentuan job description, konsultasi berkala, uji coba, evaluasi hasil akhir dan publikasi. perlu adanya penelitian lanjutan untuk melihat keefektifan model dengan uji coba skala kecil maupun besar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PREPROSPEC BERBANTUAN TIK Nuriana Rachmani Dewi; Bunga Nurul Aini Rahayu; Alfiyatus Sholechah
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 6 (2023)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i6.134

Abstract

Berdasarkan hasil studi TIMSS, kemampuan matematis siswa Indonesia masih rendah. Rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa terlihat pada siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Ungaran. Salah satu hal yang memengaruhi kemampuan berpikir kritis matematis siswa adalah sikap rasa ingin tahu siswa. Selain sikap rasa ingin tahu siswa, faktor lain yang memengaruhi kemampuan berpikir kritis matematis siswa, model pembelajaran juga memengaruhi kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Model pembelajaran Preprospec berbantuan TIK diharapkan mampu mewadahi kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Tujuan penelitian ini adalah 1) menemukan keefektifan implementasi model pembelajaran preprospec berbantuan TIK terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa dan 2) menemukan deskripsi kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang ditinjau dari rasa ingin tahu pada model pembelajaran preprospec berbantuan TIK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) model pembelajaran Preprospec berbantuan TIK efektif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa, dan 2) siswa dengan rasa ingin tahu tinggi memenuhi keempat tahap kemampuan berpikir kritis matematis; siswa dengan rasa ingin tahu sedang memenuhi tahap klarifikasi, cenderung mampu memenuhi tahap penilaian, serta cenderung kurang mampu memenuhi tahap penyimpulan dan strategi; siswa dengan rasa ingin tahu rendah memenuhi tahap klarifikasi, cenderung tidak mampu memenuhi tahap penilaian dan penyimpulan, serta tidak mampu memenuhi tahap strategi.
PjBL-ETNO-STEM: POTENSI DAN KONTRIBUSINYA DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN ABAD 21 DAN KARAKTER KONSERVASI MAHASISWA Woro Sumarni
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 6 (2023)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i6.135

Abstract

Salah satu model pembelajaran yang amat disarankan untuk membekali keterampilan abad 21 adalah Project Based Learning (PjBL). Model pembelajaran ini dapat dipadukan dengan budaya local dan keempat aspek STEM. Keterpaduan ketiga hal tersebut memunculkan model pembelajaran inovatif PjBL-ethno-STEM yaitu pembelajaran berbasis proyek berpendekatan STEM terintegrasi etnosains. Tulisan ini memaparkan hasil kajian pustaka dan hasil penelitian tentang potensi dan kontribusi PjBL-etno-STEM terhadap peningkatan keterampilan abad 21 dan karakter konservasi mahasiswa. Implementasi PjBL-ethno-STEM menggunakan sintaks PjBL dengan tahapan WORO SUMARNI (WoS-Ethno-STEM). Dari hasil penelusuran pustaka menunjukkan bahwa PjBL-ethno-STEM berpotensi untuk meningkatkan keterampilan 4C (berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, dan komunikasi) dan karakter konservasi (tanggung-jawab, tangguh, jujur, peduli lingkungan) mahasiswa. Hal ini terbukti setelah diimplementasikan, serangkaian kegiatan yang dilakukan selama mengikuti PjBL-Ethno-STEM berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan 4C dan karakter konservasi mahasiswa.
GEOMETRI: MANFAAT, PEMBELAJARAN DAN KESULITAN BELAJARNYA Bambang Eko Susilo; Hery Sutarto
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 6 (2023)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i6.136

