cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 211 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2022)" : 211 Documents clear
Peranan Bimbingan dan Konseling Islam dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul di Era Digital Yuliyatun Yuliyatun; Sugiyo Sugiyo; Anwar Sutoyo; Sunawan Sunawan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital pada masa Revolusi 4.0 berdampak pada pesatnya perubahan kehidupan masyarakat berbasis teknologi digital di satu sisi, namun di sisi lain terdapat masalah mental psikologis spiritual yang membutuhkan penguatan agar sumber daya manusia unggul. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplor peranan bimbingan dan konseling Islami dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia unggul di era digital. Penulisan merupakan kerangka konseptual yang dihasilkan dari analisis isi dari tinjauan pustaka yang mengkaji pentingnya mempersiapkan generasi unggul di era digital. Hasil penelitian tulisan ini adalah bahwa peran BKI terutama dalam ranah penguatan aspek spiritual keagamaan yang akan berdampak pada penguatan mentalitas yang mampu eksis dan bertindak sinergis untuk beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan era digital yang pesat namun tetap dalam bingkai karakter kepribadian yang mulia.
Pendidikan Wawasan Tradisi Melalui Peran Niniak Mamak Dalam Adat Masyarakat Yuliantoro Yuliantoro; Dewi Liesnoor Setyowati; Thriwaty Arsal; Apik Budi Santoso
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berangkat dari sikap prihatin melihat semakin pudarnya nilai-nilai tradisi daerah disebabkan tergerusnya zaman yang semakin modern tetapi generasi yang ada tidak lagi berpijak dari nilai-nilai adat yang ada untuk mengatur kehidupannya. Dari alasan ini bagaimana peran unsur adat untuk dijadikan solitaladan masyarakat dalam berbuat dan bertindak. Metode mengunakan pendekatan kualitatif, dalam pengumpulan data melalui observasi dan wawancara serta kajian literasi referensi jurnal dan buku yang membahas peran niniak mamak dalam adat masyarakat. Tujuan adalah mengulas dan mengetahui lebih jauh apa itu peran niniak mamak dalam adat istiadat masyarakat. Hasilnya dimana niniak mamak mempunyai peran berdasarkan tugas dan tanggung jawab atas anak kemenakannya yang memilik peran sebagai tempat berunding bagi anak kemenakannya dan pemerintah kanogerian sehingga tradisi terus terjaga dan diwariskan secara baik. Tradisi peran niniak mamak, salah satunya merupakan tugas dalam acara pernikahan contoh doa kepada dua mempelai agar dapat nilai berkah dari doa niniak mamak untuk kebaikkan dalam hubungan pernikahan kedepannya, hal ini dilakukan secara turun temurun dalam tradisi masyarakat Kuantan Singingi.
Tinjauan Pustaka: Kerangka Konseptual Peran Perguruan Tinggi, Pemerintah dan Industri dalam Meningkatkan Kualitas SDM di Era Digital Yuli Pendriana; Tri Joko Raharjo; Suwito Eko Pramono; Arief Yulianto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan pola kerja dan tren kebutuhan keterampilan kerja yang disebabkan oleh otomatisasi dan teknologi yang semakin canggih menyebabkan manusia harus mampu beradaptasi dengan cepat. Tidak dapat dipungkiri saat ini terdapat perubahan kebutuhan tenaga kerja oleh dunia industri yang harus dapat direspon oleh lembaga pendidikan tinggi. Saat ini penting lembaga pendidikan tinggi dituntut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul. Sejalan dengan fenomena tersebut kajian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kerangka konseptual integrasi pendidikan tinggi, industri, dan pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Metode studi pustaka digunakan untuk memperoleh berbagai informasi yang menjadi fokus kajian. Hasil kajian menemukan bahwa industri memiliki kekuatan untuk mendorong perubahan kebijakan pemerintah dan menuntut inovasi dan transformasi perguruan tinggi dalam menghasilkan sumber daya yang unggul sebagai output yang sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan. Implikasi dari kajian ini bahwa baik perguruan tinggi dan pemerintah dan industri memiliki peran dan fungsinya masing-masing dalam integrasi yang mendorong lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul.