Abstract

Pendidikan yang diselenggarakan mengupayakan pengembangan keterampilan siswa sebagai modal utama menghadapi abad ke-21. Beberapa keterampilan tersebut termasuk 5C yang terdiri dari critical thinking, connections, collaboration, creativity, dan communication. Proses pengembangan keterampilan 5C siswa dapat mengalami hambatan yang disebabkan oleh kesulitan belajar yang dialami siswa dalam pembelajaran. Kesulitan belajar tersebut akan menemui dua kemungkinan, yaitu kesulitan belajar teratasi atau kesulitan belajar tidak teratasi sehingga mengakibatkan kesalahan dalam pemecahan masalah dan menimbulkan dampak negatif lainnya, seperti kecemasan atau rasa tidak percaya diri. Berbagai jenis kesulitan belajar juga dialami dalam pembelajaran geometri, baik dari jenjang sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Analisis manfaat, pembelajaran dan berbagai jenis kesulitan belajar geometri menjadi modal penting bagi mahasiswa calon guru, guru maupun dosen dalam mempersiapkan perencanaan pembelajaran untuk memilih strategi yang tepat sehingga tujuan pembelajaran dan pengembangan keterampilan matematis siswa dicapai dengan baik.
DIMENSI KOGNITIF DAN URGENSI PENGAJARAN PATRIOTISME LOKAL DI SEKOLAH Cahyo Budi Utomo; Ganda Febri Kurniawan
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 6 (2023)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i6.137

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan dimensi etika dalam pengajaran patriotisme lokal di sekolah. Patriotisme lokal dapat diajarkan melalui beragam metode dan model pembelajaran. Namun, muatan nilai dalam patriotisme lokal lebih efektif dieksplorasi dengan metode pembelajaran yang mengandalkan proses eksplorasi dan aktivitas seperti diskusi dan bermain peran. Metode itu aplikatif dalam model pencarian dan penemuan. Model pembelajaran inovatif yang berbasis pada ektivitas peserta didik mampu mengembangkan kemampuan berpikir rasional dan sekaligus menginternalisasi nilai yang terkandung dalam kisah-kisah patriotisme lokal. Proses pencarian dan penemuan itu akan melatih peserta didik untuk berpikir akademis, untuk memaknai sejarah sebagai satu pengetahuan yang dibentuk dengan proses kritis. Pengembangan pengetahuan patriotisme lokal itu juga perlu didukung oleh wawasan guru yang aktual tentang lingkungan historis di sekitar sekolah, guru yang aktif dalam menelaah sejarah-sejarah under cover, yang belum banyak dibicarakan di kelas sejarah. Kesimpulannya, menginternalisasi dan mengeksplorasi dimensi etika dalam pengajaran patriotisme lokal relevan dilakukan untuk mengembangkan wawasan baru dan kemampuan telaah kritis peserta didik terhadap potensi sejarah lokal di sekitar mereka.
PERAN MANAJEMEN PENDIDIKAN PADA SMK BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI DAN REKAYASA Handayani, Sri; Buntoro, Harijadi Gunawan; Kristiawan, Virgiawan Adi; Budi, Listiyono; Kahartan, Rahma Aulia Pulung; Rahmawati, Anis; Maladewi, Diah Nur
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 7 (2024)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i7.167

Abstract

Tugas pokok yang diemban oleh seorang guru, tentu tidak berlebihan jika dikatakan bahwa barometer mutu pendidikan vokasi Indonesia ditentukan oleh tingkat kompetensi seorang guru. Identifikasi dan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendidikan vokasi khususnya bidang teknik dan Teknologi sangat penting. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan pembelajaran oleh guru SMK bidang keahlian teknologi dan rekayasa. Penilaian Pengelolaan pembelajaran meliputi lima variabel kunci yaitu motivasi kerja, etos kerja, kinerja guru, inovasi manajemen, dan manajemen pembelajaran. Pengujian dilakukan dengan menggunakan model pengukuran persamaan struktural. Motivasi kerja memberikan pengaruh positif sebesar 63,9% dan etika kerja sebesar 28,2% terhadap kinerja guru. Motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap manajemen belajar. Inovasi manajemen tidak berpengaruh sehingga diharapkan pengawas meningkatkan kegiatan inovasi untuk menunjang kinerja guru.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH INDONESIA MAKKAH Raharjo, Tri Joko; Yusuf, Amin; Ilyas, Ilyas; Mu’arifuddin, Mu’arifuddin; Rahmawati, Siti; Anggraini, Shomalla Fadilah; Ningsih, Anisya Pratama; Asmawi, Chairunnisa
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 7 (2024)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i7.168

Abstract

Proses pembelajaran dibutuhkan seorang guru profesional yaitu guru yang benar-benar menguasai bidang yang diampu dan mampu membelajarkannya, karena guru adalah sebuah profesi dimana profesi tersebut merupakan faktor yang paling dominan dan penting dalam menentukan kemajuan sebuah bangsa. Dalam peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 74 Tahun 2008 dan Permendiknas No. 16 Tahun 2007 telah disebutkan apa saja yang termasuk kompetensi-kompetensi keguruan khususnya kompetensi pedagogik guru sains sekolah satu atap Indonesia Makkah Saudi Arabia. Tujuan tulisan ini untuk memperoleh strategi yang efektif guna peningkatan kompetensi pedagogic guru sains yang ada di sekolah Indonesia Makkah karena tenaga pengajar masih ada yang tidak linier antara pendidikan dengan jenjang yang diampu. Deskriptif kualitatif untuk menganalisis dan menginterpretasikan data yang berupa fakta-fakta dari hasil penelitian yang tidak berwujud angka, melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Peningkatan kompetensi pedagogik guru dalam mengelola pembelajaran dikatakan berkompeten dengan terpenuhinya penguasaan terhadap indikator kompetensi pedagogik yaitu: menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial,kultural, emosional, dan intelektual, menguasi teori belajar dan prinsip pembelajaran yang mendidik, mengembangkan kurikulum terkait dengan mata pelajaran yang diampu, menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran, memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan potensi yang dimiliki, berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun terhadap peserta didik, menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING FLIPPED CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS TINGKAT TINGGI Agoestanto, Arief; Rochmad, Rochmad; Wijayanti, Kristina
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 7 (2024)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i7.172

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan salah satu bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi permasalahan dan tantangan kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, membiasakan supaya mahasiswa tahun pertama memiliki kemampuan ini sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi melalui penerapan model pembelajaran problem based learning flipped classroom berdasarkan kemampuan matematis awal, menguji perbedaan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi melalui implementasi problem based learning flipped classroomberdasarkan kemampuan matematis awal, menguji perbedaan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi mahasiswa melalui implementasi model pembelajaran problem based learning, tanpa dan dengan flipped classroom. Metode penelitian menggunakan kuantitatif jenis kuasi eksperimen, dengan populasi mahasiswa yang mengikuti perkuliahan Pengantar Probabilitas tahun perkuliahan 2020/2021, yang terbagi menjadi lima kelas. Sampel terdiri dari dua dari lima kelas yang dipilih secara acak karena tidak ada rombel unggulan. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi pada mahasiswa melalui penerapan problem based learning flippedclassroom yang berada dalam kemampuan matematis awal rendah, ada peningkatkan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi pada mahasiswa melalui penerapan problem based learning flipped classroom berdasarkan kemampuan matematika awal, serta kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi dengan penerapan problem based learning lebih baik menggunakan flipped classroomdari pada tanpa flipped classroom.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PROBABILISTIK PADA MAHASISWA DENGAN KAM RENDAH Agoestanto, Arief; Mariani, Scolastika; Walid, Walid; Azmi, Kholifatu Ulil
Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang No. 7 (2024)
Publisher : Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1529/kp.v1i7.173

Abstract

Salah satu kemampuan yang diharapkan pada abad kedua puluh satu adalah kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan tersebut perlu ditekankan pada setiap individu supaya dapat sukses dalam kehidupannya. Namun pencapaian keterampilan pemecahan masalah mahasiswa dinyatakan masih belum optimal. Permasalahan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika khususnya mata kuliah Pengantar Probabilitas pada tahun perkuliahan 2021/2022. Mahasiswa memiliki KAM rendah artinya kemampuan pemecahan masalah yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan mengkaji profil berpikir dalam memecahkan masalah probabilistik pada mahasiswa program studi Pendidikan Matematika dengan KAM rendah dengan metode penelitian kualitatif pada keterampilan matematika dasar. Purposive sampling digunakan untuk memilih subjek penelitian. Pengumpulan data berasal dari soal tes dan pedoman wawancara sebagai instrumen. Analisis data diawali dengan mereduksi data, kemudian menyajikan data, dan diakhiri dengan menarik simpulan. Triangulasi teknik digunakan sebagai metode keabsahan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan KAM rendah memiliki profil kemampuan pemecahan masalah probabilistik dimana mampu memahami masalah, namun tidak mampu dalam menerapkan teknik pemecahan masalah, membuat model, rumus, atau strategi matematika berdasarkan informasi dan fakta yang diberikan. Mahasiswa juga tidak mampu mengartikan jawaban yang diperoleh ketika menyelesaikan masalah.