Pentingnya Komunikasi Interpersonal Anak Dalam Kemampuannya Melindungi Diri Dari Adanya Kekerasan Seksual Yudhi Setyowati Nurhidayah; Bhertia Annisa Rahma
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak begitu meningkat , ini tentunya menjadi persoalan yang sangat miris. Masyarakat masih menganggap tabu bila membicarakan tentang hal yang berkaitan dengan seksualitas apalagi memberikan pendidikan seksualitas bagi anak. Adanya pola komunikasi yang terbatas antara anak dan orangtua menjadi dinding pembatas sehingga anak kurang nyaman berbicara dengan orang tua bahkan merasa malu untuk menanyakan sesuatu yang bersifat pribadi. Tujuan penelitian ini ingin melihat bagaimana komunikasi interpersonal bisa mencegah kekerasan seksual pada anak. Penelitian ini menggunakan literature review , mengambil review dari beberapa artikel ilmiah untuk dianalisis lebih lanjut . Hasil Penelitian ini, dengan adanya pola komunikasi yang dibangun baik antara orangtua dan anak diharapkan anak bisa terbuka tentang masalah apa yang dialaminya dan anak lebih percaya kepada orangtuanya dibanding bertanya kepada pihak lain. Dan mempunyai kemampuan melindungi diri dari adanya kekerasan seksual. Manfaat penelitian ini diharapkan bisa diterapkan oleh para orangtua secara langsung dengan anak. Bagi pendidik harapannya pendidik bisa mengedukasi orangtua bagaimana membangun komunikasi yang baik
Profil Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau Dari Self-Confidence Yoni Sunaryo; Stevanus Budi Waluya; Wardono Wardono; Nuriana Rachmani Dewi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

siswa yang termasuk dalam ranah kognitif. Kemampuan komunikasi matematik sangat penting untuk ditumbuhkan karena dapat mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran. Terdapat ranah lain selain ranah kognitif yakni ranah afektif. Salah satu bagian dari ranah afektif adalah self-confidence yang juga merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari self-confidence tinggi, sedang dan rendah. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif. Penelitian dilakukan salah satu sekolah menengah atas kelas XI IPA yang terdiri dari 15 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis dan angket self-confidence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan self-confidence tinggi dapat memenuhi 3 indikator kemampuan komunikasi matematis yaitu indikator written text, drawing dan mathematical expressions, siswa dengan self-confidence sedang dapat memenuhi 2 indikator kemampuan komunikasi matematis sedangkan siswa dengan self-confidence rendah hanya dapat memenuhi 1 indikator kemampuan komunikasi matematis yaitu (written text).
Etnomatematika Melayu Dalam Mendukung Pembelajaran Matematika Larasati Tiara Medyasari; Zaenuri Zaenuri; Nuriana Rachmani Dewi; Kristina Wijayanti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menelaah hubungan matematika dengan budaya dalam konteks Tari Melayu. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi untuk mendapatkan gambaran budaya melayu berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh dari hasil pengumpulan data dokumentasi, observasi, catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tarian tradisional tari zapin melayu mengandung konsep-konsep abstrak matematika, seperti garis, segitiga, maupun konsep bangun datar lainnya serta alat musik yang digunakan mempunyai keterkaitan dengan matematika seperti lingkaran dan tabung. Tari tradisional dapat digunakan sebagai inovasi pembelajaran disekolah sebagai konteks dalam desain pembelajaran untuk peserta didik. Selain itu, etnomatematika melayi dapat memotivasi dan mendukung peserta didik untuk lebih menyukai matematika karena matematika dan budaya sehari-hari memiliki hubungan dalam kehidupan siswa. Abstract This study aims to examine the relationship between mathematics and culture in the context of Tari Melayu. This study is an exploratory research to get a picture of Malay culture based on the results of research that has been obtained from the results of data collection documentation, observations, field notes. The results showed that the traditional Malay, zapin dance, contains mathematical abstract concepts, such as lines, triangles, and other concepts of flat shapes and the musical instruments used are related to mathematics such as circles and tubes. Traditional dance can be used as a learning innovation in schools as a context in learning design for students. In addition, Malay ethnomathematics can motivate and support students to prefer mathematics because mathematics and everyday culture have a relationship in students' lives.
Analisis Gaya Belajar Mahasiswa dalam Mata Kuliah Basic Reading Comprehension di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Bale Bandung Yayu Sri Rahayu; Januarius Mujiyanto; Suwandi Suwandi; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji strategi pembelajaran yang disukai siswa yang terdaftar di kelas basic Reading Comprehension di program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bale Bandung. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian adalah angket dan tes pemahaman bacaan. Dalam penelitian ini, dua kuesioner dibagikan. Kuesioner VARK (Versi 8.01) asli mewakili gaya belajar visual (V), aural (A), baca/tulis (R), dan kinestetik (K) (K) dengan enam belas pertanyaan dengan empat pilihan jawaban, dan Indeks Gaya Belajar ( ILS). Empat dimensi digunakan untuk mengklasifikasikan kuesioner ini: aktif atau reflektif, visual atau verbal, sensitif atau intuitif, dan sekuensial atau global. Ini menampilkan 44 pertanyaan dengan dua pilihan jawaban masing-masing. Dalam analisis data, penulis mengklasifikasikan kategorisasi gaya belajar berdasarkan angket dan hasil tes pemahaman bacaan. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang mengikuti Kelas Basic Reading Comprehension. Menggunakan cluster sampling, 57 mahasiswa dari dua kelas, Kelas 2A dan 2B kelas Basic Reading Comprehension, dipilih. Berdasarkan kuesioner VARK, penelitian ini mengungkapkan bahwa mahasiswa di kelas 2A dan 2B memiliki gaya belajar yang bervariasi. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa di kelas tersebut dapat secara efektif mengikuti proses pembelajaran dengan memanfaatkan strategi visual, aural, baca/tulis, dan kinestetik. Berdasarkan angket ILS, terlihat bahwa sebagian besar mahasiswa di kelas 2A dan 2B memiliki gaya belajar visual, yang berarti mereka lebih suka belajar dengan bantuan gambar, grafik, dan video karena mampu mengasimilasi materi secara lebih efektif. Sedangkan hasil tes pemahaman bacaan, nilai rata-rata visual 77.4 aural 71.2 baca/tulis 66.2 dan kinestetik 65.
Korelasi antara Dimensi Keterlibatan Siswa dengan Kapabilitas Penalaran Klinik Yani Istadi; Tri Joko Raharjo; Mahalul Azam; Sungkowo Edy Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapabilitas penalaran klinik ini sangat menentukan bagi seorang dokter untuk mengambil keputusan dalam suatu tindakan medis. Mahasiswa kedokteran di awal masa profesi merasa belum siap kerja. Salah satu upaya untuk meningkatkan kapabilitas penalaran klinik yaitu dengan melibatkan mahasiswa dalam belajar secara baik. Tujuan penelitian adalah menganalisis arah dan kuatnya korelasi antara dimensi keterlibatan siswa (behavioural engagement, emotional engagement, dan cognitive engagement) dengan kapabilitas penalaran klinik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan uji korelasi Spearman sebagai uji analisa datanya. Hasil penelitian menunjukkkan adanya korelasi positif dan signifikan antara semua dimensi keterlibatan siswa dengan kapabilitas penalaran klinik. Kekuatan korelasi mulai dari rendah ke cukup. Implikasi dari penelitian ini adalah mendorong institusi untuk dapat memperhatikan pengembangan lingkungan pembelajaran dengan melibatkan mahasiswa dan pemilihan bentuk pembelajaran penalaran klinik yang tepat agar kapabilitas penalaran kliniknya mahasiswa semakin baik.
Peta Konsep Sebagai Strategi Reflektif dalam Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Widya Dwiyanti; YL Sukestiyarno; Mulyono Mulyono; Walid Walid; Nur Fatimah; Yusfita Yusuf
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi dapat dikatakan sebagai bagian sentral dari keberhasilan penguasaan matematika. Dimilikinya kemampuan tersebut dapat membantu siswa untuk memperjelas dan mempertajam pemikiran ide-ide kreatif serta mendukung pemecahan masalah. Namun realitanya pengembangan kemampuan komunikasi matematis bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE) berbasis reflektif peta konsep dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung peningkatan kemampuan komunikasi matematis. Penelitian ini ditujukan untuk menginvestigasi peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang lebih baik antara yang menggunakan model pembelajaran SFE berbasis reflektif peta konsep dengan model konvensional, dan untuk mengetahui sikap siswa terhadap penerapan model SFE berbasis reflektif peta konsep dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen pada populasi penelitian yang terdiri dari 98 siswa kelas VII SMP Negeri 8 Sumedang. Hasil analisis data indeks gain dalam penelitian ini melalui uji t dengan taraf signifikansi 5% menunjukkan thitung (7,1854) > ttabel (1,6779) dengan rata-rata indeks gain kelas eksperimen sebesar 0,67 yaitu lebih besar dari kelas kontrol sebesar 0,37. Dengan demikian, peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran SFE berbasis reflektif peta konsep lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil pengolahan data angket, diperoleh rata-rata sebesar 4,07 sehingga dapat disimpulkan sikap siswa positif terhadap penerapan model pembelajaran SFE berbasis reflektif peta konsep dalam pembelajaran matematika.
Investigasi Keterlibatan Pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing pada Proses Kegiatan Pembelajaran Menggunakan Bahan Ajar Digital Wendi Kusriandi; Januarius Mujiyanto; Dwi Rukmini; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak aplikasi digital yang telah dikenal, namun dalam pelaksanaan proses pengajaran dan pembelajaran hanya beberapa yang diaplikasikan. Studi ini mengungkapkan tentang perangkat literasi digital yang paling disukai siswa dan keterlibatan perilaku, kognitif, dan emosional yang dimiliki siswa dalam menggunakan perangkat digital. Hasil data secara kualitatif barasal dari angket dan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa alat digital paling populer yang dipilih siswa adalah Schoology dan semua peserta memiliki keterlibatan perilaku, keterlibatan kognitif, dan hampir semua siswa memiliki keterlibatan emosional.